Anda di halaman 1dari 6

REDUKSI DIAGRAM BLOK

PENGANTAR
Diagram blok yang komplek dapat disederhanakan menjadi blok yang lebih sederhana
melalui reduksi diagram blok yang dilakukan secara bertahap dengan menggunakan aturan
aljabar diagram blok.

REDUKSI DIAGRAM BLOK


Blok-blok hanya dapat dihubungkan secara seri bila tak ada pengaruh pembebanan.
Blok-blok yang terhubung seri tanpa faktor pembebanan dapat diganti dengan blok tunggal
dengan fungsi alihnya adalah perkalian masing-masing fungsi alih blok-blok tersebut.
Diagram blok yang kompleks dapat disederhanakan menjadi diagram blok yang lebih
sederhana melalui reduksi yang dilakukan secara bertahap dengan menggunakan aturan
aljabar diagram blok.
Dalam menyederhanakan diagram blok harus diingat bahwa :
1. Perkalian fungsi alih beberapa blok dalam arah litasan maju harus tetap sama
2. Perkalian fungsi alih beberapa blok dalam loop harus tetap sama.

ATURAN ALJABAR DIAGRAM BLOK


Aturan aljabar diagram blok dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Pertukaran posisi antara titik jumlahan yang terhubung seri

A A-B A-B+C A A-B A-B+C


+
-
+ ≡ +
+
+
-
+

B C C B

1
2. Penguraian titik jumlahan
Titik jumlahan tunggal yang mempunyai tiga masukan dapat diuraikan menjadi dua titik
jumlahan dengan dua masukan

C C

A A+B-C A A-B A-B+C


+
+- ≡ + +
+
-

B B

3. Blok seri

A AG1 AG1G2 A AG1G2


G1 G2 ≡ G1G2

4. Blok paralel

A AG1 AG1 + AG2 A AG1 + AG2


G1 + ≡ G1+G2
+
AG2
G1

5. Pertukaran posisi antara titik jumlahan dengan blok


(a) Blok terletak sebelum titik jumlahan

B
A AG A- AG - B
AG - B A G
G + ≡ + G
- -
B
B G 1 B
G

2
(b) Blok terletak sesuadah titik jumlahan

A A-B AG - BG A AG AG-BG
+ G ≡ G +
- -

B BG
B G

6. Pertukaran posisi antara titik cabang dengan blok


(a) Blok terletak sebelum titik cabang

A AG A AG
G ≡ G

AG A
G

(b) Blok terletak sesudah titik cabang

A AG A AG
G ≡ G

A 1 A
AG G

7. Pertukaran posisi antara titik cabang dengan titik jumlahan

-
+
A-B A-B
A A
+ ≡ +
- A-B -
A-B
B B

3
8. Sistem dengan feedback
(a) Negatif feedback

A B
+ G1 ≡ A G1 B
-
1 + G1G2
G2

(b) Positif feedback

A B
+ G1 ≡ A G1 B
+
1 − G1G2
G2

Contoh :
Sederhanakan diagram blok berikut ini dengan menggunakan aturan aljabar diagram blok
dan dapatkan fungsi alih loop tertutup C(s) / R(s)

H2

R - C
+ + G1 + G2 G3
- +

H1

Penyelesaian :
1. Menggerakkan titik penjumlahan dari umpan balik negatif yang berisi H2 di luar
loop umpan balik positif yang berisi H1

4
H 22
G1
A
R - C
+ + + G1 G2 G3
- +

H1

2. Menyederhanakan loop umpan balik positif yang berisi H1 menjadi blok tunggal A

H2
G1

R - G1G2 C
+ + G3
- 1 − G1G2 H1

3. Menyederhanakan loop umpan balik negatif yang berisi H2 / G1 menjadi blok


tunggal B

G1G2
G3
1 − G1G2 H 1 G1G2 G3
B= =
⎛ G1G2 ⎞ ⎛ H ⎞ 1 − G1G2 H 1 + G2 G3 H 2
1 + ⎜⎜ G3 ⎟⎟ ⎜⎜ 2 ⎟⎟
⎝ 1 − G1G2 H 1 ⎠ ⎝ G1 ⎠

R G1G2 G3 C
+
- 1 − G1G2 H 1 + G2 G3 H 2

4. Menyederhanakan loop umpan balik negatif yang merupakan unity feedback

5
G1G2 G3
C 1 − G1G2 H 1 + G2 G3 H 2
=
R G1G2 G3
1 +
1 − G1G2 H 1 + G2 G3 H 2

R G1G2 G3 C
1 − G1G2 H1 + G2 G3 H 2 + G1G2 G3

RINGKASAN

1. Dalam menyederhanakan diagram blok perkalian fungsi alih beberapa blok dalam arah
litasan maju harus tetap sama
2. Dalam menyederhanakan diagram blok perkalian fungsi alih beberapa blok dalam loop
harus tetap sama.

LATIHAN

Sederhanakan diagram blok berikut ini :

H1

R(s) + C(s)
+- G +

H2