Anda di halaman 1dari 1

2.

Adanya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) di dalam air akan menyebabkan sifat
kesadahan terhadap air tersebut. Air yang mempunyai tingkat kesadahan terlalu tinggi
sangat merugikan karena beberapa hal di antaranya dapat menimbulkan
karatan/korosi pada alat-alat yang terbuat dari besi, menyebabkan sabun kurang
membusa sehingga meningkatkan konsumsi sabun, dapat menimbulkan endapan atau
kerak-kerak di dalam wadah-wadah pengolahan. Kesadahan air dapat dibedakan atas
dua macam, yaitu kesadahan sementara (temporer) dan kesadahan tetap (permanen).
Kesadahan sementara disebabkan oleh garam-garam karbonat (CO3-) dan bikarbonat
(HCO3-) dari kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). Garam karbonat merupakan garam
yang tidak larut, sedangkan garam bikarbonat merupakan garam yang larut. Garam
karbonat dengan adanya air dan karbon dioksida diudara akan membentuk karbon
bikarbonat yang larut, oleh karena itu semakin tinggi kadar CO2 di udara semakin
tinggi kelarutannya.
Kesadahan air bersifat sementara karena dapat dihilangkan dengan cara pemanasan, di
mana terbentuk garam kalsium karbonat yang tidak larut dan mengendap sehingga
dapat mudah dihilangkan. Kesadahan air tetap disebabkan oleh adanya garam-garam
klorida (Cl-) dan sulfat (SO4)- dari kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). Kesadahan air
bersifat tetap sangat sukar dihilangkan. Berdasarkan tingkat kesadahannya, air dapat
dibedakan atas beberapa macam yaitu air lunak, air agak sadah, air sadah, dan air
sangat sadah (Fardiaz, 1992).
3. Prinsip penentuan kesadahan air dengan kompleksometri adalah dengan garan
dinatrium diamin tetra asetat (Na2EDTA) akan bereaksi dengan kation logam tertentu
membentuk sentawa kompleks yang terlarut. Jika Na2EDTA ditambahkan sebagai
titran, maka ion-ion kalsium dan magnesium akan membentuk senyawa kompleks,
molekul indikator terlepas kembali, dan pada titik akhir titrasi larutan akan berubah
warna dari merah keunguan menjadi biru. Dari cara ini akan didapat kesadahan total
(Ca+Mg). Kalsium dapat ditentukan secara langsung dengan EDTA bila pH contoh
diuji dibuat cukup tinggi (12-13), sehingga magnesium akan mengendap sebagai
magnesium hidroksida dan pada titik akhir titrasi indikator. Eirochrome Black T
(EBT) hanya akan bereaksi kalsium saja membentuk larutan berwarna biru. Dari cara
ini akan didapat kadar kalsium dalam air (Ca). Dari kedua cara tersebut dapat dihitung
kadar magnesium dengan cara mengurangkan hasil kesadahan total dengan kadar
kalsium yang diperoleh, yang dihitung sebagai CaCO3 (SNI, 2004).