Anda di halaman 1dari 4

INTERPOLASI

• Interpolasi adalah teknik mencari harga suatu fungsi pada suatu titik diantara 2 titik yang
nilai fungsi pada ke-2 titik tersebut sudah diketahui

• dpl. : cara menentukan harga fungsi f dititik x* ε [x0,xn] dengan menggunakan informasi
dari seluruh atau sebagian titik-titik yang diketahui ( x0, x1, …., xn)

x x0 x1 x2 ……. xn
f(x) f(x0) f(x1) f(x2) ……. f(xn)

• Teknik umum yang digunakan

i. Membentuk polinomial berderajat ≤ n yg mempunyai harga fungsi di titik-titik


yang diketahui à Polinomial Interpolasi

ii. Masukkan titik yang ingin dicari harga fungsinya ke dalam polinomial interpolasi

• Jenis – jenis Interpolasi

 Interpolasi Linier
 Interpolasi Kuadrat
 Interpolasi Lagrange
 Interpolasi Newton

Interpolasi Linier

 Misalkan ada m bilangan : x1, x2, …., xm dan bilangan lain yang berkaitan : y1, y2 , …., ym
 maka masalahnya : berapa harga y* pada
x* ε [xk,xk+1] ?

 Ambil ruas garis yang menghubungkan

titik (xk,yk) dan (xk+1,yk+1)

 Diperoleh persamaan garisnya :


y *  yk yk  1  yk

x *  xk xk  1  xk

x *  xk
y *  yk  ( yk  1  yk )
xk  1  xk

x *  xk
y*  yk  ( yk  1  yk )
xk  1  xk

 Jadi persamaan garisnya adalah :

x *  xk
y*  yk  ( yk  1  yk )
xk  1  xk
Contoh:

Diketahui data sebagai berikut :

x -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7
y 9 4 1 0 1 4 9 16 25 36 49
Tentukan harga y pada x =
6,5 !

Jawab : x = 6,5 terletak antara x=6 & x=7


x  xk
y  yk  ( yk  1  yk )
xk  1  xk

(6,5  6)
y  36  ( 49  36)  42,5
(7  6)

Alternatif 2 : x = 6,5 terletak antara x=1 & x=7

x  xk
y  yk  ( yk  1  yk )
xk  1  xk

(6,5  1) (5,5)
y 1 ( 49  1)  1  (48)  45
(7  1) (6)

 Bandingkan hasil kedua jawaban tersebut !!


 Mana yang mendekati jawaban yang sesungguhnya ..??
 Karena hub. x & y adalah y = x2 maka untuk harga x = 6,5 didapat y = (6,5)2 = 42,25
=> Kesalahan mutlak (E) : |42,5 – 42,25| = 0,25
Kesalahan mutlak (E), untuk :
y = 42,5 à |42,5 – 42,25| = 0,25 = 25 %
Sedangkan untuk
y = 45 à |45 – 42,25| = 3,25 = 325 %

contoh2:
Diketahui data sebagai berikut :

N …. 2,14 2,15 2,16 ….


N1/2 …. 1,46287 1,46629 1,46969 ….
Tentukan akar dari 2,155

(2,155)1/2 = 1,46629 + (0,005/0,010) (1,46969 – 1,46629)

= 1,46629 + 0,00170

(2,155)1/2 = 1,46799

Kesalahan mutlaknya |1,4679918 -1,46799| = 0,0000018


PR: Tentukan akar dari 2,153 dan Kesalahan mutlaknya !

