Anda di halaman 1dari 13

 Contoh Institusi yang bersifat Komersial

1. Rumah Makan
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Rumah Makan :
a. Memperoleh keuntungan maksimal.
b. Memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, yaitu makanan yang
mengutamakan cita rasa yang menarik dengan harga yang sesuai dengan
harapan konsumen.
c. Menyenangkan/memberi hiburan kepada konsumen.
d. Menarik konsumen baru.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Rumah Makan :


a. Pengelola adalah masyarakat umum dengan manajemen yang jelas menurut
perjanjian pemilik.
b. Macam dan variasi makanan tidak kontinu, sesuai dengan keinginan pemilik.
c. Konsumen heterogen dengan tanggung jawab kesehatan yang lebih luas,
sehingga pemilik sudah harus memperhitungkan target yang ingin dicapai.

2. Restaurant
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Restaurant :
a. Memperoleh keuntungan maksimal.
b. Memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, yaitu makanan yang
mengutamakan cita rasa yang menarik dengan harga yang sesuai dengan
harapan konsumen.
c. Menyenangkan/memberi hiburan kepada konsumen.
d. Menarik konsumen baru.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Restaurant :


a. Makanan yang disajikan, macam, variasi tidak terikat oleh suatu peraturan
suatu peraturan termasuk mutu gizinya, namun harus aman bagi kliennya.
Walaupun demikian sebagai wahana tempat berkumpul sekelompok
masyarakat, maka dianjurkan makanan yang dihidangkan merupakan
gambaran/cermin makanan yang memiliki ciri khas tersendiri, misalnya
sumber protein hewani, sayuran dan sebagainya.
b. Konsumen bebas memilih macam dan jumlah hidangannya dengan harga
bervariasi. Pemilik tetap dianjurkan untuk menyediakan hidangan yang cukup
dapat memberikan informasi bagi kliennya, baik dalam bentuk fisik maupun
tulisan.
c. Pelayanan makanan dapat self service/melayani makanan sendiri, dilayani
dimeja, dilayani dengan kereta makanan dan cara-cara lainnya yang sudah
ditetapkan pengelola atau pemilik institusi tersebut.
d. Dipersiapkan dengan standar sanitasi yang tinggi serta pelayanan yang
maksimal menurut kemampuan institusi tersebut.

3. Catering
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Catering :
a. Memperoleh keuntungan maksimal.
b. Memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, yaitu makanan yang
mengutamakan cita rasa yang menarik dengan harga yang sesuai dengan
harapan konsumen.
c. Menyenangkan/memberi hiburan kepada konsumen.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Catering :


a. Menghasilkan makanan yang berkualitas baik, dipersiapkan dan dimasak
secara layak.
b. Pelayanan yang cepat dan menyenangkan
c. Menu seimbang dan bervariasi
d. Harga layak, serasi dengan pelayanan yang diberikan
e. Standar kebersihan dan sanitasi tinggi.
4. Cafetaria
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Cafetaria :
a. Memperoleh keuntungan maksimal.
b. Memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, yaitu makanan yang
mengutamakan cita rasa yang menarik dengan harga yang sesuai dengan
harapan konsumen.
c. Menyenangkan/memberi hiburan kepada konsumen.
Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Cafetaria :
a. Makanan yang disajikan bermacam, bervariasi, dan menarik.
b. Konsumen bebas memilih macam dan jumlah hidangannya dengan harga
bervariasi.
c. Pelayanan yang cepat dan menyenangkan.

5. Pesawat udara (misalnya: ACS)


Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Pesawat udara :
a. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kepuasan klien dan mencapai tujuan institusi transportasi yang bersifat
komersial.
Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Pesawat udara :
a. Pengelolaan dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatur perjalanan.
b. Jumlah yang dilayani berubah-ubah, tergantung jumlah penumpang setiap
hari.
c. Bersifat komersial, karena sudah dimasukkan dalam harga tiket kendaraan
tersebut.
d. Tidak memperhitungkan kebutuhan gizi konsumen, karena lebih
mengutamakan segi harga/biaya yang tersedia dan cita rasa makanan yang
disajikan, sehingga porsi makanan yang disediakan tidak sama antar tempat
penyelenggaraan makanan.

 Contoh Institusi yang bersifat Semi Komersial


1. Asrama ABRI
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Asrama ABRI :
a. Menyediakan makanan bagi anggota asrama yang mendapat makanan secara
continue.
b. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kecukupan gizi klien.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Asrama ABRI :


a. Standar gizi disesuaikan menurut kebutuhan golongan orang-orang yang di
asramakan serta disesuaikan dengan sumber daya yang ada.
b. Melayani berbagai golongan umur ataupun sekelompok usia tertentu.
c. Dapat bersifat komersial, memperhitungkan laba rugi institusi, bila dipandang
perlu dan terletak di tengah perdagangan/kota.
d. Frekuensi makan 2-3 kali sehari, dengan atau tanpa selingan.
e. Jumlah yang dilayani tetap.
f. Macam pelayanan tergantung dari kebijakan dan peraturan asrama.
g. Tujuan penyediaan makanan lebih diarahkan untuk pencapaian status
kesehatan penghuni asrama.

