Anda di halaman 1dari 23

I.

IDENTITAS GURU DAN PENILAI

A. IDENTITAS GURU YANG DINILAI


1. Nama dan Gelar : JARWO
2. Status PNS : NON PNS
3. NIP :
4. Pangkat/golongan ruang/TMT :
5. Jabatan Fungsional : GURU BIMBINGAN KONSELING
6. NUPTK : 5037 7596 6020 0043
8. Mata Pelajaran yang diampu : BIMBINGAN KONSELING
9. Periode penilaian : 2013 / 2014 SEMESTER 1

B. IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama Sekolah : SMA POMOSDA TANJUNGANOM NGANJUK
2. NSS/NISN : 304051418041/20536949
3. Status : TERAKREDITASI 'A'
4. Alamat Sekolah
a. Jalan : KH. WACHID HASYIM 312
b. Desa/Kelurahan : TANJUNGANOM
c. Kecamatan : TANJUNGANOM
d. Kabupaten/Kota : NGANJUK
e. Provinsi : JAWA TIMUR
f. Kode Pos : 64483
g. Telepon : 0358-771589
h. Faks. : 0358-773351
i. e-mail : smapomosda@gmail.com
j. Website : www.sma-pomosda.sch.id

C. DATA PENILAIAN
1. Waktu Pelaksanaan
a. Tanggal Pengamatan : ###
b. Rentang Pemantauan : 23-25 FEB 2014
2. Petugas Penilai
a. Nama dan Gelar : IR. MOH. DHOHARUL ARIFIN A.
b. Status PNS : NON PNS
c. NIP :
d. Pangkat/golongan ruang/TMT :
e. Jabatan Fungsional : KEPALA SEKOLAH
f. NUPTK : 8950 7486 5020 0030
g. Pendidikan (S1)/Jurusan : MULOK / KLM
II. LANDASAN
A. Landasan Teoritis
Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas utama dan kewajiban; merencanakan
pembelajaran, mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi
peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan
pendidikan menengah serta tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah
(Permenneg PAN dan RB No, 16 Tahun 2009). Agar dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya
tersebut, guru yang profesional harus memiliki penguasaan terhadap sejumlah kompetensi yaitu
pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16
Tahun 2007). Oleh karena itu, mekanisme penilaian kinerja guru diperlukan untuk mengevaluasi
unjuk kerja guru terhadap pelaksanaan tugas dan kewajibannya yang diakibatkan oleh kepemilikan
kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian dan profesional. Dengan demikian, guru yang profesional
diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan
Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,
memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian.

B. Landasan Yuridis
1 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2 Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi
Akademik dan Kompetensi Guru
4 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
5 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi
Akademik dan Kompetensi Konselor
6 Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16
Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
7 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai
Kepala Sekolah/Madrasah
8
Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor
03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru
dan Angka Kreditnya
9 Peraturan Negara Pendidikan Nasional Nomor: 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan
Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
III. TAHAPAN PENILAIAN KINERJA GURU

S E KO LA H D A N / A TA U
P E R S IA PA N
D IN A S P E N D ID IK A N

P E LA K SA N A A N
P E N ILA IA N

P E M B E R IA N N ILA I M ED ER ATO R

T id a k
N ILA I

Ya

P E LA P O R A N
(P E N G U SU LA N PA K )
IV. PENGENDALIAN PENILAIAN KINERJA GURU
V. KISI-KISI PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR

No. DIMENSI TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA

I PERENCANAAN LAYANAN BK
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan pendidikan dalam perencanaan
a.
layanan BK.
Guru BK/Konselor dapat menyusun dan mengembangkan instrumen, memilih instrumen,
b.
mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil assesmen.
c. Guru BK/Konselor dapat menentukan materi dan bidang layanan BK berdasar kebutuhan
peserta didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat menentukan jenis kegiatan layanan dan pendukung sesuai dengan
d.
materi dan bidang layanan BK.
e. Guru BK/Konselor dapat menentukan jadwal pelaksanaan layanan BK.

f. Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya pelaksanaan layanan BK.

II PELAKSANAAN LAYANAN BK

A. Teori dan Praksis BK


Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi
a.
pembelajaran dalam pelayanan BK.
b. Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan praksis pendidikan dalam pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jalur satuan pendidikan
c.
formal, nonformal dan informal.
Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jenis dan jenjang satuan
d.
pendidikan usia dini, dasar dan menengah, serta tinggi.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan, prinsip, azas, dan
e.
fungsi).
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli memperoleh
f.
pelayanan BK sesuai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis.
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli memperoleh
g.
pelayanan BK sesuai dengan bakat, minat, dan potensi pribadi.
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli memperoleh
h.
pelayanan BK untuk mengembangkan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar.

B. Persiapan Layanan BK

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK dalam penyusunan


i.
Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)

C. Pelaksanaan Layanan BK

Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan berbagai jenis layanan dan kegiatan


j.
pendukung yang ada dalam RPL (Satlan/Satkung).
Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial,
k.
kemampuan belajar dan perencanaan karir.
l. Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam
m.
pelayanan BK.
n. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK.

D. Penilaian Keberhasilan Layanan BK


o Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.
III EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN BK
A. Evaluasi Program BK

a. Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi program BK.

b. Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil evaluasi program BK kepada pihak terkait.

Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil evaluasi untuk mengembangkan program BK


c.
selanjutnya.

B. Pelaporan dan Tindak Lanjut Layanan BK

Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog) berdasarkan


d.
hasil evaluasi program BK.

e. Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ Konselor).

f. Guru BK/Konselor dapat merancang dan melaksanakan penelitian dalam BK.


g. Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
VI. PETA TUGAS UTAMA, KOMPETENSI DAN KINERJA GURU BK/KONSELOR
BERDASARKAN RUBRIK PENILAIAN KINERJA
KOMPETENSI
No. DIMENSI TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA
PEDAGOGIK SOSIAL KEPRIBADIAN PROFESIONAL
I PERENCANAAN LAYANAN BK
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan pendidikan
a. Pemahaman Siswa
dalam perencanaan layanan BK.
Guru BK/Konselor dapat menyusun dan mengembangkan instrumen,
b. memilih instrumen, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta Pemahaman Siswa
menggunakan hasil assesmen.
Guru BK/Konselor dapat menentukan materi dan bidang layanan BK Pemahaman Siswa/
c.
berdasar kebutuhan peserta didik/konseli. Motivasi
Guru BK/Konselor dapat menentukan jenis kegiatan layanan dan Pemahaman Siswa/
d.
pendukung sesuai dengan materi dan bidang layanan BK. Motivasi
Guru BK/Konselor dapat menentukan jadwal pelaksanaan layanan
e. Kedisiplinan
BK.
Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya Pemahaman Siswa/
f.
pelaksanaan layanan BK. Motivasi
II PELAKSANAAN LAYANAN BK
A. Teori dan Praksis BK
Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan
a. Pemahaman Siswa Keteladanan
dan dimensi pembelajaran dalam pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan praksis pendidikan
b. Kedisiplinan
dalam pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jalur
c. Kedisiplinan
satuan pendidikan formal, nonformal dan informal.
Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jenis
d. Pemahaman Siswa
dan jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan menengah, serta
tinggi.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK
e. Pemahaman Siswa
(tujuan, prinsip, azas, fungsi, dan landasan).
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli
Pemahaman Siswa/
f. memperoleh pelayanan BK sesuai dengan pertumbuhan fisik dan
Motivasi
perkembangan psikologis.
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli
Pemahaman Siswa/
g. memperoleh pelayanan BK sesuai dengan bakat, minat, dan potensi
Motivasi
pribadi.
Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli
memperoleh pelayanan BK untuk mengembangkan sikap, perilaku Pemahaman Siswa/
h.
dan kebiasaan belajar. Motivasi

B. Persiapan Layanan BK

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK Pemahaman Siswa/


i.
dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) Kedisiplinan
C. Pelaksanaan Layanan BK
Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan berbagai jenis
Pemahaman Siswa/
j. layanan dan kegiatan pendukung yang ada dalam RPL
Kedisiplinan/Motivasi
(Satlan/Satkung).
Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan Pemahaman Siswa/
k. pribadi, sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir. Motivasi
Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling Pemahaman Siswa/
l. dalam pelayanan BK. Motivasi
Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif Kedisiplinan/
m. dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. Keteladanan
Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan
n. Kedisiplinan
pelayanan BK.

B. Penilaian Keberhasilan Layanan BK


Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil
o Pemahaman Siswa
pelayanan BK.
III EVALUASI , PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN BK

A. Evaluasi Program BK

a. Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi program BK. Pemahaman Siswa


Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil evaluasi program
b. Kedisiplinan
BK kepada pihak terkait.
Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil evaluasi untuk Pemahaman Siswa/
c.
mengembangkan program BK selanjutnya. Motivasi
B. Pelaporan dan Tindak Lanjut Layanan BK
Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program
d. Kedisiplinan
(Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi program BK.
Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi
e. Kedisiplinan
guru BK/ Konselor).
Guru BK/Konselor dapat merancang dan melaksanakan penelitian Pemahaman Siswa/
f.
dalam BK. Motivasi
Pemahaman Siswa/
g. Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.
Motivasi
VII. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR
HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU HASIL PENILAIAN
TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA KESIMPULAN DARI DATA/BUKTI- BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU BK
NO GURU BK/KONSELOR BUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU PELAKSANAAN TUGAS UTAMA YA TIDAK
CATATAN HASIL PENGAMATAN

I PERENCANAAN LAYANAN BK
1. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan a. Menunjukkan Program BK yang memuat landasan
landasan keilmuan pendidikan dalam keilmuan pendidikan (filosofis, psikologis, sosial- ●
perencanaan layanan BK. budaya, religius).

b. Menjelaskan tentang landasan keilmuan pendidikan


dalam perencanaan layanan BK. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

2. Guru BK/Konselor dapat menyusun dan a. Menunjukkan instrumen (ITP, AUM, DCM, Angket
mengembangkan instrumen, memilih Kebutuhan, dll) dan hasil analisis assesmen. ●
instrumen, mengaplikasikan dan
mengadministrasikan, serta b. Menjelaskan tentang instrumen yang digunakan dan
menggunakan hasil assesmen. alasan pemilihan instrumen assesmen. ●

c. Menjelaskan tentang teknik dan hasil analisis data



assesmen.
d. Menjelaskan tentang cara pengadministrasian dan

kegunaan hasil assesmen. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

3. Guru BK/Konselor dapat menentukan a. Menunjukkan berbagai materi dan bidang layanan BK
materi dan bidang layanan BK berdasar (pribadi, sosial, belajar, dan karir) dalam Program BK .

kebutuhan peserta didik/konseli.

b. Menjelaskan tentang proses penentuan materi dan


bidang layanan BK. ● ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

4 Guru BK/Konselor dapat menentukan a. Menunjukkan berbagai jenis kegiatan layanan (misal :
jenis kegiatan layanan dan pendukung orientasi, informasi, konseling, dll) dan pendukung ●
sesuai dengan materi dan bidang layanan (misal : apllikasi instrumentasi (sosiometri, psikotes,
BK. dll), konfernesi kasus, kunjungan rumah, dll) dalam
Program BK .

b. Menjelaskan tentang penentuan jenis kegiatan


layanan dan/atau pendukung dalam program BK. ● ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja


0
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

5 Guru BK/Konselor dapat menentukan a. Menunjukkan jadwal pelaksanaan layanan BK dalam


jadwal pelaksanaan layanan BK. lingkup tahunan, semesteran, bulanan dan mingguan. ●

b. Menjelaskan tentang strategi penyusunan jadwal


pelaksanaan layanan BK. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4]

6 Guru BK/Konselor dapat merencanakan a. Menunjukkan daftar kebutuhan sarana dan biaya
sarana dan biaya pelaksanaan layanan pelaksanaan pelayanan BK. ● ●
BK.
b. Menjelaskan tentang kebutuhan sarana, besaran dan
sumber biaya dalam pelaksanaan program BK. ● ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

II PELAKSANAAN LAYANAN BK
A. Teori dan Praksis BK
7 Guru BK/Konselor dapat a. Menunjukkan Program BK, Daftar Siswa Asuh, Buku
mengimplementasikan prinsip Perkembangan Pribadi, RPL (Satlan/Satkung), untuk ●
pendidikan dan dimensi pembelajaran dianalisis apakah dokumen tersebut disusun mengacu
dalam pelayanan BK. pada prinsip-prinsip pendidikan (pengembangan
potensi dan pencapaian tugas-tugas perkembangan).
HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU HASIL PENILAIAN
NO TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA KESIMPULAN DARI DATA/BUKTI- BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU BK
GURU BK/KONSELOR BUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU PELAKSANAAN TUGAS UTAMA YA TIDAK
CATATAN HASIL PENGAMATAN

b. Menunjukkan Program BK, Daftar Siswa Asuh, Buku


Perkembangan Pribadi, RPL (Satlan/Satkung), untuk ● ●
dianalisis apakah dokumen tersebut memuat dimensi
pembelajaran (to know, to do, to be, to live together,
dan to believe in God).

