Anda di halaman 1dari 11

1.

Anak laki-laki umur 7 tahun dibawa ke dokter karena demam sejak 8 hari dan demam
naik terus menerus seprti anak tangga terutama saat malam hari. Keluhan juga disertai
mual dan nyeri perut. Pemeriksaan fisik didapatkan bradikadi relatif, suhu aksila 38OC.
Apakah tanda patognomonis lain yang dapat ditemukan pada pasien ini? Dx: Typhoid Fever

a. Rose pot
b. Koplik spot Campak/Rubeola/Morbili/Measles

c. Nodul subkutan Demam rematik

d. Artritis Demam rematik

e. Kolonichia ADB

2. Seorang bayi perempuan usia 6 bulan dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan bayi
tampak pucat sejak 3 hari. Bayi mendapatkan ASI eksklusif, namun bayi minum ASI
hanya sekitar 100-150 cc/hari, karena ibu bekerja 8 jam setiap hari. Dari pemeriksaan
fisik didapatkan bayi aktif, konjungtiva dan ekstremitas anemis, tidak ditemukan
organomegali. Pemeriksaan penunjang menunjukkan kadar hemoglobin dibawah nilai
normal berdasarkan usia dan didapatkan anemia mikrositik hipokromik. Apa yang perlu
diberikan atau diketahui oleh ibu?
a. Menghentikan pemberian ASI eksklusif
b. Pemberian suplemen zat besi 3-6 mg/kgBB/hari dibagi 2 dosis

c. Skrining anemia gak perlu

d. Pemberian MPASI dini


e. Pemberian susu formula

3. Anak laki-laki umur 15 thn datang dengan keluhan pucat, badan kurus, tubuh pendek
tidak sesuai dengan usianya. Pemeriksaan fisik didapatkan facies colley, anemis dan
splenomegali. Laboratorium: Hb 7, Leukosit 4.300, Trombosit 320.000, MCV 75, MCH25,
MCHC 26, SI normal, TIBC normal. Dari hasil Hb elektroforesa didapatkan HbF 60%.
Diagnosis?
Thalassemia
a. Thalasemia Meningkat: HbF dan HbA2
b. Anemia megaloblastik
c. Anemia defisiensi Fe
d. Anemia aplastik
e. Anemia Fanconi

4. Anak laki-laki umur 6 tahun datang ke IGD diantar oleh ibunya dengan keluhan bengkak
pada seluruh tubuh, sebelumnya didahului dengan bengak pada kelopak mata, wajah, lalu
ke kedua tungkai. Riwayat pasien pernah mengalami keluhan yang sama 1 tahun yang
lalu namun sembuh sendiri. TD 110/70 mmHg, N 84 x/m, RR 32x/m, Suhu 37,5OC,
disertai edema anasarka. Pemeriksaan urin didapatkan proteinuria +4, eritrosit 3-4/LPB,
leukosit (-). Dari keluhan tersebut kemungkinan diagnosis pasien?
a. Sindroma nefrotik idiopatik
b. Sindroma nefrotik relaps jarang dalam 6 bulan < 2x

c. Sindroma nefrotik relpas sering dalam 6 bulan > 2x

d. Sindroma nefrotik resisten steroid dalam pemberian steroid -> kambuh

e. Sindroma nefrotik dependen steroid setelah pemberian steroid atau dosis diturunkan -> protein muncul lagi
Anak berusia 2 tahun dibawa ibunya ke RS IGD karena diare sejak 3 hari sekitar >
5kali/hari. Diare cair, ampas sedikit, lendir/darah (-). Keluhan juga disertai demam, nyeri
perut yang melilit dan mual muntah. Pemeriksaan nadi 98x/m, RR 26x/m, suhu 37,8OC,
mukosa bukal kering dan turgor kembali 3 detik. Dari kultur tinja pada agar McConkey
didapatkan bakteri gram negatif, pertumbuhan bakteri baik, koloni bundar, halus,
cembung, berwarna merah bata, fermentasi laktosa (+), tes indol (+). Bakteri apakah
yang kemungkinan menyebabkan kelainan pada pasien ?
a. Enteropathogenic E. Coli lendir (+)

b. Enterotoxigenic E. Coli
c. Enteroaggregative E. Coli darah (+)

d. Enterohemorrhagic E. Coli darah (+)

e. Enteroinvasive E. coli darah (+)

