Anda di halaman 1dari 15

1.

Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD rumah sakit dengan keluhan mencong pada
wajahnya sejak 6 jam yang lalu. Riwayat trauma tidak ada, keluhan gerak pada anggota gerak juga tidak ada. Pada
pemeriksaan fisik, pasien tidak mampu mengerutkan dahi maupun bersiul. Tidak ditemukan adanya hemiparese
maupun parestesi pada anggota gerak. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas?
a. Transcient Ischemic Attack
b. Tic facialis
c. Bells palsy
d. Stroke
e. SOL
2. Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dibawa orang tuanya ke UGD rumah sakit dengan keluhan kejang sekitar 1
jam yang lalu. Kejang terjadi sekitar 3-5 menit dan terjadi pada seluruh tubuh. Setelah serangan kejang, pasien
terlihat mengalami penurunan kesadaran. Sebelumnya pasien demam tinggi sejak 3 hari yang lalu yang disertai
dengan batuk dan pilek. Pada pemeriksaan fisik pasien terlihat lemah dengan kesadaran somnolen, tanda
Brudzinsky II positif. Pemeriksaan lain sukar dinilai. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan
untuk memastikan diagnosis pada kasus di atas?
a. Elektroensefalogram
b. Pungsi lumbal
c. Ronsen kepala
d. CT Scan
e. MRI
3. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan borok di telapak kaki yang tidak
sembuh-sembuh sejak 2 bulan yang lalu. Pasien tidak ingat penyebab lukanya ini. Pada pemeriksaan status lokalis
di pedis dekstra didapatkan ulkus dengan ukuran sebesar koin (5x5x1cm), terdapat krusta, darah, dan pus dan di
sekelilingnya terdapat klavus. Ulkus berbau busuk dan hipoestesi. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan
kadar glukosa darah sewaktu adalah 380 mg/dL. Apakah penyebab kelainan dari kasus di atas?
a. Defisiensi insulin absolut
b. Defisiensi insulin relatif
c. Defisiensi enzim
d. Defek genetik insulin
e. Gangguan hipotalamus
DM tipe 2
4. Seorang perempuan berusia 30 tahun, G4P1A2, dibawa keluarganya ke UGD RS dengan keluhan keluar darah dari
jalan lahir sejak 1 hari yang lalu. Perdarahan sedikit disertai sakit di perut bagian bawah. Pasien tidak haid selama
4 bulan tetapi belum ada pergerakan anak. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut
nadi 100x/menit, frekuensi napas 20x/menit, temperatur 37°C. Pemeriksaan obstetrik uterus besar 17-18 minggu,
ostium tertutup. Kedua adneksa tidak teraba massa, fluksus +. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 9,8 g/dL.
Apakah diagnosis yang paling tepat?
a. Abortus insipiens
b. Abortus komplitus
c. Abortus inkomplitus
d. Abortus febrilis
e. Abortus rekurens
5. Seorang perempuan berusia 20 tahun, G2P2A0 dibawa keluarganya ke puskesmas karena keluar darah dari jalan
lahir sejak 1 jam yang lalu. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien melahirkan anak ke-3 dengan dukun tetapi
plasenta belum lahir. Pada pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum lemah, konjungtiva anemis, akral dingin.
Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan?
a. Injeksi uterotonika
b. Bimanual plasenta
c. Tampon intravaginal
d. Histerektomi
e. Transfusi darah
Pertama sekali adalah perbaiki keadaan umum
Penanganan retensio plasenta atau sebagian plasenta adalah:
a. Resusitasi. Pemberian oksigen 100%. Pemasangan IV-line dengan kateter yang berdiameter besar serta pemberian cairan
kristaloid (sodium klorida isotonik atau larutan ringer laktat yang hangat, apabila memungkinkan). Monitor jantung, nadi,
tekanan darah dan saturasi oksigen. Transfusi darah apabila diperlukan yang dikonfirmasi dengan hasil pemeriksaan darah.
b. Drips oksitosin (oxytocin drips) 20 IU dalam 500 ml larutan Ringer laktat atau NaCl 0.9% (normal saline) sampai uterus
berkontraksi.
c. Plasenta coba dilahirkan dengan Brandt Andrews, jika berhasil lanjutkan dengan drips oksitosin untuk mempertahankan
uterus.
d. Jika plasenta tidak lepas dicoba dengan tindakan manual plasenta. Indikasi manual plasenta adalah: Perdarahan pada kala
tiga persalinan kurang lebih 400 cc, retensio plasenta setelah 30 menit anak lahir, setelah persalinan buatan yang sulit seperti
forsep tinggi, versi ekstraksi, perforasi, dan dibutuhkan untuk eksplorasi jalan lahir, tali pusat putus.
e. Jika tindakan manual plasenta tidak memungkinkan, jaringan dapat dikeluarkan dengan tang (cunam) abortus dilanjutkan
kuret sisa plasenta. Pada umumnya pengeluaran sisa plasenta dilakukan dengan kuretase. Kuretase harus dilakukan di rumah
sakit dengan hati-hati karena dinding rahim relatif tipis dibandingkan dengan kuretase pada abortus.
f. Setelah selesai tindakan pengeluaran sisa plasenta, dilanjutkan dengan pemberian obat uterotonika melalui suntikan atau
per oral.
g. Pemberian antibiotika apabila ada tanda-tanda infeksi dan untuk pencegahan infeksi sekunder.
6. Seorang perempuan berusia 36 tahun, G5P5A0, dibawa bidan ke unit gawat darurat RS dengan perdarahan
pervaginam sejak 2 jam yang lalu. Dari anamnesis diketahui pasien post partum spontan 1 jam yang lalu dengan
oksitosin drips, anak lahir hidup, 4100 g. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran somnolen, tekanan darah
80/40 mmHg. Apakah kemungkinan diagnosis?
a. HPP primer
b. HPP sekunder
c. Solusio plasenta
