Anda di halaman 1dari 16

CIVIC EDUCATION

PILIHAN GANDA
1. Bangsa Eropa yang pertama kali datang di Indonesia pada abad XVI adalah bangsa ….
a. Spanyol
b. Belanda
c. Portugis
d. Inggris
2. Penyebab kegagalan perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan sebelum
abad XX adalah ….
a. Kurangnya mutu
b. Banyaknya tuntutan dari rakyat
c. Kurangnya persatuan dan kesatuan
d. Banyaknya musuh yang dihadapi
3. Alasan penculikan Soekarno dan M. Hatta oleh para pemuda ke Rengasdengklok adalah …
a. Agar segera mau memproklamasikan kemerdekaan
b. Agar tidak terpengaruh Jepang
c. Supaya mau menerima saran pemuda
d. Agar tunduk kepada Jepang
4. Istilah Constitution berasal dari bahasa ….
a. Belanda
b. Inggris
c. Indonesia
d. Perancis
5. Undang-undang Dasar 1945 pertama kali ditetapkan oleh ….
a. PPKI
b. KNIP
c. DPR
d. BPUPKI
6. Setelah tugas BPUPKI selesai segera dibentuk PPKI yang diketuai oleh….
a. Ir. Soekarno
b. Drs. M. Hatta
c. KRT. Radjiman Widyodiningrat
d. M. Yamin
7. Dasar hukum MPR melakukan amandemen terhadap UUD 1945 adalah …
a. Pasal I Aturan Tambahan
b. Pasal II Aturan Tambahan
c. Pasal III Aturan Tambahan
d. Pasal IV Aturan Tambahan
8. Berakhirnya UUDS 1950 sebagai negara Republik Indonesia ditandai dengan terbitnya

