Anda di halaman 1dari 23

MAKALAH BAHASA INDONESIA

MENULIS MAKALAH, RANGKUMAN, DAN RESENSI

Dosen Pengampu Dr. Emah Khuzaemah, M.Pd.

Disusun Oleh :

Kelompok 3

1. Ade Nurrohman (P2. 06.37.1.17.002)

2. Devi Fristiya (P2. 06.37.1.17.013)

3. Diella Dwi A (P2. 06.37.1.17.015)

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wilayah Cirebon


Jl. Pemuda No. 38, Kel. Sunyaragi, Kec.Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132

Prodi DIII PIKES Cirebon Tk. 1

2017/2018
Kata Pengantar

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat dan
karunianya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta
salam tak lupa kami panjatkan kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW para
sahabatnya dan kepada kita selaku umatnya hingga akhir jaman. Aamiin.
Salam hormat kepada ibu Dr. Emah Khuzaemah, M.Pd. selaku dosen mata kuliah bahasa
indonesia prodi DIII PIKES tingkat 1.

Makalah yang kami buat ini sebagai pemenuhan tugas pertama, kelompok ketiga bahasa
indonesia. Tugas tersebut diberikan pada hari selasa tanggal 29 Agustus 2017.

Kami selaku penulis berharap semoga makalah yang berjudul “Menulis Makalah,
Rangkuman dan Resensi” yang kami buat memberikan manfaat serta pemahaman bagi para
pembaca.

Kami ucapkan mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan serta kami
memohon kritik dan saran yang nantinya akan terus kami perbaiki lagi dalam membuat
makalah selanjutnya, karena makalah yang kami buat ini jauh dari kata sempurna.

Cirebon, 06 September 2017

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Menulis makalah adalah salah satu hal yang harus diketahui setiap para siswa
dan mahasiswa, untuk memudahkan menulis makalah dengan baik dan benar serta
memudahkan para siswa untuk menulis tugas yang berbentuk makalah.
Merangkum merupakan kegiatan menyatukan atau merangkai beberapa
pendapat atau informasi, menjadi bentuk ringkasan pokok-pokok pendapat atau
informasi.
Menulis resensi berarti menyampaikan informasi mengenai ketetapan buku
bagi pembaca. Didalamnya disajikan berbagai ulasan mengenai buku dari berbagai
segi. Ulasan ini dikaitkan dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan
akan bacaan yang dapat dapat dijadikan acuan bagi kepentingannya.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian makalah, rangkuman, dan resensi ?
2. Bagaimanakah cara penulisan makalah, rangkuman dan resensi yang
baik serta benar?
3. Hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam membuat makalah,
rangkuman dan resensi ?

C. Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah tentang materi menulis makalah, rangkuman dan
resensi ini agar pembaca dapat mengetahui tata cara penulisan makalah yang baik dan
benar.
Tujuan rangkuman dapat membantu seseorang untuk mencari informasi
dengan lebih mudah dan cepat.
Sedangkan tujuan resensi memberi informasi kepada pembaca mengenai suatu
buku. Adapun tujuan resensi lainnya, diantaranya :
1. Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum
terhadap suatu buku.
2. Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi, pembaca
bisa belajar mengkritik dan koreksi terhadap sebuah buku.
3. Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
Dengan seperti itu pembaca dapat mengetahui tujuan dan maksud dari
buku yang diterbitkan.
4. Pembaca dapat membandingkan antara buku yang satu dengan buku
lainnya yang sejenis, serta mengetahui kelemahan dan kelebihannya.
5. Memberi masukan kepada penulis buku berupa kritik dan saran
terhadap cara penulisan, isi, dan substansi buku.
BAB II
MENULIS MAKALAH, RANGKUMAN, DAN RESENSI

A. Menulis Makalah

1. Pengertian Makalah

Menurut KBBI. Makalah diartikan menjadi dua arti, yang pertama adalah tulisan
resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan dimuka umum di
suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan. Kedua makalah
didefinisikan sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.
(Asabrianderson, 2016:02, http://www.kompasiana.com diakses 11 September
2017).

Menurut Surakhmad, makalah diartikan sebagai segala jenis tugas kuliah yang wajib
diselesaikan dengan cara ditulis baik sebagai hasil pembahasan dari suatu buku
maupun sebagai hasil karangan tentang suatu bahasan pokok permasalahan.
(Setiono, 2015:09. Khuzaemah, 2016:09, http://www.republikamuda.com diakses 10
September 2017).

Sedangkan Badan Standarisasi Nasional (BSN) menulis bahwa sebuah karya tulis
disebut makalah jika memenuhi beberapa syarat berikut; makalah merupakan
pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian dan
bersifat ilmiah.
(dikutip dari http://ciputrauceo.net diakses 11 September 2017).

Selain digunakan sebagai tugas dalam mata kuliah, bagi mahasiswa makalah
merupakan bentuk dari pengembangan diri dan implementasi mahasiswa dalam
bidang keilmuannya. Implementasi kemahiran yang dimiliki oleh mahasiswa baik
tata ucap, tata tulis, dan tata laku berbahasa indonesia dapat dituangkan dalam
bentuk karya tulis ilmiah dalam bentuk makalah dan bentuk penyajiannya dapat
dilakukan di dalam forum ilmiah. Bentuk-bentuk karya ilmiah tersebut dapat juga
diwujudkan dalam bentuk program kreatifitas mahasiswa (PKM) yang diprogramkan
oleh DIKTI, yaitu PKM-P, PKM-K, PKM-M, PKM-T, PKM-GT, dan PKM-Al.
(dikutip dari Rohmadi dan Nugraheni, 2011:05 diakses 11 September 2017) .

