Anda di halaman 1dari 26

1|Pa ge

Soal ;
Seorang laki laki berusia 57 tahun datang ke RS dengan keluhan
beberapa gigi pada rahang atas terasa goyang. Keluhan diikuti
dengan adanya penurunan berat badan dalam 6 bulan terakhir
disertai sering haus dan buang air kecil saat malam hari. ; Apakah
kemungkinan penyakit sistemik yang diderita oleh pasien tersebut?
A ; Infeksi Saluran Kemih ;
B ; Benign Hipertrophy Prostate ;
C ; Tumor Mandibula
D ; Diabetes Mellitu;
E ; Gagal ginjal Akut ;

soal ;
Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke RS dengan
keluhan beberapa gigi pada rahang bawah terasa goyang. Keluhan
diikuti dengan adanya nafsu makan yang naik tetapi terjadi
penurunan berat badan dalam 6 bulan terakhir disertai sering haus
dan buang air kecil saat malam hari. ; Apakah jenis pemeriksaan
laboratorium yang cocok dengan keluhan pasien tersebut?
A ; Darah Rutin
B ; Ureum dan Creatinin
C ; GDS atau GDP
D ; Biopsi
E ; SGOT dan SGPT

soal ;
Seorang laki laki berusia 45 tahun datang ke RS dengan keluhan
nyeri dan bengkak + 1 minggu yang lalu pada gigi atas kanan
disertai demam. Dari pemeriksaan fisik ekstra oral didapatkan
ikterus pada sklera serta air seni berwarna seperti air teh.
Pemeriksaan Intra oral terdapat fluktuasi dengan gigi 17 gangren ;
Apakah Gangguan sistemik yang mungkin diderita oleh pasien
tersebut? |
A ; Batu Empedu
B ; Hiperbilirubin
C ; Batu Ginjal
D ; Fungsi Hepar
E ; Fungsi Ginjal

soal ;
2|Pa ge

Seorang laki laki berusia 50 tahun telah terdiagnosa dengan Sirosis


Hepatis datang untuk dicabut gigirahang bawah kanan karena
sering sakit. Pemeriksaan ekstra oral didapatkan beberapa
hematom dan peteki pada kulit pasien tersebut. Pemeriksaan intra
oral didapatkan gigi 48 gangren. ; Apakah gangguan yang
mungkin terjadi saat tindakan pencabutan dilakukan? |
A ; Fraktur akar gigi
B ; Perdarahan
C ; Infeksi
D ; Emfisema subkutan
E ; Pembengkakan

soal ;
Seorang pasien laki laki dengan gangguan pada katup jantung
mengeluh gigi berlubang tetapi tidak sakit. Dokter gigi
bersangkutan memutuskan untuk dilakukan pencabutan gigi. ;
Apakah hal utama yang harus dilakukan sebelum tindakan
ekstraksi dilaksanakan |
A ; Pemberian AB profilaksis
B ; Konsultasi ke dokter penyakit dalam
C ; Penyuntikan anestesi lokal
D ; Menyiapkan penjahitan luka ekstraksi
E ; Menyiapkan alat ekstraksi

soal ;
Tidak ada vignette ; Sifat yang dimiliki oleh nyeri viseral adalah?
A ; Terlokalisir dengan baik
B ; Terus menerus, tajam
C ; Akitivasi nociseptor di kulit dan jaringan lunak yang lebih
dalam
D ; Jejas pada jaringan lunak
E ; Nyeri dalam menjalar

soal ;
Tidak ada Vignette ; Antibiotik mempunyai sifat toksisitas selektif,
salah satunya adalah |
A ; Bakteriodine
B ; Bakteriogenik
C ; Bakteriotoksik
D ; Bakterisid
E ; Bakteriostase
3|Pa ge

soal ;
Tidak ada Vignette ; Salah satu Antimikroba dibawah ini yang
merupakan penghambat sintesa dinding sel adalah
A ; Linkomisin
B ; Tetracyclin
C ; Chepalosporin
D ; Kloramfenikol
E ; Aminoglikosid

soal ;
Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang dengan keluhan
bengkak pada pipi kiri sejak 6 hari yang lalu diawali oleh sakit
pada gigi bawah kiri. Pemeriksaan intra oral terdapat fluktuasi
pada vestibulum regio 37. Dokter gigi memutuskan melakukan
insisi drainase intra oral ; Berapakah dosis profilaksis jika
antibiotik yang diberikan adalah cefadroksil? |
A ; 1 mg 30 – 45 menit sbelum tindakan
B ; 1 gr 30 – 45 menit sbelum tindakan
C ; 100 mg 30 – 45 menit sbelum tindakan
D ; 100 gr 30 – 45 menit sbelum tindakan
E ; 500 mg 30 – 45 menit sbelum tindakan

soal ;
Tidak ada Vignette ; Yang bukan merupakan fungsi COX-1 pada
analgetik adalah |
A ; Menghambat produksi asam lambung
B ; Berfungsi sebagai antipiretik
C ; Regulasi vasokonstriksi dan vasodilatasi di ginjal
D ; Meningkatkan aliran darah ke mukosa lambung
E; Meningkatkan sekresi dan absorpsi cairan di ginjal

soal ;
Seorang pasien laki-laki berusia 40 tahun dengan diagnosa abses
mandibula, setelah dilakukan pemeriksaan penunjang berupa
darah rutin didapatkan hasil Leukopeni ; Apakah nilai penunjang
yang cocok dengan hasil tersebut? |
A ; Hb 8 dan Leukosit 3500
B ; Hb 10 dan Leukosit 5000 ;
C ; Hb 12 dan Leukosit 7000
D ; Hb 14 dan Leukosit 10000 E ; Hb 16 dan Leukosit 13000
4|Pa ge

soal ;
Seorang pasien perempuan berusia 80 tahun telah terdiagnosa
dengan Sirosis Hepatis dan Ca Paru dengan keadaan klinis
hematom spontan pada seluruh badan ; Hasil pemeriksaan
penunjang yang mendukung keadaan klinis tersebut diatas adalah?
A ; Darah Rutin B ; SGOT C ; SGPT ; D ; Ca Marker ;
E ; Trombositopeni ; 1

soal ;
Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke UGD RS dengan
keluhan sering sesak dengan bibir sering membiru, mudah Lelah,
hal ini telah berlangsung sejak kecil ; Kelainan atau penyakit yang
mungkin terjadi adalah?
A ; Ventrikel Septal defek
B ; Hipoksia C ; Anemia ; D ; Leukositosis ; E ; Trombositopeni ;

soal ;
Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang dengan keluhan luka
pada lidah yang tidak pernah sembuh, setelah dilakukan operasi
pengambilan contoh jaringan didapatkan hasil Liposarkoma. ;
Diagnosis tersebut berasal dari jaringan ? |
A ; Jaringan Epitel ; B ; Jaringan Ikat ; C ; Jaringan Otot ;
D ; Jaringan Kulit ; E ; Jaringan Lemak ;

soal ;
Untuk menentukan Diagnosis Pasti dari suatu benjolan maka
sorang dokter bedah merencanakan operasi pengambilan contoh
jaringan dengan Narkose Umum. ; Contoh jaringan tersebut
direndam didalam cairan? | pilihan ;
A ; Formalin 10 % ; B ; Formalin 3 % ; C ; Natrium Chlorida
0,9% ; D ; Alkohol 70% ; E ; Natrium Chlorida 3% ;

soal ;
Seorang perempuan berusia 21 tahun datang ke UGD RS dengan
keluhan nyeri pada rahang atas sejak 2 hari yang lalu setelah
mengalami kecelakaan lalu lintas dengan wajah terbentur stang
motor, Dokter mencurigai adanya cedera pada daerah hidung dan
frontal ; Pemeriksaan Roentgen yang paling tepat pada kasus
diatas adalah? |
A ; Panoramik ; B ; Waters C ; Schedel AP ; D ; Schedel PA ;
E ; Sefalometri ;
5|Pa ge

soal ;
Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi
dan Mulut dengan keluhan gigi yang tumbuh miring pada rahang
bawah bagian belakang kiri. Pemeriksaan tanda vital dalam
keadaan normal, pada pemeriksaan intraoral tampak gigi 38 tidak
tumbuh sempurna dan susah buka mulut. Pemeriksaaan ekstraoral
wajah simetris ; Diagnosis yang mungkin dari keadaan diatas
adalah |
A ; Operculitis ; B ; Pericoronitis ; C ; Impaksi ; D ; Limfadenitis ;
E ; Parotitis ;

soal ;
Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi
dan Mulut dengan keluhan gigi yang tumbuh miring pada rahang
bawah bagian belakang kiri. Pemeriksaan tanda vital dalam
keadaan normal, pada pemeriksaan intraoral tampak gigi 18 tidak
tumbuh sempurna dan pemeriksaaan ekstra oral wajah simetris. ;
Komplikasi intraoperatif pencabutan gigi impaksi di bawah ini
adalah ? |
A ; Wound infection ; B ; Trismus ; C ; Hematoma ;
D ; Dry Socket ; E ; Nerve Injury

soal ;
Seorang pasien wanita berusia 40 tahun mengeluhkan adanya
darah yang keluar dari hidung sesaat setelah pencabutan gigi
molar I rahang atas, Blowing Nose (+) ; Apakah diagnosa yang
mungkin terjadi pada pasien tersebut? |
A ; Oroantral fistula ; B ; Oroantral Communication ; C ; Sinusitis
Maksilaris ; D ; Operculitis ; E ; Pericoronitis ;

soal ;
Seorang pasien wanita berusia 40 tahun mengeluhkan adanya darah
yang keluar dari hidung sesaat setelah pencabutan gigi molar I
rahang atas, Blowing Nose (+) ; Jenis Flap yang dapat dilakukan
untuk menutupi cedera pada pasien tersebut adalah? |
A ; Pedicle Flap ; B ; Triangular Flap ; C ; Semilunar Flap ;
D ; Trapezoid Flap ; E ; Free Flap
6|Pa ge

soal ;
Seorang ibu datang ke Rumah Sakit membawa bayi laki-lakinya
yang berusia 3 bulan dengan keluhan celah pada bibir dan langit-
langit sejak lahir. Dari anamnesa terdapat riwayat penyakit yang
sama pada keluarga ayahnya. Pemeriksaan ekstraoral tampak
celah bibir pada sisi kiri yang melibatkan dasar hidung sehingga
menyebabkan kedua lubang hidung tidak simetris. Pemeriksaan
intraoral tampak celah pada palatum dari tulang alveolar kiri
hingga mencapai uvula. Berat badan 4 KG. ; Apakah diagnosa dari
kelainan tersebut ?
A ; Labiognatopalatoschisis unilateral complete sinistra ;
B ; Labiognatopalatoschisis unilateral incomplete sinistra ;
C ; Labiopalatoschisis unilateral incomplete sinistra ;
D ; Labiopalatoschisis unilateral complete sinistra ;
E ; Labiopalatoschisis unilateral complete ; 0

soal ;
Seorang laki-laki 50 tahun datang ke Klinik Gigi dengan keluhan
keluar darah dan air dari hidungnya setelah pencabutan gigi
geraham atas kiri 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan intra oral soket
pada regio 26 terbuka. Pemeriksaan nose blowing (+). ; Apakah
tindakan bedah yang paling tepat pada kasus di atas? |
A ; Kuretase + Pedicle flap ; B ; Kuretase + Envelope flap ;
C ; Figure Of Eight + Kuretase ; D ; Pedicle flap ;
E ; Trapeziodal flap ; 0 |

soal ;
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke RSGM dengan
keluhan nyeri pada wajah kiri yang menjalar ke kepala dan
rahang. Dari anamnesis diperoleh rasa nyeri terasa tajam dengan
onset yang cepat dan hilang setelah beberapa menit. Pemeriksaan
ekstra oral pada palpasi tidak ada keluhan nyeri. Pemeriksaan intra
oral dalam batas normal ; Apakah macam rasa nyeri kasus diatas? |
A ; Psikogenik ; B ; Somatik ; C ; Viseral ;
D ; Kronik ; E ; Neuropatik
7|Pa ge

soal ;
Seorang perempuan berusia 25 tahun, datang ke RSGM dengan
keluhan adanya benjolan di gusi yang sering berdarah. Dari
anamnesa benjolan tersebut timbul saat kehamilannya berjalan 4
minggu. Pada pemeriksaan ekstra oral tidak ada kelainan. Pada
Pemeriksaan intra oral diketahui benjolan pada gingiva regio gigi
35, 36. Dokter menduga kelainan tersebut adalah lesi jinak ;
Apakah bentuk benjolan yang paling khas pada kasus tersebut? |
A ; Bertangkai dan berwarna seperti gingiva normal ;
B ; Bertangkai dan berwarna merah terang ;
C ; Bertangkai dengan tepi indurasi ;
D ; Bertangkai disertai ulserasi yang banyak ;
; E ; Bertangkai dan mirip bunga kol ;

