Anda di halaman 1dari 3

Nama :M.

Iqbal Humaidi Andriansyah


Kelas : 18B keperawatan
NIM : 18010066

1. Apa yang di maksud denaturasi protein ?


Jawab :

 Denaturasi protein merupakan suatu proses dimana terjadi perubahan atau modifikasi
terhadap konformasi protein, lebih tepatnya terjadi pada struktur tersier maupun kuartener
dari protein.
https://brainly.co.id/tugas/3759648

2. Apa perbedaan antara apoptosis dan nekrosis!


Jawab :

 Adalah kematian sel per sel, sedangkan nekrosis melibatkan sekelompok sel.
 Membran sel yang mengalami apoptosis akan mengalami penonjolan-penonjolan ke luar
tanpa disertai hilangnya integritas membran. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis
mengalami kehilangan integritas membran.
 Sel yang mengalami apoptosis terlihat menciut, dan akan membentuk badan apoptosis.
Sedangkan sel yang mengalami nekrosis akan terlihat membengkak untuk kemudian
mengalami lisis.
 Sel yang mengalami apoptosis lisosomnya utuh, sedangkan sel yang mengalami nekrosis
terjadi kebocoran lisosom.
 Dengan mikroskop akan terlihat kromatin sel yang mengalami apoptosis terlihat bertambah
kompak dan membentuk massa padat yang uniform. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis
kromatinnya bergerombol dan terjadi agregasi.
https://tatangsma.com/2015/08/apa-perbedaan-antara-apoptosis-dan-nekrosis.html

3. Jelaskan mekanisme apoptrosis disertai bagan atau gambar ?

Jawab :
 MEKANISME APOPTOSIS : Proses apoptosis diregulasi dengan protein tertentu,
yaitu caspase. Caspase mempunyai peran penting dalam apoptosis pada diabetes
nefropati (Wagener, 2009). Apoptosis dapat terjadi melalui dua jalur yaitu jalur
ekstrinsik dan jalur intrisik. Pada jalur ekstrisik apoptosis diinisiasi oleh reseptor
transmembran misalnya Fas. Adapun apoptosis intrisik dipicu oleh sinyal yang
dipancarkan oleh organel seperti mitokondria. Proses ekstrinsik bertanggung jawab
untuk menghilangkan sel yang tidak diinginkan saat sel berkembang yang dilakukan
oleh enzimkaspase 8, sedangkan proses intrinsik bertanggung jawab menghilangkan
sel yang tidak diinginkan yang sudah terbentuk melalui kaspase 9 (Rajamani,
2009).Apoptosis ekstrinsik dipicu oleh sinyal molekul yang dipancarakan oleh sel
lain.Sebagai contoh ligand Fas (FasL) yang melekat pada reseptor trasmembran sel
target dan mempengaruhi berbagai reseptor untuk berageregasi pada pemukaan sel
membentuk Death Domain (DD) yang mengaktifkan caspase-8. Caspase-8 yang
merupakan protein inisiator yangselanjutnya mengaktifkan Caspase-3 yang
merupakan eksekutor akhir sel (Rajamani, 2009)

https://id.scribd.com/doc/81810456/MEKANISME-APOPTOSIS

4. Apa yang di maksud dengan protein sirtuins dan bagaimana mekanisme sirtuins tersebut ?
Jawab :
Sirtuin adalah kelompok protein kels III histon deasetilase yang memiliki aktivitas deasetilase
terhadap histon dan non histon yang tidak mengandung nicotinamide adenine dinucleotide (NAD).
Deastilasedan atau adenosin diphospate (ADP) ribosiltransferase yang berperan dalam metabolisme
dan respon terhadap stres.Enzim ini bekerja dengan bantuan koenzim NAD untuk menjalankan
fungsinya.
Mekanisme
Sirtuin bekerja dengan melibatkan diri dalam proses pembentukan DNA.
DNA dislimuti protein di sebut diston,berfungsi menstabilkan struktur DNA.Namun,saat gen sirtuin
diaktifkan(melalui stimulasi rasalapar0,aktifitas protein sirtuin dalam memanfaatkan DNA dalam
histonmeningkat sehingga menurunkan kecepatan produksi kromosom dan mengurangi kesalahan
selama proses.pengaktifan kerja utama sirtuin,sirtuin melalui pembatasan asupan kalori,juga
melibatkan mekanismeheat-shock (shock karena udara panas).
Sumber :.
http;//scholar.unad.ac.id/32132/2/.11%20BAB%201%281%29.pdf
https://boksgoogle.co.id/boks?id=yh15qzxi8FUC&pg=PA183&lpg=PA183
&dq=mekanisme+sirtuins&source=bl&source=bl&ots=xyglmibFag&sig=AcfU3U3Ehklu0
V7QiViUDRZWFb6tHnQ7Eg&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEWIILYi-