Anda di halaman 1dari 7

PengenalanInstrumenObservasi

TELESKOP

PengenalanInstrumenObservasi TELESKOP A. Pengertian Teleskopdapatdibedakanmenajdi teleskopradio dan teleskopoptik

A. Pengertian

Teleskopdapatdibedakanmenajditeleskopradiodanteleskopoptik.Tetpaidalambahasankaliinihanyaakandibahas

tentangteleskopoptik.Teleskopoptikberhubungandenganfotometri,spektroskopi,danastrometri.

Berkaitandenganpengukuran

besarandansifatdaricahaya

yangdatang

Aplikasiberupapengukuranmagnitudodan

pengukuranindekswarna

Fotometri

Astrometri

Berkaitandenganpengukuran

arahdaricahayayangdatang

Aplikasiberupapengukuranposisiobjek,

memisahkanduaobjek,danmembuatobjek

tampaklebihdekat

Spektroskopi

Aplikasidapatberupatemperatur,

kandungan/komponenzatpenyusunnya,

kecepatangeraknya,dll

B. JenisTeleskop

Teleskopdapatdiklasifikasikanmenjadiduatipeberdasarkanjenisoptikyangdipakaiyaituteleskoprekraktordan

Reflektor.

Teleskop Reflektor

teleskoprekraktor dan Reflektor . Teleskop Reflektor Teleskop reflektor adalah telskop yang menggunakan cermin
teleskoprekraktor dan Reflektor . Teleskop Reflektor Teleskop reflektor adalah telskop yang menggunakan cermin

Teleskop reflektor adalah telskop yang menggunakan cermin sebagai permukaan optik. Teleskop jenis ini dapat dibuat dalam ukuran besar dengan memanfaatkan penggabungan cermin( segmented mirror ). Pada teleskopreflektor terdapat aberasisferis yang diakibatkanbentuk cermin yangtidakparabolasempurna.Efekaberasiinidapatdiatasidenganlensa korektor ( Schmidt Optic System ).Persamaan lain dari teleskop reflektor dapatdilihatdiakhirbab(setelahlpembahasansoal).

System ).Persamaan lain dari teleskop reflektor dapatdilihatdiakhirbab(setelahlpembahasansoal). ContohEfek AberasiSferis

ContohEfek

AberasiSferis

TeleskopRefraktor

TeleskopRefraktor Teleskop refraktor adalah teleskop yang menggunakan lensa. Teleskop ini mempunyai akurasi tinggi untuk
TeleskopRefraktor Teleskop refraktor adalah teleskop yang menggunakan lensa. Teleskop ini mempunyai akurasi tinggi untuk

Teleskop refraktor adalah teleskop yang menggunakan lensa. Teleskop ini mempunyai akurasi tinggi untuk mengamati bintang ganda. Teleskop reflektor memiliki aberasi kromatis. Aberasi kromatis terjadi ketika panjang gelombang yang berbeda dibiaskan dengan sudut yang berbeda sehingga terbentung ring warna

dengan sudut yang berbeda sehingga terbentung ring warna ContohEfekAberasikromatis Teleskopjuga

ContohEfekAberasikromatis

Teleskopjuga dapatdibagiberdasarkanjenisdudukannya(mounting),terdapatduakelompokbesar,yaknimounting alt-azimuthdanmountingekuatorial.

MountingAlt-Azimut

alt-azimuth dan mountingekuatorial . MountingAlt-Azimut MountingEquatorial Teleskop alt-azimuth dapat bergerak

MountingEquatorial

mountingekuatorial . MountingAlt-Azimut MountingEquatorial Teleskop alt-azimuth dapat bergerak dalam arah horizon

Teleskop alt-azimuth dapat bergerak dalam arah horizon 360° dan arah altitude, sama seperti penggunaan koordinat horizon. Teelskop yang berukuran besar biasa menggunakan jenis mounting ini karena kokoh dan stabil.Kelemahandarimountinginiadalahsusahdalammenggerakanmotor penggerak.Namunmasalahinidapatdiatasidenganteknologisaatini.

Teleskop Equatorial posisi dudukannya dimiringkan pengamatan, sehingga ia dapat bergerak dalam arah RA dan deklinasi berdasarkankoordinat equatorial. Mountinginimenggunakanpemberatsebagaipenyeimbangnya.

C.

SpesifikasiTeleskop

1.

