Anda di halaman 1dari 2

KASUS 4: PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS AKUN LIABILITAS DAN EKUITAS

Setelah melakukan prosedur audit untuk akun kas dan aktiva tetap, Andi Aulia merencanakan
untuk mulai melakukan prosedur pengujian substantif pada beberapa akun liabilitas dan ekuitas
pemilik dari laporan keuangan PT Sriwedari tahun 2016. Andi Aulia mulai mendesain prosedur
pengujian substantif untuk akun liabilitas dan ekuitas. Beberapa informasi penting yang dapat
mempengaruhi pemberian opini audit telah didapatkan oleh Andi Aulia, sebagai berikut:

1. Perusahaan telah mencatat utang pada salah satu supplier atas pembelian peralatan kantor
sebesar Rp 297.500.000. Utang tersebut merupakan nominal yang paling besar
dibandingkan utang lainnya sehingga dijadikan sampel oleh Andi Aulia. KAP telah
melakukan konfrimasi eksternal dengan menghubungi supplier untuk memberik
keyakinan atas nominal yang disajikan oleh perusahaan. Ternyata dari hasil konfirmasi
eksternal, utang perusahaan adalah sebesar 323.750.000.
2. Kontrak No. 54/SRWP/V/2016 menyebutkan bahwa Zendaya Craft telah menyewa satu
unit untuk digunakan dalam menjual barang dagangannya. Zendaya Craft menyewa unit
tersebut selama 2 tahun mulai 3 Maret 2016 dengan nilai sewa 138.000.000. Atas
kegiatan sewa ini, perusahaan belum melakukan penyesuaian mengenai pendapatan yang
diterima tahun ini.
3. Perusahaan mendapat penyewa baru, Ross Cosmetics, yang menyewa salah satu unit di
Gedung PASN. Ross Cosmetics akan menyewa unit perusahaan selama satu tahun dan
mulai menggunakan pada Januari 2017. Berdasarkan kontrak, transaksi dilakukan pada
tanggal 20 Desember 2016 secara tunai. Nilai sewa adalah sebesar 72.000.000 dan diakui
sebagai pendapatan.
4. Salah satu penyewa telah menyelesaikan sewanya pada tanggal 30 Desember 2016. Andi
Aulia menemukan bahwa tidak ada masalah mengenai pembayaran utang sehingga
perusahaan harus mengembalikan biaya security deposit yang telah dibayarkan oleh
penyewa diawal sebesar 250.000.000.
5. Saham yang diotorisasi untuk diterbitkan oleh perusahaan adalah sebesar 750.000 lembar
dengan nilai nominal 17.500 dan harga jual saham 25.000. Dari 750.000 lembar saham
yang diotorisasi, hingga tahun 2015 hanya sebesar 650.000 saham yang terjual dan
beredar. Pada Oktober 2016 perusahaan melakukan penjualan saham secara tunai kepada
Tn. Abdi Sukandar sebanyak 100.000 lembar saham dengan harga 28.500 per lembar
saham. Transaksi tersebut dicatat perusahaan dengan mendeber kas sebesar
2.850.000.000 dan mengkredit modal saham sebesar 2.850.000.000.

PERTANYAAN DISKUSI
1. Jelaskan asersi-asersi atas akun liabilitas dan ekuitas!
2. Dalam rangkaian proses pengauditan, Andi Aulia menyempatkan untuk memeriksa faktur
dan pengeluaran kas guna mendeteksi ada atau tidaknya kewajiban yang tidak tercatat.
Mengapa kewajiban yang tidak tercatat menjadi permasalahan khusus bagi seorang
auditor independen?
3. Perusahaan memiliki deposit biaya, seperti deposit untuk biaya telepon, biaya sewa, biaya
keamanan, atau biaya konstruksi. Apa yang dimaksud dengan hal tersebut dan mengapa
perusahaan perlu memiliki itu?

LATIHAN
Guna melengkapi proses audit substantif atas akun kas PT Sriwedari, saudara diminta untuk
membuat working paper dengan susunan sebagai beriku :
(1) Siapkan program audit untuk penugasan audit atas liabilitas dan ekuitas!
(2) Buatlah top schedule untuk audit atas liabilitas dan ekuitas (kode liabilitas: G dan kode
ekuitas: H)!
(3) Buatlah supporting schedule untuk audit atas liabilitas dan ekuitas!
 A/1 untuk rekonsiliasi bank
 A/2 untuk peberian tick mark pada konfirmasi yang telah disediakan
 A/3 untuk kertas kerja perhitungan dana kas di tangan
(4) Tuliskan jurnal penyesuaian (bila ada) beserta keterangannya!
(5) Lengkapi dengan tick mark dan keterangan tentang prosedur audit yang telah dilakukan!
Catatan : setiap perbedaan antara saldo klien dengan perhitungan auditor, selisih yang
terjadi dianggap material.