5. Anak laki-laki usia 5,5 bln dibawa ibunya ke IGD karena kejang seluruh tubuh saat di
rumah. Kejang berlangsung sekitar 3 menit dan ini merupakan kejang pertama kali.
Pasien dikeluhkan mengalami kejang sebanyak 3 kali sejak tadi malam. Riwayat demam
sejak 2 hari ini disertai batuk pilek. Pemeriksaan fisik di IGD anak sudah tidak kejang,
nadi 110x/m, rr 36x/m, suhu 38.9OC. Pemeriksaan neurologis tidak didapatkan kelainan.
Diagnosis? Kejang lama: kejang 15 - 30 menit

a. Epilepsi Status epileptikus:


Kejang > 30 menit
b. KDS
Kejang berulang, diantara kejang pasien tidak sadar
c. KDK
d. Meningitis
e. Ensefalitis

6. Anak perempuan usia 3 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan kejang. Pasien kejang
selama 5 menit, kejang seluruh badan, mata mendelik keatas, tangan dan kaki
menghentak. Didapatkan riwayat demam sejak 3 hari ini. Ini merupakan kejang pertama
yang dialami pasien. Pemeriksaan fisik nadi 100x/m, rr 28x/m, Tax 39,8OC. Di IGD
dokter sudah memberikan diazepam rektal namun kejang belum berhenti. Apakah
tatalaksana selanjutnya?
a. Diazepam 0,3 mg/kgbb (iv) 0,3 - 0,5 mg/kgbb

b. Fenobarbital 20 mg/kg bb diencerkan (iv)


c. Fenobarbital 20 mg/kgbb tanpa diencerkan (iv)
d. Fenitoin 20 mg/kgbb diencerkan (iv)

7. Anak prempuan usia 2 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena keluhan belum
bisa apa-apa sejak lahir. Ketika dipanggil pasien tidak merespon, belum dapat miring
kanan kiri, kesulitan dalam makan dan minum. Riw. kehamilan normal, persalinan
normal pervaginam dengan lilitan tali pusar, menangis ketika dilahirkan namun sempat
biru dan dirawat beerapa hari di NICU. Pemeriksaan neurologi didapatkan kontak mata
kurang baik, head lag (+), tetraparese, hipertonus, refleks fisiologi meningkat, babinski
(+) bilateral. Apakah diagnosis pasien?
a. Cerebral palsy tipe diplegi spastis
b. Cerebral palsy tipe quadriplegi spastis

c. Cerebral palsy tipe hemiplegia spastis


d. Cerebral palsy tipe ataksik tremor, jalan gak seimbang

e. Cerebral palsy tipe athetoid

8. Anak laki-laki usia 6 thn datang ke dokter dengan keluhan lemas sejak 2 minggu.
Keluhan disertai sering BAK, cepat haus dan lapar, mual muntah, gangguang penglihatan.
Pemeriksaan tanda vital dbn. Hasil lab GDS 412, islet cell antibody (+), insulin antibody
(+). Apakah terapi yg tepat ?
a. Pengaturan diet
b. Edukasi
c. Metformin
d. Glibenclamide
e. Insulin

9. Anak laki-laki usia 3 tahun dibawa berobat oleh ibunya karena lemas dan kurus. Anak
biasa diberi makan sayur dan nasi, tanpa lauk ikan ataupun daging. Tampilan klinis anak
lemah, rambut merah dan jarang serta mudah rontok, edema pretibial dan ditemukan
“crazy pavement dermatosis”. Perbaikan nutrisi yang paling tepat untuk pasien ini adalah?
a. karbohidrat
Dx Kwashiorkor
b. vitamin B1
c. vitamin C
d. protein
e. lemak jenuh

