Anda di halaman 1dari 9

Gita Diaz Pangesti

4616010038
TI 6A
Tugas 1 ERP

Software ERP yang Ada di Dunia

ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sistem yang digunakan oleh perusahaan
untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan informasi di setiap fungsional bisnis. ERP
membantu perusahaan mengatur aktivitas bisnis dengan menggunakan sebuah database umum
yang dapat diakses dari setiap fungsional bisnis. Implementasi ERP pada sebuah perusahaan harus
didukung penuh oleh manajemen perusahaan (Pratama, Witjaksono, & Ambarsari, 2016).
Berikut adalah beberapa software ERP yang ada di dunia:

1. SAP AG
SAP merupakan perusahaan pertama yang
mengembangkan software untuk sistem ERP dan
juga pemimpin pasar dalam penjualan software ERP
saat ini (Utami, Susilo, & Riyadi, 2016). Hasil survei
dari beberapa media memperkirakan bahwa ada
lebih dari 10 juta pengguna yang menggunakan
lisensi produk ERP dari SAP atau kira kira lebih dari
65% pasar ERP di dunia.
SAP AG adalah perusahaan penyedia dan konsultan software yang didirikan di Jerman
pada tahun 1972 oleh lima orang mantan karyawan IBM. SAP adalah singkatan dari Systeme,
Andwendungen, Produkte in der Datenverarbeitung yang kemudian di terjemahkan dalam
Bahasa Inggris sebagai Systems, Applications, Products in Data Processing.
Awalnya SAP hanya berfokus pada pelanggan dari kelas ukuran besar namun seiring
semakin ketatnya kompetisi dan meningkatnya kesadaran perusahaan-perusahaan kelas kecil-
menengah, maka fokus pun bergeser ke segmen pasar tersebut. SAP kini menyediakan paket
solusi ERP untuk perusahaan kecil menengah, yaitu SAP Business One dan SAP All-in-One.
Secara teknis, aplikasi software SAP menggunakan arsitektur 3-tier yang terdiri dari
beberapa modul yang saling terintegrasi. Modul-modulnya meliputi:
a. SAP ERP Enterprise Core, yang merupakan solusi aplikasi ERP dan SAP Business
Suite yang merupakan paket solusi yang lain seperti SAP CRM (Customer Relationship
Management),
b. SAP SCM (Supply Chain Management),
c. SAP SRM (Supplier Relationship Management) dan SAP PLM (Product Life Cycle
Management).

Modul-modul tersebut dapat diterapkan secara penuh atau dapat digunakan secara terpisah
yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Saat ini produk ERP dari SAP sudah mendukung transaksi e-commerce melalui internet.
Salah satu manfaat dari modul dukungan e-commerce ini adalah adanya modul SCM (Supply
Chain Management) yang terintegrasi dengan para pelanggan SAP lainnya melalui internet.
Misalkan jika Anda adalah pelanggan SAP dan memerlukan pasokan material tertentu maka
melalui modul SAP dapat melakukan pencarian di database melalui internet daftar perusahaan
penyedianya.
Dari daftar tersebut dapat diperoleh informasi lengkap dan rinci mengenai harga,
spesifikasi dan waktu pengiriman jika Anda memesannya langsung dari pabrik atau perusahaan
penyedianya. Anda tinggal memilih pemasok yang paling sesuai dengan kebutuhan secara
real-time dan online.
Bayangkan berapa besar penghematan waktu, biaya dan sumber daya lainnya dengan
dukungan SCM tersebut. Perusahaan Anda tidak perlu kerepotan mengelola gudang yang
besar, penghematan arus uang yang mengendap karena tersimpan dalam bentuk cadangan
pasokan material, dan sebagainya.
Keunggulan SAP adalah:
a. SAP tergolong sangat lengkap karena terdiri dari bermacam macam modul yang dapat
memenuhi kebutuhan pengguna yang bergerak pada bermacam macam bidang usaha.
b. Implementasi SAP terbukti secara signifikan dapat mengurangi proses administratif,
mendukung cost reduction, dan meningkatkan produktifitas.
c. Hambatan memperoleh informasi dapat dihilangkan karena informasi yang ada bukan lagi
milik unit kerja melainkan milik perusahaan.

