Anda di halaman 1dari 29

RENCANA KESELAMATAN

KONSTRUKSI

PAKET :
PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)

TAHUN ANGGARAN 2019

CV. TAKASIMA JAYA


Alamat : Jl. Menur RT 03/IV Kel. Mariyai Dist. Mariat Kab. Sorong
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 1 Paraf
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... :

LEMBAR PENGESAHAN

URAIAN NAMA & JABATAN TANDA TANGAN TANGGAL

DISUSUN SYUKUR AMDALAN


OLEH DIREKTUR
CV. TAKASIMA JAYA

HANDAYANI BUTARBUTAR, MT, MM


DIPERIKSA NIP. 19800602 200909 1 002
OLEH PPK IV.03 PELAKSANAAN JALAN
NASIONAL WILAYAH IV PROVINSI
PAPUA BARAT (BINTUNI)

UNIT PENERIMA

1. Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Papua Barat (Bintuni)
2. Pejabat Pembuat Komitmen VI.03 Satker PJN Wil. IV Prov. Papua Barat (Bintuni)
3. Site Manager, Konsultan Pengawas
4. Bidang Pembangunan dan Pengujian BBPJN XVII

STATUS DOKUMEN

STATUS ASLI

TANGGAL
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 2 Paraf
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... :

DAFTAR ISI

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi
B.1 Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang
B.2 Rencana Tindakan (sasaran & program)
B.1 Standar dan peraturan perundangan
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
C.1 Sumber Daya
C.2 Kompetensi
C.3 Kepedulian
C.4 Komunikasi
C.5 InformasiTelekomunikasi
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1 Perencanaan Konstruksi
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1 Pemantauan dan evaluasi
E.2 Tinjauan manajemen
E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 3 Paraf
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... :

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu ekternal dan internal

CV. TAKASIMA JAYA yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan peduli
terhadap Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu keselamatan
konstruksi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Peduli dalam mempromosikan pemahaman akan kebutuhan keselamatan konstruksi


dan membudayakan keselamatan konstruksi dalam seluruh kegiatan pelaksanaan
konstruksi

2. Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadap seluruh


tenaga kerja maupun masyarakat didalam lingkungan kerja konstruksi

3. Peduli dalam melaksanakan implementasi sesuai rencana keselamatan konstruksi


bedasarkan perundang-undangan yang berlaku dalam keselamatan konstruksi
nasional

4. Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran


lingkungan

5. Memantau dan mengevaluasi terhadap kinerja keselamatan konstruksi serta


melakukan perbaikan secara berkelanjutan

Sorong, 16 Maret 2019


CV. TAKASIMA JAYA

SYUKUR AMDALAN
DIREKTUR
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 04
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : Paraf :
...........................

A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : SYUKUR AMDALAN
Jabatan : DIREKTUR
Bertindak untuk : CV. TAKASIMA JAYA
dan atas nama

dalam rangka pengadaan PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS) pada Satuan Kerja
PJN Wilayah IV Provinsi Papua Barat (Bintuni) berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan
demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi:

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)

Sorong, 16 Maret 2019


CV. TAKASIMA JAYA

SYUKUR AMDALAN
DIREKTUR
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 05
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi


CV. TAKASIMA JAYA sebagai Penyedia Jasa pada Paket PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA
(TAHAP II/TUNTAS) membuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko,
Penanggung Jawab untuk diserahkan, dibahas, dan disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan
Kontrak sesuai lingkup pekerjaan yang dilaksanakan.

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengedalian Resiko K3, dan
Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut ini :
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 05
Rev. 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

B.1 Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang


TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3

Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA


Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019 Halaman 1

PENILAIAN RISIKO
JENIS/TIPE SKALA PENETAPAN PENGENDALIAN
NO. PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PRIORITAS RISIKO K3
TINGKAT
KEKERAPAN KEPARAHAN
RISIKO
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Mobilisasi - Kecelakaan & gangguan kesehatan Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
tenaga kerja akibat tempat kurang APD yang sesuai
kurang memenuhi syarat
- Kecelakaan akibat pemakaian alat Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pengujian APD yang sesuai

2 Timbunan Pilihan - Gangguan Kesehatan Akibat Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
Kondisi Kerja Secara umum APD yang sesuai
dari sumber galian
- Gangguan Kesehatan Akibat Debu Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
Timbunan Pilihan yang timbul saat penyiraman APD yang sesuai
dari sumber galian

3 Penggalian - Kecelakaan akibat operasional alat Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
berat baik ditempat lokasi galian, APD yang sesuai
transportasi maupun ditempat
pembuangan

4 Pengecoran - Gangguan kesehatan atau Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
gangguan fisik akibat pekerja tidak APD yang sesuai
memakai perlengkapan kerja yang
sesuai dengan syarat,
- Bahaya kecelakaan pada Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pemasangan bekisting pada tanah APD yang sesuai
galian meliputi : tertimpa tanah
galian, tertimbun tanah galian,
tertimpa benda jatuh dan terpeleset
jatuh
- Kecelakaan akibat concrete mixer Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
(kena rantai, roda pemutar dll), APD yang sesuai
- Terjadi gangguan pada mata dan Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pendengaran akibat getaran APD yang sesuai
vibrator dan debu pada saat
mencampur semen, agregat dan air,
- Terjadi kecelakaan atau luka oleh Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
karena paku-paku yang menonjol APD yang sesuai
keluar, tertimpa/tergencet
kayu/bekisting
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3

Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA


Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019 Halaman : 2

PENILAIAN RISIKO
JENIS/TIPE SKALA PENETAPAN PENGENDALIAN
NO. PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PRIORITAS RISIKO K3
TINGKAT
KEKERAPAN KEPARAHAN
RISIKO
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
5 Penulangan - Terjepit saat mengangkat tulangan, Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
luka akibat membengkokan APD yang sesuai serta mengikuti
tulangan baja/besi. instruksi kerja K3
- Luka ditangan akibat kawat baja Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pada saat mengangkat tulangan APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kecelakaan akibat tanah Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
longsor/benda jatuh jika APD yang sesuai serta mengikuti
pemasangan tulangan dibawah instruksi kerja K3
permukaan tanah

6 Pemasangan baja - Potensi kecelakaan para pekerja Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
yang melakukan pengencangan APD yang sesuai serta mengikuti
struktur baut instruksi kerja K3
- Kecelakaan oleh runtuhnya Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
perancah APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Tertimpa oleh benda jatuh Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3

7 Pasangan Batu - Luka karena tertimpa batu Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Debu dari campuran agregat, Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
semen dan air APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kecelakaan terkena alat gali Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
(cangkul, balencong, dll) akibat APD yang sesuai serta mengikuti
jarak antar penggali terlalu dekat instruksi kerja K3
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3

Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA


Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019 Halaman : 3

PENILAIAN RISIKO
JENIS/TIPE SKALA PENETAPAN PENGENDALIAN
NO. PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PRIORITAS RISIKO K3
TINGKAT
KEKERAPAN KEPARAHAN
RISIKO
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
8 Bronjong dengan kawat - Luka pada tangan akibat Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
yang dilapisi galvanis pembentangan kawat bronjong APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kaki/tangan tertimpa batu Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3

9 Pengukuran dan - Gangguan kesehatan akibat kondisi Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pematokan kerja secara umum APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Terluka akibat kondisi dan Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
penggunaan meteran yang salah APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kecelakaan akibat pengaturan Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
lalulintas yang kurang baik APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kecelakaan akibat jenis dan cara Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
penggunaan peralatan APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
- Kecelakaan akibat metode Cedera ringan / sedang 3 9 1 3 Menggunakan peralatan kerja dan
pemasangan patok APD yang sesuai serta mengikuti
instruksi kerja K3
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 06
Rev. 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

B.2 Rencana tindakan (sasaran & program)

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)

TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM K3

Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA


Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019

SASARAN KHUSUS PROGRAM


TIPE/JENIS
NO. PEKERJAAN PENGENDALIAN RISIKO INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLOK UKUR SUMBER DAYA JANGKA WAKTU MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Helm
1 Mobilisasi - Menyediakan kantor lapangan Bangunan untuk kantor dan Sesuai dengan Sepatu Safety Harian Dokumentasi Evaluasi kinerja Logistik & Safety
dan tempat tinggal pekerja yang fasilitasnya harus bebas dari instruksi kerja Rompi Officer
memenuhi syarat
polusi, banjir, konstruksi
harus kuat
- Tidak menggunakan bahan dan Harus tersedia pemadam Rambu terpasang Rambu K3 Mengikuti jadwal Evaluasi kinerja Logistik & Safety
peralatan yang tidak memenuhi kebakaran dan kebutuhan Dokumen Officer
syarat
P3K yang memadai tasi
diseluruh barak, kantor,
gudang dan bengkel

Helm
2 Timbunan Pilihan - Harus menggunakan Memastikan kesiapan APD APD dipakai Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
dari sumber galian perlengkapan kerja yang standar, Rompi
Timbunan Pilihan Helm
dari sumber galian - Pekerja harus selalu memakai Memastikan kesiapan APD APD dipakai Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
masker dan perlengkapan kerja Rompi
standar

3 Penggalian - Operasional alat berat harus Memastikan kompetensi Pengoperasian SOP Alat Berat Mengikuti jadwal Daftar Absensi Checklist Pelaksana
dilakukan sesuai dengan standard operator sesuai
an Penggalian harus dilakukan
oleh orang yang ahli dengan
metode yang benar
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)

TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM


Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA K3
Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019

SASARAN KHUSUS PROGRAM


TIPE/JENIS
NO. PEKERJAAN PENGENDALIAN RISIKO INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLOK UKUR SUMBER DAYA JANGKA MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB
WAKTU
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
- Pelaksanaan pengecoran harus
4 Pengecoran dilakukan oleh tenaga terampil Helm
yang berpengalaman dan dalam Sepatu Safety
melaksanakan pekerjaan, harus Memastikan kesiapan APD APD dipakai Rompi Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
memakai pakaian dan
perlengkapan kerja lsesuai
dengan standar,
- Pemasangan bekisting harus Helm
dilakukan oleh pekerja terampil Sepatu Safety
yang telah berpengalaman Memastikan kesiapan APD APD dipakai Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
Rompi
dibidangnya
- Semua gigi, rantai-rantai dan Helm
roda pemutar dari pengaduk Memastikan kesiapan APD APD dipakai Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
beton harus dilindungi Rompi
sedemikian sehingga aman
- Pelaksanaan pencampuran Helm
aggregate, semen dan air harus Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
tidak menimbulkan debu yang Rompi
beterbangan, pekerja harus Memastikan kesiapan APD APD dipakai
menggunakan masker Masker
pernapasan
- Paku-paku yang menonjol keluar Memastikan kesiapan APD Helm
perlu dibenamkan atau dan instruksi kerja Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
dibengkokan APD dipakai Rompi
pengecoran

