Anda di halaman 1dari 23

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

SAYEMBARA GAGASAN DESAIN ARSITEKTUR OLEH LIXIL


REST AREA FOR TOLL AND ARTERIAL PRIMARY ROAD
Maret 2019

Penyelenggara:

Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)


2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI 2

01. PENDAHULUAN 3

A. Latar Belakang 3

B. Gambaran Umum 4

02. PERIHAL SAYEMBARA 6

A. Judul 6

B. Maksud dan Tujuan 7

C. Lingkup Sayembara 7

D. Kriteria Penilaian 10

E. Jadwal Penyelenggaraan 13

F. Hadiah 14

G. Juri 14

H. Panitia Pelaksana 15

03. TEKNIS SAYEMBARA 15

A. Sifat Karya Peserta dan Pemenang 15

B. Dasar Persyaratan Perundang-undangan 15

C. Persyaratan Peserta 16

D. Pendaftaran Peserta 17

E. Rapat Penjelasan 18

F. Pemasukan Karya 18

G. Penjurian 21

H. Pengumuman Pemenang 22

I. Pemrakarsa dan Penyelenggara 22

J. Penutup 22

2
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

01. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Salah satu titik konsentrasi pembangunan fisik pemerintah saat satunya adalah infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur di negara kita dipacu sekencang-kencangnya diantara
pembangunan fisik lainnya. Jalan tol adalah salah satu infrastruktur yang sedang
diprioritaskan, selain pembangunan jalan nasional dan arteri non tol, bandar udara,
bendungan, rel kereta api dan lainnya.

Pembangunan jalan tol di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan daerah lainnya di Indonesia
sedang dikerjakan secara bersamaan. Tidak lama lagi Pulau Jawa akan tersambung dari Kota
Merak di Banten sampai Banyuwangi di Jawa Timur, saat ini sudah tersambung sampai
Surabaya bahkan wilayah Pasuruan di Jawa Timur. Demikian juga yang terjadi di Pulau
Sumatera, dari Kota Aceh sampai ke Kota Lampung.

Jalan Tol di Pulau Jawa sepanjang kurang lebih 2000 km dan Jalan Tol di Pulau Sumatera
2800 km dan jalan nasional lainnya nantinya menyambut dan memanjakan perjalanan darat.
Hal ini tentunya beresiko bagi pengguna jalan terutama jalan tol apabila melintas secara terus
menerus tanpa berhenti.

Mengemudikan kendaraan di jalan tol merupakan kenikmatan tersendiri bagi pengemudi yang
hobi berkendaraan, apalagi bila ditambah dengan pemandangan indah di sebelah kiri dan
kanan jalan namun tentunya akan akan mengganggu konsentrasi berkendara dan
keselamatan di jalan raya apabila berkendara terus menerus.

Dalam peraturan perundangan mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ada ketentuan yang
menyebutkan bahwa setiap mengemudikan kendaraan selama 4 jam harus istirahat selama
sekurang-kurangnya setengah jam, untuk melepaskan kelelahan, tidur sejenak ataupun untuk
minum dan makan ataupun ke kamar kecil/toilet.

Hal ini tentunya juga terkait Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 mengenai Jalan Tol,
setiap 50 km, minimal terdapat satu tempat peristirahatan. Hal ini tentunya untuk mengurangi
resiko berkendara dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

3
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

Demikian tentunya untuk berkendara di jalan arteri nasional, kebutuhan akan istirahat bagi
para pengendara sangat perlu, akan tetapi pilihan tempatnya akan lebih bervariasi.

Pada kondisi lain sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan
maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan
berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan
manusia.

Suatu usaha pencegahan penyakit yang menitikberatkan kegiatan pada usaha kesehatan
lingkungan hidup manusia dengan upaya menjaga pemeliharaan agar
seseorang, makanan, tempat kerja atau peralatan agar hygienis (sehat) dan bebas
pencemaran yang diakibatkan oleh bakteri, serangga, atau binatang lainnya.
Menurut PBB hampir 800 anak meninggal setiap hari karena diare yang disebabkan oleh air
kotor, sanitasi yang tidak memadai. Catatan lain diketemukan :

o 2,3 milyar penduduk dunia tidak memiliki akses sanitasi yang memadai, termasuk 892 juta
orang yang terpaksa harus BABS (buang air besar sembarangan). BABS adalah perilaku
yang menandakan kemiskinan yang menimbulkan ketimpangan sosial.
o Bagi anak-anak berusia lima tahun ke bawah, penyakit yang timbul dari sanitasi buruk
adalah salah satu penyebab utama kematian. Setiap tahun, ada 288.000 anak-anak balita
di seluruh dunia meninggal dunia akibat diare yang disebabkan akses sanitasi yang buruk
o Toilet berperan penting sebagai parameter kesehatan setiap anak, mencegah penyakit
dan mengangkat nasib hidup mereka.

Sejalan dengan semangat sehat untuk semua dengan basis pembangunan sanitasi dan
perkembangan pembangunan infrastruktur di Indonesia, American Standar-Lixil bekerjasama
dengan Ikatan Arsitek Indonesia untuk ikut menyebarluaskan semangat hidup sehat melalui
sayembara fasilitas bangunan infra struktur jalan yang ber basis sanitasi.

4
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

B. Gambaran Umum

Salah satu fasilitas infrastruktur jalan adalah tempat istirahat. Tempat istirahat atau dikenal
secara lebih luas sebagai rest area adalah tempat beristirahat sejenak untuk melepaskan
kelelahan, kejenuhan, ataupun ke toilet selama dalam perjalanan jarak jauh. Tempat istirahat
ini banyak ditemukan di jalan tol ataupun dijalan nasional di mana para pengemudi jarak jauh
beristirahat. Dijalan arteri primer juga banyak ditemukan restoran yang berfungsi sebagai
tempat istirahat. Restoran-restoran ini banyak digunakan oleh pengemudi truk jarak jauh
ataupun bus antar kota untuk beristirahat. Berbeda dengan Jalan Tol, Rest Area di Jalan Tol
melayani pengendara yang hanya melewati jalan Tol.