Kelemahan SAP adalah:


a. Untuk mendapatkan keuntungan penuh dari penggunaan SAP harus terjadi penggantian
90% hingga 100 % teknologi yang ada sebelumnya. Hal ini menyebabkan berubahnya
budaya kerja yang telah ada sebelumnya.
b. Penggantian sistem memerlukan biaya yang tinggi dan waktu implementasi bisa
berkepanjangan.

2. Oracle
Pada awalnya Oracle adalah perusahaan
pengembang aplikasi database software yang
dapat digunakan untuk mengembangkan
sistem informasi dengan basis data terpusat. Hingga saat ini produk Database Oracle masih
merupakan database terbaik dan dipakai oleh hampir semua produk ERP.

Oracle adalah aplikasi database yang pertama kali mengadopsi SQL (structure query
language) yang menjadi standar bahasa bagi berbagai DBMS (data base management system)
modern.

Saat ini Oracle yang didirikan pada tahun 1977 tersebut sudah mengembangkan banyak
sekali alat pengembangan aplikasi (applicaton development tools) yang handal dan fungsional
selain aplikasi DBMS-nya.

Berbekal hal-hal tersebut maka Oracle menawarkan berbagai produk dalam bentuk suite
package ERP yang didukung dengan layanan konsultasi, pendidikan dan dukungan sistem di
hampir setiap negara di dunia.

Hal unik yang ada saat ini adalah fakta bahwa hampir seluruh produk ERP dari kompetitor
Oracle ternyata framework basis datanya menggunakan produk DBMS dari Oracle!
Oracle mengakuisisi perusahaan pengembang ERP lain bernama Peoplesoft dan Siebel.
Akuisisi ini membuat produk produk Oracle menjadi semakin kaya fitur dan bervariasi.

Modul yang terdapat dalam Oracle ERP adalah: Oracle CRM, Oracle Financials, Oracle
Logistik, Supply Chain Aplikasi Oracle, Oracle Order Management, Oracle Manajemen
Transportasi, Oracle Sistem Manajemen Gudang, dan Oracle manajemen sumber daya
manusia.
Kelebihan Dari Oracle ERP adalah :

a. Oracle bekerja di jaringan komputer. Oracle memisahkan proses antara database server
dan aplikasi client. Server yang terinstal Oracle bertangung jawab menangani proses
database, sementara client/workstation yang menjalankan aplikasi hanya berkonsentrasi
menampilkan data. Struktur ini akan mengurangai kemacetan jaringan.
b. Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle
juga mendukung pengaturan penggunaan ruang pada harddisk sehingga ruangan harddisk
termanfaatkan secara efisien.
c. Oracle mendukung pelayanan multiuser yang terkoneksi pada waktu yang sama dan
mengakses data yang sama serta mengatur sistem agar pemrosesan data dapat berjalan
dengan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak pada waktu yang hampir
bersamaan karena Oracle dapat menggunakan bermacam sistem operasi dalam suatu
jaringan untuk mengakses data.
d. Oracle memiliki fitur yang baik untuk membatasi dan dan memonitor akses data sehingga
dapat menghindari akses database dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
e. Oracle dapat memisahkan datebase-nya dalam komputer yang secara fisik terpisah namun
secara logis terlihat seperti satu database.
f. Oracle mampu menduplikasi database object dalam lokasi server yang berbeda-beda. Hal
ini sangat membantu jika salah satu server rusak maka server lain dapat langsung
menggantikan fungsinya.

Kelemahan dari Oracle ERP adalah:

a. Ukuran yang dibutuhkan menjadi lebih besar. Dengan penyimpanan di dalam database,
setidaknya dibutuhkan ukuran tambahan untuk indexing dan ukuran redo log yang besar
pula.
b. Akses menjadi lebih lambat.
c. Lisensi Oracle sangat mahal, lebih mahal dari Microsoft Dynamics Ax dan SAP sehingga
Oracle lebih banyak digunakan pada perusahaan pada kelas atas karena tidak terjangkau
bagi kelas bawah dan menengah.

3. JD Edwards
JD Edwards sebagai penyedia Produk ERP, lebih
mengedepankan aspek keluwesan (flexibility) dan
keterbukaan (interoperability) antar modul aplikasi software
di dalamnya. Jika menerapkan solusi ERP dari SAP, klien
harus menggunakan modul-modul terstruktur yang
dikembangkan secara internal dari vendor tersebut.

