Anda di halaman 1dari 20

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM LAPANGAN

WISATA MINAT KHUSUS

PROGRAM STUDI D-IV MANAJEMEN PARIWISATA


SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BALI INTERNASIONAL
DENPASAR
2018

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi
kekuatan dan kesehatan sehingga Pedoman Pelaksanaan Praktikum Lapangan Wisata Minat
Khusus telah selesai kami buat.
Tujuan pembuatan modul ini adalah untuk pedoman bagi mahasiswa yang akan
melaksanakan praktikum lapangan mata kuliah Wisata Minat Khusus di lokasi yang telah
dipilih sebagai lokasi praktikum.
Harapan kami semoga bermanfaat bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktik
lapangan di lokasi yang telah dipilihnya. Masukan dan pemikiran dalam rangka perbaikan
petunjuk pelaksanaan praktikum ini kami butuhkan untuk perbaikan di masa yang akan
datang.

Denpasar, Desember 2018


Penyusun,
Ir. Moh Agus Sutiarso, M.Par

2
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................................................. 1


KATA PENGANTAR ........................................................................................................... 2
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 4
1.1 Latar Belakang........................................................................................................... 4
1.2 Tujuan ........................................................................................................................ 5
1.3 Manfaat Praktik ......................................................................................................... 5
BAB II METODOLOGI ....................................................................................................... 6
2.1 Penentuan Lokasi ....................................................................................................... 6
2.2 Data yang Dikumpulkan ............................................................................................ 6
2.3 Metode Analisis ......................................................................................................... 6
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK LAPANGAN ......................................................... 7
3.1 Untuk Dosen .............................................................................................................. 7
3.2 Untuk Mahasiswa ...................................................................................................... 7
BAB IV BENTUK LAPORAN ............................................................................................ 8
4.1 Laporan Pelaksanaan ................................................................................................ 8
4.2 Laporan Akhir............................................................................................................ 8
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 10
CONTOH HALAMAN JUDUL ......................................................................................... 11
CONTOH PROPOSAL ...................................................................................................... 12
PEDOMAN SURVEY ....................................................................................................... 20

3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Adanya kecenderungan wisatawan dengan minat khusus menyebabkan terjadinya
segmentasi atau spesialisasi pasar pariwisata. Calon wisatawan ini memilih sebuah destinasi
wisata tertentu untuk dapat mengikuti minat khusus dan spesifik yang diminati. Pariwisata
jenis ini akan menjadi trend perkembangan pariwisata ke depan.
Jenis-jenis sumber daya pariwisata minat khusus yang bisa dijadikan atraksi wisata
menurut Richardson dan Fluker dalam Pitana dan Diarta (2009) antara lain:

No Klasifikasi Contoh
1 Active adventure - Caving
(petualangan aktif) - Parachute jumping
- Trekking
- Off-road adventure
- Mountain climbing
2 Nature and wildlife - Birdwatching
- Ecotourism
- Geology
- National Parks
- Rainforest
3 Affinity - Artist’s workshop
- Senior tour
- Tour for the handicapped
4 Romance - Honeymoon
- Island vocation
- Nightlife
- Single tour
- Spa / hot spring
5 Family - Amusemen park
- Camping
- Shopping trips
- Whalewatching
6 Soft adventure - Backpacking
- Bicycle touring
- Canoing/kayaking
- Scuba diving/snorkelling
- Walking tours
7 History/culture - Agriculture
- Art/architecture
- Art festival
- Film/film history

4
8 Hobby - Antique
- Beer festival
- Craft tour
- Gambling
- Videography tour
9 Spriritual - Pilgrime/mytology
- Religion/spiritual
- Yoga and spriritual tours
10 Sports - Basket ball
- Car racing
- Olympic games
- Soccer

Wawasan pengetahuan dan bekal keterampilan dalam pengelolaan dan pengembangan


pariwisata minat khusus di kalangan mahasiswa STPBI sangat dibutuhkan untuk
menyiapkan sumber daya manusia di bidang pariwisata yang berkualitas dan mumpuni.
Untuk itu perlu diadakan praktik mata kuliah wisata minat khusus.