5 Penulangan Helm
- Pembengkokan tulangan Memastikan kesiapan APD Sepatu Safety
dan instruksi kerja APD dipakai Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
menggunakan peralatan yang Rompi
memenuhi persyaratan penulangan Kaos Tangan
- Diusahakan sedemikian rupa Helm
pada saat pengikatan baja Sepatu Safety
tulangan menggunakan sarung Memastikan kesiapan APD APD dipakai Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
Rompi
tangan yang sesuai Kaos Tangan
- Jika pemasangan tulangan Helm
dibawah permukaan tanah, maka Memastikan kesiapan APD, Sepatu Safety
tanah perlu memakai dinding Rompi Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
penahan tanah yang sesuai. Memahami peraturan K3 dan APD dipakai
memahami instruksi kerja Kaos Tangan
Menyiapkan tangga yang sesuai
dan aman

6 Pemasangan baja - Proses erection baja tak boleh Helm


struktur dikerjakan sewaktu ada angin Sepatu Safety
ribut, angin kencang atau dalam Memastikan kesiapan APD APD dipakai Rompi Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
keadaan licin Kaos Tangan
- Penggunaan perancah untuk Helm
erection harus dihitung dengan Sepatu Safety
faktor pengaman (factor safety) Memahami Instruksi kerja
sebesar 4 kali beban maksimal erektion, memastikan APD, APD dipakai Rompi Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
dan harus diberi tangga dan memahami peraturan K3 Kaos Tangan
pengaman untuk tempat berjalan Instruksi kerja
dan lain-lain fasilitas yang aman.
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)

TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM


Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA K3
Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019

Tenaga kerja tidak boleh bekerja


didekat bangunan perancah
sewaktu angin kencang
- Sebelum bagian-bagian Helm
konstruksi baja diangkat, Sepatu Safety
tindakan pengamanan harus Memahami peraturan K3, Rompi
dilakukan terhadap bagian- APD dipakai Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
bagian yang dapat jatuh, harus instruksi kerja dan Tali
diamankan dengan mengikat memastikan APD Perancah
atau menyingkirkan bagian-
bagian tersebut
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)

TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM


Nama Perusahaan : CV. TAKASIMA JAYA K3
Kegiatan : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
Lokasi : RUAS JALAN MAMEH – BATAS PROVINSI PAPUA BARAT (KM 442+823), KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT
Tanggal dibuat : 16 Maret 2019

SASARAN KHUSUS PROGRAM


TIPE/JENIS
NO. PEKERJAAN PENGENDALIAN RISIKO INDIKATOR PENANGGUNG
URAI TOLOK UKUR SUMBER DAYA JANGKA WAKTU MONITORING
PENCAPAIAN JAWAB
AN
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
8 Pasangan Batu Helm
- Untuk menjaga resiko Sepatu Safety
kecelakaan para pekerja yang Memastikan kesiapan
melakukan pemasangan batu Rompi
APD, instruksi pasangan APD dipakai Kaos Tangan Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
dilengkapi dengan sarung batu,
tangan, helm dan sepatu boot
- Diusahakan sedemikian rupa Helm
menghindari kontak langsung Memastikan kesiapan Sepatu Safety
antara tangan/kulit terhadap APD APD dipakai Rompi Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
adukan semen Kaos Tangan
- Jarak antara penggali harus Memahami peraturan K3, Prosedur galian Instruksi kerja
aman memastikan APD dan
Mengikuti jadwal Daftar Absensi Checklist Pelaksana
mengikuti instruksi
Galian

9 Bronjong dengan Helm


kawat yang dilapisi - Usahakan sedemikian rupa pada Memastikan kesiapan APD dipakai Sepatu Safety
galvanis saat memotong kawat dilakukan APD Tang Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
hati-hati agar tidak Kaos Tangan
terjepit/terluka.
- Usahakan sedemikian rupa agar Helm
waktu menyusun batu/memecah
batu dan memasukan ke dalam Sepatu Safety
bronjong kawat maupun Memastikan kesiapan Rompi
pasangan batu kosong pada APD dipakai Kaos Tangan Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
APD
landasan tidak membahayakan Tang
serta menggunakan sarung
tangan

