Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Teknologi adalah suatu kebutuhan yang sangat penting dalam semua bidang,

Khususnya dalam bidang kesehatan. Tidak hanya dengan teori dan praktikum saja tetapi

teknologi berperan andil dalam pelaksanaan kesehatan itu sendiri.

Teknologi tepat guna dalam pelayanan kebidanan adalah teknologi yang didesain

dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, etik budaya, sosial dan ekonomi bagi

komunitas. Dengan adapanya teknologi tepat guna banyak teknologi di bidah kesehatan

khusunya pada pelayanan kebidanan.

Seperti kita ketahui pengembangan dari teknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan

manusia terutama di bidang pelayanan kebidanan. Bidan sebagai salah satu tenaga

kesehatan yang ikut serta dalam pelayanan kesehatan merasakan dampak dari

perkembangan teknologi tersebut.

Oleh karena itu sebagai tenaga kesehatan khususnya bidan di tuntut untuk mengetahu

apa itu teknologi tepat guna, manfaat, pengaplikasiannya dalam memberikan pelayanan

kepada kesehatan keluarga, khususnya kesehatan wanita, bayi dan balita.

B. Rumusan Masalah

1. Apa itu definisi teknologi tepat guna dan teknologi terapan?

2. Bagaimana Manfaat/peran teknologi tepat guna?

3. Apa saja aspek-aspek teknologi tepat guna?

4. Apa saja ciri-ciri teknologi tepat guna?

5. Apa saja macam-teknologi terapan dan tepat guna dalam pelayanan kebidanan?

1
C. Manfaat

1. Mengetahui definisi teknologi tepat guna dan teknologi terapan.

2. Mengetahui manfaat/peran teknologi tepat guna.

3. Mengetahui aspek-aspek teknologi tepat guna.

4. Mengetahui ciri-ciri teknologi tepat guna.

5. Mengetahui macam-teknologi terapan dan tepat guna dalam pelayanan kebidanan.

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Teknologi Tepat Guna dalam Pelayan Kebidanan


1. Definisi Teknologi Tepat Guna
Ada beberapa definisi dari teknologi tepat guna (TTG) daiantaranya:
a. Teknologi tepat guna dirancang khusus untuk suatu masyarakat tertentu agar
dapat disesuaikan dengan skala aspek, seperti lingkungan, ke-etisan, kebudayaan,
social, politik, ekonomi masyarakat yang bersangkutan
b. TTG adalah suatu alat yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat berguna serta
sesuai dengan fungsinya, yang aplikasinya sesuai untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat atau kelompok masyarakat baik canggih atau sederhana.
c. Secara teknis TTG merupakan jembatan antara teknologi tradisional dan
teknologi maju. Oleh karena itu aspek-aspek sosio-kultural dan ekonomi juga
merupakan dimensi yang harus diperhitungkan dalam mengelola teknologi tepat
guna.
d. TTG dalam pelayanan kebidanan yaitu pengetahuan dan keterampilan untuk
mengidentifikasi teknologi kebidanan dengan pendekatan teknologi tepat guna
inovatif dan aplikatif dimasyarakat sesuai dengan budaya setempat sebagai upaya
intervensi pencegahan masalah kesehatan ibu dan anak.
Adanya Teknologi Tepat Guna Kesehatan diharapkan dapat menjembatani
masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan hidup sehat. Maka, perlu kiranya
melihat kondisi penerapan Teknologi Tepat Guna khususnya bidang kesehatan
yang berkembang dimasyarakat dan melihat sejauh mana teknologi tersebut
berhasil mewujudkan kondisi masyarakat yang sehat.
Teknologi tepat guna yang dikembangkan di masyarakat juga harus dipilih
teknologi yang dapat bertumpu pada sumberdaya yang ada, baik sumberdaya
alam maupun sumberdaya manusianya. Pendeknya teknologi yang dekat dengan
sumberdaya, akrab dengan lingkungan, budaya dan kondisi masyarakat
penggunanya.
Teknologi Tepat Guna (TTG) seharusnya memunculkan teknologi yang sesuai
dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalah masyarakat, tidak
merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah,

3
murah, serta menghasilkan nilai tambah baik dari aspek ekonomi maupun
lingkungan hidup.
2. Definisi Teknologi Terapan
Teknologi terapan adalah teknologi yang fungsinya untuk menjembatani
teknologi-teknologi hasil riset yang telah dibuat oleh para peneliti sehingga bisa
diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

3. Manfaat Teknologi Tepat Guna


a. Teknologi tepat guna mampu meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan
masyarakat melalui pemenuhan kebutuhannya, pemecahan masalahnya dan
penambahan hasil produksi yang makin meningkat dari biasanya
b. Teknologi tepat guna dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pekerjaan
tenaga kesehatan dan klien
c. Masyarakat mampu mempelajari, menerapkan, memelihara teknologi tepat guna
tersebut.
d. Masyarakat/klien bisa lebih cepat ditangani oleh tenaga kesehatan
e. Hasil diagnosa akan lebih akurat, cepat, dan tepat.

4. Aspek-aspek Teknologi Tepat Guna


a. Alat yang digunakan sesuai dengan kebuutuhan masyarakat setempat
b. Biaya yang digunakan cukup rendah dan relatif murah
c. Teknis cukup sederhana dan mampu untuk dipelihara
d. Mengurangi kesalahan dalam mendiagnosis suatu penyakit

5. Karakteristik Teknologi Tepat Guna


a. Biaya rendah
b. Memerlukan sedikit pemeliharaa: Dapat diatasi oleh keahlian yang ada secara
tepat peralatan, bahan.
c. Memanfaatkan teknologi yang paling efektif untuk kebutuhan daerah setempat
d. Fokus pada sistem padat karya dari pada modal
e. Cocok Bagi kawasan pedesaan yang kurang berkembang

4
6. Ciri-Ciri Teknologi Tepat Guna
Ciri-ciri yang cukup menggambarkan Teknologi Tepat Guna adalah sebagai berikut:
a. Perbaikan teknologi tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung
pertanian, perindustrian, pengubah energi, transportasi, kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat disuatu tempat.
b. Biaya investasi cukup rendah
c. Teknis cukup sederhana dan mampu untuk dipelihara dan didukung oleh
keterampilan sendiri.
d. Masyarakat mampu mengenal dan mampu mengatasi lingkungannya
e. Cara pendayagunaan sumber-sumber setempat termasuk sumber daya energi,
bahan secara lebih baik dan optimal
f. Alat mandiri masyarakat dan mengurangi ketergantungan kepada pihak luar (self
realiance motivated).
Sementara ada sumber lain mengatakan bahwa ciri-ciri TTG adalah:
a. Mudah diterapkan
b. Mudah dimodifikasi
c. Untuk kegiatan
d. Skala kecil
e. Padat karya
f. Sesuai dengan perkembangan budaya masyarakat
g. Bersumber dari nilai tradisional
h. Adaptif terhadap perubahan lingkungan

7. Dampak Teknologi Tepat Guna


a. Dampak Positif
1) Dengan adanya teknologi tepat guna dalam kesehatan, maka masyarakat akan
mendapatkan kemudahan dalam menjaga kesehatan yang lebih efisien dan
efektif.
2) Teknologi yang ada dapat membuat kegiatan khususnya di dalam kebidanan
akan lebih sederhana dan mudah

5
b. Dampak negatif
1) Jika penggunaannya teknologi tepat guna tidak sesuai dengan lingkup yang
memerlukan maka itu akan sia-sia. Contoh penggunaan USG di daerah
pedalaman, disana tidak ada orang yang mengelolanya dan tidak sesuai
dengan kebudayaan masyarakat disana.
2) Dengan ketidak tepatan penggunaan alat tersebut maka akan berdampak buruk
terhadap pasien. Contoh: Penggunaan USG pada pasien dengan cara-cara yang
tidak tepat.
3) Penggunaan teknologi pada daerah pedalaman dengan tenaga yang tidak ahli
akan menimbulkan resiko terhadap pasien.

8. Teknologi Tepat Guna dalam Kebidanan

Teknologi Tepat Guna Kehamilan


NO. Nama Alat Gambar Fungsi
1. Dopller Adalah alat yang digunakan
untuk mendeteksi denyut
jantung janin, yang
menggunakan prinsip pantulan
gelombang elektromagnetik,
alat ini adalah sangat berguna
untuk mengetahui kondisi
kesehatan janin
2. Pita Pada umumnya digunakan
Lingkar dirumah bersalin yang
Lengan Ibu kegunaannya untuk mengetahui
Hamil keadaan gizi ibunya

