Anda di halaman 1dari 14

Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No.

1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

SIMULASI MODEL SISTEM DINAMIS RANTAI PASOK KENTANG


DALAM UPAYA KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Muhammad Aminudin*, Akhmad Mahbubi**, Rizki Adi Puspita Sari**

ABSTRAK

Tujuan penelitian yaitu; Mengidentifikasi sistem dasar rantai pasok dan permasalahan pada
agribisnis kentang serta mengetahui sistem dan formulasi model rantai pasok kentang untuk
pencapaian dalam ketahanan pangan nasional, Mengetahui perilaku sistem rantai pasok
kentang untuk 10 tahun kedepan dilihat dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.
Penelitian ini merupakan kombinasi antara riset eksplanatori dan riset kausal. Penelitian
dilakukan dengan menerapkan simulasi sistem dinamik untuk mengetahui rantai pasok
kentang dalam kurun waktu 10 tahun mendatang. Data sekunder yang digunakan berupa
data time series. Yang bersumber dari instansi terkait. Pemodelan menggunakan
pendekatan sistem dinamis dengan program powersim. Dari hasil penelitian diperoleh: (1)
Sistem industri kentang nasional terdiri dari sub-sistem produksi, supplier/pasokan, dan
konsumsi. Karena sangat dipengaruhi waktu, sehingga sistem indutri kentang nasional
menjadi dinamis. Selain itu juga lintas sektoral karena meliputi berbagai institusi yang
terkait. (2) Sub-sistem produsen, dipengaruhi oleh variabel-variabel antara lain luas areal
tanam, alih fungsi lahan (konversi), perluasan areal tanam (ekstensifikasi), agroekosistem,
jumlah hari orang kerja, luas panen, dan pendapatan rumah tangga. Sub-sistem pemasok,
dipengaruhi oleh variabel-variabel antara lain produksi kentang, konsumsi rumah tangga,
konsumsi industri, pendapatan industri, pendapatan rumah tangga dan total konsumsi. Pada
sub-model konsumsi dapat dilihat dinamika perkembangan penduduk yang sangat
berpengaruh terhadap permintaan kentang untuk konsumsi. Aktivitas agroindustri kentang
meliputi kegiatan produksi kentang menjadi makanan olahan berbahan dasar kentang dan
menyalurkannya kepada konsumen. (3) Perilaku sistem rantai pasok kentang untuk 10 tahun
kedepan dilihat dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan (keberlanjutan) menggunakan
skenario peningkatan produktivitas kentang dari 16,56 ton/ha menjadi 17,56 ton/ha.

Kata kunci : sistem dinamis, rantai pasok, manajemen, berkelanjutan

1
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

ABSTRACT

The objective of this study is to identify the basic system and the problems in the supply chain
as well as to perceive the agribusiness system of potatoes and potato supply chain model
formulation for outstanding achievement in national food security, to perceive the potato
supply chain system behavior for the next 10 years from the aspects of social, economic and
environmental. This study is a combination of research and research causal explanatory.
The study is conducted by applying dynamic system simulation to find out the potato supply
chain within the next 10 years. Secondary data are used in the form of time series data that
are collected from the relevant authorities. Modeling uses dynamic systems approach
through powersim program. Results show that (1) System consists of the national potato
industry sub-systems of production, supplier / supply, and consumption. Because it is
influenced time, so that the system becomes a dynamic national potato industries. In
addition, it is cross-cutting because it encompasses various related institutions. (2) Sub-
system of manufacturer is influenced by variables including planting area, land conversion,
expansion of planting areas (extension), agro-ecosystem, number of person-days, harvested
area, and household income. Sub-system of supplier is influenced by variables include
potato production, household consumption, industrial consumption, industry income,
household income and total consumption. In sub-model of consumption it can be seen a very
dynamic development of the population which affects the demand for potatoes for
consumption. Activities include production of agro-industry potato into potato-based
processed food and distribute it to consumers. (3) Behavior of the potato supply chain system
for the next 10 years from the aspects of social, economic and environmental (sustainability)
scenarios in potato productivity increase of 16.56 tonnes/ha to 17.56 t/ha.