Sedangkan JD. Edwards mendukung dan


mengakomodasi sistem yang mengintegrasikan berbagai
modul-modul dari vendor berbeda yang diinginkan oleh pelanggannya. Sehingga kita dapat
memilih sendiri databae, sistem operasi da hardware apa yang akan digunakan sehingga solusi
dapat dibangun berdasarkan kebutuhan dan kemampuan perusahaan.

Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi para pelanggan yang ingin mengintegrasikan
sistem yang sudah berjalan baik (running well) ke dalam sistem ERP dari JD Edwards baik
dari sisi waktu dan biaya.

Sistem yang diterapkan oleh JD Edwards menggunakan arsitektur yang terpusat namun
dalam pengolahan datanya terdistribusi serta didukung layanan fungsi penjelajah yang
mengakses berbagai aplikasi software sistem informasi yang terintegrasi dalam jaringan
komunikasi data elektronik perusahaan klien.

Selain itu dengan filosofi platform terbuka, produk ERP dari JD. Edwards mampu berjalan
di hampir setiap jenis platform perangkat keras dan perangkat lunak yang ada.
Filosofi platform terbuka dan karakteristik sistem terbuka antar modul aplikasi ini menjadi
keunggulan dari produk ERP yang dikembangkan oleh JD. Edwards dalam memberikan solusi
bagi perusahaan-perusahaan yang masih berkembang.

JD Edwards ERP mempunyai modul yang banyak, contohnya yaitu: Financial


Management, Project Management, Asset Lifecycle Management, Manufacturing,
Procurement, Reporting & Business Intelligent, Suppy Chain Planning, Order Management &
CRM, dan lain-lain.
Kelebihan dari JD Edwards ERP:

a. JD Edward sangat menghemat waktu dan biaya karena lebih mudah bagi para pengguna
karena memberi masukan kepada vendor tentang aplikasi software yang mereka inginkan
berdasarkan interaksinya dengan IMP.

b. Filosofi platform terbuka dan karakteristik sistem terbuka antar modul aplikasi ini menjadi
keunggulan dari produk ERP yang dikembangkan oleh JD Edwards.
c. Filosofi dan karakteristik tersebut menjadi solusi bagi perusahaan-perusahaan yang masih
berkembang.
Kekurangan dari JD Edwards ERP:
a. Karena sudah dibeli Oracle maka JD Edwards bukan aplikasi open source melainkan
aplikasi komersil yang dimana setiap user yang menggunakannya harus membeli
lisensinya.

4. PeopleSoft
Pada awalnya PeopleSoft adalah pengembang aplikasi
software untuk manajemen SDM dan akunting. Seiring
dengan perkembangan pengalamannya memberikan solusi
penerapan sistem informasi kepada para kliennya,
perusahaan yang didi rikan pada tahun 1987 tersebut
kemudian meningkatkan ruang lingkup produknya hingga
ke setiap aspek unit bisnis. Sama seperti JD. Edwards,
PeopleSoft mengembangkan aplikasi ERP-nya dengan konsep arsitektur terbuka.
Dengan konsep arsitektur terbuka ini memungkinkan para kliennya membangun sistem
ERP yang dapat secara mudah terintegrasi dengan sistem-sistem internal yang sudah dibangun
sebelumnya.
Akuisisi Peoplesoft oleh Oracle makin menambah keragaman produk Oracle dan
memperluas dukungan terhadap produknya baik dari produk database maupun aplikasinya.
Produk hasil akuisisi Peoplesoft oleh Oracle adalah Oracle Peoplesoft Enterprise
Aplication, yang merupakan paket aplikasi yang dirancang untuk mendukungkebutuhan bisnis
yang rumit. Aplikasi ini menyediakan solusi untuk bisnis dan industri membantu organisasi
meningkatkan kinerjanya. Aplikasi Peoplesoft Enterprise dilengkapi dengan fitur integrasi
layanan web untuk memudahkan berbagai lingkungan aplikasi berjalan secara mulus dan
pemilihan infrastruktur teknologi yang fleksibel.
Modul-modul yang ada pada Oracle PeopleSoft antara lain:
a. Oracle’s PeopleSoft Supply Chain Management (SCM)
b. Asset Lifecyle Management
c. Enterprise Campus Solution
d. Human Capital Management
e. Enterprise Customer Relationship Management (CRM)
f. Enterprise Performance Management
g. Enterprise Service Automation (ESA)

