Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS SAWAN I
Jln. Raya Sangsit – Singaraja Kode Pos : 81171 Telp. (0362) 24960
Email : puskesmassawan1@gmail.com

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


AUDIT INTERNAL RUANG PERIKSA UMUM
PUSKESMAS SAWAN I

I. Pendahuluan:
Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat perlu dimonitor dan
dievaluasi agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat baik
dalam pelayanan kesehatan perseorangan maupun pelayanan kesehatan masyarakat.
Monitoring dan penilaian kinerja dilakukan baik melalui supervisi, laporan
capaian kinerja, audit, lokakarya mini bulanan, lokakarya mini triwulan, penilaian
kinerja semester, dan penilaian kinerja tahunan.
Audit internal merupakan salah satu mekanisme untuk menilai kinerja puskesmas
yang dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas
berdasarkan standar/kriteria/target yang ditetapkan.
II. Latar Belakang:

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya


kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan
lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat
kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Upaya
Kesehatan Perseorangan yang selanjutnya disingkat UKP adalah suatu kegiatan
dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk
peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat
penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan. Berdasarkan Permenkes no 75
thn 2014 Pasal 14, untuk menunjang pelayanan kesehatan Puskesmas wajib
memiliki sarana dan prasarana yang sesuai standard an dilakukan
pemeliharaan,perawatan, dan pemeriksaan secara berkala agar tetap layak fungsi.
Berdasarkan Keputusan Kepala Puskesmas tentang Formularium Pengobatan
Dasar Puskesmas Sawan I bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan perlu menjamin aksesibilitas obat yang aman,berkhasiat, bermutu, dan
terjangkau dalam jenis dan jumlah yang cukup. Serta dalam rangka pelaksanaan
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu disusun daftar obat dalam bentuk
formularium Nasional.
Dengan adanya audit internal akan dapat diidentifikasi kesenjangan kinerja,
kelengkapan sarana dan prasarana yang menjadi masukan untuk melakukan
perbaikan dan penyempurnaan baik pada sistem pelayanan maupun sistem
manajemen.
III. Tujuan audit:
Tujuan Umum:

Melakukan penilaian terhadap kesesuaian sumber daya, proses pelayanan, dan


kinerja pelayanan UKP sebagai dasar untuk melakukan perbaikan mutu dan
kinerja

Tujuan Khusus:

1. Melakukan penilaian terhadap kelengkapan dan kelayakan sarana dan prasarana ruang
periksa umum
2. Melakukan penilaian terhadap kesesuaian resep obat berdasarkan formularium.

IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan

a. Lingkup audit:
1. Kelengkapan sarana dan prasarana ruang periksa Umum
2. Kesesuaian peresepan obat berdasarkan formularium
b. Kegiatan Audit dan Rincian kegiatan:
1. Melakukan audit kelengkapan sarana dan prasarana di ruangan periksa dengan
menggunakan ceklist instrumen.
2. Melakukan audit kesesuaian peresepan obat terhadap pasien dengan
menggunakan ceklist formularium obat.

V. Cara melakukan kegiatan:


a. Kriteria audit yang digunakan :
1. Kelengkapan sarana dan prasarana ruang perika berdasarkan Permenkes no 75
tahun 2014
2. Penilaian kesesuaian peresepan obat berdasarkan Formularium Pengobatan Dasar
Puskesmas Sawan I
b. Metoda audit:
Metoda dalam pelaksanaan audit internal adalah: Pemeriksaan secara fisik terhadap
sarana dan prasarana, pemeriksaan terhadap resep obat dengan menggunakan ceklist
instrument.
c. Instrumen audit:
Instrumen yang digunakan dalam melakukan audit internal meliputi:
1. Cek list sarana dan prasarana ruang pemeriksaan umum (Terlampir)
2. cek list kesesuaian peresepan obat (Terlampir)

VI. Sasaran/Objek audit:


1. Terlaksananya audit Pelayanan UKP yaitu kelengkapan sarana dan prasarana
di ruang periksa umum

2. Terlaksananya audit kesesuaian peresepan obat oleh petugas terhadap pasien

VII. Jadwal dan alokasi waktu (lihat lampiran)

a. -Pemeriksaan kelengkapan sarana dan prasarana ruang periksa umum : 5- 6


April 2018

-Analisis : 10 April 2018

-Penyusunan Laporan : 11 April 2018

b. -Pemeriksaan terhadap kesesuaian peresepan obat : 5-6 Oktober 2018

-Analisis : 7 Oktober 2018

-Penyusunan Laporan : 11 Oktober 2018

VIII. Evaluasi pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan:

Evaluasi pelaksanaan kegiatan audit dilakukan untuk menilai apakah pelaksanaan


audit sesuai dengan jadual yang sudah disusun setiap tiga bulan sekali. Jika
terjadi ketidak sesuaian dalam pelaksanaan kegiatan audit dilaporkan kepada
ketua tim audit untuk dibahas bersama dalam tim audit internal.

IX. Pencatatan, pelaporan, dan evaluasi kegiatan:

Auditor internal harus mencatat/mendokumentasikan keseluruhan proses kegiatan


audit internal, dan melaporkan hasil temuan audit, hasil analisis, dan rencana
tindak lanjut yang disepakati bersama dengan auditee. Keseluruhan kegiatan
audit internal harus dievaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dalam
melaksanakan audit.

Sangsit, 27 Maret 2018


Ketua Tim Audit Anggota Tim Audit

(drg Putu Krisanthi Anjani N) ( )

Anda mungkin juga menyukai