2. School Feeding
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di School Feeding :
a. Menyediakan makanan yang sesuai kebutuhan anak selama di sekolah.
b. Meningkatkan semangat belajar anak.
c. Membantu meningkatkan status gizi anak-anak sekolah.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di School Feeding :


a. Memberikan pelayanan untuk makanan pagi/siang/sore ataupun makanan
kecil/ makanan pelengkap.
b. Makanan dapat disediakan melalui kantin sekolah, dengan syarat : makanan
yang disajikan bergizi, dan sebagai bahan pendidikan atau penyuluhan bagi
anak serta mendorong membiasakan anak untuk memilih makanan yang
bergizi untuk konsumsinya.
c. Makanan yang dipersiapkan tidak berorientasi pada keuntungan, tetapi
diarahkan untuk pendidikan/penyuluhan dan perubahan perilaku anak terhadap
makanan. Oleh karena itu dalam mengelola makanan kantin ini, diikut
sertakan peran orang tua agar dapat diikuti kebiasaan makan anak di rumah.
d. Lokasi dan ruang kantin disediakan sedemikian rupa sehingga anak dapat
mengembangkan kreasinya dan dapat mendiskusikan pelajarannya.
e. Makanan dipersiapkan dalam keadaan bersih dan higienis.
f. Menciptakan manajemen yang baik sehingga dapat dicapai keseimbangan
pembiayaan kantin yang memadai.

3. Asrama Haji
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Asrama Haji :
a. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kecukupan gizi klien untuk mencapai stamina kesehatan maksimal dalam
batas waktu yang ditetapkan.
Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Asrama Haji :
a. Bersifat sementara atau periodik, sesuai kebutuhan klien.
b. Kecukupan gizi berbeda untuk setiap golongan masyarakat sesuai dengan
tujuan penyelenggaraannya.
c. Memerlukan pengawasan dengan mutu tinggi.
d. Makanan diusahakan sesuai dengan kondisi yang ada dan dapat diterima
konsumen dengan baik.

4. Perusahaan
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Perusahaan :
a. Tujuan penyediaan makanan bagi tenaga kerja ini adalah untuk mencapai
tingkat kesehatan dan stamina pekerja yang sebaik-baiknya, agar dapat
diciptakan suasana kerja yang memungkinkan tercapainya roduktivitas kerja
yang maksimal.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Perusahaan :


a. Standar makanan yang disediakan diperhitungkan sesuai dengan beban kerja
dan lama pekerjaan, serta pertimbangan situasi kerja.
b. Frekuensi makanan berkisar 1-6 kali perhari yaitu : 1-3 makanan lengkap dan
selebihnya makanan atau minuman selingan. Sehingga untuk karyawan yang
bekerja shift, akan mendapatkan masing-masing 1 (satu) kali makan.
c. Pada saat pabrik tidak berproduksi maka pemberian makanan ditiadakan atau
diganti bahan lain.
d. Diperlukan tenaga khusus yang mengelola serta melayani makanan di ruang
makan.
e. Jumlah yang dilayani biasanya tetap, atau sedikit sekali mengalami perubahan.
f. Penyediaan untuk tamu perusahaan dilakukan tersendiri atau terpisah dengan
karyawan.
g. Macam hidangan biasanya sama untuk semua karyawan, kecuali untuk pihak
manajemen perusahaan bisa berbeda, sesuai dengan kemampuan perusahaan,
tanpa mengabaikan kebutuhan masing-masing karyawan.
5. Asrama Sekolah
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Asrama Sekolah :
a. Menyediakan makanan bagi sekelompok yang ada pada asrama yang
mendapata makanan secara continue.
b. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kecukupan gizi klien.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Asrama Sekolah :


a. Standar gizi disesuaikan menurut kebutuhan golongan anggota asrama, serta
disesuaikan dengan sumber daya yang ada.
b. Melayani sekelompok usia tertentu.
c. Frekuensi makan 2-3 kali sehari, dengan atau tanpa selingan.
d. Jumlah yang dilayani tetap.
e. Macam pelayanan tergantung dari kebijakan dan peraturan asrama.

 Contoh Institusi yang bersifat Non Komersial


1. Rumah Sakit
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Rumah Sakit:
a. menyediakan makanan yang sesuai bagi orang sakit yang dapat menunjang
penyembuhan penyakitnya
b. Menyediakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi pasien dalam
upaya mempercepat penyembuhan penyakit serta memperpendek masa rawat
c. Menyediakan makanan bagi karyawan rumah sakit untuk memenuhi
kebutuhan gizi selama bertugas
d. Mencapai efektivitas dan efisiensi penggunaan biaya makanan secara
maksimal.
Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Rumah Sakit :
a. Kebutuhan bahan makanan sangat dipengaruhi oleh jenis diet pasien dan
jumlahnya berubah sesuai dengan jumlah pasien.
b. Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai
dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit.
c. Frekuensi dan waktu makan, macam pelayanan dan distribusi makanan dibuat
sesuai dengan peraturan rumah sakit.
d. Makanan yang disajikan meliputi makanan lengkap untuk kebutuhan satu hari
dan makanan selingan.
e. Dilakukan dengan menggunakan kelengkapan sarana fisik, peralatan, dan
sarana penunjang lain sesuai dengan kebutuhan untuk orang sakit.
f. Menggunakan tenaga khusus di bidang gizi dan kuliner yang kompeten.