10 Pengukuran dan Helm


pematokan - Harus menggunakan Memastikan kesiapan APD dipakai Sepatu Safety Harian Daftar Absensi Checklist Pelaksana
perlengkapan kerja yang APD Rompi
standar
- Pengukuran harus dilakukan Instruksi kerja Prosedur Instruksi kerja
dengan menggunakan meteran pengukuran pengukuran
yang sesuai dengan Mengikuti jadwal Daftar Absensi Checklist Pelaksana
standar
- Pengaturan lalu lintas harus Memahami peraturan lalu Rambu terpasang Rambu K3 Mengikuti jadwal Dokumentasi Evaluasi kinerja Pelaksana
sesuai dengan standar lintas
- Alat dan cara menggunakan Memahami instruksi kerja Prosedur Instruksi kerja Mengikuti jadwal Dokumentasi Checklist Pelaksana
harus benar sesuai dengan penggunaan alat
standar
- Pemasangan patok harus benar Prosedur Instruksi kerja
dan sesuai dengan syarat Memastikan terpasang Mengikuti jadwal Dokumentasi Evaluasi kinerja Pelaksana
pemasangan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 7 Paraf
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... :

Standar dan Peraturan Perundangan


Tabel 1
STANDAR PERATURAN DAN PERUNDANGAN

Nomor Dokumen Peraturan Perundangan


1 Undang-Undang Dasar 1945
2 UU No. 1/1970 Tentang Keselamatan Kerja
3 UU No. 23/1992 Tentang Kesehatan
4 UU No. 3/1992 Tentang Jaminan Sosisal Tenaga Kerja
5 Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
6 Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang
7
Umum
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus K3
8
Penanggulangan Kebakaran
Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I No. : Kep-186/Men/1999 Tentang Unit Penanggulangan
9
Kebakaran di Tempat Kerja
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus K3
10
Penanggulangan Kebakaran

Tabel 2
STANDAR PERATURAN DAN PERUNDANGAN

PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN


Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.
K 3 Pada Konstruksi Bangunan
01/Men/1980
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.
Kualifikasi Juru Las
02/Men/1982
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan
03/Men/1998 Kecelakaan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Syarat-Syarat Pemasangan Dan
04/Men/1980 Pemeliharaan Aiat Pemadam Api Ringan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Panltla Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Serta Tata Cara
Per 04/Men/1987 Penunjukkan Ahll Keselamatan Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.: Perm05/Men/1985 Pesawat Angkat Dan Angkut

Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Unit Penanggulangan Kebakaran Dl Tempat


Kep-186/Men/1999 Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan
Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1981
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1989 Angkat
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam
Transmigrasi No. Per.O2/Men/L980 Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
Peraturan Menteri Perburuhan No. Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta
7tahun 1964 Penerangan Dalam Tempat Kerja
Kep.Menaker No. Kep. 51/Men/1999 Nllal Ambang Batas Faktor Flslka Dl Tempat KerjaKerja
Surat Edaran No. Seso1/Men/1997 Nllal Ambang Batas Faktor Klmla Dl UdaraLingkungan Kerja
Surat Edaran Dirjen Binawas No.
Penggunaan Alat Pelindung Dirl
05/Bw/1997
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 8 Paraf
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... :

C. Dukungan Keselamatan Konstruksi


A.1 Sumber Daya

PENANGGUNG JAWAB K3

MARIONES PALEMBANGAN SIAPPA, ST

EMERGENCY P3K KEBAKARAN


/KEDARURATAN

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tenaga Keselamatan Konstruksi:


1. N a m a : MARIONES PALEMBANGAN SIAPPA, ST
Jabatan : Penanggung Jawab K3
Tugas dan Tanggung Jawa :
Menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3
Konstruksi
Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
Merencanakan dan menyusun program K3
Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program,
prosedur kerja dan instruksi kerja K3
Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3
konstruksi
Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika
diperlukan
Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan
darurat

2. N a m a : .........................................
Jabatan : Emergency/Kedaruratan
Tugas dan Tanggung Jawab :
Menerapkan program emergency/kedaruratan
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara
keseluruhan
Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang
hilang
Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi
kondisi darurat secara keseluruhan
Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat
termasuk melakukan mitigasi apabila terjadi kecelakaan kerja
Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat tersedia sesuai kondisi
lapangan

3. N a m a : .........................................
Jabatan : P3K
Tugas dan Tanggung Jawab :
Menerapkan program P3K
Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja
Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:
Ruang P3K
Kotak P3K dan isinya
Alat evakuasi dan transportasi
Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di
tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus
Mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan
Membuat laporan kegiatan P3K secara periodik

4. N a m a : ........................................
Jabatan : Kebakaran
Tugas dan Tanggung Jawab :
Menerapkan program Kebakaran
Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan
Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan
konstruksi
Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran konstruksi dan
lingkungannya
Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di tempat kerja
Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan
kebakaran sesuai rencana kerja.
Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait
CV. TAKASIMA JAYA
Lampiran 4
DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT
BAHAYA KEBAKARAN DI PROYEK

KEBAKARAN

HSE Supervisor/Safety man


Besar Tidak atau personil setempat
lainnya akan memadamkan
api dengan fire extinguisher
Ya

HSE Supervisor/Safety Man/ HSE Supervisor akan


Supervisor/Foreman setempat melaporkan kebakaran
akan memberitahukan kepada dengan mengisi
seluruh karyawan melalui : formulir F-HSE-001
melalui :
1. Sirene/horn milik pelanggan
2. Megaphone milik perusahaan

Personil setempat akan


segera mematikan seluruh
arus listrik dan memindahkan
bahan mudah terbakar

Site Manager/HSE Supervisor/


Supervisor setempat segera
menghubungi petugas
kebakaran pelanggan atau
dinas pemadam kebakaran
setempat

HSE Supervisor akan


melaporkan kebakaran
dengan mengisi
formulir F-HSE-001

Catatan :

HSE Supervisor berkewajiban untuk mencatat no telephone dinas pemadam kebakaran


setempat yang terdekat dengan lokasi proyek
CV. TAKASIMA JAYA
Lampiran 5
DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT
KASUS KECELAKAAN DI PROYEK

KECELAKAAN

Parah Tidak Diobati dengan fasilitas


P3K yang dimiliki perusahaan

Ya

HSE Supervisor bersama HSE Supervisor bersama-sama


HRD Supervisor akan dengan HRD Supervisor akan
segera membawa ke membawa ke klinik terdekat
rumah sakit terdekat bila diperlukan
Nama RS…………..
No. Telp rumah sakit
(…………)

1 Safety man/HSE Supervisor melaporkan kecelakaan


dengan mengisi formulir laporan kecelakaan kerja
(F-HSE-005)
2 Sekecil apapun kecelakaan HSE Supervisor
bersama site manager segera melakukan investigasi
penyebab kecelakaan dan melaporkan hasil
investigasi dalam formulir accident or incident report
(F-HSE--001)
3 Pada kasus kecelakaan parah yang mengharuskan
karyawan rawat inap di rumah sakit, HSE Supervisor
bersama-sama HRD Supervisor akan terus
memantau proses perawatan karyawan tersebut.

Catatan :

HSE Supervisor berkewajiban untuk mendata nama rumah sakit terdekat dengan lokasi
proyek beserta nomor telephonenya.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 09
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

B.1 Kompetensi

CV. TAKASIMA JAYA berkomitmen dalam penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi


di lingkungan kerja dengan mentaati ketentuan dan perundangan K3 termasuk memberikan
program pelatihan dan peningkatan kinerja karyawan melalui uji kompetensi terhadap
seluruh tenaga kerja sesuai dengan keahlian bidang masing-masing.
No. Dok : EHS 05
STANDARD OF OPERATING Tgl. Terbit : 16 Maret 2019
PROCEDURE (SOP) No. Revisi : 00
Hal : 1/2
PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN

1. TUJUAN
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada CV. TAKASIMA JAYA

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada CV. TAKASIMA JAYA, meliputi :
Usulan program peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan tim, Penentuan peserta, Pelaksanaan kegiatan
peningkatan Komptensi Karyawan.

3. REFERENSI
a. Pedoman Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan

4. ISTILAH DAN DEFINISI


Istilah dan definisi yang dipakai dalam penulisan Pedoman Mutu, SOP, Instruksi Kerja serta dokumen lainnya
diuraikan secara rinci sesuai SMM ISO 9001:2008, diurutkan berdasarkan abjad dituangkan pada Lampiran Istilah
dan Definisi.

5. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN


(Tercantum pada halaman 2/2 prosedur ini)

6. FORM
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Form evaluasi

7. INSTRUKSI KERJA
-

8. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
No. Dok : EHS 05
STANDARD OF OPERATING Tgl. Terbit : 16 Maret 2019
PROCEDURE (SOP) No. Revisi : 00
Hal : 2/2
PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN
Diagram Alir Dokumen Keterangan

Mulai

Kabag Personalia 1 Surat Undangan, Agenda Rapat, 1 Peningkatan Kompetensi pegawai berupa
Notulasi & Bukti Serah Terima diklat, seminar, workshop, dll.
Mengadakan rapat tentang
peningkatan kompetensi pegawai
2 Sesuai dengan kebutuhan untuk
Surat Persetujuan dan Proposal, pemenuhan atau peningkatan kompetensi
Kabag Personalia 2
Identifikasi & Rangkuman
Mengusulkan peningkatan kompetensi Kebutuhan Peningkatan
pegawai kepada Dewan Kompetensi sesuai program kerja
Direksi/Manajemen
3 Bila tidak disetujui ditunda atau
dibatalkan
Tidak 3
Setuju? 4 SK diedarkan menggunakan Bukti Serah
Terima
Ya
Kabag Personalia 4
SK Panitia 5 Diedarkan ke staf administrasi atau
Membentuk Tim pegawai yang terkait

Tim Peningkatan Pagawai 5


Surat Edaran 6 Identitas pendaftar lengkap
Mempublikasikan peningkatan
kompetensi pegawai

Tim Peningkatan Pagawai 6 1. Formulir 7 Dilaksanakan sesuai jadwal dan tepat


Pendaftaran waktu
Terima pendaftaran 2. Daftar Rekapitulasi
8 Sertifikat/Piagam dll. digandakan untuk
1. Daftar hadir diserahkan ke subbag kepegawaian dan
Tim Peningkatan Pagawai 7
2. Naskah pelatihan keuangan, dan arsip pegawai ybs sebagai
Melaksanakan peningkatan 3. ID Card bahan portofolio yang
kompetensi pegawai (diklat, dll.) diperbaharui/diinput pada data pribadi
pegawai dan pada Form Kompetensi
Tim Peningkatan Pagawai 8 Dokumentasi, Personil, paling lambat 1 minggu setelah
Sertifikat/Piagam kegiatan
Membuat Laporan Pelaksanaan dan
Laporan Pelaksanaan &
pertanggungjawaban keuangan pertanggungjawaban
Keuangan, Form Kompetensi

Selesai
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 10
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

C.1 Kepedulian

Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan membuat rencana
dan program kerja sebagai tindakan pencegahan terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit
akibat pekerjaan dan pemulihan lingkungan yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi.

