Anda di halaman 1dari 8

A.

LITURGI I (PENCIPTAAN)

PROLOG: Allah adalah Allah yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya. Dia berkuasa
atas segala yang ada di dunia ini. Semua ciptaan Allah harus bersyukur atas apa
yang telah dicipta oleh Allah. Allah itu baik, sangat besar kasih setianya bagi
seluruh ciptaanNya. Marilah kita dengarkan Liturgi I kisah Penciptaan dunia yang
dikerjakan oleh Allah, demikian:

URUTAN NAMA + ISI LITURGI


1. Prolog: Pada hari ke 1 ...

(MIA BATUBARA)
Aku adalah terang. Allah menciptakanku pada hari pertama dunia dijadikan.
Allah menciptakan terang, agar seluruh ciptaanNya tidak hidup dalam kegelapan.
Oleh karena itu marilah kita mengucap syukur kepada Allah Tuhan kita.
2. Prolog: Pada hari ke 2 ...

(ANREW MANALU)
Aku adalah Cakrawala. Allah menciptakanku pada hari kedua. Cakrawala itu ada
sampai saat ini. Oleh karena itu, marilah kita mengucap syukur kepada Allah
yang menciptakannya.
3. Prolog: Pada hari ke 3 ...

(TEGAR SIMARMATA)
Aku adalah Laut. Allah menciptakan aku pada hari yang ketiga. Aku diciptakan
sebagai tempat ikan-ikan dan tumbuhan laut untuk hidup. Oleh karena itu,
marilah kita mengucap syukur dan memeliharanya.
4. Prolog: Masih pada Hari ke 3 ...

(Cathrine Batubara)
Aku adalah Darat. Allah menciptakan aku sebagai tempat tinggal makhluk hidup.
Oleh karena itu, marilah kita mengucap syukur dan memeliharanya.
5. Prolog: Masih pada Hari ke 3 ...

(ENJEL RAJAGUKGUK)
Aku adalah Tumbuh-tumbuhan. Allah menciptakanku bukan hanya sebagai
makanan manusia dan binatang. Tetapi juga untuk memberikan keindahan
kepada dunia. Oleh karena itu, marilah kita mengucap syukur dan
memeliharanya.
6. Prolog: Pada hari ke 4....

(GRACELLA MANURUNG)
Aku adalah Matahari. Allah menciptakanku pada hari keempat. Aku diciptakan
Allah untuk menerangi bumi pada siang hari. Agar manusia dan segala ciptaan
Allah dapat melakukan segala pekerjaannya.
7. Prolog: Masih pada Hari ke 4 ...

(RENATA SITORUS)
Aku adalah Bulan. Allah menciptakanku pada hari keempat. Aku diciptakan Allah
sebagai alat menerangi bumi pada malam hari. Oleh karena itu, marilah kita
bersyukur kepada Allah.
8. Prolog: Masih pada Hari ke 4 ...

(TASYA SIMANGUNSONG)
Aku adalah Bintang. Allah menciptakanku pada hari keempat. Aku muncul setiap
malam hari dan kata orang aku indah. Oleh karena itu, marilah kita bersyukur
kepada Allah karena telah menciptakan aku.
9. Prolog: Pada hari ke 5

(RIAN SITINJAK)
Aku adalah Ikan. Allah menciptakan aku pada hari kelima. Aku diciptakan bukan
hanya sebagai makanan manusia saja. Tetapi juga untuk memberikan keindahan
di perairan.
10. Prolog: Masih Pada hari ke 5

(ALEX HARIANJA)
Aku adalah Burung-burung di udara. Allah menciptakan aku pada hari kelima.
Aku diciptakan untuk memberikan keindahan kepada alam melalui kicauanku di
setiap pagi. Oleh karena itu, marilah kita mengucap syukur kepada Allah.
11. Prolog: Pada hari ke 6...

(BRIAN PAKPAHAN)
Aku adalah Binatang darat. Allah menciptakan aku pada hari keenam. Sampai
saat ini kita masih dapat melihat adanya binatang-binatang darat. Oleh karena
itu, marilah kita mengucap syukur kepada Allah.
12. Prolog: Masih pada hari ke 6

(ERTO SIHALOHO)
Aku dan kita semua yang ada di sini adalah Manusia. Kita diciptakan pada hari
keenam. Allah menciptakan kita bukan hanya untuk menikmati semua yang telah
dijadikan Allah. Tetapi, kita memiliki tugas yaitu memelihara dunia dan segala
isinya.
13. (AGNES MANIK)
Demikianlah Allah menciptakan langit, bumi dan segala isinya di dalam enam
hari. Kemudian Allah beristirahat pada hari yang ke tujuh yaitu yang disebut
dengan Sabat Allah.

