Anda di halaman 1dari 3

Manfaatkan Minat Nonton Golek, Diskominfo Sebarkan Informasi

Pembangunan

Bogor, SIASAT KOTA

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor manfaatkan minat masyarakat nonton wayang
golek untuk menyebarluaskan informasi pembangunan. Kegiatan penyebarluasan informasi melalui
media tradisional wayang golek dan reog ini rutin dilakukan setiap tahun. Tahun ini perdana
dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Megamendung (6/3).

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfo, Mimin Sumirat, selain untuk
melestarikan seni budaya, pertunjukan wayang golek juga dianggap media yang efektif dalam
melakukan diseminasi informasi. Mengingat masih tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan
pertunjukan seni budaya tersebut.

“Daya tarik pertunjukan wayang golek dan reog masih tinggi bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Oleh
karena itu kami masih menjadikannya media dalam menyebarluaskan informasi pembangunan
terutama visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor, serta program Pancakarsa yang terus kami
sosialisasikan kepada masyarakat,” terang Mimin.

Mimin berharap, melalui pertunjukan tersebut masyarakat dapat menerima informasi pembangunan
Kabupaten Bogor dengan baik. Visi terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan
berkeadaban yang ditopang oleh program Pancakarsa. Yaitu Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat,
Karsa Bogor Maju, Karsa Bogor Membangun dan Karsa Bogor Berkeadaban dapat tersosialisasikan
dengan baik kepada masyarakat.
Sementara itu, Camat Megamendung Hadijana menjelaskan, tahun ini kami berkesempatan
menampilkan wayang golek yang digelar Diskominfo karena melihat animo masyarakat yang
mencintai budaya dan kesenian Sunda. Selain warga di 12 desa yang ada di Kecamatan
Megamendung, beberapa komunitas masyarakat hingga penyedia jasa proyek pembangunan Waduk
Sukamahi dan Waduk Cipayung juga datang.

“Pemeritah Kecamatan Megamendung juga mensosialisasikan program kerja yang belum, akan, dan
sudah dikerjakan. Diantaranya mensosialisasikan award pajak kendaraan bermotor karena angka
Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) masih terbilang tinggi dan pelayanan
administrasi terpadu kecamayan (Paten) online”, jelas Hadijana.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Megamendung juga menyerahkan secara simbolis kepada
warga, KTP elektronik yang sudah rampung. Menurutnya, selain dihadiri oleh unsur Muspika
kecamatan, diperkirakan jumlah masyarakat yang menonton ada 500 orang. Acara ini juga bagian
dari pelestarian budaya dan kesenian khas Sunda

RONNY SP