Anda di halaman 1dari 9

SISTEM PEMERINTAHAN..

 Sistem adalah

Perangkat unsur yg secara teratur dan saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas.

 Sistem dapat juga diartikan sebagai

Keseluruhan dari beberapa bagian yg mempunyai hub fungsional, baik struktural maupun fungsional.

 Ciri2 sistem:
a. Terdapat kerjasama antar bagian yg ada
b. Terdiri dari bagian2/ komponen2
c. Saling ketergantungan/ mempengaruhi.

Pemerintahan diartikan:

a. Luas
Segala urusan yg dilakukan o/ negara dlm menyelenggarakan kesejahteraan rakyat.
b. Sempit
Segala aktivitas yg diselenggarakan eksekutif (pres/ perdana menteri).

Sistem pemerintahan dapat diartikan sbg mekanisme pembagian kekuasaan serta hub antar lembaga
negara yang menyelenggarakan kepentingan rakyat.

MACAM SISTEM PEMERINTAHAN

A. Presidensial
Adalah system pemerintahan yg dikepalai o/ presiden dn mentri bertanggung jawab pd pres.
Dipilih langsung oleh rakyat.
Eksekutif dan legislative tdk dapat saling mempengaruhi.
Eksekutif lebih kuat dalam menghadapi legislative.

Ciri2 presidensial:

1. Presiden sbg kepala negara


2. Dipilih langsung oleh rakyat
3. Pres dan parlemen tdk saling menjatuhkan
4. Pres tdk dapat dipberhentikansblm berakhir masa jabatannya.
5. Mentri tunduk dan bertanggung jwb pada pres.
6. Masa jabatan pres dittetapkan dlm wktu trtentu.
Kelebihan:

1. Pres tdk dapat dijatuhkan, shg pemerintahan stabil


2. Punya waktu yg cukup untuk melaksanakan tugasnya
3. Progam kerja mudah disesuaikan.

Kekurangan:

1. Pengawasan rakyat thd pemerintah kurang


2. Pengaruh rakyat kurang mendapat tempat seluas2nya
3. Keputusan tawar2 antara eksekutif-legislatif, shg hasil keputusannya tidak tegas.

Contoh negara : Indonesia, AS, Filipina, Prancis, dan Argentina.

B.Parlementer

Adalah system pemerintahan yang dipimpin oleh perdana menteri

eksekutif – legislative memiliki hub yg erat.

Badan eksekutif disebut cabinet.

Kepala negara sebagai symbol negara.

Ciri2:

1. Kedudukan kepala negara tdk dapat diganggu gugat.


2. Cabinet yg dipimpin o/ perdana menteri bertanggung jawab pd mentri
3. Sususnan anggota berdassarkan suara terbanyak di parlemen.
4. Hub erat antara eksekutif dan legislative
5. Kpla negara dn kpala pemerintahan tdk dlm satu tangan.
6. Cabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. (mosi tidak percaya)

Contoh negara : Jepang, Malaysia, Belanda, Singapura, dan India.

Kelebihan :

a. Mudah tercapai kesesuaian pendapat antara eksekutif –legislative


b. Menteri yg diangkat berdasarkan suara terbanyak.
c. Mentri2 akn berhati2, krn setiap saat bisa dijatuhkan parlemen.

Kekurangan:

a. Kedudukan eksekutif tdk stabil


b. Sering terjadi pergantian cabinet
c. Pergantian cabinet scr mendadak, eksekutif tdk bisa menjalankan tugasnya dg baik.
TIPE2 KABINET
A. DITINJAU DARI SIAPA YG BERTANGGUNG JAWAB.
@. kabinet ministerial
Mentri  parlemen
Pertanggung jawaban ada di tangan mentri.
Kepala negara tdk dimintai pertanggung jawaban atas jalannya pemerintahan.
@.kabinet presidensial
Mentri  presiden
Dipertanggung jawabkan oleh presiden.
Pres  rakyat

B. _____ ADA TIDAKNYA CAMPUR TANGAN PARLEMEN.


@.kabinet parlementer
Pembentukannya dicampuri oleh parlemen.
Mula2 kepala negara mengadakan
-hearing : mendengar pendapat dari tokoh2 politik.
-kepala negara menunujuk pembentuk cabinet, mengadakan perundingan.
Partai yg punya suara kuat  kedudukan kuat.
Cabinet dilaporkan kpd kepala negara  dilanti  pada masa UUDS’50
@.kabinet ekstraparlementer
Dibentuk diluar campur tangan parlemen.
Mentri2 dipilih oleh presiden, dicari yg pantes.

C. _______ UKURAN SUSUNAN KABINET


@.kabinet partai
Berasal daai 1 partai yg menguasai kursi terbanyak diparlemen.
Ex. Cabinet pembangunan II, cabinet pembangunan VI pd masa soeharto.
@.kabinet koalisi
Berasal dari banyak partai yg scr bersama2 menguasai kursi terbanyak di parlemen.
Tidak ada mayoritas di parlemen.
Multipartai
Ex. Pemilu 1955 dibentuk cabinet berkaki empat  cabinet sby.
@.kabinet nasional
Berasal dari seluruh partai yg mempunyai perwakilan jdi parlemen.
Ex. Cabinet persatuan nasional, cabinet gotong royong, ka bind bersatu.

BENTUK PEMERINTAHAN….. (menurut tokoh)

a. Klasik
b. Modern
TEORI SIKLUS POLYBIOS…

monarki

okhlorasi tirani

demokrasi aristokrasi

oligarki

BENTUK PEMERINTAHAN

(KLASIK)

#. ARISTOTELES

1. Monarki
Pemerintahan yg dipimpin 1 org demi kepentingan orang banyak.
2. Tirani
Pemerintahan dipegang seseorang demi kepentingan pribadi.
3. Aristokrasi
Kekuasaan yg dipimpin oleh cendekiawan demi kepentingan umum.
4. Oligarki
Kekuasaan yg dipimpin oleh cendekiawan demi kepentingan kelompoknya.
5. Politea
Bentuk pemerintahan yg dipegang oleh seluruh rakyat demi kepentingan umum.
6. Demokrasi
Pemerintahan yg dipegang oleh orang2 tertentu saja demi kepentingan sekelompok orang.

#.PLATO

1. Aristokrasi
Kekuasaan yg dipegang o/ kaum cendekiawan dilaksanakan dg keadilan.
2. Timokrasi
Kekuasaan yg dipegang o/ org2 yg ingin termahsyur.
3. Oligarki
Kekuasaan yg dipegang o/ hartawan/orang kaya.
4. Demokrasi
Pemerintahan yg dipegang oleh rakyat jelata.
5. Tirani
Bentuk pemerintahan yg dipegang oleh tiran (sewenang2) shg jauh dari keadilan.

(MODERN)

#. LEON DUGUIT

1. Monarki
 Monarki absolute
Raja/ratu. Sist. Pemerintahan tdk terbatas. Raja selalu benar.
 Monarki konstitusional
Kepala negara dibatasi oleh UU/konstitusi.
 Monarki parlementer
Kekuasaan tertinggi ada di tangan parlemen. Raja hanya symbol.
2. Republic
 Monarki republik
Presiden selalu benar. Pemerintahan bersifat dictator.
 Konstitusi republik
Presiden sbg kepala negara & kepala pemerintahan ttp kekuasaan dibatasi UU.
 Parlementer republik
Presiden sbg kepala negara & kekuasaan pres tidak bisa diganggu gugat. Legislative
lebihtinggi daripada eksekutif.

PENGARUH SISTEM PEMERINTAHAN

A. Bidang sistem hukum suatu negara


Misal : Indonesia menganut hukum Eropa Kontinental, sedangkan AS menganut Anglo
Saxson. Penyelelesaian kasus Hambali (diduga teroris), Ind – AS blm pernah menandatangani
perjanjian ekstradisi.
B. Bidang kewarganegaraan
Perbadaan asas kewarganegaraan suatu negara. Ind – Cina, org Tionghoa di Indonesia bukan
bipatride (2 kewarganegaraan) ataupun apatride (tidak punya).
C. Budang politik dan hubinter
- Ind – Australia. Aus membuat kebijakan tidak bersahabat. Ingin membuka dinas
inteligentnya di Ind akibat adanya bom Bali I.
- Begitu jg Singapura. Setelah runtuhnya Orde baru singapura tdk mau mengadakan
perjanjian ekstradisi dg Indonesia.
D. Bidang ekonomi
Globalisasi berdampak sangat serius bagi negara2 berkembang.
- Krisis AS sangat berpengaruh pada Indonesia.
- Kenaikan harga BBM Ind di pengaruhi BBM di timur tengah.
- Globalisasi dan kapitalisme.
E. Bidang pertahanan & keamanan
Kebijakan AS mempropagandakan HAM, Ind merasakan dampak diberlakukannya embargo
militer/ diberhentikannya bantuan militer.
- Ideologi  konsep “teroris” orang timur tengah menyebar ke Indo.
- Sejarah  negara penjajah pengaruhi kehidupan yg dijajah.
- Sosbud upacara bendera.

FUNGSI PEMERINTAHAN

 Penemuan aturan2 yg mengikat


KUHP, UU korupsi
 Penentuan hukuman
Pencuri dihukum 5 bulan penjara
 Pelaksanaan peradilan
Sidang gayus
 Tindakan pemerintah
BOS, bantuan bencana alam

ALIRAN HUKUM

Eropa Kontinental (Ind, Belanda)


-pidata
-publikl
Anglo saxon (berdasarkan yurisprudensi)
Ex.. AS, Singapura
Hukum islam
Socialis legality

PANCASILA..
PERAN IDEOLOGI

FUNGSI IDEOLOGI

1. Sbg landasan memahami dunia


2. Menunjukkan tujuan hidup
3. Sbg pedoman dalam berperilaku
4. Sbg bekal mencapai tujuan

CIRI2 IDEOLOGI

1. Diyakini masyarakat
2. Seperangkat gagasan seseorang
3. Sbg pedoman hiduo masyarakat
4. Tujuan yg hendak dicapai

DIMENSI IDEOLOGI

1. D. realitas
Nilai2 realitas di masyarakat (gotong royong)
2. D. idealisme
Nilai yg mengandung cita2 (merdeka, berdaulat, adil, dan makmur) & tujuan (m’cerdaskan
kehidupan bangsa, dll) negara.
3. D. fleksibilitas
Pancasila terbuka thd nilai baru/ perkembangan zaman
 Pluralisme  sila ke 3 & Bhinneka Tunggal Ika
 Demokrasi  sila ke 4
 Feminism  sila ke 5

NILAI2 PANCASILA

sila 1: nilai religious/ketuhanan


sila 2: nilai kemanusiaan
sila 3: nilai persatuan (nasionalisme & patriotisme)
sila 4: nilai musyawarah / demokrasi
sila 5: nilai keadilan

PENGAMALAN PANCASILA (SIFAT PANCASILA)

- objekif : menaati dan melaksanakan peraturan perundangan


- subjektif : mengamalkan nilai2 pancasila secara individu

PERBANDINGAN IDEOLOGI

3 NILAI KESAMAAN (Koento Wibisono)

a. keyakinan : setiap ideology memuat seperangkat keyakinan.


b. Mitos : setiap ideology memitoskan ajaran secara optimistic-deterministik
c. Loyalitas : setiap ideology menuntut adanya loyalitas.
Pengertian Pancasila sbg ideology terbuka

a. Pancasila berinteraksi dinamis dg nilai dasar yg tidak berubah.


b. Pancasila dapat membuka, tanpa mengubah nilai dasar.
c. Pancasila dapat mengembangkan dan menjawab kebutuhan zaman.

Pembatasan2 thd sikap keterbukaan pancasila

a. Nilai dasar
Pembukaan UUD 1945 tidak boleh ada pengubahan.
b. Kepentingan stabilitas nasional
Gagasan u/ menjabarkan nilai dapat membahayakan stabilitas nasional.
c. Larangan ideology komunis-marxisme
Rontoknya ideology marxisme-komunisme.

DAMPAK SILA JIKA DIPISAH

a. Sila 1  negara teokrasi yg absolute


b. Sila 2  kosmopitanisme (paham tdk mengetahui negara nasional).
c. Sila 3  chauvinisme (mengagungkan bangsa sendiri, merendahkan bangsa lain).
d. Sila 4  demokrasi liberal
e. Sila 5  komunisme dan sosialisme yg atheis

KEDUDUKAN PANCASILA

a. Pancasila sbg pandangan hidup  pedoman hidup sehari2


- Sebagai jiwa bangsa
- Sebagai kepribadian bangsa
- Sumber dari segala hukum
- Perjanjian luhur bangsa ind
- Cita2 dan tujuan bangsa
- Filsafah hidup yg memepersatukan bangsa
b. Pancasila sbg dasar negara  sbg dasar pemerintahan & penyelenggaraan negara.

SEJARAH PANCASILA

 Kapan dan dimana: Jakata, (31 Mei – 1 Juni ’45)


 Siapa pencetus: M. Yamin, Soepeomo, Soekarno
 Proses : merumuskan dasar negara Indonesia scra lisan & tertulis
a. Sidang BPUKI 31 Mei – 1 Juni ’45 oleh M. Yamin dkk u/ merumuskan dasar negara
b. Sidang panitia 9 (9 Agustus ’45) yg mengahasilkan piagam Jakarta.
c. Sidang PPKI (18 Agustus ’45) yg menetapkan UUD ’45 & Pancasila.