Anda di halaman 1dari 1

Nama :Imaniar Agustin

NIM : 041611433051

Kelas :Manajemen Resiko Lembaga Keuangan Islam (E)

Resiko meupakan suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan
yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian. Sedangkan menurut Islam, resiko
merupakan ketidak pastian merupakan sunnatullah yang dihadapi manusia seperti yang
dijelaskan dalam (QS. Luqman (31): 34). Selain itu menurut pandangan islam resiko
merupakan bagian dari takdir yang dijelaskan dalam (QS. At-Taghabun (64) :11).

Sebagai contoh resiko yang akan terjadi pada bisnis yang termasuk kategori ritel
tradisional dengan menghadapi pesaing-pesaing ritel modern. Permasalahan utama antara
ritel modern (minimarket, supermarket dan hypermarket) dan ritel tradisional, terutama di
kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya adalah lokasi, di mana ritel modern dengan
kekuatan modalnya yang luar biasa
berkembang begitu pesat yang lokasinya berdekatan dengan lokasi ritel tradisional
yang sudah lebih dulu berada di lokasi tersebut.

Ketertarikan konsumen yang paling utama terhadap minimarket adalah pada


lokasinya, produk, harga dan tekhnologi misalkan kemudahan untuk dijangkau dan yang
terpenting adalah posisinya yang harus strategis. Oleh karena itu, lokasi sangat
mempengaruhi resiko dan keuntungan suatu tempat usaha secara keseluruhan menjamurnya
ritel modem dalam hal ini minimarketdi di kota-kota besar menyebabkan omset pasar atau
ritel tradisional seperti took kelontong serta warung makin merosot.

Dalam persaingan tersebut termasuk ke dalam risiko spekulatif adalah risiko dimana
kita mengharapkan terjadinya kerugian dan juga keuntungan. Terdapat potensi kerugian dan
keuntungan dalam jenis risiko ini. Selain itu termasuk ke dalam resiko yang muncul dari
perubahan kondisi tertentu, kondisi masyarakat dan kondisi tekhnologi.

Dari frekuensi terjadinya dampak resiko dalam ritel modern dan ritel tradisional
termasuk ke dalam high frekuensi karena berpotensi kepada kebangkrutan yang terjadi pada
merosotnya bisnis ritel tradisional terhadap berkembangnya pesat bisnis ritel modern. Salah
satu mitigasi yang dilakukan oleh peritel tradisional untuk menghadapi peritel modern yaitu
dengan mengusung tema took tradisional namun dengan pendekatan ritel modern. Toko
tradisional melakukan perubahan terhadap tekhnologi, produk inovatif dan harga.