Fokusteleskop(f) Titik fokus adalah titik api dimana seluruh cahaya difokuskan. Pengamatan dengan pelat foto dilakukan dengan menaruh pelat foto tersebut di titik api teleskop. Fokus teleskop biasanya ditulisan dengan mengacu pada fokus objektifnya. Fokus teleskop dapat menentukan waktu paparan (eksposure time), skala bayangan, magnifikasi, dan medan pandang. Fokus objektif pada teleskop tidak bisa diubah - ubah karena berkaitan denganboditeleskop.Fokus yangdapat diubah adalahfokus okuler untuk pengamatanyangbisadigantiganti

danbiasanyamempunyairentangantara5-40mm.

2.

DiameterTeleskop(D) Diameter bukaan merupakan diameter permukaan efektif teleskop dalam menangkap cahaya di langit. Diameterteleskopmenentukanwaktupaparan,lightgatheringpower,resolusidanlimitingmagnitude.

3.

FocalRatio(f/D) Rasio ini menyatakan perbandingan antara fokus objektif dengan diameter. f/6 artinya f/D = 6, panjang fokusnya enam kali diameter. Artinya jika teleskop memiliki diamter 5 cm artinya dia memiliki panajng fokus

objektifsebesar35cm.Focalratiomenunjukanseberapakuatatautajamcahayadibelokandidalamteleskop.

Focal ratio yang lebih besar dapat lebih mudah mencari fokus dari suatu pengamatan sehingga mendapatkan citra yang lebih tajam namun hal ini membuat tabung teleskop lebih besar dan mounting yang lebihkuat.Focalratioyanglebihkecilmemilikitoleransifokuslebihbesarsehinggasulitmencaricitrayangtajam. Efekaberasiyangterjadijugalebihbesarsehinggamembutuhkaneyepiece(fokusokuler)yanglebihberkualitas baik.

Selainituuntuk diamter teleskopyang samafocalratiop berpengaruhpada“kecepatan” teleskopdalam mengumpulkan cahaya. Teleskop dengan f/D kecil lebih cepat dalam mengumpulkan cahaya sehingga biasa digunakan untuk mengamati objek yang bergerak cepat di langit misalnya komet, planet, dan keperluan astrofotografi lain. Teleskop denganf/D besar “lebih lambat” namun lebih mudah mencarifokusnyasehingga biasadigunakanuntukmemontretbintang.

D. ParameterturunanTeleskop

1. MagnifikansiatauPembesaran(M)

Magnifikansiadalahperbesarancitraakibatsistemlensaobjektifdanokuler.Citrayangdapatdiperbesar

hanyacitradariextendedobject.

f ob M  f ok
f
ob
M 
f
ok

denganfobadalahpanjangfokusobjektif,danfokadalahpanjangfokusokuler.

2. FieldofViewataumedanpandangpandang(FoV) Fieldofview

2. FieldofViewataumedanpandangpandang(FoV) Fieldofviewadalahmedanpandangdilangitapabilamenggunakanteleskop.Medanpandangmata

telanjanghampir180°.Saatpengamatan,medanpandangaslidarisatumatakira-kira60°.

 60  FoV M
 60 
FoV
M
3. Resolusi( a R ) Resolusi adalahukuransusutterkecilyangmasihbisadipisahkanolehteleskop.Apabilajarakobjekkecil

3. Resolusi(

a

R

)

Resolusiadalahukuransusutterkecilyangmasihbisadipisahkanolehteleskop.Apabilajarakobjekkecil

dariresolusimakaobjekakanterlihatmenyatu.

1,22

a

sin( )

R

a

 

R

D

adalahsudutresolusidalamradian(radiusAirydisk), danDadalahpanjanggelombang pengamatandan diamaterteleskopdengansatuanyangsama.Magnifikasiberkolerasidenganresolusi.Apabilajaraksudutdua objekkurangdariresolusiteleskop,kitabisamengakalinyadenganmemperbesarjaraksudutkeduabenda memanfaatkanmagnifikansiteleskop.

a

R

memanfaatkanmagnifikansiteleskop. a R 4. LightGatheringPower(LGP) LightGatheringPower

4. LightGatheringPower(LGP) LightGatheringPoweradalahkekuatan(daya)pengumpulancahayaolehteleskopdibandingkandengan

mata.Diameterpupilmatakira-kira7-10mm.

Luasteleskop

Luaspupil

D

P

 

D

2

LGP

LGP    

 

Luasteleskop Luaspupil  D   P    D 2 LGP   

5. LimitingMagnitude(

m lim

)

LimitingMagnitudeadalahmagnitudopalingbesaryangmasihdiamatiolehteleskop.Ambangenergi

yangbisadilihatmatatetap.Artinyabintangyangmempunyaimagnitudo6dilihatolehmatamemberikan

energiyangsamadenganbermagnitudo

m lim

dilihatolehteleskopberdiameterD(dalammm).

m lim

6 5log

D

8

ContohSoal

1. Jikamatamanusiamemilikidiameterpupil4.5mm,makasebuahteleskoprefraktordengandiameterlensaobjektif

45cmmemberikandayapisahdandayakumpulcahayadalampanjanggelombangvisual(550nm)masing-masing

sebesar

kalidan

kalilebihbaikdaripadamata.