5. AXAPTA
Micfosoft Axapta yang saat ini dikenal dengan
nama Micfosoft Dynamics Ax adalah sebuah aplikasi
perencanaan sumber daya perusahaan Microsoft yang
dilengkapi banyak fungsi terpadu. Mulai dari modul
manufacturing, supply chain management, financial
management, sampai dengan business analysis.
Sebagaimana software ERP yang lain, Axapta dapat
megintegrasikan bermacam bagian dalam perusahaan dan mempercepat penerimaan informasi
dari masing-masing bagian sehingga dapat membantu manager dalam pengambilan keputusan.
Microsoft Dynamics Ax ini sangat cocok bila digunakan pada perusahaan yang bergerak dalam
bidang produksi dan akan sangat membantu bagi perusahaan yang memiliki multi lokasi.

Modul Microsoft Dynamics AX terbagi kedalam bermacam kategori, yaitu: Modul


Financial (buku besar, piutang, dan kewajiban), Modul Distributon (pesanan pembeli,
persediaan, dan kebutuhan barang baku), dan Modul Project (manajemen proyek).
Keunggulan yang dimiliki oleh Microsoft Dynamics AX ini antara lain:

a. Microsoft Dynamics AX ini menggunakan platform microsft sehingga sangat mudah untuk
diintegrasikan dengan produk Microsoft lainnya. Tampilan dari software inipun mirip
dengan aplikasi Microsoft pada umumnya sehingga lebih familiar dang lebih mudah
mengoperasikannya.
b. Jika dibandingkan dengan yang lain, Microsoft Dynamics AX sangat fleksibel dan mudah
dimodifikasi. Jika dalam perusahaan sudah terbuasa menggunakan satu cara input data,
maka cara itu tidak perlu mengalami perubahan yang berarti karena sifat fleksibel yang ia
miliki.
c. Bagi sebuah perusahaan dengan skala yang besar, Microsoft Dynamics AX adalah pilihan
yang tepat karena dapat membantu perusahaan dalam menerima informasi terbaru dari
bermacam bagian dalam perusahaan dan bahkan dapat meng-update data dari kantor
cabang perusahaan yang berbeda lokasi. Sebagai contoh, manajer bagian persedian dari
sebuah perusahaan tidak perlu bertanya-tanya kepada manajer bagian produksi mengenai
berapa banyak bahan baku yang perlu dibeli karena informasi mengenai pesanan dan skala
produksi akan ter-update setiap saat dan dapat memberikan informasi yang tepat bagi
manajer bagian persediaan.
d. Microsoft Dynamics AX mampu memperluas areal bisnis di internet. Solusi yang
ditawarkan dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya dari yang
paling dasar hingga akses langsung ke klien, mitra, pegawai, dan juga komunitas dagang.
Solusi ini juga sangat membantu bagi perusahaan yang bergerak dalam areal yang sangat
luas yang bahkan mencapai skala internasional kareana dapat disesuaikan dengan semua
mata uang dan bahasa.
e. Microsoft Dynamics Ax terjangkau bagi perusahaan kelas menengah kebawah.
Kelemahan yang ada pada Microsoft Dynamics AX adalah:

a. Dalam Microsoft Dynamics Ax hanya tersedia beberapa modul yang dinilai kurang
lengkap dan tidak menunjang bagi beberapa bagian dalam perusahaan.
b. Microsoft Dynamics Ax hanya cocok digunakan pada platform Windows.