Sehingga dapat diambil kesimpulan makalah merupakan salah satu bentuk karya
tulis atas pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur
kekinian dan bersifat ilmiah dengan tujuan untuk pengembangan diri dan
implementasi mahasiswa dalam bidang keilmuan mengenai suatu hasil pembahasan
dari pokok permasalahan.
2. Kategori Makalah
Terdapat 3 kategori makalah, sebagai berikut
a. Makalah Deduktif yaitu makalah yang didasarkan pada kajian teoritis yang
relevan dengan permasalahan yang dibahas.
b. Makalah Induktif adalah makalah yang ditulis berdasarkan data empiris yang
bersifat objektif berdasarkan apa yang diperoleh dari lapangan namun tetap
relevan dengan pembahasan.
c. Makalah Campuran yaitu makalah yang disusun atau ditulis berdasarkan
kajian teoritis dan data empiris. Makalah campuran ini adalah penggabungan
antara makalah deduktif deduktif dan makalah induktif.
Pada makalah campuran dapat dibagi lagi menjadi 6 jenis:

1) Makalah Ilmiah yaitu makalah ini biasanya membahas permasalahan


yang ditulis dari hasil studi ilmiah dan jenis makalah ini tidak berdasarkan
pendapat atau opini dari penulis yang bersifat subyektif.
2) Makalah Kerja yaitu makalah yang diperoleh dari hasil sebuah
penelitian dan memungkinkan seorang penulis makalah tersebut
berargumentasi dari permasalahan yang dibahas yang didapatkan dari
sebuah proses penelitian dan itu artinya opini yang bersifat subyektif dari
penulis lebih memungkinkan pada makalah jenis ini.
3) Makalah Kajian yaitu makalah yang berisi tentang sebagai sarana
pemecahan suatu masalah yang bersifat kontroversial.
4) Makalah Posisi yaitu istilah yang digunakan untuk karya tulis yang
disusun atas permintaan suatu pihak yang fungsinya sebagai alternatif
pemecahan masalah yang kontroversial. Prosedur pembahasan dan
penulisannya dilakukan secara ilmiah.
5) Makalah Analisis yaitu makalah yang sifatnya menganalisis suatu
masalah.
6) Makalah Tanggapan yaitu makalah yang biasanyasering dijadikan
sebagai tugas mata kuliah bagi mahasiswa yang isinya merupakan reaksi
terhadap suatu bacaan.
(Setiono, 2015:09. Khuzaemah, 2016:09. http://www.republikmuda.com
diakses hari Minggu tanggal 10 September 2017).

3. Cara Membuat Makalah


Cara membuat makalah yang baik adalah sebagai berikut:
a. Pemilihan Topik
Topik adalah tema pembuatan makalah. Topik dapat pula diperoleh dari uraian
latar belakang masalah. Latar belakang adalah sebab mengapa sebuah
penelitian dilakukan atau alasan makalah ditulis. Sedangkan tema akan muncul
karena adanya sebab pada latar belakang. Pemilihan topik harus menarik serta
mencakup berbagai kajian ilmu yang memasyarakat. Hal ini dilakukan dengan
tujuan agar pembaca dapat mengambil manfaat dari makalah tersebut sesuai
dengan ilmu yang dibutuhkan.
Topik yang biasanya digunakan dalam penulisan makalah antara lain berkutat
pada bidang akademis atau mata pelajaran dibangku sekolah seperti Sejarah,
Agama, TIK, Kesehatan, Biologi, Geografi, Ekonomi, PKN, Fisika, dan
Kewirausahaan.
Sebagai tambahan pertimbangan, Kusmarwanti, M.Pd menyarankan ada 4 hal
yang harus disesuaikan dalam menentukan sebuah topik makalah.

1) Kemampuan dalam menguasai teori/kajian masalah.


2) Ketersedian bahan pendukung, referensi dan literatur lain yang dapat di
akses.
3) Kesan menarik dan unik dari topik.
4) Seberapa besar manfaat dari makalah yang terbitkan secara umum.

b. Pemilihan Bahasa
Dalam penulisan sebuah makalah, perlu diperhatikan juga mengenai penulisan
serta bahasa yang digunakan. Makalah biasanya menggunakan bahasa baku
atau sesuai ejaan yang disempurnakan.

Ketentuan penulisan makalah untuk cakupan internasional, harus


menggunakan Bahasa Inggris agar dapat diterima juga secara internasional.
Berbeda dengan penulisan untuk kalangan dalam negeri (Indonesia) harus
menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan EYD yang
berlaku saat ini. Perlu diketahui pula bahwa EYD biasanya disempurnakan
setiap beberapa tahun.

Pemilihan bahasa serta penulisan makalah yang baik dan benar akan ikut
menentukan bobot kualitas dari makalah yang ditulis. Jadi hal ini penting juga
untuk diperhatikan. Pemilihan kata juga dirasa penting agar pembaca mampu
memahami dengan baik maksud yang ingin disampaikan dalam makalah. Hal
ini akan menghindarkan dari kemungkinan adanya salah tafsir atau minim
pemahaman terhadap resensi makalah. Pemilihan kata harus dengan bahasa
baku atau ilmiah serta tepat sasaran, tidak bertele-tele namun tetap informatif.
Akan lebih baik apabila setiap penjelasan yang ditulis disertai dengan contoh
yang konkret sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.

4. Susunan Kerangka Makalah


a. Cover
Cover/Sampul makalah memuat judul makalah serta nama penulis, logo
lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan jelas,
nama asli dan nama lengkap tanpa disingkat serta tanpa menyebutkan gelar.
Alamat penulis memuat nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja
atau menempuh jenjang studi (universitas). Tahun terbit adalah tahun pada saat
makalah telah selesai penelitian dan penulisannya kemudian diterbitkan untuk
umum.
Judul pada halaman cover atau sampul menggunakan huruf kapital yang
dicetak tebal dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman dengan
besar font sebesar 14, ditulis dengan pengaturan layout center (rata tengah).
Untuk penulisan nama penulis dan tidak diperlukan huruf kapital untuk semua
kata, cukup huruf kapital di awal kata. Namun untuk penulisan keterangan
nama instansi atau jenjang pendidikan menggunakan huruf kapital dengan
dicetak tebal.

