Anda di halaman 1dari 6

1. List and briefly define four application areas for wireless LANs.

2. List and briefly define key requirements for wireless LANs.


3. What is the difference between a single-cell and a multiple-cell wireless LAN?
4. What are some key advantages of infrared LANs?
5. What are some key disadvantages of infrared LANs?
6. List and briefly define three transmission techniques for infrared LANs.
7. What is the difference between an access point and a portal?
8. Is a distribution system a wireless network?
9. List and briefly define IEEE 802.11 services.
10. How is the concept of an association related to that of mobility?

1. Daftar dan definisikan secara singkat empat area aplikasi wireless LAN.
2. Daftar dan definisikan secara singkat persyaratan utama untuk LAN nirkabel.
3. Apa perbedaan antara single-sel dan multi-sel LAN nirkabel?
4. Apa sajakah keuntungan utama dari LAN infrared?
5. Apa kelemahan utama dari LAN infrared?
6. Daftar dan definisikan secara singkat tiga teknik transmisi LAN infrared.
7. Apa perbedaan antara jalur access point dan portal?
8. Apakah sistem distribusi adalah wireless network (jaringan nirkabel)?
9. Daftar dan definisikan secara singkat IEEE 802.11 servis.
10. Bagaimana konsep asosiasi yang terkait dengan mobilitas?

Jawab:
1. 4 area aplikasi wireless LAN
a. LAN Extension
Pada akhir tahun 1980 produk- produk Wireless LAN diperkenalkan, dipasarkan sebagai
pengganti tradisional Wired LAN. Wireless LAN tidak memerlukan instalasi kabel LAN
dan mudah merelokasi dan memodifikasi struktur network. Suatu organisasi memerlukan
Wired LAN untuk membantu mensupport server-server beberapa workstation kemudian
Wireless LAN akan dihubungkan ke Wired LAN. Aplikasi seperti ini disebut sebagai
LAN Extension.
b. Cross Building Interconnect
Kegunaan lain dari teknologi Wireless LAN adalah menghubungkan LAN-LAN antara
gedung-gedung yang berdekatan, dalam kabel atau Wireless LAN. Maka dari itu
digunakan point to point Wireless Link untuk menghubungkan 2 gedung.
c. Nomadic Access
Nomadic Access menyediakan suatu Wireless Link antara sebuah LAN Hub dan mobile
data terminal dilengkapi dengan antena, seperti komputer laptop atau komputer notepad.
Nomadic Access juga berguna dalam lingkungan yang luas seperti kampus atau kegiatan-
kegiatan bisnis di luar gedung . Dalam kedua kasus tersebut user dapat bepergian dengan
komputer portable dan dapat mengakses server di Wired LAN dari lokasi-lokasi yang
berlainan.
d. Ad Hoc Networking
Ad Hoc Networking menggunakan peer to peer network sementara (tidak ada yang
terpusat) untuk memperoleh kebutuhan yang mendesak. Stasiun Nomadic dapat bergerak
dai 1 sel ke sel lain, tidak ada infrastruktur dalam ad hoc network. Stasiun- stasiun peer to
peer dalam jangkauan yang dapat dicapai antara satu dengan yang lain dapat
mengkonfigurasi diri mereka sendiri menjadi temporary network.