Pada perkembangannya, di jalan arteri primer (non tol) mulai banyak ditemukan fasilitas rest
area yang dibangun oleh masyarakat ataupun pengusaha dengan memadukan berbagai
fasilitas kebutuhan, sehingga layaknya rest area seperti di jalan tol.

Untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dari kendaraan yang melewati tempat istirahat
dengan kendaraan yang keluar masuk ke tempat istirahat harus direncanakan sedemikian
sehingga konflik dapat diminimalisasi, terutama pada tempat istirahat yang ditempatkan pada
pada salah satu sisi di jalan dua arah karena akan terjadi konflik bersilangan untuk kendaraan
yang memotong jalan masuk ke tempat istirahat. Keadaan ini menjadi masalah besar di jalan
arteri nasional yang arus lalu lintasnya sudah tinggi tetapi (sering dijumpai) belum ada median
jalannya.

Di jalan tol tempat istirahat dilengkapi dengan lajur percepatan dan lajur perlambatan agar
kendaraan yang masuk ataupun keluar dari tempat istirahat dapat menyesuaikan kecepatan
pada lajur percepatan ataupun lajur perlambatan.

Contoh : Rest Area di Jalan Tol (skala besar)

Saat ini LIXIL WATER TECHNOLOGY PT. American Standard Indonesia (bekerjasama
dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mengadakan Sayembara Gagasan Desain Arsitektur
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road berbasis sanitasi. Hasil Sayembara ini
dipersembahkan untuk masyarakat sebagai pengguna, sehingga dapat mendesain rest area

5
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

baik di jalan arteri primer maupun tol yang sesuai dengan lingkungan dan memenuhi syarat
fasilitas bangunan untuk jalan serta memenuhi kriteria sanitasi.
Sayembara ini diperuntukkan bagi :
 Arsitek anggota IAI minimal sertifikasi kompetensi arsitek - Arsitek Muda yang masih
berlaku,
 Sarjana S1 Arsitektur/ fresh graduate maksimal 2 tahun kelulusan dan
 Mahasiswa arsitektur aktif minimal semester 4.

Contoh : Rest Area Jalan Tol untuk Petugas (lokasi : Meruya, Jakarta Barat)

Contoh : Rest Area Jalan Tol untuk umum (tipe C) (lokasi : Cikampek)

6
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

02. PERIHAL SAYEMBARA


A. Judul

Sayembara mempunyai Judul:


SAYEMBARA GAGASAN DESAIN ARSITEKTUR OLEH LIXIL : REST AREA for TOLL AND
ARTERIAL PRIMERY ROAD

Judul sayembara akan selalu dipakai dalam setiap publikasi panitia dan pada setiap karya
peserta.

B. Maksud dan Tujuan

Maksud
Maksud dari diadakannya Sayembara SAYEMBARA GAGASAN DESAIN ARSITEKTUR
OLEH LIXIL : REST AREA for TOLL AND ARTERIAL PRIMERY ROAD adalah untuk
memperoleh gagasan basic design (development desain) berupa desain skematik Rest Area
dengan berbasis penataan sanitasi yang dapat digunakan oleh masyarakat dan dapat
diimplementasikan dan dikembangkan untuk dibangun di area jalan tol atau arteri primer.

Bagi Arsitek Profesional IAI yang minimal mempunyai SKA Arsitek Muda dan kategori lainnya
(mahasiswa arsitektur semester menjelang akhir (minimal semester 4) maupun lulusan baru
(fresh graduate) untuk mendapatkan masukan dan membuka partisipasi publik dalam
merencanakan konsep pengembangan Rest Area (di jalan tol dan arteri primer) di Indonesia.

Tujuan
Mendapatkan Gagasan Desain fasilitas rest area desain terbaik dan gagasan paling optimal
sesuai dengan bangunan dan program ruang yang dibutuhkan serta dapat mewadahi kegiatan
kawasan rest area di jalan tol maupun arteri primer.

C. Lingkup

Peserta diminta untuk mendesain rest area yang dapat digunakan untuk rest area di jalan tol
(setara Tipe C) dan atau jalan arteri primer.
Pilihan lahan dengan dengan ukuran lahan minimal adalah 3.000 m2 dan lokasi dapat
ditentukan sendiri adalah sebagai berikut :
Dengan ukuran : (Peserta dapat memilih salah satu untuk 1 nomor kepesertaan)
Ukuran a : minimal : 30 x 100 m2, atau
Ukuran b : minimal : 25 x 120 m2
Batasan Area Perencanaan : boleh kelebihan luas 15% dari ukuran diatas
KDB : 60%
Area Terbuka Hijau (aktif) : Minimal 10%
Ketinggian : Maksimal 2 lantai

7
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

DATA LOKASI PERENCANAAN :

Perencanaan ini menggunakan area lokasi imajiner,

1. Area Jalan Tol atau


2. Area Jalan Arteri Primer

1. Jalan Tol (ukuran minimum, ukuran maksimum 15% dari luasan/ ukuran dibawah ini)

atau :

8
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

2. Arteri Primer (ukuran minimum, ukuran maksimum 15% dari luasan/ ukuran dibawah ini)

atau :

Ruang Lingkup Desain :

Kriteria skematik dan pengembangan desain yang harus dipenuhi antara lain
mencakup
1. Rencana desain dibuat di lahan/ tapak yang dimintakan panitia (imajiner) ,
namun dapat disesuaikan dengan lokasi jalan arteri primer/ jalan tol yang
diusulkan, disesuaikan dengan lokasi sebenarnya (tidak wajib).
2. Lokasi dianggap sudah datar, dengan sloope pembuangan air ditentukan oleh
peserta.
3. Kapasitas Rest Area dan kapasitas parkir yang direncanakan agar sesuai yang
dipersyaratkan minimal adalah :
 Toilet/ Kamar Mandi : Kebutuhan mendasar manusia adalah
menggunakan kamar kecil/kamar mandi. Hal yang satu ini adalah sebab
yang tidak dapat ditolerir lagi.

9
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

 Fasilitas Toko/ Warung : Kebutuhan ini sebenarnya relatif bagi para pengguna
jalan, terutama pada jalan tol dengan waktu tempuh yang cukup singkat
seperti tol Jakarta-Bandung. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan
pengguna jalan tol ini datang ke toko/ warung/ warung makan untuk keperluan
makan/ minum di rest area.
 Musholla : Musholla merupakan kebutuhan utama bagi umat Islam.
 Tempat Parkir

Ketentuan :

No Bangunan/ Fasilitas Ketentuan


1. Toilet mini mal 4 toilet pria dan 8 toilet wanita, adalah toilet (laki-laki,
perempuan, difabel, dan family toilet), nursery room, gudang,
dan ruang janitor. Peserta dapat menambah fungsi ruang
sesuai dengan konteks yang ada. Penambahan batasan luas
tapak maksimum 15% dari area perencanaan.

2. Parkir o 20 kendaraan golongan I (kecil) termasuk minibus dg


luas total 350 m2
o 5 unit type golongan II,III,IV dan V, bus besar dan truk 2
gandar maksimum dengan luas total 300 m2
o area kendaraan kecil terpisah dengan kendaraan besar
o Sirkulasi yang memudahkan pengunjung/ pemakai, baik
kendaraan kecil, sedang, besar ataupun keselamatan
pejalan kaki.
3. Musolla o mushola 50 m2

4. Toko/ Warung/kios o warung atau kios 50 m2

5. RTH o Ruang Terbuka Hijau minimal 10- persen (aktif/ taman


aktif)

Lainnya dapat (boleh) dikembangkan sesuai ide perencanaan :


1. Tempat perbelanjaan makanan ringan khas daerah/ cinderamata/ souvenir pada
(warung/ toko). Ini merupakan kebutuhan baru yang dihadirkan di rest area.
Sasarannya adalah kalangan pengguna rest area. Pertimbangan yang menjadikan
tempat perbelanjaan sebagai suatu kebutuhan bagi para pengguna jalan adalah karena
biasanya para pengguna butuh membeli sesuatu, baik untuk keperluan dirinya sendiri
maupun sebagai souvenir untuk orang lain.
2. Tempat Istirahat
Sesuai dengan namanya, rest area berfungsi sebagai tempat istirahat. Istirahat yang
dimaksud mencakup segala bentuk. Apakah hanya meregangkan otot atau sampai
tidur untuk melepas kantuk.
3. Refreshing

10
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

Ini adalah kebutuhan tambahan bagi pengendara. Kebutuhan akan refreshing didasari
karena selain membutuhkan istirahat, terkadang pengendara juga butuh me-refresh
pikiran dan tubuhnya kembali di sela-sela perjalanan panjangnya.

D. Kriteria Penilaian

Dalam proses perencanaan, kriteria hasil sayembara diwajibkan untuk mempertimbangkan


antara lain :

1. Konteks dan Konsep Sanitasi, penataan bangunan hendaknya menganut pola-pola


sanitasi dan kesehatan, dimana sanitasi dipandang sebagai pemenuhan kesehatan
masyarakat yang ditata lewat fasilitas bangunan yang akan dirancang.

2. Konsep Arsitektur Kawasan; konteks bangunan dengan kawasan rest area yang
bersinggungan dengan jalan. Desain mempertimbangkan usulan zonning
(pengelompokkan kegiatan), kawasan rest area, agar selaras dengan pengembangan
perencanaan dan perancangan kawasan, khususnya : akses jalan masuk menuju site,
parkir kendaraan pengunjung besar (truk barang, bus) dan kecil (penumpang), parkir
pengelola dan parkir kendaraan service area, zonning kegiatan/ massa bangunan.

3. Kesinambungan; Desain Arsitektur bangunan baru diharapkan mengakomodir


kesinambungan dan keserasian dengan lingkungan, dengan mempertimbangkan rest area
sebagai tempat istirahat dan juga memenuhi keperluan pribadi (toilet) dan makan/ minum
dengan berbasis perencanaan sanitasi yang baik.

4. Kemudahan Akses; Sirkulasi harus mempertimbangkan kemudahan akses pejalan kaki


antar bangunan maupun sirkulasi kendaraan di dalam kawasan dan lingkungan bangunan.

5. Arsitektur Identitas lokal (budaya lokal), bukan merupakan tiruan dari bangunan yang
telah ada dan dapat merepresentasikan bangunan-bangunan dalam rest area
mencerminkan keberadaan lokasi (tidak hilang orientasi) yang inovatif, berkarakter kuat
dan progresif sekaligus adaptatif terhadap perkembangan arsitektur kedepan.

6. Kawasan dan Bangunan berorientasi Eco-Industry; yaitu kawasan rest area yang
berlokasi di kawasan jalan tol/ jalan arteri primer dimana kegiatannya dibutuhkan oleh
pengunjung, dapat saling menunjang satu sama lain dan dengan lingkungan setempat
dalam upaya untuk mengurangi limbah dan polusi, efisien berbagi sumber daya (seperti
material, air, energi, infrastruktur, dan sumber daya alam) dan mendukung tujuan
pembangunan yang berkelanjutan.