Penyelesaian:

Sehingga

 1,22 D
1,22
D

telescope

1,22

D

telescope

mata

1,22

D mata

telescope

D

mata

4,5 mm

1

mata

D

telescope

450 mm 100

Sehinggadapatdisimpulkanteleskopdapatmemisahkanobjek100xlebihdekatsehinggadayapisah100xlebih

baikdarimata

2 2  D   450 mm   telescope 2 LGP  
2
2
 D
 450 mm  
telescope
2
LGP  
 
100
10000

 

D

P

 

4,5 mm

Sehinggadapatdisimpulkandayakumpulteleskoplebihbaik10000xdarimatamanusia.

2. Jupitermemilikijejari70000kmdanmengorbitMataharipadaradius5,2sa.Darisebuahasteroidyangberjarak4,2

sa dari Matahari, seorang pengamat ingin mengamati seluruh permukaan Jupiter yang sedang dalam keadaan oposisi. Jika pengamat tersebut menggunakan refraktor dengan panjang fokus objektif 11 meter dan medan

pandangsemueyepiecesebesar45°,makapanjangfokuseyepieceyangmemadaiagarseluruhpermukaanJupiter

teramatiadalah…

(1)25mm

(2)20mm

(3)15mm

(4)9mm

Penyelesaian

Agarpermukaanjupiterdapatterlihatsecaraseluruhnyamakamedanpandangteleskopsetidaknyaharussama

dengandiamtersudutjupiter

Diametersudutjupiteradalah

FoV

jupiter

jupiter

2 R jupiter

d

dengandadalahjarakantarapengamatdanJupitersaatpengamatandilakukan.

Saatopisisi,jarakantarapengamatdanjupiteradalah5,2-4,2=1sa=1,496x108km=d

jupiter

2(70000)

7

8

1,496 10

7480

(1)Benar

FoV

45

45

45

45

M

1

f

ob

 

11000

440

f ok

25

FoV 367",2

jupiter

(2)Benar

FoV

45

45

45

45

M

1

f

ob

 

11000

550

f ok

20

FoV 295",2

jupiter

(3)Benar

FoV

45

45

45

45

M

1

f

ob

 

11000

733,3

f ok

15

FoV 219",6

jupiter

jupiter

0,102

0,082

0,061

(4)Salah

FoV

45

45

45

45

M

1

f

ob

 

11000

1222,2

f ok

9

FoV 133",2

jupiter

0,037

193",03

rad

3.

Teleskop Zeiss merupakanteleskop optik terbesar di Observatorium Bosscha.Diameter lensautamanyaadalah 60 cm dan panjang fokusnya 10,78 m. Teleskop tersebut dapat membuat benda langit tampak lebih terang dibandingkan pengamatan dengan mata telanjang. Bila diameter pupil mata adalah 7 mm, maka perbandingan kecerlanganbendalangitdengandantanpamenggunakanteleskopadalah….

a) 5.200:1

b) 6.700:1

c) 6.900:1

d) 7.100:1

e) 7.300:1

Penyelesaian:

Kecerlangan berhubungan dengan kemampuan instrumen pengamatan dalam mengumpulkan cahaya. Saat pengamatan menggunakan mata maka pengamat mengumpulkan cahaya melalui luas permukaan pupil mata sedangkan ketika menggunakan teleskop maka luas permukaan yaang menjadi penerima cahaya adalah luas bukaanteleskop

LGP

Luasteleskop

Luaspupil

D

 

D

P

2

600

7

 

2

7347 7300

1

1

Sehinggakecerlanganbendalangitmenggunakanteleskoplebihcerlang7300kali.

Tambahantentangteleskoprefraktor

A. Panjangteleskoprefraktor

Panjangteleskop D f ( )   f ob ok  ( focalratio D 
Panjangteleskop D f
(
) 
f
ob
ok
 (
focalratio D
)
f
ok

B. Sifatbayanganpadateleskoprefraktor Untukmempelajarilebihdetailtentangpembentukanbayanganbisamempelajarimaterioptikgeometri. Secarahgarisbesarteleskoprefraktorterdiridaridualensa.Hasilbayanganyangmunculdalamsistemteleskop adalah Maya, Terbalik dan diperbesar. Bayangan yang terbalik dapat dikoreksi dengan memasang “diagonal” yangberisicerminpembalik padateleskop.