10. Anak perempuan usia 6 tahun datang ke RS diantar ibunya dengan keluhan payudara
membesar lebih besar dari ukuran biasa. Tumbuh rambut kemaluan sejak 1 bulan yang
lalu. Pemeriksaan maturitas seksual didapatkan M2, P1. Saat dilakukan pemeriksaan
didapatkan kadar LH meningkat. Apakah diagnosis pasien?
a. Pubertas prekoks dependent GnRH hafalkan tanner stage
b. Pubertas prekoks independent GnRH
c. Pubertas inisial
d. Pubertas prekoks perifer
e. Precoccial pseudopuberty

11. Pasien anak laki-laki usia 11 bulan datang dengan keluhan demam disertai muncul ruam
kemerahan di wajah dan badan sejak satu hari ini. Keluhan juga disertai dengan batuk
pilek sejak 3 hari ini. Pemeriksaan fisik Nadi 100x/m, RR 30x/m, Suhu 38OC, ruam
makulopapular eritema, faring hiperemis, lain-lain dalam batas normal. Riwayat pasien
belum pernah mendapatkan vaksin Campak. Kapan pasien diberikan imunisasi Campak?
a. Tidak perlu vaksin Campak lagi
b. Segera setelah pasien sembuh
c. Usia 15 bulan MR
1: 9 bulan
d. Usia 18 bulan II: 18 bulan - 2 tahun

e. Usia 2 tahun
12. Bayi laki laki usia 17 hari dibawa ke dokter karena keluhan kuning dan lemas. Ibu juga
mengeluhkan bayi malas menentek sejak 2 hari ini. Riwayat persalinan pervaginam, BBL
2.300 gram, uk 30 minggu. Riwayat mendapatkan terapi sinar selama 3 hari kehidupan
pertamanya, namun orang tua pasien memutuskan pulang paksa. Pemeriksaan fisik bayi
tampak lemas, hipotoni, ikterus Kramer 5. Hasil lab bilirubin total 21, bilirubin indirek 18.
Diagnosa pasien ini adalah?
a. Sepsis
b. Kern icterus Bilirubin > 25 (menembus sawar darah otak) kalau cukup bulan

c. Atresia bilier direk meningkat

d. Hemolisis of newborn
e. DIC

13. Pasien laki-laki usia 11 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas sejak satu hari
ini. Riwayat asma (+). Pemeriksaan fisik TD 100/70 mmHg, Nadi 110x/m, RR 40x/m.
Didapatkan wheezing pada seluruh lapang paru. Di IGD pasien sudah dilakukan
pemasangan O2 2 lpm dan nebulisasi salbutamol tetapi keluhan tidak berkurang. Apa
yang harus dilakukan selanjutnya?
a. Kortikosteroid IV 1. salbu maksimal 3x
2. salbu + ipratropium bromida
b. Nebulisasi salbutamol kedua 3. +kortikosteroid

c. Rawat inap + lakukan nebulisasi salbutamol lagi


d. Naikkan O2 4 lpm
e. Aminofilin IV

14. Anak laki-laki usia 7 tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan bibir nya sering
kebiruan. Saat ini anak sering biru terutama saat minum atau setelah aktivitas. Keluhan
biru tidak muncul sejak lahir. Riwayat anak sering batuk pilek berulang terkadang
disertai sesak napas. TD 100/70, nadi 88x/m, RR 28x/m, suhu 36.5OC. Dari auskultasi
didapatkan bising pansistolik pada ICS III parasternal line sinistra. Apakah diagnosis
yang tepat?
a. Ventricel septal defect
b. Patent ductus arteriosus
c. Arterial septal defect
d. Tetralogy of fallot
e. Double outlet right ventricle