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

8 Guru BK/Konselor dapat a. Menjelaskan tentang perundang-undangan dan


mengimplementasikan praksis kebijakan pemerintah terkait pelayanan BK di sekolah. ●
pendidikan dalam pelayanan BK.
Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4]
9 Guru BK/Konselor dapat membedakan a. Menunjukkan Program BK untuk dianalisis apakah
esensi layanan BK pada jalur satuan program BK yang disusun memenuhi esensi layanan ●
pendidikan formal, nonformal dan BK pada jalur satuan pendidikannya.
informal.
b. Menjelaskan tentang esensi perbedaan layanan BK
pada jalur satuan pendidikan. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

10 Guru BK/Konselor dapat membedakan a. Menjelaskan tentang perbedaan layanan BK pada jenis
esensi layanan BK pada jenis dan jenjang satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, dan ●
satuan pendidikan usia dini, dasar dan khusus.
menengah, serta tinggi.
b. Menjelaskan tentang perbedaan layanan BK pada
setiap jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan ●
menengah, tinggi.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

11 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan Sebelum : a. Menunjukkan RPL (Satlan/Satkung) untuk dianalisis
hakikat pelayanan BK (tujuan, prinsip, apakah Program BK dan RPL (Satlan/Satkung) memuat ●
asas, dan fungsi). Selama : tujuan dan fungsi pelayanan BK.

Sesudah : b. Proses pelayanan BK (misalnya layanan klasikal,


bimbingan kelompok, atau konseling kelompok) yang ●
diberikan memperhatikan tujuan, prinsip, asas, dan
fungsi pelayanan BK.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

12 Guru BK/Konselor memberi kesempatan Sebelum : a. Menunjukkan dokumen catatan kejadian (anekdot)
kepada peserta didik/konseli dan penanganan (laporan konseling) peserta ●
memperoleh pelayanan BK sesuai Selama : didik/konseli.
dengan pertumbuhan fisik dan Sesudah : a. Proses layanan BK (misalnya layanan klasikal,
perkembangan psikologis. bimbingan kelompok, atau konseling kelompok) yang ●
diberikan memberi kesempatan peserta didik/konseli
memperoleh pelayanan BK sesuai pertumbuhan fisik
dan perkembangan psikologis.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

13 Guru BK/Konselor memberi kesempatan Sebelum : a. Menunjukkan dokumen RPL untuk dianalisis apakah
kepada peserta didik/konseli guru BK/Konselor memberi kesempatan peserta ● ●
memperoleh pelayanan BK sesuai Selama : didik/konseli memperoleh pelayanan BK sesuai bakat,
dengan bakat, minat, dan potensi minat dan potensi pribadi.
pribadi.

Sesudah : b. Proses layanan BK (misalkan layanan klasikal,


bimbingan kelompok, atau konseling kelompok) ●
memberi kesempatan peserta didik/konseli
memperoleh pelayanan BK sesuai bakat, minat dan
potensi pribadi.
Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

14 Guru BK/Konselor memberi kesempatan Sebelum : a. Menunjukkan dokumen RPL untuk dianalisis apakah
kepada peserta didik/konseli guru BK/Konselor memberi kesempatan peserta ●
memperoleh pelayanan BK untuk Selama : didik/konseli mengembangkan sikap, perilaku dan
mengembangkan sikap, perilaku dan kebiasaan belajar.
kebiasaan belajar.
14 Guru BK/Konselor memberi kesempatan HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU HASIL PENILAIAN
TUGASpeserta
NO kepada UTAMAdidik/konseli
DAN INDIKATOR KINERJA KESIMPULAN DARI DATA/BUKTI- BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU BK
memperolehGURU BK/KONSELOR
pelayanan BK untuk BUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU PELAKSANAAN TUGAS UTAMA YA TIDAK
mengembangkan sikap, perilaku dan CATATAN HASIL PENGAMATAN
kebiasaan belajar.
Sesudah : b. Proses layanan BK (misalkan layanan klasikal,
bimbingan kelompok, atau konseling kelompok) ●
memberi kesempatan peserta didik/konseli
mengembangkan sikap, perilaku dan kebiasaan
belajar.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