d. Preeklampsia berat
e. Plasenta previa
Menurut Manuaba (2008) waktu terjadinya perdarahan postpartum dibagi menjadi dua macam yaitu :
Perdarahan postpartum primer (early postpartum hemorrhage) yang terjadi dalam 24 jam setelah anak
lahir. Penyebabnya adalah atonia uteri, retensio plasenta, plasenta rest, trauma persalinan (rupture uteri
dan hematoma), gangguan pembekuan darah.
Perdarahan postpartum sekunder (late postpartum hemorrhage) yang terjadi antara 24 jam dan 6
minggu setelah anak lahir.
Penyebab primer perdarahan postpartum dapat disingkat dengan 4 4T yaitu, tone/tonus (atonia uteri),
trauma (perlukaan jalan lahir, inverse uteri), tissue/ jaringan (retensi plasenta dan plasenta akreta,
thrombin (gangguan koagulasi).
7. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan badannya mudah lelah dalam 2 bulan
terakhir ini, disertai sering kencing terutama malam hari, pegal-pegal dan kesemutan. Ayah pasien menderita
penyakit kencing manis. Pada pemeriksaan fisik ditemukan BB 80 kg dan TB 155 cm. Apakah kemungkinan
diagnosis?
a. DM tipe 1
b. DM tipe 2
c. Diabetes Insipidus
d. Obesitas
e. Gagal ginjal
8. Seorang perempuan berusia 48 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan pusing berputar. Keluhan hilang timbul
dalam 5 bulan ini. Pada saat serangan telinga pasien berdenging dan pendengaran terganggu. Setelah serangan
hilang, pendengaran kembali normal. Pada pemeriksaan hellpike manuver negatif. Apakah kemungkinan
diagnosis?
a. Meniere's disease
b. Vestibular neuritis
c. Multiple sclerosis
d. Labyrinthitis
e. Benign postural vertigo
Tes posisi atau hellpike manuver
9. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa orangtuanya ke poliklinik RS dengan keluhan tidur mengorok
sejak1 tahun yang lalu, hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik tonsil membesar T3-T2b, tidak hiperemis, kripti
melebar, tidak ada detritus. Dokter menjelaskan bahwa pasien harus segera diberikan pengobatan yang benar dan
tuntas agar tidak terjadi komplikasi infeksi ginjal atau otot jantung. Apakah mikroorganisme penyebab yang paling
sering pada keadaan di atas?
a. Staphylococcus aureus
b. Streptococcus beta hemolyticus
c. Pneumococcus
d. Pseudomonas aeruginosa
e. Morexella catharalis
10. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan nyeri dada kiri 30 menit yang
lalu saat pasien lari pagi. Nyeri terasa seperti terbakar, menjalar ke bahu kiri, leher hingga permukaan dalam
tangan kiri, berlangsung selama 3-5 menit. Nyeri terasa berkurang setelah pasien istirahat. Sebelumnya pasien juga
pernah mengalami gejala serupa 3 bulan yang lalu. Riwayat trauma dada dan batuk lama disangkal. Pasien adalah
perokok berat dengan frekuensi merokok >10 batang rokok/hari. Pada pemeriksaan tanda vital ditemukan
frekuensi napas 16 x/menit, denyut nadi 96 x/menit dan tekanan darah 140/90 mmHg. Apakah diagnosis yang
paling mungkin pada kasus di atas?
a. Stable angina
b. Unstable angina
c. Cardiac aneurysm
d. Myocardial infarction
e. Ventricular extrasystole
11. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa keluarganya ke UGD RS dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 1 jam
yang lalu. Nyeri dirasakan saat pasien sedang mendorong mobil. Nyeri dirasakan selama kurang lebih 30 menit,
menjalar ke lengan. Pasien didiagnosis menderita DM sejak usia 32 tahun tetapi kontrol tidak teratur. Pada
pemeriksaan fisik ditemukan pasien obese, tekanan darah 170/90 mmHg, denyut nadi 96 x/menit. Apakah
kemungkinan diagnosis?
a. Miokarditis
b. Pleuritis
c. Infark miokard
d. Angina pektoris
e. Perikarditis
12. Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke dagu dan
lengan kiri sejak 1 jam yang lalu. Keluhan ini dirasakan terutama setelah makan siang. Nyeri yang sama dirasakan
kurang lebih 1 minggu yang lalu, selama 5 menit dan hilang saat istirahat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
tekanan darah 120/70 mmHg, denyut nadi 100 x/menit, temperatur 37°C, TB 154 cm, BB 71 kg. Apakah
kemungkinan diagnosis?
a. Pleuritis
b. Ulkus peptikum
c. Refluks esofagitis
d. Angina pektoris
e. Perikarditis
13. Pasien 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas saat beraktivitas sejak 3 minggu yang lalu, pada
malam hari pasien membutuhkan 2-3 bantal dan sering terbangun karena sesak dan batuk. Kaki bengkak.
Pemeriksaan fisik didapatkan TD : 180/120 mmHg, N : 130x/menit, R: 30x/menit, suhu : 36,8 derajat celcius, JVP
5 + 2 cm H20, hepar teraba 2 cm dibawah arcus costae dan tidak ada pitting edema. Pengobatan pilihan pertama
yang tepat?
a. Spinorolakton
b. Furosemid
c. Captopril
d. Verapamil
e. Digoksin
14. Seorang laki-laki usia 50 tahun mengeluhkan dada nyeri terasa berat dan sesak sejak 12 jam yang lalu. TD 140/90
N: 100 RR: 26. Gambaran EKG menunjukka ST elevasi. Diagnosis penyakit?
a. Perikarditis
b. Cor pulmonal
c. Angina Pektoris
d. Infark Miokard
e. Gagal Jantung Kronik
15. wanita 27 tahun, hamil 6 minggu, sering pusing. TD 140/110 mmhg, Paru dan jantung normal. Terapi apa yang
aman ?
a. losartan
b. lisinopril
c. valsartan
d. Metil dopa
e. hidroklorotiazid
16. Seorang ibu membawa anak perempuannya berumur 8 tahun ke puskesmas karena berat badannya tidak naik.
Berat badan sekarang 10 kg, berat badan lahir 3kg. Selama ini hanya mau mengkonsumsi susu formula saja.
Makanan keluarga hanya 1-2 sendok makan. Pada pemeriksaan ditemukan konjungtiva pucat dan pemeriksaan
lainnya dalam batas normal. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 9, Ht 27, leukosit 5400, basofil 1%, eosinofil
9%, batang 27%, segmen 54%, neutrofil 9%. Apa diagnosa yang mungkin?
a. Anemia aplastik
b. Anemia defisiensi besi
c. Anemia defisiensi folat
d. Anemia hemolitik
e. Anemia penyakit kronik
17. Seorang perempuan usia 40 tahun datang dengan keluhan sering berdebar-debar sejak 3 hari yang lalu keluhan
disertai rasa panas dan sering berkeringat, berat badan, turun tapi nafsu makan meningkat. Pemeriksaan fisik:
denyut nadi 105x/menit, exophtalmus, tremor, refleks fisiologis meningkat, hormone tiroid meningkat, TSH
menurun. Diagnosa yang mungkin :
a. Gondok endemis
b. Karsinoma tiroid
c. Gondok Nodular
d. Penyakit Graves
e. Penyakit Hashimoto
18. Pria, 42th. Mengeluh muka pucat dan cepat lelah. Pasien seorang petani dan jarang menggunakan alas kaki.
Pemeriksaan fisik kinjungtiva pucat, yang lain dalam batas normal. Hasil Lab. Hb: 8,7 , Ht:26, Leukosit: 4800,
Trombosit: 150.000. Pada SADT: mikrositik hipokrom.Diagnosisnya adalah
a. Anemia hemolitik
b. Anemia megaloblastik
c. Anemia defisiensi besi
d. Anemia penyakit kronis
e. Anemia aplastik
19. Pasien demam, pusing, mual, jarang memakan daging, hepatomegali, lien tidak teraba membesar. HB 8.9 leukosit
4.500. kemungkinan HB turun disebabkan oleh
a. Hemolitik
b. Defisiensi protein
c. Defisiensi Fe
d. Depresi sumsum tulang
e. Perdarahan intraluminal
20. Wanita 30 tahun, hamil 14 minggu datang dengan keluhan dada berdebar-debar, sering cemas dan berkeringat. BB
turun walaupun nafsu makan meningkat. Pada pemeriksaan ditemukan benjolan kecil pada leher anterior yang
timbul sejak 1.5 tahun yang lalu tapi bertambah besar sejak 3 bulan yang lalu. Terapi yang tepat?
a. Betablocker
b. Operasi tiroid
c. Obat antitiroid
d. Iodium radioaktif
e. Obat yang mengandung tiroksin
21. Wanita, 45th. Mengeluh sering berdebar-debar, gelisah, berat badan turun sejak 2 minggu yang lalu, napsu makan
baik-baik saja. Pemeriksaan fisik Nadi 120x/menit (meningkat),exopthalmus, hiperhidrasis. Pemeriksaan yang
dilakukan untuk menegakan diagnosis adalah…
a. Iodium scanning
b. TSH, T3, T4
c. Tiroid scan
d. USG Tiroid
e. Basal metabolic rate
22. Pria, 54 th. Datang dengan nyeri dada berat dan sesak nafas. TD:140/90mmHg, Nadi:100x/mnt, RR:26x/mnt,
Suhu:36C. EKG  tampak ST elevasi di V2 – V5
Diagnosis pada pasien ini?
a. Gagal jantung kanan
b. MCI
c. Angina pectoris
d. Cor pulmonal
e. Perikarditis
23. Pria, 22 th. datang berobat dengan keluhan kedua tungkai lemas sejak 1 hari yang lalu, sebelumnya pernah
mengalami keluhan yang sama. Pada PF kekuatan kedua tungkai menurun. Pemeriksaan lab Na:136meq/dl.
K:2,1meq/dl. Pemeriksaan hasil EKG yang mungkin pada pasien ini adalah..
a. Gelombang U
b. Peaked and tall gel T
c. QRS melebar
d. VES bigemini
e. QS Patologis
24. Seorang laki-laki usia 54 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri dada diatas ulu hati. Nyeri dirasakan ½ jam
yang lalu. Pasien adalah perokok berat dan mengalami kurang tidur karena ada tugas kantor yang harus di
kerjakan. Pada pemeriksaan EKG terdapat depresi segmen ST di V5-V6. Pemeriksaan lab apa yang diperlukan
untuk menunjang diagnosis adalah
a. CRP
b. CKMB
c. Troponin
d. LED
e. Hitung jenis leukosit
25. Pria 62 tahun, mengeluhkan sesak napas, tidak bisa tidur bila tidak dengan 2 – 3 bantal ditumpuk, sering terbangun
malam hari karena sesak, kedua kaki bengkak. Saat dilakukan pemeriksaan fisik, JVP meningkat, hepatomegali,
Ascites, ronkhi dikedua lapang paru. Diagnosis?
a. Pneumonia
b. TB Paru
c. Gagal jantung
d. Asma bronkial
e. Pneumothoraks
26. Seorang wanita berumur 29 thn dengan G2P1A0, mengalami panas sejak 4 hari, mual, muntah +, sejak 2 hari yang
lalu pasien tidak BAB, pada pemeriksaan fisik didapatkan normal, suhu : 39°C lidah kotor dengan tepi hiperemis.
Terapi apa yang paling tepat untuk diagnonasa tersebut ?
A. Aspirin
B. Paracetamol
C. Metampiron
D. Piroxicam
E. Indometasin
27. Seorang anak umur 12 tahun di antar ibunya ke pkm dengan keluhan benjolan kepala. Benjolan kepala berwarna
merah, kalau dipecah keluar nanah dan terasa nyerih. Pada kulit didapatkan papulopustolo eritema. Diagnosa
adalah :
A. Ektima
B. Impetigo
C. Folikulitis
D. Furunkel
E. Acne Vulgari
28. Seorang pasien berumur 12 tahun datang dengan keluhan melepuh seluruh tubuh, sebelumnya pasien
mengkonsumsi obat epilepsy. Penatalaksanaan yang tepat ?
A. Kortikosteroid
B. Antihisnamin
C. Antibiotik
D. Agonis adrenergik
E. Agonis kolinergik
29. Seorang perempuan dengan G1P0A0, umur kehamilan 34 minggu, umur penderita 25tahun datang dengan keluhan
mulas pada perut sejak 5 jam yg lalu. Dokter hendak melakukan pemeriksaan dalam. Apa maksud dokter tsb
melakukan pemeriksaan dalam?
A. Apakah pasien in partu atau belum
B. Apakah ketuban pasien msh intak
C. Apakah plasenta pasien terdapat di fornix
D. Apakah sudah ada pembukaan
Tujuan Periksa dalam :

