Anda di halaman 1dari 4

RENCANA PROGRAM EKSTRAKURIKULER WAJIB

TAHFIZH AL-QUR’AN DAN PROGRAM PENGEMBANGAN SENI TRADISIONAL


SDN 13 ROTAN GATAH KEC. MAPAT TUNGGUL SELATAN

1. Latar Belakang
Pendidikan merupakan faktor yang penting dalam kehidupan manusia karena dengan
adanya pendidikan diharapkan manusia dapat mengembangkan pengetahuan keterampilan
dan kreatifitasnya. Keberhasilan di bidang pendidikan sangat ditentukan dalam proses
pembelajaran, proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan komunikatif antara
manusia yaitu antara orang yang belajar (siswa) dan orang yang mengajar (guru).
Dalam proses pembelajaran guru akan menghadapi siswa yang mempunyai
karakteristik dan kemampuan yang berbeda-beda sehingga seorang guru dalam proses
pembelajaran tidak akan pernah lepas dengan masalah hasil belajar siswa karena hasil
belajar merupakan ukuran dari hasil kemampuan siswa dalam menerima pelajaran di
sekolah.
Secara umum setiap sekolah memiliki kegiatan atau program untuk mengembangkan
kepribadian dan menambah kegiatan siswa. Program atau kegiatan tersebut antara lain:
1. Kurikuler atau intra kurikuler yang di dalamnya terdapat kegiatan belajar mengajar.
2. Ko-kurikuler yaitu kegiatan yang diselenggarakan di sekolah untuk menunjang dan
meningkatkan daya dan hasil guna kurikulum.
3. Ekstrakurikuler yaitu kegiatan yang dilakukan di luar jam belajar siswa atau sekolah,
seperti kegiatan yang dimaksud di atas, olahraga, kesenian, kerohanian, pramuka, dan
lain-lain. Kegiatan ekstrakurikuler bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan
dan kemampuan siswa.
Dari program ekstrakurikuler inilah diharapkan dapat melahirkan suatu prestasi,
sebagaimana yang diharapkan oleh Pemda Pasaman untuk mensukseskan misi Pasaman
pada tahun ini. Berdasarkan program kegiatan ekstrakurikuler Tahfizh al-Qur’an dan
Program Pengembangan Seni Tradisional yang akan dilaksanakan pada setiap sekolah,
yang diharapkan dapat mendongkrak nilai-nilai siswa khususnya di dalam kegiatan
keagamaan.
Berdasarkan pada perda Pasaman no....................................................... dan
kesepakatan bersama antara Bupati Pasaman dengan seluruh Guru dan PTK di Kabupaten
Pasaman pada tanggal 08 Juli 2017 di Gelora Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping.
Untuk menyukseskan program Bupati Pasaman dan mengimplementasikan tahun 2017
sebagai tahun disiplin, tertib, berbunga, dan bertaqwa, maka diwajibkan kepada seluruh
unit kerja instansi Pendidikan (sekolah) di Kabupaten Pasaman untuk melaksanakan
kegiatan ekstrakurikuler wajib (Tahfizh al-Qur’an dan Program Pengembangan Seni
Tradisional) yang bertujuan untuk menciptakan Pendidikan Berkarakter, Disiplin, Agamis
dan Berbudaya. Dalam pelaksanaan (ekstrakurikuler) pendidikan berkarakter, disiplin,
agamis dan berbudaya tersebut, setiap sekolah dituntut dan wajib menjadwalkan
pembelajaran Tahfidz Al-Quran, Akidah Ahklak, Qur’an Hadist dan Fikih untuk peserta
didik muslim dan non muslim menyesuaikan.
Kegiatan ekstrakurikuler wajib yang dimaksud di atas, merupakan kegiatan sekolah
yang dilakukan diluar jam pelajaran. Pada prosesnya mata pelajaran ini ditambahkan 2 jam
pelajaran setiap hari per mata pelajarannya dan dilaksanakan setelah proses pembelajaran
selesai. Ini bertujuan untuk membangun karakter dan memperluas pengetahuan siswa
tentang nilai-nilai yang berbau agama dalam upaya pembinaan manusia seutuhnya tanpa
mengganggu proses pembelajran.
Dengan demikian, maka setiap lembaga dituntut untuk melaksanakan kegiatan
ekstrakurikuler ini secara keseluruhan, oleh karena itu perlu adanya kesepakatan dan
persetujuan antara semua pihak terkait, termasuk orang tua siswa dengan sekolah,
Guru/PTK dengan Kepala Sekolah selaku pengelola lembaga, dan Kepala Sekolah
dengan atasan langsung (Dinas Pendidikan Setempat). Diharapkan semua pihak terkait,
khususnya guru dan siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan ekstrakurikuler ini
dapat berperan aktif yang bisa melahirkan suatu prestasi dalam membangun manusian
Pasaman yang Berkarakter, Disiplin, Agamis dan Berbudaya. Sehingga dapat
mewujudkan Misi Pasaman dalam tahun 2017 ini.

2. NAMA DAN TEMA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER


A. Nama Kegiatan atau Ekstrakurikuler
“Tahfizh al-Qur’an dan Program Pengembangan Seni Tradisional”
B. Tema
“Mewujudkan Pendidikan Berkarakter, Disiplin, Agamis dan Berbudaya untuk
menciptakan tahun 2017 sebagai tahun disiplin, tertib, berbunga, dan bertaqwa”

3. TUJUAN DAN MANFAAT


Setiap kegiatan yang dilaksanakan manusia tidak pernah lepas dari tujuan dan
manfaat. Begitu juga halnya dengan kegiatan ekstrakurikuler Tahfizh al-Qur’an dan
Program Pengembangan Seni Tradisional ini. Diantara tujuan dan manfaat yang kami
maksud dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
A. Tujuan
Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan esktrakurikuler wajib ini adalah
sebagai berikut :
1) Mensukseskan Misi Pasaman untuk menciptakan tahun 2017 sebagai tahun disiplin,
tertib, berbunga, dan bertaqwa.
2) Menjalankan Program Kerja SDN 13 Rotan Gatah dalam menciptakan Pendidikan
Berkarakter, Disiplin, Agamis dan Berbudaya.
3) Memberikan motivasi pada siswa untuk belajar ilmu agama dan aktif dalam
melaksanakan kegiatan keagamaan.
4) Merangsang siswa untuk membiasakan hidup disiplin dalam memanfaatkan waktu
khususnya dalam mengikuti kegiatan sekolah.
5) Menciptakan siswa tumbuh berkarakter dan mampu memahami makna hidup
berbudaya di tengah-tengah masyarakat.
B. Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1) Bertambahnya pengetahuan siswa dalam memahami ilmu-ulmu agama.
2) Membangun karakter untuk membiasakan hidup disiplin dan berbudaya.
3) Mewujudkan generasi yang hidup seimbang dengan berbekal IMTAQ dan
IPTEK.
4) Mencegah siswa dari kegiatan-kegiatan yang bersifat negatif dilingkungan
masyarakat.

4. SASARAN
Kegiatan Ekstrakurikuler wajib (Tahfizh al-Qur’an dan Program Pengembangan
Seni Tradisional) ini diharapkan mendapat apresiasi yang aktif dan positif dari :
a. Dinas Pendidikan Kab. Pasaman
b. Kepala UPTD Kec. Mapat Tunggul Selatan
c. Kepala SDN 13 Rotan Gatah
d. Guru SDN 13 Rotan Gatah.
e. Siswa SDN 13 Rotan Gatah.
f. Dan Orang Tua atau Wali Murid SDN 13 Rotan Gatah.

5. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN


A. Waktu Kegiatan
Kegiatan ekstrakurikuler wajib (Tahfizh al-Qur’an dan Program Pengembangan Seni
Tradisional) ini berlangsung 2 jam pelajaran setiap hari setelah selesai proses PBM di
sekolah.
B. Tempat Kegiatan
Kegiatan ekstrakurikuler (Tahfizh al-Qur’an dan Program Pengembangan Seni
Tradisional) ini dilaksanakan di semua kelas SDN 13 Rotan Gatah dengan peserta
semua siswa SDN 13 Rotan Gatah pada tingkatan kelas masing-masing.

6. MATERI EKSTRAKURIKULER
Sebagaimana kesepakatan pada rapat KKKS Kec. Mapat Tunggul Selatan pada
tanggal 02 Agustus 2017 di Selayang, materi yang akan dilaksanakan dalam kegiatan
ekstrakurikuler ini di adopsi dari kurikulum dan buku pelajaran yang digunakan di sekolah
MIN.

