Anda di halaman 1dari 7

SOAL & JAWABAN PERTEMUAN 5

PENGERTIAN KECURANGAN DAN FRAUD


RINA YULI NINGSIH S431808014

1. Dalam melakukan fraud seseorang biasanya akan jauh lebih ahli, dan dapat
menggunakan kambing hitam dalam menjalankan aksinya, bagaimana auditor
forensic menyikapi hal tersebut ?

Jawaban: Seorang auditor memiliki kemampuan khusus dalam menyelidiki kasus yang
ditanganinya, auditor akan lebih hati-hati serta mencari bukti-bukti yang valid dalam
mengungkap kasusnya, bisa saja mereka menyamar menjadi profesi lain untuk
menyelidiki dan mengungkap kasus tersebut, sehingga benar-benar dapat dipastikan siapa
korban ataupun pelaku yang sebenarnya.

2. Dengan semakin pesatnya perkembangan tekhnologi baik komputer maupun


internet akan lebih memudahkan dalam pendeteksian fraud atau sebaliknya ?
mengapa ?

Jawaban: Perkembangan tekhnologi justru akan menyulitkan dalam pendeteksian fraud,


karena dengan technologi tersebut bukti-bukti dapat dengan mudah dihilangkan jejaknya,
dan akan semakin memperumit dalam pendeteksian ataupun pencegahannya karena tidak
bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional, semakin canggih teknologi yang
digunakan oleh pelaku fraud, semakin canggih pula teknik investigasi yang harus
digunakan untuk mengungkap fraud, akibatnya biayanya pun juga semakin mahal.

3. Mengapa perusahaan atau individu yang menjadi korban fraud cenderung lebih
memilih untuk menyembunyikan dari perhatian publik atas kejadian fraud yang
dialaminya daripada berusaha mendapatkan keadilan dan menghukum pelakunya?

Jawaban: Karena jika perusahaan tersebut melaporkan pelaku fraud ke dalam ranah
hukum akan merusak citra perusahaan sehingga akan berdampak terhadap nilai saham
ataupun eksistensi perusahaan tersebut.
4. Apakah internal audit dapat secara efektif mengungkap fraud yang terjadi dalam
suatu perusahaan ? jika pada praktik nya akan sangat sulit bagi internal audit
untuk bersikap independen terhadap perusahaan yang telah mempercayainya ?

Jawaban: Fungsi internal audit akan lebih efektif jika berada tepat di bawah top
management atau di atas top management (komite audit), bukannya berada di bawah
suatu fungsi / departement tertentu. karena internal audit memastikan bahwa middle dan
lower management comply dengan peraturan yang disusun oleh top management dan
mendapatkan keyakinan yang memadai bahwa internal control berjalan dengan baik dan
tidak terjadi fraud. Jika posisi internal audit demikian, seharusnya fungsi ini dapat
mendeteksi fraud. Jika masih belum terdeteksi, ada dua penyebab. Yang pertama strategi
auditnya yang tidak mampu mendeteksi fraud, dan yang kedua mental auditornya yang
kurang independen.

5. Bagaimana cara untuk melakukan analisis laporan keuangan dalam rangka


mendapatkan gejala fraud ?

Jawaban: Cara untuk melakukan analisis laporan keuangan untuk mendeteksi gejala
fraud yaitu dengan cara membandingkan saldo akun dari periode ke periode, jika dari
satu periode ke periode berikutnya selisih saldo sangat signifikan/ terlalu tinggi dapat
diselidiki kejanggalan tersebut merukapakan gejala fraud atau bukan.

6. Apa factor penting yang mendukung terjadinya fraud ?

Jawaban: berdasarkan klasifikasi fraud dalam fraud tree, factor terpenting penyebab
corruption (korupsi), misappropriation of asset (penjarahan set), dan fraudulent financial
statements (laporan keuangan yang sengaja dibuat menyesatkan) yaitu karena lemah atau
tidak adanya pengendalian intern.

7. Dari jenis korupsi seperti yang dijelaskan dalam fraud tree jenis mana yang paling
sering terjadi dan sulit untuk terdeteksi ? mengapa ?
Jawaban: Jenis korupsi yang sering terjadi yaitu conflicts of interest dan bribery, karena
dalam suatu organisasi ataupun perusahaan konflik kepentingan pasti akan selalu ada dan
sulit untuk dihindari, dari adanya konflik kepentingan ini seringkali menimbulkan bribery
(penyuapan) untuk melancarkan aksi tersebut.

