Anda di halaman 1dari 8

JEHOVAH JIREH

OBYN –>H 1
B9+1
1. Perempuan berusia 20 tahun datang dengan + 19hari
keluhan pendarahan jalan lahir sejak 1 minggu –> tanggal 20 oktober 2010
yang lalu. Pendarahan merah kecoklatan disertai
gelembung-gelembung. HPHT 12 minggu lalu. Atau
Pemeriksaan obstetric tinggi fundus uteri 20 cm, jika siklus menstruasi lebih atau kurang
balotement (-) serviks terbuka 1 cm dan cavum dari 28 hari, maka selisihnya ditambahkan
douglas tidak menonjol. Diagnosa adalah….. atau dikurangi kedalam perhitungannya”.
a. Kehamilan ektopik Contoh menghitungnya :
b. Abortus inkomplit Siklus haidnya 28 hari, HPHT 1 januari
c. Abortus insipient 2010 , HPL : 8 oktober 2010, kl 40 hari :
d. Abortus imminent 40 – 28 hari : 12 hari selisih maka harinya
e. Mola hidatidosa ditambahkan karena siklusnya maju :
Hamil 12 minggu tapi TFU sdh 20 cm 8 oktober 2010  8+12 ok 2010 = 20 okt
2. Seorang pasien datang ke praktek anda untuk 2010
memeriksakan kehamilan, bila si ibu HPHT 9 Juli
2010, siklus haid 28 hari, taksiran persalinannya 3. Px 25 th, lemas, muntah > 5x/hr sejak 1 mg.
adalah? terlambat haid 6 mg. lemah dan apatis, N :
a. 17-3-11 110x/mnt, TD : 80/60 mmHg, sclera kekuningan,
b. 22-3-11 HCG (+). Apa dxnya?
c. 16-4-11 a.Emesis gravidarum
d. 22-4-11 b. GERD
e. 8-5-11 c.Hiperemesis tk 1
siklus haid normal dan teratur (28-30 hari). d. hiperemesis tk 2
Rumus Neagele : Caranya adalah HPHT e.hiperemesis tk 3
untuk hari+7, bulan–3 dan tahun+1
9+7 = 16  Tingkat 1, lemah,napsu makan↓, BB↓,nyeri
7–3 =4 epigastrium, nadi↑,turgor kulit berkurang,TD
2010 + 1 = 2011 sistolik↓, lidah kering, mata cekung.
Bagaimana kalau siklusnya tidak 28  Tingkat 2, apatis, nadi cepat dan kecil, lidah
atau 30? kering dan kotor, mata sedikit ikterik, kadang
Pakai rumus Parikh’s formula (2007). suhu sedikit ↑, oliguria, aseton tercium dalam
Caranya dengan menghitung kapan saat hawa pernafasan.
terjadinya ovulasi pada siklus tertentu,  Tingkat 3,KU lebih lemah lagi, muntah-muntah
yaitu LAMA SIKLUS HAID – 14HARI. berhenti, kesadaran menurun dari somnolen
Sehingga bila dimasukkan ke dalam rumus sampai koma, nadi lebih cepat, TD lebih turun.
menjadi : Komplikasi fatal ensefalopati Wernicke :
Hari Perkiraan Lahir (HPL) : nystagmus, diplopia, perubahan mental.Ikterik
HPL = H + , 9bulan, – 7hari + (lama 4. Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke
siklus haid – 14hari) , dan disederhanakan RS karena nyeri sewaktuhaid yang lebih berat
menjadi : dari biasanya sejak 3 bulan terakhir. Pasien baru
HPL = H + , 9bulan , (lama siklus haid – menikah 6 bulan.Biasanya pasien nyeri setiap
21 hari) kali haid tetapi relatif ringan dan dapat
HPL = H + (lama siklus haid – 21 hari), beraktivitas seperti biasa. Pada pemeriksaan
bulan + 9 ginekologik didapatkan vagina normal, porsio
Contoh : tertarik ke belakang, uterus terfiksir, teraba
HPHT 1 januari 2010 (siklus haid 28 hr), massa kistik terfiksir di adneksa kanan
maka taksiran persalinannya adalah ukuran 7 cm. Apakah diagnosis yang paling
1+7 :8 mungkin?