soal ;
Seorang perempuan berusia 25 tahun, datang ke RSGM dengan
keluhan adanya benjolan di gusi yang sering berdarah. Dari
anamnesa benjolan tersebut timbul saat kehamilannya berjalan 4
minggu. Pada pemeriksaan ekstra oral terlihat wajah pucat dengan
konjungtiva anemis. Pemeriksaan intra oral terdapat benjolan pada
gingiva regio gigi 38, 37, 36, 35. ; Apakah Jenis pemeriksaan
sehubungan keadaan anemispada kasus di atas? |
A ; Pemeriksaan Gula Darah ; B ; Pemeriksaan Bleeding Time ;
C ; Pemeriksaan Clothing Time ; D ; Pemeriksaan hematologi ;
E ; Pemeriksaan Platelet ;

soal ;
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke RSGM dengan
keluhan pada saat mengunyah sering terasa basah pada pipi depan
telinga. Dari anamnesis 5 tahun yang lalu regio tersebut pernah
terbentur pada saat jatuh dari kendaraan dan timbul bengkak.
Kondisi saat ini ekstra dan intra oral tidak ada kelainan ; Apakah
penyakit yang paling mungkin pada kasus di atas? |
A ; Frey Syndrome ; B ; Down Syndrome ; C ; Sjorgen Syndrome ;
D ; Nefrotic Syndrome ; E ; Cushing syndrome ;
8|Pa ge

soal ;
Seorang Laki-laki berusia 28 tahun dengan keluhan benjolan di
rahang bawah kiri yang dirasakan sejak 6 bulan yang lalu, telah
dilakukan biopsi insisi dengan hasil patologis adalah Keratocyst
Odontogenik ; Kista tersebut merupakan |
A ; Kista Kongenital ; B ; Kista Developmental ; C ; Kista
Retensi ; D ; Kista Ekstravasasi ; E ; Kista Residual

soal ;
Kelainan celah palatum terjadi disebabkan oleh gagalnya
penyatuan dua prosessus pembentuk wajah ; Sebutkan kedua
prosessus tersebut |
A ; Prosessus nasalis lateralis dan prosessus maksilaris ;
B ; prosessus nasalis media dan prosessus maksilaris ;
C ; prosessus nasalis media dan prosessus maksilaris sinistra ;
D ; Prosessus nasalis lateral dan prosessus maksilaris media ;
E ; Prosessus nasalis lateral dan prosessus maksilaris interna ;

soal ;
Seorang anak perempuan berusia 5 tahun diantar oleh ibunya
datang ke RSGM dengan keluhan saat berbicara tidak sempurna.
Pemeriksaan intraoral terlihat lidah tidak mampu menyentuh
langit-langit dengan sempurna ; Apakah bagian anatomi Rongga
mulut yang mungkin mengalami kelainan |
A ; Vestibulum lingualis ; B ; Frenulum bukalis ; C ; Frenulum
labialis ; D ; Frenulum lingualis ; E ; Vestibulum Lingualis

Soal :
Seorang laki laki berusia 27 tahun datang ke praktek dokter gigi
swasta atas rujukan dari Dokter Spesialis THT dengan keluhan
pasien merasa hidung sebelah kirinya tersumbat sejak 2 tahun
yang lalu. Dari pemeriksaan foto panoramik yang dibawa pasien
beserta surat rujukan terlihat gigi 25 kaies yang telah mencapai
pulpa, akar menembus dasar sinus maxilaris kiri Gambaran
radiografi menunjukan adanya air fluid level pada rongga sinus
maksilaris tersebut. ; Apakah radiodiagnosis untuk kasus di atas? |
A ; Polip sinus maksilaris ;
B ; Sinusitis Maksilaris Odontogenik ; C ; Osteitis localisata ;
D ; Kista radikuler ; E ; Granuloma dental ;
9|Pa ge

soal ;
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke RSGM dengan
keluhan adanya benjolan pada pipi kiri bawah, terasa sakit dan
sejak 2 bulan yang lalu setelah pencabutan gigi. Pemeriksaan
intraoral terdapat fistula pada regio 36. Pemeriksaan radiografi
terlihat gambaran radiolusen pada regio 36,37 disertai radiopak
(sequester) dibagian tengahnya ; Apakah radiodiagnosis yang
paling mungkin pada kasus tersebut? |
A ; Osteomyelitis akut ; B ; Osteomyelitis kronis ;
C ; Osteosarkoma ; D ; Calcifying odontogenic cyst ;
E ; Calcifying ephitelial odontogenic tumor ;

soal ;
Seorang pasien perempuan umur 23 tahun datang ke RSGM
dengan keluhan bentuk wajah yang asimetri.Keluhan ini sdh
berlangsung selama 1 th tanpa rasa sakit dan tidak mengganggu
aktifitasnya.Pasien sudah berobat ke Puskesmas tetapi tidak
sembuh sembuh.Hasil foto Panoramiknya terlihat gambaran
radiolusen,tegas dan dikelilingi garis radiopaq yang meliputi gigi
35 yang belum tumbuh. ; Apakah radiodiagnosis pada kasus
tersebut ? |
A ; Adamantinoma ; B ; Ameloblastoma ; C ; Osteomyelitis ;
D ; Kista Periapikal ; E ; Kista Dentigerous ;

soal ;
Seorang pasien laki laki umur 30 tahun datang
ke RSGM dengan keluhan terjadi pembengkakan pada rahang
sebelah kanan bawah, keluhan ini sdh berlangsung selama 3 hari
disertai rasa sakit.Pemeriksaan intraoral terlihat gigi 46
berlubang yang dalam,sondasi(-) perkusi
(+),palpasi(+).Pemeriksaan radiologinya terlihat gambaran
radiolusen yang difus pada ujung akar gigi 46. ; Apakah
radiodiagnosis dari kasus tersebut diatas ?.
A ; Granuloma ; B ; Kista Periapikal ; C ; Abses Periapikal ;
D ; Abses Periodontal ; E ; Periodontitis ;
10 | P a g e