Judul yang ditampilkan harus judul yang jelas, informatif, singkat namun
menjelaskan isi dari penelitian dalam makalah tersebut. Anda tidak dianjurkan
menuliskan judul makalah misalnya “Laporan Penelitian Kajian Sosial di
Masyarakat”, Anda harus menjelaskan lebih spesifik pada judul Anda tersebut,
yaitu misalnya “Pengaruh Budaya Patrilineal dalam kehidupan masyarakat
Jawa” judul tersebut akan menginformasikan kepada pembaca, garis besar dari
isi atau bahasan makalah.

b. Abstrak
Abstrak ditulis dalam dua bahasa atau dua versi, yaitu Bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris. Untuk penulisan dalam Bahasa Indonesia tidak diperbolehkan
menulis lebih dari 250 kata, sedangkan dalam Bahasa Inggris tidak
diperbolehkan menulis lebih dari 200 kata. Abstrak dapat berisi ringkasan atau
bahasan pokok dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa,
serta sedikit rangkuman hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang
dilakukan. Jika ingin menerbitkan makalah pada skala internasional, maka
harus meletakkan abstract pada halaman utama atau halaman awal sebelum
abstrak dalam Indonesia. Begitu juga jika ingin menerbitkan makalah dengan
sasaran utama skala nasional, maka harus menulis abstrak dalam Bahasa
Indonesia pada halaman awal, baru kemudian abstract dalam Bahasa Inggris
pada halaman berikutnya. Penulisan abstrak menyesuaikan tujuan dan sasaran
membuat makalah tersebut.

Kata kunci menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yaitu


menyesuaikan bahasa yang digunakan pada abstrak. Jika abstrak dalam Bahasa
Indonesia, maka kata kunci harus dalam Bahasa Indonesia. Sebaliknya jika
abstract menggunakan penulisan dalam Bahasa Inggris, maka kata kunci harus
dalam Bahasa Inggris (keywords). Kata kunci terdiri tidak lebih dari 3 sampai
5 kata. Kata kunci ditempatkan di bawah penulisan abstrak. Pada intinya,
penulisan abstrak harus disesuaikan dengan tema dan tujuan penulisan
makalah itu sendiri. Sedangkan kata kunci merangkum apa yang tertulis di
dalam abstrak serta makalah penelitian Anda.
c. Daftar Isi
Daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Setiap bab dan sub-bab
dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca
menemukan bahan yang akan dibaca. Daftar isi juga memuat daftar gambar
dan daftar tabel (jika ada).

d. Kata Pengantar
Kata pengantar mencakup isi dari keseluruhan esensi makalah, yaitu
membahas isi makalah secara menyeluruh namun umum. Hal ini perlu
dilakukan agar pembaca mempunyai pandangan umum arah dari penelitian
dalam makalah tersebut.

Biasanya pada kata pengantar, penulis juga mencantumkan ucapan syukur


kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah
mendukung dan membantu proses penyelesaian makalah.

Dalam kata pengantar penulis juga dapat menjabarkan penjelasan waktu


penulisan makalah, tempat penelitian, serta pihak-pihak yang menjadi mentor
penulis dalam menyelesaikan makalah baik individu, instansi maupun
lembaga-lembaga tertentu yang terlibat dan memberikan haknya.

Dia akhir kata pengantar, penulis juga diperbolehkan menuliskan harapan


penulisan makalah tersebut, manfaat bagi pembaca, kemudian penulis juga
menerima masukan berupa kritik dan saran dari pembaca. Serta pencantuman
nama lengkap penulis, tempat dan tanggal atau tahun (waktu) penulisan
makalah tersebut namun tanpa dibubuhi tanda tangan.

e. Pendahuluan
Pendahuluan merupakan bahasan awal topik penelitian di dalam makalah yang
disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Pendahuluan tidak perlu ditulis
secara luas, cukup cakupan luarnya saja asalkan sudah mencakup esensi umum
dari makalah. Pendahuluan dapat dijelaskan secara umum dan singkat namun
tujuan dan maknanya jelas. Pendahuluan dapat menjelaskan tentang pokok
permasalahan awal yang ditemui. Permasalahan disini yang dimaksud adalah
masalah yang ditemukan dan ingin diteliti dalam makalah tersebut.

Di dalam bab pendahuluan, mencakup bab-bab penting dalam penelitian


makalah. Biasanya di dalam pendahuluan terdapat tiga poin penting yang
menjadi sub-bab nya yaitu Latar Belakang, Rumusan Masalah, dan Tujuan
Pembahasan.

f. Latar Belakang
Latar belakang menjelaskan secara umum permasalahan yang ditemukan,
serta mengapa masalah tersebut perlu untuk diteliti kemudian di analisa
dalam sebuah makalah. Latar belakang ditulis sejelas-jelasnya dengan
penjelasan yang umum dan mudah dimengerti. Dapat pula dijelaskan dari
awal hal yang ingin diteliti menjadi masalah yang perlu untuk dianalisis.

Latar belakang juga menjelaskan fakta-fakta, data-data, temuan penelitian


sebelumnya, dan referensi yang penulis temukan, yaitu alasan yang membuat
peneliti ingin meneliti hal tersebut. Penulis juga mengemukakan pendekatan
serta landasan teori yang bisa digunakan untuk menelaah permasalahan yang
ditemukan, yaitu dilihat dari sudut pandang teoritis.

Latar belakang ditulis dengan metode piramida terbalik, yaitu mengerucut ke


bawah. Pada awalnya penulis menjelasakan secara luas dan umum gambaran
permasalahan kemudian lama-kelamaan dikerucutkan menjadi poin
permasalahan krusial, objek, serta ruang lingkup yang ingin diteliti.

g. Rumusan Masalah
Rumusan masalah berisi pokok masalah yang ditemukan. Biasanya rumusan
masalah sangat singkat dan padat, tidak lebih dari satu paragraf serta berisi
poin-poin pertanyaan atau masalah yang akan diteliti. Poin pertanyaan
biasanya antara 2 sampai 3 pertanyaan. Rumusan masalah merupakan hasil
pengerucutan dari bahasan pada latar belakang yang telah diulas sebelumnya.
Cara membuat rumusan masalah yang baik adalah mengerucutkan
permasalahan melalui cara penyempitan kajian permasalahan yang begitu luas
dan umum, menjadi masalah yang sangat khusus, spesifik dan menjurus, serta
ditulis dalam bentuk pertanyaan yang kemudian akan diteliti dalam penelitian.

