Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 1 Pengantar Ekonomi Mikro

NAMA : Muhammad Gilang Ernanto


NIM : 030973375

1. Situasi dan keadaan apa yang melatar belakangi timbulnya ilmu ekonomi?
Jelaskan 3 konsep berikut: kelangkaan, pilihan dan biaya alternatif

2. Jelaskan skema aliran uang dan pendapatan! Dimana ada 2 pelaku (produsen
dan konsumen) serta ada 2 pasar (barang/jasa dan faktor produksi)

3. Faktor-faktor apa yang mengakibatkan kurva permintaan dan kurva penawaran


bergeser? Jelaskan dengan grafik.

4. Apa yang dimaksud dengan elastisitas harga? Jelaskan dengan grafik kaitan
elastistisitas harga dengan pendapatan

JAWAB
1. Latar belakang timbulnya ilmu ekonomi adalah keterbatasan jumlah sumber daya
dibandingkan jumlah kebutuhan manusia terhadap sumber daya tersebut. Jadi terdapat
kesenjangan jumlah yang dibutuhkan dengan jumlah yang disediakan. Ilmu ekonomi
hadir dalam mengatasi kesenjangan ini agar kemakmuran atau kesejahteraan
tercapai.....
Kelangkaan, merupakan konsep keterbatasan. Permintaan lebih besar dari penawaran
yang berakibat tingginya nilai barang tersebut dan berefek pada tingginya harga barang
tersebut.
Pilihan merupakan alternatif2 unutk memilih barang yang dibutuhkan. Dengan
pertimbangan tertentu dari alternatif2 tersebut, maka diputuskan untuk memilih pilihan
agar tercapai kesejahteraan....
Biaya alternatif juga merupakan pilihan sumber pembiayaan

2. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara tidak dapat lepas dari peran
konsumen dan peran produsen, karena kedua pihak tersebut saling berhubungan satu
sama lain. Konsumen atau rumah tangga konsumsi menyediakan faktor-faktor produksi
yang ditujukan kepada produsen. Adapun produsen atau rumah tangga produksi
meminta faktor produksi tersebut untuk dikombinasikan, sehingga menghasilkan barang
atau jasa.
Perekonomian dua sektor disebut juga perekonomian sederhana, karena hanya terdiri
atas dua pelaku, yaitu rumah tangga konsumsi (masyarakat) dan rumah tangga produksi
(perusahaan).
Rumah tangga konsumen (RTK) adalah sebagai pemilik faktor-faktor produksi berupa
tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Penawaran faktor produksi oleh rumah
tangga ini akan bertemu dengan permintaan faktor produksi oleh perusahaan. Interaksi
ini terjadi di pasar faktor produksi. Sedangkan di pasar barang, terjadi interaksi antara
perusahaan sebagai penghasil barang dan jasa dengan konsumen sebagai pengguna
barang dan jasa. Dalam diagram terlihat arus aliran uang dari dan ke masing-masing
rumah tangga. RTK menerima upah, sewa, bunga, dan keuntungan dari perusahaan
sebagai balas jasa atas penyerahan faktor produksi. Perusahaan menerima uang
pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli. Dari diagram pada pasar jasa pada
perputaran uang, menunjukkan keadaan pendapatan yang diterima RTK digunakan
untuk belanja barang dan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan sama dengan
pengeluaran. Tidak ada bagian pendapatan yang tidak dibelanjakan atau dapat
dikatakan bahwa perekonomian mengalami keseimbangan.

3. Kurva penawaran menunjukkan hubungan antara harga suatu produk dengan kuantitas
yang ditawarkan (kuantitas yang bersedia diproduksi/dijual). Kurva penawaran ber-
slope positif, yaitu jika harga naik maka kuantitas penawaran akan bertambah, dan
sebaliknya.
Kurva permintaan menunjukkan hubungan antara harga suatu produk dengan kuantitas
yang diminta. Permintaan ber-slope negatif terhadap harga (hukum
permintaan). Dengan kata lain, ketika harga naik permintaan akan turun, dan ketika
harga turun permintaan akan naik.
Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi bergesernya kurva permintaan yaitu :

-Tingkat tekonologi yang digunakan.


-Harga input.
-Harga Produk-produk yang berkaitan.
-Kebijakan Pemerintah.
-Pengaruh-pengaruh khusus.
Pergeseran kurva penawaran ke arah kiri menunjukan peningkatan penawaran yang
disebabkan kelangkaan barang dan jasa yang tersedia di pasar dengan tingkat
permintaan yang tetap. Kelangkaan persediaan barang dan jasa di pasar tersebut
mengakibatkan kenaikan harga komoditas tersebut.

Dan beberapa faktor yang mempengaruhi bergesernya kurva penawaran yaitu :


-Rata-rata pendapatan konsumen.
-Ukuran Pasar
-Harga dan ketersediaan produk=produk yang berkaitan
-Selera
-Pengaruh-pengaruh khusus.

Pergeseran kurva permintaan dari garis D ke garis D1 menunjukan bahwa peningkatan


permintaan dapat mempengaruhi tingkat harga suatu barang. Perusahaan akan
cenderung meningkatkan harga suatu barang, pada saat permintaan atas barang
tersebut meningkat. hal itu dilakukan untuk meningkatkan profit perusahaan.
Jadi kurva permintaan dan penawaran akan berubah karena adanya kelangkaan barang
dan jasa. peningkatan permintaan dapat mempengaruhi tingkat harga.

4. Salah satu hal yang sangat penting dalam fungsi permintaan dan penawaran adalah
derajat kepekaan atau elastisitas jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan
karena terjadinya perubahan salah satu faktor yang mempengaruhinya. Elastisitas
merupakan salah satu konsep terpenting dalam memahami beragam permasalahan di
bidang ekonomi. Konsep ini sering digunakan sebagai dasar analisis ekonomi, seperti
dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi
kemakmuran.

Secara garis besar, elastisitas berarti berapa persentase perubahan kuantitas tiap 1
persen perubahan faktor lain (bisa harga barang itu sendiri, barang lain, pendapatan).

Elastisitas harga adalah mengukur berapa persen permintaan terhadap suatu barang
berubah bila harganya berubah sebesar satu persen. Pada gambar grafik dapat dilihat
bahwa lereng KE1 mempunyai elastisitas pendapatan sama dengan satu. Kurva engel
seperti lereng KE2 yang lebih landai menunjukkan elastisitas pendapatan dari
permintaan barang tersebut adalah kurang dari satu. Lalu lereng kurva engel yang
KE3 menunjukkan elastisitas pendapatan lebih besar dari 1.

Jadi, elastisitas permintaan adalah persentase perubahan kuantitas barang yang diminta
tiap perubahan 1 persen harga dan elastisitas permintaan adalah persentase perubahan
kuantitas barang yang ditawarkan tiap perubahan 1 persen harga. elastisitas harga dan
pendapatan berkaitan jika pendapatan meningkat maka konsumsi akan barang
meningkat dan tentunya permintaan akan barang juga ikut meningkat, jika pendapatan
menurun maka tingkat konsumsi juga ikut menurun.