Anda di halaman 1dari 2

UMMII SALAMAH

20160820013

Perbandingan karakter bahasa dan cara penyampaian dua media


yang memiliki topik yang sama

1. Survei Litbang Kompas : PSI Partai Baru dengan Resistensi Tertinggi


Oleh Liputan 6.com pada 21 maret 2019
Liputan 6.com, jakarta – Survei Litbang Kompas
Menyebut partai-partai baru terancam tidak lolos ambang batas parlemen (PT)
4 persen. Tak hanya itu,tiga partai baru, yaitu, Partai Perindo mendapatkan angka
penolakan (resistensi) yang lebih besar dari tingkat elektabilitasnya.Dalam survei
Litbang Kompas, PSI menjadi partai baru yang paling tinggi resistensinya atau dengan
kata lain paling ditolak masyarakat. Dengan elektabilitas 0,9 persen, resistensi
masyarakat terhadap partai baru pimpinan Grace Natalie ini ditolak oleh 5,6 persen
masyarakat. Selanjutnya adalah Perindo dengan elektibilitas 1,5 persen, resistensinya
1,9 persen. Kemudian berkarya elektabilitas 0,5 persen, resistensinya 1,3 persen.
Sementara, Partai Garuda elektibilitas 0,2 persen, resistensinya 0,9 persen.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Komunikasi Politik Ari junaedi,
menjelaskan rendahnya elektabilitas partai-partai baru seperti PSI, Partai Garuda,
berkarya dan Perindo adalah wajar dan normal.
“Selain sebagai new comer positioning dan strategi branding mereka pun
terbilang tidak tepat. Hal ini terlihat dari tingginya resistensi masyarakat terhadap
partai-partai baru termasuk PSI yang dibesut anak-anak milenial,” ujar Ari saat
dihubungu Kamis (21/3/2019).

2. Survei Kompas : PSI Partai Baru dengan Resistensi Paling Tinggi


Oleh Tribunnews.com, Jakarta-
Hasil survei terbaru Litbang Kompas tidak hanya menunjukkan tidak ada
satupun partai pendatang baru di Pemilu 2019 yang lolos ambang batas parlemen (PT)
4 persen, tetapi juga resistensi (penolakan) masyarakat terhadap partai-partai tersebut.
Uniknya, angka resistensi tersebut justru lebih tinggi dari elektaabilitas mereka
yang rata-rata Cuma berkisar nnol koma. Dikutip dari Harian Kompas, Kamis
(21/3/2019), PSI menjadi partai baru yang paling tinggi resistensinya.
Dengan elektabilitas 0,9 persen, resistensi masyarakat terhadap partai baru
pimpinan Grace Natalie ini ditolak oleh 5,6 persen masyarakat. Selanjutnya adalah
Perindo dengan elektabilitas 1,5 persen, resistensinya 1.9 persen. Kemudian Berkarya
elektabilitas 0,5 persen, resistensinya 1,3 persen. Selanjutnya Garuda elektabilitas 0,2
persen, resistensinya 0,9 persen.