1–3 : Oktober a. Adneksitis
Tahun masih dalam tahun : 2010 b. Kista endometriosis
tanggal 8 oktober 2010. c. Vulvovaginitis akut
Jika siklus haid 40 hari, maka taksiran d. servisitis
persalinannya menjadi : e. Nyeri ovulasi
H + 9bulan + (40-21)hari
Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 1
Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
Adneksitis atau Salpingo-ooforitis adalah radang Abortus adalah penghentian kehamilan sebelum
pada tuba falopi dan radang ovarium yang terjadi janin mencapai viabilitas (usia kehamilan 20
secara bersamaan, biasa terjadi karena infeksi minggu).
yang menjalar ke atas sampai uterus, atau akibat Plasenta previa adalah plasenta yang
tindakan post kuretase maupun post pemasangan berimplantasi atau tertanam pada segmen bawah
alat kontrasepsi (IUD) (Sarwono.Winkjosastro, rahim dan menutupi sebagian atau seluruh ostium
Hanifa.Hal 287.2007).Penderita pada umumnya utri internum. Ciri-ciri plasenta previa :
merasa nyeri di perut bagian bawah sebelah kiri Perdarahan tanpa nyeri, Perdarahan berulang,
atau kanan, yang bertambah keras pada pekerjaan Warna perdarahan merah segar, Adanya anemia
berat, disertai dengan penyakit pinggang.Haid dan renjatan yang sesuai dengan keluarnya darah,
pada umumnya lebih banyak dari biasanya Timbulnya perlahan-lahan, Waktu terjadinya saat
dengan siklus yang sering kali tidak teratur, hamil, His biasanya tidak ada, Rasa tidak tegang
penderita sering mengeluh tentang dispareunia (biasa) saat palpasi, Teraba jaringan plasenta pada
dan infertilitas dan dapat pula ditemukan periksa dalam vagina, Penurunan kepala tidak
dismenorea. masuk pintu atas panggul, Presentasi mungkin
Adneksitis hanya terjadi pada wanita yang sudah abnormal.
menikah atau pada wanita yang sudah pernah Solusio plasenta adalah lepasnya
melakukan hubungan seksual. sebagian atau seluruh jaringan plasenta
yang berimplantasi normal pada kehamilan di
Kista endometriosis adalah kista yang tumbuh di atas 22 minggu dan sebelum anak lahir.
permukaan ovarium atau menyerang bagian Penyebab utama dari solusio plasenta
dalam ovarium dan membentuk kista berisi darah masih belum diketahui pasti.
yang disebut sebagai kista endometriosis atau Meskipundemikian ada beberapa factor yang
kista coklat. diduga mempengaruhi nya, antara lain :
pe n y a k i t hipertensi m e n a h u n , pre-
Vaginitis adalah suatu peradangan pada lapisan eklampsia, tali pusat yang pendek, trauma, tekanan
vagina.vulvitis adalah suatu peradangan pada oleh rahim yang membesar pada vena cava
vulva (organ kelamin luar wanita). vulvovaginitis inferior, uterus yang sangat mengecil (
adalah peradangan pada vulva dan vagina. hidramnion pada waktu ketuban
pecah,kehamilan ganda pada waktu anak pertama lahir ).
Servisitis disebabkan infeksi melalui aktivitas Gejala klinis : Perdarahan yang disertai nyeri,
seksual yg disebabkan Chlamydia, Gonore, Virus juga diluar his, Anemi dan syok,
Herpes, HPV, Trikomoniasis. Servisitis sering beratnya anemi dan syok sering
terjadi dan mengenai hamper 50% wanita dewasa t i d a k s e s u a i d e n g a n banyaknya darah
dg fakt resiko perilaku seksual bebas resiko yang keluar., Uterus keras sepert i papan
tinggi, riwayat IMS, memiliki pasangan seksual dan nyeri dipegang karena isi uterus
lebih dari satu, aktivitas seksual pada usia dini. bertambahdengan darah yang berkumpul di
belakang placenta sehingga uterus
5. Seorang perempuan G1P0A0 berusia 30 tahun, teregang(uterus en bois), Palpasi sukar karena
sedang hamil 30 minggu, diantar ke Puskesmas rahim keras, Fundus uteri makin lama makin naik,
dengan keluhan nyeri perut setelah jatuh di Bunyi jantung biasanya tidak ada, Pada
kamar mandi 1 jam yang lalu. Keluhan disertai toucher teraba ketuban yang tegang
keluarnya bercak darah dari kemaluan.Pada terus menerus (karena isi
pemeriksaan fisik didapatkan perut teraba keras u t e r u s bertambah Sering ada proteinuri karena
dan janin sulit dipalpasi.Tidak didapatkan luka disertai preeclampsia.
