Anda di halaman 1dari 3

PROSEDUR PEMAKAIAN ALAT IMPLANT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


00 1/2

Ditetapkan :
Tanggal terbit Direktur RS Pratama Tangguwisa
STANDAR PROSEDUR
16 April 2019
OPERASIONAL
(SPO)
dr. Ketut Parining
NIP 19700508 200904 2 001
PENGERTIAN Penggunaan alat implant milik pasien yang akan dipasangkan ke
tubuh pasien melalui tindakan operasi.
TUJUAN 1. Alat segera terpasang
2. Pasien segera sembuh

Keputusan Direktur Rumah Sakit Pratama Tangguwisia Nomor


KEBIJAKAN 870/251/SK/IV/2019 Tentang Panduan Pemakaian Implant Pada
Unit Kamar Bedah Rumah Sakit Pratama Tangguwisia
1. Dokter operator atau petugas terkait melakukan pengkajian
PROSEDUR awal perencanaan implant terhadap pasien yang akan
dilakukan operasi
2. Petugas melakukan need assessment,pengkajian kebutuhan
implant terkait jenis,jumlah dan bahan implant yang akan
digunakan
3. Petugas mengisi form pengajuan pembelian barang atau
implant yang ditujukan pada depo farmasi.
4. Petugas depo farmasi ataupun pihak terkait akan melakukan
pengkajian pembelian barang sebelum barang dipesankan
ke pihak sales,merujuk pada harga implant,jenis implant
dan kemampuan rumah sakit dalam biaya penyediaan
implant
5. Setelah pengkajian disetujui dilakukan pemesanan barang
kepada pihak sales implat terkait
6. Setelah jangka waktu yang telah disepakati,saat implant
datang selanjutnya
7. Penyerahan barang atau implant yang datang oleh pihak
PROSEDUR PEMAKAIAN ALAT IMPLANT
No. Dokumen No. Revisi Halaman
00 2/2

sales kepada depo farmasi Unit OK


8. Selanjutnya pihak depo farmasi melakukan pendistribusian
barang kepada petugas penanggung jawab Unit OK
9. Petugas penanggung jawab Unit OK menerima
pendistribusian implant dari depo farmasi
10. Petugas Unit OK bertanggung jawab menerima dan
menyimpan implant yang telah didistribusikan
11. Petugas Unit OK melakukan sterilisasi alat implant dengan
bekerja sama dengan pihak sentral sterilisasi rumah sakit
sebelum digunakan
12. Petugas Unit OK yang bertanggung jawab melakukan
penyerahan implant yang telah di streril kepada dokter
operator sebelum dilakukan tindakan operasi
13. Pemakaian implant oleh dokter operator saat operasi
14. Petugas penanggung jawab Unit OK melakukan evaluasi
akhir implant terkait jenis,jumlah kebutuhan,ataupun
kerusakan implant yang terpakai saat tindakan operasi
berlangsung.
15. Petugas Unit OK mencatat dengan lengkap identitas pasien
yang menggunakan implant meliputi : nama, tanggal lahir,
nomor RM, nomor telepon yang dapat dihubungi, alamat
lengkap serta menempelkan nomor barcode implant yang
digunakan di register pasien yang menggunakan implant.
16. Petugas penanggung jawab melaporkan hasil evaluasi
implant kepada depo farmasi setelah operasi selesai.

UNIT TERKAIT 1. Unit OK


2. Unit depo farmasi
3. Unit sterilisasi sentral
4. Unit rawat inap
5. Unit rawat jalan poliklinik
6. Unit gawat darurat
PROSEDUR PEMAKAIAN ALAT IMPLANT
No. Dokumen No. Revisi Halaman
00 3/2