Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH SURVEILANS KESEHATAN

MASYARAKAT
METODE-METODE dalam SURVEILANS

Kelompok 7
161121 Ismike Suci
1611213021 Yudhityo Edvant
1611213022 Yulina Wahyuningrum
1611213024 Yulia Ningsih
1611213026 Sinta Afrilia

Dosen Pengampu:
Vivi Triana, S.K.M, MPH

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
2017
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan
rahmat-Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Metode-
metode dalam Surveilans”. Shalawat dan salam kami ucapkan kepada Nabi
Muhammad SAW, yang telah membawa kami kepada zaman yang penuh dengan
ilmu. Terima kasih kami ucapkan kepada Vivi Triana, S.K.M, MPH selaku dosen
mata kuliah Surveilans Kesehatan Masyarakat yang telah memberikan tugas ini
kepada kami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam
makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami
berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami
buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa
saran yang membangun.
Semoga makalah ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya.
Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun
orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat
kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran
yang membangun dari pembaca demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan
datang.

Padang, September 2017

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i

DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ......................................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah .................................................................................... 2

1.3 Tujuan ....................................................................................................... 2

1.3.1 Tujuan Umum ................................................................................... 2

1.3.2 Tujuan Khusus .................................................................................. 2

1.4 Manfaat ..................................................................................................... 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................... 3

2.1 Definisi Surveilans Epidemiologi ............................................................ 3

2.2 Metode-metode dalam Surveilans Epidemiologi ..................................... 3

2.2.1 Surveilans Epidemiologi Rutin Terpadu ........................................... 3

2.2.2 Surveilans Epidemiologi Khusus ...................................................... 3

2.2.3 Surveilans Sentinel ............................................................................ 3

2.2.4 Studi Epidemiologi ........................................................................... 4

2.3 Komponen Penyelenggaraan Surveilans Epidemiologi ........................... 4

BAB III PENUTUP ............................................................................................ 6

3.1 Kesimpulan ............................................................................................... 6

3.2 Saran ......................................................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 7

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada awalnya surveilans epidemiologi banyak dimanfaatkan pada upaya


pemberantasan penyakit menular, tetapi pada saat ini surveilans mutlak diperlukan
pada setiap upaya kesehatan masyarakat, baik upaya pencegahan dan
pemberantasan penyakit menular, maupun terhadap upaya kesehatan lainnya.
Pelaporan Penyakit Menular hanya salah satu bagian saja namun yang
paling penting dari suatu system surveilans kesehatan masyarakat. Bertambahnya
jumlah penduduk dan “overcrowding” mempercepat terjadinya penularan penyakit
dari orang ke orang. Faktor pertumbuhan dan mobilitas penduduk ini juga
memperngaruhi perubahan gambaran Epidemiologis serta virulensi dari penyakit
menular tertentu.
Perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah baru yang mempunyai
ekologi lain membawa konsekuensi orang-orang yang pindah tersebut mengalami
kontak dengan agen penyakit tertentu yang dapat menimbulkan masalah penyakit
baru. Apapun jenis penyakitnya, apakah dia penyakit yang sangat prevalens di suatu
wilayah ataukah penyakit yang baru muncul ataupun penyakit yang digunakan
dalam bioteririsme, yang paliang penting dalam upaya pencegahan dan
pemberantasan adalah mengenal dan mengidentifikasinnya sedini mungkin. Untuk
mencapai tujuan tersebut maka system surveilans yang tertata rapi sangat
diperlukan. CDC Atlanta telah mengembangkan rencana strategis untuk mengatasi
masalah-masalah yang muncul termasuk mengembangkan jaringan susrveilans
sentinel, pengembangan pusat-pusat surveilans berbasis masyarakat dan berbagai
proyek yang melengkapi kegiatan surveilans. Sebagai tambahan, Journal baru yang
berjudul Emerging Infectious Diseases telah diterbitkan. CDC dengan WHO telah
pula melakukan kerjasama tukar menukar informasi melalui media elektronika
sejak tahun 1990 an. Bagaimanapun juga deteksi dini terhadap suatu kejadian
penyakit menular sangat tergantung kepada kejelian para petugas kesehatan yang
berada di ujung tombak untuk mengenali kejadian kesehatan yang tidak biasa secara
dini. Dokter atau tenaga kesehatan yang menemukan yang aneh di lapangan punya

1
2

kewajiban untuk melaporkan kepada otoritas kesehatan yang lebih tinggi agar dapat
dilakukan tindakan yang semestinya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan surveilans epidemiologi?


2. Apa saja yang termasuk metode-metode dalam surveilans?
3. Bagaimana komponen penyelenggaraan surveilans epidemiologi?

1.3 Tujuan

1.3.1 Tujuan Umum

1. Sebagai syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah Surveilans Kesehatan


Masyarakat.
1.3.2 Tujuan Khusus

1. Mengetahui definisi surveilans epidemiologi.


2. Mengetahui metode-metode dalam surveilans.
3. Mengetahui komponen penyelenggaraan surveilans epidemiologi.

1.4 Manfaat

1. Dapat memahami definisi surveilans epidemiologi.


2. Dapat memahami metode-metode dalam surveilans.
3. Dapat mengetahui komponen penyelenggaraan surveilans epidemiologi.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Surveilans Epidemiologi

Surveilans epidemiologi adalah kegiatan analisis secara sistematis dan terus


menerus terhadap penyakit atau masalah-masalah kesehatan dan kondisi yang
mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit atau masalah
masalah kesehatan tersebut, agar dapat melakukan tindakan penanggulangan secara
efektif dan efisien melalui proses pengumpulan data, pengolahan dan penyebaran
informasi epidemiologi kepada penyelenggara program kesehatan.

2.2 Metode-metode dalam Surveilans Epidemiologi

Sistem surveilans epidemiologi merupakan tatanan prosedur


penyelenggaraan surveilans epidemiologi yang terintegrasi antara unit-unit
penyelenggara surveilans dengan laboratorium, sumber-sumber data, pusat
penelitian, pusat kajian dan penyelenggara program kesehatan, meliputi hubungan
surveilans epidemiologi antar wilayah kabupaten/kota, propinsi dan pusat.
Metode-metode penyelenggaraan surveilans epidemiologi adalah sebagai
berikut:
2.2.1 Surveilans Epidemiologi Rutin Terpadu

Surveilans Epidemiologi Rutin Terpadu adalah penyelenggaraan surveilans


epidemiologi terhadap beberapa kejadian, permasalahan dan atau faktor resiko
kesehatan.
2.2.2 Surveilans Epidemiologi Khusus

Surveilans epidemiologi khusus adalah penyelenggaraan surveilans


epidemiologi terhadap suatu kejadian, permasalahan, faktor resiko atau situasi
khusus kesehatan.
2.2.3 Surveilans Sentinel

Surveilans sentinel adalah penyelenggaraan surveilans epidemiologi pada


populasi dan wilayah terbatas untuk mendapatkan signal adanya masalah kesehatan
pada suatu populasi atau wilayah yang lebih luas.

3
4

2.2.4 Studi Epidemiologi

Studi epidemiologis adalah penyelenggaraan surveilans epidemiologi pada


periode tertentu serta populasi atau wilayah tertentu untuk mengetahui lebih
mendalam gambaran epidemiologi penyakit, permasalahan dan atau faktor resiko
kesehatan.
Studi epidemiologi merupakan suatu kegiatan untuk mengetahui lebih teliti
suatu permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil analisis surveilans
epidemiologi. Misalnya, berdasarkan analisis surveilans epidemiologi terindikasi
adanya peningkatan penderita pneumonia diantara sekelompok pengungsi. Ini
menunjukkan kegagalan manajemen pengungsi, tetapi masih diperlukan kajian
lebih teliti dengan epidemiologi terhadap besarnya jumlah kasus pneumonia,
tingkat kegagalan manajemen pengungsi terhadap distribusi pangan dan pelayanan
pengobatan. Studi epidemiologi dapat dilaksanakan bersamaan antara studi
kauntitif, yaitu studi deskriptif, analitik observasional, dan eksperimen, serta studi
kualitatif.