pada vagina.Apakah diagnosis yang paling Ruptura uteri dapat terjadi secara komplet
mungkin? dimana robekan terjadi pada semua lapisan
a. Abortus miometrium termasuk peritoneum dan dalam hal
b. Placenta Previa ini umumnya janin sudah berada dalam cavum
c. Solutio Placenta abdomen dalam keadaan mati ; ruptura
d. Perdarahan Janin inkomplet , robekan rahim secara parsial dan
e. Ruptur Uterus peritoneum masih utuh.Gejala ruptura uteri
‘iminen’ :Lingkaran retraksi patologis Bandl,
hiperventilasi, Gelisah – cemas, Takikardia

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 2


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
klonik dan tonik dapat disertai adanya
6. Seorang perempuan, G1P0A0, berusia 19 tahun, koma.
umur kehamilan 27 minggu, datang dengan Super imposed pre-eklampsia
keluhan nyeri kepala hebat disertai pandangan Gejala pre-eklampsia yang terjadi kurang dari 20
kabur. Pasien melakukan pemeriksaan kehamilan minggu disertai proteinuria  300 mg/24 jam
di Puskemas sebanyak 5x. Pemeriksaan 2 minggu (Esbach), dan bisa disertai oedem. Biasanya
yang lalu dikatakan tekanan darah meningkat, disertai hipertensi kronis sebelumnya.
tetapi hanya disuruh mengurangi garam Pada Hipertensi gestasional didiagnosa jika terjadi
pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah kenaikan tekanan darah tanpa proteinuria setelah
170/110 mmHg, denyut nadi 88 x/menit.Hasil usia kehamilan 20 minggu dan tekanan darah
pemeriksaan laboratorium menunjukkan kembali normal dalam 12 minggu post partum.
proteinuria +3.Apakah diagnosis pada pasien
ini? 7. Seorang perempuan G2P1A0 berusia 25 tahun,
a. Preeklamsia ringan hamil 16 minggu, dibawa ke IGD RS karena
b. Preeklamsia berat perdarahan dari jalan lahir sejak 6 jam yang
c. Impending eklamsia lalu.Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda
d. Superimposed preeklamsia vital dalam batas normal, tinggi fundus uteri 5 cm
e. Eklamsia di atas pusat, bunyi jantung anak (-).Pemeriksaan
Dalam pengelolaan klinis, pre-eklampsia dibagi dalam tidak ada pembukaan serviks.Pemeriksaan
sebagai berikut :10 laboratorium β-hCG diperoleh masih positif
1. Disebut pre-eklampsia ringan jika setelah pengenceran 1000 kali.Apakah
ditemukan: penanganan yang paling tepat?
 Tekanan darah ≥ 140/90 mmHg, tetapi a. Kuretase
kurang dari 160/110 mmHg b. Histerektomi
 Proteinuria ≥ 300 mg/24 jam, atau c. Laparatomi
pemeriksaan dipstick ≥ 1 + c d. Observasi
2. Ditegakkan diagnosa pre-eklampsia berat e. Sectio cesaria
jika ditemukan tanda dan gejala sebagai Mola hidatidosa adalah perubahan abnormal dari
berikut: villi korionik menjadi sejumlah kista yang
 Tekanan darah pasien dalam keadaan menyerupai anggur yang dipenuhi dengan cairan.
istirahat: sistolik ≥ 160 mmHg dan Embrio mati dan mola tumbuh dengan cepat,
diastolik ≥ 110 mmHg membesarnya uterus dan menghasilkan sejumlah
 Proteinuria ≥ 5 gr/24 jam atau dipstick besar human chorionic gonadotropin (hCG)
≥2+ Gambaran klinik yang biasanya timbul pada klien
 Oligourie < 500 ml/24 jam dengan ”mola hidatidosa adalah :
 Serum kreatinin meningkat a. Amenore dan tanda-tanda kehamilan
 Oedema paru atau cyanosis b. Perdarahan pervaginam berulang. Darah
3. Dan disebut impending eklampsia cenderung berwarna coklat.Pada keadaan
apabila pada penderita ditemukan lanjut kadang keluar gelembung mola.
keluhan seperti: c. Pembesaran uterus lebih besar dari usia
 Nyeri epigastrium kehamilan.
 Nyeri kepala frontal, scotoma, dan d. Tidak terabanya bagian janin pada palpasi
pandangan kabur (gangguan dan tidak terdengarnya BJJ sekalipun
susunan syaraf pusat) uterus sudah membesar setinggi pusat atau
 Gangguan fungsi hepar dengan lebih.
meningkatnya alanine atau aspartate e. Preeklampsia atau eklampsia yang terjadi
amino transferase sebelum kehamilan 24 minggu.
 Tanda-tanda hemolisis dan micro Penanganan evakuasi mola dengan kuretase
angiopatik 8. Seorang perempuan berusia 30 tahun, G3P1A1,
 Trombositopenia < 100.000/mm3 hamil 2 bulan, kontrol ke Puskesmas untuk
 Munculnya komplikasi sindroma memeriksakan kehamilannya. Riwayat kehamilan
HELLP sebelumnya anak pertama lahir normal,
4. Dan disebut eklampsia jika pada penderita sedangkan kehamilan ke-2 mengalami keguguran
pre-eklampsia berat dijumpai kejang pada umur kehamilan 7 minggu. Hasil
pemeriksaan serologis menunjukkan IgG

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 3


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
Toxoplasma (+), IgM Toxoplasma (+).Apakah b. Perdarahan
kemungkinan yang dapat terjadi pada janin pasien c. Suhu 37,5 C
ini? d. Hilangnya his
a. Cacat ekstremitas e. Leukosit ibu > 18000/mm3
b. Cardiomegali
c. Gangguan sensorik Partus prematurus adalah suatu partus dari hasil
d. Hidrosefalus konsepsi yang dapat hidup tetapi belum aterm
e. Tuli sensoneural (cukup bulan). Berat janin antara 1000 sampai
Risiko infeksi toksoplasma terhadap janin sangat 2500 gram atau tua kehamilan antara 28 minggu
berkaitan dengan waktu/kapan terjadinya infeksi sampai 36 minggu. American College of
pada ibu.Pada awal kehamilan infeksi jarang Obstetricans and Gynecologist 1997
terjadi namun jika terinfeksi maka kemungkinan menyampaikan kriteria diagnosa persalinan
kelainan pada janin sering ditemukan. Jika infeksi preterm :
toksoplasma terjadi pada bulan-bulan terakhir dari 1. Terdapat 4 kontraksi uterus dalam waktu
kehamilan, umumnya toksoplama akan ditularkan 20 menit atau 6 dalam 60 menit disertai
ke janin, tetapi infeksi yang terjadi umumnya dengan perubahan progresif pada servik
subklinis /tidak menimbulkan dapmak berat pada 2. Dilatasi servik > 1 cm
janin. 3. Pendataran servik > 80%
Resiko penularan terhadap janin pada trimester I 4. Indikator Laboratorik
= 15% ; pada trimester II = 25% dan pada  Jumlah leukosit di dalam air ketuban
trimester III = 65%. Namun derajat infeksi (20/ml atau lebih)
terhadap janin paling besar adalah bila infeksi  Pemeriksaan CRP ( > 0.7 mg/ml), dan
terjadi pada trimester I. pemeriksaan leukosit dalam serum ibu
Tampilan klinis janin ( > 13 000/ml)
Trias klasik toksoplasma berupa : Komplikasi
1. Hidrosepalus Pada ibu, setelah persalinan prematur, infeksi
2. Kalsifikasi intrakranial endometrium lebih sering terjadi mengakibatkan
3. Korioretinitis sepsis dan lambatnya penyembuhan luka
9. Seorang perempuan berusia 28 tahun, G3P1A1 episiotomi. Bayi-bayi prematur memiliki risiko
datang ke dokter untuk 4ontrol kehamilan. Pada infeksi neonatal lebih tinggi, sedangkan bayi yang
anamnesis diketahui bahwa siklus haid pasien ini lahir dari ibu yang menderita amnionitis memiliki
selama 28 hari.Hari pertama haid terakhir adalah risiko mortalitas 4 kali lebih besar, dan risiko
20 April 2011. Menurut Rumus Naeggle, distres pernafasan, sepsis neonatal, necrotizing
kapankah taksiran persalinan yang paling tepat? enterocolitis dan perdarahan intraventrikuler 3
a. 27 Desember 2011 kali lebih besar (Jefferson R, 2004).
b. 23 Februari 2012 11. Seorang perempuan berusia 24 tahun, hamil anak
c. 27 Februari 2012 pertama, dengan usia kehamilan 8 minggu
d. 23 Januari 2012 datang ke dokter praktik umum dengan keluhan
e. 27 Januari 2012 keluar darah dari jalan lahir sejak 2 jam yang lalu.
+7,-3 atau +9, +1 atau 0 Keluar darah sedikit-sedikit warna merah tanpa
10. Seorang perempuan berusia 32 tahun, G1P0A0 disertai gumpalan, yang muncul karena terlalu
hamil 34 minggu, datang ke UGD RS dengan lelah. Tidak ada keluhan mual maupun nyeri
keluhan keluar air dari jalan lahir disertai mules- perut.Dari pemeriksaan fisik ditemukan tanda
mules. Pada pemeriksaan didapatkan tanda vital vital dalam batas normal.Dari pemeriksaan
dalam batas normal. Pada pemeriksaan obstetrik abdomen didapatkan permukaan datar, supel,
didapatkan tinggi fundus 33 cm, janin presentasi tidak terdapat nyeri tekan, didapatkan ballotement
kepala, tunggal, kontraksi teratur 1 kali dalam 15 uteri.Dari pemeriksaan inspekulo didapatkan
menit selama 25 detik, djj 148 dpm. Pada serviks uteri tertutup dan tampak sedikit
pemeriksaan dalam didapatkan porsio lunak, darah keluar.Apakah diagnosis yang paling
aksial, pembukaan 1 cm, test lakmus diperoleh tepat?
lakmus merah berubah warna menjadi biru, a. Abortus inkomplit
kepala janin teraba di atas pintu atas panggul. b. Abortus insipiens
Apa yang dapat menjadi salah satu tanda c. Abortus iminens
munculnya komplikasi pada pasien tersebut? d. Abortus komplit
a. Hipertensi e. Abortus septic

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 4


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
1. Abortus Komplet d. Solusio placenta
Seluruh hasil konsepsi telah keluar dari e. Ruptur sinus marginalis
rahim pada kehamilan kurang dari 20 14. Seorang perempuan berusia 29 tahun, G2P1A0,
minggu. datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan
2. Abortus Inkomplet demam terutama pada malam hari sejak 4 hari
Sebagian hasil konsepsi telah keluar dari yang lalu. Keluhan ini disertai sakit kepala, mual,
rahim dan masih ada yang tertinggal. muntah dan tidak buang air besar sejak 2 hari
3. Abortus Insipiens yang lalu.Pada pemeriksaan fisik didapat tanda
Abortus yang sedang mengancam yang vital dalam batas normal, suhu 39oC, lidah kotor
ditandai dengan serviks yang telah dengan tepi hiperemis dan tremor.Pada
mendatar, sedangkan hasil konsepsi masih pemeriksaan laboratorium tes Widal
berada lengkap di dalam rahim. positif.Apakah obat antipiretik yang paling tepat?
4. Abortus Iminens a. Aspirin
Abortus tingkat permulaan, terjadi b. Parasetamol
perdarahan per vaginam, sedangkan jalan c. Metampiron
lahir masih tertutup dan hasil konsepsi d. Piroksikam
masih baik di dalam rahim. e. Indometasin
5. Missed Abortion 15. Seorang perempuan berusia 30 tahun, G3P1A1,
Abortus yang ditandai dengan embrio atau hamil 15 minggu, datang ke Puskesmas dengan
fetus terlah meninggal dalam kandungan keluhan keluar bercak darah dari jalan lahir.
sebelum kehamilan 20 minggu dan hasil Keluhan dirasakan sejak usia kehamilan 2 bulan
konsepsi seluruhnya masih dalam namun tidak berkurang dengan obat yang yang
kandungan. diberikan. Pada pemeriksaan obstetri didapatkan
6. Abortus Habitualis tinggi fundus uteri setinggi simfisis pubis,
Abortus yang terjadi sebanyak tiga kali serviks masih tertutup.Apakah manajemen yang
berturut turut atau lebih. paling tepat?
12. Seorang perempuan G1P0A0 berusia 20 tahun, a. Kehamilan dipertahankan
usia kehamilan 10 minggu dibawa ke rumah sakit b. Diberi infus oksitosin
karena mengalami perdarahan dari jalan lahir c. Dilakukan dilatasi dan kuretage
setelah jatuh di kamar mandi 1 jam yang lalu. d. Diberi injeksi antibiotik spektrum luas
Pada pemeriksaan fisik didapatkan pucat, e. Diberi obat anti perdarahan
tekanan darah 90/70 mmHg.Pemeriksaan dalam Missed abortion krn hamil 15 minggu tp
diperoleh perdarahan profuse, pembukaan tfu msh setinggi simpisis (2 bulan)
cervix 1 cm. Apakah tindakan selanjutnya yang Abortus Iminens
paling tepat dilakukan? Istirahat baring, tidur berbaring merupakan unsur
a. Kuretase penting dalam pengobatan karena cara ini akan
b. Histerektomi mengurangi rangsangan mekanis dan menambah
c. Drip oksitosin aliran darah ke rahim. Ditambahkan obat
d. Pemberian tokolitik penenang bila pasien gelisah.
e. Perbaikan keadaan umum Penanganan abortus imminens :
pasien perdarahan, arah syok 1. Tidak perlu pengobatan khusus atau tirah
13. Seorang perempuan berusia 28 tahun, G1P0A0 baring total.
hamil 32 minggu datang ke unit gawat darurat RS 2. Jangan melakukan aktifitas fisik
dengan keluhan perdarahan pervaginam berlebihan atau hubungan seksual.
disertai rasa nyeri. Pada pemeriksaan fisik 3. Jika perdarahan :
didapatkan keadaan umum tampak kesakitan,  Berhenti : lakukan asuhan
tekanan darah 100/70mmHg, denyut nadi antenatal seperti biasa, lakukan
110x/menit, isi kurang, frekuensi napas penilaian jikaperdarahan terjadi
24x/menit.Tinggi fundus uteri ½ pusat-PX lagi.
(Processus Xyphoideus), teraba tegang, bagian  Terus berlangsung : nilai
anak sukar diraba. Apakah diagnosis yang kondisi janin (uji kehamilan
paling mungkin ? atau USG). Lakukankonfirmasi
a. Inpartu kemungkinan adanya penyebab
b. Abortus lain. Perdarahan
c. Placenta previa berlanjut,khususnya jika

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 5


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
ditemukan uterus yang lebih efek samping seperti mual, nyeri lambung,
besar dari yang muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar.
diharapkan,mungkin Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan
menunjukkan kehamilan ganda minum tablet setelah makan pada malam hari.
atau mola. 17. Seorang perempuan, G1P0A0 berusia 30 tahun,
4. Tidak perlu terapi hormonal (estrogen hamil 30 minggu, datang diantar suami ke
atau progestin) atau tokolitik Puskesmas mengeluh kedua kaki bengkak sejak
(misalnyasalbutamol atau indometasin) ± 1 minggu yang lalu. Keluhan tidak berkurang
karena obat-obat ini tidak dapat dengan istirahat.Pasien juga mengeluh nyeri
mencegahabortus. kepala, tangan dan kaki kesemutan serta
16. Seorang perempuan berusia 40 tahun, G8P5A2, penglihatannya agak kabur sejak 2 hari yang
merasa hamil 22 minggu datang ke Puskesmas lalu.Sebelum hamil pasien memiliki riwayat
dengan keluhan utama berupa lemah lesu sejak 1 darah tinggi yang tidak terkontrol. Dari
bulan yang lalu. Keluhan disertai rasa berdebar- pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah
debar, nyeri kepala,pandangan sering berkunang- 170/100 mmHg, denyut nadi 90 x/menit,
kunang dan kadang-kadang mual muntah sejak frekuensi napas 22 x/menit, suhu 38°C. Dari
awal kehamilan. Pasien mengalami perdarahan pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar
saat dua persalinan terakhir.Pada pemeriksaan protein urine 300 mg/dL pada 2 kali pemeriksaan.
fisik ditemukan konjungtiva palpebra anemis, Apakah diagnosis yang paling tepat ?
kuku pucat dan bentuknya menyerupai a. Preeklamsi ringan
sendok. Pemeriksaan laboratorium darah b. Preeklamsi berat
ditemukan Hb 8,6 g/dL, Ht 25%, leukosit c. Hipertensi gestasional
7.500/mm3, Hitung jenis leukosit 0/3/2/61/30/4, d. Superimposed preeklamsi
retikulosit 0,5%, dan SADT eritrosit hipokrom e. Eklamsi
anisopoikiositosis, sebagian mikrositer, Super imposed pre-eklampsia
ditemukan pencil cell, target cell, dan tear drop Gejala pre-eklampsia yang terjadi kurang dari 20
cell. Apakah terapi yang paling tepat? minggu disertai proteinuria  300 mg/24 jam
a. Suplemen Fe (Esbach), dan bisa disertai oedem. Biasanya
b. Suplemen Zinc disertai hipertensi kronis sebelumnya.
c. Suplemen Folat 18. Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P1A0
d. Suplemen vitamin B12 hamil 6 minggu, datang ke Puskesmas dengan
e. Vitamin C keluhan perdarahan dari jalan lahir. Keluhan
Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu disertai mual muntah secara terus menerus. Pada
dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum
terutama pada trimester I dan trimester ke III. tampak lemah, dan pucat, uterus membesar
Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil setinggi pusat dan lembek, tidak dirasakan
trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, gerak janin. Pada pemeriksaan laboratorium
disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar ditemukan kadar β-HCG sangat meningkat.
normal Hb adalah 12-16 g/dL Apakah diagnosis yang paling mungkin?
Gejala-gejala orang yang mengalami anemia a. Abortus komplit
defisiensi zat besi adalah kelelahan, lemah, pucat b. Abortus insipidus
dan kurang bergairah, sakit kepala dan mudah c. Abortus iminems
marah, tidak mampu berkonsentrasi, serta rentan d. Molla hidatidosa
terhadap infeksi.Penderita anemia kronis e. Hiperemesis gravidarum
menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan 19. Wanita 22 tahun datang ke dokter dengan
rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah sulit penurunan kesadaran. Pasien baru saja
menelan.... melahirkan ditolong oleh bidan 2 jam yang lalu.
Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet Dari hasil pemeriksaan : kesadaran somnolen, TD
besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada : 90 mmHg, nadi 120 x/menit , lambat dan lemah,
ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu akral dingin. Bagaimana penatalaksanaan awal
tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari pasien tersebut :
selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 a. Bersihkan jalan nafas
mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi b. Resusitasi cairan intravena
elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa c. Posisi trendelenberg
orang, pemberian preparat besi ini mempunyai d. Tranfusi darah

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 6


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
e. Terapi uterotonika fundus uteri 2 jari di atas simfisis, kontraksi dan
20. Seorang perempuan, 27 tahun mengalami tonus lemah. Penyebab perdarahan yang paling
perdarahan pervaginam sejak 1 minggu yang lalu. mungkin pada kasus di atas adalah:
Tidak mengalami haid sejak 4 bulan ini. Mual dan a. Inversio uteri
muntah hebat. Hamil +. TD 90/60 mmHg, Nadi b. Sisa plasenta
100x/i, T Afebris. Fundus uteri terletak antara c. Laserasi uteri
umbilikus dan processus xiphoideus. Diagnosa d. Atonia uteri
yang tepat adalah: e. Prolaps uteri
a. Abortus inkomplit 25. Seorang perempuan, sudah menikah, usia 27
b. Hiperplasia endometrium tahun, anak 2 orang, datang dalam keadaan
bingung. Ia mengeluhkan lupa minum pil KB
c. Molahidatidosa
selama 2 hari berturut-turut pada hari ke 17 dan
d. Blighted ovum
18. Apa saran yang tepat untuk pasien ini:
e. Missed abortion
a. Segera mulai minum 1 pil dan minum pil
21. Seorang perempuan, 25 tahun. G3P2A0
jatah jari itu
mengalami perdarahan pervaginam sedikit-
b. Segera mulai minum 2 pil dan minum pil
sedikit sejak 2 hari yang lalu. Nyeri perut sebelah jatah hari itu
bawah. Terlambat haid 1 bulan. TD 90/60 mmHg, c. Segera minum pil, keesokan harinya
Nadi 100x/i. Pada pemeriksaan didapatkan nyeri minum 2 pil lagi
goyang portio. Diagnosa yang tepat adalah: d. Minum 2 pil dan pakai kontrasepsi
a. Abortus komplit cadangan selama 7 hari
b. Abortus inkomplit e. Mulai bungkus baru dan kontrasepsi
c. Missed Abortion cadangan 7 hari
d. Kehamilan Ektopik Terganggu 1 pil, minum segera setelah ingat
e. Blighted Ovum 2 pil, minum 2 pil segera ketika ingat, dan
22. Pasien perempuan usia 29 tahun, P2A0 datang ke 2 pil lagi pada hari berikutnya, sisa daur
puskesmas dengan keluhan benjolan di payudara haid dipakai cara kontrasepsi lain
kanan yang semakin membesar. Keluhan disertai 3 pil, hentikan pil 1 minggu, mulai
dengan nyeri hebat dan badan panas. Pasien bungkus baru
sedang menyusui, dengan usia anak 7 bulan. Pada 26. Seorang perempuan 32 tahun, G4P1A2, dibawa
pemeriksaan fisik didapatkan suhu 39°C. ke rumah sakit dengan keluhan keluar darah dari
diagnosis yang mungkin adalah: jalan lahir. Keluhan disertai terasa tegang dan
a. Tumor ganas sedikit rasa sakit. Pada pemeriksaan fisik
b. Tumor jinak didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80
c. Infeksi x /menit, suhu 37°C. pemeriksaan janin, berusia
d. Bendungan air susu 17-18 minggu, tidak bergerak, denyut jantung
e. Perdarahan janin (-). Pemeriksaan ginekologis, orifisium uteri
23. Wanita 33 tahun mengeluh sering keputihan eksterna tertutup, adneksa teraba, fluksus (+).
banyak dan pendarahan ketika bersenggama. haid Diagnosis yang tepat adalah:
terakhir 2 minggu yg lalu. Menikah usia 15 tahun a. Abortus imminens
dan sering berganti pasangan. Pemeriksaan vital b. Abortus inkomplit
sign DBN, pemeriksaan fisik vulva normal, servik c. Missed abortus
licin, adneksa DBN. Pemeriksaan yang d. Abortus komplit
dianjurkan: e. Abortus septik
a. Biopsi 27. Wanita, 28 tahun, G1P0A0, hamil 30 minggu,
b. Pap smear demam 7 hari, naik turun tanpa obat, sakit kepala,
c. Kolposkopi mual, muntah, sulit (ntah tdk BAK) selama 3 hari.
d. DNA HPV Widal, Titer O 1/320, vital sign normal. antibiotik
e. Sitoskopi yang tepat:
24. Seorang perempuan 30 tahun, P3A1, post partum a. kloramfenikol
spontan di puskesmas 2 jam yang lalu dan bayi b. tiamfenikol
lahir hidup dengan berat 3700 gram, APGAR c. kotrimoksazol
SCORE 8-9. Pada observasi post partum d. amoxicillin
didapatkan pembalut basah oleh darah dan e. fluorokuinolon
bergumpal-gumpal, perdarahan aktif, kondisi
lemah, akral lembab, jumlah perdarahan ± 500 cc,
Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 7
Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK
JEHOVAH JIREH
28. Seorang perempuan berusia 30 tahun G3P2A0 a. Preemklamsia ringan
hamil 40 minggu datang ke puskesmas karena b. Preemklamsia Sedang
merasa akan melahirkan. Pada pemeriksaan c. Preemklamsia Berat
obstetrik ditemukan janin tunggal, presentasi d. Eklamsia
kepala, kepala masuk panggul dan terlihat pada e. Hipertensi pada kehamilan
introitus vagina. Diagnosa yang paling 33. Wanita 30 tahun datang ke puskesmas dengan
memungkinkan keluhan nyeri perut kanan bawah kemudian
a. G3P2A0 gravida 40 minggu kala I fase dijumpai mual muntah (+) haid terakhir 6 minggu
laten yang lalu. Px TD: 80/60 mmHg, N: 100 x/mnt,
b. G3P2A0 gravida 40 minggu kala I fase RR: 18x/mnt, dari px. fisik dijumpai masa di
aktif suprapubik, perdarahan pervaginam (+) berwarna
c. G3P2A0 gravida 40 minggu kala II merah kecoklatan, servik berdilatasi. Cavum
d. G3P2A0 gravida 40 minggu kala III douglas menonjol dan nyeri goyang servik (+),
e. G3P2A0 gravida 40 minggu kala IV pemeriksaan HCG (+). Tindakan awal apa yang
29. Perempuan 24 tahun datang ke praktek dokter kita lakukan:
umum dengan keputihan yang banyak, berbau a. pemasangan infuse RL
disertai gatal sejak 2 minggu yang lalu. b. tampone pervaginam
Pemeriksaan fisik ditemukan eritema pada vulva c. laparotomi
dan vagina, adanya duh tubuh vagina berwarna d. transfusi
abu-abu, homogen, berbau. Pengobatan yang e. salpingektomi
paling tepat diberikan: 34. Perempuan, 35 tahun, G3P1A2, kehamilan 16
a. Antifungi minggu, mengeluhkan nyeri perut dan keluar
b. Antibiotic bercak darah di celana. Pada hasil USG
c. Antiinflamasi dinyatakan hamil, plano test (+), dan sudah telat
d. Antihistamin haid 2 minggu. Pada pemeriksaan fisik terjadi
e. Antiviral syok hipoglikemia dan pemeriksaan colok dubur
30. Pasien wanita 28 tahun datang ke puskesmas terdapat benjolan pada cavum douglas.
dengan perdarahan jalan lahir sejak 1 minggu yg Kemungkinan yang terjadi pada pasien ini adalah
lalu perdarahan berwarna merah kecoklatan yang :
bergumpal-gumpal. Riwayat HPHT 12 minggu a. abortus komplit
yang lalu dari px obstetric TF: 20 cm, b. abortus inkomplit
Ballotemen (-), px ginekologi cavum doglas tidak c. KET
menonjol servik terbuka 1 cm, dari px HCG(+) d. PUD
apa diagnosa: e. inflamasi pada rahim
a. KET 35. Pasien perempuan, 35 tahun, G2P1A0 melakukan
b. Abortus inkomplit control kehamilan dengan TD 150/90 mmHg,
c. Abortus Imminen tidak ditemukan edema pada ekstremitas, dan
d. Abortus Insipient tidak dijumpai proteinuria. Diagnosis pada pasien
e. Mola Hidatidosa ini adalah :
31. Perempuan 24 tahun, keluhan demam a. Hipertensi kronis
tinggi sejak 8 hari yang lalu, BAB terakhir sejak 4 b. Hipertensi Gestasional
hari yang lalu, pasien sedang hamil 5 bulan, c. Hipertensi essensial
temperature 39˚C, Nadi 96 x/menit, lidah kotor d. Pre eklamsi
dengan tepi hiperemis, splenomegali (+). Apa e. Susperimprose preeklamsi
antibiotik yang paling tepat diberikan:
a. Amoxiciliin
b. Ciprofloxacin
c. Tetrasiclin
d. Kloramfenikol
e. Kotrimoxazol
32. Wanita 28 tahun dengan G2P1A0 hamil 38
minggu datang dengan keluhan nyeri ulu hati dan
sakit kepala dari px ditemukan TD: 160/110
mmHg, Edema tungkai (+). Pada pemeriksaan lab
dijumpai protein (+3), diagnosa:

Created by : Jekson Martiar Siahaan Page 8


Private UKDI Medan
Jl. Setia Budi Psr II. Ruko Setia Budi Gardenia No. A1 Tanjung Sari Medan
TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK DIPERBANYAK