2. Panti Asuhan
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Panti Asuhan :
a. Penyelenggaraan makanan institusi sosial bertujuan untuk mengatur menu
yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi
klien.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Panti Asuhan :


a. Pengelolaannya oleh atau mendapat bantuan dari Departemen Sosial atau
badan-badan amal lainnya.
b. Melayani sekelompok anak-anak

c. Mempertimbangkan bentuk makanan, suka dan tidak suka anak asuh/klien


menurut kondisi klien.
d. Harga makanan yang disajikan seyogyanya hargaya wajar, karena dana yang
tersedia terbatas.
e. Kosumen mendapat makanan 2 – 3 kali sehari ditambah makanan selingan 1-2
kali sehari secara kontinyu.

f. Macam konsumen yang dilayani, macam dan jumlahnya tetap.


g. Susunan hidangan sederhana dan variasi terbatas.

3. Panti Jompo
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Panti Jompo :
a. Penyelenggaraan makanan institusi sosial bertujuan untuk mengatur menu
yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi
klien.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Panti Jompo :


a. Pengelolaannya oleh atau mendapat bantuan dari departemen sosial atau
badanbadan amal lainnya.
b. Melayani sekelompok masyarakat yang sudah berumur lanjut.
c. Mempertimbangkan bentuk makanan, suka atau tidak suka klien menurut
kondisi klien (kecukupan gizi anak dan kecukupan gizi orang dewasa/usia
lanjut). Jadi kemungkinan perlu membuat bentuk dan cara pengolahan yang
berbeda-beda untuk masing-masing klien.
d. Harga makanan yang disajikan seyogyanya wajar dan tidak mengambil
keuntungan, sesuai dengan keterbatasan dana.
e. Konsumen mendapat makanan 2-3 kali ditambah makanan selingan 1-2 kali
sehari
f. Makanan disediakan secara kontinu setiap hari.
g. Macam dan jumlah konsumen yang dilayani tetap.
h. Susunan hidangan sederhana dan variasi terbatas.

4. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)


Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Lapas :
a. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kecukupan gizi klien untuk mencapai stamina kesehatan maksimal dalam
batas waktu yang ditetapkan.
Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Lapas :
a. Bersifat sementara atau periodik, sesuai kebutuhan klien.
b. Kecukupan gizi berbeda untuk setiap golongan masyarakat sesuai dengan
tujuan penyelenggaraannya.
c. Memerlukan pengawasan dengan mutu tinggi.
d. Makanan diusahakan sesuai dengan kondisi yang ada dan dapat diterima
konsumen dengan baik.

5. Pengungsian
Tujuan Penyelenggaraan Makanan di Pengungsian :
a. Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi
kecukupan gizi klien untuk mencapai stamina kesehatan maksimal bagi
seluruh korban bencana dalam batas waktu yang ditetapkan.

Karakteristik Penyelenggaraan Makanan di Pengungsian :


a. Standar makanan minimal 1500-1800 kalori, dipilih sumber karbohidrat yang
cepat dan mudah dipersiapkan.
b. Kebutuhan air bersih untuk minum minimal 2 liter/orang/hari.
c. Menu sederhana sesuai kondisi; golongan rawan (ibu hamil, ibu menyusui,
anak.
d. Frekuensi makan 2-3 kali sehari dengan atau tanpa makanan selingan,
tergantung ketersediaan dana.
e. Waktu penyelenggaraan bervariasi antara: 1 minggu – 3 bulan, tergantung
lamanya masa keadaan darurat tersebut.
f. Jumlah konsumen selalu berubah-ubah, tergantung kondisi bencana dan
mobilisasi dari pada korban bencana.
g. Memerlukan tenaga yang cakap dan berpengalaman, untuk memperhitungkan
kebutuhan makanan korban bencana.
h. Pemakaian sistem tiket untuk mempermudah proses pendistribusian makanan
kepada korban bencana.
MAKALAH SPMI

MACAM-MACAM KLASIFIKASI PENYELENGGARAAN


MAKANAN INSTITUSI

DISUSUN OLEH :

NAMA : ANANDA FADILA


NIM : P07131217043

KEMENTRIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN ACEH

PRODI D-IV JURUSAN GIZI

TAHUN 2018/2019
DAFTAR PUSTAKA

Bartono PH. 2000. Pengantar Pengolahan Makanan. Jakarta: PT. Pertja.


Kemenkes RI, 2013. Permenkes RI No. 73 tahun 2013 tentang Pedoman Pelayanan Gizi
Rumah Sakit.
Mukrie, Nursiah. 1990. Manajemen Pelayanan Gizi Institusi Dasar. Jakarta :Proyek
pengembangan pendidikan tenaga gizi pusat
Syahmien Moehji. 1992. Penyelenggaraan Makanan Institusi dan Jasa Boga. Bharata Niaga
Medik, Jakarta.