CATATAN: LITURGI I DIHAFALKAN, DAN CARA MEMBACA LAMBAT & DIHAYATI, SEPERTI
SEOLAH2N SEDANG BERCERITA. MAJU SATU PERSATU, ADA IRINGAN MUSIK.
B. LITURGI II (KEJATUHAN MANUSIA KEDALAM DOSA)

PROLOG: Tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia sirna seketika,
sejak Adam dan 5awa jatuh ke dalan dosa. Pembunuhan, perampokan, kebejatan, hawa
nafsu, itulah yang kini menguasai hidup manusia. Kedegilan, ketidakadilan, pelanggaran
hak asasi manusia, dan perbuatan-perbuatan daging lainnya telah merusak akhlak
manusia. Bahkan persekutuan dengan alam ciptaan telah pudar, hanya oleh karena ulah
manusia. Bagaimanakah dosa menggerogoti hidup manusia"? Mari kita dengarkan Liturgi
ke II.

NO URUT AYAT LITURGI NAMA

1. Kejadian 6 : 5-7 LIA SIHOTANG


2. Roma 1 : 18-19 -
3. Roma 1 : 20-21 PARLIN TUMANGGOR
4. Roma 1 : 22-23 PATAR SIADARI
5. Roma 1 : 24-25 POPIYANA SIBURIAN
6. Roma 1 : 29-30 ANDI SINAGA
7. Roma 1 : 31-32 ASLINA PANJAITAN
8. Roma 3 : 10-13 EMPU F.S. SIHALOHO
9. Roma 3 : 14-18 ADELIA PANJAITAN
10. Mazmur 94 : 3-4 JULIUS SITOMPUL
11. Mazmur 94 : 5-6 JOICE PAKPAHAN

C. LITURGI III (PANGGILAN UNTUK BERTOBAT )

PROLOG: Doa dan tangisan manusia telah sampai kepada Tuhan Allah. Pengharapan
manusia akan dikabulkan oleh Tuhan Allah jika saja manusia yang berdosa itu mau
mengakui dosa dan kesalahannya lalu melakukan pertobatan dan hidup baru. Maka tidak
ada lagi perhambaan dan perbudakan, dosa-dosa manusia akan diampuni oleh Tuhan Allah,
keadilan dan damai sejahtera akan diberikan. Mari kita dengarkan liturgi ke III:

NO URUT AYAT LITURGI NAMA

1. Yesaya 40 : 3-5 CHRISTIAN SIHOMBING


2. Yesaya 43 : 18-19 NADIN PAKPAHAN
3. Yehezkiel 18 : 21-23 NOMENSEN SIRAIT
4. Yesaya 1 : 27-28 CINDY CLAUDIA SIMANJUNTAK
5. Yeremia 31 : 31-32 BANUA. T
6. Yeremia 31 : 33-34 NICO HANSEL SITOMPUL
7. Yesaya 46 : 12-13 HANA SIRAIT
8. Yesaya 1 : 16-17 SAOR SITINJAK
9. Yesaya 1 : 18-20 EBEN HAEZER BARIMBING
D. LITURGI IV (JANJI TENTANG KEDATANGAN JURUS’LAMAT)

PROLOG: Sesungguhnya segala penderitaan dan kesengsaraan akan berlalu, jika Tuhan Allah
senantiasa bersama kita. Namun melalui inisiatif Tuhan Allah sendiri, janji
keselamatan diberitakan; Tuhan Allah, B apa di sorga akan menyerahkan
AnakNya yang tunggal sebagai tumbal dari dosa -dosa manusia. Ia
membrikan pengharapan kepada dunia dan kepada siapa saja yang percaya
kepadaNya. Marilah kita dengarkan liturgi ke IV:

NO URUT AYAT LITURGI NAMA

1. Keluaran 23 : 20 KELVIN BATUBARA


2. Mazmur 24 : 7-8 NAOMI PARHUSIP
3. Yohanes 3 : 16-17 ROLLAND ARITONANG
4. Yesaya 1 : 25-26 ELSA TOBING
5. Yesaya 9 : 1 dan 5 VERA MONIKA SINAMBELA
6. Yesaya 35 : 4-5 YOVITA PASARIBU
7. Yesaya 35 : 6 dan 10 ROY NABABAN
8. Yesaya 60 : 1-3 DESI TAMBUNAN
9. Yesaya 61 : 1-2 SAUT SITOMPUL
10. Yesaya 61 : 3-4 ROMA SANTI SIMARMATA
11. Mika 5 :1-3 MARTIN SILABAN
12. Yesaya 7 : 14 ARTHA TUMANGGOR

E. LITURGI V (KELAHIRAN YESUS)

PROLOG: Kini juruselamat itu telah lahir ke dunia, dalam kepapahan ia terlahir di tempat yang
teramat hina. Kandang domba, itulah tanda kesed erhaan Allah. Namun lihatlah!
Para ahli perbintanga n, orang-orang terpelajar dan terpandang dari Timur jauh,
datang untuk menyembah Sang Raja. Harta berharga mereka bawa sebagai tanda
penghormatan bagi Juruselamat dunia. Mari kita dengarkan Liturgi ke V

NO URUT AYAT LITURGI NAMA

1. Yohanes 1 : 1 – 5 MARIA BARIMBING


2. Yohanes 1 : 14 MARIA SITINJAK
3. Matius 2 : 1-2 NAOMI RAJAGUKGUK
4. Matius 2 : 3-5 YOLANDA SILAEN
5. Matius 2 : 6-8 RUTH MEGA TAMBUNAN
6. Matius 2 : 9-11 VENNI TOGATOROP
7. Lukas 2 : 1-5 SISKA SITOMPUL
8. Lukas 2 : 6-9 ASAWIN TIGOR
9. Lukas 2 : 10-12 ERNA SINAGA
10. Lukas 2 : 13-15 PARDO SIHOTANG
11. Lukas 2 : 16-18 ADELIA SIAHAAN
12. Lukas 2 : 19-20 ALDO SITINJAK

F. LITURGI VI (KEMULIAAN)

Prolog: Allah telah mengenapkan janjiNya. Seorang Raja yang akan memerintah telah lahir.
pemerintahanNya tidak akan pernah berkesudahan. Mari kita lantunkan kembali nyanyian
para Malaikat beserta para bala tentara surga yang menyatakan kemuliaan Allah. Berikut
liturgi ke VI

NO URUT AYAT LITURGI NAMA

1. Mazmur 117 : 1-2 VIDELIA PANJAITAN


2. Mazmur 118 : 1-2 ALBERT SIHOTANG
3. Mazmur 118 : 3-4 IVA SIHOTANG
4. Mazmur 118 : 14 dan 16-17 ANITA GULTOM
5. Mazmur 118 : 28-29 APRILIA HARIANJA
6. Mazmur 145 : 1-2 KRISNA PURBA
7. Mazmur 14 5 : 3-4 BENI ALBERT. S
8. Mazmur 145 : 5-6 KAREN MARPAUNG
9. Mazmur 145 : 7-8 CINDY SITUNGKIR
10. Mazmur 145 : 9-11 RANTO MARBUN
11. Mazmur 145 : 13-14 IKA SINAMBELA
12. Mazmur 145 : 17-18 WANTI MARBUN

NOTE: BARISAN LITURGI VI MEMBENTUK SALIB DAN MEMBAWA LILIN


G. FISUALISASI DOA BAPA KAMI

Para Pemain :
1. Yesus = Samuel Tambunan
2. Iblis 1 = Angga Manullang
3. Iblis 2 = Juli Ginting
4. Iblis 3 = Ruben
5. Iblis 4 = Bang Ogi
6. Iblis 5 = Rahel
7. Iblis 6 = Adel Fine
8. Iblis 7 = Rogate Nababan
9. Iblis 8 = Risma Sinaga
10. Iblis 9 = Kornel
11. Suara Allah = Patar Siadari

Prolog : Semakin hari dunia ini semakin berkembang begitu juga keadaan manusia semakin
hari semakin berkembang, sehingga manusia selalu mengandalkan kekuatan sendiri
maka manusia tidak lagi menghiraukan Tuhan baik kuasaNya maupun
keberadaaNya.
Yesus : Bapa kami yang di Sorga………………………………………
IBLIS 1 : “Apa, siapa yang mengatakan bapa kami yang di Sorga? Soalnya bapa kami
adalah orang yang kami lihat dengan kepala atau dengan tubuh manusia.
Cerita surga nanti dulu bung, dimana itu Sorga?
Yesus : Dikuduskanlah namaMu………………………………..
IBLIS 2 : “ Siapa pula yang cerita kudus ini, sok suci loe sobat. Tuh! Di diskotik cari
yang kudus biar ketemu.
Yesus : “ Datanglah KerajaanMu……………………………………..
IBLIS 3 : “Kerajaan itu milikku dan aku belum punya keluarga, masak aku disebut
sebagai bapa. Kerajaan yang akan kumiliki itu ada disini di dunia ini, jadi
nggak mungkin aku beri pada orang, apa lagi dikatakan datang dengan
membawa tahta, itu tak mungkin!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Yesus : Jadilah kehendakMu…………………………………………………..
IBLIS 4 : “kehendakkulah yang jadi di dunia ini, tidak ada kehendak siapapun juga,
sebab akulah pemimpin disini. Semua orang harus menuruti segala
perintahku. Kalau tidak maka akan tahu akibatnya., jadi kehendakkulah
yang terjadi ( Ha………ha……………ha………….ha…)
Yesus : “ Dibumi seperti disorga…………………………………….
IBLIS 5 : Hai sobat bumi itu ada disini, di dunia dan disorga itu dapat kita ciptakan
sendiri dengan akal pikiran kita , jadi pergunakan pikiranmu, untuk dapat
menemukan surga di bumi ini, bila perlu halalkan segala cara asal kita dapat
memperoleh kesenangan, kebahagiaan ( sambil tertawa terbahak-bahak. )
Yesus : “Berikan kami pada hari ini makanan yang secukupnya………………
IBLIS 6 : “ Mengemis makanan nanti dulu, memang aku wanita tetapi pekerjaanku
bukan memasak seperti dulu, kini aku sudah menjadi pengusaha dan
usahaku itu bukan untuk menyediakan makanan secara gratis, kalau kamu
petani cari sendiri di sawah pergunakan pikiranmu, kalau kamu pegawai
pergunakan pikiranmu. Masih bingung? Pergunakan itu KKN ( Korupsi,
Kolusi dan nepotisme )………amankan?, dan kalau kamu pedagang ambil
untung yang banyak lalu kurangi berat barang yang sudah dibeli orang,
pokoknya usaha tetap berjalan dan jangan mengemis kepadakulah, malah
kamu harus membayar upeti kepadaku.
Yesus : Dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang
yang bersalah kepada kami……………………………………..
IBLIS 7 : ‘Kalau soal kesalahan untuk diampuni nanti dulu, kita bisa konpromi, maka
kesalahan dapat diampuni, kalau tidak bisa diajak kompromi maka hukum
akan berjalan terus. Soal kamu mau mengampuni kesalahan orang lain itu
bukan urusanku melainkan urusanmu. Sorry ya, aku banyak pekerjaan.
Yesus : Jangan membawa kami ke dalam
pencobaan…………………………………
IBLIS 8 : “ Pencobaan di dunia ini tidak ada, jadi jangan takut untuk dicobai. Sebab
kalau kita dapat mempergunakan pikiran kita sebaik-baiknya, maka
pencobaan itu tidak ada kawan. Bersenang-senanglah dalam hidupmu!
Yesus : “Tetapi lepaskanlah kami dari pada yang
jahat………………………………….
IBLIS 9 : “ Kejahatan itu milik semua orang, kalau kamu dijahati oleh orang lain
jangan konyol, kamu harus melawan sekuat tenaga, bila perlu ajak orang
lain untuk membantumu kan beres!
Musik : ( Yang begitu keras sehingga memelakkan telinga sehingga para pelakon
berjatuhan )

Suara Allah : “ Wahai………….manusia yang penuh dengan dosa bertobatlah


engkau. Sadarilah apa yang kamu rasakan, apa yang kamu nikmati,
apa yang kamu makan, apa yang kamu minum, apa yang kamu pakai
itu semuanya adalah berasal dari Allah, jadi jangan ada yang
menyombongkan diri sebab semua kamu terima dengan cumacuma.
Semua : “Ya…………….Allah ampunilah kami akan kesombongan kami, kami kini
mengaku bahwa masih ada yang lebih besar, lebih kuat dari kami, yaitu
Engkau, karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan
kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin… Amin… Amin… ! ! !

Anda mungkin juga menyukai