Tujuan penulisan rumusan masalah sanagt penting, yaitu alasan dari


dilakukannya penelitian dalam makalah tersebut. Rumusan masalah juga
berfungsi sebagai pedoman atau penentu arah penelitian, penentu metode dan
teori yang akan diambil untuk digabungkan sebagai landasan teori dalam
penelitian, serta memudahkan peneliti untuk menentukan sampel dan populasi
penelitian.

h. Tujuan Pembahasan
Tujuan pembahasan berisi manfaat dari penelitian yang dilakukan. Pada
dasarnya manfaat ini ditujukan untuk pembaca. Manfaat diperoleh jika telah
menemukan hasil atau kesimpulan dari permasalahan dan konfirmasi dari
hipotesa awal. Tujuan pembahasan biasanya ditulis secara singkat namun
menggambarkan serta mendeskripsikan manfaat penelitian kepada pembaca.

Tujuan pembahasan dibagi menjadi dua, tujuan fungsional dan tujuan


individual. Tujuan fungsional lebih ditujukan kepada instansi yang terkena
imbas dari hasil penelitian makalah yang dibuat, yaitu manfaat penelitian
diharapkan mampu menjadi landasan mengambil kebijakan atau keputusan.
Tujuan individual manfaatnya lebih kepada individu, yaitu menambah ilmu
pengetahuan, pengenalan, serta pengalaman baru terhadap kajian yang belum
diteliti sebelumnya.

Tujuan pembahasan juga memiliki manfaat penelitian kepada penulis, yaitu


menambah kaidah wawasan penulis.

i. Isi
Isi berisi uraian pokok dari topik makalah. Isi menjelaskan tentang
permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat penelitian,
sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh di lapangan.
Data yang diperoleh bisa merupakan data kualitatif, data kuantitatif, maupun
mixed methods. Jika data dilakukan dengan proses wawancara, maka penulis
bisa mencantumkan kutipan hasil pembicaraan dengan orang yang di
wawancara atau narasumber tersebut. Namun jika data penelitian berupa data
kuantitatif dapat mencantumkan hasil penelitian berupa daftar tabel berisi
angka atau hal-hal yang bersifat numerik. Metode penelitian dapat dilakukan
dengan metode survey, wawancara, dan pengamatan serta pengambilan data di
lapangan.

Isi menjelaskan tentang definisi dan landasan teori, ulasan materi,


penyelesaian masalah, serta solusi atau hasil penelitian.

j. Kesimpulan
Kesimpulan merupakan penjabaran dari hasil penelitian yang diperoleh. Hasil
penelitian diperoleh dari analisis rumusan masalah yang ditemukan kemudian
dianalisis menggunakan teori dan metode penelitian yang dilakukan, sehingga
diperoleh kesimpulan penelitian. Kesimpulan bisa sesuai dengan hipotesa
namun bisa juga tidak sesuai dengan hipotesa awal sehingga muncul sebuah
kesimpulan baru dari rumusan masalah yang telah dijabarkan sebelumnya.
Kesimpulan juga menjabarkan apakah penelitian yang dilakukan telah
menjawab rumusan masalah atau masih diperlukan penelitian lanjutan.

k. Saran
Saran lebih ditujukan penulis kepada pembaca. Saran diperoleh dari
kesimpulan penelitian untuk lebih dikembangkan kembali, ditindaklanjuti,
maupun diterapkan. Saran berisi manfaat penelitian kepada pembaca
berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian diharapkan agar
dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca. Tujuan atau harapannya adalah
agar pembaca mampu menerapkan atau menggunakan hasil dari penelitian
yang telah dilakukan dalam aplikasinya secara langsung di masyarakat baik
secara teoritis maupun praktis.
l. Penutup
Penutup berisi harapan penulis kepada pembaca yaitu berharap agar penelitian
tersebut bermanfaat kepada pembaca. Penulis juga memberikan kesan dan
pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung penulis
atas kontribusi nya untuk menyelesaikan makalah penelitian. Penutup juga
menjelaskan kekurangan serta kelebihan dalam penulisan makalah penelitian.

m. Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi yang dicantumkan atau
dipergunakan dalam penyusunan makalah. Daftar pustaka berisi paling sedikit
25 referensi, bisa dari jurnal, maupun buku. Penulisan daftar pustaka harus
disusun secara sistematis serta diurutkan berdasarkan abjad/alfabetis menurut
nama pengarang.

Daftar pustaka terdiri atas nama pengarang, tahun terbit publikasi, judul
publikasi, serta tempat terbit dan penerbit. Pengaturan penulisan nama dalam
daftar pustaka adalah dengan ketentuan nama keluarga harus ditulis terlebih
dahulu, kemudian diikuti oleh nama panggilan.

Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada
penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya:
1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari internet, pertama;
tulis nama, kedua; tulis (tahun buku atau tulisan dibuat dalam tanda
kurung) setelah itu beri (tanda titik), ketiga; tulis judul bukutulisannya lalu
beri (tanda titik) lagi, keempat; tulis alamat websitenya gunakan kata
(from) untuk awal judul web, setelah itu beri tanda koma, kelima; tulis
tanggal pengambilan data tersebut. Seperti contoh dibawah ini:
- Albarda (2004). Strategi Implementasi TI untuk Tata Kelola Organisasi
(IT Governance). From htto://rachdian.com/index2.php?option=com-
docman&task=doc-view&gid=27&ltemid=30, 3 August 2008
2. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama;
penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang
ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan
dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya
ingat ditulis dengan menggunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat;
tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima;
penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:
- Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta:
Penerbit Andi Offset
- Soekirno, Harimurti (2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis
Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo
3. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama.
Pertama tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda
koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah
nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua/ketiga ditulis
sama seperti nama asli, alias tidak ada perubahan, yang berubah penulisannya hanya orang
pertama sedangkan orang kedua dan ketiga tetap. Setelah penulisan nama kedua selesai, dan
tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua
orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku
tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan tutup/ ( )] setelah itu beri (tanda titik). ketiga;
Judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring.
Keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/ cetakan setelah itu beri (tanda titik dua  dan
terakhir kelima: nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda
titik). Untuk gelar akademik tidak ditulis dalam penulisan daftar pustaka. Contohnya yaitu:
- Suteja, B.R, Sarapung, J.A, &
Suteja, B.R., Sarapung, J.A, & Handaya, W.B.T. (2008). Memasuki Dunia E-Learning, Bandung: Penerbit
Informatika.

Whitten, J.L.,Bentley, L.D., Dittman, K.C. (2004). Systems Analysis and Design Methods. Indianapolis:
McGraw-Hill Education.

Perlu diingat juga untuk penulisan daftar pustaka yang banyak harus berurutan penulisannya. Nama
dari sumber yang diambil sebagai daftar putaka ditulis berdasarkan urutan Abjad dari nama masing-
masing tersebut, dimulai dengan Abjad A-Z itulah urutan penulisan daftar pustaka yang baik yaitu
sesuai dengan urutan nama-namanya.

Contoh-Contoh Daftar Pustaka

Barry PD. (1998). Mental Health and Mental Illness. Philadelphia: Lippincott-Raven Publishers.

Ellis, J.R., Nowlis, E.A. & Bens, P.M. (1996). Modules for basic nursing skills. (six edition). Philadelphia:
Lipicont-Reven Publisher

Jhonson, Marion., Meridean Maas. (2000). Nursing Outcomes Classification (NOC). St. Louis: Mosby.

Kozier, B., Erb., & Oliver, R. (2004), Fundamental of nursing; consept, process and practice, (fourth
edition) California: Addison-Wesley Publishing CO

McCloskey, Joanne C., Bullechek, Gloria M. (1996). Nursing Interventions Classification (NIC). St. Loui:
Mosby.

NANDA. (2005). Nursing Diagnoses: Definitions & Classification 2005-2006. Philadelphia: NANDA
International.

Potter, P.A. & Perry, A.G. (1996). Fundamentals of Nursing: Concept, Process & Practice. (third
edition). St. Louis: Mosby-Year Book

Perry, A.G. & Potter, P.A. (1994). Clinical Nursing Skills & techniques (third edition). St. Louis: Mosby-
Year Book.
Stuart, Gail Wiscarz & Sundeen, Sandra J. (1995). Prinsiples & Practice of Psychiatric Nursing. St Louis:
Mosby Year Book.

Taylor C, Lilis C, LeMone. P. (1997). Fundamental of Nursing: The Art and Science of Nursing
Care. Philadelphia: Lippinott-Raven Publishers.

Wong DL., (1995). Nursing Care of Infants and Children. St Louis: Mosby Year Book

5. Format Cetak
a. Ukuran Kertas yang diperbolehkan dalam penulisan makalah adalah ukuran
kertas A4.

b. Jenis Font dalam penulisan makalah menggunakan jenis font Arial dengan
Ukuran Font 10.

c. Margin Halaman. Pada penulisan makalah, untuk sebelah kiri menggunakan


margin 4. Sedangkan untuk atas, kanan serta bawah menggunakan margin 3.

d. Spasi yang umumnya digunakan adalah spasi 1, namun beberapa perguruan


tinggi memperbolehkan spasi ganda atau spasi 2.

e. Penomoran. Cover/Sampul Makalah tidak memiliki nomor halaman,


kemudian Daftar isi, Kata pengantar, Daftar Gambar/tabel yang diberi format
nomor Romawi (i ii iii iv dst), kemudian baru pada Bab 1 hingga lampiran
menggunakan format nomor biasa (1 2 3 dst).

f. Judul makalah tidak perlu diawali dengan kata penelitian/analisis/ studi


kecuali inti dari yang dikaji adalah sebuah penelitian/analisis/studi literatur lain.

g. Format gambar harus diberi nomor berurutan, kemudian jika gambar diberi
judul, judul tersebut tidak boleh melebihi sepuluh kata dalam satu gambar. Letak
judul pada gambar adalah berada di bawah gambar tersebut.

h. Format tabel adalah hanya menggunakan garis horisontal. Tabel juga harus
diberikan penomoran secara berurutan serta judul tabel tidak boleh melebihi 10
kata.

Berbeda dengan format gambar, kali ini judul tabel diletakkan diatas tabel dengan
penulisan semua huruf kecil kecuali pada huruf pertama di awal kata. Huruf
pertama ditulis menggunakan huruf kapital.
i. Cara Mengutip. Pengaturan atau tata cara mengutip jika kutipan tersebut
pendek atau hanya satu kalimat adalah kutipan tersebut langsung diletakkan pada
kalimat tersebut kemudian ditambahkan tanda petik serta ditulis nama penulis dan
tahun publikasinya.

Contoh:

….Sementara itu menurut Reny Agustien (2015): “…Tidak jelas benar kapan
dia mulai menjadi rajin ….”

Namun jika kutipan tersebut terdiri dari kalimat yang panjang atau banyak, maka
kutipan tersebut (biasanya dalam bentuk paragraf) harus diketik dengan jenis
huruf serta font yang berbeda daripada jenis font dan ukuran huruf makalah
utama. Letak kutipan tersebut juga diatur sedemikian rupa sehingga terletak agak
terpisah dari paragraf utama bahasan makalah.

Contoh:

…Menurut Reny, kekuatan (strength) adalah sesuatu yang dimiliki seorang.