1.2. Tujuan
Praktikum ini bertujuan untuk:
1) Mengkaji kondisi alam, sosial budaya dan sarana prasarana di wilayah destinasi
yang potensial untuk dikembangkan menjadi wisata minat khusus.
2) Mampu dan terampil dalam membuat kajian pengembangan dan pengelolaan
wisata minat khusus.

1.3. Manfaat Praktik


Adapun manfaat praktik lapangan Wisata Minat Khusus ini antara lain:
1) Bagi Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), hasil praktik
lapangan ini diharapkan dapat mendukung kelengkapan dalam penerapan
kurikulum Program Studi D-IV Manajemen Pariwisata.
2) Bagi mahasiswa, selain sebagai bekal pengetahuan yang dibutuhkan dalam
mengembangkan dan mengelola wisata minat khusus, juga sebagai persyaratan
dalam menempuh mata kuliah Wisata Minat Khusus.

5
BAB II
METODOLOGI

2.1. Penentuan Lokasi


Penentuan lokasi praktik lapangan secara purposive (sengaja) yang telah ditentukan
sebelumnya oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Wisata Minat Khusus sebagai lokasi
studi.

2.2. Data yang Dikumpulkan


2.2.1 Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil survey, meliputi hal-hal yang
berkaitan dengan kepariwisataan di wilayah studi dengan dipandu menggunakan
pedoman survey.

2.2.2 Data Sekunder


Data sekunder adalah data yang diperoleh dari suatu organisasi atau instansi terkait
yang dapat berupa data yang diperoleh dari kantor kepala desa. Data sekunder juga bisa
disebut data monografi desa atau kelurahan yang meliputi keadaan alam, kependudukan,
sarana dan prasarana, adat istiadat, serta organisasi sosial ekonomi.

2.3. Metode Analisis Data


Data yang diperoleh di lapangan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode
analisis deskriptif kualitatif.

6
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK LAPANGAN
WISATA MINAT KHUSUS

3.1. Untuk Dosen


1. Membuat run down acara dan materi Praktikum Wisata Minat Khusus.
2. Pembuatan pedoman survey praktik lapangan.
3. Penentuan kelompok dan lokasi praktik lapangan
4. Pengajuan ijin lapangan di setiap lokasi studi.
5. Pendampingan di lapangan selama kegiatan berlangsung.

3.2. Untuk Mahasiswa


1. Membuat kelompok untuk pengambilan data di lokasi studi.
2. Mengetahui keadaan lokasi studi.
3. Membuat Proposal Praktik Lapangan.
4. Menganalisis data yang ada di lokasi tersebut dan merumuskan masalah.
5. Pengambilan data dengan dipandu pedoman survey.
6. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan dalam waktu 7 hari.
7. Membuat draft laporan akhir.
8. Melakukan presentasi hasil Praktik Lapangan.
9. Membuat Laporan Akhir, kemudian dikonsultasikan kepada pembimbing praktik
lapangan atau Dosen Pengampu mata kuliah Wisata Minat Khusus..

7
BAB IV
BENTUK LAPORAN

4.1. Laporan Pelaksanaan Kegiatan


Laporan Pelaksanaan Kegiatan adalah laporan yang dibuat mahasiswa setelah
melakukan pelaksanaan kegiatan praktik lapangan atau pengambilan data.
Laporan Pelaksanaan Kegiatan ini merupakan laporan pertanggungjawaban
pelaksanaan praktik lapangan yang dibiayai oleh kampus STPBI sesuai proposal yang
diajukan.
Sistimatika Laporan Pelaksanaan Kegiatan ini sebagai berikut:
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan
1.3. Manfaat
BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN
2.1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan
2.2. Gambaran Umum Objek
2.3. Hasil Observasi
2.4. Realisasi Anggaran Biaya
BAB III PENUTUP
3.1. Simpulan
3.2. Saran

4.2. Laporan Akhir


Laporan akhir adalah laporan hasil praktik atau penelitian di lapangan yang dibuat
oleh kelompok mahasiswa setelah melakukan survey lapangan dan studi pustaka. Adapun
sistematika laporan akhir sebagai berikut:

8
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan
1.3 Manfaat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pariwisata dan Daya Tarik Wisata
2.2 Wisata Minat Khusus
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
3.2 Metode Pengumpulan Data
3.3 Metode Analisis Data
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Keadaan Umum Lokasi Penelitian
4.2. Kiteria Wisata Trekking
4.3. Beberapa Alternatif Wisata Trekking di Desa Sambangan
4.4. Pengelolaan Wisata Trekking di Desa Sambangan
4.5. Konsep Pengembangan Wisata Trekking Sebagai Wisata Minat Khusus
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Simpulan
5.2. Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

9
DAFTAR PUSTAKA

Akinci, Z and M.A. Kasalak. 2016. Management of Special Interest Tourism in Terms of
Sistainable Tourism. https://www.researchgate.net/publicatioan/315841375. (akses
31 Desember 2018).

Kruja, D and A. Gjyrezi. 2011. The Special Interest Tourism – Development and the Small
Regions. Turizam, Vol 15, issues 2, pp: 77-89.

Moleong, L. 2006. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pitana, I Gde dan I Ketut Surya Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta:
Penerbit Andi.

Sousa, B. 2018. The Role of Innovation in Special Interest Tourism: A Theoretical


Approach. Millenium, 2(5), pp: 83-92.

10
Contoh Halaman Judul:

LAPORAN PRAKTIK LAPANGAN WISATA MINAT KHUSUS

PENGEMBANGAN WISATA TREKKING SEBAGAI


WISATA MINAT KHUSUS DI DESA SAMBANGAN -
BULELENG

Oleh:
Mahasiswa Semester 2
Program D-4 Manajemen Pariwisata

SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BALI INTERNASIONAL


DENPASAR
2018

11
Contoh Proposal:

PROPOSAL
PRAKTIK LAPANGAN WISATA MINAT KHUSUS

PENGEMBANGAN WISATA TREKKING SEBAGAI


WISATA MINAT KHUSUS DI DESA SAMBANGAN -
BULELENG

OLEH :
SEMESTER 6 – KELAS B
D-IV MANAJEMEN PARIWISATA

SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BALI INTERNASIONAL


DENPASAR
2018

12
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberkati
kami selama dalam proses belajar mengajar di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional
(STPBI). Kini kami memasuki tahapan mengaplikasikan teori dari mata kuliah Wisata Minat
Khusus, yaitu dalam bentuk pelaksanaan Praktik Lapangan.
Praktek Lapangan mata kuliah Wisata Minat Khusus ini rencananya akan kami
laksanakan di kawasan Desa Sambangan, kabupaten Buleleng selama 1 (satu) hari. Judul
Praktik Lapangan ini adalah “Pengembangan Wisata Trekking Sebagai Wisata Minat
Khusus di Desa Sambangan, Buleleng”.
Dukungan dari seluruh civitas akademika STPBI, khususnya Program Studi
Manajemen Pariwisata masih sangat diharapkan demi menempa kami untuk menjadi
mahasiswa yang mumpuni. Untuk itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih
kepada Direktur STPBI beserta jajarannya, Prodi Manajemen Pariwisata beserta jajarannya
dan Bapak Dosen Pengampu mata kuliah Wisata Minat Khusus.
Mohon maaf apabila kami banyak melakukan kesalahan dan tentu dengan segala
kekurangan, karena kami masih dalam proses pembelajaran. Bimbingan dari seluruh pihak
masih sangat kami butuhkan.
Jayalah STPBI.

Denpasar, 16 Maret 2019


Mahasiswa Program D-IV
Manajemen Pariwisata
Kelas B Semester 2.