7. Green Rest Area; yang merupakan upaya untuk mendukung praktik pembangunan
berkelanjutan yang ramah lingkungan di area rest area. Tujuannya adalah untuk
mengurangi dampak jejak ekologis dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan
keberlanjutan di setiap tingkat fungsi kelembagaan, mempertimbangan aspek iklim tropis
dan mendukung upaya penggunaan energi yang efisien serta pemanfaatan maksimal
potensi tata lingkungan secara cerdas.

8. Disain Tata Ruang Dalam; mencerminkan efisiensi penggunaan ruang, fleksibel dengan
desain Detail Teknis Bangunan, desain yang terintegrasi dengan sistem struktur,

11
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

mekanikal-elektrikal, tata lingkungan serta perawatan bangunan yang tepat guna dan
efisien bagi sebuah bangunan pendidikan.

9. Penyediaan aksesibilitas; bagi para difabel baik di area dalam dan luar bangunan serta
lingkungannya.

10. Taksiran biaya pembangunannya; masih dalam koridor yang wajar bagi ukuran
bangunan-bangunan dalam rest area. Spesifikasi teknisnya diupayakan menggunakan
bahan-bahan yang mudah didapat dan diutamakan menggunakan kandungan lokal yang
paling optimal. Keseimbangan antara pertimbangan ekonomis dengan kualitas yang wajar
(reasonable), pendekatan kemudahan system pembangunan dalam perancangan,
mencakup penerapan standar dan modul yang fleksibel baik untuk material maupun
peralatan.

Bangunan +/- Rp. 5.000.000,-/m2, lingkungan luar, taman, pengaman lokasi dan sanitasi
+/- Rp. 1.500.000,- s/d Rp. 1.750.000,-/ m2.

11. Optimum Reliability; dengan memperhatikan durable design details, praktis dan mudah
dalam pemeliharaan umur material jangka panjang.

12. Mengadopsi prinsip-prinsip arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture ); antara


lain:

a. Konsumsi sumber daya alam, termasuk air dan energi secara minimal dan
mempertimbangkan penggunaan sumber energi terbarukan;

b. Meminimalisir dampak negatif yang timbul terhadap alam, lingkungan dan manusia,
dengan menyediakan konsep sistem pengelolaan dan pengolahan limbah dari
bangunan;

c. Kenyamanan termal dan visual di dalam bangunan harus terpenuhi sesuai peraturan
atau standar nasional yang berlaku;

b. Rancangan bangunan tidak meningkatkan konsentrasi CO2 di dalam bangunan;

c. Memperhatikan orientasi (hadapan) bangunan, penempatan dinding yang dapat


menyerap panas berlebih secara proporsional, organisasi ruang sedemikian hingga
agar penggunaan AC dapat dioptimalkan tanpa mengurangi kenyamanan termal
yang disyaratkan;

d. Mempertimbangkan optimalisasi bidang atap dan dinding vertikal bangunan untuk


mengurangi efek pemanasan kawasan (heat island effect);

e. Mempertimbangkan penyediaan jalur pedestrian yang nyaman dan teduh terpisah


dengan jalur kendaraan bermotor.

f. Meminimalkan perkerasan non-absorbent dalam site dan memberi peneduhan yang


cukup pada permukaan lahan yang membutuhkan perkerasan, baik yang absorbent
maupun non-absorbent.

13. Material bangunan dipertimbangkan menggunakan material yang ’low embodied energi’

12
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

atau ‘low embodied carbon’.

14. Rancangan mempertimbangkan kemudahaan pelaksanaan melalui metode pelaksanaan


konstruksi yang menggunakan energi yang rendah dalam proses konstruksinya.

15. Zonasi

Zonasi dapat dikelompokan menurut fungsi dan pengelompokan berdasarkan aktifitas


kegiatan yang serumpun/ sejenis dan berbasis sanitasi (misal : bangunan toile, sirkulasi,
parkir kendaraan besar (bus/ truk), parkir kendaraan kecil, kendaraan penumpang,
bangunan pengelola, bangunan dedikasikan untuk pengelola produk UKM (kantin,
foodcourt, toko oleh2,dll), bangunan didedikasikan untuk pengelola produk menengah
atas, bangunan pengelola, bangunan ibadah, dlsb.

Kriteria: Keterangan:

KATEGORI Para Juri akan memberikan pertimbangan terbaik didalam


PERENCANAAN menilai karya pemenang berdasarkan karya yang dikirim
dan menunjukan elemen-elemen dalam uraian diatas.

Perencanaan dan Pemahaman dan kelengkapan sesuai KAK dan peraturan


Perancangan – yang berlaku
50%
Konsep integrasi antara komponen dalam kawasan
berkaitan ( keterkaitan urban/ perencanaan urban, alur
sirkulasi (pertimbangan tidak adanya crossing, pemisahan
alur sirkulasi kendaraan besar dan kecil, keamanan dalam
in dan out kendaraan di jalan arteri dan tol - akan berbeda
penanganan), transportasi dan ruang public, taman dan
lainnya sekitar lokasi) dan aspek wisata dalam kawasan
rest area

Sirkulasi lalu lintas yang ada dikaitkan dengan penikmatan


manusia terhadap bangunan dan kelancaran arus dalam
rest area

Aspek Keamanan, Keselamatan, Kesehatan dan


Kenyamanan dalam kawasan bangunan

Untuk unit bangunan utama : design yang inovatif, tata


letak yang efisien, dan kenyamanan penikmat/ pengguna
dan dikaitkan dengan filosofi dan tinjauan budaya setempat

Aspek keterbangunan dan manfaat terhadap penduduk


kota/ urban sekitar, para pelintas dikaitkan dengan
penikmat/ pemakai dan lingkungan

Elemen-elemen Orientasi rancangan melalui pendekatan lingkungan urban


berwawasan hijau dan sejarah serta lingkungan tropis
– 30%
Kepekaan rancangan landmark terhadap energi, air,

13
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

limbah, dan gas rumah kaca (CO2), apabila diperluas


dengan rancangan ME

Rancangan ruang terbuka publik dan ruang hijau dikaitkan


dengan destinasi wisata

Ekspresi Menarik bagi penikmat, pengunjung, pemakai terkait


Rancangan – 20% fasilitas rest area sebagai icon penanda kawasan

Memaksimalkan Potensi Lahan dan terkait lalu lintas

Kemampuan didalam menciptakan Identitas : Unik, Orisinil


dan mempertimbangkan lingkungan

E. Jadwal Penyelenggaraan

26 Maret 2019
1 Launching Kegiatan Sayembara

26 Maret - 10 Mei 2019


2 Pendaftaran, Download Dokumen (KAK) dan Pemasukan Karya

09 April 2019
3 Penjelasan Pekerjaan

10 Mei 2019
4 Batas Pemasukan Karya

11- 18 Mei 2019


5 Administrasi dan Penjurian Tahap I (List Nominator)

24 Mei 2019
6 Penjurian Tahap II dan Penentuan Pemenang

Juni 2019
7 Pameran Karya oleh Lixil

14
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

F. Hadiah

Penyelenggara menyediakan total hadiah sebesar total Rp. 130.000.000,-.


Profesional :
PEMENANG A URAIAN JUMLAH
Penghargaan 1 Tunai Rp. 45.000.000,-
Penghargaan 2 Tunai Rp. 22.500.000,-
Penghargaan 3 Tunai Rp. 15.000.000,-

Mahasiswa dan Freshgraduate


PEMENANG B URAIAN JUMLAH
Penghargaan 1 Tunai Rp. 25.000.000,-
Penghargaan 2 Tunai Rp. 15.000.000,-
Penghargaan 3 Tunai Rp. 7.500.000,-

Setiap peserta yang mengumpulkan karya ke panitia akan mendapatkan sertifikat dan KUM
28.

*Pajak pemenang ditanggung oleh setiap pemenang, penghargaan 1 mendapat 1 tiket PP dan
akomodasi melihat pameran di luar negeri.

G. Juri

No. NAMA INSTITUSI

1 Kharisma N. Maulida Pemrakarsa (Lixil)


2 Gregorius Supie Yolodi, IAI IAI

3 Reza Achmed Nurtjahja, IAI IAI

H. Panitia Pelaksana

SUSUNAN PANITIA PENGARAH :

No. NAMA INSTITUSI


1 Ahmad Djuhara, IAI Ketua Umum IAI

SUSUNAN PANITIA PELAKSANA :


No. NAMA INSTITUSI
1 Rachmad Widodo, IAI IAI
2 Toton Suhartanto, IAI IAI
3 Putri Dwi Jayanti IAI
4 Megarianthi Parama Dewi IAI
5 Septiani IAI

15
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

03 TEKNIS SAYEMBARA
A. SIFAT KARYA PESERTA DAN PEMENANG
Materi pemenang sayembara dan hak cipta ekonomis dari karya pemenang menjadi milik
LIXIL Water Technology Indonesia (PT. American Standar Indonesia) dan dapat
digunakan sebagai media promosi dan desain dapat digunakan oleh masyarakat luas sesuai
dengan kepentingan dari pihak Lixil/ American S
Namun hak cipta moral pada karya akan darn tetap merupakan milik peserta. Dimana pihak
Lixil akan tetap mencantumkan nama pemenang pada setiap desain yang dipergunakan untuk
sarana promosi.

B. DASAR / ACUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN


Acuan peraturan perundang-undangan dalam sayembara desain bandar, mengacu pada:

1. Standar Nasional Indonesia (SNI);


2. Standar Industri Indonesia (SII);
3. Peraturan-peraturan lain yang berkaitan dengan pekerjaan ini;
4. Peraturan, Standar dan Spesifikasi lain yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan
Umum Perumahan Rakyat atau Kementerian lain yang relevan;
5. Standard-standard lain yang relevan dengan jenis pekerjaan

C. PERSYARATAN PESERTA

1. Ketentuan Umum Persayaratan :

a. Arsitek Anggota IAI minimal Ska Muda atau Sarjana Arsitektur (fresh graduate)/
Mahasiswa, dalam pendaftaran, peserta perorangan atau ketua tim harus
melampirkan foto copy persyaratan yang diminta.
b. Sayembara ini tidak diperkenankan untuk diikuti oleh para pihak-pihak yang terkait
dengan Penyelenggara dan Dewan Juri baik secara pribadi maupun profesional
(saudara/ rekan kerja satu biro) guna menghindari konflik kepentingan di dalam
proses penilaian. Apabila dapat diketahui hal tersebut, panitia penyelenggara dapat
membatalkan kepesertaannya (diskualifikasi).
c. Setiap karya yang didaftarkan menjadi milik dan dapat dimanfaatkan oleh Lixil dan
atau IAI .
d. Karya yang diikutsertakan adalah karya orisinal dan bukan karya orang lain atau
modifikasi dari karya orang lain.
e. Pendaftaran dilakukan atas nama perorangan atau ketua tim (kategori kelompok)
dan pendaftar tersebut adalah orang yang bertanggung jawab atas karya yang
diikutsertakan pada sayembara.
f. Peserta maupun pemenang yang terbukti mendaftarkan diri dengan data pribadi
palsu atau tidak benar dan melakukan kecurangan dalam kompetisi ini, maka akan
didiskualifikasi dan tidak berhak menerima kompensasi atau hadiah dalam bentuk
apapun.
g. Panitia berhak mendiskualifikasi tim atau karya yang tidak sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

16
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

h. Segala keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.


i. Seluruh materi sayembara menjadi milik panitia penyelenggara dan promotor/
pemrakarsa dengan hak cipta karya milik peserta, kecuali dinyatakan lain dalam
suatu perjanjian perikatan.
j. Pemenang Penghargaan sayembara diwajibkan menyelesaikan dan menyerahkan
dokumen Konsep Rancangan dan Prarancangan/Skematik Desain berdasarkan
masukan catatan dari Dewan Juri dan Pemrakarsa (yang akan digunakan sebagai
arsip)
k. Semua biaya yang terkait dengan penyusunan dokumen Konsep Rancangan dan
Prarancangan/Skematik Desain menjadi tanggung jawab Pemenang
Penghargaan.
l. Hadiah pemenang utama akan diserahkan setelah penyerahan dokumen konsep
rancangan dan pra rancangan dan proses administrasi di PT. Lixil Indonesia

2. Peserta Sayembara Profesional

a. Sayembara ini terbuka bagi Anggota IAI yang memiliki kompetensi dalam bidang
arsitektur dan ber-Sertifikat Keahlian Arsitektur (SKA) IAI minimal Arsitek Muda
yang masih berlaku;

b. Peserta dapat terdiri atas perseorangan (wajib memiliki SKA Arsitek Muda IAI),
kelompok (Tim) maksimum 3 orang termasuk ketua kelompok. Ketua kelompok wajib
memiliki SKA Arsitek Muda IAI.

c. Bagi peserta perorangan, wajib memiliki SKA dan NPWP

d. Bagi peserta yang kelompok, Ketua Kelompok wajib memiliki SKA IAI yang dan
NPWP. Kemudian peserta disarankan (boleh berkolaborasi) untuk bekerja sama/
berkolaborasi dengan disiplin ilmu lainnya (ahli struktur, ahli ME, ahli urban,
landscape, dsb) dalam mengikuti sayembara ini; maksimum anggota tim 3 orang.

e. Setiap Peserta Perorangan/Kelompok boleh mengirimkan proposal/karya lebih dari 1


(satu) alternatif namun dalam pendaftaran yang berbeda dengan nomor berbeda.
Dibolehkan memilih untuk lokasi tol maupun arteri primer.

f. Bagi para Pemenang, proposal/karya yang diserahkan/dilombakan harus asli dan


bukan dari hasil plagiasi baik secara keseluruhan maupun sebagian dari hasil karya
orang lain

g. Seluruh peserta yang memasukan proposal/karya berhak mendapatkan sertifikat


sayembara.

3. Peserta Sayembara Mahasiswa dan Fresgraduate

a. Sayembara ini terbuka bagi lulusan perguruan tinggi bidang arsitektur dengan
maksimum masa kelulusan 2 tahun dengan bukti copi Ijasah.

b. Sayembara ini terbuka mahasiswa/ mahasiswi arsitektur aktif; dengan melampirkan

17
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

copi kartu mahasiswa/wi dan Surat Keterangan dari Jurusan Arsitektur minimal
semester 4.

c. Peserta dapat terdiri atas perseorangan, atau kelompok (Tim). Bagi peserta yang
kelompok diperkenankan hanya bagi fresgraduate maksimum 2 tahun, mahasiswa
aktif atau gabungan antara freshgraduate dan mahasiswa aktif.

d. Bagi peserta gabungan, baik mahasiswa, freshgraduate ataupun gabungan tidak


diharuskan berasal dari 1 almamater yang sama.

e. Setiap Peserta dalam Kelompok maksimum jumlah 3 orang, (1 orang ketua dan 2
anggota)

f. Setiap Peserta/Kelompok boleh mengirimkan proposal/karya lebih dari 1 (satu)


alternatif namun dalam pendaftaran yang berbeda.

g. Bagi para Pemenang, proposal/karya yang diserahkan/dilombakan harus asli dan


bukan dari hasil plagiasi baik secara keseluruhan maupun sebagian dari hasil karya
orang lain

h. Seluruh peserta yang memasukan proposal/karya berhak mendapatkan sertifikat


sayembara.

i. Keputusan Panitia Penyelenggara adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
serta tidak diadakan korespondensi terhadap penetapan pemenang sayembara.

D. PENDAFTARAN PESERTA
1. Pendaftaran dilakukan oleh perseorangan atau ketua kelompok atau orang yang
ditunjuk oleh ketua kelompok tapi dengan atas nama ketua kelompok.
2. Nama peserta yang di daftarkan tersebut menjadi ketua kelompok /penanggung jawab
atas hasil desain perancangan.
3. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.
4. Peserta wajib mendaftar ke panitia sayembara sesuai jadwal yang telah ditentukan.
5. Formulir keikutsertaan sayembara terdapat pada www.iai.or.id/link lainnya sayembara
dan dikirimkan melalui email penghargaaniai@gmail.com. dengan melampirkan :
Kategori : Profesional
 copy kartu IAI
 copy SKA IAI minimal Arsitek Muda
 copy bukti setor lunas iuran 2018 ke IAI Provinsi/ Wilayah setempat atau copy
kartu anggota IAI.

Kategori : Mahasiswa (arsitektur) dan Freshgraduate (arsitektur) maksimum kelulusan 2


tahun
 copy kartu mahasiswa (mahasiswa) dan atau KTP
 scan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif dari Jurusan atau Scan Ijasah
(freshgraduate)

6. Harap mengisi Formulir Nama Peserta dan anggota Kelompoknya dengan lengkap,
untuk keperluan identitas pada pembuatan Sertifikat.