Untuk menentukan apakah penderita benar dalam keadaan inpartu


Untuk menentukan faktor janin dan panggul
Menentukan ramalan persalinan

Indikasi
Primipara, kehamilan 36 mg bagian bawah janin belum masuk PAP
Menentukan kemajuan persalinan
Ketuban pecah sedang bagian bawah janin masih tinggi
Menentukan tindakan

Pasien msh 34 minggu bukan 36 minggu

30. Seorang perempuan berusia 32 tahun, tidak haid 5 bulan disertai mual muntah. Pemeriksaan belum pernah periksa
ke dokter. TFU 2 jari di bawah pusat. Pemeriksaan yang tepat untuk memastikan kehamilan?’
a. tes HCG urin (+)
b. mual muntah
c. TFU 2 jari bwh pusat
d. Esterogen dan progesteron meningkat
e. Adanya DJJ yg terdengar dg doppler
Tanda-Tanda Pasti Kehamilan
Tanda pasti adalah tanda yang menunjukan langsung keberadaan janin, yang dapat dilihat langsung oleh
pemeriksa.
- Terdengar denyut jantung janin
Dapat didengar pada usia 12 minggu dengan menggunakan alat fetal elektrocardiograf (misalnya dopler).
Dengan stetoskop monoural laenec, DJJ baru dapat di dengar pada usia kehamilan 18- 20 minggu.
- Terasa gerakan janin dalam rahim
Gerakan janin ini harus dapat diraba dengan jelas oleh pemeriksa. Gerakan janin baru dapat dirasakan pada
usia kehamilan sekitar 20 minggu.
- Pada pemeriksaan USG terlihat adanya kantong kehamilan, ada gambaran embrio (bagian-bagian janin)
Bagian-bagian janin yaitu bagian besar janin (kepala dan bokong) serta bagian kecil janin (lengan dan
kaki) dapat diraba dengan jelas pada usia kehamilan lebih tua (Trimester terakhir). Bagian janin ini dapat
dilihat lebih sempurna lagi dengan menggunakan USG.
- Pada pemeriksaan rontgen terlihat adanya rangka janin (> 16 minggu). Kerangka janin dapat dilihat dengan
foto rontgen maupun USG.
Adapun tanda-tanda pasti kehamilan adalah :
 Pada aukskultasi akan terdengar bunyi jantung bayi
 Pada palpasi dapat dirasakan bagian janin dan balotemen serta gerak janin
 Melalui pemeriksaan ultrasonografi atau scanning dapat diketahui gambaran janin
 Dengan menggunakan sinar x akan tampak kerangka janin
Tanda Pasti Kehamilan terdiri atas hal-hal berikut ini :
1. Gerakan Janin dalam rahim
Gerakan Janin ini harus dapat diraba dengan jelas oleh pemeriksa. Gerakan janin baru baru dapat dirasakan pada
usia kehamilan sekitar 20 minggu.
2. Denyut Jantung Janin
Dapat didengar pada usia 12 minggu dengan menggunakan alat fetal electrocardiograf (CTG) misalnya Doppler.
Dengan stetoskop Monoural Laenec, DJJ baru dapat didengar pada usia kehamilan 18-20 minggu.
3. Bagian-Bagian Janin
Bagian janin yaitu bagian besar janin (kepala dan bokong) serta bagian kecil janin (lengan dan kaki) dapat diraba
dengan jeas pada usia kehamilan lebih tua (trimester terakhir). Bagian janin dapat dilihat lebih sempurna lagi
menggunakan USG.
4. Kerangka Janin
Kerangka Janin dapat dilihat dengan foto rontgen maupun USG.
(Hani,dkk. 2010; 75)
Tanda pasti adalah tanda–tanda obyektif yang didapatkan oleh pemeriksa yang dapat digunakan untuk
menegakkan diagnosa pada kehamilan.

Yang termasuk tanda pasti kehamilan yaitu :


1. Terasa gerakan janin
Gerakan janin pada primigravida dapat dirasakan oleh ibunya pada kehamilan 18 minggu, sedangkan pada
multigravida pada kehamilan 16 minggu, karena telah berpengalaman dari kehamilan terdahulu. Pada bulan ke- IV
dan V janin itu kecil jika dibandingkan dengan banyaknya air ketuban, maka kalau rahim didorong atau
digoyangkan, maka anak melenting di dalam rahim.Ballottement ini dapat ditentukan dengan pemeriksaan luar
maupun dengan jari yang melakukan pemeriksaan dalam.Ballottement di luar rahim dapat ditimbulkan oleh tumor
– tumor bertangkai dalam ascites seperti fibroma ovarii. Karena seluruh badan janin yang melenting maka
ballotement semacam ini disebut ballottement in toto untuk membedakan dengan ballottement yang ditimbulkan
oleh kepala saja pada kehamilan yang lebih tua .
2. Teraba bagian – bagian janin
Bagian–bagian janin secara obyektif dapat diketahui oleh pemeriksa dengan cara palpasi menurut leopold pada
akhir trimester kedua.
3. Denyut jantung janin
Denyut jantung janin secara obyektif dapat diketahui oleh pemeriksa dengan menggunakan :
a. Fetal Elektrocardiograph pada kehamilan 12 minggu.
b. Sistem doppler pada kehamilan 12 minggu.
c. Stetoskop Laenec pada kehamilan 18 – 20 minggu.
4. Terlihat kerangka janin pada pemeriksaan sinar rontgen.
5. Dengan menggunakan USG
Dapat terlihat gambaran janin berupa ukuran kantong janin, panjangnya janin, dan diameter biparetalis hingga
dapat diperkirakan tuanya kehamilan.