7. ANGGARAN DANA KEGIATAN


Sebagaina telah kami sebutkan di atas bahwa, Kegiatan ekstrakuriler (Tahfizh al-
Qur’an dan Program Pengembangan Seni Tradisional) ini dilaksanakan 2 jam pelajaran
setiap hari yang diikuti semua siswa SDN 13 Rotan Gatah pada masing-masing kelas dan
masing-masing tingkatan dengan 4 mata pelajaran. Mata pelajaran yang dimaksud adalah
Tahfizh Qur’an, Akidah Akhlak, Qur’an Hadits dan Fiqih. Keempat mata pelajaran ini di
laksanakan 2 jam pelajaran setiap hari secara bergantian. Dengan demikian, dalam
pelaksaannya sekolah menggunakan 4 hari kerja setiap minggunya. SDN 13 Rotan Gatah
mempunyai 6 rombel (dari kelas I sampai kelas VI), jika program ini dilaksanakan setiap
hari (empat hari dalam seminggu), maka sekolah terpaksa mengeluarkan anggaran
tambahan bagi guru atau tenaga pendidik yang terlibat dalam kegiatan ini.
Berdasarkan hasil musyawarah pada tanggal 4 Agustus 2017 di Rotan Gatah antara
Kepala Sekolah SDN 13 Rotan Gatah dengan guru-guru yang terlibat dalam pelaksanaan
kegiatan ini, telah disepakati bahwa setiap guru yang terlibat di berikan honor sebesar Rp.
20.000/rombel setiap harinya. Jika di kalkulasikan 6 rombel dengan dana yang demikian
maka sekolah membutuhkan sebesar Rp. 480.000/minggunya dan Rp. 1.920.000/bulan
dengan untuk lebih rinci bisa dilihat pada tabel berikut :

No Rombel Perhari Perminggu Perbulan Pertriwulan


1 Kelas I 20.000 80.000 320.000 960.000
2 Kelas II 20.000 80.000 320.000 960.000
3 Kelas III 20.000 80.000 320.000 960.000
4 Kelas IV 20.000 80.000 320.000 960.000
5 Kelas V 20.000 80.000 320.000 960.000
6 Kelas VI 20.000 80.000 320.000 960.000
Jumlah 120.000 480.000 1.920.000 5.760.000

8. MASALAH YANG DIHADAPI


Berdasarkan pada letak Geografisnya, SDN 13 Rotan Gatah sampai sekarang masih
berada pada barisan kategori satu yang berstatus khusus (sangat tertinggal). Posisi daerah
hampir sama dengan SDM yang ada, keadaan ini membuat pihak sekolah merasa pesimis
untuk memberdayakan SDM yang ada di lokasi. Jika kita mengambilnya dari luar lokasi,
kemungkinan besar itu tidak bisa, sebab untuk menuju lokasi banyak pertimbangan yang
harus dipikirkan. Sehingga mau atau tidaknya untuk menjalankan program ektrakurikuler
ini, SDN 13 Rotan Gatah masih mempunyai berbagai masalah. Beberapa masalah yang
dapat kami hadapi saat ini di antaranya :
a. Masalah SDM, SDN 13 Rotan Gatah merasa kesulitan untuk mencari guru yang
profesional untuk mengasuh mata pelajaran ini. Dalam kesepakatan bersama pada
tanggal 04 Agustus 2017 di Rotan Gatah, diputuskan bahwa SDN 13 Rotan Gatah
sementara memberdayakan guru atau tenaga pendidik yang ada dengan catatan diberi
tambahan penghasilan min Rp. 20.000/orang setiap harinya.
b. Mengingat tuntutan pada point a, apabila hanya dengan mengandalkan dana BOSDA,
SDN 13 Rotan Gatah menerima Rp. 3.150.000/triwulan. Jika dikurangi insentif kepala
sekolah, bendahara dan administrasi lainnya, SDN 13 Rotan Gatah hanya bisa
mengalokasikan dana BOSDA untuk pelaksanaan kegiatan tersebut sebesar Rp.
2.050.000/triwulannya. Sedangkan kebutuhan mencapai Rp. 5.670.000/triwulan.
Dengan demikian bisa dipastikan bahwa dana untuk kegiatan masih minus Rp.
3.620.000,- lagi untuk setiap triwulannya.
c. Penyusunan kurikulum dan penyediaan buku pegangan guru dan pelajaran siswa
untuk keempat mata pelajaran tambahan dalam kegiatan ini, sampai hari ini belum ada
persiapan, begitu juga halnya dengan buku saku dan Rapor siswanya jika dibuat
evaluasi sebagai dasar untuk membuat laporan perkembangan siswa.

9. PENUTUP
Demikian pengajuan proposal ektrakurikuler ini kami sampaikan. Mudah-mudahan
proposal yang kami ajukan mendapat apresiasi dari pihak yang bersangkutan. Semoga
Allah subhanahu wata’ala memberi solusi dan kelancaran untuk kita semua dalam
pelaksanaan kegiatan ini. Atas segala dukungan demi terlaksananya kegiatan ini kami
ucapkan terimakasih.