B. Persiapan Layanan BK
15 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan a. Menunjukkan dokumen RPL untuk dianalisis apakah
dasar-dasar pelayanan BK dalam dokumen memuat tujuan, materi, kegiatan, sumber ● ●
penyusunan Rencana Pelaksanaan bahan/alat, dan instrumen penilaian.
Layanan (RPL)
b. Tujuan, materi, kegiatan, sumber bahan/alat, dan
instrumen penilaian dirumuskan dengan ●
mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

C. Pelaksanaan Layanan BK
16 Guru BK/Konselor dapat Sebelum: a. Menjelaskan berbagai jenis layanan dan kegiatan
mengimplementasikan berbagai jenis pendukung yang diimplementasikan dalam pelayanan ●
layanan dan kegiatan pendukung yang BK.
ada dalam RPL Selama : b. Proses layanan BK dilakukan sesuai dengan
karakteristik jenis layanan (misalkan layanan klasikal ●
(pendahuluan, inti, penutup), bimbingan kelompok
atau konseling kelompok (pembentukan, peralihan,
kegiatan, pengakhiran)
Sesudah : c. Kegiatan pendukung dilakukan sesuai dengan
karakteristik jenis kegiatan pendukung (misalnya ●
konferensi kasus (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,
analisis hasil, tindak lanjut dan laporan)

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

17 Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi Sebelum : a. Menunjukkan dokumen RPL (Satlan dan Satkung) yang
pengembangan kehidupan pribadi, sosial, memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, ● ●
kemampuan belajar dan perencanaan Selama : sosial, kemampuan belajar dan perencanaan karir
karir. peserta didik/konseli.

Sesudah : b. Proses pelayanan BK (misalnya: layanan klasikal) yang


diberikan memfasilitasi pengembangan kehidupan ●
pribadi, sosial, kemampuan belajar atau perencanaan
karir peserta didik/konseli.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

18 Guru BK/Konselor dapat menerapkan Sebelum : a. Menjelaskan berbagai pendekatan/model konseling


pendekatan/model konseling dalam yang sering digunakan dalam pelayanan BK. ●
pelayanan BK. Selama :
Sesudah : b. Proses pelayanan BK (misalnya: konseling kelompok)
menerapkan salah satu pendekatan/model konseling. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

19 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan a. Menunjukkan bukti-bukti adanya kolaborasi dengan


pendekatan kolaboratif dengan pihak pihak terkait dalam pelayanan BK. ●
terkait dalam pelayanan BK.
b. Melakukan kolaborasi dengan pihak terkait dalam
pelayanan BK sesuai kaidah-kaidah pelayanan BK. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

20 Guru BK/Konselor dapat mengelola a. Menjelaskan kebutuhan sarana, besaran dan sumber
sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan biaya serta bagaimana pemanfaatannya dalam ●
BK. pelayanan BK.
b. Menunjukkan bukti-bukti pengelolaan sarana dan
biaya pelaksanaan pelayanan BK. ● ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

D. Penilaian Keberhasilan Layanan BK


HASIL ANALISIS KAJIAN ATAU HASIL PENILAIAN
NO TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA KESIMPULAN DARI DATA/BUKTI- BUTIR PENILAIAN INDIKATOR KINERJA GURU BK
GURU BK/KONSELOR BUKTI/DOKUMEN DAN/ATAU PELAKSANAAN TUGAS UTAMA YA TIDAK
CATATAN HASIL PENGAMATAN

21 Guru BK/Konselor dapat melakukan Menunjukkan dokumen penilaian proses dan hasil
penilaian proses dan hasil pelayanan BK. pelayanan BK, serta catatan perkembangan individu ●
peserta didik/konseli.

Menjelaskan hasil penilaian proses dan hasil


pelayanan BK serta catatan perkembangan individu ●
peserta didik/konseli.

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

III EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT


A. EVALUASI PROGRAM BK
22 Guru BK/Konselor dapat melakukan a. Menunjukkan dokumen hasil evaluasi program BK
evaluasi program BK. ● ●

b. Menjelaskan proses dan hasil evaluasi program BK


Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

23 Guru BK/Konselor dapat a. Menunjukkan bukti kegiatan menginformasikan hasil


menginformasikan hasil evaluasi program evaluasi program BK kepada pihak terkait (kepala ● ●
BK kepada pihak terkait. sekolah, guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua
siswa, dll)
Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

24 Guru BK/Konselor dapat menggunakan a. Menunjukkan dokumen tindak lanjut hasil evaluasi
hasil evaluasi untuk mengembangkan program pelayanan BK. ● ●
program BK selanjutnya.
Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

B. Pelaporan dan Tindak Lanjut


25 Guru BK/Konselor dapat menyusun a. Menunjukkan dokumen laporan pelaksanaan program
laporan pelaksanaan program (lapelprog) berdasar hasil evaluasi program BK ● ●
(Lapelprog) berdasarkan hasil evaluasi
program BK. b. Menjelaskan prosedur penyusunan laporan
pelaksanaan program (lapelprog) berdasar hasil ●
evaluasi program BK
Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0
Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

26 Guru BK/Konselor dapat menentukan a. Menjelaskan peran dan fungsi Guru BK/Konselor
arah profesi (peran dan fungsi guru BK/ dalam kegiatan akademik (seminar, diklat, lokakarya, ●
Konselor). dll) dan non akademik (organisasi profesi: MGBK,
ABKIN, dll ) serta hasil yang telah dicapai.

b. Menunjukkan bukti fisik keterlibatan guru BK/Konselor


dalam kegiatan akademik dan non akademik. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

27 Guru BK/Konselor dapat merancang dan a. Menunjukkan dan menjelaskan isi proposal penelitian
melaksanakan penelitian dalam BK. dalam BK. ●

b. Menunjukkan dan menjelaskan laporan penelitian


dalam BK. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

28 Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan a. Menunjukkan bukti pemanfatan hasil penelitian yang
hasil penelitian dalam BK. telah dilaksanakan. ● ●

b. Menjelaskan manfaat hasil penelitian yang telah


dilaksanakan. ●

Jumlah pernyataan Ya untuk penilaian indikator kinerja 0


Nilai indikator kinerja guru = {(total pernyataan YA)/(total indikator penilaian kinerja)} x
100%; [(0<x≤25%)=1; (25%<x≤50%)=2; (50%<x≤75%)=3; (75%<x≤100%)=4] 1

Total Nilai Kinerja Guru 28


IX. HASIL PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR

NO TUGAS UTAMA DAN INDIKATOR KIERJA GURU BK/KONSELOR NILAI KINERJA

I. PERENCANAAN LAYANAN BK
1. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan landasan keilmuan pendidikan dalam
perencanaan layanan BK.
2. Guru BK/Konselor dapat menyusun dan mengembangkan instrumen, memilih
instrumen, mengaplikasikan dan mengadministrasikan, serta menggunakan hasil
assesmen.

3. Guru BK/Konselor dapat menentukan materi dan bidang layanan BK berdasar


kebutuhan peserta didik/konseli.
4. Guru BK/Konselor dapat menentukan jenis kegiatan layanan dan pendukung
sesuai dengan materi dan bidang layanan BK.
5 Guru BK/Konselor dapat menentukan jadwal pelaksanaan layanan BK.

6 Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya pelaksanaan layanan


BK.
II, PELAKSANAAN LAYANAN BK
A. Teori dan Praksis BK
7 Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan prinsip pendidikan dan dimensi
pembelajaran dalam pelayanan BK.
8 Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan praksis pendidikan dalam
pelayanan BK.
9 Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jalur satuan
pendidikan formal, nonformal dan informal
10 Guru BK/Konselor dapat membedakan esensi layanan BK pada jenis dan jenjang
satuan pendidikan usia dini, dasar dan menengah, serta tinggi.

11 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan, prinsip,


asas, dan fungsi).

12 Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli


memperoleh pelayanan BK sesuai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan
psikologis.
13 Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli
memperoleh pelayanan BK sesuai dengan bakat, minat, dan potensi pribadi.
14 Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada peserta didik/konseli
memperoleh pelayanan BK untuk mengembangkan sikap, perilaku dan kebiasaan
belajar.
B. Persiapan Layanan BK
15 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK dalam
penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)

C. Pelaksnaan Layanan BK
16 Guru BK/Konselor dapat mengimplementasikan berbagai jenis layanan dan
kegiatan pendukung yang ada dalam RPL

17 Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi pengembangan kehidupan pribadi, sosial,


kemampuan belajar dan perencanaan karir.