a. Maklumat wakil presiden no. X
b. Naskah UU Federal No. 7 tahun 1950
c. Keputusan Presiden No. 5 tahun 1959
d. Dekrit presiden 5 Juli 1959
9. Berikut ini yang tidak lagi menjadi bagian dari UUD 1945 setelah amandemen
adalah …
a. Bagian pembukaan
b. Aturan Peralihan
c. Bagian batang tubuh
d. Penjelasan
10. Untuk mewarisi jiwa dan semangat para pahlawan bangsa, maka para siswa
hendaknya …
a. Mendaftarkan diri menjadi anggota POLRI
b. Mencalonkan diri menjadi anggota TNI
c. Melakukan pembangunan di segala bidang kehidupan
d. Disiplin, giat belajar, rajin, bekerja keras
11. Sesuai kodratnya manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk
monodualisme yang memiliki makna manusia sebagai ….
a. Makhluk pribadi dan individu
b. Makhluk pribadi dan sosial
c. Warga masyarakat dan makhluk sosial
d. Warga masyarakat dan warga negara
12. Hak-hak asasi dasar yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan
Yang Maha Esa disebut hak …
a. Hidup
b. Kebebasan
c. Asasi
d. Pribadi
13. UUD 1945 pasal 34 memberikan jaminan akan hak …
a. Kehidupan ekonomi
b. Memperoleh pendidikan
c. Membela negara
d. Jaminan sosial
14. Undang-Undang no. 26 tahun 2000 mengatur tentang …
a. Hak Asasi Manusia
b. Pengadilan HAM
c. Komnas HAM
d. Perlindungan terhadap anak
15. Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) disahkan dengan …
a. Ketetapan MPR
b. Undang-undang
c. Peraturan Pemerintah
d. Keputusan Presiden
16. Negara adalah alat atau wewenang yang mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas
nama masyarakat. Pendapat tersebut dikemukakan oleh ....
a. Aristoteles c. Roger H. Soltau
b. H.J. Laski d. Max Weber
17. Berikut ini termasuk syarat mutlak terbentuknya suatu negara, kecuali ....
a. rakyat
b. wilayah
c. pengakuan dari negara lain
d. pemerintah yang berdaulat
18. Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercantum dalam ....
a. Pembukaan UUD 1945 alinea IV
b. Pembukaan UUD 1945 alinea II
c. Penjelasan UUD 1945
d. Dasar negara RI
19. Secara de jure, negara Indonesia diakui oleh dunia internasional sejak ....
a. nenek moyang bangsa
b. 17 Agustus 1945
c. 18 Agustus 1945
d. Dekret Presiden
20. Negara-negara yang pemerintahannya diawasi Dewan Perwalian PBB disebut ....
a. negara serikat
b. negara dominion
c. negara koloni
d. negara trust
JAWABAN PILIHAN GANDA
1. C
2. C
3. C
4. B
5. D
6. D
7. B
8. D
9. C
10. D
11. B
12. A
13. B
14. C
15. B
16. D
17. D
18. A
19. C
20. A
ESSAY
1. Suatu Negara yang berdaulat, Pemilu merupakan bagian afirmasi dari Demokrasi, apa
yang anda pahami dari peroses demokrasi di Indonesia?
Jawab;
Seperti yang kita ketahui, Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang berazas dari
rakyat (secara langsung ) oleh rakyat (dilaksanakan oleh rakyat) dan untuk rakyat (segala
kebijakannya dibuat atas dasar kepentingan rakyat). Sejak reformasi tahun 1998 hingga saat ini,
proses demokrasi di Indonesia sudah bisa dikatakan berjalan baik dan telah mengalami proses
pendewasaan demokrasi. Pemilu adalah momentum demokrasi yang teramat penting sebagai
bentuk kejujuran adalah investasi ke depan, sebagai modal untuk memperbaiki kondisi bangsa
dan negara. Hakikatnya, sistem kenegaraan diterapkan untuk mencapai kesejahteraan yang lebih
baik di masa mendatang. Namun perlu diketahui juga Masih banyak masyarakat yang belum
memahami arti proses demokrassi yang sebenarnya, sehingga banyak menyisakan permasalahan,
oleh karna itu masih perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat betapa pentingnya
pelaksanaan Pemilu bagi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.
Untuk itu, perlu adanya relawan demokrasi yang lahir dari masyarakat yang peduli pada bangsa
dan negara.
Lalu bagaimana contoh pelaksanaan Demokrasi di Indonesia?
Selain berupa pemilihan Presiden secara langsung, Bangsa Indonesia sudah melaksanakan satu
bentuk demokrasi sejak masa lampau, yakni berupa Musyawarah Mufakat dan Gotong Royong.
Kedua nilai inilah yang oleh bangsa Indonesia lakukan sejak dulu dan sangatlah kental dengan
nilai-nilai demokrasi, dimana sebuah keputusan diambil berdasarkan pendapat orang banyak dan
dilakukan secara bersama-sama. Tapi tidak ada gading yang tidak retak begitulah kira istilahnya,
Demokrasi di Indonesia juga menemui beberapa masalah dalam pelaksanaannya. Mulai dari
adanya konflik antar golongan (karena satu golongan tidak menerima pendapat golongan lain),
hingga hilangnya kepercayaan rakyat pada pemerintahan yang bisa berujung pada tidak
dianggapnya lagi pemerintahan yang berkuasa, hingga akhirnya pada satu titik memicu hal yang
paling tidak diinginkan di Negara manapun, Kudeta.

2. Identitas nasional merupakan ciri khas yang dimiliki oleh suatu negara yang membedakan
dengan negara lain, jelaskan unsur-unsur pembentukan identitas nasional?
Jawab:
1. Sejarah, Menurut catatan sejarah sebelum menjadi sebuah Negara bangsa Indonesia pernah
mengalami masa kejayaan yang gemilang. Dua kerajaan Nusantara yakni Majapahit dan
Sriwijaya, keduanya di kenal sebagai pusat – pusat kerajaan Nusantara yang pengaruhnya
menembus batas – batas territorial dimana dua kerajaan itu berdiri.
2. Suku Bangsa, Suku bangsa ialah golongan social yang khusus bersifat askriptif (ada sejak lahir)
yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin di Indonesia, terdapat banyak
sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang dari 300 dialek bangsa populasi
penduduk Indonesia. Saat ini di perkirakan mencapai 210 juta dari jumlah tersebut di perkirakan
separuhnya beretnis jawa. Sisanya etnis-etnis yang mendiamai kepulauan di luar jawa seperti
suku makassar bugis (3,86%), batak (2,04%), Bali (1,88%), lombok (1.66%), Aceh (1,4%) dan
suku-suku lainnya.mereka mendiami daerah-daerah tertentu sehingga mereka dapat di kenal dari
daerah mana asalnya.
3. Kebudayaan, pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-
perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-
pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan
sebagai rujukan atau pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan dan benda-benda
kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
4. Agama, Keragaman keyakinan beragama di Indonesia tidak hanya di jamin oleh konstitusi
Negara, tetapi juga merupakan suatu rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang harus tetap di pelihara
dan di syukuri oleh bangsa Indonesia yakni dengan sikap dan tindakan untuk tidak memaksakan
keyakinan dan tradisi baik mayoritas atau kelompok.
5. Bahasa, Bahasa Indonesia merupakan identitas nasional yang sangat penting kedudukan bahasa
Indonesia memiliki ribuan bahasa daerah, kedudukan bahasa Indonesia (bahasa yang di gunakan
bangsa melayu) sebagai bahasa penghubung (Ingua Franea) di tambah lagi sumpah pemuda yang
menyatakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia. Secara umum
beberapa unsur – unsur identitas nasional ialah
a. Pola Perilaku, Adalah pola yang terwujud dalam kehidupan setiap hari, misalnya adat
istiadat, budaya kebiasaan, ramah tamah, hormat pada orang tua, dan gotong royong
merupakan salah satu identitas nasional yang bersumber pada adat istiadat dan budaya.
b. Lambang – lambang, Adalah sesuatu yang menggambarkan tujuan dan fungsi Negara.
Lambang – lambang ini biasanya dinyatakan dalam undang – undang, misalnya bendera,
bahasa, dan lagu kebangsaan.
c. Alat – alat Perlengkapan, Adalah sejumlah perangkatan atau perlengkapan yang digunakan
untuk mencapai tujuan yang berupa bangunan, peralatan dan teknologi, misalnya bangunan
candi, masjid, rumah, dan lain lain.
d. Tujuan yang dicapai, Seperti budaya unggul prestasi dalam bidang tertentu, sebagai sebuah
bangsa yang mendiami sebuah negara, tujuan bersama bangsa Indonesia telah tertuang dalam
pembukuan UUD’45 yakni kecerdasan dan kesejahteraan bersama bangsa Indonesia.

3. Negara indonesia adalah negara hukum dimana setiap warga negara sama didepan
hukum, jelaskan usaha-usaha pemerintah yang anda ketahui bahwa penegakan hukum
yang adil senantiasa menjadi perioritas pemerintah?
Jawab:
Seperti yang kita ketahui, Penegakkan hukum di Indonesia masihlah sangat
memprihatinkan karena banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh “oknum-
oknum” di dalam pemerintahan tetapi pemerintah sendiri tidak melakukan tindakan apapun. Hal
ini tentu saja dapat membuat masyarakat kecewa dan merasa tidak adil. Dan tentu saja masalah
ini sangat penting untuk masyarakat dikarenakan hukum adalah suatu peraturan yang berisi
larangan untuk mengatur tingkah laku manusia yang dibuat oleh pihak yang berwenang atau
pemerintahan. Para penegak hukum di pemerintahan Indonesia bisa dikatakan penuh dengan
nuansa KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Penegakkan hukum di Indonesia ini masihlah
membuat masyarakat memiliki niat melanggar aturan. Apabila ada masyarakat yang melanggar
aturan, maka masyarakat yang awalnya tidak melanggar aturan setelah melihat masyarakat yang
melanggar yang tidak ditindak lanjuti dengan seharusnya maka masyarakat tersebut akan ikut-
ikutan untuk melanggar aturan. Oleh karena itu, masih bisa dilihat bahwa penegakkan hukum di
Indonesia belum berjalan dengan efektif.
Seharusnya penegakkan hukum diharuskan bersifat “ada”, yaitu hukum yang bersifat
mutlak, yang artinya bersih, jujur, dan murni. Tentu saja penegakkan hukum harus saling
menghargai dan saling menghormati apa yang sudah diputuskan bersama. Karena hukum dibuat
pasti ada yang merasa dirugikan dan ada yang merasa diuntungkan tergantung kepentingannya.
Dan pemerintah sendiri harus mengambil sikap tegas dalam mengambil tindakan dan tidak
mengambil pendapat sendiri tanpa campur tangan dari masyarakat.
Namun, dalam hal ini pemerintah bukan berarti tidak mempunyai upaya dalam
penegakan hukum yang adil yang senantiasa menjadi perioritas pemerintah. Ada, seperti:
Upayah Pemerintah dalam Penegakan HAM, Perlu diketahui bahwa pemerintah
Indonesia sudah sangat serius dalam menegakkan HAM, hal ini dapat dlihat dari upaya
pemerintah Indonesia menyambut baik kerja sama internasional dalam upaya menegakkan HAM
di seluruh dunia atau di setiap negara dan sangat merespons terhadap pelanggaran HAM
internasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan kecaman presiden atas beberapa agresi militer di
beberapa daerah akhir-akhir ini contoh Irak, Afghanistan, dan baru-baru ini Indonesia juga
memaksa PBB untuk bertindak tegas kepada Israel yang telah menginvasi Palestina dan
menimbulkan banyak korban sipil, wanita dan anak-anak.
Selain itu, komitmen pemerintah Indonesia dalam mewujudkan penegakan HAM, antara
lain telah ditunjukkan dalam prioritas pembangunan nasional tahun 2000-2004 (Propenas)
dengan pembentukan kelembagaan yang berkaitan dengan HAM. Dalam hal kelembagaan telah
dibentuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dengan Kepres Nomor 50 Tahun 1993, serta
pembentukan Komisi Anti Kekerasan terhadap perempuan, UU Nomor 26 Tahun 2000 tentang
pengadilan HAM, serta masih banyak UU yang lain yang belum tersebutkan menyangkut
penegakan HAM.
4. Jelaskan tentang islam dan demokrasi di indonesia, apakah keduanya saling bertentangan
atau saling melengkapi?
Jawab:
Islam dan demokrasi saling melengkapi, dan Indonesia merupakan salah satu negara di mana
kedua hal ini bisa terlaksana. Kembali kepada demokrasi, Demokrasi tidak sepenuhnya sesuai
dengan Islam dan tidak pula sepenuhnya bertentangan. Ada aspek-aspek tertentu dalam
demokrasi yang memang tidak bisa diterima dalam Islam.salah satunya, Misalnya soal
falsafahnya yang menganggap manusia sebagai pemilik kedaulatan tertinggi sehingga segala
persoalan dapat diputus melalui kesepakatan antar-manusia. Pada aspek ini jelas demokrasi
bertentangan dengan prinsip aqidah Islam yang menyerahkan sepenuhnya segala kedaulatan pada
Allah SWT. Akan tetapi, pada teknis pelaksanaannya dalam pengambilan keputusan di luar itu,
demokrasi sesungguhnya ada kesesuaiannya dengan Islam. Islam mengajarkan praktik yang
hampir mirip, yaitu syûrâ (musyawarah). Musyawarah sekalipun tidak sepenuhnya mirip
demokrasi, sama-sama menghormati pendapat manusia banyak dalam menetapkan keputusan.
Hanya saja, perkara-perkara yang sudah terang diatur Allah Subhanahu Wata’ala tidak dapat
diubah melalui musyawarah. Oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa demokrasi boleh digunakan
sepanjang bukan untuk mengubah sesuatu yang sudah menjadi hak prerogatif Allah Subhanahu
Wata’ala.

5. Indonesia sudah mengalami beberapa periode kepemimpinan orde lama, orde baru, dan
reformasi. Namun bila kita akurasi masih terdapat kekurangan, uraikan pendapat atau
solusi saudara dalam rangka meujudkan governance?
Jawab:
Clean and good governance dapat terwujud secara maksimal jika ditopang oleh dua unsur
yang saling barkait yaitu, negara dan masyarakat madani yang didalamnya terdapat sektor
swasta. Negara dengan birokrasi pemerintahannya dituntut untuk mengubah pola pelayanan
publik dari perspektif birokrasi elitis menjadi birokrasi populis, yang berorientasi melayani dan
berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pada saat yang sama, sebagai komponen di luar
birokrasi negara, sektor swasta harus pula terlibat dan dilibatlkan oleh negara untuk berperan
serta dalam proses pengelolaan sumber daya dan perumusan kebijakan publik.
Implementsai prinsip good governance akan berjalan maksimal jika ditopang oleh komitmen
untuk melasanakan prinsip-prinsipnya baik oleh negara maupun komponen masyarakat madani,
yang didalamnya terdapat sektor swasta. Jika dua komponen penting ini memahami dan
menyadari arti penting prinsip good governance dalam upaya pengembangan demokrasi dan
kemaslahatan bersama.
a. Negara
1. Menciptakan kondisi politik, ekonomi, dan sosial yang stabil;
2. Membuat peraturan yang efektif dan berkeadilan;
3. Menyediakan public service yang efektif dan accountable;
4. Menegakkan HAM
5. Melindungi lingkungan hidup;
6. Mengurus standar kesehatan dan standar keselamatan publik

b. Sektor Swasta
1. Menjalankan industri;
2. Menciptakan lapangan kerja;
3. Menyediakan insentif bagi karyawan;
4. Meningkatkan standar kehidupan masyarakat;
5. Memelihara lingkungan hidup;
6. Menaati peraturan;
7. Melakukan tranfer ilmu pengetahuan dan teknologi pada masyarakat;
8. Menyediakan kredit bagi pengembangan UKM.

c. Masyarakat Madani
1. Menjaga hak-hak masyarakat terlindungi;
2. Mempengaruhi kebijakan;
3. Berfungsi sebagai sarana check and ballances pemerintah;
4. Mengawasi oenyalagunaan kewenangan sosial pemerintah;
5. Mengembangkan SDM;
6. Berfungsi sebagai sarana berkomunikasi antar anggota masyarakat.
HUKUM PIDANA
PILIHAN GANDA
1. Pengertian ilmu hukum sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari esensi hukum yang
berkaitan antara filsafat hukum di satu sisi dan teori politik di sisi lain adalah pendapat dari
a. Friedmann
b. Hans Kelsen
c. Moeljatno
d. Imanuel Kant
Jawab:
a. benar

2. Salah satu dari fungsi hukum adalah melakukan adaptasi, artinya :


a. Mendefinisikan hubungan antara anggota-anggota masyarakat
b. Menjinakkan kekuasaan yang telanjang dan menunjukan bagaimana mengatur kekuasaan itu
c. Bersifat dinamis untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman
d. Mengatur aktivitas antara individu dan kelompok dalam masyarakat
Jawab:
c. benar

3. Di bawah ini merupakan aparat penegak hukum dalam sistem peradilan pidana, kecuali :
a. Aparatur desa
b. Jaksa
c. Kepolisian
d. Hakim
Jawab:
a. benar

4. Penderitaan yang sengaja diberikan oleh negara pada seseorang atau beberapa orang sebagai
akibat atas perbuatan-perbuatan yang mana menurut aturah hukum pidana adalah perbuatan yang
dilarang, penderitaan tersebut diberikan oleh lembaga negara yang diberikan wewenang untuk
memberikan penderitaan, hal merupakan unsur-unsur perngertian dari
a. Hukum pidana formil
b. Hukum pidana materiel
c. Hukum pidana
d. Pidana
Jawab:
d. benar
5. Ilmu pengetahuan mengenai suatu bagian khusus dari hukum, yakni hukum pidana,
merupakan pengertian dari
a. Ilmu Hukum Pidana
b. Pemidanaan
c. Sistem pemidanaan
d. Filsafat hukum pidana
Jawab:
a. benar

6. Pembagian jenis pidana secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Pidana pokok dan pidana tambahan
b. Pidana mati dan pidana penjara
c. Pidana materiil dan pidana formil
d. Pidana penjara dan pidana denda
Jawab:
a. benar

7. Dasar hukum diberlakukannya Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie sebagai


Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia adalah
a. Pasal I Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
b. Pasal II Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
c. Pasal III Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
d. Pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945
Jawab:
b. benar

8. Kebijakan hukum pidana adalah .....


a. Cabang ilmu bagian hukum pidana yang mempelajari hubungan masyarakat dengan aturan
pidana
b. Cabang Diskresi pembentuk hukum pidana dalam melakukan penelitian menggunakan
pendekatan penologi pidana
c. Cabang ilmu hukum pidana yang mempelajari bagaimana penyusunan undang-undang yang
berkaitan dengan hukum pidana
d. cabang ilmu hukum pidana yang memiliki hubungan dengan filsafat pemidanaan
Jawab:
c. benar

