Anda di halaman 1dari 11

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN

Standar praktik keperawatan merupakan acuan untuk praktik keperawatan yang harus di
capai pleh seorang perawat, dan dikembangkan untuk membantu perawat melakukan validasi
mutu dan mengembangkan keperawatan.

Menurut Dewan Pertimbangan Pusat Persatuan Perawat Nasiona Indonesia (DPP PPNI)
tahun 1999, standar praktik keperawatan merupakan komitmen profesi keperawatan dalam
melindungi masyarakat terhadap praktik yang dilakukan oleh anggota profesi . di dalamnya
terdapat penegasan tentang mutu pekerjaan seorang perawat yang di anggap baik, tepat dan
benar, yang digunakan sebagai pedoman dalam pemberian pelayanan keperawatan serta tolak
ukur dalam penilaian kerja seorang perawat. Tujuan standar praktik keperawatan di antaranya
sebagai berikut :

1. Meningkatkan muru asuhan keperawatan dengan memberikan perhatian pada upaya dan
peningkatan kinerja perawat terhadap target pencapaian tujuan.
2. Meminimalkan tindakan-tindakan yang tidak bermanfaat begi klien sehingga dapat
menekan biaya keperawatan.
3. Menjaga mutu asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien di masyarakat,
komonitas, kelompok dan keluarga.

Menurut ANA (2004), standar praktik keperawatan dapat dibagi dalam 16 standar dengan
membagi dalam kompetensi perawat komunitas generalis dan spesialis.

STANDAR 1-PENGKAJIAN

Perawat kesehatan komunitas mengkaji status komunitas menggunakan data, identifikasi


sumber-sumber yang ada di komunitas, masukan dari komunitas dan pemangku kepentingan
(stakeholder) lain, serta penilaian professional.

Kriteria Pengukuran bagi Perawat Kesehatan Komunitas

1. Mengumpulkan data dari berbagai sumber yang berhubung dengan


masyarakat skala luas atau komunitas khusus.
2. Menggunakan model dan prinsip-prinsip epidemologi,demografi,
biometri, sosial, perilaku, dan pemeriksaan fisik untuk mengolah data
yang telah dikumpulkan
3. Menentukan prioritas pengkajian berdasarkan kepentingan kebutuhan atau
risiko pada area geografis atau komunitas.
4. Melakukan pengkajian berdasarkan kriteria yang ditentukan untuk
memenuhi kebutuhan komunitas, nilai dan kepercayaan, sumber-sumber
dan faktor lingkungan yang relevan.
5. Menganalisis data menggunakan teknik pemecahan masalah dan model
keperawatan, kesehatan masyarakat, dan disiplin lain.
6. Menggunakan data untuk mengidentifikasi kecenderungan dan
penyimpangan dari pola kesehatan yang diharapkan di komunitas.
7. Melakukan pengkajuian data dokumen yang tidak dimengerti yang terlibat
dalam proses.
8. Menetapakan etik, hukum, dan menhormati privasi klien dalam
menguimpulkan , mengolah serta menyampaikan data dan informasi.

STANDAR 2-PRIORITAS DAN DIAGNOSIS KOMUNITAS


Perawat kesehatan komunitas menganalisis pengkajian data unruk menetukan prioritas
atau diagnosis komunitas.
Kriteria Pengukuran nagi Perawat Kesehatan Komunitas
1. Mendapatkan prioritas atau diagnosis komunitas berdasarkan pengkajian data seperti
input dari komunitas.
2. Manganisis data yang berhubungan dengan akses dan penggunaan pelayanan kesehatan
3. Factor yang berhubungan dengan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
4. Paparan yang ada dan berpotensi membahayakan.
5. Keperawatan dasar dan ilmu kesehatan masyarakat yang terkait.
6. Validasi diagnosis atau kebutuhan dari komunitas.

STANDAR 3- IDENTIFIKASI HASIL

Perawat kesehatan komunitas mengidentifikasin hal yang diharapkan untuk merencanakan


berdasarkan prioritas atau diagnosis komunitas.

