Anda di halaman 1dari 5

Membetuk Akhak Mulia di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta

Abstrak
Tulisan ini menguraikan tentang cara membentuk akhlak yang mulia di SMA
Muhammadiyah 2 Surakarta .metode penelitian yang kami lakukan yaitu menggunakan metode
observasi dan wawancar.Tingkah laku seseorang tidak lepas dari keadaan akhlaknya .Apabila
tingkah laku seorang dilihat baik oleh orang lain pastilah akhlak yang di tanamkan pada diri
seseorang itu juga baik.Kita hidup di zaman yang sudah maju ,zaman modern, dimana teknologi
serba canggih yang membantu hidup manusia menjadi lebih mudah. Akhlak menjadi ilmu yang
penting dalam pendidikan .seorang yang mempunyai akhlak baik tapi ilmunya kurang lebih baik
dari pada orang yang mempunyai ilmu tinggi tapi akhlaknya buruk.sekolah tidak hanya
mencetak generasi yang mempunyai pengetahuan akademik yang tinggi tetapi juga harus
memperhatikan akhlak seorang siswa.

SMA Muhammadiyah 2 Surakarta adalah salah satu sekolah yang masih peduli dengan
pembentukan akhlak siswa .pada misi pertama sekolah tersebut yaitu yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan berbasis islami sehingga terwujud warga sekolah yang berakhlaq
mulia.berbagai cara dilakukan SMA Muhammadiyah 2 Surakarta guna mencetak generasi yang
berakhlak mulia diantaranya : memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya akhlak
lewat pelajaran,mebiasakn kegiatan-kegiatan yang baik seperti sholat dhuha berjamaah,membaca
Al-Qur’an bersama dan lain-lain.

Kata kunci : Membentuk akhlak mulia,sekolah.

A. Pendahuluan
Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu
keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.Akhlak merupakan bentuk
jamak dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang berarti perangai, tingkah laku, atau tabiat.
Menurut Abu Hamid Al Ghazali: Akhlak adalah satu sifat yang terpatri dalam jiwa yang darinya
terlahir perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memikirkan dirinya dan merenung terlebih
dahulu. Akhlak sendiri dibedakan menjadi dua golongan yakni akhlak terpuji atau akhlakul
karimah dan akhlak tercela atau akhlakuk mazmumah.akhlak yang baik harus dimiliki oleh
setiap orang tak terkecuali harus dimiliki oleh siswa .begitupun di SMA Muhammadiyah 2
Surakarta yang juga merasa penting mengenai pembentukan akhlak yang baik.dalm misi sekolah
no 1 yang tertulis melaksanakan pembelajaran dan bimbingan berbasis Islam sehingga terwujud
warga sekolah yang beraklah mulia dengan tujuan sebagai berikut :

a. Mengembangkan pembelajaran dengan menyiapkan ajaran islam pada setiap


pembelajarab
b. Meningkatkan layanan bimbingan pada siswa agar terbentuk kesadaran dalam
menjalankan syariat islam

c. Meningkatkan iman dan takwa agar terwujud kepribadian yang bermoral

SMA Muhammadiyah 2 Surakarta terus memperbaiki cara atau metode guna mewujudkan
misinya yaitu melaksanakan pembelajaran dan bimbingan berbasis Islam sehingga terwujud
warga sekolah yang berakhlak mulia .

B. Metode Penelitian
Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu menggunakan metode observasi dan
juga wawancara. istilah observasi berasal dan bahasa Latin yang berarti ”melihat” dan
“memperhatikan”. Istilah observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara akurat,
mencatat fenomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam
fenomena tersebut. Observasi yang berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data
tentang suatu masalah, sehingga diperoleh pemahaman atau sebagai alat re-checkingin atau
pembuktian terhadap informasi / keterangan yang diperoleh sebelumnya.

Selain menggunakan metode observasi penulis juga menggunakan metode


wawancara.metode wawancara adalah metode dilakukan dengan Tanya jawab kepada
narasumber guna mendapatkan sebuah informasi yang di butuhkan .penulis menggunakan
metode wawancara secara langsung yang dilkukan dengan guru SMA Muhammmadiyah 2
Surakarta guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