18
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

7. Peserta yang telah mendaftar akan mendapatkan Kode Nomor Registrasi Peserta
berikut Bentuk / ukuran Lokasi yang dipilih yang akan ditentukan panitia penyelenggara
melalui Email.
8. Kelengkapan persyaratan administratif para peserta akan diperiksa oleh Panitia
Pelaksana Penyelenggaraan Sayembara saat pendaftaran dilakukan.
9. KAK sayembara dan data kelengkapannya dapat diperoleh di website
www.iai.or.id/sayembara dan media lainnya (sosmed)
10. 1 (satu) formulir peserta berlaku untuk 1 (satu) karya desain
11. Peserta dapat mendaftarkan lebih dari 1 (satu) nomor pendaftaran untuk karya berbeda

E. RAPAT PENJELASAN
1. Penjelasan teknis sayembara ( data – data lokasi ) sayembara dan tanya-jawab akan
dilaksanakan pada hari Selasa 09 April 2019 pukul 09.00 WIB, Jakarta.
2. Lokasi detail tempat penjelasan teknis akan diberitahukan kepada para peserta yang
sudah mendaftar dan juga melalui situs www.iai.or.id serta sosmed.
3. Mengingat pentingnya acara tersebut, seluruh peserta dan calon peserta sayembara
diharapkan / dihimbau dapat menghadirinya.
4. Risalah penjelasan teknis dan tanya-jawab tersebut dapat dilihat kembali oleh para
peserta melalui situs www.iai.or.id. Risalah juga akan di email ke masing-masing
peserta yang telah mendaftar sayembara.
Pengamatan Lokasi
Peserta tidak diwajibkan untuk melakukan pengamatan lokasi. Pengamatan lokasi yang
dilakukan atas pilihan lokasi dipersilahkan masing-masing peserta. Lokasi yang diusulkan
dapat berupa lokasi yang bersinggungan dengan jalan tol ataupun arteri primer (nasional).
Agar dapat lebih memahami keadaan yang sesungguhnya secara lebih mendalam dapat
melakukan studi literature akan daerah yang menjadi tujuan lokasi.

F. PEMASUKAN KARYA
Peserta sayembara diminta untuk memasukkan maksimal 7-8 (tujuh-delapan) halaman
ukuran A2 Potrait, berupa softcopy ke alamat email : penghargaaniai@gmail.com. Besar
data maksimum sebesar 1-2 MB / per halaman gambar dengan bentuk format pdf.

Peserta dapat memasukan usulan lebih dari 1 alternatif (dengan nomor pendaftaran berbeda).
Peserta mendapat kebebasan penuh untuk melakukan kajian tersendiri terhadap
permasalahan berdasarkan data dan informasi yang tersedia. Peserta diminta mengunggah
karya dengan ketentuan panel presentasi sebagai berikut :

1. Materi
Peserta diminta mengunggah karya dengan mekanisme :
a. Ketentuan Panel Karya :
 7-8 (delapan s/d sembilan) Panel karya dalam ukuran A2 disusun secara
portrait. Peserta harus memperhatikan dan mempertimbangkan jenis dan
ukuran Font agar dapat terbaca jika panel A2 diperkecil menjadi ukuran A4.
 File panel karya dalam format .jpg/.jpeg; besaran file maksimum 1-2 MB per
file/panel.

19
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

 Layout mengikuti format penyajian dan tidak diperkenankan mencantumkan


identitas apapun pada panel.
 Penamaan file per halaman adalah menurut urutan nomor lembar, dimulai
dari gambar konsep-konsep, siteplan dst.
Contoh : (peserta dapat mengatur sendiri, tidak harus seperti dibawah ini)
Konsep Makro : Panel_01.jpeg
Konsep Mikro : Panel_02.jpeg
Gambar Situasi : Panel_03.jpeg
Gambar/ 3D :
Dan seterusnya

b. Menyertakan data dengan Hi – Resolution gambar – gambar tersebut kedalam


CD-R (pada saat menjadi nominator) untuk keperluan dokumentasi
Penyelenggara dalam bentuk format .jpeg per halaman gambar.
c. Daftar Gambar; daftar gambar–gambar (skala gambar bebas namun terukur,
diwajibkan menggunakan skala batang). Ketentuan mengenai format panel
karya dan urutannya adalah sebagai berikut :
 1-2 (Satu-Dua) Panel Konsep ukuran A2 terdiri dari konsep-Konsep yang
memuat :
1) Konsep secara Makro dan konsep sanitasi 1 panel
Konsep secara Mikro, Konsep Skema Material Bahan,
2) 1 panel
Skema Warna dan taksiran biaya konstruksi, dlsb

d. 6-7 (Enam sampai Tujuh) Panel Prarencana ukuran A2 terdiri dari Gambar-
gambar dan atau skematik desain dengan skala sesuai proporsi yang memuat
perencanaan dan perancangan :

1) Gambar Situasi/ rencana tapak gambar yang menunjukan


posisi bangunan2 dalam rest area dalam tapak terhadap
lingkungan/ hubungan denah bangunan satu dengan
1 panel
lainnya, hubungan landmark/sclupture/ patung/ instalasi/
play ground/ gazebo (kalau ada) dan tata ruang
luar/penghijauan
2) Gambar Denah bangunan-bangunan pokok/ utama (minimal
4 aktifitas), gambar yang menunjukan susunan tata ruang
(apabila ada) dalam bangunan dalam res area yang
2 panel
berskala dan menerangkan peil lantai.
Denah gambar bangunan pokok terkait konsep sanitasi
untuk diperjelas dengan skala yang baik dan benar.

20
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

3) Tampak Bangunan masing-masing bangunan utama,


gambar yang menunjukan pandangan ke-empat sisi/arah
1 panel
bangunan (yang merupakan bangunan yang dianggap
utama). Tampak site/ tampak tapak.
4) Potongan Bangunan utama, potongan site/ tapak, landmark,
patung/ play ground, gazebo, dll gambar secara memanjang 1 panel
dan melintang untuk menunjukan secara garis besar
penampang dan sistem struktur bangunan dalam kawasan
5) Perspektif Eksterior, terdiri atas : Perspektif eksterior
bangunan dalam rest area berupa Aerial view / bird eye
view; 1 panel
Perspektif Man eye view dari arah entrance tapak;
Perspektif eksterior lainnya (bangunan utama/ tapak) yang
dianggap penting (sesuai kreatifitas)
6) Aksonometri Sistem Struktur dan MEP, memperlihatkan 1 panel
sistem struktur dan skema MEP secara umum.

2. Mengunakan format Kop A2 yang telah disediakan oleh Panitia, yang akan diberikan
via email setelah peserta melakukan pendaftaran.
3. Untuk menjaga anonimitas, para peserta tidak boleh membubuhkan identitas apapun
pada tiap lembar gambar kecuali judul dan halaman gambar.

21
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

4. Format penamaan Gambar adalah menurut Kode Nomor Peserta yang didapat dari
Panitia. File per lembar adalah: nomor lembar/jumlah lembar, Contoh : 01/08, 02/08 dst.
5. Karya sayembara dikirimkan melalui email ke alamat Email :
penghargaaniai@gmail.com Paling lambat pada tanggal 10 Mei 2019, selambat-
Iambatnya pukul 23.59 WIB
6. Peserta yang memasukkan karya dengan tidak mematuhi ketentuan seperti yang
tertera dalam KAK ini akan terkena diskualifikasi sehingga hasil karyanya tidak akan
dinilai oleh para juri.

G. PENJURIAN
1. Peserta lolos dokumen administrasi : Identitas, NPWP, Anggota IAI (bagi peserta
perorangan dan ketua kelompok wajib men scan kartu anggota yang masih berlaku,
dan SKA yang masih berlaku), Surat Keterangan dari Jurusan dan KTM dan KTP (bagi
mahasiswa), KTP, NPWP dan Scan Ijasah bagi Fresgraduate maksimum umur
kelulusan 2 tahun.
2. Peserta memenuhi kelengkapan administrasi; Peserta memenuhi persyaratan teknis
pemasukan materi dan format penyajian sayembara; Peserta memasukan karya sesuai
dengan waktu yang telah ditentukan.
3. Peserta dinyatakan diskualifikasi, bila:

 Peserta terbukti berafiliasi dengan Panitia dan/atau Dewan Juri, baik secara pribadi
maupun hubungan kerja.
 Peserta terbukti melakukan komunikasi mengenai substansi yang mempengaruhi
proses penilaian dalam bentuk apapun pada anggota Dewan Juri selama masa
penyelenggaraan penghargaan ;
 Peserta membuka identitas dirinya dalam bentuk apapun yang akan
 mempengaruhi proses penilaian juri.
 Dokumen karya peserta mempunyai tanda/identitas lain diluar persyaratan
 Karya Peserta dinilai oleh Dewan Juri merupakan hasil plagiasi atau hasil karya
milik orang lain
 Tidak memenuhi persyaratan administrasi.

4. Penjurian sayembara berlangsung dua tahap, dengan sistem tertutup.


5. Penjurian Tahap Pertama akan memilih 5 (lima) hasil karya sayembara terbaik dari
masing-masing Kategori
6. Lima Peserta yang terpilih sampai Tahap II diminta membuat materi presentasi dan
animasi, dibebaskan cara-cara presentasi termasuk membuat maket untuk penjurian
Tahap II.
7. Penjurian Tahap II akan dilangsungkan melalui sistem presentasi karya yang dilakukan
peserta dihadapan Dewan Juri di Jakarta.
8. Segala biaya perjalanan/ akomodasi presentasi/ penjurian tahap II ditanggung oleh
peserta.
9. Jadwal dan urutan penjurian akan diberitahukan kepada setiap peserta oleh panitia

22
2019
KAK - Sayembara Gagasan Desain Arsitektur oleh LIXIL
Rest Area for Toll and Arterial Primary Road

H. PENGUMUMAN PEMENANG
Hasil penjurian akan di infokan kepada setiap pemenang melalui email atau telepon atau pada
malam penghargaan yang akan dilaksanakan oleh Lixil. Kemudian akan diumumkan melalui
website www.iai.or.id

I. PEMRAKARSA dan PENYELENGGARA

1. Pemrakarsa

LIXIL WATER TECHNOLOGY/ PT. American Standard Indonesia


Alamat : Alamanda Tower, Level 31/Unit B-D
Jl. TB. Simatupang Kav. 23-24 Cilandak Barat, Jakarta Selatan,
Indonesia 12340
Telpon : 021 - 2966 0296
Fax : 021 - 2966 0196
Situs : www.lixil.com

2. Penyelenggara

Badan Penghargaan dan Sayembara Karya Arsitektur,


Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)

Alamat : Gedung Jakarta Design Center- lantai 7. Jl.Gatot Subroto


Kav. 53, Jakarta 10260
Telepon : 021 - 530 47 15
Fax : 021 - 530 47 22
Situs : www.iai.org
Surel : penghargaan iai@gmail.com

J. PENUTUP

Hal-hal lain yang belum jelas dan tercantum dalam KAK dan lampiran-lampirannya, akan
ditetapkan kemudian dalam Berita Acara Penjelasan setelah dilakukan aanwijzing.
Jakarta, 26 Maret 2019
Pengurus Nasional
Ikatan Arsitek Indonesia

Rahmat Widodo, IAI


Ketua Badan Penghargaan dan Sayembara

23