13
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... i


DAFTAR ISI ........................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. 1


1.1. Latar Belakang ............................................................................................... 1
1.2. Tujuan Kegiatan ............................................................................................. 1

BAB II ISI ......................................................................................................................... 2


2.1. Peserta ............................................................................................................. 2
2.2. Waktu dan Tempat .......................................................................................... 2
2.3. Susunan Kepanitiaan ...................................................................................... 2
2.4. Susunan Acara ................................................................................................ 3
2.5. Anggaran Biaya .............................................................................................. 3

BAB III PENUTUP ........................................................................................................... 4

14
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Adanya kecenderungan wisatawan dengan minat khusus menyebabkan terjadinya


segmentasi atau spesialisasi pasar pariwisata. Calon wisatawan ini memilih sebuah destinasi
wisata tertentu untuk dapat mengikuti minat khusus dan spesifik yang diminati. Pariwisata
jenis ini akan menjadi trend perkembangan pariwisata ke depan.
Tipologi dari wisata jenis ini tidak biasa, anti mainstream atau bahkan aneh. Wisata
minat khusus sangat berhubungan dengan hobi seseorang, komunitas atau didasari rasa ingin
tahu yang sangat tinggi. Sesuai dengan namanya, orang-orang yang melakukan wisata minat
khusus biasanya berkeinginan untuk mewujudkan minat dan ketertarikannya terhadap suatu
objek atau hal yang lain. Oleh karena itu, umumnya wisata ini hanya diikuti oleh satu, dua
atau kelompok kecil pelancong.
Ada beberapa prinsip yang mendasari wisata minat khusus diantaranya:
1) Motivasi untuk mencari sesuatu yang baru (anti mainstream)
2) Kepuasan dalam melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh orang lain
3) Mencari pengalaman baru.
Bentuk-bentuk wisata minat khusus yang dilakukan oleh wisatawan ini didasari
beberapa tujuan, yaitu:
1) Rewarding, penghargaan terhadap objek yang dikunjungi
2) Enriching, pengkayaan diri, dapat juga dalam rangka bisnis
3) Adventure, minat bertualang yang tinggi
4) Learning, keinginan untuk mempelajari hal yang baru.
Wawasan pengetahuan dan bekal keterampilan dalam pengelolaan dan pengembangan
pariwisata minat khusus di kalangan mahasiswa STPBI sangat dibutuhkan untuk
menyiapkan sumber daya manusia di bidang pariwisata yang berkualitas dan mumpuni.
Pada kesempatan ini akan dikaji bagimana pengembangan wisata trekking sebagai
wisata minat khusus di desa Sambangan, Buleleng.

15
1.2. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan dari kegiatan praktik lapangan mata kuliah Wisata Minat Khusus ini
adalah:
1. Meningkatkan wawasan mahasiswa tentang ilmu kepariwisataan.
2. Memberikan bekal kepada mahasiswa kemampuan dan keterampilan membuat kajian
dan pengembangan bentuk wisata minat khusus di suatu daerah yang potensial.
3. Memupuk rasa cinta tanah air dan semangat kerjasama serta solidaritas mahasiswa
STPBI.

16
BAB II
ISI

2.1. Peserta

Peserta dalam kegiatan praktik lapangan mata kuliah Wisata Minat Khusus adalah
Mahasiswa STPBI Program D IV Manajemen Kepariwisataan Kelas B Semester 2 yang
mengambil mata kuliah Wisata Minat Khusus, didampingi oleh Dosen Pengampu Mata
Kuliah Wisata Minat Khusus. Jumlah peserta sebagai berikut:
Mahasiwa : 17 orang
Dosen : 2 orang
Jumlah : 19 orang

2.2. Waktu dan Tempat

Hari/Tanggal : Jumat, 1 April 2019


Tempat : Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng

2.3. Susunan Panitia

Dosen Pengampu : Ir. Moh Agus Sutiarso, M.Par

Ketua : Ni Luh Putu Asti Chandrawati


Sekretaris : Ni Putu Ayu Listia Dewi
Bendahara : Ni Kadek Leni Lestari
Seksi Konsumsi : 1. Made Suri (Koordinator)
2. Vanessa Theodora
3. Veneranda Novriyanti Bunga Lita
4. Bagus Patria Nata Kusuma
Seksi Dokumentasi : 1. Vianka Tamara Yonas (Koordinator)
2. Ria Gisselda Patricia
3. I Komang Oki Bujana
Seksi Transportasi : 1. I Wayan Ronald Juliana (Koordinator)