Kriteria Pengukuran bagi Perawat Kesehatan Komunitas

1. Melibatkan komunitas, professional lain, organisasi, dan pemangku kepentingan


dalan merumuskan hasil yang diharapkan.
2. Memperoleh kompetensi budaya yang diharapkan dari diagnosis.
3. Memperimbangkan kepercayaan dan nilai komunitas, risiko, keuntungan, biaya,
bukti ilmiah terkini, dan keahlian ketika merumuskan prioritas dan hasil yang
diharpakan.
4. Mengembangkan hasil yang diharapkan serta menyediakan kelanjutan proses dari
identifikasi kebutuhan dan perhatian komunitas.
5. Dokumen hasil yang diharapkan sebagai tujuan yang bisa diukur menggunakan
bahasa yang dapat dimengerti untuk melibatkan semua komponen.

STANDAR4-PERENCANAAN

Perawat kesehatan komunitas mengembangkan perencanaan untuk mengidentifikasi


strategi, rencana tindakan, fan alternative untuk mencapai hasil yang diharapkan.

Kriteria Pengukuran bagi Perawat Kesehatan Komunitas

1. Mengembangkan komunitas yang berfokus pada perencanaan untuk pelayanan yang


berhubungan dengan kesehatan berdasrkan pengkajian prioritas kebutuhan dan risiko
kesehatan.
2. Memasukkan pendekatan promosi dan pemulihan kesehtan
3. Mempertahankan kontiniuitas di dalam dan lintas program.
4. Menetpkan perencanaan yang menggambarkan kompetensi budaya, pendidikan dan
prinsip pembelajaran, serta prioritas yang mewakili kebutuhan prioritas yang
mewakili kebutuhan komunitas dalam waktu yang berbeda.
5. Mengintegrasikan kecenderungan peneliti keperawatan terkini dan kesehatan
masyarakatbyang berhubungan dengan proses perencanaan.
6. Mendokumentasikan perencanaan menggunakan bahasa yang menghormati kultur
masyarakat dan dapat dipahami oleh seluruh partisipan.
7. Menggunakan istilah-istilah standar dalam mendokumentasikan perencanaan.

STANDAR5-IMPLEMENTASI

Perawat kesehatan komunitas mengimplementasikan rencana yang telah diidentifikasi


bersama tim kesehatan lain.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mengimplementasikan rencana yang diidentifikasi secara aman, sesuai jadwal, dan


berkolaborasi dengan tim multi-sektor

2. Menerapkan strategi berbasis bukti rencana dan tindakan , termasuk kesempatan untuk
membangun jaringan (network) dan advokasi yang spesifik serta menjadi perhatian dan
kebutuhan komunitas

3.Menggunakan system dan sumber-sumber dalam komunitas ketika


mengimplementasikan
4. Memantau implementasi dari perencanaan dan pengukuran surveilans untuk status
kesehatan komunitas

5. Mengdokumentasikan implementasi dari perencanaan termasuk modifikasi

STANDAR5A-KOORDINASI

Perawat kesehatan komunitas mengoordinasikan program, pelayanan, dan aktifitas lain


dalam mengimplementasikan rencana yang terindentifikasi

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. mempromosikan kebijakan, program, dan pelayanan untuk mencapai hasil yang


diharapkan
2. Melakukan surveilans , penemuan kasus, dan pelaporan dengan tenaga professional
dan pemangku kepentingan lain
3. Mendokumentasikan koordinasi dan laporan yang diperlukan

STANDAR5B-PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN

Perawat kesehatan komunitas bekerja dengan strategi pendidikan untuk promosi


kesehatan, mencegah penyakit dan meyakinkan lingkungan yang nyaman pada komunitas

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Termasuk pendidikan kesehatan yang sesuai dalam implementasi program dan


pelayanan untuk komunitas
2. Menentukan pengajaran dan metode belajar yang sesuai dengan komunitas dan
identifikasi sasaran hasil komunitas
3. Menawarkan budaya yang sesuai promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan
informasi keamanan lingkungan, serta bahan pendidikan pada komunitas
4. Mengumpulkan umpan balik (feedback) dari partisipan untuk menentukan efektifitas
program dan pelayanan serta merekomendasikan perubahan.

STANDAR5C-KONSULTASI
Perawat kesehatan komunitas menyediaakan konsultasi pada bagian kelompok
komunitas dan pemerintah untuk memfasilitasi implementasi program dan pelayanan.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mengkonsultasikan dengan organisasi masyarakat dan kelompok untuk memfasilitasi


partisipasi dalam pelayanan dan program.
2. Menyediakan testimoni dan pendapat profesional dalam mendukung aktifitas program
khusus.
3. Berkomunikasi secara efektif menggunakan berbagai media dengan kelompok pemilih
selama konsultasi.
4. Mendokumentasikan lingkup dan efektifitas dari konsultasi yang di berikan komunitas.