2. Persyaratan utama untuk wireless LAN


Wireless LAN harus mempunyai persyaratan – persyaratan yang sama dengan lan- lan
yang lain termasuk kapasitas tinggi, kemampuan untuk mengatasi jarak pendek, hubungan
yang penuh antara stasiun yang dihubungkan dan kemampuan menyiarkan.
Persyaratan- persyaratan untuk Wireless LAN :
 Throughput : Medium access protocol seharusnya berjalan seefisien wireless medium
sampai kapasitas maksimum.
 Number of Nodes : Selain multiple cells Wireless LAN perlu mensupport ratusan node.
 Connection to Backbone LAN : Dalam beberapa kasus interkoneksi dengan stasiun di
wired backbone LAN diperlukan. Untuk infrastruktur Wireless LAN , hal ini mudah
dicapai melalui penggunaan Control Module yang menghubungkan kedua tipe LAN.
 Service Area : Suatu area yang digunakan Wireless LAN mempunyai diameter 100m -
300m
 Battery Power Consumption : mobile workers menggunakan batere workstation maka
dari itu diperlukan batere yang tahan lama ketika digunakan bersama Wireless Adapter.
Implementasi Wireless LAN mempunyai beberapa feature untuk mengurangi power
consumption ketika sedang tidak menggunakan network, contohnya leep mode.
 Transmission robustness and security : Kalau tidak didesain dengan benar maka Wireless
LAN dapat menyebabkan interface prone dan dapat dengan mudah disadap/dicuri. Desain
dari Wireless LAN harus menggunakan transmisi yang dapat diandalkan bahkan di
lingkungan yang ramai dan harus menyediakan suatu tingkat keamanan dari
disadap/dicuri.
 Collocated Network Operation : Adanya 1 atau lebih Wireless LAN yang beroperasi di
area yang sama atau beberapa area dimana gangguan antara LAN dapat terjadi.
Gangguan tersebut dapat mengacaukan operasi normal dari MAC algoritma dan dapat
menyebabkan access yang tidak dikenal ke LAN-LAN tertentu.
 License-free Operation : user lebih memilih membeli dan menggunakan Wireless LAN
tanpa mempunyai lisensi yang aman untuk frekuensi band yang digunakan oleh LAN.
 Handoff/roaming : MAC protocol yang digunakan di Wireless LAN harus
memperbolehkan mobile stations untuk berpindah dari 1 sel ke sel yang lain.
 Dynamic Configuration : Aspek MAC addressing dan aspek network management dari
LAN harus menggunakan dinamik dan automated addition, delete dan relokasi dari akhir
sistem tanpa gangguan dari user yang lain.

3. Perbedaan single-cell dan multiple-cell wireless LAN


Single-cell wireless LAN adalah contoh LAN Extention di mana semua wireless end system
berada dalam jangkauan modul kontrol tunggal. Sedangkan pada multiple-cell wireless LAN
terdapat beberapa modul kontrol yang dihubungkan oleh kabel LAN dan setiap modul
kontrol mendukung sejumlah wireless end system yang berada dalam jangkauan transmisi.
Contoh multiple-cell wireless adalah infrared LAN dimana transmisi terbatas pada satu
ruangan sehingga ada cell yang dibutuhkan untuk setiap ruangan dalam suatu gedung.

4. Keuntungan utama infrared LAN


- Spektrum infrared hampir tak terbatas yang memungkinkan untuk memperoleh data
memperoleh kecepatan data yang sangat tinggi.
- Infrared mempunyai beberapa macam sinar sehingga menarik bagi beberapa tipe
konfigurasi LAN
- Sinar infrared dapat dipantulkan oleh benda-benda berwarna terang/berkilau sehingga
memungkinkan untuk menggunakan refleksi langit-langit untuk mencapai cakupan dari
seluruh ruangan. Cahaya infrared tidak menembus dinding atau benda buram lainnya. Hal
ini memberikan keuntungan yaitu pertama, komunikasi infrared dapat lebih aman
terhadap eavesdropping (penyadapan informasi di jalur transmisi privat) dibandingkan
dengan microwave. Kedua, instalasi infrared yang terpisah dapat dioperasikan di setiap
ruangan dalam gedung tanpa gangguan, memungkinkan untuk membangun infrared LAN
yang sangat besar.
- Inframerah merupakan peralatan yang relatif murah dan sederhana
- Transmisi data inframerah biasanya menggunakan modulasi intensitas, sehingga
penerima IR perlu untuk mendeteksi hanya amplitudo sinyal optik, sedangkan sebagian
besar penerima microwave harus mendeteksi frekuensi atau fase.

5. Kelemahan utama infrared LAN


- Terjadi radiasi terhadap infrared background, karena sinar matahari dan cahaya lampu
- Radiasi tersebut bentuknya berupa noise pada infrared receiver, hal ini menyebabkan
transmitter memerlukan kekuatan yang lebih besar sehingga jangkauannya menjadi
berkurang

6. 3 teknik transmisi infrared LAN


- Signal transmisi dapat difokuskan dan diarahkan (seperti remote TV).
- Signal tansmisi dapat diradiasikan omnidirectionally (segala arah).
- Signal transmisi dapat dipantulkan melalui langit – langit ruang yang berwarna terang.

Directed Beam Infrared


Directed-beam IR dapat digunakan untuk membuat point to point links. Jangkauannya
tergantung pada kekuatan yang diberikan dan derajat focus. IR data link yang difokuskan
dapat mempunyai jangkauan berkilo-kilometer. IR link dapat digunakan untuk
menghubungkan gedung-gedung yang berseberangan yaitu melalui bridges atau router yang
diletakkan di bangunan berada segaris pandang dengan yang lain.

Omnidirectional
Konfigurasi omnidirectional berhubungan dengan satu stasiun pusat yang berada
segaris pandang dengan stasiun- stasiun lain di LAN. Biasanya stasiun ini terletak di langit-
langit ruangan. Stasiun pusat berfungsi sebagai multiport repeater. Transmitter di langit –
langit ruangan menyiarkan/mengeluarkan omnidirectional signal yang dapat diterima oleh
semua IR transceiver di area tersebut. Transceiver lain mengirimkan directional beam yang
ditujukan pada unit pusat di langit-langit ruangan.

Diffused
Pada konfigurasi semua IR transmitter difokuskan dan diarahkan pada satu poin di
diffusely reflecting ceiling. Radiasi IR yang menuju langit – langit ruang diradiasikan lagi
secara omnidirectional dan diambil oleh semua receiver di area tersebut.

7. Perbedaan access point dan portal


Acess point merupakan logika dalam sebuah wireless station yang menyediakan akses ke DS
(Distribution System) dengan menyediakan layanan DS selain bertindak sebagai station.
Sebuah portal sebenarnya diintegrasikan ke dalam bridge atau router yang merupakan bagian
dari LAN Wired dan yang melekat pada DS. Portal mengintegrasikan arsitektur IEEE 802.11
dengan LAN kabel.

8. Sistem distribusi adalah wireless network

9. IEEE 802.11 servis


IEEE 802.11 mendefinisikan sembilan service yang perlu disediakan oleh wireless LAN
yaitu sebagai berkut.
Service Provider Use to Support
Association Distribution system MSDU delivery
Authentication Station LAN access and security
Deauthentication Station LAN access and security
Dissassociation Distribution system MSDU delivery
Distribution Distribution system MSDU delivery
Integration Distribution system MSDU delivery
MSDU delivery Station MSDU delivery
Privacy Station LAN access and security
Reassocation Distribution system MSDU delivery

Service - service tersebut dapat dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu:


1. Service provider dapat menjadi sebuah station atau DS. Station service dipasang pada
setiap station pada 802.11, termasuk dengan AP station. Distributin Service terdapat di
antara BSS. Service-service tersebut dapat dipasangkan ke AP atau di device yang khusus
yang dipasang ke DS.
2. Tiga dari service tersebut di pakai untuk mengkontrol akses dari IEEE 802.11. Enam dari
service di gunakan untuk mendukung transfer data ke MAC yang di sebut MSDU.
MSDU adalah data yang dikirim dari pengguna MAC ke MAC layer, yang pada
umumnya disebut LCC PDU. Apabila data yang dikirim terlalu besar maka dapat dibagi-
bagi menjadi banyak MAC frame.

10. Konsep asosiasi yang terkait dengan mobilitas