6. Open ERP Odoo


Seperti nama produknya, Open ERP Odoo merupakan
keluaran dari Odoo, perusahaan yang berbasis di United
States. Odoo membantu perusahaan untuk mengembang
kan bisnis mereka seperti menumbuhkan penjualan,
menjalankan operasional, mengatur aktivitas pemasaran, meningkatkan produktivitas, dan
memberdayakan sumber daya manusianya. Odoo menyediakan solusi perangkat lunak di
setiap tingkat bisnis.
Odoo adalah software manajemen all-in-one yang termudah di dunia. Terdapat ratusan dari
aplikasi bisnis yang terintegrasi di dalamnya, seperti CRM, Accounting, Inventory, Marketing,
eCommerce, Project Management, HR, MRP, dan lain-lain. Value proposition yang unik dari
Odoo yaitu pada waktu yang sama dapat dengan mudah dipakai dan terintegrasi secara
menyeluruh.
Odoo telah mengembangkan 30 aplikasi utama yang diperbaharui secara berkala. Dengan
tambahan, komunitas yang mencapai lebih dari 1500 anggota aktif, telah berkontribusi dengan
4500+ aplikasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang sangat beragam.
Kemudahan mengikuti perubahan dan integrasi secara menyeluruh ini memenuhi
kebutuhan-kebutuhan perusahaan yang paling rumit sekalipun. Fleksibilitas dari Odoo
contohnya adalah pada aplikasi yang bisa ditambahkan seiring dengan pertumbuhan dari
perusahaan tersebut, dengan menambahkan satu aplikasi ketika kebutuhan perusahaan
bertambah dan dasar konsumennya berkembang. Dengan adanya komunitas open source,
Odoo diawasi secara aktif oleh para developer berskala besar untuk memenuhi perkembangan
kebutuhan konsumen dan menyediakan aplikasi-aplikasi yang baru dan inovatif.
Model open source dari Odoo telah memengaruhi ribuan developer dan para ahli bisnis
untuk membangun ratusan aplikasi dalam waktu beberapa tahun saja. Dengan dasar teknis
yang kuat, framework Odoo sangatlah unik. Framework tersebut menyediakan top notch
usability (perencanaan penggunaan yang paling baik) yang mencakup seluruh aplikasi.
Perkembangan kegunaan yang dibuat pada Odoo tersebut akan secara otomatis diterapkan ke
semua aplikasi yang telah terintegrasi. Dengan demikian, Odoo berkembang sangat lebih cepat
daripada solusi software yang lainnya.
Berdasarkan informasi yang telah didapatkan dari web resmi Odoo, saya berpendapat
bahwa Odoo sangat jauh berbeda dengan sistem ERP lainnya yang biasanya memiliki tampilan
yang kaku dan langkah-langkah yang rumit untuk mengaksesnya.

Keuntungan dengan mengimplementasikan Odoo adalah:


1. Mudah untuk dikembangkan
2. Tampilan yang mudah untuk digunakan oleh orang awam
3. Tampilan yang menarik, sederhana, dan beragam warna
4. Sistem dengan basis web tersebut sangat mudah diakses dimana saja dan kapan saja
5. Dapat diakses tidak hanya melalui PC tetapi juga melalui tablet dan smartphone
6. Tidak perlu install beberapa aplikasi yang rumit dalam penerapan dan pengoperasian Odoo
7. Dapat berintegrasi dengan perusahaan lain yang juga menggunakan Odoo
8. Dapat digunakan dalam bisnis skala kecil hingga besar
9. Sistem menggunakan bahasa program HTML – PHP sehingga lebih mudah dimodifikasi

Kekurangan Odoo:
1. Program aplikasi Odoo banyak memberikan pilihan konfigurasi, hal ini menyulitkan untuk
menentukan cara tertentu/terbaik
2. Odoo dikembangkan oleh komunitas, maka setiap saat program ini banyak mengalami
perubahan dan perbaikan
Referensi
(2019, Maret 17). Retrieved from https://sis.binus.ac.id/2017/01/17/open-source-erp-odoo/
(2019, Maret 17). Retrieved from https://www.aneiqbal.com/2017/10/produk-erp-terbaik-
dunia.html
(2019, Maret). Retrieved from https://www.slideshare.net/ryan28_sp/modul-odoo-erp
APLIKASI ERP JD EDWARDS. (2019, Maret 17). Retrieved from
https://wildanwajdirahman.wordpress.com/2015/04/16/aplikasi-erp-jd-edwards/
Handayani, A. (2019, Maret 17). Macam – Macam Software ERP. Retrieved from Mahasiswa
"Abnormal": https://jeanneroselia.wordpress.com/2013/07/19/macam-macam-software-
erp/
Herstanto. (2019, Maret). PeopleSoft dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis yang rumit
dan kompleks. Retrieved from https://www.hestanto.web.id/peoplesoft-enterprise-bisnis-
indonesia/
Pratama, D., Witjaksono, W., & Ambarsari, N. (2016). Penerapan Sistem Informasi Berbasis
Enterprise Resource. Jurnal Sisfo, 35.
Utami, S. S., Susilo, H., & Riyadi. (2016). ANALISIS PENERAPAN ENTERPRISE
RESOURCE PLANNING (ERP) Studi pada PT Domusindo Perdana. Jurnal
Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 33, 167.