Anda di halaman 1dari 5

NAMA : MONA ADILA PARDEDE

NBP : 1610531010
AUDIT KAS DAN INSTRUMEN KEUANGAN
Kas merupakan satu-satunya akun yang tidak dimasukkan dalam setiap siklus
kecuali persediaan dan pergudangan. Kas merupakan hal yang penting bagi auditor
terutama karena besarnya potensi kecurangan, atau karena kemungkinan terjadinya
kesalahan yang tidak disengaja.
Instrumen keuangan yang meliputi investasi dalam sekuritas utang dan ekuitas
serta instrumen derivatif, bervariasi secara signifikan pada masing-masing klien,
mulai dari persentase aset yang kecil untuk perusahaan manufaktur hingga persentase
aset yang besar untuk institusi keuangan.
JENIS AKUN KAS DAN INSTRUMEN KEUANGAN (Mengidentifikasi jenis
akun kas utama dan instrument keuangan yang digunakan oleh entitas bisnis)
Terdapat beberapa jenis akun kas yang umumnya digunakan oleh sebagian
perusahaan besar. Berikut jenis akun kas yang utama:
1. Akun Kas Umum: Merupakan bagian kas yang penting bagi sebagian besar
organisasi karena sebagain besar penerimaan dan pengeluaran kas mengalir melalui
akun ini.
2. Akun Impres: Perusahaan membuat akun penggajian impres yang terpisah untuk
meningkatkan pengendalian internal pengeluaran penggajian. Terdapat jenis akun
impres lain yang sedikit berbeda dari akun impres pada umumnya yaitu terdiri atas
satu rekening bank untuk penerimaan dan pengeluaran.
3. Akun Bank Cabang: Berguna untuk membangun hubungan dengan perbankan di
komunitas lokal dan memungkinkan sentralisasi operasi pada tingkat cabang.
4. Dana Kas Kecil Impres: Ini bukan merupakan rekening bank, tetapi hampir sama
dengan kas pada bank.
5. Ekuivalen Kas: Perusahaan seringkali menginvestasikan kelebihan kas yang
diakumulasikan selama bagian tertentu dari siklus operasi, yang akan diperlukan
dalam waktu dekat dan bisa disebut Ekuivalen kas yang bersifat jangka pendek dan
sangat likuid.
6. Instrumen Keuangan: Mencakup investasi dalam sekuritas yang dapat
diperdagangkan seperti sekuritas utang dan ekuitas, instrumen derivatif, dan aktifitas
lindung nilai (hedging).
KAS DI BANK DAN SIKLUS TRANSAKSI
Verifikasi rekonsiliasi klien ke akun saldo bank dan buku besar lebih mudah, tetapi
bagian terpenting dalam total audit dalam perusahaan adalah adanya verifikasi bahwa
pencatatan transaksi kas dilakukan dengan benar. Misalnya, setiap salah saji berikut
ini menghasilkan kesalahan dalam pembayaran atau menyebabkan kesalahan dalam
penerimaan kas, tetapi tak satupun dapat ditemukan dalam audit atas rekonsiliasi bank :
§ Kesalahan dalam menagih konsumen
§ Pencurian kas dengan menghambat pembayaran kas dari konsumen sebelumnya
dicatat, dengan akun dianggap sebagai piutang tak tertagih
§ Duplikasi pembayaran faktur vendor
§ Pembayaran tidak benar atas biaya pribadi pejabat perusahaan
§ Pembayaran atas bahan baku yang tidak pernah diterima
§ Pembayaran atas karyawan lebih besar daripada jam kerja aktualnya
§ Pembayaran atas bunga pada pihak luar jumlahnya lebih besar dibandingkan
tingkat bunga sebenarnya

PROSEDUR YANG BERORIENTASI KECURANGAN

Pertimbangan utama dalam audit saldo kas umum adalah kemungkinan


terjadinya kecurangan. Auditor harus memperluas prosedur audit kas akhir tahun
untuk menentukan kemungkinan adanya kecurangan yang material apabila
pengendalian internal tidak memadai. Dalam merancang prosedur untuk
mengungkapkan kecurangan, auditor harus mempertimbangkan secara cermat
defisiensi pengendalian internal, jenis kecurangan yang mungkin terjadi akibat
defisiensi itu, materialitas kecurangan yang potensial dan prosedur audit yang paling
efektif dalam mengungkapkan kecurangan.

a. Memperluas Pengujian Rekonsiliasi Bank


Jika auditor yakin bahwa rekonsiliasi bank akhir tahun disalahsajikan dengan
sengaja, maka tepat untuk melaksanakan pengujian lebih lanjut atas rekonsiliasi bank
akhir tahun. Prosedur yang diperluas ini memverifikasi apakah semua transaksi yang
dicantumkan dalam jurnal selama transaksi yang dicantumkan dalam jurnal selama
beberapa bulan terakhir tahun berjalan telah dimasukkan dalam atau dikeluarkan dari
rekonsiliasi bank secara benar, dan memverifikasi apakah semua item dalam
rekonsiliasi bank telah dicantumkan secara benar.

b. Bukti Kas
Auditor menggunakan bukti kas untuk menentukan apakah hal-hal berikut
telah dilakukan:

Ø Semua penerimaan kas yang tercatat telah disetorkan


Ø Semua setoran di bank dicatat dalam catatan akuntansi
Ø Semua pengeluaran kas yang tercatat telah dibayarkan oleh bank
Ø Semua jumlah yang telah dibayar oleh bank dicatat
c. Pengujian Transfer Antarbank
Para penggelap uang biasanya menutupi pencurian kas dengan praktik yang dikenal
sebagai kiting, yaitu mentransfer uang dari satu bank ke bank lainnya dan mencatat
transaksi tersebut dengan tidak benar.
AUDIT ATAS AKUN INSTRUMEN KEUANGAN

Dalam menguji saldo akhir tahun instrument keuangan ,auditor harus


mengumpulkan bukti yang cukup dan tepat untuk mengevaluasi apakah akun
instrument keuangan disajikan secara wajar dan diungkapkan secara layak sesuai
dengan ke delapan tujuan audit yang berkaitan dengan saldo yang digunakan dalam
pengujian ats rincian saldo.

Tujuan audit yang berkaitan dengan saldo dan pengujian atas rincian saldo bagi
akun istrumen keuangan

Tujuan audit yang berkaitan dengan saldo Prosedur pengujian atas rincian
saldo yang umum
Istrumen keuangan seperti terdaftar Menfoot skedul aktivitas investasi
padaskedul aktivitas investasi telah di foot Membuktikan skedul aktivitas
dengan benar dan sesuai dengan buku besar investasi atas penambahan dan
umum ( detail in) pengurangan
Menelesuri saldo akhir per kategori
ke buku besar umum
Instrument keuangan seperti terdaftar pada Kofirmasi kepada broker dealer
skedul aktivitas investasi memang ada Inspeksi fisik sekuritas atau kontrak
( eksistensi derivative
Instrumen keuangan yang ada sudah dicatat Menginspeksi perjanjian yang
( kelengkapan ) mendasari
Instrumen keuangan seperti terdaftar pada
skedul aktivitas investasi sudah akurat
( keakuratan )
Instrumen keuangan telah Pengujian atas klasifikasi yang
diklasifikasikan secara tepat dalam laporan tepat sebagai perdagangan tersedia
keuangan ( klasifikasi ) untuk dijual atau ditahan hingga jatuh
tempo
Menverifikasi klasifikasi yang tepat
Transaksi instrument keuangan dicatat dalam Memeriksa transaksi tertentu
periode yang tepat ( pisah batas ) mendekati akhir tahun dan nasihat
broker terkait untuk menentukan
apakah hal itu dicatat paada periode
yang sesuai
Instrumen keuangan yang tercantum dalam Menverivikasi harga pasar yang
skedul aktivitas investasi pada akhir tahun ditetapkan
telah dinyatakan pada jumlah yang tepat Menguju klasifikasi manajemen
sesuai dengan standar akuntansi (Nilai Menguji asumsi manajemen terkait
realisasi ) dengan penilaian
Mempertimbangkan penggunaan jasa
spesialis untuk menguji estimasi nilai
wajar
Mempertimbangkan apakah
diperlukan penurunan nilai kerugian
Entitas memiliki ha katas instrument Memeriksa dokumen dan kontrak
keuangan yang tercantum dalam skedul yang mendasari
aktivitas investasi ( hak ) Mengkonfirmasi syarat syarat
signifikan dengan pihak terkait dalam
kontrak derivative
Meriview notulen rapat dewan untuk
menentukan apakah ada sekuritas
yang digadaikan sebagai agunan
Metodologi untuk Mengaudit Instrumen Keuangan Akhir Tahun
1. Mengidentifikasi Resiko Bisnis Klien yang Mempengaruhi Instrumen
Keuangan ( Tahap I)

Resiko bisnis yang terkait dengan instrument keuangan akan bervariasi tergantung
pada signifikasi dan agresivitas investasi perusahaan.

2. Menetapkan Materialitas Kinerja dan Menilai Resiko Inheren ( Tahap I )

Saldo akun istrumen keuangan mungkin bersifat material tergantung pada jenis
dan frekuensi aktivitas investasi .

3. Menilai Resiko Pengendalian ( Tahap I)

Auditor harus memehamai efektivitas perancangan dan pengoperasian pengendalian


internal menyangkut inisiasi,otorisasi,pemrosesan,pengukuran nilai wajar dan
pengungkapan aktivitas operasi.

4. Merancang dan Melaksanakan Pengujian Pengendalian dan Pengujian


Subtantif atas Transaksi

Pengujian transaksi yang akan dilakukan terkait dengan instrument keuangan meilputi
pengujian pembelian dan penjualan sekuritas serta derivative atau penyelesaian
transaksi hadging atau lindung nilai,keuntungan atau kerugian yang terkait, serta
bunga dan pendapatan deviden.

5. Merancang dan Melaksanakan Prosedur Anaitis ( Tahap II )

Prosedur analitis biasanya tidak begitu penting dalam menilai saldo akhir tahun
instrument keuangan karena saldo tersebut dapat berfluktuasi dari tahun ke tahun dan
tidak selalu terkait dengan akun lainya

6. Merancang Pengujian atas Rincian Saldo Intrumen Keuangan ( Tahap III )

Titik awal pengujian saldo akhir akun instrument keuangan adalah mendapatkan
skedul aktivitas investasi salaam tahun berjalan.