Keywords: dynamical systems, supply chain management, sustainable

PENDAHULUAN dan beragam, serta tersebar merata di


seluruh wilayah Indonesia dan terjangkau
Diversifikasi pangan merupakan
oleh daya beli masyarakat. Upaya ini sangat
salah satu upaya dukungan mewujudkan
penting untuk mengatasi masalah
ketahanan pangan yang telah diprogramkan
ketergantungan pada satu bahan pangan
Kementerian Pertanian. Langkah ini
pokok (beras/padi) saja, salah satunya
merupakan realisasi dari pelaksanaan
dengan diversifikasi berbasis hortikultura
Undang-undang RI No. 18 Tahun 2012
seperti komoditas kentang.
tentang Pangan. Penganeka-ragaman
pangan pada dasarnya diarahkan untuk Kentang merupakan salah satu
mendukung terjaminnya ketersediaan pangan utama dunia setelah gandum,
pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi jagung dan padi. Tingginya nilai gizi

2
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

menyebabkan kentang banyak diproduksi di Dalam rangka pemerataan


berbagai wilayah, termasuk daerah yang ketersediaan pangan terdapat beberapa
kurang produktif (Rubatzky dan faktor yang mempengaruhi seperti faktor-
Yamaguchi, 1998) seperti Indonesia. faktor dalam produksi dan faktor-faktor
Kentang termasuk ke dalam 35 komoditas permintaan, dimana keterkaitan antar faktor
unggulan nasional yang mendapat prioritas dalam upaya ketahanan pangan bersifat
pengembangan oleh pemerintah. Kentang komplek, dinamis dan probabilistik. Perlu
tergolong bahan makanan yang kaya nutrisi dilakukan suatu distribusi pangan melalui
dan semakin meningkat kebutuhannya. pengelolaan rantai pasok kentang yaitu
Kentang merupakan salah satu komoditas pengelolaan terhadap aliran material dan
sayuran yang memiliki peran penting dalam informasi serta modal yang mengikutinya
pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dari awal sampai akhir mata rantai
dan perdagangan internasional dari sekian agribisnis kentang untuk mengoptimalkan
banyak komoditas pada subsektor pemenuhan kebutuhaan setiap entitas
hortikultura. Kentang termasuk sumber didalam rantai pasok kentang. Upaya
karbohidrat yang diketahui memiliki pengelolaan rantai pasok berjalan efektif
kandungan gizi tinggi. Bagian yang dapat dan efisien jika sistem dasar dan perilaku
dimakan dari kentang menurut kajian sistem rantai pasok kentang diketahui
Neraca Bahan Makanan (NBM) adalah dengan baik dengan memperhatikan
sebesar 84%. Zat-zat gizi makanan yang keberlanjutan baik dari aspek ekonomi,
terkandung dalam 100 gram kentang adalah sosial dan lingkungan. Tujuan dari
kalori 62 kkal, protein 2,10 gram, dan lemak penelitian ini adalah; 1) Mengidentifikasi
0,2 gram, sehingga bisa dijadikan sebagai sistem dasar rantai pasok dan permasalahan
salah satu bahan diversifikasi pangan pada agribisnis kentang dalam ketahanan
(Ditjen Hortikultura, 2013). Kebutuhan pangan nasional, 2) Mengetahui sistem dan
komoditi kentang meningkat setiap tahun formulasi model rantai pasok kentang untuk
terutama untuk rumah tangga dan industri. pencapaian ketahanan pangan nasional, dan
Kentang 3) Mengetahui perilaku sistem rantai pasok
kentang untuk 10 tahun kedepan dilihat dari
selain sebagai sayur-mayur juga
aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.
dimanfaatkan sebagai bahan baku industri
pengolahan, sehingga produk olahan
kentang mempunyai nilai lebih tinggi dan
METODE PENELITIAN
harga lebih mahal daripada hanya
dimanfaatkan sebagai sayur-mayur. Penelitian ini merupakan kombinasi
Meningkatnya kebutuhan disebabkan oleh antara riset eksplanatori dan riset kausal
meningkatnya jumlah penduduk, adanya yaitu kombinasi analisis data sekunder dan
pola makan dan diversifikasi pangan eksperimen. Riset ekploratori dengan
masyarakat Indonesia, serta memenuhi analisis data sekunder untuk mengetahui
kebutuhan luar negeri. situasi dan permasalahan kentang nasional,

3
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

sedangkan riset kausal dengan eksperimen Xd = Data aktual


untuk mengetahui hubungan antar
n = Periode/banyaknya data
fenomena. Penelitian ini dilakukan dengan
menerapkan simulasi sistem dinamik untuk
mengetahui rantai pasok kentang dalam Kriteria ketepatan model dengan uji MAPE
kurun waktu 10 tahun mendatang serta (Lomauro dan Bakshi, 1985 dalam
berorientasi pada aspek sosial, ekonomi dan Somantri, 2005) adalah :
lingkungan. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder berupa MAPE < 5% : Sangat tepat
data time series 10 tahun produksi kentang, 5% < MAPE < 10% : Tepat
Luas tanaman kentang, luas panen,
MAPE > 10% : Tidak tepat
produksi kentang, produktivitas kentang,
konversi lahan, ekstensifikasi, penggunaan
pestisida, harga kentang, konsumsi kentang, HASIL DAN PEMBAHASAN
jumlah tenaga kerja (hari orang kerja),
populasi penduduk Indonesia, pendapatan Sistem Dasar Rantai Pasok Kentang dan
masyarakat Indonesia. Sumber data Permasalahan pada Agribisnis Kentang
penelitian ini adalah instansi terkait, Sistem industri kentang nasional
meliputi Badan Pusat Statistik, dan terdiri dari beberapa sub-sistem, antara lain
Kementerian Pertanian.  sub sistem produsen, pemasok dan
Pemodelan menggunakan pendekatan konsumen. Masing-masing sub-sistem
sistem dinamis dengan program powersim. terdiri dari unsur-unsur atau elemen-elemen
Garis besar tahapan penyelesaikan yang lebih spesifik dan sangat dipengaruhi
permasalahan dengan pendekatan sistem oleh perkembangan waktu, sehingga sistem
dinamis; 1) Perumusan dan Pendefinisian industri kentang nasional bersifat dinamis.
Masalah, 2) Penyusunan Sistem Sistem industri kentang nasional juga lintas
Konseptual, 3) Formulasi Model, 4) sektoral karena meliputi berbagai institusi
Simulasi dan Validasi Model, dan 5) yang terkait, seperti sub sistem konsumsi
Analisis Kebijakan atau Keputusan dan kentang terkait dengan masalah
Perbaikan. Uji validasi menggunakan mape kependudukan dan pendapatan masyarakat
dengan program microsoft excel, uji ini sedangkan sub-sistem pasokan terkait
dapat digunakan untuk mengetahui dengan masalah luas lahan dan budidaya
kesesuaian data hasil prakiraan dengan data pertanian
aktual. Pasokan kentang nasional sangat
tergantung pada luas panen tanaman
kentang, sedangkan luas panen kentang
tergantung pada luas tanam kentang oleh
Keterangan :
petani sebagai pemasok. Tingkat produksi
Xm = Data hasil simulasi kentang sangat dipengaruhi oleh kualitas

4
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

bibit kentang yang dipakai. Tanaman Konseptual Sistem dan Formulasi Model
kentang merupakan tanaman yang sangat Rantai Pasok Kentang
sensitif terhadap kecukupan unsur hara
Model dinamis menggambarkan
dalam proses pertumbuhan dan
interaksi antar elemen yang menyusun
pembuahannya, disisi lain penambahan luas
sistem agribisnis kentang. Permasalahan
lahan akan memperbesar kebutuhan akan
ketersediaan kentang merupakan suatu
pupuk, dan karena keterbatasan
permasalahan sistem yang cukup kompleks
kemampuan petani menyediakan pupuk
dengan melibatkan berbagai komponen,
sesuai dengan anjuran. Pemakaian pestisida
variabel di dalamnya yang saling
yang berlebihan menyebabkan tanaman
berinteraksi dan terintegrasi. Ketersediaan
pengganggu menjadi resisten terhadap
kentang secara nasional dapat dipandang
pestisida, penambahan luas tanam akan
sebagai suatu masalah dinamika sistem
meningkatkan jumlah penggunaan pestisida
yang berubah sepanjang waktu dan
yang secara tidak langsung dapat
dipengaruhi oleh faktor-faktor yang juga
menurunkan produktivitas tanaman
bersifat dinamis. Tujuan pemodelan
kentang.
ketersediaan kentang ini adalah untuk
Produksi kentang di Indonesia masih melihat pola ketersediaan kentang di masa
sangat rendah jika dibandingkan dengan mendatang untuk meningkatkan ketahanan
produksi kentang Eropa yang rata-ratanya pangan nasional dengan berbagai alternatif
mencapai 25,5 ton per hektar, produksi rata- pengembangan skenario yang sesuai
rata kentang di Indonesia hanya sekitar 16 dengan kondisi nyata.
ton per hektar. Beberapa kendala produksi
Model dinamika sistem yang
kentang yang masih perlu ditangani
dikembangkan dibatasi pada hal-hal yang
diantaranya: mutu benih yang kurang baik
berkaitan dengan penyediaan (produksi)
(terinfeksi virus), teknologi bercocok tanam
dan permintaan kentang. Model ini dibuat
yang belum memadai, serta iklim yang
berdasar identifikasi permasalahan yang
kurang mendukung. Penanganan pasca
dituangkan ke dalam diagram sebab akibat
panen yang kurang baik dapat
(causal loop), diformulasikan dalam
menyebabkan kerusakan umbi kentang
diagram alir (stock dan flow) dan
sebesar 2-10% serta menimbulkan bagian
disimulasikan dengan menggunakan
terbuang sekitar 10 persen. Beberapa
software Powersim. Sistem ketersediaan
kendala yang menyebabkan kurang
kentang dibagi menjadi tiga sub sistem
berhasilnya usaha petani kentang adalah
yaitu sub sistem produsen, sub sistem
karena rendahnya kualitas bibit yang
pemasok, dan sub sistem konsumen agar
dipakai sedangkan untuk memperoleh bibit
memudahkan dalam pemodelan.
yang bebas virus sangat sulit, teknik
bercocok tanamnya yang kurang baik.

