Anda di halaman 1dari 5

PENANGANAN SYOK ANAFILAKTIK

No. Kode : Ditetapkan Oleh Kepala


Terbitan : Puskesmas
No. Revisi : Oro Oro Ombo
SPO Tgl. Mulai Berlaku :
PUSKESMAS
ORO ORO OMBO
Halaman :
Neva Chandra,SKM,M.Mkes
NIP: 19701118199703 2 004

1. Pengertian Syok Anafilaktik adalah syok yang disebabkan karena pemberian obat
secara suntikan dan kadang-kadang per oral

2. Tujuan Sebagai pedoman dalam menangani pasien syok anafilaktik

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas tentang pelayanan klinis

4. Referensi Buku Pedoman Perawatan dasar Depkes RI Tahun 2005.


5. Alat dan Bahan 1. Tabung oksigen
2. Tensimeter
3. Ambulance bila dirujuk
4. Infuse set
5. Adrenalin injeksi
6. Dexamethasone vial
7. Spuit 3 cc, 5 cc

8. Cairan infus

a. Langkah- Langkah
Persiapan

1. Pasien ditidurkan dengan posisi kepala lebih rendah dibandingkan kaki dan lengan
2. Melonggarkan pakaian
3. Membebaskan jalan nafas
Pelaksanaan
1. Pemeriksaan fisik : tekanan darah, nadi, suhu, RR dan kondisi umum pasien
2. Catat pada rekam medis
3. Beri suntikan Adrenalin 0,3 ml IM pada lengan atas (untuk dosis anak 0,01 cc/kg BB)
4. Bila perlu dapat diulang tiap 15 menit, umumnya diperlukan 1-4 kali pemberian
5. Pasang tourniquet proksimal dari tempat suntikan (untuk mencegah penyebaran)
tourniquet dikendorkan tiap sepuluh menit.
6. Jaga system pernafasan dan kardiovaskuler agar berjalan dengan baik
7. Pasang infuse bila diperlukan
8. Dosis dexamethasone 5 mg/kgBB dapat diulang tiap 4-6 jam
9. Bila kesadaran tidak membaik, persiapkan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih
lengkap

7. Hal-hal yang perlu Observasi kesadaran, tanda vital pasien selama penanganan syok
diperhatikan anafilaktik
8. Unit terkait 1. Klinik Umum
2. Rawat Inap
3. Ambulance rujukan
8. Dokumen terkait 1. Rekam Medis
2. Catatan tindakan.
Pelaksana Mutu Baku Ket

Uraian Prosedur
DOKTER PERAWAT
Kelengkapan Waktu Output

1. Memberitahu kepada pasien atau keluarga Ruangan 2 menit Tanda tangan


tentang tindakan yang akan dilakukan, serta tindakan/form pasien/keluarga
Mulai
meminta persetujuan pasien inform consent

2 Pasien diposisikan kepala lebih rendah Tempat tidur 2 menit Pasien berbaring
dari kaki pasien pasien di tempat tidur dg
posisi kepala
lebih rendah dari
kakinya

3 Melonggarkan pakaian & Membebaskan 2 menit Jalan nafas


bebas, pakaian
jalan nafas pasien
longgar

4 Melakukan Pemeriksaan fisik : tekanan Tensimeter/ste 5 menit Tensi-nadi-RR-


toskop/termom suhu- keadaan
darah, nadi, suhu, RR dan kondisi umum
eter suhu/ umum tercatat di
pasien & mencatat pada rekam medis rekam medis rekam medis

5 Membeikan suntikan Adrenalin 0,3 ml IM Adrenalin 2 menit Adrenalin masuk


injeksi, spuit ke tubuh pasien
pada lengan atas (untuk dosis anak 0,01
3cc, alkohol
cc/kg BB), Bila perlu dapat diulang tiap 15 swab
menit, umumnya diperlukan 1-4 kali
pemberian
Pelaksana Mutu Baku Ket

Uraian Prosedur
DOKTER PERAWAT
Kelengkapan Waktu Output

6 Memasang tourniquet proksimal dari torniquet 1 menit Torniquet


terpasang di
tempat suntikan (untuk mencegah
proksimal tempat
penyebaran) tourniquet dikendorkan tiap injeksi
sepuluh menit.

7 Menjaga system pernafasan dan 2 menit Jalan nafas


kardiovaskuler agar berjalan dengan baik bebas/ sirkulasi
stabil

8 Memberikan injeksi dexamethasone intra Dexametason 5 menit Dexametason


injeksi/ spuit injeksi masuk
vena 5 mg/kgBB dapat diulang tiap 4-6
3 cc/alkohol dalam tubuh
jam swab pasien

9 Memasang infuse bila terjadi syok Infus set/ 2 menit Infus terpasang
abocath dg
needle no
18/20/ cairan
infus

10 Bila kesadaran tidak membaik, ambulance 5 menit Pasien dg


mempersiapkan rujukan ke fasilitas kesadaran tidak
selesai membaik siap
kesehatan yang lebih lengkap
dirujuk ke faskes
yg lbh lengkap