Interpolasi Kuadrat

 Banyak kasus, penggunaan interpolasi linier tidak memuaskan karena fungsi yang
diinterpolasi berbeda cukup besar dari fungsi linier

 Untuk itu digunakan polinomial lain yg berderajat dua (interpolasi kuadrat) atau lebih
mendekati fungsinya

 Caranya :

- Pilih 3 titik & buat polinomial berderajat dua melalui ke - 3 titik tsb., shg dpt dicari harga
fgs. pada x = x*

- Pemilihan ke-3 ttk tsb., dapat :

- xk-1 < xk < xk+1 atau

- xk-1 < x* < xk < xk+1

Persamaan umum Polinomial kuadrat :

P(x) = a0 + a1 x + a2 x2 …..(*)

3 titik (xk-1,yk-1), (xk,yk) & (xk+1,yk+1) dilalui fgs. P(x) berarti:

yk-1 = a0 + a1 xk-1 + a2 xk-12

yk = a0 + a1 xk + a2 xk2 …………………………. (**)

yk+1 = a0 + a1 xk+1+ a2 xk+12

=> Akan diperoleh dari 3 pers. yaitu a 0, a1 dan a2 kemudian subst. ke (*) & diperoleh pers.
kuadrat, shg dapat dicari nilai fgs. untuk x = x* yaitu P(x*) = a0 + a1 x* + a2 x*2

=> Sistim pers. non homogen (**) memp. solusi dan solusinya unik (tunggal)

Interpolasi Lagrange

 Interpolasi Lagrange adalah salah satu formula untuk interpolasi berselang tidak sama
selain formula interpolasi Newton umum & metoda Aitken. Walaupun demikian dapat
digunakan pula untuk interpolasi berselang sama.

 Misalkan fgs. y(x) kontinu & diferensiabel sampai turunan (n+1) dalam interval buka (a,b).
Diberikan (n+1) titik (x0,y0), (x1,y1), …, (xn,yn) dengan nilai x tidak perlu berjarak sama
dengan yang lainnya, dan akan dicari suatu polinom berderajat n. Untuk pemakaian
praktis, formula interpolasi Lagrange dapat dinyatakan sbb. :

Jika y(x) : nilai yang diinterpolasi; x : nilai yg berkorespondensi dg y(x)

x0, x1, …., xn : nilai x dan y0, y1, …., yn : nilai y

( x  x1)( x  x 2 )...( x  xn ) ( x  x 0 )( x  x 2 )...( x  xn )


y ( x)  y0  y1 
( x 0  x1)( x 0  x 2 )...( x 0  xn ) ( x1  x 0 )( x1  x 2 )...( x1  xn )
.
.
( x  x 0)( x  x1)...( x  xn  1)
yn
( xn  x 0)( xn  x1)...( xn  xn  1)

Contoh:

Nilai yg. berkorespondensi dengan y = 10log x adalah :

Carilah 10log 301 ?

Untuk menghitung y(x) = 10log 301 dimana x = 301, maka nilai diatas menjadi

Dengan rumus Interpolasi Lagrange


(301  304)(301  305)(301  307) (301  300)(301  305)(301  307)
y (x)  2,4771 2,4829 
(300  304)(300  305)(300  307) (304  300)(304  305)(304  307)

(301  300)(301  304)(301  307) (301  300)(301  304)(301  305)


2,4843  2,4871
(305  300)(305  304)(305  307) (307  301)(307  304)(307  305)

 1,2739  4,9658  4,4717  0,7106


y ( x )  2,4786

Contoh2
Bila y1 = 4, y3 = 12, y4 = 19 dan yx = 7, carilah x ?
Karena yg ditanyakan nilai x dengan nilai y diketahui, maka digunakan interpolasi invers atau
kebalikan yg analog dg interpolasi Lagrange.
(7  12)(7  19) (7  4)(7  19) (7  4)(7  12)
x (1)  (3)  ( 4)
(4  12)(4  19) (12  4)(12  19) (19  4)(19  12)

1 27 4
x    1,86
2 14 7

Nilai sebenarnya dari x adalah 2, karena nilai-nilai atau data diatas adalah hasil dari polinom y(x)
= x2 + 3.
Adapun untuk membentuk polinom derajat 2 dengan diketahui 3 titik, dapat menggunakan cara
yang sebelumnya pernah dibahas dalam hal mencari persamaan umum polinomial kuadrat.