5
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

Gambar 1. Pemetaan Elemen Sistem Rantai kentang meliputi kegiatan produksi kentang
Pasok Kentang menjadi makanan olahan berbahan dasar
kentang dan menyalurkannya kepada
Produsen Processor/Industri Konsumen
konsumen.
Produksi Pemasok Konsumsi

a. Sub Sistem Produsen c. Sub Sistem Konsumen

Sub model produsen kentang Sub model konsumsi kentang sangat


dipengaruhi oleh variabel-variabel antara dipengaruhi oleh perilaku masyarakat
lain luas areal tanam, alih fungsi lahan dalam mengkonsumsi kentang. Sub model
(konversi), perluasan areal tanam kebutuhan/konsumsi kentang dapat dilihat
(ekstensifikasi), agroekosistem, jumlah hari dinamika perkembangan penduduk yang
orang kerja, luas panen, dan pendapatan sangat berpengaruh terhadap permintaan
rumah tangga. Dibutuhkan pula konstanta kentang untuk konsumsi. Dinamika model
sebagai input bagi model disamping penduduk ini akan menghasilkan output
variabel-variabel tersebut, sehingga berupa prakiraan jumlah penduduk di masa
memudahkan dalam modifikasi model mendatang. Dinamika perkembangan
apabila terjadi perubahan-perubahan yang penduduk dalam sub model ini terbentuk
sesuai dengan kondisi nyata. Konstanta melalui interaksi antara variabel jumlah
tersebut antara lain pendapatan rumah penduduk Indonesia dengan variabel laju
tangga petani kentang, pestisida,hari orang pertumbuhan penduduk dan laju kematian
kerja per hektar, pendapatan usahatani, penduduk yang membentuk sebuah loop.
persen ekstensifikasi, persen konversi dan Semakin besar laju pertumbuhan penduduk
produktivitas kentang. per tahun maka semakin besar jumlah
penduduk tahunan, sebaliknya semakin
besar laju kematian penduduk maka
b. Sub Sistem Pemasok semakin berkurang jumlah penduduk
tahunan.
Sub sistem pemasok kentang
dipengaruhi oleh variabel-variabel antara Formulasi model dengan diagram alir
lain produksi kentang, konsumsi rumah dan perumusan matematis. Diagram alir
tangga, konsumsi industri, pendapatan dibangun dengan menggunakan powersim.
industri, pendapatan rumah tangga dan total Formulasi model dirumuskan ke dalam
konsumsi. terdapat processor/industri bentuk matematis yang dapat mewakili
sebagai entitas utama yang mengolah hasil sistem nyata. Formulasi model
produksi kentang kemudian menghubungkan variabel- variabel yang
menyalurkannya ke konsumen. Konstanta telah diidentifikasi dalam model konseptual
pada sub sistem pemasok adalah harga dengan bahasa simbolik. Formulasi model
kentang per kilogram dan industri kentang. potato.sim dalam perangkat lunak
Aktivitas yang dilakukan oleh agroindustri Powersim dapat dilihat pada gambar 2.

6
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

Gambar 2 menunjukkan hubungan diperoleh dari sistem nyata (quantitative


causal loop yang terdiri atas elemen-elemen behaviour pattern comparison). Validasi
sistem penyusun rantai pasok kentang yang model dilakukan terhadap data aktual yaitu
memiliki hubungan timbal balik antar data luas panen kentang dan produksi tahun
anggota elemen. Hubungan timbal balik 2003-2012. Perhitungan uji MAPE (Mean
antar elemen dalam causal loop dapat Absolute Percentage Error) yang dilakukan
berupa hubungan positif atau negatif. terhadap data luas panen kentang diperoleh
hubungan positif terjadi jika nilai suatu nilai sebesar 3,17%. Terdapat
elemen mengalami peningkatan maka penyimpangan sebesar 3,17% antara hasil
menyebabkan peningkatan pada nilai simulasi dengan data aktual. Berdasarkan
elemen yang lainnya, atau jika nilai suatu kriteria ketepatan model nilai MAPE
elemen mengalami penurunan maka akan tersebut adalah dibawah 5% sehingga dapat
menyebabkan nilai elemen yang lain disimpulkan bahwa model sangat tepat dan
menjadi turun. Sebaliknya hubungan causal dapat diterima. Data produksi kentang
negatif antara satu elemen dengan elemen antara simulasi dengan data aktual juga
lain terjadi apabila peningkatan nilai suatu divalidasi. Berdasarkan perhitungan dengan
elemen tertentu akan menyebabkan nilai uji MAPE terhadap data produksi kentang
elemen yang lain turun atau sebaliknya. tahun 2003 -2012 diperoleh nilai sebesar
3,65 %. Nilai tersebut kurang dari 5%
Validasi model potato.sim dilakukan
sehingga dapat disimpulkan bahwa model
dengan membandingkan keluaran model
tepat dan dapat diterima.
(hasil simulasi) dengan data aktual yang

