Anda di halaman 1dari 2

RESENSI NOVEL MARIPOSA

Peresensi : Dimsa Mutiara Firstayodi / 06 / XI MIPA 8

Judul : Mariposa
Jenis : Novel Fiksi Indonesia
Penulis : Luluk Hidayatul Fajriyah
Penerbit : Coconut Books
Pendistribusian : PT. Bumi Semesta Media
Tahun terbit : 2018
Cetakan : I, Desember 2018
ISBN : 978-602-5508-61-5
Tebal halaman : 482 halaman
Harga Buku : Rp.99.000,-

Luluk H.F, Lahir pada 14 Juni 1995, seorang


novelis muda yang merupakan Mahasiswi di Universitas Muhammadyah Malang
jurusan Fakultas Ekonomi Bisnis, seorang penulis muda, masih mahasiswi. Ia mencuri
perhatian pembaca. Hidayatul Fajriyah dengan nama pena Luluk HF, mencuat di antara
karya-karya asing di Wattpad. Berawal dari keisengannya menjajal aplikasi Wattpad,
Luluk HF kini menjadi seorang penulis lokal merebut hati pembaca nasional.
Luluk H.F yang gemar menulis sejak kelas X SMA ini karya-Karyanya, Delov,
Devilenlovqer, EL, dan Mariposa, sudah bisa dibaca di Wattpad. Dia memiliki 165 ribu
followers setia yang selalu menantikan tulisan-tulisannya di Wattpad, dan beberapa
Novelnya pun dijadikan film oleh sebuah urmah produksi di Indonesia.
Pada awal muncul di wattpad novel Mariposa ini merupakan cerita bersambung,
cerita yang runut namun dibuat bersambung ini menjadikan para pembaca di wattpad
menjadi semakin penasaran pada kelanjutan kisahnya, dan setelah Luluk H.F sebagai
penulis menyetujui kontrak dengan penerbit maka novel yang awalnya hanya di bagikan
lewat watt-pad inipun di bukukan.
Novel Mariposa memiliki cerita yang sedikit berbeda dari novel-novel bergendre
anak muda lainnya, pada novel ini digambarkan kisah perjuangan wanita muda yang
aktif dan energik mengejar cinta dari seorang pria yang pendiam dan cendrung pasif.
Pada novel Mariposa ini, diceritakan bagaimana perjuangan Acha yang berusaha
mendapatkan cinta Iqbal, yang ternyata Iqbal belum pernah dekat dengan perempuan
manapun sebelumnya, Iqbal laki-laki yang banyak disukai oleh wanita di SMA Arwana,
dan terkenal sebagai seorang juara Olimpiade Kimia Nasional, namun sikap Iqbal yang
dingin membuat para wanita sulit mendekati dan mendapatkan hati Iqbal.
Sifat Iqbal dan Acha yang saling bertentangan membuat keduanya sulit selaras
pada awalnya, Acha seorang wanita yang terkesan urakan berusaha keras untuk
mendekati Iqbal yang pendiam dan terkenal karena ketampanan dan kecerdasannya dan
sebagian teman-teman wanita Iqbal menyebut Iqbal “Pria berhati batu”.
Acha sendiri walaupun sifat dan sikapnya terkesan urakan namun banyak juga
disukai oleh para pria di sekolahnya, seperti Juna misalnya yang menykai Acha sejak
lama, namun entah kenaa hati Acha sejak melihat Iqbal tidak dapat merasakan perasaan
apapun ke laki-laki lain selain Iqbal.
Sikap Iqbal yang selalu ketus dan dingin kepada Acha saat Acha berusaha
mendekati Iqbal tidak membuat Acha berhenti untuk berusaha mendekati Iqbal, dalam
fikiran Acha selama Iqbal tidak berubah menjadi sapi terbang Acha akan terus
memperjuangan Iqbal, gadis yang memiliki hobi dengan warna hitam putih seperti
warna pada pola tubuh sapi ini berusaha keras untuk mendekatkan dirinya dengan Iqbal
hingga pada satu peristiwa memaksa Iqbal untuk dekat dengan Acha.
Perjuangan Acha akhirnya tidak sia-sia, dengan berbagai usaha dan dengan
situasi yang akhirnya mendukung kearah Acha membuat Acha dan Iqbal akhirnya
menjadi akrab dan seiring keakraban mereka Acha dan Iqbalpun akhirnya berpacaran.
Lika liku kisah cinta merekapun penuh dengan warna, Acha yang heboh dan
sering over perhatian kepada Iqbal sering kali di kecewakan oleh sikap Iqbal yang tetap
saja dingin, kejadian yang besar acap kali dianggap sepele oleh Iqbal, seperti kejadian
Iqbal lupa menghadiri acara ulang tahun Acha hingga Iqbal yang lepas perhatian kepada
Acha, namun itulah roamntika cinta semasa di SMA, pada akhirnya konflik di ujung
cerita ini muncul pada acara malam perpisahan, Acha dan Juna disematkan sebagai raja
dan ratu Malam Perpisahan sedikit membuat Iqbal cemburu, karena Iqbal tau sudah
lama Juna mengejar-ngejar Acha.
Karya novelnya tidak berat dengan gaya sederhana. Genrenya juga ringan dan
enak dibaca, novel yang cukup panjang ini menjadi terasa singkat dibaca karena di sela-
sela cerita, muncul cerita-cerita lucu dan cukup menggelitik.
Novel ini lebih menonjolkan konflik daripada karakter tokoh dalam novel, pada
satu sisi dengan sistem ini novel menjadi menarik untuk dibaca, namun pada sisi lain,
pembaca kurang mendapatkan lebih tentang karakter dari tokoh-tokoh yang ada dalam
novel ini.
Secara keseluruhan, novel Mariposa ini sangat bagus dan sangat layak dibaca,
alur cerita yang sangat baik, dan konflik-konflik yang seolah tidak pernah putus,
menjadikan novel ini seru untuk dibaca. Novel romantis berbalut komedi ini cocok
dibaca oleh remaja jaman sekarang, karena di kalangan remaja, cerita-cerita seperti ini
cukup disukai.