6
3. CTG Salah satu alat yang digunakan
Cardiotogr untuk tes kesejahteraan janin
aph dan pemeriksaan pertumbuhan
janin
Cardiotocography (CTG) meng
ukur detak jantung bayi
Anda. Pada saat yang
sama juga memonitor kontraksi
dalam rahim (uterus).
4. Staturmeter Adalah alat yang digunakan
untuk mengukur tinggi badan,
alat ini sangat sederhana pada
desainnya karena hanya
ditempelkan pada tembok
bagian atas dan ketika akan
digunakan hanya perlu untuk
menariknya sampai kebagian
kepala teratas sehingga dapat
diketahui tinggi badan orang
tersebut.
5 Metode wan way text messaging program, mobil obstetric monitoring, ANC
Class, Screning dan deteksi dini, Tabulin yang ssekrang menjadi BPJS
Teknologi Tepat Guna Persalinan
6. Cold pack, Memberikan Kenyamanan
hot pack kepada ibu saat persalinan

7
7. Gentle Sebuah metode melahirkan
Birth yang nyaman bagi ibu dan
minim akan trauma

8. P4K P4K dengan stiker adalah


merupakan suatu kegiatan yang
difasilitasi oleh bidan di desa
khususnya, dalam rangka peran
aktif suami, keluarga dan
masyarakat dalam merencanakan
persalinan yang aman dan
persiapan menghadapi
komplikasi bagi ibu hamil.
9. Ambulan Alat transportasi apabila terjadi
Desa kegawatdaruratan

Teknologi Tepat Guna Dalam Asuhan Bayi dan Balita

10. Alat Adalah peralatan sederhana


Pengukura yang biasa digunakan oleh
n Panjang bidan dan petugas posyandu,
Bayi untuk mengukur panjang bayi
dengan ketepatan pengukuran
yang tinggi, karena skala yang
digunakan pada alat ini lebih
detail, sehingga setiap inchi
pertumbuhan bayi dapat
diketahui.

8
11. Umbilical Umbilical cord clem nylon
Cord Clem adalah alat yang digunakan
Nylon untuk menjepit tali pusar bayi
sesaat setelah bayi dilahirkan.

12. Eye Adalah alat bantu yang


Protector digunakan untuk melindungi
Photo bagian mata bayi pada saat
Therapy dilakukan pemeriksaan dengan
menggunakan sinar X-ray atau
jenis pemeriksaan lain yang
menggunakan media sinar agar
tidak mengganggu pengelihatan
bayi yang akan diperiksa.
Teknologi Tepat Guna Dalam Asuhan Nifas
13. Nifas: Scort menyusui, breast pump,cold pack untuk perineum, body
message.
Teknologi Tepat Guna Dalam Asuhan Kespro KB
14. Kespro KB: ABPK, mammography, klinik kespro dan penyakit menular
seksual,screening keganasan.

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Teknologi Tepat Guna dalam pelayanan kebidanan yaitu pengetahuan dan
keterampilan untuk mengidentifikasi teknologi kebidanan dengan pendekatan teknologi
tepat guna inovatif dan aplikatif dimasyarakat sesuai dengan budaya setempat sebagai
upaya intervensi pencegahan masalah kesehatan ibu dan anak.
Adanya Teknologi Tepat Guna dalam kesehatan diharapkan dapat menjembatani
masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan hidup sehat. Maka, perlu kiranya melihat
kondisi penerapan Teknologi Tepat Guna khususnya bidang kesehatan yang berkembang
dimasyarakat dan melihat sejauh mana teknologi tersebut berhasil mewujudkan kondisi
masyarakat yang sehat.
Banyak sekali contoh penerapan teknologi tepat guna dalam kebidanan misalnya
Doppler, Pita Lingkar Lengan Ibu Hamil, Hot and cold pack, ambulan desa, timbangan
bayi, ABPK dan lain sebagainya.

B. Saran
Sebagai tenaga kesehatan khususnya bidan mulai memahami akan pentingnya
penerapan dan pemilihan alat-alat teknologi tepat guna yang bisa menunjang
pekerjaannya yang sesuai dengan tugas dan wewenangnya serta kebutuhan masyarakat.

10
DAFTAR PUSTAKA

http://www.academia.edu/11647422/Teknologi_Kebidanan_Tepat_Guna. Diakses 28
Agustus
2018, pukul 19.00

http://repository.uinsu.ac.id/932/8/Bab7%20Teknologi%20Keb.pdf. Diakses 28 Agustus


2018, pukul 09.00

Jurnal Sosioteknologi Edisi 13 tahun 7, April 2008. Diakses 29 Agustus 2018, pukul 17.00.

Modul Teknologi Tepat Guna Dalam Pelayanan Kebidanan.Poltekes Kemenkes Tasikmalaya.

11