STANDAR5D-AKTIFITAS PENGATURAN

Perawat kesehatan komunitas mengidentifikasi, menginterpretasi dan


mengimplementasikan hukum kesehatan masyarakat, pengaturan dan kebijakan.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Edukasi pada komunitas yang berhubungan dengan hukum, regulasi dan kebijakan
2. Partisipasi dalam aplikasi hukum kesehatan masyarakat, regulasi , dan kebijakan
meliputi kegiatan pemantauan (monitoring) dan memerikas peraturan yang ada
3. Mengumpulkan informasi spesifik mengenai situasi yang di laporkan kepada dinas
kesehatan
4. Membantu menerapkan hukuman untuk mereka yang tidak mematuhi hukum,
regulasi maupun kebijakan

STANDAR6-EVALUASI

Perawat kesehatan komunitas melakukan evaluasi status kesehatan komunitas

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mengoordinasikan secara sistematis , berkenlanjutan dan evaluasi berdasarkan


kriteria hasil pelayanan dalam komunitas dan pemangku kepentingan lain
2. Mengumpulkan data secara sistematis, menerapkan epidemologi dan metode ilmiah
untuk menentukan efektifitsd , enterfensi keperawatan kesehatan komunitas dalam
kebijakan , program , dan pelayanan.
3. Berpartisipasi dalam proses dan evaluasi hasil dengan aktifitas pemantau atau
monitoring program dan pelayanan
4. Mengaplikasikan pengkajian data yang berkelanjutan untuk merefisi rencana
interfensi dan aktifits yang sesuai
5. Mengdokumentasikan hasil dari evaluasi terhadap perubahan atau rekomendasi
untuk meningkatkan efektifitas interpensi
6. Menyampaikan evaluasi proses dan hasil yang dihasilkan pada komunitas dan
kepada pemangku kepentingan lain berdasarkan hukum dan peraturan Negara

STANDAR7-KUALIATAS PRAKTIK

Perawat kesehatan komunitas secara sistematis meningkatkan kualitas dan efektifitas


praktik kesehatan

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mnedemonstrasikan kualitas melalui penerapan proses keperawatan dengan cara


tanggung jawab, tanggung gugat dan etik
2. Mengimplementasikan pengetahuan baru dan meningkatan kinerja untuk mengawali
perubahan dalam praktik keperawatan kesehatan komunitas dan pemeberian layanan
keperawatan komunitas
3. Menyertakan kreatifitas dan inovasi dalam aktfitas untuk memperbaiki kualitas
praktik keperawatan
4. .Mengembangkan implementasi serta prosedur evaluasi dan prosudur untuk
meningkatkan kualitas praktik
5. Berpartisipasi dalam lingkup kegiatan peningkatan kinerja denga sesuai peningkatan
kinerja yang sesuai denga posisi perawat , pendidikan dan praktik lingkungan
6. Mengdokumentasikan pelaksanaan program pelayanan dengan cara merefleksikan
pengukuran kualitas

STANDAR8-PENDIDIKAN

Perawat kesehatan komunitas memperoleh pengetahuan dan kompetensi yang


menggambarkan praktik kesehatan komunitas terikini.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas


1. Berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan berkelanjutan untuk
mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang
dibutuhkan guna meningkatkan kesehatan komunitas
2. Mencari pengalaman untuk mengembangkan dan mempertahankan kompetensi
sesuai keterampilan yang di butuhkan untuk mengimplementasikan kebijakan,
program, dan pelayanan komunitas
3. Identifikasi kebutuhan belajar berdasarkan ilmu keperawatan dan pengetahuan
kesehatan masyarakat
4. Mempertahankan catatan profesional yang mendukung bukti kompetensi
pembelajaran seumur hidup
5. Mencari pengalaman formal dan aktifitas belajar mandiri untuk mempertahan
dan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan klinis professional