15. Seorang ibu membawa anak perempuannya ke klinik dengan keluhan belum menstruasi
hingga umurnya mencapai 16 tahun. Riwayat kakak pasien menstruasi usia 12 tahun.
Pemeriksaan fisik didapatkan anak dengan perawakan pendek, leher pendek dan lebar,
tidak terdapat pembesaran payudara dan rambut pubis. Apakah kemungkinan diagnosis
pasien?
a.Sindrom Turner
b.Sindrom Klinefelter
c.Sindrom Jacobs
d.Sindrom Down
e.Sindrom Edward

16. Seorang bayi laki-laki usia 11 jam dibawa ibunya ke PKM karena dirujuk oleh bidan.
Bayi lahir cukup bulan, BB normal, sesuai masa kehamilan. Pemeriksaan fisik tampak
defek dinding abdomen, kemerahan disebelah kiri umbilikus dan hanya tertutup selaput
tipis. Tidak terdapat massa otot abdomen diatasnya. Bagaimana tindakan yg paling tepat?
a. Segera rujuk ke RS terdekat
Omphalocele
b. Pasang infus dan segera rujuk ke RS terdekat
c. Pasang infus, pasang NGT dan rujuk ke RS terdekat
d. Tutup dengan kasa NaCl, jaga kehangatan dan rujuk ke RS
e. Pasang infus, tutup dengan kasa NaCl dan rujuk ke RS

17. Seorang anak laki laki usia 6 tahun saat bermain bersama temannya tiba-tiba bibir dan
ujung jari sianosis. Riwayat sejak kecil pasien sering mengalami sianosis pada bibir dan
ujung-ujung jari. Pasien dibawa ke IGD dengan kondisi sesak, kesadaran somnolen, nadi
110x/m, RR 32x/m, suhu 36.5OC, sianosis (+), murmur (+). Apakah yang dapat
ditemukan pada pemeriksaan rongten thoraks pasien?
TOF
a. Vaskularisasi paru bertambah
b. Vaskularisasi paru berkurang
c. Atrium kiri dan ventrikel kiri membesar
d. Atrium kanan dan ventrikel kiri membesar
e. Atrium kanan dan ventrikel kanan membesar
18. Bayi baru lahir 5 jam yang lalu dibawa orang tua nya ke IGD karena kejang dan lemas.
Riwayat persalinan ditolong oleh bidan, cukup bulan, BBL 4000 g, APGAR skor 9/10.
Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran apatis, hipotoni, kadar gula darah bayi 35 mg/dl.
Ibu riwayat DM. Tatalaksana yang tepat ? GD <25 : D10% GD 25 - 47 : ASI atau PASI+D5%

a. D10% 2cc/kgBB (iv)


b. D10% 2cc/kgBB/menit (iv)
c. D10% 6 mg/kgBB (iv)
d. D10% 6 mg/kgBB/menit (iv)
e. D40% 2cc/kgBB (iv)

19. Bayi perempuan usia 6 bulan datang dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu.
Keluhan diawali demam dan batuk pilek sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik kesan
hipertermi, didapatkan wheezing dan rhonki basah nyaring pada kedua lapang paru. Pada
pemeriksaan rontgen thoraks didapatkan hiperaerasi dan patchy infiltrat. Apakah
diagnosis pasien?
a. Bronkopneumonia
b. Bronkiolitis
c. Bronkitis
d. Asma bronkial
e. Sindroma croup

20. Seorang bayi laki-laki lahir pervaginam usia kehamilan 42 minggu di RS. Bayi lahir
tidak menangis spontan dan tonus otot jelek. Telah dilakukan penanganan awal oleh
dokter. Kemudian dievaluasi, bayi belum bernafas spontan, tampak sianosis, dan FJ
96x/m. Dokter memutuskan untuk melalukan VTP selama 30 detik, kemudian FJ turun
menjadi 50x/m. Tindakan selanjutnya ?
a. Melakukan koreksi VTP
b. Melakukan kompresi dada
c. Melakukan VTP + kompresi
d. Memberikan epinephrine
e. Melakukan intubasi endotrakea

