Anda di halaman 1dari 2

Nama pelempar Annisa Abubakar Tanggal Selesai 31 Desember 2018

Judul Penelitian Pengaruh Corporate Governance Terhadap Praktek Manajemen Laba Terhadap Praktek Manajemen
Laba pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia
Pertanyaan dasar peneitian Apakan mekanisme corporate governance signifikan terhadap praktek manajemen laba pada perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
Refensi Kunci Siregar, S. V., dan Utama, S. Mahariana, I Dewa G.P dan Mahariana, I Dewa G.P dan I
(2008) Type of Earnings I Wayan Ramantha. (2014). Wayan Ramantha. (2014).
Management and The effect of Pengaruh Kepemilikan Pengaruh Kepemilikan Manajerial
Ownership Structure, Firm Manajerial dan Kepemilikan dan Kepemilikan Institusional
Size, and Corporate- Institusional pada pada Manajemen Laba
Governance Practices: Manajemen Laba Perusahaan Manufaktur di Bursa
Evidence from Indonesia. The Perusahaan Manufaktur di Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi
International Journal of Bursa Efek Indonesia. Universitas Udayana, Hlm 519-
Accounting 43(1): 1-27.
Jurnal Akuntansi 528.
Universitas Udayana, Hlm
519-528.
Motivasi Penelitian Walaupun kode CG tahun 2006 memberi pengaruh dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan
perusahaan, melindungi hak pemengang saham minoritas, dan anti koprupsi program, indicator
penerapan GCG di Indonesia masih di bawah standar international (Asian Corporate Governance
Association ACGA 2012). Sehingga, peneitian termotivasi untuk mengnalisis pengaruh mekanisme CG
berupa struktur dewan (ukuran dewan komisaris dan direktur independen) dan struktur kepemilikan
(kepemilikan saham oleh manajemen, institusi dan publik) terhadap praktek manajemen laba di
Indonesia.
TIGA Tiga konsep utama untuk setiap penelitian Idiot
Ide? Tujuan Penelitian:
Penelitian ini dapat menambah wawasan secara teoritis tentang pengaruh mekanisme CG terhadap
manjemen laba pada perusahaan manufaktur di Indonesia, sehingga menambah referensi mengenai
praktek manajemen laba di negara berkembang.
Informasi penting bagi pemengang saham dan/atau calon-calon investor mengenai praktek manajemen
laba pada perusahaan manufaktur di Indonesia, sehingga membantu merek dalam mengambil keputusan
dalam berinvestasi.
Gap/Masalah Penelitian
Walaupun corporate governance (CG) memiliki peranan penting dalam mendukung perusahaan terdaftar
dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, pelaksanaan CG masih di anggap lemah di bandingkan dengan
negara berkembang lainnya (RobecoSAM 2014).
Banyak penelitian CG di lakukan pada negara ekonomi maju, tetapi jumlah terbatas penelitian di lakukan
di negara berkembang termasuk Indonesia (Mustaruddin, Norhayah dan Rusnah 2011).
Hipotesis:
H1 : Ukuran dewan komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktek manajemen laba
H2: Komposisi direktur independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap praktek manajemen laba
H3 : Kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba
H4 : Kepemilikan institusi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba
H5 : Kepemilikan publik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba
Data? Metode pengumpulan data melalui dokumentasi, berupa annual report perusahaan untuk periode
2012 - 2014, ICMD dan Fact Book periode 2013-2015 yang dipublikasikan oleh BEI melalui internet
(www.idx.co.id).

143 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia di BEI dari tahun 2012-2014. Metode purposive
sampling digunakan untuk memilih perusahaan. Secara khusus, perusahaan terpilih harus memenuhi
kriteria awal tiga cabang: (1) memiliki data lengkap untuk periode penelitian; (2) diklasifikasikan ke
dalam sektor manufaktur.dan (3) perusahaan memperoleh laba selama periode penelitian. Berdasarkan
kriteria ini, jumlah perusahaan yang menjadi sample penelitian adalah 68 perusahaan.
Alat? Regresi linier berganda dan Uji asumsi klasik dengan menggunakan program Eviews versi 9
Dua Dua pertanyaan kunci
Apa yang baru Penelitian berfokus pada perusahan manufaktur
Lalu Kenapa Perusahaan manufaktur yang merupakan mayoritas industri yang terdaftar di BEI, sehingga
menempatkan industri ini sebagai tujuan investasi menjanjikan yang memberikan nilai maksimum
saham. Namun membuka peluang bagi pihak manajemen perusahaan melakukan praktek manajemen
laba.
Satu Satu garis bawah
Kontribusi Menggunakan lima mekanisme CG dalam ,menganalisis factor praktek manajemen laba, sedangkan
penelitian sebelumnya umumnya menggunakan satu mekanisme CG.
Pertimbangan Lainnya Konferensi Nasional Ekonomi Manajemen Akuntansi (KNEMA) tahun 2019 di Jakarta, Indonesia.