8. Dalam fraud triangle terdapat 3 komponen yang dapat memicu terjadinya fraud
yaitu tekanan, kesempatan dan rasionalisasi, jika satu diantara 3 komponen
tersebut tidak terpenuhi, apakah fraud masih dapat dilakukan ? jelaskan menurut
pendapat anda.

Jawaban: menurut saya fraud dapat dengan mudah dilakukan jika ketiga komponen
tersebut sama-sama saling bersinergi sehingga memunculkan niat si pelakunya, namun
jika niat tersebut tidak dibarengi dengan adanya kesempatan dalam melakukan fraud
maka fraud tidak akan terjadi.

9. Fraud dapat disembunyikan dengan cara memanipulasi data akuntansi. Suatu


transaksi telah bebas dari fraud jika telah memenuhi unsur-unsur lengkap, valid
dan terotorisasi. Jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi apakah dapat
berindikasi terjadinya fraud ?
Jawaban: Transaksi yang tidak memenuhi unsur tersebut bisa jadi merupakan indikasi
fraud, hal tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan apakah fraud atau
human error.

10. Kecurangan laporan keuangan berbahaya dalam banyak hal. Apa saja masalah
yang dapat ditimbulkan dari adanya kecurangan tersebut ?
Jawaban: masalah yang dapat timbul yaitu:
1) Merusak kualitas dan integritas proses pelaporan keuangan.
2) Mengancam integritas dan obyektifitas profesi audit, terutama auditor dan perusahaan
audit.
3) Mengurangi kepercayaan pasar modal, serta pelaku pasar, dalam keandalan informasi
keuangan.
4) Membuat pasar modal menjadi kurang efisien.
5) Merugikan pertumbuhan dan kemakmuran ekonomi bangsa.
6) Dapat menyebabkan biaya litigasi besar.
7) Menghancurkan karier individu yang terlibat dalam kecurangan laporan keuangan,
seperti eksekutif puncak dilarang bekerja di dewan direksi dari perusahaan publik
atau auditor yang dilarang melakuakan praktik akuntansi publik.
8) Menyebabkan kebangkrutan atau kerugian ekonomi yang besar oleh perusahaan yang
terlibat dalam kecurangan laporan keuangan.
9) Mendorong intervensi peraturan yang berlebihan.
10) Menyebabkan kerusakan dalam operasi normal dan kinerja perusahaan yang diduga.
11. Dalam pohon kerugian keuangan Negara pengeluaran yang didasarkan pada
peraturan perundangan yang sudah tidak berlaku lagi dapat digunakan sebagai
alasan dalam melakukan kecurangan, menurut anda bagaimana menindak lanjuti
hal tersebut ?

Jawaban: Ketidaktahuan sering kali digunakan sebagai alasan yang paling aman
seseorang ketika telah terindikasi dalam melakukan kecurangan, namun sebagai seorang
warga Negara yang baik, terlebih berkenaan dengan keuangan Negara, seharusnya
individu/ lembaga yang terkait tersebut selalu mengupgrade peraturan terbaru yang
dikeluarkan oleh pemerintah, sehingga tidak ada alasan bagi siapapun untuk tidsk
mengetahui adanya peraturan tersebut, selama peraturan itu sudah resmi dikeluarkan oleh
pemerintah.

12. Dalam proses penentuan apakah merupakan sebuah fraud, kesalahan structural
atau kekhilafan, pertimbangan seperti apa yang harus dilakukan seorang auditor
untuk menentukan hal tersebut ? terutama dalam hal kerugian dalam bentuk
finansial dan sisi legitimasi reputasi sebuah perusahaan.

Jawaban: Suatu tindakan dapat dikatakan fraud jika niat, kesempatan dan dampak yang
ditimbulkan itu massif dan terstruktur.

13. Mengapa seseorang biasanya ragu-ragu untuk melaporkan sesuatu hal yang diduga
fraud ?
Jawaban: Banyak factor yang mempengaruhi seseorang untuk bersikap acuh ataupun
pura-pura tidak tahu ketika sebenarnya mereka jelas-jelas tau jika rekan kerja ataupun
atasannya melakukan fraud, alas an tersebut biasanya karena tidak ingin menimbulkan
konflik diantara mereka, selain itu untuk mencari bukti fraud tersebut juga tidak mudah.