21. Seorang bayi laki-laki usia 2 hari dirujuk oleh bidan ke RS karena badan kaku, tidak mau
menyusu, mulut kaku. Riwayat bayi lahir ditolong dukun beranak. Pemeriksaan fisik
didapatkan tonus otot spasme, trismus dan pada umbilicus bayi tercium bau busuk dan
tampak ada pus. Apa tatalaksana awal yang dilakukan?
a. Bersihkan talipusat dengan Nacl 0,9%
b Diazepam dan ATS
c. Injeksi TT
d. Pemberian antibiotik
e. Injeksi vit K

22. Seorang ibu membawa anaknya umur 6 bulan ke IGD dengan keluhan sulit dibangunkan
sejak satu hari ini. Sebelumnya anak dikeluhkan kejang dan muntah. Riwayat anak
mengalami demam 3 hari yang lalu dan ibu memberinya obat penurun panas berupa
ASPIRIN. Pemeriksaan Lumbal Pungsi dalam batas normal. Pemeriksaan CT Scan
Kepala didapatkan edema otak. Hasil Lab: SGOT/SGPT, AMILASE, LIPASE
meningkat. Apakah kemungkinan diagnosis pasien?
a. Sindrom Reye
b. Ensefalitis
c. Meningitis
d. Serosis hepatis
e. Hepatitis

23. Bayi laki-laki usia 1 bulan datang bersama ibunya untuk konsultasi ke dokter dengan
keluhan kemerahan pada kedua pipi sejak 1 minggu terakhir. Pasien saat ini hanya
mendapatkan ASI eksklusif. Riwayat ayah pasien sering bersin-bersin pada pagi hari.
Pemeriksaan fisik didapatakan ruam makulopapular eritema pada kedua pipi hingga leher,
pemeriksaan jantung paru dan abdomen dalam batas normal. Tatalaksana yang dilakukan
adalah?
a. Ibu diet eliminasi produk susu sapi, telur dan kacang
b. Tidak ada pembatasan diet
c. Susu diganti dengan susu kedelai
d. Susu digantikan dengan makanan pendamping ASI
e. Susu diganti dengan susu hipoalergenik
24. Anak usia 2 thn datang ke Puskesmas dengan diare sejak 2 hari. BAB cair sekitar
>10x/hari, tidak disertai darah dan lendir. Muntah tiap minum dan penurunan berat badan.
Pada pemeriksaan fisik anak tampak lemah, nadi 152x/menit, suhu 37OC, napas cepat
dan dalam, ubun ubun besar cekung, mata cowong, turgor kulit kembali sangat lambat.
Dokter Puskesmas mencoba memasang infus namun gagal dan berencana merujuk pasien
ke RS. Jarak ke RS sekitar 12 jam. Apa yang harus dilakukan?
a. Beri air putih melalui mulut 20cc/kg/jam
b. Beri air putih melalui mulut 30cc/kg/jam
c. Beri oralit melalui mulut 10cc/kg/jam
d. Beri oralit melalui NGT 20cc/kg/jam
e. Beri oralit melalui NGT 30cc/kg/jam

25. Anak laki-laki 5 tahun datang bersama ibunya ke dokter dengan keluhan bengkak pada
kelopak mata dan kedua tungkai sejak 1 bulan. Pasien juga dikeluhkan kencing keruh
berbuih. Pemeriksaan fisik TD 100/70 mmHg, napas 24x/mnt, nadi 108x/mnt, piting
edema pada kedua ekstemitas bawah (+). Hasil lab kreatinin 1.4, ureum 46. Hasil UL
didapatkan protein (+3), eritrosit (+1). Apakah terapi yang tepat?
a. Prednison 2 mg/kgBB/hari
b. Prednisolon 1 mg/kgBB/hari
c. Metilprednisolon 2 mg/kgBB/hari
d. Deksametason 2 mg/kgBB/hari
e. Betametason 1 mg/kgBB/hari