18 Guru BK/Konselor dapat menerapkan pendekatan/model konseling dalam


pelayanan BK.

19 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak


terkait dalam pelayanan BK.
20 Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya pelaksanaan pelayanan BK.

D. Penilaian Keberhasilan Layanan BK


21 Guru BK/Konselor dapat melakukan penilaian proses dan hasil pelayanan BK.

II, EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN BK


A. Evaluasi Program BK
22 Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi program BK.

23 Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil evaluasi program BK kepada


pihak terkait.

24 Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil evaluasi untuk mengembangkan


program BK selanjutnya.

B. Pelaporan dan Tindak Lanjut


25 Guru BK/Konselor dapat menyusun laporan pelaksanaan program (Lapelprog)
berdasarkan hasil evaluasi program BK.
26 Guru BK/Konselor dapat menentukan arah profesi (peran dan fungsi guru BK/
Konselor).

27 Guru BK/Konselor dapat merancang dan melaksanakan penelitian dalam BK.

28 Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK.

Sub Total Nilai Kinerja Perencanaan Pembelajaran


TOTAL NILAI KINERJA GURU
KONVERSI TOTAL NILAI KINERJA GURU KE SKALA 100 (PERMENNEG PAN RAN RB NO 16
TAHUN 2009, PASAL 15)
KATEGORI NILAI KINERJA GURU

X. CONTOH PERHITUNGAN ANGKA KREDIT PENILAIAN KINERJA


YANG DIPEROLEH PER TAHUN
Angka kredit penilaian kinerja per tahun digunakan formula (Permenneg PAN dan RB No. 16 Tahun 2009) berikut ini:
Angka Kredit per tahun = (AKK – AKPKB – AKP) x (JM/JWM) x NPK
4
Catatan : (Untuk penggunaan rumus ini, maka AKP sebagai unsur penunjang nilainya 0)
JM/JW = 1 jika guru bertugas mengajar 24 - 30 jam tatap muka perminggu
atau membimbing konseli 150 - 230 per tahun. Jika jam tatap muka per minggu atau jumlah konseli per tahun di bawah
jumlah yang dipersyaratkan, maka JM merupakan jumlah jam tatap muka perminggu atau jumlah konseli pertahun aktual
yang menjadi tugas guru. Untuk itu, silahkan
memasukan angka-angka variabel uang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat (sesuai Jabatan Fungsional dan
Ruang/Golongan) pada kolom uang tersedia berikut ini:

Angka kredit kumulatif (AKK) yang dipersyaratkan untuk jabatan dan


kepangkatan tertentu=?
Angka kredit pengembangan keprofesian berkelanjutan (AKPKB), merupakan
gabungan angka kredit publikasi ilmiah dan karya inovatif =?

Angka kredit unsur penunjang (AKP) yang harus diperhitungkan dengan


formula tersebut =? (diisikan nol)

Jumlah aktual jam mengajar (tatap muka) atau konseli yang dibimbing (JM) =?
Jam wajib mengajar (24 – 40 jam tatap muka per minggu) atau jumlah konseli
(150 – 250 konseli per tahun) =?
Prosentase angka kredit (NK) yang duperoleh dari penilaian kinerja =?
Untuk Penilaian Kinerja dengan kategori tersebut di atas, angka kredit per
tahun yang diperoleh adalah:
AN KINERJA GURU BK/KONSELOR
NGAN ANGKA KREDIT PENILAIAN KINERJA
G DIPEROLEH PER TAHUN
gunakan formula (Permenneg PAN dan RB No. 16 Tahun 2009) berikut ini:
KP) x (JM/JWM) x NPK
4
naan rumus ini, maka AKP sebagai unsur penunjang nilainya 0)
JM/JW = 1 jika guru bertugas mengajar 24 - 30 jam tatap muka perminggu
un. Jika jam tatap muka per minggu atau jumlah konseli per tahun di bawah
pakan jumlah jam tatap muka perminggu atau jumlah konseli pertahun aktual
Untuk itu, silahkan
ersyaratkan untuk kenaikan pangkat (sesuai Jabatan Fungsional dan
a berikut ini: