Anda di halaman 1dari 4

Assalamualaiakum wr.

wb

Yang terhormat bapak/ibu dewan juri yang saya hormati

Bapak/ibu guru pendamping rekan REKAN REKAN LOMBA YANG SAYA yang
saya banggakan

Panjatkan puji sykurur kehadirat illlahirobbi

Yang telah memberikan nikamt kepada kita sekalian

terutama nikmat sehat dan sehingga alhamdullilah pada hari ini kita dapat
berkumpul dapat mengikuti lomba fl2n lomba pidato dalam keadaan sehat

bapak ibu dewan juri yang saya hormati izinkanlah saya berpidato DENGAN
TEMA jujur adalah segalanya … kami memilih judul ini teiring harapan
generasi kami selaku generasi penerus memeiliki kejujuran yang
sesungguhnya atau hakiki. Yang mengacu pada keberhasilan
pembangunan manusia yang berdasarkan pancasila dan uud 1945

teman teanku

sebagai penerus bangsa warga negera yang baik, yang taat aturan yang
memeiliki nili nilai mulia salah satunya adalah nilai kejujuran dan akan
membaisakan kejujuran dalam kehidupan sehari hari.

Temen teman pasti smemua tau apa dasar jkejujuran jujur adalah berkata
benar, berbohong tidak berbuat curang contohnya dalam ketika kita dalam
seklah jajan diwarung kegiatan sekolah kita mengambil makanan dan
minuman maka kita harus membayar sesuai yang kita makan jangaan
sampai ada istilah darmaji dhahar lima ngaku siji itu temen temen dhahar
luhunya contoh menyontek dalam menegerjakan sekolah contoh lain masih
banyak dalam kejujuran.

Teman temanku yang berbagia jujur memang saat ini nilai jujuran menjadi
sebuah nnilai yang sulit dilakukanmampukah kita bisa jujur diantara teman
teman kita banyak yang jujur jelas kejujuran adalah membutuhkan
perjuangkan dan keberanian. Pada waktu kita berusaha niat orang jujur
niat orang jahat yang beranggapan sok suci anggapan itu kita tepis kita
dan kita tegakkan kejujuran.

Bapak ibu yang saya hormati

Perilaku kejujuran bisa terapkan disegala bidang . termasuk dalam


penyelenggaran pemerintahan kita semua tau berita tv Koran radio kasus
korupsi nepotisme suap menyuap dan lain lain semakin meraja lela itu
membuktikan di bahwa Negara kita masih da yang tdk melaksanakan
kejujuran.
Dan smoga penegak hokum di Negara kita terutama kpk mampu
mengatasi maslaah masalah itu dari engara Indonesia . dan kita berharap
mudah mudahan dengan berjalannya waktu sikap korupsi bisa hilang
bersih. Sehingga Negara Indonesia menjadi adil dan makmur berdasarkan
pancasila dan uud1945. Menuju negera bangsa yang bersih dan jujur
seperti hadis riwayat an nasab … bismillahirrohmanirrohim…

Oleh karena itu sebagai penerus bangsa kita tanamkan sikap kejujuran dari
sikap sejak dini mulai dari hal terkecil mulai hari ini kita berjanji dalam hati
untuk bersikap jujur. Karena kejujuran adalah perhiasan manusia.
Demikian pidato saya apabila ada kesalahan sya mohon maaf.

Billataufiq hidayah ..

Wassalamualaikum wr.wb.
Ketika kita berbicara tentang kejujuran, pasti akan selalu diawali dengan
pertanyaan “Pernahkah kita bohong?”. Pasti jawabannya setiap orang akan
mengatakan “Pernah”. Begitu dengan sebaliknya ketika ada pertanyaan
“Pernahkah kita semua jujur?”. Pasti jawabannya juga akan bilang
“Pernah”. Dalam hidupnya manusia pasti tidak akan pernah lepas dari
perbuatan pernah bohong dan juga jujur, karena bohong dan jujur
bagaikan dua buah sisi mata uang, yang tidak akan pernah lepas sekalipun.
Entah itu kita bohong meskipun sifatnya kecil, bahkan bohong yang
sifatnya lebih luas, seperti bohong pada diri sendiri bahkan bohong kepada
orang lain. Dan konsekuensi ketika kita boonh kepada orang lain lebih
besar daripada konsekuensi bohong kepada diri sendir. Pun juga sebaliknya
kita juga pernah jujur, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.
Meskipun sesungguhnya jujur lebih sifatnya pahit (karena tidak terbiasa),
akan tetapi tidak mempunyai ekses (dampak buruk) kepada siapa pun.

Sifat jujur dan sifat bohong, sebagai manusia adalah sesuatu hal yang
normal. Kenapa normal? Karena manusia diciptakan dengan bekal yang
namanya nafsu. Akan tetapi, manusia juga dibekali dengan yang namanya
hati nurani, dimana segala perbuatan yang baik nan terpuji bersumber
darinya. Dengan hati nurani dan kemudian diselaraskan dengan akal yang
dimilikinya, manusia mampu untuk membedakan mana yang baik dan
mana yang tidak baik, mana yang boleh untuk dilakukan dan mana yang
tidak boleh untuk dilakukan, mana yang pantas dan mana yang tidak
pantas. Semuanya bersumber dari hati nurani. Dan setiap agama pasti
mengajarkan akan pentingnya hal ini. Dan semuanya juga akan
mengajarkan tentang konsep kejujuran. Dalam Islam sendiri pun demikian.
Sebagai agama yang fitrah, Islam diturunkan tidak hanya umat Islam saja,
melainkan juga untuk seluruh alam, sebagaimana tugas yang diberikan
Allah swt. kepada nabi Muhammad saw. dalam al Qur’an “ Dan tiadalah
Kami mengutus kamu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta
alam”.

Bahkan Sayyidina Ali bin Abi Thalib sendiri menyampaikan bahwa kejujuran
itu mendatangkan tiga perkara, yaitu : 1). Kepercayaan. Secara logis
memang dapat diakui bahwa sesungguhnya orang yang selalu berkata jujur
dia akan selalu banyak teman. Banyak orang yang akan suka kepadanya
karena dapat dipercaya. 2) Cinta. Cinta disini tidak hanya terbatas
hubungan dua insan manusia saja, melainkan bahwa orang yang bersikap
jujur atau mungkin lebih tepatnya memenintingkan kejujuran, maka dalam
hidupnya akan merasa tenang, damai dan bahagia, karena tidak ada orang
yang benci terhadapnya, tidak ada orang yang tidak suka
terhadapnya. 3) Rasa Hormat. Orang yang mementingkan kejujuran akan
selalu disegani oleh semua orang. Kejujuran akan selalu mendatangkan
kebahagian dan rasa hormat, karena kejujuran merupakan kesederhanaan
yang paling mewah.

Ada sebuah kutipan menarik yang disampaikan oleh Mahatma Gandhi,


“Semuanya berjalan baik meskipun segala sesuatu tampaknya salah, jika
anda jujur terhadap diri anda sendiri. Sebaliknya, semuanya tidak baik bagi
anda walau segala sesuatu kelihatan benar jika anda tidak jujur terhadap
diri anda sendiri”. Bahkan dalam agama Hindu pun menganggap
pentingnya kejujuran “Dharma mengajarkan kebahagiaan hidup berawal
dari kejujuran”.

Kejujuran memang berat karena kita tidak terbiasa, akan tetapi dampak
dari kejujuran itu sangat indah dikemudian hari yang akan kita rasakan.
Marilah kita semuanya mulai untuk selalu bersikap jujur dimanapun kita
berada. Kita mulai pupuskan sifat keboongan dari sekarang sebelum mekar
di hati kita. Saya mengajak khusunya untuk diri saya pribadi, semoga di
kehidupan yang singkat ini. Kita bisa berbuat baik paling tidak untuk diri
kita sendiri, terlebih untuk orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah
yang berguna bagi sesamanya.