2.3 Komponen Penyelenggaraan Surveilans Epidemiologi

Komponen penyelenggaraan surveilans epidemiologi terdiri dari 6 (enam)


komponen, yaitu sebagai berikut:
1. Adanya tujuan yang jelas dan terukur, terutama hubungannya dengan upaya
intervensi program atau penelitian.
2. Memiliki konsep atau mekanisme surveilans epidemiologi dalam mencapai
tujuan-tujuan tersebut.
3. Proses kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis data, dan distribusi
informasi epidemiologi yang dilaksanakan secara sistematis.
4. Kegiatan penunjang surveilans epidemiolog, terutama adanya tim tekni
surveilans epidemiologi yang terdiri dari para tenaga professional, peraturan-
peraturan dan pedoman, dana operasional dan sarana komputer, telepon dan
faksimili serta formulir isian.
5. Memiliki jejaring surveilans epidemiologi.
6. Memiliki indicator kinerja.
5

Mekanisme surveilans epidemiologi meliputi berbagai rangkaian, yaitu


sebagai berikut:
1. Identifikasi data yang diperlukan
2. Perekaman, pelaporan, pengolahan data dan perbaikan, serta umpan balik
3. Analisis dan interpretasi data
4. Studi/penelitian epidemiologi
5. Desiminasi informasi
6. Menyusun rekomendasi dan alternatif tindak lanjut
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Surveilans epidemiologi adalah kegiatan analisis secara sistematis dan terus


menerus terhadap penyakit atau masalah-masalah kesehatan sehingga dapat
dilakukan penanggulangan secara efektif dan efisien.
Metode-metode penyelenggaraan surveilans epidemiologi meliputi
surveilans epidemiologi rutin terpadu, surveilans epidemiologi khusus, surveilans
sentinel, dan studi epidemiologi.
Mekanisme surveilans epidemiologi meliputi berbagai rangkaian, yaitu
ddentifikasi data yang diperlukan, perekaman, pelaporan, pengolahan data dan
perbaikan, serta umpan balik, analisis dan interpretasi data, studi/penelitian
epidemiologi, desiminasi informasi, dan menyusun rekomendasi dan alternatif
tindak lanjut.

3.2 Saran

Surveilans kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam perencanaan dan


penanggulangan penyakit terutama dalam penanggulangan wabah (KLB). Maka
dari itu dalam pengoperasian data surveilans haruslah relevan dan akurat sehingga
dalam pengambilan keputusan menjadi tepat sasaran.

6
DAFTAR PUSTAKA

Azis dan Jupri. 2015. Buku Praktis Implementasi Aparatur Sipil Negara dalam
Bidang Kesehatan untuk Pembinaan Karir Jabatan Fungsional
Epidemiologi Kesehatan. ----: CP Press. Diperoleh 5 September 2017 dari
https://books.google.co.id/books?id=CQBsDQAAQBAJ&pg=PT57&dq=
metode+surveilans+rutin&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjlmOPvsY7WAh
WFvbwKHXRFBRgQ6AEILTAB#v=onepage&q=metode%20surveilans
%20rutin&f=false

Masrochah, Siti. 2006. Sistem Informasi Surveilans Epidemiologi sebagai


Pendukung Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit di
Dinas Kesehatan Kota Semarang. Semarang: Program Studi Magister Ilmu
Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Sistem Informasi Manajemen
Kesehatan Universitas Diponegoro. Diperoleh 5 September 2017 dari
http://eprints.undip.ac.id/18184/1/Siti_Masrochah.pdf

Fina Ranivira Resmana. ----. Langkah-langkah Surveilans Epidemiologi. Diperoleh


5 September 2017 dari https://prezi.com/nkjmwk1psb3o/langkah-langkah-
surveilans-epidemiologi/