Program kepedulian keselamatan konstruksi sebagai berikut:

Penyedia Jasa : CV. TAKASIMA JAYA


Nama Paket : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)

No. Uraian Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln Keterangan
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 Seluruh pekerjaan terukur dan


terpantau dalam pelaksanaan NP NP NP NP NP NP NP NP NP
pemenuhan standar k3 konstruksi

2 Program pemeriksaan dan


pengawasan secara periodik
NP NP NP NP NP NP NP NP NP
dalam mengindetifikasi bahaya
kecelakaan dan sakit akibat kerja

3 Melaksanakan sosialisasi terhadap


lingkungan masyarakat sekitar
area pekerjaan yang berpeluang NP NP NP NP NP NP NP NP NP
terhadap potensi bahaya di lokasi
kerja

4 Melakukan rapat rutin manajemen


proyek sebagai bahan evaluasi
NP NP NP NP NP NP NP NP NP
dalam setiap risiko bahaya yang
muncul di tempat kerja

5 Memfasilitasi terhadap
kebutuhan bahan utilitas dan
tenaga kerja serta peralatan NP NP NP NP NP NP NP NP NP
pendukung sesuai rencana
keselamatan konstruksi

Catatan : NP = belum dalam program


RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 11
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

D.1 Komunikasi dan Informasi Telekomunikasi

Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian


No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 16 September 2019 Hal : 1

1. TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan informasi-
infomasi lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja kepada pihak internal dan
eksternal perusahaan secara efektif.

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi CV. TAKASIMA JAYA dan semua
pihak yang bekerja di area tersebut. Hal-hal yang diatur dalam prosedur ini adalah cara
untuk menyebarluaskan informasi-informasi terkait dengan lingkungan, keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) dan kepada pihak internal maupun eksternal Perusahaan.

3. DEFINISI
 Informasi K3, yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja
yang meliputi:
o Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional
o Standar Nasional Indonesia dan Internasional
o Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual CV. TAKASIMA
JAYA
o Kondisi bahaya, laporan inspeksi dan laporan & hasil investigasi kecelakaan
kerja
o Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang manajemen
o Prosedur dan instruksi kerja K3
o Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
o Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
o Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3
 Internal Perusahaan, yaitu semua karyawan (karyawan bulanan, harian tetap,
harian borongan maupun harian musiman) yang terkait dengan kegiatan operasi
CV. TAKASIMA JAYA
 Eksternal Perusahaan, yaitu semua pihak-pihak yang terkait baik langsung maupun
tidak langsung dengan operasi CV. TAKASIMA JAYA, seperti dalam penyediaan
pasokan barang/ material maupun jasa ( supplier / pemasok barang, kontraktor / sub
kontraktor, dll.), termasuk tamu-tamu yang akan berkunjung ke lingkungan operasi
CV. TAKASIMA JAYA. maupun penyediaan informasi K3 kepada-kepada instansi-
instansi pemerintah yang terkait dan berwenang.
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 16 September 2019 Hal : 2

 Konsultasi K3, adalah usaha atau kegiatan untuk mendapatkan solusi dari masalah
yang dihadapai dan peluang untuk perbaikan penerapan, pengembangan dan
pemeliharaan sistem manajemen K3

4. REFERENSI
 Permenaker No.05/MEN/1996, SMK3, elemen 3.1.4. dan 3.2.1.
 ISO 14001:2004, Environmental Management System, klausul 4.4.3
 OHSAS 18001:1999, OHS Management System, klausul 4.4.3
 EHS Management System Manual CV. TAKASIMA JAYA

5. PROSEDUR
Tanggung Jawab
EHS Department bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi baik secara
internal maupun eksternal perusahaan (Kementerian Lingkungan Hidup, Depnaker
Propinsi / Kab. / Kodya., Bapedalda Propinsi / Kabupaten / Kotamadya, Depkes,
Pemda dan instansi / institusi lain terkait berkaitan dengan aspek K3) yang bertujuan
untuk memastikan bahwa peraturan dan perundangan, standar, dan informasi K3
lainnya senantiasa up to date / terbaru dan dikomunikasikan / diinformasikan pada
departemen terkait di dalam lingkungan operasi CV. TAKASIMA JAYA .
Procurement Department bertanggung jawab untuk menginformasikan ketentuan-
ketentuan K3 CV. TAKASIMA JAYA . kepada supplier / pemasok dan kontraktor /
sub kontraktor yang akan memasok barang atau jasa / bekerja dilingkungan operasi
CV. TAKASIMA JAYA .
Kepala Departemen / Safety Management Representatif / Environment Management
Representatif Dept. bertanggung jawab untuk menyediakaan sarana-sarana dan
penyebarluasan informasi-informasi K3 kepada seluruh karyawan yang ada di
Departemennya.

Komunikasi
Komunikasi Internal
Karyawan CV. TAKASIMA JAYA diberikan atau mendapat informasi
mengenai pedoman dan prosedur Sistem Manajemen Lingkungan, Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta pelaksanaannya di lingkungan
CV. TAKASIMA JAYA , melalui kegiatan pelatihan dan pelaksanaannya
dikoordinir oleh Technical Training Department.
Karyawan CV. TAKASIMA JAYA mendapatkan informasi mengenai
kebijakan terpadu (kualitas, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja),
manual SMK3, hasil rapat-rapat P2K3, artikel-artikel K3, perubahan- perubahan
pada prosedur / instruksi kerja, penyelesaian masalah / keluhan K3, program-
program dan kinerja K3 CV. TAKASIMA JAYA .
Informasi ini diberikan melalui pelatihan, penjelasan / briefing K3 harian /
mingguan atau melalui papan pengumuman dan bulletin K3 (melalui media
cetak atau elektronik internal perusahaan).
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 16 September 2019 Hal : 3
Informasi mengenai peraturan perundangan K3 akan disediakan oleh EHS
Manager kepada tiap Kepala Departemen / SMR-Safety Management
Representatif / EMR-Environment Management Representatif / SR-Safety
Representatif / ER-Environment Representatif Departemen.
Laporan hasil kegiatan inspeksi K3, pemantauan lingkungan dan lingkungan
kerja dan penyelidikan kecelakaan disiapkan oleh EHS Department sebagai
salah satu bahan yang akan dibahas dalam rapat bulanan / rapat khusus P2K3,
dan dibuatkan risalah rapat P2K3 dan disebarluaskan kepada tiap Kepala
Departemen / Safety Management Representatif / Environment Management
Representatif dan Safety / Environment Representatif serta seluruh anggota
P2K3.
Hasil laporan audit internal / eksternal SMK3 disiapkan oleh personil EHS
Department berdasarkan laporan tim auditor internal / eksternal dan
didistribusikan kepada pihak internal ( Dewan Direksi, Ketua P2K3, Kepala
Divisi, Kepala Departemen / Safety Management Representatif / Environment
Management Representatif, Safety Representatif, Environment Representatif )
dan pihak eksternal jika diperlukan ( misal Auditor Eksternal ).
Tanda-tanda peringatan K3 (poster, sign, label, dll) disediakan oleh EHS
Department dengan terlebih dahulu masing-masing Kepala Departemen
melampirkan hasil identifikasi bahaya dan penilaian resiko di departemennya
disertai dengan formulir pengajuan permintaan tanda-tanda peringatan K3.
Untuk memudahkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan K3 dalam
lingkup CV. TAKASIMA JAYA ., maka dibuat daftar penyebarluasan
informasi K3 (contoh dapat dilihat pada lampiran ).

Komunikasi Eksternal
Personil EHS Department menghubungi instansi-instansi terkait (misal:
Kanwil Depnaker / Dinas Depnaker Kabupaten / Kotamadya, Bapedal, Depkes
dan sebagainya) untuk mendapatkan informasi terkini mengenai peraturan
perundangan berkaitan dengan K3 di Indonesia.
Setiap 3 bulan sekali CV. TAKASIMA JAYA , melaporkan hasil kegiatan
P2K3 kepada Dinas Tenaga Kerja Setempat, dimana laporannya disiapkan oleh
sekretaris P2K3 dan ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris P2K3.
Laporan kecelakaan kerja dan hasil penyelidikannya disiapkan oleh EHS
Manager dan disampaikan kepada Kepala Operasi, Ketua P2K3 tembusannya
kepada pihak Kanwil Depnaker setempat.
Pihak pemasok dan kontraktor / sub kontraktor yang terikat kontrak dengan
CV. TAKASIMA JAYA , untuk menyediakan barang atau jasa diinformasikan
tentang kebijakan dan ketentuan K3 CV. TAKASIMA JAYA . Informasi
diberikan oleh Procurement Manager dan bila diperlukan CV. TAKASIMA
JAYA dapat memberikan pelatihan awal atau penjelasan / briefing K3 kepada
kontraktor yang akan bekerja di lingkungan CV. TAKASIMA JAYA 
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 16 September 2019 Hal : 4
Pihak Satuan Pengaman / Security di Pos Komando Keamanan perusahaan
berkewajiban memberikan informasi kepada setiap tamu yang akan memasuki
area pabrik / plant di lingkungan operasi CV. TAKASIMA JAYA . tentang
Kebijakan Terpadu (Kualitas, Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan
Kerja), peraturan-peraturan umum K3 dan prosedur menghadapi keadaan
darurat.
Pihak Satuan Pengaman / Security yang ada di Pos Ronda setiap Gedung /
Area Produksi atau Kepala Departemen / Personil Departemen yang ditunjuk
berkewajiban memberikan informasi-informasi K3 dan prosedur tanggap
darurat yang berlaku di area tersebut kepada setiap tamu yang akan masuk ke
gedung / area departemen / plant tersebut.
Informasi-informasi yang berkaitan dengan kondisi darurat / emergency yang
terjadi di perusahaan diatur dan mengikuti prosedur komunikasi tanggap
gawat darurat.

