Anda di halaman 1dari 1

Kontrol Glukosa darah

Pentingnya mengontrol glukosa darah karena hal tersebut akan memperburuk keadaan

pasien. Pemeriksaan kadar glukosa darah merupakan pemeriksaan yang perlu dilakukan

pada pasien dengan gangguan neurologis. Apabila glukosa darah tidak terkendali akan

menyebabkan pasien mengalami hiperglikemia dan hipoglikemia. Apabila pasien mengalami

hiperglikemia akan memacu munculnya edema dan kematian jaringan. Selain hiperglikemia

pasien juga bisa mengalami hipoglikemia yang di mana biasanya pasien akan mengalami

penurunan tingkat kesadaran.

Oksigenasi

Terapi oksigenasi sangat penting dan harus diberikan untuk memaksimalkan oksigenasi ke

seluruh tubuh terutama otak.

Management Hiperglikemia

Management pada pasien hiperglikemia yaitu yang pertama rehidrasi cairan serta

pemanatauan glukosa darah dan pemberian terapi injeksi insulin untuk menurunkan gula

darah

Management Hipoglikemia

a. Hipoglikemi : Beri pisang/ roti/ karbohidrat lain, bila gagal, Beri teh gula, bila gagal tetesi
gula kental atau madu dibawah lidah.
b. Koma hipoglikemik : Injeksi glukosa 40% IV 25ml, infus glukosa 10%, bila belum sadar
dapat diulang setiap ½ jam sampai sadar (maksimum 6x), bila gagal beri injeksi efedrin
bila tidak ada kontraindikasi jantung dll 25-50 mg atau injeksi glukagon 1mg/IM, setelah
gula darah stabil, infus glukosa 10% dilepas bertahap dengan glukosa 5% stop.