Keterangan : A : Produsen B :Pemasok C : Konsumen

Gambar 2. Model Supply Chain kentang di Indonesia

7
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

Perilaku Sistem Rantai Pasok Kentang Gambar 3. Hasil Simulasi Produksi dan
untuk 10 Tahun Kedepan Konsumsi Kentang - Tanpa Perubahan
Kebijakan
Pemodelan dinamika sistem
ketersediaan kentang, rancangan model,
simulasi dan analisis dilakukan dengan Hasil simulasi produksi dan konsumsi
mengacu pada tujuan dan skenario pada kentang dengan menggunakan software
setiap model. Beberapa skenario kebijakan powersim menunjukkan peningkatan dari
yang akan digunakan dalam analisis tahun ke tahun. Pada tahun 2013 produksi
perilaku Sistem rantai pasok kentang untuk kentang sebesar 1.062.000 ton meningkat
10 tahun ke depan baik dari aspek sosial, pada tahun berikutnya menjadi 1.073.734
ekonomi dan lingkungan dengan berbagai ton. Konsumsi kentang 1.062.000 pada
skenario adalah sebagai berikut: tahun 2013 meningkat menjadi 1.081.670
pada tahun 2023. Peningkatan konsumsi
kentang nasional dikarenakan perubahan
a. Skenario Tanpa Perubahan Kebijakan pola konsumsi masyarakat Indonesia.
Skenario ini diasumsikan sebagai Produksi kentang terbesar akan terjadi
hasil simulasi tanpa adanya kegiatan pada tahun 2022 yaitu sebesar 1.097.105
optimalisasi lahan (intensifikasi) maupun ton. Anomali cuaca di musim kemarau
perluasan areal tanam (ekstensifikasi) dan berdampak buruk bagi produksi kentang di
peningkatan produksi kentang. Situasi ini beberapa daerah di Indonesia.
menggambarkan ketidakaktifan pemerintah
dalam mengatur penyediaan kentang dari
dalam negeri di Indonesia. Dengan model 1) Aspek Sosial
ini dapat dianalisis situasi dan perilaku
Aspek sosial yang dipertimbangkan
sistem penyediaan kentang di Indonesia
adalah ketersediaan atau pasokan kentang
tanpa adanya intervensi dari pemerintah.
untuk memenuhi permintaan konsumsi
Berdasarkan hasil simulasi menunjukkan
kentang. untuk melihat pememnuhan
bahwa angka produksi kentang berimpitan
kebutuhan konsumen, dilihat perbandingan
dengan angka konsumsi kentang penduduk
antar jumlah produksi kentang dengan
Indonesia. Pemerintah perlu meningkatkan
jumlah permintaan. Penambahan jumlah
produksi nasional ketang.
tenaga kerja dilakukan untuk meningkatkan
produksi kentang akibat perubahan pola
konsumsi masyarakat akan kentang. Hasil
simulasi menunjukkan bahwa produksi dan
konsumsi kentang terjadi peningkatan dari
tahun ke tahun. Peningkatan jumlah
penduduk Indonesia dapat meningkatkan
permintaan kentang dalam negeri. Hasil
simulasi menunjukkan terjadi penambahan

8
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

jumlah tenaga kerja pada tahun 2013 dari pada tahun 2014. Diperkirakan pendapatan
19,2 juta menjadi 19,5 juta pada tahun rumah tangga petani kentang kentang akan
berikutnya. Penambahan tenaga kerja mengalami peningkatan yang tertinggi yaitu
terbanyak terjadi pada tahun 2023 yakni pada tahun 2023 sebesar Rp. 993 miliar.
membutuhkan 19,8 juta hari orang kerja. Pendapatan terendah patani kentang terjadi
Kemungkinan akan terjadi pengurangan pada tahun 2016 dimana terjadi penurunan
tenaga kerja menjadi 19,1 juta pada tahun pendapatan menjadi Rp. 956 miliar akibat
2016 dari tahun sebelumnya akibat siklus dampak dari siklus iklim yang terjadi di
iklim yang terjadi di Indonesia dari waktu Indonesia dari waktu ke waktu sulit
ke waktu sulit diprediksi. diprediksi .

Gambar 5. Hasil Simulasi Pendapatan Rumah


Gambar 4. Hasil Simulasi Hari Orang Kerja Tangga Kentang - Tanpa Perubahan Kebijakan
(HOK) - Tanpa Perubahan Kebijakan

3) Aspek Lingkungan
2) Aspek Ekonomi
Kenaikan pasokan kentang yang terus
Pendapatan petani kentang diperoleh menerus mengindikasikan perluasan luas
dari hasil penjualan kentang baik tanam kentang di Indonesia. Peningkatan
pendapatan dari penjualan ke luar negeri luas tanam ini berdampak pada lingkungan
dan pendapatan dari pasar domestik. yaitu terganggunya agroekosistem akibat
Pendapatan yang diperoleh dalam penjualan penggunaan pestisida pada tanaman
kentang cenderung mengalami kentang. Pengelolaan agroekosistem seperti
peningkatan. dikarenakan permintaan aplikasi pestisida sintetik dapat
dalam negeri yang terus meningkat akibat menurunkan species atropoda predator yang
terjadinya perubahan pola konsumsi selanjutnya berakibat kelimpahan hama
masyarakat dan penambahan penduduk meningkat dan memperpendek rantai
Indonesia. Peningkatan produksi kentang makanan karena komponen ekosistem di
dalam negeri dapat menambah jumlah tingkat tropik yang lebih tinggi lebih rentan
tenaga kerja dengan adanya penambahan terhadap gangguan lingkungan. Akumulasi
luas areal tanam kentang sehingga dapat senyawa kimia (pestisida) terbukti
mengurangi pengangguran. Pendapatan mengganggu sistem reproduksi hewan
petani meningkat dari mulai Rp. 959 miliar ternak, sehingga jika dikonsumsi manusia
pada tahun 2013 menjadi Rp. 973 miliar berakibat kanker. Altieri dan Odum dalam

9
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

Santosa (2005). Penggunaan pestisida


berbahan kimiawi pada lahan pertanian
kentang awal 2013 sebanyak 2.373 ton
meningkat menjadi 2.380 ton pada tahun
berikutnya. Penggunaan pestisida
cenderung mengalami peningkatkan dari
tahun ke tahun. Penggunaan pestisida Gambar 7. Hasil Simulasi Produksi dan
terbanyak pada tahun 2023 sebesar 2.445 Konsumsi Kentang —Peningkatan
ton. Produktivitas

Permintaan kentang untuk konsumsi


rumah tangga maupun konsumsi industri
terus meningkat karena kentang dapat
mensubstitusikan beras sebagai bahan
makanan pokok. Prospek pengembangan
agribisnis kentang sangat cerah. Di
Gambar 6. Hasil Simulasi Pencemaran Indonesia kebutuhan konsumsi kentang
Agroekosistem - Tanpa Perubahan Kebijakan diperkirakan meningkat dua kali lipat pada
lima tahun sampai sepuluh tahun yang akan
datang. Model yang dirancang menjelaskan
a. Skenario Peningkatan Produktivitas skenario peningkatan produktivias kentang.
Kentang dari 16,56 ton/ha menjadi Kebijakan peningkatan produktivitas
17,56 ton/ha tanaman kentang dengan meningkatkan
Peningkatan produktivitas kentang produktivitas kentang dari 16,56 ton per
dilakukan dengan penerapan manajemen tahun menjadi 17,56 ton per tahun, maka
penanaman yang baik di sektor budidaya, dalam jangka panjang upaya ketahanan
mulai dari pemilihan bibit yang sehat, pangan bisa tercapai. Peningkatan
bertepatan pemilihan varietas dan masa permintaan kentang menyebabkan
tanamnya, pengolahan tanah, perawatan peningkatan produksi dan perlu
tanaman hingga pengangkutan ke gudang diadakannya peningkatan produktivitas
atau ke pasar. Skenario peningkatan kentang untuk memenuhi permintaan.
produktivitas tanaman kentang sebesar 10 Peningkatan produksi mengalami
% diharapkan mampu mencukupi peningkatan tertinggi yakni pada tahun
kebutuhan kentang dalam negeri. Berikut 2021 sebesar 1.147.720,28 juta ton dan
merupakan hasil simulasi produksi dan 1.165.966,81 juta ton pada tahun 2023.
konsumsi kentang untuk 10 tahun ke depan. Konsumsi kentang dari tahun ke tahun
mengalami peningkatan permintaan, baik
untuk konsumsi rumah tangga maupun
konsumsi untuk industri olahan akibat
perubahan pola makan masyarakat.

10
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

menjadi Rp 970 miliar pada tahun 2014.


