Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.I R.

SAID SUKANTO
INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK
Jl. Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur 13510

“Pro Justicia”

Visum et Repertum Psychiatricum


Nomor : Sket-R / / VII / 2018 / RsBhayTk.I

Yang bertanda tangan dibawah ini Tim Pemeriksa Psikiatri Forensik Rumah
Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto:
Ketua Tim
Nama : dr. HENNY RIANA, Sp.KJ (K)
Pangkat / NIP : Pembina I / 19581222 1988032001
Anggota tim : dr. HENING MADONNA, Sp.KJ
Pangkat / NIP : Penata I / 197310042006042001
Jabatan : Dokter Ahli Kesehatan Jiwa
Anggota tim : DANNY DARMAWAN H, M.Psi, Psi, CH
Pangkat / NIP : Penata / 198206082008121001
Jabatan : Psikolog
Kesatuan : Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto
Atas permintaan tertulis dari :
Instansi :
Nomor surat :
Tanggal :
Perihal : Permohonan Pemeriksaan Kejiwaan a.n tersangka :
MUHAMMAD HERY SAPUTRO ALS PUTRA
Telah dilakukan pemeriksaan kesehatan jiwa sejak tanggal 10 April 2018 s/d 23 April
2018 terhadap tersangka :
Nama : MUHAMMAD HERY SAPUTRO ALS PUTRA
Umur : 23 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Alamat : Perumahan Cileungsi Elok Blok A, RT 01/13 Kel. Cileungsi,
Kab. Bogor
Pendidikan : SMP
Status Perkawinan : Belum Menikah
Pekerjaan :-
Status Penahanan : Tersangka
Tuduhan : Pencabulan Anak Dibawah Umur
Informasi untuk pemeriksaan ini didapatkan dari :
1. Terperiksa.----------------------------------------------------------------------------------------
2. Laporan polisi.------------------------------------------------------------------------------------
Kronologis kejadian : Tersangka dapat menceritakan secara sistematis dan
runut bahwa tersangka melakukan pencabulan kepada korban berinisial ARA yang
berusia 8 tahun kelas 1 SD (Sekolah Dasar) sebanyak 3 kali. Kejadian terjadi pada
bulan puasa tahun 2016. Pencabulan pertama dilakukan di rumah tersangka,
kedua di rumah korban, dan ketiga di rumah tersangka. Pada kejadian pertama,
tersangka mengajak korban main di rumah tersangka. Setiap korban menghampiri
rumah tersangka selalu ditemani oleh adiknya yang belum sekolah. Adik korban
dipinjamkan handphone oleh tersangka untuk bermain, sedangkan korban diajak
tersangka untuk menemani tidur di kamar. Setiap tindakan pencabulan, tersangka
memberikan korban uang sebesar Rp. 5000,- sebagai uang jajan dengan syarat
korban membuka celana dalamnya, lalu tersangka mencolek jarinya ke dalam
lubang kemaluan korban.---------------------------------------------------------------------------
Riwayat kehidupan pribadi : Tersangka lahir di Puskesmas daerah Boyolali pada
tanggal 5 Mei 1995. Tersangka lahir dengan persalinan normal. Tersangka
merupakan anak pertama dari dua saudara. Kedua orang tua masih hidup. Hingga
usia 2 tahun, tersangka tidak mampu berjalan dan tidak mampu berbicara normal
hingga usia 6 tahun. Masuk SD usia 8 tahun. Kebanyakan teman tersangka saat
SD adalah perempuan. Tersangka jarang dihukum oleh guru. Tersangka masuk
SMP (Sekolah Menengah Pertama) di SLB-C (Sekolah Luar Biasa tipe C)
Mekarsari dan sempat tinggal kelas dari kelas 2 menuju kelas 3. Tersangka sering
diolok-olok “anak idiot” oleh tetangga dan selalu merasa sedih. Sehari-hari,
tersangka membantu ibunya mengantar galon air mineral atau gas masak ke
pelanggan menggunakan motor. Pada siang hari pasien menjadi tukang bangunan
dengan bayaran Rp. 200.000,- setiap bulan. Tersangka sering dituduh mencuri
apabila ada teman kerjanya yang kehilangan uang. Tersangka mengaku tidak
berani mencuri karena takut dosa. Hubungan tersangka dengan orangtua
harmonis. Tersangka perduli dengan kesehatan kedua orangtuanya. Ibu tersangka
mengidap penyakit Diabetes Mellitus (belum diketahui tipe apa) dan hipertensi,
sedangkan tersangka tidak mengetahui apakah bapaknya juga memiliki penyakit.
Tersangka tidak pernah melakukan pelanggaran hukum.---------------------------------
Status mental : Deskripsi Umum : penampilan sesuai dengan usia, kesadaran
compos mentis, perilaku dan aktivitas psikomotor tenang, pembicaraan tersangka
tenang, dan bersikap kooperatif dalam wawancara. Mood dysforia dengan afek
sempit yang tidak serasi. Fungsi intelektual : pendidikan terakhir tersangka adalah
SMP di Sekolah Luar Biasa tipe C. Skor IQ (Intelligence Quotient) tersangka <50.
Orientasi waktu, tempat, dan orang baik. Daya ingat tersangka baik. Tersangka
dapat menolong diri sendiri. Gangguan Persepsi : Halusinasi (-), Waham (-),
Depersonalisasi (-), Derealisasi (-). Proses pikir : arus pikir koheren dengan isi pikir
terdapat ide terbentuk oleh karena IQ rendahnya. Daya nilai sosial dan uji daya
nilai tersangka baik karena yang bersangkutan memahami bahwa Ia dibawa ke
Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto untuk diobati dan Ia bisa
dijebloskan ke dalam penjara karena berperilaku “nakal”.---------------------------------
Pemeriksaan psikologik : Skor IQ tersangka sebesar <50. Tersangka merupakan
seseorang dengan disabilitas intelektual tingkat sedang.----------------------------------
Pemeriksaan fisik : Tidak ada hasil pemeriksaan fisik yang bermakna.-------------
Pemeriksaan penunjang : Belum dilakukan pemeriksaan penunjang.---------------
Kesimpulan : ----------------------------------------------------------------------------------------
- Tersangka melakukan pencabulan terhadap anak perempuan berusia 8
tahun sebanyak 3 kali pada bulan puasa tahun 2016.-----------------------------
- Pencabulan dilakukan secara sengaja oleh tersangka.---------------------------
- Tersangka merupakan seseorang dengan disabilitas intelektual tingkat
sedang, dibuktikan dari nilai IQ < 50.---------------------------------------------------
- Tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan terperiksa merupakan bagian
dari gejala gangguan jiwanya.-----------------------------------------------------------
Saran : ------------------------------------------------------------------------------------------------
- Terperiksa perlu pengobatan psikiatri dan pengawasan ketat.------------------
Demikian Visum et Repertum Psychiatricum ini dibuat dengan sesungguhnya.---------

Jakarta, 24 April 2018


Ketua Tim Pemeriksa

dr. HENNY RIANA, Sp.KJ (K)


PEMBINA I NIP. 19581222 1988032001
Anggota

dr. HENING MADONNA, Sp.KJ


PENATA I NIP. 197310042006042001
Anggota

DANNY DARMAWAN H, M.Psi, Psi, CH


PENATA NIP. 198229602008121001