C. Hasil dan Pembahasan


SMA Muhammadiyah 2 Surakarta merupakan salah satu SMA Swasta di Surakarta.
Keberadaannya mempunyai peran yang cukup penting dalam membantu pemerintah di bidang
pendidikan untuk ikut mencerdaskan bangsa Indonesia. SMA Muhammadiyah 2 Surakarta
beralamatkan di Jl. Yosodipuro No. 95 Surakarta adalah milik Persyarikatan Muhammadiyah,
berada di tengah kota Surakarta. Dirikan pada tanggal 12 Juli 1954. SMA Muhammadiyah 2
Surakarta mempunyai visi yaitu Terwujudnya warga sekolah yang bertaqwa berbudaya berdaya
saing menuju insan berwawasan global yang kreatif dalam mencapai prestasi yang unggul dan
mempunyai 6 misi.misi SMA Muhammadiyah 2 Surakarta yang pertama yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan berbasis islami sehingga terwujud warga sekolah yang berakhlaq
mulia. SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menganggap siswa mempunyia akhlak yang baik lebih
penting dari pada baik di bidang akademik membuat misi yang pertama SMA Muhammadiyah 2
Surakarta menjadikan warga sekolah berakhlak mulia.Tidak mudah untuk mewujudkan misi
yang pertama tersebut .Upaya-upaya yang di lakukan oleh SMA Muhammadiyah 2 Surakarta di
harapkan bisa membentuk akhlak yang mulia sesuai dengan misi sekolah yang pertama .Adapun
upaya-upay yang di lakukan yaitu :
1. Mencium tangan dengan guru ketika masuk sekolah

Salah satu upaya yang dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta untuk membentuk
akhlak siswa yang mulia yaitu dengan membiasakan ketika pagi siswa akan masuk ke sekolah di
biasakan untuk cium tangan kepada para guru yang berjaga di depan pintu gerbang masuk
sekolah.mungkin sekarang cium tangan dengan guru dianggap tidak penting bagi sebagian
sekolah .tetapi bagi SMA Muhammadiyah 2 Surakarta hal itu sudah menjadi kebiasaan yang
dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta.siswa yang laki-laki bersalaman dengan guru
laki-laki dan siswa perempuan bersalaman dengan guru perempuan .Hal ini dilakukan agar siswa
memiliki sopan santun terhadap gurunya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkna rasa
cinta ,hormat patuh kepada gurunya dan dapat membentuk akhlak siswa menjadi lebih baik.

2. Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an bersama-sama setiap pagi

SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mempunyai jam masuk sekolah yang berbeda dengan
sekolah lainnya ,jika sekolah pada umumnya jam masuk sekolah pukul 07.00 di SMA
Muhammadiyah 2 Surakarta masuk sekolah pukul 06.45 .Alasan kenapa di SMA
Muhammadiyah 2 Surakarta masuk lebih awal di bandingkan dengan sekolah lainnya yaitu
untuk melakukan shoolat dhuha dan membaca Al-Qur an bersama-sama sebelum kegiatan belajar
mengajar dimulai .kegiatan tersebut dilakukan setiap hari selasa sampai dengan hari Kamis yang
dilakukan pada jam 06.45-07.10 .kegiatan tersebut diwalai dengan membaca Al-Qur’(surat pada
juz 30) minggu pertama dan kedua siswa dapat membaca sambil melihat Al-Qurandan minggu
ketiga siswa tidak boleh membaca sambil melihat Al-Quran(sudah hafal) bagi siswa dan guru
yang belum hafal maka harus berdiri selama kegiatan tilawah Al-Quran berlangsung.Seteleah
kegiatan membaca Al-Qur’an dilanjutkan dengan sholat dhuha 2 rakaat berjamaah dan doa
bersama. hal ini dilakukan guna membiasakan untuk hidup di siplin dan menambah ketakwaan
terhadap Allah SWT sekaigus membuat kebiasaan baik untuk siswa SMA Muhammadiyah 2
Surakarta .

3. Sholat Dhzuhur berjamaah

Sholat lima waktu bagi umat islma adalah suatu kewajiban jika ditinggalkan maka akan
mendapat dosa.SMA Muhammadiyah 2 Surakarta untuk masalah agama no 1 .ketika sudah
waktu adhzan berkumandang semua siswa dan guru langsung bergegas pergi kemasjid untuk
melakukan ibadah sholat . berhubung murid di SMA Muhamadiyah 2 Surakarta tidak terlalu
banyak maka sholat dapat dilakukan dengan jamaah bersama dan dilaukukan dengan satu kali
ronde .walaupun harus dengan menggunakan tikar kareana masjidnya tidak muat untuk di
gunakan semua siswa.tetapu hal itu tidak menjadi kendala untuk melakukan ibadah sholat.

4. Adanya ceramah setelah habis sholat dhzuhur

Setelah sholat dhzuhur berjamaah dilanjutkan dengan kultum atau kuliah tujuh menit atau
biasa disebut dengan ceramah singkat.Hal tersebut juga menjadi salah satu kebiasaan yang di
lakukan guna membentuk akhlak yang mulia bagi siswa SMA Muhammadiyah 2
Surakarta.ceramah singkat ini bertujuan agar menambah ketakwaan kepada Allah SWT, melatih
siswa untuk berani berbicara di depan publik dan menambah pengetahuan siswa tentang ilmu
agamadi lakukan selama kurang lebih 10 menit di lakukan setelah habis dhzuhur dan pengisi
ceramah yaitu dari siswa laki-laki SMA Muhammadiyah 2 Surakarta.walaupun ceramah ini
dilakukan dengan singkat tetapi kita dapat mengambil banyak hikmah dari apa yang di
sampaikan darp pembicara .tidak semua siswa memperhatika apa yang di katakana oleh
penceramah ,ada yang bicara sendiri dan kadang ada siswa yang bermain HP.teteapi dari semua
siswa lebih banyak yang memperhatika apa yang di sampaikan oleh pembicara.hal itu
membuktikan bahwa rasa mengharagi siswa SMA Muhammadiyah 2 Surakarta terhadap orang
lain sudah dapat dikatakan baik .,dan itu salah satu indiksai siswa SMA Muhammadiyah 2
Surakarta mayoritas baik.

5. Mendidik siswa dan guru untuk disiplin dengan datang tepat waktu

Peraturan di SMA Muhamadyah 2 Surakarta tergolong ketat .hal ini dilaukan agar
menjadikan siswa SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menjadi generasi yang maju .salah satu ciri
orang yang sukses adalah orangnya disiplin,begitupun di SMA muhammadiyah 2
Surakarta,siswa dan guru harus datang tepat waktu yaitu pukul 06.45. Bagi murid yang terlambat
datang kesekolah tanpa alas an yang jelas akan mendapatkan hukuman.hukuman bagi siswa yaitu
mengerjakan soal yang diberikan oleh guru yang mengajar pada jam pertama di kelasnya
,kemudian harus di tandatangani oleh guru tersebut.bagi siswa yang sering terlambat dan banyak
melanggar peraturan akan diskors selama 3 hari dan orang tuanya dipanggil untuk datang
kesekolah.hal ini dilakukan guna membuat jera dan meningkatkan kedisiplinan siswa SMA
Muhammadiyah 2 surakarta .Sanksi yang diberikan kepada Guru yang terlambat datang ke
sekolah tanpa alas an yang jelas akan ditegur oleh kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2
Surakarta secara langsung .

6. Adanya tugas mengfal Al-Qur’an

Menghafal Al-Qur’an adalah salah satu kegiatan yang sangat mulia .Bapak waluyo S.Ag

Selaku salah satu guru SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mengatakan bahwa salah satu syarat
lulus pelajarannya yaitu minimal siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan lancer dan
juga hafal beberapa surat jus 30,tidak heran jika di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta ketika
pelajaran beliau ada sebagian siswa sibuk menggerakkan bibirnya untuk hafalan surat ,dan
membaca Al-Qur’an di sela-sela jam kosong .Ada juga siswa yang sedang mengajari temannya
sendiri untuk belajar membaca Al-Quran dengan baik dan beanar .mereka tidak malu untuk
meminta di ajari belajar membaca Al-Qur’an dengan temannya.dengan di wajibkannya siswa
menghafal Ayat suci Al-Qur’an semoga hal itu dapat menjadikan siswa untuk terbiasa membaca
Al-Qur’an.
7. Guru memberikan contoh perilaku yang baik kepada siswanya

Guru merupakan panutan bagi siswanya.seperti pepatah orang jawa guru iku diguugu lan di
tiruyang artinya perkataan dan perilaku guru itu akan di percayai dan akan di contoh oleh
siswa.oleh karena itu Guru SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menjaga segala ucapan dan
perbuatan nya . Ibu Sri Darwati, S.Pd, M.Pd. kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Surakarta
mengatakan kita sebagai guru di sekolah ini hendaknya menjadi contoh yang baik untuk siswa
.contoh : di depan kelas saya melihat sampah maka saya akan mengambil sampah tersebut dan
memasukkannya kedalam tempat sampah hal itu akan berpengaruh kepada siswa yang
melihanya.dan jika ada siswa yang melihat saya mengambil sampah maka siswa tersebut akan
bilang “udah bu biar saya saja” .” hal itu mebuktikan betapa besar peran contoh guru terhadap
akhlak siswa.

Kendala yang di temui di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta untuk membentuk akhlak


yang baik sesuai dengan yang tertulis pada misi sekolah no 1 SMA Muhammadiyah 2 Surakarta
yaitu :

1. Masih adanya siswa yang tidak mau menaati peraturan di SMA Muhammadiyah 2
Surakarta

2. Susahnya siswa untuk dinasehati oleh guru

3. Kurangnya minat belajar siswa terhadap materi agama

4. Pengaruh teman sekelas yang berperilaku buruk

5. Belum sempurnanya metode yang di gunakan untuk membentuk akhlak yang


mulia untuk siswa.

D. Simpulan