Anda di halaman 1dari 1

TEORI KEPEMIMPINAN KLASIK

 Teori Ciri / Sifat Bapak Y


- Kepemimpinan : Sifa corak kepemimpinan Bapak Y sudah kelihatan sejak lahir.
- Kelebihan : Bapak Y bukan ahli Ekonomi namum dapat memberikan dampak dan
memdongkrak program “ yang berkaitan dengan ekonomi dan berhasil.
- Ciri Ideal Pemimpin : Bapak Y mempunyai sifat ideal seorang pemimpin hal ini dibuktikan
dengan rasa Ingin tau yang tinggi akan sesuatu hal baru yang dimiliki bapak Y, serta
keterampilan yang dimiliki bapak Y mendidik dan memberikan dampak positif bagi banyak
orang, keberanian bapak Y mencoba hal yang tidak sesuai dengan keahlianya dan hanya
bermodalkan pengalaaman semata dan memiliki sifat Pro aktif akan sesuatu.
 Teori Prilaku
- Pada analisis teori prilaku Bapak Y tidak pernah membedakan status sosial dia sebagai Bos
dan pekerja nya sebagai Budak.
- Kepemimpinan partisipatif Bapak Y tergambar jelas dikarenakan Bapak Y memberikan
kepercayaan penuh kepada masyarakaat dan dibangun sepenuhnya oleh masyarakat.

TEORI KONTIGENSI
 Teori Kontigensi
- Pada aspek kepemimpinan prilaku, Bapak Y merupakan sosok yang pekerja keras sehinga bisa
memberikan motifasi bagi masyarakat, berdasarkan hasil kerja keras Bapak Y sendiri, sehinga
public dapat menilai bapak Y adalah sosok pemimpin yang produktif dan merakyat.
 Teori Matakhir
- Teori ini mendasarkan pada kemampuan diri seorang pemimpin, tentu saja hal ini merupakan
corak kepemimpinan Bapak Y, dibuktikan dengan cara public speaking yang terkesan polos
yang membuat masyarakat terpuka dan menganggap kalau bapak Y adalah media Darling dan
sosok yang jujur adil serta tegas.
-
TEORI KONTENPORER
 Teori Kharismatik
Teori Kharismatik merupakan teori atribusi yang berasal dari hasil interaksi, Bapak Y
memberikan Motifasi yang lebih terhadap bawahanya terlihat pada rasa percaya diri Bapak Y
dan saat Bapak Y merebut atensi media dengan cara bicaranya yang polos dan mendobrak cara
cara yang sitematis terhadap suatu hal.
 Teori Tranformasional

Pada teori ini Bapak Y memberikan Motivasi terhadap suatu Visi kepemimpinan yakni Basis
harus dikuasai baik dari aspek produksi, konsumsi dan distribusi. Jika dilakukan secara kolektif,
maka akan terjadi kedaulatan pasar. Hal ini tentu saja menjadi fokus utama para pekerja untuk
terus mencapai suatu goals atau hasil dari kepemimpinan Bapak Y.