Kekuatan seseorang tidak tergantung pada orang lain. Sedangkan daya
adalah semacam energi yang dilepaskan oleh gerakan sosial atau bencana
alam…

k. Catatan Kaki (footnotes), merupakan sebuah penjelasan tentang sesuatu yang


dinyatakan dalam teks artikel. Penjelasan atau catatan kaki ini ditulis di bagian
bawah halaman dan diberi nomor footnotes tapi letaknya tetap di halaman yang
sama dengan sesuatu yang dinyatakan.Nomor footnote agak diangkat sedikit di
atas baris biasa, tetapi tidak sampai setinggi satu spasi. Biasanya catatan kaki ada
karena 4 hal ini.

1) Keterangan khusus atau tambahan penting, tetapi tidak dimasukkan dalam


teks karena uraiannya akan menyimpang dari garis besar karya ilmiah atau
karena uraiannya akan bersifat berlarut-larut dan di luar konteks
2) Komentar khusus mengenai bagian yang bersangkutan dalam teks
3) Kutipan yang akan mengganggu kelancaran penyajian uraian bila dimuat
dalam teks
4) Penunjuk sumber yang diberi komentar tambahan
Contoh:
a) Gorys Keraf, Diksi dan Gaya Bahasa, Gramedia Pustaka Utama,
Jakarta, 1999, hlm. 8.
b) Ismail Marahimin, Menulis secara Populer, Pustaka Jaya, Jakarta,
2001, hlm. 46.
6. Tahap Penulisan Makalah

Selain memahami pemilihan topik dan format pembuatan makalah lainnya ada
baiknya Anda melihat tahapan yang kami sarankan untuk menulis sebuah makalah
hingga sukses sampai dipublikasikan. Dengan adanya tahapan ini akan memudahkan
Anda mempercepat proses pembuatan makalah dengan kualitas yang tetap optimal.
Karena bagi sebagian orang yang sedang mengerjakan tugas makalah, ancaman
terbesar biasanya adalah ketepatan waktu. Namun cara belajar setiap orang
terkadang tidak sama, Anda tidak perlu mengikuti secara baku tahapan-tahapan
berikut jika dirasa terlalu banyak memakan waktu.

a. Tahap Persiapan
1) Pemilihan topik
2) Perumusan tujuan
3) Identifikasi pembaca
4) Tentukan batasan isi materi
5) Tentukan judul makalah
6) Kumpulkan literatur dan bahan pendukung yang terpercaya
7) Lakukan wawancara narasumber jika perlu
8) Buat ringkasan kecil dari bahan materi yang terkumpul
9) Catat kutipan dan kata sulit

b. Tahap Penulisan Draft


1) Buat tulisan kasar ke dalam setiap susunan makalah
2) Lakukan perumusan masalah dan kesimpulan

c. Tahap Revisi
1) Pemeriksaan ide apakah sesuai topik dan tujuan,apakah melewati
batas pembahasan atau tidak.
2) Pembahasan apa yang kurang mendetail.
3) Penyesuaian dengan kebutuhan dan kejelasan penjabaran untuk
pembaca.
4) Tambahkan reaksi dan masukan dari orang lain yang membaca.

d. Tahap Penyuntingan
1) Perhatikan kembali aspek mekanik seperti huruf kapital, ejaan, struktur
kalimat, tanda Baca, istilah, kosakata, format karangan.
2) Gunakan sedikit metafora, irama, atau kiasan untuk memberikan gaya
tulisan Anda.

e. Tahap Publikasi
1) Perhatikan cover, footer dan header jika perlu untuk disesuaikan
dengan media publikasi yang akan kita tuju.
2) Konsultasikan dengan pembimbing atau orang yang ahli di bidang
yang sama.
3) Buat versi presentasi dari makalah Anda jika diperlukan.

(Khuzaemah, 2016:09 dikutip dari http://ciputrauceo.net, diakses 11 September


2017).

B. Rangkuman

1. Pengertian Menulis Rangkuman Isi Buku

Rangkuman dapat diartikan sebagai suatu hasil merangkum suatu tulisan atau
pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan perbandingan secara
proporsional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya. Rangkuman
dapat pula diartikan sebagai hasil merangkai atau menyatukan pokok-pokok
pembicaraan atau tulisan yang terpencar dalam bentuk pokok-pokoknya saja.

2. Syarat ringkasan atau rangkuman seperti uraian di bawah ini :


a. Bentuk penyajian singkat dari suatu karangan asli.
b. Mempertahankan urutan pembahasan dan sudut pandang pengarang atau
penulisnya.
c. Tetap memperhatikan perbandingan bagian atau bab dari karangan asli.

3. Tujuan rangkuman
Membantu kita memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan. Dengan
membuat rangkuman, seseorang dibimbing dan dituntun membaca karangan asli
dengan cermat dan menuliskan kembali dengan tepat.
4. Manfaat rangkuman
Sebagai sarana untuk membantu kita dalam mengingat isi sebuah buku atau suatu
uraian yang begitu panjang. Dengan membaca rangkuman,kita seakan-akan
memahami keseluruhan buku secara utuh.

5. Langkah-langkah membat rangkuman isi buku dengan tepat adalah sebagai berikut :
a. Cermati judul buku dan pengarang
b. Bacalah kata pengantar. Jika buku yang kita baca mempunyai kata pengantar
tentukan ide pokok dalam kata pengantar sesuai dengan judulnya.
c. Bacalah daftar isi.Daftar isi sebuah buku akan memandu isi pokok uraian di
dalam buku tersebut.
d. Cermatilah judul tiap-tiap babnya.
Temukan pokok-pokok atau gagasan utama di setiap bab atau bagian. Rumuskanlah
tiap-tiap bab dalam 2 atau 3 kalimat sederhana tanpa mengubah maksud pengarang
buku. Urutkan rumusan kalimat-kalimat tersebut dari bab pertama hingga
terakhir,berpeganglah bahwa rumusan kalimat tersebut masih selaras dengan judul
tiap bab, bacalah daftar isi untuk mencocokannya.
(Hutami, Artika.2014 http://thiekatik.blogspot.co.id. diakses pada 11 September
2017).
6. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat rangkuman
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat rangkuman sebuah buku
ilmu pengethuan populer adalah sebagai berikut:
a. Membaca buku hingga memahami secara lengkap.
b. Menuliskan pokok-pokok intisari bacaan atau buku.
c. Menuliskan pokok-pokok tersebut menjadi rangkaian kalimat yang mudah
dipahami.
d. Mencek dan ricek hasil rangkuman dengan isi buku untuk memastikan apakah
rangkuman sudah lengkap atau belum.
(Arman,Maharani.2013, http://maharaniarman.blogspot.co.id diakses pada 11
September 2017).