17
2. Putu Oka Sastrawan
3. Ni Putu Jessica Pratiwi

Seksi Perlengkapan/ : 1. I Putu Yoga Swart (Koordinator)


Kesehatan 2. I Gede Arta Adi Candra
3. Fitri Widyana Jayanti
4. Jenerli Wetipo

2.4. Susunan Acara

08.00 Berkumpul di Kampus STPBI Denpasar


08.30 – 09.00 Perjalanan darat dengan mobil ke Desa Sambangan, Buleleng
09.00 – 09.15 Tiba di Desa Sambangan dan persiapan survey
09.15 – 12.00 Survey rute wisata trekking yang ada di Desa Sambangan
12.00 – 13.00 Istirahat/Makan siang
13.00 – 15.00 Survey lanjutan
15.00 – 15.30 Persiapan kembali ke Denpasar
15.30 – 16.00 Perjalanan darat dengan mobil ke Denpasar
16.00 Tiba di Kampus STPBI untuk kemudian kembali ke rumah masing-masing

2.5. Anggaran Biaya

Tujuan Harga Kuantitas Jumlah


Transportasi darat (sewa) mobil
Rp. 500.000 3 mobil Rp. 1.500.000
Denpasar-Buleleng (PP)
Konsumsi/Lunch Rp. 25.000 20 orang Rp. 500.000
Tiket masuk di objek wisata Rp. 10.000 20 orang Rp. 200.000
Pembuatan banner Rp. 150.000 1 buah Rp. 150.000
Total Rp. 2.350.000

18
BAB III
PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat dan ajukan untuk dijadikan sebagai bahan
pertimbangan bapak/ibu. Kami mohon maaf atas kekurangan serta kesalahan dalam
penyusunan proposal ini. Atas perhatian dan dukungan dari semua pihak yang telah dan akan
membantu hingga terealisasinya kegiatan ini, kami ucapkan terimakasih.

Denpasar, 16 Maret 2019


Mengetahui Hormat kami,
Dosen Pengampu Mata Kuliah WMK Ketua Kelas

Ir. Moh Agus Sutiarso, M.Par Ni Luh Putu Asti Chandrawati

Disetujui oleh

Kaprodi
Ketua STPBI D IV Manajemen Pariwisata

I Made Sudjana, SE, MM, CHT, CHA Komang Trisna Pratiwi Arcana,
SST.Par, M.Par, M.Rech

19
Contoh Instrumen Pengumpulan Data:
PEDOMAN SURVEY LAPANGAN
WISATA MINAT KHUSUS

1. KONDISI GEOGRAFIS SECARA UMUM


A. Posisi letak lokasi (deskripsi, dan peta)
B. Kondisi alam, tanaman, hewan
C. Iklim, suhu

2. KONDISI MASYARAKAT
A. Mata pencaharian
B. Struktur penduduk (jumlah, rasio laki/perempuan)
C. Agama, budaya, kebiasaan setempat
D. Struktur perumahan, perkampungan
E. Sikap Penduduk
F. SDM Pariwisata dan Kelembagaan

3. KONDISI PEREKONOMIAN
A. Keberadaan warung, pasar, UKM
B. Pola distribusi bahan pokok
C. Keberadaan sekolah (SD, SMP, SMA)
D. Bank (ATM)

4. AKSESIBILITAS
A. Akses dari Denpasar (dari mana saja, alat transportasi apa, berapa biaya, jam
berapa operasional, siapa penyelenggara alat transportasi)
B. Akses lokal (alat transportasi apa saja, siapa yg punya, jadwal operasional dll)
C. Kondisi jalan

5. POTENSI PARIWISATA
A. Jumlah kunjungan wisatawan
B. Profil wisatawan
C. Kondisi Daya Tarik wisata (alam, budaya, buatan manusia)

6. SARANA DAN PRASARANA


A. Fasilitas Umum
B. Fasilitas Pariwisata
C. Sumber daya air
D. Sumber daya listrik

7. PENGEMBANGAN POTENSI WISATA MINAT KHUSUS

20