9. Penologi adalah bagian dari kriminologi yang mempelajari tentang ..................


a. Faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan
b. Kejahatan dari segi kejiwaan
c. Penanggulangan kejahatan melalui pendekatan non-penal
d. Hukuman kepada pelaku kejahatan
Jawab:
d. benar

10. Diadakannya hukum pidana adalah untuk melindungi masyarakat, hal ini merupakan
pendapat dari
a. Van Hattum
b. Muladi
c. Van Bemmelen
d. Tirtaamidjaya
Jawab:
d. benar

11. memidana seorang pelaku kejahatan, merupakan salah satu yang hendak dicapai oleh
a. Kehendak Penguasa
b. Kehendak pembuat undang-undang
c. Kehendak yang ingin di capai yudikatif
d. Kehendak yang ingin di capai oleh hukum pidana
Jawab:
d. benar

12. Menurut literatur Inggris R3D, pidana untuk menjera atau mencegah sehingga baik terdakwa
sebagai individual maupun orang lain yang potensi menjadi penjahat akan jera atau takut untuk
melakukan kejahatan, melihat pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa, merupakan pengertian
dari
a. Represive
b. Presuasif
c. Restorative
d. Deterrence
Jawab:
d. benar

13. Bahwa memang ada orang jahat dari sejak lahir dan tiap penjahat mempunyai banyak sekali
sifat yang menyimpang dari orang-orang biasa, merupakan aliran kriminologi..
a. Aliran Sosiologis
b. Aliran Biologi-
c. Aliran Biologi-Kriminal
d. Aliran Theologis
Jawab:
c. benar

14. Dalam doktrin hukum pidana Jerman, kepentingan hukum (rechtsgut) meliputi, kecuali
a. rechtstoestand
b. rechten
c. individuale belangen
d. sociale instellingen
Jawab:
c. benar

15. segala kepentingan yang diperlukan dalam berbagai segi kehidupan manusia baik sebagai
pribadi, anggota masyarakat, maupun anggota suatu negara, yang wajib dijaga dan dipertahankan
agar tidak dilanggar/diperkosa oleh perbuatan-perbuatan manusia. Merupakan pengertian dari..
a. Kepentingan masyarakat
b. Kepentingan Negara
c. Kepentingan Pembuat Undang-Undang
d. Kepentingan hukum
Jawab:
d. benar

16. Yang dimaksud overtreding dalam KUHP dalam buku III adalah
a. Pelanggaran
b. Kejahatan
c. Tindak pidana
d. Culpa
Jawab:
a. benar

17. Prinsip nullum delictum, nulla poena sine praevia legi poenali yang berarti, tidak ada
perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang sebelumnya diciptakan oleh ....
a. Van Hattum
b. Van Bemmelen
c. Paul Johan Anslem von Feuerbach
d. Jan Remmelink
Jawab:
c. benar

18. Di Indonesia Asas legalitas dalam konstitusi dalam amandemen kedua UUD 1945 terdapat
dalam Pasal...
a. 26
b. 27
c. 28
d. 29
Jawab:
c. benar

19. Salah satu makna dalam asas legalitas adalah ketentuan hukum pidana tidak boleh
diberlakukan surut. Dalam sejarah perkembangan asas legalitas dengan dalih perlindungan
masyarakat dari kejahatan, asas legalitas untuk pertama kali disimpangi dari larangan ketentuan
hukum pidana tidak boleh berlaku surut terjadi di negara
a. China
b. Thailand
c. Rusia
d. Amerika Serikat
Jawab:
c. benar

20. Arti dari prinsip nullum crimen, nulla poena sine lege certa adalah
a. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang tidak tertulis
b. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang ada sebelumnya
c. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang ketat
d. Tidak ada perbuatan pidana, tidak ada pidana tanpa undang-undang yang jelas
Jawab:
d. benar

ESSAY
1. Pengertian hukum pidana :
jawab :
Sekumpulan peraturan yang dibuat oleh negara, isinya berupa larangan dan keharusan –
sedang bagi yang melanggar dikenakan sanksi yang dapat dipaksakan oleh negara.
2. Tujuan hukum pidana :
Jawab :
a. Aliran klasik : Hukum pidana bertujuan untuk menakut-nakuti setiap orang, agar tidak
melakukan perbuatan yang tidak baik (delik)
Menurut aliran ini, tujuan hukum pidana bermaksud untuk melindungi individu-individu
dari kekuasaan penguasa yang sewenang-wenang.
b. Aliran Modern : Hukum pidana bertujuan untuk mendidik orang yg telah melakukan
perbuatan yang tidak baik menjadi baik dan dapat diterima kedalam kehidupan
bermasyarakat.
Menurut aliran ini, hukum pidana bertujuan untuk melindungi setiap orang dari tindaj
kejahatan dan pelaku kejahatan, oleh sebab itu, aliran ini dipengaruhi oleh kriminologi.
3. Fungsi hukum pidana :
Jawab :
Hukum pidana berfungsi untuk mengatur dan menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat –
agar tercipta dan terpeliharanya kepentingan umum.
4. Ruang lingkup berlakunya hukum pidana :
Jawab :
a. Menurut waktu berlakunya hukum (Asas Legalitas) :
Asas legalitas menurut pasal 1 KUHP, Tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas
kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan
dilakukan.
Jika sesudah perbuatan dilakukan ada perubahan dalam perundang-undangan, dipakai
aturan yang paling ringan bagi terdakwa.
b. Menurut Tempat berlakunya hukum pidana
Asas territorial (Pasal 2 KUHP): Berlakunya UU Pidana suatu negara semata-mata
digantungkan kepada tempat dimana tindak pidana itu dilakukan dan tempat tersebut
harus terletak diwilayah atau territorial negara yang bersangkutan.
c. Asas nasionalitas pasif / Asas perlindungan (Pasal 3 KUHP)
Peraturan hukum pidana Indonesia berfungsi untuk melindungi keamanan kepentingan
hukum terhadap gangguan dari setiap orang di luar Indonesia terhadap kepentingan
hukum Indonesia itu. Didalam pasal 3 KUHP berbunyi : Ketentuan pidana dalam
perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang berada diluar Wilayah
Indonesia melakukan tindak pidana didalam kendaraan air atau pesawat udara Indonesia.
(Dijelaskan didalam pasal 4 KUHP tentang tindak pidana yg termasuk, juga pengertian
kendaraan tempat terjadinya pidana)
d. Asas nasionalitas aktif / Asas personalitas (Pasal 5 KUHP)
Ketentuan hukum pidana berlaku bagi setiap WNI yang melakukan tindak pidana diluar
Indonesia.(batasan-batasannya terdapat dalam pasal 5 KHUP, 1e, 2e)
e. Asas universalitas (Asas Persamaan)
Asas yang bersifat mendunia, dan tidak membeda-bedakan warga negara apapun, yang
penting terjaminnya ketertiban dan keselamatan dunia.
5. Unsur-unsur tindak pidana :
Jawab :
a. Unsur Objektif
Unsur yang terdapat diluar si pelaku. Unsur-unsur yang ada hubungannya dengan
keadaan, yaitu dalam keadaan-keadaan dimana tindakan-tindakan si pelaku itu harus
dilakukan. Terdiri dari :
- Sifat melanggar hukum
- Kualitas dari si pelaku. Misalnya, lihat pasal 415 KUHP
- Kausalitas
b. Unsur subjektif
Unsur yang terdapat atau melekat pada si pelaku, atau yang dihubungkan dengan diri si
pelaku dan termasuk di dalamnya segala sesuatu yang terkandung di dalam hatinya.
Unsure ini terdiri dari :
- Kesengajaan atau ketidaksengajaan (Dolus dan Culpa)
Maksud pada suatu percobaan, seperti yang ditentukan dalam pasal 53 Ayat (1)
KUHP. (Niat) Macam-macam maksud seperti terdapat dalam kejahatan-kejahatan
pencurian, penipuan, pemerasan, dsb. Merencanakan terlebih dahulu, seperti yang
tercantum dalam pasal 340 KUHP, yaitu pembunuhan yang direncanakan terlebih
dahulu Perasaan takut seperti terdapat di dalam pasal 308 KUHP