Anda di halaman 1dari 16

KONVERSI ENERGI PADA PEMBANGKIT HIDRO POWER

LAPORAN AWAL

Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memenuhi Penilaian Matakuliah


Praktikum Fisika Energi

MUHAMMAD RUMEL AKBAR

140310150054

PROGRAM STUDI FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2019
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI...........................................................................................................1

BAB I .......................................................................................................................3

1.1 Latar Belakang ........................................................................................3

1.2 Identifikasi Masalah ................................................................................3

1.3 Batasan Masalah .....................................................................................4

1.4 Tujuan Penelitian ....................................................................................4

1.5 Manfaat Penelitian ..................................................................................4

BAB II .....................................................................................................................5

2.1 Energi .......................................................................................................5

2.1.1 Energi Kinetik dan Energi Potensial ...................................................5

2.2 Konversi Energi ...........................................................................................6

2.3 Hydro Power Plant ......................................................................................7

2.4. Tinggi Jatuh (head) dan Kapasitas Aliran Air (Debit) ........................7

2.4.1. Tinggi Jatuh (head) ..............................................................................7

2.4.2 Kapasitas Aliran Air (Debit) ................................................................8

2.5. Turbin Air ................................................................................................9

2.6. Prinsip Kerja Pompa ................................................................................10

1
2.6.1 Pompa Sentrifugal .........................................................................11

2.6.2 Prinsip Kerja Pompa Sentrifugal .................................................11

BAB III ..................................................................................................................13

3.1 Rencana Perancangan Algoritma Penelitian ......................................13

DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................15

2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi kebutuhan

energi listrik pun semakin meningkat. Sedangkan bahan bakar dari fosil semakin

menipis. Oleh sebab itu di perlukan sumber alternatif lain untuk menghasilkan

energi listrik. Air merupakan salah satu solusi sebagai sumber alternatif penghasil

listrik. Saat ini, banyak dibuat Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk

mengefisiensikan kebutuhan listrik yang semakin tinggi. Pembangkit Listrik

Tenaga Air menggunakan komponan alat yang ramah lingkungan, karenanya

perkembangannyapun kian pesat apalagi setelah muncul istilah Hydro Power.

Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir.

Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi

mekanis maupun energi listrik. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan

menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun

atau aliran air di sungai.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan sebelumnya, didapat

beberapa identifikasi masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana Prinsip Kerja Hidro Power?

3
2. Bagaimana Pengaruh ketinggian sumber air yang mengacu pada energy

potensial air dalam menentukan debit air?

1.3 Batasan Masalah

1. Konversi energy menggunakan pompa hidro power mekanik yaitu

kombinasi antara kerja turbin air dan pompa air.

2. Ketinggian maksimum pipa berdasarkan tinggi pipa 2.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk Memahami prinsip kerja sistem pebangkit

hidro power mekanik, Menentukan ketinggian level air maksimum yang dapat

dicapai, dan menentukan debit air yang keluar pada beberapa ketinggian yang

ditentukan.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memahami konsep konversi energy

menjadi sangat penting karena diberbagai kegiatan industry otomotif, power plant,

mesin pendingin, dan semacamnya. Intinya yaitu memahami bagaimana energi

tersebut diubah dari satu bentuk kebentuk lainnya. Sehingga dapat dimanfaatkan

untuk suatu tujuan.

4
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Energi

Energi merupakan kemampuan untuk melakukan kerja. Kerja yang

dimaksud merupakan usaha yang telah dilakukan sehingga menghasilkan suatu

perubahan. Didalam fisika, kerja dan energi adalah salah satu konsep yang tidak

terpisahkan dan memainkan peranan yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Energi terdiri dari beberapa bentuk, diantaranya yaitu energi kinetik dan energi

potensial.

2.1.1 Energi Kinetik dan Energi Potensial

Energi kinetik merupakan suatu bentuk energi yang dimiliki oleh benda yang

bergerak. Benda yang bergerak memiliki kemampuan untuk melakukan kerja,

karenanya dapat dikatakan memiliki energi. Kata kinetik berasal dari bahasa

Yunani yang artinya “gerak”, ketika benda bergerak benda pasti memiliki

kecepatan. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa energi kinetik

merupakan energi yang dimiliki benda karena gerakannya atau kecepatannya.

Energi kinetik dirumuskan sebagai berikut :


1
𝐸𝑘 = 𝑚𝑣 2 … (1)
2

Dimana :

5
Ek : energi kinetic (joule)

m : massa benda (kg)

v : kecepatan dari benda (m/s)

Energi potensial adalah suatu bentuk energi yang dimiliki oleh benda karena

kedudukannya atau karena letaknya terhadap bumi. Setiap benda yang

memiliki energi potensial dapat melakukan kerja apabila benda tersebut

bergerak menuju permukaan bumi. Energi potensial gravitasi dapat

dirumuskan sebagai

𝐸𝑝 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ … (2)

Dimana:

Ep : energi potensial (joule)

m : massa benda (kg)

g : gravitasi bumi (m/s2)

h : ketinggian dari benda (m)

2.2 Konversi Energi

Berdasarkan Hukum Kekekalan Energi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan

tidak dapat dimusnahkan melainkan energi dapat diubah dari satu bentuk energi ke

bentuk energi yang lainnya. Maka dari itu, karena energi dapat diubah dari satu

bentuk energi ke bentuk energi yang lainnya dapat disebut dengan istilah konversi

6
energi. Konversi energi sendiri menurut kamus besar bahasa Indonesia mempunyai

makna perubahan dari suatu sistem ilmu pengetahuan ke sistem yang lain

perubahan pemilikan atas suatu benda, rupa dan lain sebagainya. Sehingga istilah

konversi energi tepat untuk mengganti kata perubahan bentuk energi.

2.3 Hydro Power Plant

Hydro Power Plant merupakan salah satu metode untuk menghasilkan

listrik dengan menggunakan air sungai yang dibendung sehingga terdapat beda

potensial yang dapat menghasilkan energi kinetik untuk menggerakkan turbin

sebagai penggerak generator. Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang

diperoleh dari air yang mengalir. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan

digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. Prinsip kerja dari

listrik tenaga air ini adalah mengubah energi yang terdapat pada air yang mengalir

menjadi energi mekanik dimana kemudian energi mekanik tersebut diubah menjadi

energi listrik.

2.4. Tinggi Jatuh (head) dan Kapasitas Aliran Air (Debit)

Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada

besarnya. Tinggi Jatuh (head) dan Kapasitas Aliran Air (Debit).

2.4.1. Tinggi Jatuh (head)

7
Head adalah ketinggian vertical dimana air jatuh. Pengukuran head

dilakukan dengan menggunakan Theodolite, pengukuran dilakukan di

sepanjang sungai dari hulu sungai, yang diperkirakan merupakan lokasi dam,

sampai hilir, yang diperkirakan tempat instalasi mesin pembangkit. Besarnya

head dinyatakan dengan satuan meter (m). Dalam hubungan dengan reservoir

air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan

muka air keluar dari kincir air/turbin air. Total energi yang tersedia dari suatu

reservoir air adalah merupakan energi potensial air.

2.4.2 Kapasitas Aliran Air (Debit)

Debit merupakan salah satu parameter penting dalam pembangkit hidro

power. Ukuran debit air akan menentukan besarnya energi yang mampu

dihasilkan. Debit juga akan menentukan ukuran dan jenis turbin yang akan

digunakan. Pengukuran debit aliran sungai biasanya dilakukan dengan

menggunakan alat Current Meter Counter, pengukuran dilakukan di sepanjang

penampang melintang sungai. Dan bisa dihitung menggunakan rumus sebagai

berikut:

Q = A.v … (3)

Dengan (Q) merupakan debit aliran (m³/s), (v) merupakan kecepatan

aliran (m/s) dan (A) merupakan luas penampang (m²).

8
Setelah diperoleh besarnya debit dan head, maka dapat ditentukan

besarnya daya turbin (P). Daya turbin merupakan besarnya daya listrik yang

dihasilkan, dinyatakan dalam satuan kilowatt (kW). Besarnya daya turbin dapat

dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

𝑃 = 𝑔 × 𝑄 × ∆ℎ … (4)

Dimana (P) merupakan daya turbin (kW), (g) merupakan gravitasi (9,81),

(Q) merupakan Debit (m³/s) dan (h) merupakan head (m). Alat utama yang

akan digunakan adalah turbin, yaitu pesawat yang mengubah energi mekanis

yang tersimpan di dalam fluida menjadi energi mekanis rotasional. Beberapa

jenis turbin menurut fluida kerjanya :

1. Turbin uap

2. Turbin gas

3. Turbin air

2.5.Turbin Air

Turbin air mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis. Energi

mekanis diubah dengan generator listrik menjadi tenaga listrik. Berdasarkan prinsip

kerja turbin dalam mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis, turbin

air dibedakan menjadi dua kelompok yaitu turbin impuls dan turbin reaksi.

9
Prinsip kerja dari turbin air adalah, air yang ditampung di tandon atau sungai

masuk ke dalam turbin melalui penstock guna diperbesar tekanan hidrostatisnya.

Katup pengaman dalam skema PLTA ini berfungsi mengatur aliran air yang masuk

ke dalam headrace tunnel. Selain itu katup juga berfungsi untuk menghentikan

aliran air.

Energi potensial air yang timbul dapat menggerakkan turbin sehingga

menghasilkan energi gerak yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Yang

bertugas mengubah energi tersebut adalah generator. Energi listrik dari generator

diatur dan ditransfer oleh main transformer agar sesuai, kemudian dibagikan ke

pelanggan-pelanggan.

2.6. Prinsip Kerja Pompa

Pompa adalah suatu alat atau mesin yang digunakan untuk memindahkan

cairan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu media perpipaan dengan

cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara

terus menerus.

Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara

bagian masuk (suction) dengan bagian keluar (discharge). Dengan kata lain, pompa

berfungsi mengubah tenaga mekanis dari suatu sumber tenaga (penggerak) menjadi

tenaga kinetis (kecepatan), dimana tenaga ini berguna untuk mengalirkan cairan

dan mengatasi hambatan yang ada sepanjang pengaliran.

10
2.6.1 Pompa Sentrifugal

Pompa Sentrifugal atau centrifugal pumps adalah pompa yang

mempunyai elemen utama yakni berupa motor penggerak dengan sudu

impeller yang berbutar dengan kecepatan tinggi. Prinsip kerjanya yakni

mengubah energi mekanis alat penggerak menjadi energi kinetis fluida

(kecepatan) kemudian fluida di arahkan ke saluran buang dengan memakai

tekanan (energi kinetis sebagian fluida diubah menjadi energi tekanan)

dengan menggunakan impeller yang berputar di dalam casing. Casing

tersebut dihubungkan dengan saluran hisap (suction) dan saluran tekan

(discharge), untuk menjaga agar di dalam casing selalu terisi dengan cairan

sehingga saluran hisap harus dilengkapi dengan katup kaki (foot valve).

2.6.2 Prinsip Kerja Pompa Sentrifugal

Pompa digerakkan oleh motor. Daya dari motor diberikan kepada

poros pompa untuk memutar impeller yang terpasang pada poros tersebut.

Zat cair yang ada didalam impeller akan ikut berputar karena dorongan

sudu-sudu. Karena timbul gaya sentrifugal maka zat cair mengalir dari

tengah impelerakan keluar melalui saluran diantara sudu – sudu dan

meninggalkan impeller dengan kecepatan tinggi. Zat cair yang keluar dari

impeller dengan kecepatan tinggi ini kemudian akan keluar melalui saluran

11
yang penampangnya makin membesar (volute/difuser) sehingga terjadi

perubahan dari head kecepatan menjadi head tekanan. Oleh sebab itu zat

cair yang keluar dari flens pompa memiliki head total yang lebih besar.

Gambar . Ilustrasi aliran fluida dalam pompa sentrifugal

Penghisapan terjadi karena setelah zat cair dilemparkan oleh

impeller, ruang di antara sudu – sudu menjadi turun tekanannya sehingga

zat cair akan terhisap masuk. Selisih energy per satuan berat atau head total

dari zat cair pada flens keluar dan dlens masuk disebut head total pompa.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pompa sentrifugal berfungsi

mengubah energy mekanik motor menjadi energy aliran fuida. Energy

inilah yang mengakibatkan pertambahan head kecepatan, head tekanan, dan

head potensial secara kontinyu.

12
BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Rencana Perancangan Algoritma Penelitian

Langkah – langkah penelitian dapat dilihat pada diagram alir penelitian pada

Gambar 3.1

Gambar 3.1 Diagram Alir Penelitian Konversi Energi Pembangkit Hidropower

Berikut adalah penjelasan Gambar 3.1 tentang rancangan diagram alir

penelitian yang dilakukan:

1. Tahap pertama adalah mengetahui alat alat dan juga fungsinya.

2. Kedua adalah pemerikasaan alat alat untuk dipakai melakukan penelitian.

3. Ketiga adalah melakukan pengukuran dimensi alat yang digunakan yaitu

berupa pengukuran diameter pipa 1 dan pipa 2 dengan menggunakan jangka

sorong, sebanyak 3 kali pengukuran.

4. Keempat, Menghitung debit air dengan menggunakan stopwatch, mengukur

ketinggian air maksimum yang dapat dicapai pada pipa 2.

13
5. Terakhir adalah mengolah data, penulisan hasil dan pembahasan serta

kesimpulan dari penelitian

14
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (2016) Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga

Air."http://belajarelektronika.net". Diakses tanggal 28 Maret 2019 Pukul 19:46

WIB

Vibrasindo. (2015) Hydro Power Plant."http://vibrasindo.com". Diakses tanggal 28

Maret 2019 Pukul 19:46 WIB

Anonim. (2015) Sistem Transmisi Tenaga.Bogor:Institut Pertanian Bogor

Alkonusa.(2016)Pengertian Pompa Sentrifugal dan Prinsip Kerjanya.

"http://Alkonusa.com". Diakses pada tanggal 28 Maret 2019 Pukul 15:30 WIB

15