26. Anak laki-laki berusia 7 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sering lemas. Ibu
pasien mengatakan pasien menjadi lebih sering makan, sering kencing, dan lebih mudah
merasa haus, namun BB tidak meningkat dalam 5 bulan terkahir. Riwayat 5 bulan yang
lalu pasien sempat demam tinggi namun sembuh dengan sendirinya. Pemeriksaan tanda
vital dan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan lab didapatkan GDS 220 g/dl dan urin
glukosa +3. Apa mekanisme penyebab penyakit pada pasien ini?
a. Kurangnya intake glukosa
b. Gangguan hepar
c. Resistensi insulin
d. Peningkatan penggunaan glukosa darah yang berlebihan
e. Destruksi sel islet beta pancreas
27. Seorang anak berusia 4 tahun terdiagnosa TB paru berdasarkan sistem scoring TB.
Pasien akan mulai menjalani terapi. Manakah kombinasi obat yang tepat?
a. HRZ (2 bulan) dilanjutkan HR (4 bulan)
b. HRZE (2 bulan) dilanjutkan HR (4 bulan)
c. HR (2 bulan) dilanjutkan HRZ (4 bulan)
d. HRZE (2 bulan) dilanjutkan HR (10 bulan)
e. HRZ (2 bulan) dilanjutkan HR (10 bulan)

28. Seorang anak berusia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan pucat sejak 3 bulan
yang lalu. Anak juga tampak lemas dan kurang aktifdibandingkan dengan anak seusianya.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 14 kg, konjungtiva anemis, tidak
didapatkan hepatosplenomegali. Pada pemeriksaan darah didapatkan Hb 6 g/dL, leukosit
10.800/mm3, trombosit 161.000/mm3, apusan darah tampak gambaran hipokrom
mikrositer. Berapakah dosis terapi besi elemental untuk anak tersebut?
a. 2mg/kgBB/hari selama 12 bulan dosis suplementasi besi pada anak yg lahir aterm
b. dosis tunggal 2-4 mg/kg/hari selama 1-3 bulan dosis suplementasi besi pada anak
secara umum
c. 3-6 mg/kg bb/hari dibagi dalam dua dosis selama 1-3 bulan
d. 30 mg/hari selama 3 bulan dosis maksimal suplementasi besi pada balita dan anak
sekolah
e. 60mg/hari selama 3 bulan dosis suplementasi besi pada remaja

29. Anak usia 5 tahun dibawa oleh orang tuanya ke poliklinik karena sulit berjalan sejak kecil.
Riwayat keluhan yang sama pada kedua orang tua pasien disangkal. Pada pemeriksaan
fisik terlihat anak memposisikan kakinya terlalu lebar ketika berjalan. Anak juga terlihat
selalu berjinjit. Ditemukan gower sign (+). Apakah kelianan yang menyebabkan kondisi
pasien ini?
a. Autosomal dominan
b. Autosomal resesif
c. X-linked dominan
d. X-linked resesif
e. Crossing over
30. Seorang anak laki-laki usia 2,5 tahun datang ke klinik BPJS dengan keluhan demam dan
sesak. Keluhan memberat sejak sore tadi sehabis mandi. Diketahui bahwa pasien batuk
pilek sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan suhu axilla 38,4
derajat celcius, laju napas 40x/menit, laju nadi 120x/menit. Pada pemeriksaan fisik anak
tampak sakit ringan, tidak ada head nodding, tidak ada napas cuping hidung. Pada thorax :
retraksi tidak ada, focal fremitus meningkat, perkusi sonor, auskultasi terdengan rhonki di
seluruh lapang paru. Apakan antibiotik yang tepat untuk tatalaksana kasus ini?
a. Kotrimoksasol (4 mg/kg BB/kali) 2 kali sehari selama 3 hari
b. Amoksisilin (60 mg/kg BB/kali) 2 kali sehari selama 3 hari
c. ampisilin(25mg/kgBB/kali IV atau IM setiap 6 jam)
d. amoksisilin(50 mg/kgBB/kali IV atau IM setiap 6 jam)
e. ciprofloxacin (15 mg/kgBB/kali)