Untuk menjamin kerahasiaan semua informasi yang berkaitan dengan K3, diatur
dan mengikuti peraturan perusahaan mengenai “Non-Disclosure Agreement”
(Perjanjian/Kesepakatan Tidak Membocorkan Rahasia Perusahaan) yang telah
ditanda tangani oleh setiap karyawan CV. TAKASIMA JAYA .

Alat dan Media Komunikasi


Alat dan Media komunikasi yang digunakan dapat berupa dan tidak terbatas
hanya pada alat dan media sebagai berikut :

Electronic mail ( e-mail )


Meeting ( townhall, P2K3, dsb.)
Briefing
One to one personal contact
Papan pengumuman
Pelatihan atau kuWBIs
Banner, poster (Promosi)
Distribusi dokumen ( Manual, standard procedure, supporting doc, record )
Telepon, facsimile, internet
TV Media

Konsultasi K3

 Konsultasi ini bisa dilakukan di internal CV. TAKASIMA JAYA untuk melibatkan
karyawan maupun dengan pihak eksternal, seperti Perguruan Tinggi, Instansi
Pemerintah terkait, Lembaga Swadaya masyarakat ( NGO – Non Government
Organization ), perusahaan asuransi, konsultan K3, dsb.
Beberapa contoh konsultasi K3 adalah :
o Konsultasi dengan wakil karyawan dalam pembuatan kebijakan K3
o Konsultasi dengan karyawan yang ahli maupun dengan pihak eksternal untuk
pemenuhan terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya
Komunikasi, Konsultasi, Motivasi dan Kepedulian
No: EHS 06 Revision: 00 Issued: 16 September 2019 Hal : 5

o Konsultasi dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian dalam usaha


pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatan limbah
o Konsultasi dengan pihak konsultan eksternal untuk usaha-usaha peningkatan
perilaku dan kinerja karyawan terkait dengan K3

Motivasi dan Kesadaran

Komunikasi dan konsultasi K3 tersebut akan meningkatkan motivasi dan kesadaran


semua orang baik karyawan maupun pihak ketiga yang berada di area operasi
CV. TAKASIMA JAYA untuk menerapkan, mengembangkan dan memelihara sistem
manajemen K3 untuk memperbaiki kinerja K3 secara menyeluruh.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 12
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

D. Operasi Keselamatan Konstruksi


A.1 Perencanaan Operasi

Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh
upaya pengendalian, diantaranya :

1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan


2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab Kegiatan
SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
a. Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
b. Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) atau bersertifikat
yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
a. Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai dengan
kondisi di tempat kerja
b. Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
9. Alat Pelindung Diri
a. Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko
b. Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
a. Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
b. Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri)
c. Induksi K3
d. Prosedur dan Persyaratan tanggap darurat
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 13
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi


A.1 Pemantauan dan evaluasi

Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan yang
dilaksanakan pada bagian D (Operasi keselamatan konstruksi) berdasarkan upaya pengendalian
pada bagian B (Perencanaan keselamatan konstruksi) dan C (Dukungan keselamatan konstuksi).

Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :

 Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan dan penyelidikan kecelakaan
yang sudah dibuat.
o Occupational Injury/Illness (Cidera/Sakit Akibat Kerja)
o Fatality (Meninggal Dunia)
o Loss Work Day / Loss Time Injury (Hilang Hari Kerja)
o Restricted Work Day (Kerja Terbatas)
o Medical Treatment (Perawatan Kesehatan)
o First Aid (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
 Fire Accident (Kebakaran)
 Traffic Accident (Kecelakaan lalu lintas)
 Environmental Accident (Kecelakaan Lingkungan)
 Property Damage Accident (Kecelakaan peralatan atau mesin)
 Near miss (Hampir celaka)
 Man Hour (Jam kerja)
 Km Driven (Kilometer mengemudi – untuk kendaraan perusahaan)

B.1 Tinjauan manajemen

Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori sesuai dan
tidak sesuai tolok ukur sebagaimana dalam Perencananaan Keselamatan Konstruksi
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peningjauan ulang untuk
di ambil tindakan perbaikan.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS)
No. Dok : RKK/TJ/K3/2019 Tgl. Diterbitkan : 16 Maret 2019 Hal : 14
Rev. : 00 Tgl. Kaji Ulang : ........................... Paraf :

C.1 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi

Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan melakukan pemantauan,


pengawasan, pelatihan dan pembahasan rapat SMK3 secara periodik serta dengan melaksanakan
audit secara menyeluruh dimulai pada tahap pelaksanaan serta penyelesaian proye.

Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi CV. TAKASIMA JAYA , disusun sebagai petunjuk
dalam pelaksanaan Paket PEMBANGUNAN JEMBATAN EFHA (TAHAP II/TUNTAS), pada Satker
Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Papua Barat (Bintuni).

Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus diperbarui demi efektivitas pelaksanaan Sistem
Manajemen Keselamatan Konstruksi secara berkesinambungan.

Sorong, 16 Maret 2019


CV. TAKASIMA JAYA

SYUKUR AMDALAN
DIREKTUR