Pendapatan terendah industri kentang
1) Aspek Sosial
terjadi pada tahun 2015 dimana terjadi
Aspek sosial yang dipertimbangkan penurunan pendapatan menjadi Rp. 953
adalah ketersediaan pasokan untuk miliar. Hasil simulasi pendapatan industri
memenuhi konsumsi dan jumlah kentang dengan kebijakan peningkatan
penambahan rumah tangga kentang atau produktivitas menunjukkan peningkatan
jumlah tenaga kerja yang meningkat dengan pendapatan tertinggi pada tahun 2023 yakni
ditingkatkannya produktivitas kentang dari sebesar Rp. 996 miliar.
tahun ke tahun. Peningkatan produktivitas
kentang dapat menambah tenaga kerja di
lahan pertanian dan peluang untuk
mengentas pengangguran di daerah
tersebut. Penambahan tenaga kerja
terbanyak dari kebijakan peningkatan
produktivitas terjadi pada tahun ke 9 yakni
Gambar 8 Hasil simulasi Rumah Tangga
sebesar 19.6juta dan tahun ke 11 sebesar
Petani Kentang - Peningkatan Produktivitas
19.9 juta karena pada tahun tersebut terjadi
peningkatan produktivitas kentang yang
cukup besar. Penambahan tenaga kerja
paling sedikit terjadi pada tahun ke 3 yakni
sebesar 19.1 juta hari orang kerja. Hal ini
terjadi akibat peningkatan produktivitas
Gambar 9. Hasil Simulasi Pendapatan Industri
pada tahun itu tidak sebesar tahun yang Kentang - Peningkatan Produktivitas
lainnya.

2) Aspek Lingkungan
2) Aspek Ekonomi
Kenaikan pasokan kentang yang
Upaya peningkatan produksi dengan terus-menerus mengindikasikan terjadinya
kebijakan peningkatan produktivitas peningkatan luas lahan kentang di
kentang berdasarkan hasil simulasi untuk Indonesia. Peningkatan produksi kentang
10 tahun yang akan datang menunjukkan didukung oleh luas lahan kentang yang
bahwa pendapatan yang dihasilkan dalam menyediakan kentang segar dan bibit
penjualan kentang fluktuatif. Angka kentang. Peningkatan produktivitas
pendapatan industri kentang tertinggi pada bendampak pada lingkungan, dimana
tahun ke-11 atau tahun 2023 sebesar 995 tingkat kesuburan tanah yang diindikasikan
miliar rupiah. Pada tahun ke-3 atau tahun sebagai kerusakan lingkungan dikawasan
2015 pendapatan industri kentang turun dari lahan pertanian kentang. Kerusakan
tahun sebelumnya menjadi 952 miliar lingkungan akan semakin parah dan
rupiah. Pendapatan petani meningkat dari menjadi ancaman serius bagi kelangsungan
mulai Rp. 963 miliar pada tahun 2013

11
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

hidup ekosistem yang ada jika kondisi pendapatan masyarakat sedangkan


tersebut tidak segera ditangani. Akibat sub-sistem pasokan terkait dengan
peningkatan produktivitas dari 16,56 ton/ha masalah luas lahan dan budidaya
menjadi 17,56 ton/ha per tahun, maka pertanian.
peluang terganggunya agroekosistem akibat
2. Sub sistem produsen, dipengaruhi
aplikasi pestisida pada tanaman kentang
oleh variabel-variabel antara lain luas
semakin meningkat dari tahun ke tahun.
areal tanam, alih fungsi lahan
Penggunaan pestisida berbahan kimiawi
(konversi), perluasan areal tanam
pada lahan pertanian kentang awal 2013
(ekstensifikasi), agroekosistem,
sebanyak 2.373 ton meningkat menjadi
jumlah hari orang kerja, luas panen,
2.380 ton pada tahun berikutnya.
dan pendapatan rumah tangga.
Penggunaan pestisida terus meningkat dari
Disamping variabel-variabel tersebut,
tahun ke tahun dan penggunaan pestisida
dibutuhkan pula konstanta sebagai
sebanyak 2.445 ton pada tahun 2023.
input bagi model sehingga
memudahkan dalam modifikasi
model apabila terjadi perubahan-
perubahan yang sesuai dengan
kondisi nyata. Konstanta tersebut
antara lain pendapatan rumah tangga
Gambar 10. Hasil Simulasi Pencemaran petani kentang, pestisida, hari orang
Agroekosistem - Peningkatan Produktivitas kerja per hektar, pendapatan
usahatani, persen ekstensifikasi,
persen konversi dan produktivitas
KESIMPULAN DAN SARAN
kentang. Sub sistem pemasok,
Kesimpulan dipengaruhi oleh variabel-variabel
antara lain produksi kentang,
1. Sistem industri kentang nasional
konsumsi rumah tangga, konsumsi
terdiri dari beberapa sub-sistem,
industri, pendapatan industri,
antara lain sub sistem produksi,
pendapatan rumah tangga dan total
supplier atau pasokan, dan konsumsi.
konsumsi. Sub sistem konsumen,
Masing-masing sub-sistem terdiri dari
konsumsi kentang sangat dipengaruhi
unsur-unsur atau elemen-elemen yang
oleh perilaku masyarakat dalam
lebih spesifik dan sangat dipengaruhi
mengkonsumsi kentang. Pada sub
oleh perkembangan waktu, sehingga
model kebutuhan konsumsi dapat
sistem industri kentang nasional
dilihat dinamika perkembangan
bersifat dinamis. Sistem industri
penduduk yang sangat berpengaruh
kentang nasional juga lintas sektoral
terhadap permintaan kentang untuk
karena meliputi berbagai institusi
konsumsi. Aktivitas yang dilakukan
yang terkait, seperti sub sistem
oleh agroindustri kentang meliputi
konsumsi kentang terkait dengan
kegiatan produksi kentang menjadi
masalah kependudukan dan