14. Seorang pegawai divisi pembelian yang menerima sejumlah imbalan berupa uang
dari vendor walaupun ia tidak meminta dengan sepengetahuan pemilik perusahaan,
apakah hal tersebut juga dapat dikatakan sebagai fraud ?

Jawaban: Apabila pemberian imbalan tersebut diketahui (diijinkan) oleh pemilik


perushaan, maka tidak memenuhi unsur fraud korupsi.

15. Tipe fraud yang paling merugikan dan menimbulkan biaya yang besar ?
Jawaban: Dari berbagai tipe fraud yang telah dijelaskan oleh W Stave Albrecht dalam
buku Fraud Examination, menurut saya yang paling merugikan dan menimbulkan banyak
biaya yaitu Management Fraud/ kecurangan manajemen,karena jenis kecurangan ini
biasanya terjadi dalam jumlah yang lebih besar di bandingkan tipe fraud yang lain, serta
sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan bagi pihak investor maupun
kreditor. Dan untuk menyelidiki jenis kasus ini membutuhkan biaya yang jauh lebih besar
jika harus melibatkan tenaga ahli dari luar untuk mengusut kecurangan tersebut seperti
audit forensic.

16. Bagaimana cara untuk mengatasi ataupun mencegah kecurangan yang sering
terjadi pada perusahaan?
Jawaban: Cara untuk mencegah kecurangan yaitu dengan membangun struktur
pengendalian intern yang baik,mengefektifkan aktivitas pengendalian, dan internal audit.

17. Menurut W Steve Albrect dalam bukunya Fraud Examination, ada 4 aktivitas
dalam memerangi fraud, yaitu: pencegahan fraud, pendeteksian fraud secara dini,
audit investigasi dan tindak lanjut ke tindakan hokum. Dari 4 aktivitas tersebut
manakah aktivitas yang lebih baik dilakukan dan membutuhkan biaya yang paling
murah?
Jawaban: Pencegahan dan pendeteksian dini merupakan aktivitas dalam memerangi
fraud dengan biaya yang paling murah, karena semakin lama fraud tidak terungkap maka
akan semakin memberi peluang bagi pelaku untuk menutupi dan menghilangkan jejak
perbuatannya. Jika terjadi kerugian keuangan yang cukup besar dan pengembalian
uangnya akan mengalami kesulitan. Selain itu proses litigasi atau tindakan hokum akan
memakan waktu yang lama dan biaya yang besar.

18. Pelaku fraud sering kali menampilkan perilaku tertentu yang dapat menjadi
pertanda kepada orang-orang disekitarnya, baik sesame rekan kerja, atasan
ataupun pihak ketiga yang berurusan dengannya, seperti para penyuplai. Menurut
anda apa saja perilaku tersebut ?

Jawaban: Menurut saya banyak sekali factor yang membuat seseorang melakukan fraud,
seperti pengeluaran yang lebih besar dari pendapatan, sikap hidup mewah (berfoya-foya),
tekanan dari orang-orang sekitar dan lingkungan, terjadi permasalahan keluarga,
kecanduan narkoba, dan lain sebagainnya.

19. Salah satu unsur fraud triangle adalah rasionalisasi. Sebutkan beberapa bentuk
rasionalisasi fraud yang dilakukan oleh wajib pajak ?

Jawaban: Menurut saya bentuk rasionalisasi yang sering terjadi ataupun dialami wajib
pajak yaitu ketidakmampuan pemerintah dalam pengelolaan pajak yang baik sehingga
dari wajib pajak sendiri sering merasa kalaupun tidak membayar pajak ataupun dengan
dengan membayar pajak dengan nominal yang lebih sedikit dari yang seharusnya pun
tidak masalah karena mereka berfikir kalau mereka sudah membayar pajak lebih besar
daripada manfaat yang akan di dapatkan.

20. Apa saja gejala yang mungkin terjadi sebagai indikator adanya fraud pada ayat
jurnal akuntansi ?
Jawaban: Banyak gejala yang mengindikasikan adanya fraud terhadap ayat jurnal
akuntansi misalnya pencatatan transaksi yang tidak disertai dokumen pendukung,
Jumlahnya tidak sama antara sisi debit dan sisi kreditnya, serta di buat oleh seseorang
yang tidak memiliki wewenang dalam membuat ayat jurnal tersebut.