Anda di halaman 1dari 3

Aku sehat, tapi tidak bugar

Pernah mendengar orang mengatakan sehat itu mudah? Atau malah sebaliknya sehat
itu mahal? Apasih sebenarnya arti kata sehat itu ? Sehat menurut WHO adalah “Health is a
state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of
diseases or infirmity”. Menurut WHO, ada tiga komponen penting yang merupakan satu
kesatuan dalam defenisi sehat yaitu kesehatan jasmani, kesehatan mental dan kesehatan
spiritual. Jadi sehat tidak hanya diukur dari kesehatan jasmani saja. Lantas bagaimana dengan
bugar ? apakah bugar sama dengan sehat ? Apakah orang yang sehat dia termasuk orang yang
bugar ?

Ternyata tidak, sehat berbeda dengan bugar. Menurut Dr. dr. Samuel Oetoro, MS,
SpGK mengatakan, orang yang sehat belum tentu bugar. Namun, orang bugar sudah bisa
dipastikan bahwa dia sehat.

Definisi bugar sendiri merupakan suatu keadaan dimana individu mampu untuk
melakukan fungsinya secara efisien dan efektif, serta mampu melakukan kegiatan darurat
tanpa merasa lelah. Apalah artinya kondisi tubuh dikatakan sehat apabila hanya sehat dalam
waktu beristirahat saja dan merasa kelelahan ketika melakukan suatu kegiatan.

Nah berikut merupakan sedikit ciri-ciri orang yang kurang bugar. Apakah kamu
mengalami salah satunya ?

 Pada saaat berolahraga kamu mudah terengah-engah atau bahkan dada terasa nyeri
 Ketika selesai berolahraga otot terasa nyeri dan kaku
 Mempunyai rentang pergerakan sendi yang terbatas karena kamu jarang melakukan
aktifitas fisik yang sehat secara teratur 
 Karena itu juga kamu jadi mudah lelah dan mengalami cedera saat berolahraga.
 Kamu juga sering merasa mengantuk karena asupan oksigen ke otak yang kurang.
 Kamu juga menjandi sering susah tidur dan juga pencernaan yang tidak lancar akibat
metabolime tubuhmu melambat
Hmm bagaimana? Apakah ada salah satu tanda-tanda dari yang diatas kamu rasakan?
Jika iya, lantas kamu bertanya bagaimana bisa mendapatkan tubuh yang bugar? Apakah
cukup dengan rajin berolahraga saja? Selain dengan olahraga yang benar serta teratur, tubuh
yang bugar juga didapatkan dengan cara terus berpikir sehat, bisa mengendalikan stress,
punya istirahat yang cukup seperti tidur yang teratur. Dan salah satu kunci mendapatkan
tubuh yang sehat dan bugar adalah dengan pola makan yang benar. Lalu, bagaimana
mengetahui pola makan yang benar tersebut? Pola makan yang benar dimulai dari porsi
makanan yang kita konsumsi harus sesuai dengan kalori yang kita butuhkan, tidak berlebihan
dan tidak kekurangan.

Untuk porsi makan yang dibutuhkan tubuh dapat kita lihat dalam isi piringku. Jadi,
dalam sekali sajian makan usahakan setengah piringnya berisi duapertiga sayur-sayuran dan
sepertiganya buah-buahan, lalu setengah piringnya lagi berisi dengan sepertiganya lauk pauk
dan duapertiganya makanan pokok.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa lihat gambar dibawah ini.(isi piringku)

Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks adalah


jenis karbohidrat yang terdiri atas molekul gula yang panjang dan kompleks sehingga
proses pemecahannya membutuhkan waktu lebih lama dibanding karbohidrat sederhana
sehingga dapat memberikan energi maksimal dan membuat kamu merasa kenyang lebih
lama. Karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari bahan makanan seperti nasi, roti dan
gandum.

Selain itu dalam pengaturan pola makan yang benar, kebutuhan serat anda harus diperhatikan.
Kebutuhan serat perhari untuk dewasa wanita sebanyak 25 gram dan laki-laki sebanyak 38
gram perhari. Jika pola makan kamu lebih banyak mengonsumsi fast food, junkfood ataupun
menu yang sayurnya hanya dijadikan lalapan bisa dipastikan kamu tidak mengonsumsi serat
seusai dengan kebutuhan. Perbaikilah pola makan kamu dengan lebih banyak mengonsumsi
sayuran dan juga buah-buahan karena kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh

Usahakan mengonsumsi sayuran dan buah yang beragam warnanya seperti buah dan sayur
yang berwarna orange-kuning yang banyak mengandung antioksidan dan betakaroten
sehingga baik untuk sistem imun tubuh dan dipercaya menurunkan risiko penyakit jantung
dan kanker. Buah dan sayur berwarna orange seperti wortel, jeruk pisang. Selain itu buah dan
sayuran berwarna hijau berperan membantu produksi sel darah merah, menguatkan sel otak,
meningkatkan imunitas tubuh seperti bayam,brokoli, sawi, kiwi dan apel hijau. Tidak kalah
pentingnya sayuran hijau juga kaya akan asam folat yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil

Khasiat lain dari buah dan sayur berwarna merah yang kaya akan likopen serta sumber
vitamin A dan E yang banyak terdapat pada semangka, tomat, apel. Tidak ketinggalan juga
kamu baik mengonsumsi buah sayur yang berwarna putih, biru dan ungu. Pada buah dan
sayur berwarna putih banyak terkandung alicin yang berfungsi mengontrol kolesterol dan
tekanan darah seperti yang terdapat pada kembangkol, sawi putih, dan buah pear. Meski lebih
jarang, warna alami biru dan ungu pada buah atau sayur terbentuk dari senyawa antosianin
yang salah satu fungsinya berguna untuk menghambat terbentuknya gumpalan dalam
pembuluh darah, sehingga juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Lalu ditambah dengan konsumsi lauk kewani dan lauk nabati sebagai sumber utama protein,
salah satu protein yang paling penting bagi tubuh adalah asam amino. Tubuh kita
memerlukan setidaknya 20 jenis asam amino yang digunakan, asam amino terbagi menjadi
dua yaitu asam amino esensial dan non esensial. Nah, asam amino esensial ini tidak bisa
diproduksi sendiri oleh tubuh kita sehingga banyaknya tergantung makanan yang kita
konsumsi sedangkan asam amino non esensial ini dapat diproduksi oleh tubuh. Fungsi asam
amino antara lain sebagai penyusun protein, termasuk enzim, dan juga merupakan kerangka
dasar terhadap sejumlah senyawa dalam proses metabolisme (terutama vitamin, hormon dan
asam nukleat). Sehingga asam amino diperlukan untku meningkatkan massa otot, karena otot
sendiri terbentuk dari protein yang terdiri dari bermacam asam amino, lalu untuk menjaga
keseimbangan enzim dan hormon salah satu fungsi asam amino adalah mengatur pelepasan
insulin sehingga membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Kurangi makanan yang banyak mengandung gula, garam dan minyak, dan yang terpenting
usahakan untuk mengolah bahan makanan secara benar, karena banyak sekali zat gizi yang
terbuang dan rusak jika salah dalam mengolah bahan makanan.

Terakhir, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup, karena mengingat pentingnya peran
air putih dalam berbagai fungsi metabolism yang ada dalam tubuh kita.