soal ;
Seorang pasien anak laki laki umur 8 tahun di antar oleh ibunya ke
RSGM untuk diperiksa dengan keluhan gigi 21 belum tumbuh
sedangkan gigi 11 sudah lama tumbuh.Tidak ada riwayat
trauma.Pemeriksaan klinisnya terlihat pembengkakan yang licin
pada gingngiva regio 11,warna gingngiva kebiru biruan,lunak dan
berfluktuasi,tanpa rasa nyeri. Hasil pemeriksaan radiologinya
terlihat gambaran radiolusen dengan tepi radiopak yang meliputi
mahkota gigi 11. ; Apakah radiodiagnosis dari kasus tersebut di
atas ? |
A ; Kista Periapikal ; B ; Kista Nasopalatinus ; C ; Kista Erupsi
D; Kista Folikuler ; E ; Kista Primordial ;

soal ;
Tidak ada vignette ; Syarat operasi celah bibir ialah sebagai
berikut kecuali |
A ; Umur bayi 10 minggu ;
B ; Hemoglobin 10 mg % ;
C ; Berat 10 pon ;
D ; Leukosit diatas 10 ribu ;
E ; Berat badan 5 kg ;

soal ;
Tidak ada vignette ; Sindroma van der Woude mempunyai tanda-
tanda sebagai berikut kecuali |
A ; Adanya celah bibir ; B ; Adanya celah langit-langit ;
C ; Pit pada bibir ; D ; Mikrognati mandibula ;
E ; Celah Mandibula ;

soal ;
Seorang pasien datang dengan kondisi pelupuk mata atas
bergelayut, terdapat bibir ganda ; Pasien tersebut menderita
kelainan |
A ; Sindroma Crouzon ; B ; Sindroma Apert ;
C ; Sindroma Ascher ; D ; Sindroma Down ;
E ; Sindroma Behcet ;
11 | P a g e

soal ;
Tidak ada vignette ; Diagnosa banding adalah |
A ; Pengelompokan berbagai jenis penyakit yang sama ;
B ; Pengelompokam kelainan / penyakit yang mempunyai tanda
klinis sama ;
C ; Pengelompokan tanda-tanda klinis yang sama ;
D ; Pengelompokan keluhan yang hampir sama ;
E ; Semua betul ;

soal ;
Tidak ada vignette ; Yang mempunyai peranan utama dalam
proses regenerasi tulang adalah | pilihan ;
A ; Spongiosa ; B ; Korteks ; C ; Periosteum ; D ; Mukosa ;
E ; Darah

soal ;
Tidak ada vignete ; Pengobatan antibiotika untuk osteomielitis kronis supuratif rahang, diberikan selama |
A ; 3 hari ; 0 |
B ; 5 hari ; 0
| C ; 7 hari
D ; 2 minggu
E ; lebih dari 2 minggu

soal ;
Tidak ada vignete ; Antibiotika yang menjadi pilihan pertama dalam terapi osteomielitis supuratif rahang
adalah |
; A ; Eritromisin ;
; B ; Klindamisin ;
; C ; Penisilin ; |
; D ; Sefalosporin ;
; E ; Tetrasiklin ;

soal ;
Tidak ada vignete ; Komplikasi dari osteomielitis supuratif rahang
antara lain hal-hal dibawah ini kecuali |
A ; Cacat muka ; B ; Fraktura patologis ; C ; Parestesi bibir ;
D ; Perdarahan ; E ; EmPiema dan toksemia ;

soal ;
Tidak ada vignete ; Tahap lanjut dari infeksi odontogenik adalah
12 | P a g e

pilihan ;
A ; Trombosis sinus kavernosus ;
B ; Septikemia C ; Abses otak ; D ; Abses selubung karotis ;
E ; Selulitis ;

soal ;
Trauma pada gigi anterior dapat menimbulkan hal-hal sbb ;
Kecuali |
A ; Avulsio dentalis ; B ; Kontusio dentalis ; C ; Subluksasio
dentalis ; D ; Luksasio dentalis ; E ; Perikoronitis ;

soal ;
Pada perawatan gigi avulsi ; fiksasi perlu dipertahankan selama |
A ; Dua minggu ; B ; Tiga Minggu ; C ; Empat Minggu ; D ; Lima
Minggu ; E ; Enam Minggu ;

soal ;
Tidak ada vignette ; Lokasi yang paling jarang terjadi pada fraktur
mandibula adalah pada daerah |
A ; Foramen mentalis ; B ; Simfisis mandibula ; C ; Prosesus
koronoideus ; D ; Prosesus kondiloideus ; E ; Angulus mandibula ;

soal ;
Bila bakteri telah berkontak dengan suatu antibiotika, tetapi dapat
tumbuh pada biakan subkultur ; maka antimikroba tersebut
bersifat |
A ; Bakterisid ; B ; Bakteriostatik ; C ; Germisid ; D ; Sporisid ;
E ; Disinfektan ;

soal ;
Tidak ada vignette ; Indikasi untuk pemeriksaan kultur dan tes
sensitive |
A ; Pada infeksi yang dalam perkembangannya sangat cepat ;
B ; Infeksi sesudah pembedahan ; C ; Infeksi yang rekuren ;
D ; Penderita yang mengalami defisiensi immun ;
E ; Infeksi pertama kali ;

soal ;
13 | P a g e

Tidak ada vignette ; Petunjuk klinis adanya peran bakteri anaerob


pada infeksi odontogenik ialah
A ; Pus atau eksudat berbau busuk ; B ; Jaringan nekrotik ;
C ; Jaringan Berwarna hitam ; D ; Tulang yang rusak ;
E ; Berkapsul ;

soal ;
Seorang pria, berusia 17 tahun datang ke praktik dokter gigi dengan
keluhan gigi geraham bawah kiri belubang besar. Pemeriksaan Intra
Oral ditemukan gigi 37 karies profunda perforasi pada bagian
oklusal. Setelah pasien mendapat penjelasan rencana tindakan pasien
menandatangani informed consent, dilakukan prosedur pencabutan
gigi. Kemudian pasien pulang setelah diberikan resep. Sesampai
dirumah pasien minum obatnya sesuai anjuran dokter gigi namum
sesaat kemudian penderita mengeluh timbul udem dibibir dan
kelopak mata, kemudian udem diseluruh tubuh, sesaat kemudian
pasien tidak sadarkan diri. ; Keadaan tersebut dapat dihindari
dengan cara |
A ; Teknik pencabutan gigi yang tepat ;
B ; Anamnesis riwayat alergi obat ;
C ; Teknik blok anestesi yang tepat ;
D ; Instruksi setelah pencabutan gigi ;
E ; Minum obat sesuai anjuran dokter ;

soal ;
Seorang pasien perempuan berusia 30 Tahun datang ke prakter
dokter gigi dan mengeluh gigi 36 ingin dicabut karena sudah rusak
dan digantikan dengan gigi 38 nya yang masih utuh. ; Setelah
dilakukan perawatan maka instruksi yang perlu diberitahukan
pada pasien tersebut antara lain adalah : |
A ; Dapat berkumur langsung pada setelah operasi ;
B ; Hindari mengunyah langsung pada daerah operasi ;
C ; Makan makanan yang lunak ;
D ; Jahitan dilepas setelah 2 minggu ;
E ; Kontrol sekali dalam sebulan ;

soal ;
14 | P a g e

Seorang pasien laki-laki 17 Tahun datang ke klinik dgn keluhan


gigi 11 sering sakit, walaupun sebelumnya pernah dilakukan
perawatan. Pada pemeriksaan intra oral terdapat karies profunda
perforasi. Test vitalitas (-), perkusi dan palpasi (+). Pada
pemeriksaan Ro” foto terlihat gambaran radiolusen sekitar apeks
gigi tdk terlalu luas ; Apakah perawatan yang cocok untuk gigi
tersebut.? |
A ; Pulpotomy ; B ; Apeks reseksi ; C ; Pulpectomy ;
D ; Ekstraksi ; E ; Pulp capping ;

soal ;
Seorang pasien laki-laki 17 Tahun datang ke klinik dgn keluhan
gigi 11 sering sakit. Pada pemeriksaan intra oral terdapat karies
profunda perforasi. Test vitalitas (-), perkusi dan palpasi (+). Pada
pemeriksaan Ro” foto terlihat gambaran radiolusen sekitar apeks
gigi tdk terlalu luas, apeks masih terbuka lebar ; Pada penanganan
kasus tersebut diatas bila diperlukan buka flap maka hal-hal yang
harus diperhatikan antara lain : |
A ; Flap harus dijahit sangat rapat ;
B ; Insisi tegas tidak berulang kali ;
C ; Flap harus memperoleh suplai darah yang cukup ;
D ; Flap harus dirancang dengan basis yang lebih kecil ;
E ; Insisi boleh diletakkan diatas cacat pada tulang ;

soal ;
tidak ada vignette ; Prinsip melakukan suturing yang tepat adalah :
A ; Simpul jahitan diatas garis insisi ;
B ; Tepi luka harus dibuat overlapping ;
C ; Simpul saling berdekatan ;
D ; Tusukan jarum dimulai dari jaringan yang bergerak ke daerah
yang tidak bergerak.;
E ; Titik tusukan jarum maksimal 1 mm dari pinggiran luka ;

soal ;
tidak ada vignette ; Apeks reseksi dan perawatan serta pengisian
saluran akar dilakukan pada satu setting/satu kali kunjungan
disebut : A ; Teknik pengisian Retrograd ;
B ; Teknik pengisian Autograd ; C ; Apikoektomi ;
D ; Teknik pengisian ortograd ; E ; Teknik pengisian Xenograd ;
soal ;
15 | P a g e

tidak ada vignette ; Komplikasi yang sering terjadi setelah


perawatan bedah Endodontik adalah
A ; Perforasi sinus ;
B ; Pembengkakan/infeksi local ; C ; Ankilosis ;
D ; Resorbsi pada akar ; E ; Perdarahan ;

soal ;
tidak ada vignette ; Pada perawatan Apikoektomi jenis flap yang
biasa dipakai adalah
A ; Triangular flap ; B ; Pedicle flap ; C ; Envelope flap ;
D ; Trapezoidal flap ; E ; Mucoperiosteal flap ;

soal ;
tidak ada vignette ; Penyebab kegagalan dalam perawatan
Apikoektomi antara lain adalah |
A ; Infeksi lokal setelah dilakukan perawatan endodontik ;
B ; Gigi dengan perforasi apeks karena over filling ;
C ; Poket periodontal yang dalam/mobilitas yang lebih ;
D ; Karies Gigi setelah perawatan endodontik ;
E ; Terutama pada gigi anterior Rahang atas ;

soal ;
tidak ada vignette ; Etiologi impaksi molar ketiga yang paling
tepat adalah |
A ; Richetsia ; B ; Perikoronitis ; C ; Prematur ekstraksi ;
D ; Gradual evolutionary reduction ;
E ; Tulang pada palatum durum lebih resisten ;

soal ;
tidak ada vignette ; Berdasarkan hubungan gigi impaksi molar
ketiga atas dengan sinus maksilaris yang dimaksud dengan SA
adalah |
A ; Terdapat 1 mm tulang atau lapisan tulang antara gigi impaksi
dengan sinus maksilaris ;
B ; Terdapat 1-2mm lapisan tulang antara gigi impaksi dengan
sinus maksilaris ;
C ; Tidak ada tulang/terdapat lapisan tipis tulang antara gigi
impaksi dengan sinus maksilaris ;
D ; Terdapat 2 mm atau lebih tulang antaragigi impaksi dengan
sinus maksilaris ; E ; Terdapat kurang dari 2 mm tulang antara
gigi impaksi dengan sinus maksilaris ;
16 | P a g e

soal ;
tidak ada vignette ; Hal-hal yang perlu dilakukan untuk
menegakkan diagnosis suatu kasus adalah | pilihan ;
A ; Anamnesis, pemeriksaan klinis, pemeriksaan Penunjang,
Diagnosa inform consent dan tatalaksana ;
B ; Anamnesis, pemeriksaan subjektif, pemeriksaan objektif, dan
klasifikasi ;
C ; Anamnesis, pemeriksaan subjektif, pemeriksaan objektif, dan
pemeriksaan penunjang ;
D ; Anamnesis, pemeriksaan klinis, pemeriksaan penunjang,
pemeriksaan laboratorium, dan Tata Laksana ;
E ; Anamnesis, pemeriksaan klinis, informed consent,
pemeriksaan radiografi dan klasifikasi ;

soal ;
Pasien laki-laki berusia 25 tahun datang ke RSGM dengan
keluhan sakit gigi pada bagian kiri rahang bawah. Pada
pemeriksaan klinis terlihat mahkota bagian mesial gigi 38 dan
berada di bawah mahkota gigi 37, hasil foto rontgen menunjukkan
jarak antara distal gigi 37 dan ramus mandibula cukup lebar untuk
mesiodistal gigi 38, dan mahkota gigi 38 berada di atas garis
servical gigi 37. ; Diagnosis yang dapat ditegakkan dari kasus di
atas adalah |
A ; Impaksi gigi 38, klas II posisi B mesioangular ;
B ; Impaksi gigi 38, klas II posisi A mesioangular ;
C ; Impaksi gigi 38, klas I posisi A mesioangular ;
D ; Impaksi gigi 38, klas I posisi B mesioangular ;
E ; Impaksi gigi 38, klas III posisi B mesioangular ;

soal ;
Klasifikasi gigi impaksi menurut George B. Winter, G. J. Pell dan
G. Gregory; yaitu jarak antara distal molar kedua bawah dengan
ramus mandibula lebih kecil dari lebar mesio distal molar ketiga
bawah ; Bagian tertinggi dari molar ketiga bawah impaksi sama
dengan oklusal plane gigi molar kedua bawah adalah: |
A ; Klas I Posisi A ;
B ; Klas I Posisi B ;
C ; Klas II Posisi A ;
D ; Klas II Posisi B ;
E ; Klas I Posisi C ;
17 | P a g e

soal ;
tidak ada vignette ; Komplikasi yang dapatterjadi selama
pengangkatan gigi molar ketiga rahang bawah impaksi adalah: |
A ; Dry socket ; B ; Perdarahan ; C ; Osteomyelitis ; D ;
Perikoronitis ; E ; Dislokasi mandibula ;

soal ;
Pembengkakan yang timbul karena terjebaknya udara di dalam
jaringan lunak akibat penggunaan bor high speed pada
pembedahan gigi impaksi ; Merupakan komplikasi pasca
odontektomi disebut sebagai |
A ; Emfisema ; B ; Emboli ; C ; Erythema ; 0 | pilihan ;
D ; Odontoma ; E ; Alveoalgia ;

soal ;
Seorang pria, berusia 17 tahun datang ke praktik dokter gigi dengan
keluhan gigi geraham bawah kiri belubang besar. Setelah pasien
mendapat penjelasan rencana tindakan pasien menandatangani
informed consent, dilakukan prosedur pencabutan gigi. Kemudian
pasien pulang setelah diberikan resep. Sesampai dirumah pasien
minum obatnya sesuai anjuran dokter gigi namum sesaat kemudian
penderita mengeluh timbul udem dibibir dan kelopak mata,
kemudian udem diseluruh tubuh, sesaat kemudian pasien tidak
sadarkan diri. ; Diagnosis keadaan tersebut adalah: |
A ; Syok Hipovolemik ;
B ; Syok Neurogenik ; C ; Syok Anafilaktik ;
D ; Syok Kardiogenik ; E ; Syok Septik ;

soal ;
Seorang pria, berusia 38 tahun datang ke praktik dokter gigi dengan
keluhan gigi geraham bawah kanan berlubang besar. Setelah pasien
mendapat penjelasan rencana tindakan pasien menandatangani
informed consent, dilakukan prosedur pencabutan gigi. Sesaat
setelah dilakukan blok anastesi pasien tiba-tiba mengeluh pusing,
pucat, keringat dingin dan takikardi, selang beberapa menit
kemudian pasien tidak sadarkan diri ; Pada kasus diatas tanda klinis
berupa keluhan pusing, pucat, keringat dingin dan takikardi
merupakan keadaan:
A ; Syok Hipovolemik ; B ; Syok Neurogenik ;
C ; Syok Anafilaktik ; D ; Syok Kardiogenik ; E ; Sincope ;
18 | P a g e

soal ;
tidak ada vignette ; Indikasi bedah preprostetik, kecuali : |
A ; Adanya torus palatinus atau torus mandibula yang besar ;
B ; Pada bibir atas pendek, sehingga tidak dapat menutupi gigi
tiruan ;
C ; Bila ada kista atau tumor pada prosessus alveolaris ;
D ; Bila terdapat prosessus alveolaris yang tidak tajam dan lingir
berbentuk U ;
E ; Pada rahang yang akan di terapi radiasi ;

soal ;
Gen P53 merupakan unsur penting dalam gangguan sistem
regulasi pertumbuhan sel ; Gen P53 berfungsi sebagai |
A ; Onkogen ;
B ; Diferensisi sel switched on ; C ; Gen yang berperan pada
apoptosis ; D ; Gen yang berperan pada reparasi DNA ;
E ; Gen penekan tumor ;

soal ;
tidak ada vignette ; Prosedur kerja alveoplasti adalah |
A ; Desinfeksi daerah operasi, anestesi, insisi blade no. 15, flap
disingkap, tulang diambil dan dihaluskan (pull stroke), irigasi,
evaluasi tulang tajam, tutup flap, jahit ;
B ; Desinfeksi daerah operasi, anestesi, insisi blade no. 15, potong
tulang dengan knabel tang, irigasi, tutup, dan jahit ;
C ; Desinfeksi daerah operasi, anestesi, insisi blade no. 15, flap di
singkap, potong tulang dengan rongeurs (pull stroke) ,
irigasi,evaluasi tulang yang tajam, tutup, dan jahit ;
D ; Desinfeksi daerah operasi, anestesi, insisi blade no. 12,
potong tulang dengan knabel tang, haluskan dengan bone file,
irigasi, tutup, dan jahit ;
E ; Desinfeksi daerah operasi, anestesi, insisi blade no. 12, potong
tulang dengan knabel tang, irigasi, tutup, dan jahit ;

soal ;
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke klinik gigi dengan
keluhan benjolan pada pipi kanan bawah disertai kesulitan
membuka mulut. Benjolan mula-mula kecil sejak 1 tahun yang
19 | P a g e

lalu kemudian lama kelamaan membesar, diawali dengan sakit


gigi paling belakang kanan bawah. appearance. ; Berdasarkan
skenario diatas merupakan penyakit yang disebabkan rusaknya
mekanisme pengaturan dasar perilaku sel khususnya diakibatkan
oleh mekanisme |
A ; Proliferasi dan apoptosis ;
B ; Diaktifkan dan switched on ;
C ; Diinaktifkan dan switched off ;
D ; Diferensiasi gen dan sel ;
E ; Diferensiasi organ dan sel ;

soal ;
tidak ada vignette ; Yang termasuk kelainan
sendi temporomandibula yang bersifat ekstra kapsuler adalah
yang tersebut dibawah ini adalah |
A ; Arthritis ; B; Dislokasi kondilus ; C ; Trismus ;
D ; Arthrosis ; E ; Osteomielitis ;

soal ;
tidak ada vignette ; Sendi temporomandibula
dibentuk oleh bagian dibawah ini, kecuali |
A ; Prosesus kondiloideus ;
; B ; Kapsula artikularis
; C ; Diskus artikularis
; D ; Ligamentum stylomandibularis ;
; E ; Fossa glenoidalis ;

soal ;
tidak ada vignette ; Yang termasuk kelainan sendi temporomandibula yang bersifat intra kapsuler adalah
yang tersebut dibawah ini, kecuali |
A ; Arthritis B ; Dislokasi kondilus ;
C ; Trismus D ; Arthrosis
E ; Osteomielitis ; |
20 | P a g e

soal ;
tidak ada vignette ; Dalam sistem
stomatognati terlibat fungsi yang mengenai
A ; Mastikasi dan penelanan
B ; Oklusi dan estetik ;
C ; Penelanan dan pernafasan
D ; Mastikasi, pernafasan dan psikososial ;
E ; Pengunyahan ;

soal ;
tidak ada vignette ; Sel yang berperan dalam Hemostasis adalah |
pilihan ;
A ; Eritrosit ; B ; Lekosit ; C ; Sferosit ;
D ; Trombosit ; E ; Leukosit ;

soal ;
Untuk perencanaan suatu tindakan operasi yang dilakukan secara
General Anestesi diperlukan pemeriksaan Laboratorium Natrium dan
Kalium ; Hal yang akan dievaluasi adalah: |
A ; Kelainan fungsi Hati ; B ; Kelainan fungsi ginjal ;
C ; Kelainan jantung ; D ; Kelainan paru ;
E ; Kelainan jantung dan paru ;

soal ;
Untuk perencanan suatu tindakan operasi yang dilakukan secara
General Anestesi diperlukan pemeriksaan Laboratorium Ureum dan
Kreatinin ; hal yang akan dievaluasi adalah: |
pilihan ;
A ; Kelainan fungsi Hati ;
B ; Kelainan fungsi ginjal ;
C ; Kelainan jantung ; D ; Kelainan paru ;
E ; Kelainan jantung dan paru ;

soal ;
Untuk perencanaan suatu tindakan operasi yang dilakukan secara
General Anestesi ; Pada pemeriksaan Toraks Foto hal yang akan
dievaluasi adalah |
pilihan ; A ; Kelainan fungsi Hati ; B ; Kelainan fungsi ginjal ;
C ; Kelainan jantung ; D ; Kelainan paru ;
E ; Kelainan jantung dan paru ;

soal ;
Suatu pemeriksaan histopatologi ditegakkan dengan kesimpulan
Adamantinoma ; Hal-hal yang harus dipersiapkan di Rumah Sakit
sebelum tindakan pembedahan pada kasus tersebut adalah |
A ; Pemeriksaan Laboratorium Darah lengkap ;
B ; Pemeriksaan Paru ;
C ; Pemeriksaan Foto panoramik dan CT-Scan 3 Mandibula ;
D ; Pemeriksaan Sel Tumor ; E ; Pemeriksaan Treadmill ;
21 | P a g e

soal ;
Untuk perencanan suatu tindakan operasi yang dilakukan secara
General Anestesi ; maka langkah awal yang harus dilakukan adalah: |
A ; Konsul ke dokter Bedah Mulut ;
B ; Konsul ke dokter Penyakit Dalam ;
C ; Konsul ke dokter Anestesi ;
D ; Konsul ke dokter Bedah Onkologi ;
E ; Konsul ke dokter Bedah ;

soal ;
Pada Ruang Operasi ; Sebutkan tugas dokter bedah dalam kamar
operasi, kecuali? |
A ; Mengecek identitas pasien ;
B ; Melakukan tindakan operasi ;
C ; Mengecek kesiapan alat operasi ;
D ; Memperhatikan kondisi sistemik pasien ;
E ; Mengeluarkan pasien dari kamar operasi ;

soal ;
Pada Kasus gigi impaksi ; Teknik pengangkatan gigi dengan
dilakukan pemotongan pada gigi disebut? |
A ; Teknik intoto ;
B ; Teknik odontektomi ;
C ; Teknik separasi ;
D ; Teknik osteotomi ;
E ; Teknik coronektomi ; 0 |

soal ;
Pasien laki-laki, umur 20 tahun. Datang ke
poli bedah mulut dengan keluhan nyeri pada gigi belakang kanan dan
terasa demam. Dari pemeriksaan ekstra oral wajah tampak normal,
pada pemeriksaan intraoral tampak kemerahan dan udem pada
gingival disekitar gigi 48, gigi 48 parsial erupsi dan mesioangular ;
Apakah diagnosa kasus diatas | pilihan ;
; A ; Gingivitis ;
; B ; Operculitis ;
; C ; Abses submandibula ;
; D ; Pulpitis
; E ; Impaksi

soal ;
tidak ada vignette ; Termasuk pemeriksaan laboratorium penyaring
pada kelainan hemostasis, kecuali | pilihan ;
A ; Hitung trombosit ; B ; Hitung lekosit ; C ; Rumpel Leede ;
D ; Masa protrombin ; E ; Bleeding time ;
22 | P a g e

soal ;
tidak ada vignette ; Terapi yang paling tepat untuk keratocyst
odontogenik adalah |
A ; Marsupialisasi ; B ; Enukleasi ; C ; Marginal Reseksi ;
D ; Dredging ; E ; Kuretase ;

soal ;
tidak ada vignette ; Untuk mendiagnosis internal dearangement dapat
dilakukan pemeriksaan berikut kecuali |
A ; CBCT ; B ; CT Scan TMJ ; C ; Ro Panoramik ;
D ; Arthroscopy ; E ; Transcranial Proyeksi ;

soal ;
tidak ada vignette ; Komplikasi dalam operasi TMJ yang mengikuti
di bawah ini kecuali |
pilihan ; A ; Cedera Nerve fasialis ; B ; Sjogren Syndrome ;
C ; Frey Syndrome ; D ; Haemarthrosis ; E ; Paralisis ;

soal ;
Bayi berusia 5 bulan telah didiagnosis
Labioschisis unilateral sinistra dan akan menjalani operasi ;
Pemeriksaan penunjang yang diminta adalah? |
A ; Roentgen Thorak PA ; B ; CBCT ; 0 |
C ; CT Scan Kepala ; D ; Ro Panoramik ; E ; Ro Periapikal ;

soal ;
Seorang perempuan berusia 45 tahun, datang keklinik gigi dengan
keluhan sakit gigi yang diikuti pembengkakan pada leher.
Pemeriksaan ekstra oral terdapat udema pada submandibula bilateral,
sublingual dan submental, lidah terangkat ; Apakah Diagnosa yang
tepat pada kasus tersebut diatas |
A ; Ranula ; B ; Angina Ludovici C ; Herpangina ;
D ; Abses Sublingual ; E ; Angioneurotic Oedema ;

soal ;
Pada kasus internal dearrangement dengan discus yang telah rusak
perlu dilakukan tindakan bedah ; Nama tindakan tersebut adalah? |
pilihan ;
A ; Condylectomy ; B ; Osstectomy ; C ; Parotidektomy ;
D ; Disectomy ; E ; Alveolektomy ;

soal ;
Seorang wanita 20 tahun datang dengan keluhan pembengkakan
sejak 2 hari yang lalu pada daerah depan dan dibawah cuping telinga.
Dari pemeriksaan ditemukan pembengkakan unilateral, nyeri, dan
23 | P a g e

demam. ; Apakah diagnosis yang paling mendekati pada kasus


tersebut |
A ; Tumor Parotis ; B ; Tumor Zigoma ; C ; Parotitis ;
D ; Sialolitiasis ; E ; Sialodochitis ;

soal ;
Seorang anak berusia 8 tahun datang diantar orang tuanya dengan
keluhan luka pada bibir bagian bawah. Keadaan tersebut dialami
setelah terjatuh dari motor dengan muka terbentur terlebih dahulu. ;
Apakah nama lain dari luka yang dialami oleh anak tersebut pilihan ;
A ; Vulnus Penetratum ; B ; Vulnus Excoriatum ;
C ; Vulnus Abrasivum ; D ; Vulnus Schissum ;
E ; Vulnus Laceratum ;

soal ;
Laki laki 40 tahun datang memeriksakan diri di klinik gigi dengan
keluhan nyeri pada rahang bawah setelah terjadi benturan pada
daerah tersebut. Dari hasil pemeriksaan ditemukan maloklusi,
hematom serta step pada margo mandibula pada daerah gigi insisivus
bawah. ; Apakah diagnosis yang mungkin pada kasus diatas adalah |
A ; Fraktur Simfisis ; B ; Fraktur Corpus ; 0 | pilihan ;
C ; Fraktur Condyle ; D ; Fraktur Dentoalveolar ;
E ; Fraktur Angulus ;

soal ;
Perawatan dilakukan plat and screw pada tulang yang fraktur dan
mempertahankan sampai penyembuhan tulang ; Apakah nama tahap
dari terapi tersebut |
pilihan ;
A ; Reduksi ; B ; Reposisi ; C ; Fiksasi ; D ; Splint ; E ; Rehabilitasi

soal ;
Seorang laki-laki umur 26 tahun, dibawa ke UGD dengan keadaan
tidak sadar. Pemeriksaan klinis terlihat wajah tampak memanjang
dengan raccoon eyes pada kedua mata, keluar darah dari kedua
telinga dengan battle sign (+) ; Kemungkinan diagnosa yang tepat
untuk kasus di atas adalah | pilihan ;
A ; Fraktur Os Mastoid ; B ; Fraktur Le Fort I ;
C ; Fraaktur Arcus Zygoma ;
D ; Fraktur Basis Kranii Fossa Posterior ;
|E ; Fraktur Rima Orbita ; 0 |

soal ;
Seorang wanita umur 40 tahun datang ke RSGM dengan keluhan ada
benjolan di bawah lidah. Pemeriksaan klinis tampak benjolan
berukuran 3x3x2 cm, seperti perut katak, berwarna kebiruan, kadang
terasa nyeri ;
Kasus tersebut diatas dapat dapat ditata laksana dengan teknik? |
A ; Enukleasi ; B ; Eksisi ;C ; Biopsi ; D ; Marsupialisasi ;
E ; Enukleasi ;
24 | P a g e

soal ;
Seorang wanita umur 25 tahun datang ke RSGMP Kandea dengan
keluhan ada benjolan di bawah lidah. Pemeriksaan klinis tampak
benjolan berukuran 3x3x2 cm, seperti perut katak, berwarna
kebiruan, kadang terasa nyeri ; Kasus tersebut diatas dapat
didiagnosa dengan? |
A ; Haemangioma ; B ; Giant Cell Epulis ; C ; Mucocele ;
D ; Ranula ; E ; Sialadenitis ;

soal ;
Seorang laki-laki berusia 26 tahun, dibawa ke UGD dengan keadaan
tidak sadar. Pemeriksaan klinis terlihat wajah tampak memanjang
dengan raccoon eyes pada kedua mata ; Kemungkinan diagnosa yang
tepat untuk kasus di atas adalah |
pilihan ;
A ; Fraktur hidung ; B ; Fraktur NOE ; C ; Fraktur Rima Orbita ; D ;
Fraktur le fort III ; E ;Fraktur Simfisis ;

soal ;
Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan
Mulut dengan keluhan sakit pada gigi geraham belakang kanan dan
ingin di cabut. Tekanan darah 160/90 mm.Hg. Pemeriksaan introral
gigi 47, sondasi( - ), perkusi (+), palpasi( -), gigi tidak dapat dirawat
lagi ; Tindakan apakah yang harus dilakukan pada kasus tersebut
diatas? | pilihan ;
A ;Pasien diberikan obat antibiotik dan analgesik ;
B ;Pasien diberikan obat antibiotik,analgetik dan pencabutan ditunda
C ;Pasien diberikan obat antibiotik dan obat hipertensi ;
D ;Pasien diberikan obat antibiotik dan dilakukan pencabutan ;
E ;Pasien diberikan obat antibiotik, analgetik dan dirujuk ke dokter
umum ;
25 | P a g e
26 | P a g e