STANDAR9-EVALUASI PRAKTIK PROFESIONAL

Perawat kesehatan masyarakat mengevaluasi praktik keperawatan mandiri yang sesuai


dengan standar dan panduan praktik professional , sesuai undang-undang , aturan , dan
regulasi.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mengimplementasikan praktik komunikasi yang berfokus pada kebijakan , program ,


dan pelayanan dengan menghormati etnis dan kulltur setempat.
2. Melakukan evaluasi diri dari praktik yang dilakukan, identifikasi lingkup kekuatan
seperti lingkup dimana tenaga professional lain mengembangkan dan
menguntungkannya.
3. mencari umpan balik dari praktik komunitas baik secara mandiri maupun bermitra
dengan kelompok professional lain.
4. Mengimplementasikan perencanan untuk memenuhi tujuan rencana kerja mandiri
5. Mengintregrasikan pengetahuan dalam standar praktik yang digunakan saat ini,
panduan , undang-undang , aturan dan regulasi kedalam kerja rencana mandiri.
6. Memberikan rasional untuk kepercayaan praktik profesional , keputusan , dan
tindakan sebagai bagian dari proses evaluasi
7. Mengaplikasikan pengetahuan dari standar praktik yang digunakan saat ini , panduan
, undang-undang , sertifikasi , dan regulasi untuk diri sendiri dan pratinjau (riview)
kelompok

STANDAR10-HUBUNGAN SEJAWAT DAN PROFESI LAIN


Perawat kesehatan komunitas membangun kesejawatan ketika berinteraksi dengan wakil
komunitas , organiasasi , dan pelayanan professional serta berkontribusi terhadap
pengembangan kelompok , sejawat dan lainnya.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Membagi pengetahuan dan keterampilan dengan kelompok , sejawat , dan pihak lain
2. Melakukan interaksi dengan kelompok , sejawat , dan pihak lain untuk meningkatan
keperawatan professional atau praktik kesehatan komunitas serta berperan sebagai
diri sendiri
3. Mengajari perawat kesehatan komunitas lain dan teman sejawat sesuai kebutuhan
4. Mempertahankan hubungan kasih sayang dan saling menghormati dengan sejawat
dan pemangku kepentingan lain yang melibatkan kesehatan komunitas.
5. Berkontribusi pada lingkungan yang mendukung pendidikan berkelanjutan bagi
teman , tenaga kesehatan professional lain dan komunitas
6. Berkontribusi untuk mendukung lingkungan kerja yangb aman dan sehat

STANDAR11-KOLABORASI

Perawat kesehatan komunitas berkolaborasi dengan perwakilan komunitas , organisasi ,


dan tenaga professional lain dalam menyediakan dan melakukan promosi kesehatan pada
komunitas.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Melakukan komunikasi dengan berbagai institusi dalam komunitas untuk


mengumpulkan informasi dan mengembangkan kemitraan serta kuwalisi untuk
identifikasi komunitas yang berfokus pada masalah kesehatan
2. Melakukan koordinasi dengan individu, kelompok , dan organisasi berbasis
komunitas dalam pengkajian , perencanaan , implementasi dan evaluasi komunitas
yang berfokus pada kebijakan , program , dan pelayanan
3. Mengaplikasikan pengetahuan keperawatan dan kesehatan komunitas ketim
interdisiplin , administrasi , pembuat kebijakan , organisasi komunitas , masyarakat,
dan mitra multi sector
4. Melakukan kerja sama dengan disiplin ilmu lain dalam pengajaran , pengembangan
program , implementasi , penelitian , serta advoksi kebijakan masyarakat .
5. Melakukan kerja sama dengan individu , kelompok, kualisi , dan organisasi untuk
berubah yang akan berefk pada kebijakan kesehtan, program , dan layanan untuk
memberikan hasil yang positif
6. Mendokumentasikan interaksi kolabiratif dan proses terkait kebijakan , program ,
dan pelayanan

STANDAR12-ETIK
Perawat kesehatan komunitas harus mengintegrasikan nilai-nilai etik dalam semua area
praktik

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Mengaplikasikan kode etik untuk perawat dengan pernyataan yang di uraikan (


ANA , 2001 ) dan prinsip-prinsip etik praktik kesehatan komunitas (public
healta leadership society , 2000 ) untuk panduan praktik keperawatan kesehatan
komunitas
2. Memberikan program dan pelayanan dengan cara melindungi dan menghormati
otonomi , harga diri dan hak populasi atau komunitas yang individu
3. Membantu individu , kelompok , dan komunitas dalam mengembangkan
keterampilan untuk advokasi diri
4. Mendemonstrasikan komitmen untuk mengembangkan lingkungan dan kondisi
di mana gaya hidup sehat kemungkinanan di praktikan oleh individu , teman
dan komunitas dalam bermitra
5. Berperan dalam memecahkan isu-isu etik yang melibatkan teman , kelompok
komunitas , system dan pemangku kepentingan lain
6. Melaporkan aktifitas legal , tidak sesuai dengan standar praktik yang ada

STANDAR13- PENELITIAN

Perawat kesehatan komunitas mengintegrasikan hasil penelitian kedalam praktik


keperawatan komunitas

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Menggunakan bukti terbaik yang ada , termasuk hasil penelitian untuk panduan
dalam praktik , kebijakan , dan keputusan pemberian layanan
2. Secara aktif berperan dalam aktifitas penelitian pada berbagai tingkat yang sesuai
dengan tingkat pendidikan denga posisi sekarang

STANDAR14- MENGGUNAKAN SUMBER-SUMBER

Perawat kesehatan komunitas mempertimbangkan factor-faktor yang berhubungan


dengan keamanan , efektifitas , biayaya , serta dampak praktik pada komunitas dalam
merencanakan dan memberikan pelayanan program maupun kebijakan keperawatan dan
kesehatan masyarakat

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas


1. Mengevaluasi seperti factor-faktor keamanan , aksesibilitas , biayaya, kentungan ,
efeisensi serta dampak praktik pada komunitas ketika memilih pilihan peraktik yang
akan berakibat terhadap hasil yang di harapkan
2. Membantu mewakili komunitas khusus dan pembangku kepentingan lain dalam
mengidentifikasi dan mengamankan layanan yang ada dan sesuai serta berhubungan
dengan kebutuhan kesehatan
3. Mengizinkan atau mendelegasikan tugas yang diambil kedalam pertimbangan yang
menjadi kepedulian komunitas , potensi terjadi paparan dan bahaya , kompleksitas
tugas , dan kemampuan prediksi hasil yang di harapkan.
4. Membantu komunitas dalam memberikan infomasi mengenai pilihan , biayay , resiko
, dan keuntungan dari kebijakan , program dan pelayanan

STANDAR15- KEPEMIMPINAN

Perawat kesehatan komunitas menerapkan prinsip kepemimpinan kedalam keperawatan


dan kesehatan komunitas

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. terlibat dalam pengembangan timmulti/sector dan membangun koalisi


termasuk professional lain , komunitas dan pemangku kepentingan
2. Meningkatkan lingkungan kerja yang sehat
3. Mejabarkan misi , tujuan , recana , aksi , maupun mengukur hasil keperawatan
, program , serta layanan kesehatan komunitas kepada tenaga professional lain
atau komunitas
4. Menunjukkan kreatifitas dan flexibilitas melalui waktu yang selalu berubah
5. Mengordanisasikan program dan pelayanan lintas area diantara tim multi-
sektor lain
6. Melayani perawan kepemimpinan dalam lingkungan kerja , populasin dan
komunitas
7. Berfungsi sebagai pemimpin timkesehatan komunitas dalam persiapan situasi
gawat darurat dan mendelegasikan tugas seperti yang tercantum dalam standar
protocol pelaksanaan

STANDAR16- ADVOKASI
Perawat kesehatan komunitas melalukan advokasi dan usaha keras untuk melindungi
kesehatan , keamanan , dan hak-hak komunikasi.

Kriteria pengukuran bagi perawat kesehatan komunitas

1. Menyatukan identifikasi kebutuhan komunitas dalam pengembangan kebijakan ,


program , atau rencana pelayanan
2. Mengatur efektifitas untuk advokasi komunitas ketika mengkaji hasil yang di
harapkan
3. Menerapkan kerahasiaan , etik ,hukum , privasi , dan panduan professional dalam
mengembangkan kebijakan dan isu-isu lainnya
4. Mendemonstrasikan keterampilan kedalam advokasi dihadapan penyedia layanan
dan pemangku kepentingan atas nama komunitas
5. Berusahan keras memecahkan konflik yang berasal dari komunitas penyedia layanan
, pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan serta menjaga minta baik
komunitas dan integritas perawat profesional