C. Resensi

1. Pengertian Resensi
Secara etimologi, resensi berasal dari bahasa latin, dari kata kerja revidere atau
recensere yang memiliki arti melihat kembali, menimbang atau menilai. Dalam
bahasa Belanda dikenal dengan recensie sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal
dengan istilah review.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, resensi diartikan
sebagai pertimbangan atau pembicaraan tentang buku dan sebagainya. Secara garis
besar resensi diartikan sebagai kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah hasil
karya baik itu berupa buku, novel, maupun film dengan cara memaparkan data-data,
sinopsis, dan kritikan terhadap karya tersebut.WJS. Poerwadarminta (dalam Romli,
2003:75) mengemukakan bahwa resensi secara bahasa sebagai pertimbangan atau
perbincangan tentang sebuah buku yang menilai kelebihan atau kekurangan buku
tersebut, menarik-tidaknya tema dan isi buku, kritikan, dan memberi dorongan
kepada khalayak tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca dan dimiliki atau
dibeli.
(dikutip dari http://e-jurnal.com pada tanggal 10 September 2017).

2. Tujuan dan Fungsi Resensi

Perlu kita ketahui bahwa tujuan dan fungsi resensi diantaranya yaitu:

a.Tujuan Resensi
1) Mengetahui kelebihan dan kekurangan buku yang di resensi.
2) Memberikan gambaran kepada pembaca dan penilaian umum dari
sebuah karya secara ringkas.
3) Memberikan masukan kepada penulis berupa kritis dan saran terhadap
isi, substansi, cara penulisan buku.
4) Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
5) Menguji kualitas buku dan membandingkan terhadap karya lainnya.
(dikutip dari http://yuksinau.id/resensi-pengertian-unsur-jenis-tujuan
manfaat/ pada tanggal 10 September 2017).

b. Fungsi Resensi
1) Fungsi Informatif, yakni menginformasikan keberadaan buku atau film
tertentu sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih
lanjut.
2) Fungsi Komersial, yakni mempromosikan produk baru untuk
kepentingan komersial.
3) Fungsi Akademik, yakni interaksi antar penulis atau pengarang buku,
penerjemah, editor, dan peresensi dalam membentuk wacana keilmuan
mengenai topik tertentu.
(Hendrawan, 2011:09. http://www.kompasiana.com

3. Jenis-Jenis Resensi
Secara garis besar resensi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
a. Informatif, disini resensi disampaikan secara singkat dan umum dari
keseluruhan isi buku.
b. Deskriptif, yaitu resensi yang membahas secara detail pada setiap bagian atau
babnya.
c. Kritis, yaitu resen yang mengulas detail buku menggunakan metodologi ilmu
pengetahuan tertentu. Isi resensi biasanya objektif dan kritis dalam menilai isi
buku objektif dan kritis dalam menilai isi buku.
Tetapi bisa saja ketiga jenis resensi diatas diterapkan secara bersama-sama karena
ketiganya tidak baku.
(Hakim.(2016:11).http://www.yuksinau.id.”RESENSI: Pengertian, Unsur, Jenis,
Tujuan, Manfaat”).

4. Unsur-Unsur Resensi
Terdapat beberapa unsur-unsur resensi diantaranya yaitu:
a. Identitas Buku
Dalam identitas buku didalamnya memuat tentang informasi-informasi sebagai
berikut:
1) Judul buku
2) Tebal buku
3) Nama pengarang atau penulis
4) Nama penerbit
5) Tahun terbit
6) Kota terbit
7) Nomor ISBN buku
b. Jenis kertas buku
1) Pratinjau
Pratinjau adalah latar belakang seorang pengarang buku, baik itu karya
tulis atau karya seni.
2) Bagian Isi
Terdapat ulasan bagian isi buku yaitu:
a) Tujuan Penulisan Buku
Tujuan penulisan buku biasanya terdapat pada kata pengantar atau
pada bagian pendahuluan
b) Isi Umum
Dalam resensi, isi terbagi menjadi 2 bagian yaitu unsur instrinsik
dan ekstrinsik

5. Cara Membuat Resensi Buku Yang Baik Dan Benar


Setelah mengetahui unsur-unsur yang harus terkandung dalam sebuah resensi buku,
sekarang kita akan membuat langkah-langkah resensi buku yang baik dan benar
yaitu:
a. Menentukan buku yang akan diresensi
Tentukan buku yang akan kita resensi, baik itu novel, biografi, roman, atau
yang lainnya.
b. Mencatat anatomi buku
Dalam resensi juga tercantum identitas dari buku. Catatlah identitas buku
yang akan kita resensi, sepert jenis buku, judul buku, nama pengarang, nama
penerbit, tahun terbit, tahun cetak, jumlah halaman, jenis kertas, dan harga
buku.
c. Membaca buku dengan teliti
Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal yang penting. Sebelum
membuat resensi, bacalah terlebih dahulu buku yang akan kita resensi hingga
selesai lalu mencatat kutipan dan kata-kata yang penting, dan point-point
utama didalamnya.
d. Membuat ikhtisar buku
Menulis kembali gagasan yang dianggap penting ke dalam karangan singkat
yang mempunyai satu kesatuan yang padu
e. Membuat isi resensi
Selanjutnya, Pada tahap ini kita memberikan komentar dan pandangan kita
terhadap buku yang kita resensi. Berikut langkah-langkahnya :
1) Membuat informasi umum tentang buku yang diresensi
2) Menentukan judul resensi
3) Membuat ringkasan secara garis besar
4) Memberikan penilaian buku
5) Menonjolkan sisi lain dari buku yang diresensi
6) Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca
7) Penilaian dari segi kelengkapan karya, EYD dan sistematika resensi
f. Kesimpulan
Kemukakan apa yang diperoleh dari buku yang diresensi dan imbauan
kepada pembaca. Jangan lupa cantumkan nama kamu selaku peresensi.

6. Tips Menulis Resensi buku


Berikut tips menulis resensi buku
a. Cari dan tentukan buku baru nonfiksi yang akan kita resensi.
b. Catatlah identitas buku yang akan kita resensi, seperti jenis buku, judul buku,
nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, tahun cetak, jumlah halaman,
jenis kertas dan harga buku.
c. Catat dan pahami tujuan dan latar belakang penulisan buku, dengan cara
d. Membaca kata pengantar atau pendahuluan buku. Apa tema atau inti isi
buku?
Apa yang ingin disampaikan pengarang melalui bukunya? Pada bagian ini,
kita dapat menyampaikannya menjadi ikhtisar buku.
e. Buatlah daftar pokok-pokok isi buku secara keseluruhan.

f. Tentukan kelebihan dan kekurangan isi buku, dengan memperhatikan hal-hal


berikut:
1) Apakah ide-ide pokok yang diuraikan sesuai dengan tujuan penulisan buku?
2) Apakah pengungkapan ide-ide pokok dalam buku tersebut tersusun secara
sistematik? Apakah antara bagian satu dengan bagian lainnya tersusun
secara harmonis?
3) Apakah bahasa yang digunakan penulis mudah dipahami? (pilihan kata,
struktur kalimatnya, gaya bahasanya, dan lain-lain)
4) Reproduksi hasil catatan kita dalam bentuk tulisan resensi dengan
menggunakan bahasa kita sendiri secara runtut dan jelas, dengan
memperhatikan penulisan tanda baca yang benar.
5) Pada akhir resensi berilah saran dan kesimpulan, apakah buku yang kita
resensi tersebut layak dibaca atau tidak
(dikutip dari http://rudifebriansyah.blogspot.co.id pada tanggal 10
September 2017).

KESIMPULAN & SARAN

A. Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat kami simpulkan makalah merupakan salah satu bentuk karya tulis
atas pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian dan
bersifat ilmiah dengan tujuan untuk pengembangan diri dan implementasi mahasiswa
dalam bidang keilmuan mengenai suatu hasil pembahasan dari pokok permasalahan.
Rangkuman itu sendiri merupakan penulisan pokok masalah yang dalam penulisannya
tidak harus berurutan, disajikan dalam bahasa pembuat rangkuman tanpa mengubah tema
sebuah wacana. Sedangkan meresensi merupakan karangan yang berisi komentar ataupun
bahasan terhadap kualitas, kelebihan, dan kelemahan dari suatu buku.

B. Saran
Kami selaku penyusun makalah ini menghimbau para mahasiswa untuk memahami
dengan baik cara menulis makalah, merangkum serta meresensi sesuai dengan kaidahnya,
karena itu sangat di perlukan dalam dunia perkuliahan terlebih lagi menulis makalah yang
dipergunakan sebagai rangkaian dalam pembuatan skripsi, KTI, dan lain sebagainya.

PENUTUP

Kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca serta pembaca dapat
dapat memahami dengan baik mengena cara menulis makalah, rangkuman, dan resensi.
Kami berterimakasih kepada staff perpustakaan Poltekkes Tasikmalaya wilayah Cirebon
yang telah menyediakan waktu dan tempat untuk kami menyelesaikan makalah ini.
Banyak kekurangan dalam makalah ini maka dari itu kami memohon maaf, karena
kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

DAFTAR PUSTAKA

 (Asabrianderson.(2016:02). “Cara Membuat Makalah Dengan


Benar”.http://www.kompasiana.com (diakse hari senin tanggal 11-09-2017 pukul
09:55).
 (Setiono.(2015:09)(Khuzaemah 2016:09) “Pengertian dan Cara Membuat Makalah
yang Baik dan Benar“. http://www.republikamuda.com. (diakses hari Minggu tanggal
10 September 2017 pukul 10:00).
 (dikutip dari http://ciputrauceo.net. (diakses hari senin tanggal 11-09-2017 pukul
10:39).
 (dikutip dari Rohmadi dan Nugraheni (2011:05). “Belajar Bahasa Indonesia: Upaya
Trampil Berbicara dan Menulis Karya Ilmiah”.(diakses hari senin tanggal 11
092017 pukul 10:47).
 (Setiono.(2015:09)(Khuzaemah 2016:09). “Pengertian dan Cara Membuat Makalah
Yang Baik dan Benar” http://www.republikmuda.com (diakses hari Minggu
tanggal 10 September 2017 pukul 20:59).
 (Hutami, Artika.2014.”Perbedaan Rangkuman dan
Ringkasan”.http://thiekatik.blogspot.co.id. Diakses pada hari senin tanggal 11-09
2017 pukul 11:11).
 (Arman,Maharani.2013.”Membuat Rangkuman Buku”.
http://maharaniarman.blogspot.co.id. Diakses pada hari senin tanggal 11-09 2017
pukul 11:16).
 (dikutip dari http://e-jurnal.com pada tanggal 10 September 2017).

 (dikutip dari http://yuksinau.id/resensi-pengertian-unsur-jenis-tujuan


manfaat/ pada tanggal 10 September 2017).

 (Hendrawan.(2011:09). http://www.kompasiana.com.”Mari Bikin Resensi


Yuk!!!”).
 (Hakim.(2016:11).http://www.yuksinau.id.”RESENSI Pengertian, Unsur, Jenis,
Tujuan, Manfaat”).

 (dikutip dari http://rudifebriansyah.blogspot.co.id pada tanggal 10 September 2017).

Beri Nilai