Dugaan hamil :

Gejala

 Amenorea
Berhentinya menstruasi disebabkan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh corpus
luteum
 Mual dan muntah
o mencapai puncak pada 8 – 12 minggu,
o mual disebabkan oleh kenaikan kadar hCG dimana pada trimester I kadar hCG dapat mencapai 100
mIU/ml
 payudara
o Mastodinia (rasa tegang pada payudara).
o Pembesaran kelenjar sebaseus sirkumlakteal (Montgomery tubercle) pada kehamilan 6 – 8 minggu
akibat stimulasi hormonal.
o Sekresi kolustrum setelah kehamilan 16 minggu.
 Quickening
o Persepsi gerakan janin pertama kali (pada multigravida 14 – 16 minggu; pada primigravida 18- 20
minggu)
 traktus urinarius
o sering berkemih dan nocturia
Dugaan Hamil/Presumptive Diagnosis

Tanda

Kenaikan suhu basal


Perubahan pada kulit:
o Chloasma gravidarum
o Linea nigra warna puting susu dan linea alba menjadi gelap akibat peningkatan kadar MSH-melanocyte
stimulating hormon
o striae gravidarum:striae pada payudara dan abdomen akibat pengaruh hormon adrenocorticosteroid
KEMUNGKINAN KEHAMILAN/Probable Diagnosis

Gejala
Tanda

Organ panggul

 Chadwick’s sign: kongesti pembuluh darah yang menyebabkan perubahan warna servik dan vagina yang kebiruan
 Leukorea: peningkatan sekresi vagina yang terdiri dari sel epitel dan peningkatan sekresi lendir servik akibat
rangsangan hormon.
 Ladin’s sign: pada minggu ke 6 terjadi pelunakan uterus dibagian mid-line anterior sepanjang uterocervical
junction
 Hegar’s sign: Meluasnya daerah isthmus yang menjadi lunak, sehingga pada pemeriksaan vaginal corpus uteri
seolah “terpisah” dari bagian servik. Keadaan ini dijumpai pada kehamilan 6-8 minggu
 Von Fernwald’s sign: perlunakan fundus uteri yang iregular diatas lokasi implantasi pada kehamilan 4 – 5 minggu.
Bila kejadian ini terjadi pada bagian cornu (Piskacek’s sign)

31. Wanita 22 th, G1P0A0, UK 38 mgg, dtg ke puskesmas dg keluhan nyeri perut terus menerus sejak 1 jam, disertai
keluar lendir+darah, his 8x/jam, VT pembukaan 5cm. Px diobservasi, setelah 2 jam pembukaan ttp 5 cm. Dx?
o False labor
o Prolonged laten phase
o Protractive active phase
o Secondary arrest of dilatation
o Arrest of descent

Kala 1 :
Waktu untuk pembukaan serviks sampai menjadi pembukaan lengkap 10 cm
Kala2 :
Kala pengeluaran janin , waktu uterus dengan kekuatan HIS ditamabah kekuatan mengedan mendorong janin keluar hingga
lahir
Kala3 :
Waktu untuk pelepasan uri
Kala 4:
Mulai dari lahirnya uri satu sampai dua jam

ad. Kala 1

Fase laten : pembukaan sampai mencapai 3 cm, berlangsung sekitar 8 jam.


Fase aktif : pembukaan dari 3 cm sampai lengkap (+ 10 cm), berlangsung sekitar 6 jam.
Fase aktif terbagi atas :
Fase akselerasi (sekitar 2 jam), pembukaan 3cm sampai 4 cm.
Fase dilatasi maksimal (sekitar 2 jam), pembukaan 4 cm sampai 9 cm.
Fase deselerasi (sekitar 2 jam), pembukaan 9 cm sampai lengkap (+ 10 cm).

Tabel 2.2 diagnosis Kelainan Partus Lama

Tanda dan gejala klinis Diagnosis

Pembukaan serviks tidak membuka (kurang dari 3 cm) Belum inpartu, fase labor
tidak didapatkan kontraksi uterus

pembukaan serviks tidak melewati 3 cm sesudah 8 jam Prolonged laten phase


inpartu

pembukaan serviks tidak melewati garis waspada


partograf

- Frekuensi dan lamanya kontraksi kurang dari 3


kontraksi per 10 menit dan kurang dari 40 detik - Inersia uteri

- Secondary arrest of dilatation atau arrest of descent

- Secondary arrest of dilatation dan bagian terendah


dengan caput terdapat moulase hebat, edema serviks,
tanda rupture uteri immenens, fetal dan maternal - Disporporsi sefalopelvik
distress

- Kelainan presentasi (selain vertex)


- Obstruksi

- Malpresentasi

Pembukaan serviks lengakap, ibu ingin kala II lama (prolonged, mengedan, tetapi tidak ada
kemajuan second stage)

False labor (Persalinan Palsu/Belum inpartu)


Bila his belum teratur dan porsio masih tertutup,

Prolonged laten phase (fase laten yang memanjang) : fase laten memanjang selama 8 jam

http://qurniadh.blogspot.com/

32. Seorg wanita 23 thn dtg dgn kluhan nyeri perut bawah sejak 2 jam yg lalu. Tdk mens sejak 3 bln yg lalu. KU :
tampak sakit sedang, konjungtiva anemis, TD: 110/70, N: 100x, RR: 24x , tes hamil positif
VT : portio lunak, kav douglasi mnonjol, portio nyeri goyang
Diagnosa ?

a. Hamil 3 bln dgn anemia


b. KET
c. Mola hydtidosa
d. Adnexitis
e. Abortus

33. Seorang perempuan berusia 19 tahun, G1P0A0, hamil 6 bulan, datang ke poliklinik RS untuk melakukan
pemeriksaan kesehatan berkala. Pada pemeriksaan laboratorium diperoleh Ig G toxoplasma positif.Apakah obat
yang paling tepat diberikan?
a. Amoksisilin
b. Spiramisin
c. Pirimetamin
d. Metronidazol
e. Ciprofloksasin
Soalnya kurang lengkap, harus dilihat dulu IgM-nya.. kl IgM positif IgG positif  terapi
Kl IgM negatif IgG positif  periksa IgG afiditas  positif  terapi
negatif  artinya udh punya kekebalan tubuh aja  ga perlu diterapi

34. wanita 33 tahun P2A0 dengan keluhan utama keluar cairan keputihan + perdarahan pasca senggama. Riwayat
menikah umur 15 tahun, perokok. Pekerjaan gonta ganti pasangan. Pemeriksaan yang diperlukan adalah:
a) Biopsy
b) Sistoskopi
c) DNA HPV
d) Kolposkopi
e) Pap’s smear
Pap’s smear dulu  lesi macros (+)  biopsi

35. Seorang bayi lahir di rumah sakit 6 jam yang lalu dengan berat badan 2300 gram. Pada pemeriksaan fisik terlihat
bayi dengan wajah agak tua, kulit mengkerut dan kering, garisan telapak kaki sampai ke posterior. Ibu menderita
penyakit diabetes mellitus dan umur kandungan bayi ini 9 bulan.Apakah kondisi yang paling sesuai?
a. Dismaturitas
b. Berat badan sesuai masa kehamilan
c. Prematuritas murni
d. Bayi menderita kelainan bawaan
e. Bayi menderita diabetes
not enough data to count the Ballard score

36. Seorang perempuan G1P0A0, berusia 19 tahun, umur kehamilan 27 minggu. Datang dengan keluhan nyeri kepala
hebat disertai pandangan kabur. Pada pemeriksaan fisik, tekanan darah 170/110 mmHg, denyut nadi 88 x/menit,
proteinuria +3. Riwayat ANC di puskesmas 5x. Dua minggu yang lalu periksa di puskesmas tekanan darah
meningkat, tetapi hanya disuruh mengurangi garam.
Apakah farmakoterapi yang paling tepat?
a. Hidralazin
b. Captopril
c. Diazepam
d. Nifedipin
e. Furosemid
Krn di Unsri protap PEB  antihipertensi pilihan pertama ya nifedipine + MgSO4.
Captopril bkn pilihan krn bs menghentikan produksi asi. Furosemide  kl PPHD (Perpartum Hearth disease)
37. Seorang perempuan G1P0A0 berusia 35 tahun di bawa ke puskesmas karena perdarahan dari jalan lahir sejak 3
jam yang lalu. Pasien merasa hamil 2 bulan. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal, tidak ada nyeri
tekan di perut, tidak ada defans muskuler. Pada pemeriksaan dalam darah (+), sedikit, terdapat pembukaan cervix 1
jari, tidak teraba jaringan plasenta. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
a. Kehamilan ektopik terganggu
b. Plasenta previa
c. Solusio plasenta
d. Abortus incipient
e. Mola hidatidosa
38. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke dokter karena sudah beberapa bulan tidak haid. Akhir-akhir ini
pasien mengeluh mual muntah. Hasil pemeriksaan HCG urine (+). Pada pemeriksaan fisik, tanda vital normal.
Pada pemeriksaan obstetrik diperoleh fundus uteri 2 jari di atas simpisis.
Berapakah perkiraan usia kehamilan yang paling mungkin?

a. 8 minggu
b. 12 minggu
c. 16 minggu
d. 20 minggu
e. 24 minggu
39. Seorang perempuan berusia 22 tahun hamil 4 minggu dibawa suaminya ke UGD RS dengan keluhan mulas-mulas
dan perdarahan banyak dari vagina. Pada vaginal toucher didapatkan pembukaan serviks 1 jari longgar dan
terdapat sisa jaringan.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a. Missed abortion
b. Abortus insipiens
c. Abortus imminens
d. Abortus incompleted
e. Threatened abortion
40. Seorang perempuan berusia 34 tahun, G3P1A1, hamil 24 minggu, datang ke Puskesmas untuk pemeriksaan
kehamilan. Dari pemeriksaan diperoleh tekanan darah 160/110 mmHg dan edema pada wajah dan kedua tungkai.
Pemeriksaan laboratorium: urine: protein +++.
Apakah terapi yang paling tepat diberikan?

a. HCT
b. Losartan
c. Kaptopril
d. Metildopa
e. Metroprolol
41. Seorang perempuan berusia 20 tahun, G1P0A0, merasa hamil 7 bulan, datang ke poliklinik untuk pemeriksaan
rutin kehamilan. PNC sebelumnya di bidan 2 kali, terakhir 3 bulan sebelumnya. Berat badan sebelum hamil 45 kg,
tidak ada riwayat penyakit berat sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg,
edema ringan pada kedua tungkai, lain-lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan leopold didapatkan letak anak
sungsang, TFU: 26 cm. BJA 140 x/menit reguler.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a. Hipertensi kronis
b. Transient hipertension
c. Hipertensi esensial
d. Preeklamsia ringan
e. Eklamsi
42. Seorang perempuan G6P4A1 berusia 45 tahun dengan usia kehamilan 9 bulan dibawa keluarganya ke UGD RS
dalam keadaan syok dan anemia berat. Dari anamnesis diketahui bahwa penderita sudah ditolong dukun untuk
melahirkan di rumah dan didorong perutnya. Dari pemeriksaan didapatkan perdarahan pervaginam, nyeri di atas
simpisis, bundle ring dan teraba bagian janin.
Apakah diagnosis yang paling tepat?

a. Partus lama
b. Plasenta previa
c. Ruptura Uteri
d.Inversio uteri
e. Solutio plasenta
43. Seorang perempuan berusia 27 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri dan terasa panas saat kencing.
Dari anamnesis didapatkan pasien sedang hamil 5 bulan. Oleh dokter dilakukan cek urine dan ternyata hasilnya
adalah bakteriuria
Apakah antibiotik yang sebaiknya dihindari?

a. Siprofloksasin
b. Eritromisin
c. Amoksisilin
d. Sefadroksil
e. Ampisilin
44. Seorang perempuan berusia 35 thn GVPIVA0 hamil 3 bulan, datang ke puskesmas dgn keluhan keluar darah dari
jalan lahir sejak 2 hari yg lalu, perut bag bawah terasa nyeri, teskehamilan + pada pem dalam vagina didapatkan
ostium ueri eksterna dan interna tertutup. Apkah diagnose yg paling tepat :
a. Abortus insipient
b. Abortus iminen
c. Abortus inkomplit
d. Abortus komplit
e. Abortus habitualis
45. Seorang perempuan berusia 38 thn GIV PIII AI dating ke IGD RS dgn ku: nyeri perut tembus ke belakang, usia
kehamilan 32-33mnggu. Pada PF : Inpartu fase laten, edema anasarka, TD:180/110mmHG HR:80x/I . Lab: protein
uria 500. Apusan darah tepi abnormal, bilirubin total 1,5 LDH : 900 SGOT:150 Trombosit : 48000. Apakah
komplikasi yg paling mungkin terjadi :
a. PE ringan
b. PE berat
c. Superimposed pre eklampsi
d. Hellp syndrome
e. PE berat dgn ITP
46. Seorang perempuan berusia 35 thn dating ke puskesmas dengan keluhan tidak menstuasi selama 4 bulan. Riwayat
haid sebelumnya tidak teratur. Pasien tidak ingat kapan hari pertama haid terakhirnya. 1 bulan terakhir ini, pasien
mengeluh sering mual & muntah. Pda saat dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan tinggi fundus uteri (TFU) 8 cm.
Berapakah perkiraan usia kehamilan dari pasien ini?
a. 7 minggu
b. 8 minggu
c. 9 minggu
d. 10 minggu
e. 11 minggu
tinggi fundusnya diukur dari mana, kl 8 cm dari simfisis ± 16 minggu, tp kl 8 cm dari USG sekitar 6-8 minggu.

47. Seorang perempuan berusia 36 thn, G6P5A0 hamil 38 mgg, dtg ke pkms dgn keluhan sakit perut tembus ke
belakang yg dialami sejak 4 jam yg lalu, diikuti pelepasan darah dan lendir. Tanda vital dalam batas normal, dari
pemeriksaan luar DJJ 136x/I , His 2x 10 menit 10-15 detik. Pada PDV ditemukan pembukaan 2 cm dan bagian
terdepan adalah kepala. Apakah diagnosis yg mungkin pd pasien ini?
a. Gravid 38 mgg inpartu kala 1 fase aktif
b. Gravid 38 mgg inpartu kala 1 fase laten
c. Gravid 38 mgg belum inpartu
d. Gravid 38 mgg + his palsu
e. Gravid 38 mgg inpartu kala 2
inpartu kl ada his minimal 2x/10’/>20’’ yg menyebabkan pendataran dan dilatasi serviks.

pd multi gravida bs aja pembukaan 2 cm tp belum inpartu, jd kl PD ga cm liat pembukaan tp pendataran juga.
Tanda inpartu juga dilihat dari score Bishop: pendataran, pembukaan, posisi, konsistensi serviks, turunnya
kepala  kl nilai lebih dari 5 baru dibilang inpartu
48. Seorang perempuan berusia 25 thn P2A0 post partum 3 jam yg lalu, dirujuk oleh bidan dgn robekan dijalan lahir
yg cukup dalam hingga ke rektumnya. Riwyat melahirkan dgn BB bayi 4200 gram. Apakah diagnosis yg paling
tepat?
a. Rupture porsio
b. Rupture perineum tingkat l
c. Rupture perineum tingkat ll
d. Rupture perineum tingkat lll
e. Rupture perineum tingkat lV

49. Seorang perempuan berusia 32 thn P4A0 datang ke pkms dgn keluhan keputihan, gatal dan berbau sejak 1 mgg
lalu. Riwayat perdarahan kontak 3 hari yg lalu. Riwayat menikah pd usia 18 thn. Pada pemeriksaan dalam vagina
ditemukan porsio berbenjol-benjol. Apakah diagnosis yg paling tepat utk pasien ini?
a. Karsinoma endometrium
b. Karsinoma serviks
c. Karsinoma vulva
d. Karsinoma vagina
e. Karsinoma uteri
Sebenarnya ga boleh lgs didiagnosis dengan karsinoma serviks. Karena utk penegakan diagnosis perlu biopsi,
kemudian dilihat hasil histopatologinya. Palingan bisa didiagnosis dengan suspek carcinoma serviks.

50. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang dengan keluhan terlambat haid sudah 2 minggu. Hari pertama haid
terakhirnya 24 Oktober 2011. Pasien mempunyai siklus haid 28 hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, dinyatakan
positif hamil. Taksiran partus...
a. 31 Juli 2012
b. 10 Juni 2012
c. 10 Agustus 2012
d. 9 Juli 2012
e. 6 November 2012
TTP: Hari+7, Bulan-3, Tahun+1
51. Seorang perempuan berusia 39 tahun, G5P2A2, hamil 8 bulan datang dengan keluhan perdarahan sejak 2 jam yang
lalu saat nonton TV, perdarahan gumpalan-gumpalan memenuhi 2-3 kain panjang. Keluhan tidak disertai nyeri
perut, riwayat trauma disangkal oleh pasien. Gerakan janin masih bisa dirasakan oleh pasien. Pasien pernah
mengalami perdarahan seperti ini pada kehamilan 7 bulan, cukup banyak 2-3 pebalut namun perdarahan berhenti
sendiri. Apakah diagnosis yang paling tepat
a. solutio plasenta
b. plasenta previa
c. varises vagina
d. abortus insipiens
e. vasa previa
Plasenta previa: perdarahan banyak, ada riwayat perdarahan pervaginam sebelum, gerakan janin umumnya
masih dirasakan
Solusio plasenta: perdarahan yang keluar tidak sesuai dengan keadaan umum ibunya, perdarahan yang keluar
hanya sedikit tapi ibu sering dtg dlm keadaan syok, dan anemis, ada riwayat trauma, hipertensi, perut tegang,
dan gerakan janin biasanya hilang tiba-tiba
52. Seorang perempuan berusia 33 tahun, G3P2A0, hamil aterm datang karena telah ada tanda-tanda persalinan.
Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak lama. PF tekanan darah 180/110 mmHG dengan proteinuria +3, diagnosis
yang tepat adalah....
a. superimposed preeklampsia
b. preeklampsia ringan
c. hipertensi gestasional
d. preeklampsia berat
e. eklampsia
53. Seorang perempuan 21 tahun G1P0A0, hamil 8 bulan datang ke dokter umum memeriksakan kehamilannya. Pada
pemeriksaan fisik dijumpai tekanan darah 150/90 mmHg, edema (+), proteinuria +1. Bagaimana penatalaksanaan
pada pasien ini.....
a. tirah baring
b. pemberian MgSO4
c. pemberian obat anti hipertensi
d. rawat inap dan tirah baring
e. observasi ketat di ICU
54. Seorang perempuan hamil 40 tahun, hamil 33 minggu datang dengan keluhan perdarahan pervaginam, perdarahan
disertai nyeri perut. Pemeriksaan fisik di dapatkan Tekanan darah : 150/100 mmHg, Nadi 90x/menit. Pemeriksaan
obstetri : TFU setengah px xipoideus pusat, letak memanjang, punggung kiri, presentasi kepala., DJJ 130x/menit
VT : pembukaan (-), perdarahan jumlah minimal. Nyeri perut dirasakan semakin hebat. Diagnosis pasien ini
adalah..........
a. Preeklampsia berat
b. solutio plasenta
c. vasa previa
d. ca cerviks
e. Ca endometrium
 yet classified
Kalau emang karena defisiensi besi baru logis kalau dikasih preparat besi. Tp kalau karena perdarahan
ya harus transfusi..
55. Pasien wanita datang untuk mengikuti program KB, pasien mempunyai seorang anak dan berencana untuk
mempunyai anak berikutnya 3 tahun mendatang, BB 65 kg, TB 150 cm, TD 160/100. Apa jenis kontrasepsi yang
sesuai?
a. IUD
b. Pil
c. Implan
d. Kondom
e. Tubektomi
56. Ibu hamil 20 tahun, hamil G1P0A0 datang dengan anemis, mudah lelah, PF: konjungtiva anemis, yang lain dalam
batas normal, Lab : Hb 9.1, hasil lab lain normal, kesan diagnosis: anemia defisiensi Fe, terapi yang diberikan
adalah :
a. Tranfusi prc+ supplemen Fe
b. Tranfusi whole blood+ supplemen Fe
c. Pemberian supplement Fe selama 3 bulan.
d. Pemberian supplement Fe dgn vit C
e. Pemberian suplemen Fe sampai akhir kehamilan  dilakukan pemeriksaan Fe rutin, dan juga disarankan
untuk USG (anemia pada janin)
57. Seorang perempuan hamil, G1P0A0, batuk berdahak lendir hijau selama 3 hari, disertai demam dan nyeri menelan.
diterapi antibiotik yang menjadi pilihan adalah....
a. amoksisilin
b. ciprofloksasin
c. kotrimoksasol
d. doksisiklin
e. tiamfenikol
58. Seorang wanita 38 tahun datang dengan keluhan kondom bocor saat melakukan hubungan di tengah siklus haid, ia
tidak ingin hamil, bahkan jika hamil ia akan menggugurkannya. apa yang harus dilakukan?
a. Berikan misoprostol pervaginam
b. Berikan kontrasepsi darurat post coital
c. Lakukan segera vaginal touching
d. Tunggu saja waktu haid tertunda
e. jelaskan pada pasien, kemungkinan hamil hanya 5% jika hubungan saat tengan siklus haid
59. Seorang perempuan hamil 8 minggu, keluar bercak kecoklatan, merasa mulas. Dokter menyarankan untuk
memeriksa hormon, hormon apakah yang dimaksud?
a. FSH
b. LH
c. Progesteron
d. Estrogen
e. HCG
Luteal phase defect  penyebab 30% dari abortus
60. Seorang wanita berusia 29 tahun datang ke poliklinik untuk memeriksakan kehamilannnya.beliau siarankan untuk
melakukan pemeriksaan toksoplasmosis.saat ini usia kehamilaannya 18 minggu.pemeriksaan serologis didapatkan
kadar igM (+) dan igG(+) dengan kadar 1:100. Dua minggu kemudian kadar serologis igM tetap positif dan kadar
igG meningkat menjadi 1:400. Apakah diagnosisnya :
a. Toksoplasmosis akut
b. Toksoplasmosis kronik
c. Toksoplasmosis laten
d. Toksoplasmosis re-infeksi
e. Toksoplasmosis re-aktivasi
61. Wanita 38 tahun G3P2A0 datang dengan keluhan perdarahan pervaginam yang sedikit-sedikit. Riwayat
terlambat datang bulan 5 bulan, dan pada bulan ke 2 di USG dan dinyatakan hamil oleh dokter SpOG. Pada VT
dijumpai darah, portio licin, uterus tertutup, TFU 2 jari di atas simpisis pubis. Plano Test (-). Diagnosis?
a. Abortus imminens
b. Abortus insipiens
c. Abortus inkomplit
d. Abortus komplit
e. Missed abortion
Pemeriksaan ginekologinya harus VT: mucosa licin, portio konsistensi lunak, nyeri goyang portio -, OUE
tertutup, uterus sesuai ….minggu, kavum douglas tidak menonjol. TFU 2 jari atas simfisis itu dari
pemeriksaan luar.
62. Wanita G1P0A0 umur 20tahun datang dengan keluhan mual dan muntah. Mual dan muntah dijumpai pada pagi
hari. Pada pemeriksaan fisik didapati Turgor kulit berkurang, mata cekung, lemah, apatis. Apa hormon yang
menyebabkan keadaan diatas?
a. β-HCG
b. Estrogen
c. Progesteron
d. Adrenalin
e. Prolaktin
63. Wanita P1A0 melahirkan bayi dengan BB 4100 gr. Tidak lama kemudian plasenta lahir. Namun setelah plasenta
lahir dijumpai perdarahan pervaginam dan dijumpai sitosel-sitosel pervaginam. Dilakukan massage namun
uterus tetap lembek. Apa yang menyebabkan perdarahan?
a. Atonia uteri
b. Retensio plasenta
c. Plasenta akreta
d. Solusio plasenta
e. Plasenta previa
Penyebab Perdarahan post partum:
Tone: tonus  atonia uteri
Tissue: jaringan  sisa plasenta, retensio plasenta
Trauma: laserasi jalan lahir, rupture uteri
Trombin: faktor pembekuan  DIC
64. Wanita hamil 7 bulan datang ke PKM ingin memeriksakan kehamilan. Pada anamnesa pasien merasa janin
bergerak serta perut semakin mengecil. Tanda vital DBN. Apa kemungkinan keadaan diatas?
a. IUGR
b. IUFD
c. Solusio plasenta
d. Plasenta previa
e. Oligohidramnion
65. Seorang wanita 28 tahun mengeluh telat haid selama 3 bulan, mengeluh keluar darah pervaginam terus menerus,
pada pemriksaan fisik tidak ditemukan adanya bukaan. Fundus uteri 2 jari bawah pusat, tidak djj, nyeri tekan tidak
ada. Kemungkinan diagnosis pasien ini adalah
a. Abortus komplit
b. Abortus inkomplit
c. Mola hidatidosa
d. KET
e. Abortus infeksiosus
Ukuran uterus tidak sesuai dengan usia kehamilan