12
Jurnal Agribisnis, Vol. 8, No. 1, Juni 2014, [ 1 - 14 ] ISSN : 1979-0058

makanan olahan berbahan dasar (Angka Tetap), Kementerian


kentang dan menyalurkannya kepada Pertanian. Jakarta.
konsumen.
Kementerian Pertanian. 2012. Laporan
3. Formulasi model dengan diagram alir Kinerja Kementrian Pertanian Tahun
dan perumusan matematis melibatkan 2011. Kementrian Pertanian.
15 persamaan matematis. Perilaku Jakarta.
sistem rantai pasok kentang untuk 10
Kementerian Pertanian 2009. Kinerja
tahun kedepan dilihat dari aspek
Perdagangan Komoditas Pertanian.
sosial, ekonomi dan lingkungan
Direktorat Pemasaran Domestik
(keberlanjutan) menggunakan Direktorat Jenderal Pengolahan dan
skenario peningkatan produktivitas Pemasaran Hasil Pertanian. Direktorat
kentang dari 16,56 ton/ha menjadi Perbenihan Hortikultura. Jakarta
17,56 ton/ha.
Muhammadi, E. Aminullah, dan B. Soesilo.
2001. Analisis Sistem Dinamis
Saran Lingkungan Hidup, Sosial, Ekonomi,
dan Manajemen. UMJ Press, Jakarta.
1. Pemerintah perlu mendorong
peningkatan produktivitas kentang Santosa, E. 2005. Pemanfaatan Parasitoid
antara lain melalui pengembangan dan Predator Dalam Pengendalian
metode budidaya kentang dan Hama Utama Padi Secara
ketersediaan benih yang berkualitas. Berkelanjutan dalam buku : Prospek
dan Tantangan Pertanian Indonesia
2. Perlu adanya kajian resiko pasokan Di Era Globalisasi. PT. Agricon.
kentang nasional. Bogor.

Somantri, A.S., E.Y Purwani dan Ridwan


DAFTAR PUSTAKA Thahir. 2005 Simulasi Model
Dinamik Ketersediaan Sagu Sebagai
Badan Pusat Statistik. 2013. Luas Lahan,
Sumber Karbohidrat Mendukung
Produksi dan Produktivitas kentang
Ketahanan Pangan Kasus Papua.
tahun 2003-2012. Badan Pusat
Makalah. Balai Besar Pasca Panen
Statistik. Jakarta.
Bogor.
Daalen, V., and W.A.H. Thissen. 2001.
Tasrif, M. 2004. Model Simulasi Untuk
Dynimics Systems Modelling
Analisis Kebijakan : Pendekatan
Continuous Models. Faculteit
Techniek, Bestuur en Management Metodologi System Dynamics. Kelompok
(TBM). Technische Universiteit Peneliti dan Pengembangan Energi.
Delft. Institut Teknologi Bandung.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2013. Widodo,K.H., Abdullah, A., Pramudya, K.,


Statistik Hortikultura Tahun 2013 dan Pujawan, Nyoman. Prof. D.R.
2010. Supply Chain Management

13
Simulasi Model Sistem Dinamis Rantai Pasok Kentang... Muhammad Aminudin

Agroindustri yang berkelanjutan. www.bps.go.id/ (2011) Diunduh pada tanggal


Lubuk Agung. Bandung. 15 September 2013 pukul 20.12 WIB.

www.bps.go.id/ (2013). Diunduh pada tanggal Yamaguchi, M., dan E.V. Rubatzky. 1998
15 September 2013 pukul 20.10 WIB. Sayuran Dunia. Jilid I. Terjemah Catur
H. ITB Press. Bandung.

*Alumni Program Studi Agribisnis dan **3Dosen Fakultas Sains dan Teknologi

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

14

Beri Nilai