Anda di halaman 1dari 51

Petunjuk Teknis

Penyelenggaraan Posyandu
Remaja
Oleh
Subdit Usia Sekolah dan Remaja
Dit Kesehatan Keluarga, Kemenkes
Jakarta 25 September 2018
Terdiri Dari ;

BAB I PENDAHULUAN

BAB II KONSEP DASAR POSYANDU REMAJA

BAB III KEGIATAN POSYANDU REMAJA

BAB IV JENIS KEGIATAN POSYANDU REMAJA

BAB V PENYELENGGARAAN POSYANDU REMAJA

BAB VI KELOMPOK KERJA (POKJA) POSYANDU REMAJA

BAB VII PEMBINAAN POSYANDU REMAJA


BAB I A. Latar Belakang
PENDAHULUAN
B. Landasan Hukum
A. Latar Belakang • Jumlah remaja (10-19 tahun) di Indonesia
kurang lebih 43,5 juta jiwa (Piramida
penduduk 2010)
• Jumlah Remaja Sekolah Tingkat SMP 77,89%
•  remaja SMP tidak sekolah 23%
• Jumlah remaja Sekolah Tingkat SMA 59,85%
•  remaja SMA tidak sekolah 41%

Hub seks: pa 
persalinan ibu<20
Alkohol 28% remaja pi thn, berkontrtibusi
24% remaja pa usia < 15 Seks pra nikah 0,7% pi penasaran/ingin tahu
dan 4,5% pa ( 15-19 thn) (57,5%), pi terjadi begitu kematian neo,
thn saja (38%) dipaksa(12,6%). AKI,AKBA, AKI

Napza 2,8% Pacaran <15 thn:


32,1% remaja pi dan Pernah melahirkan
remaja15-19 7% remaja pi (15-19
thn 36,5% remaja pa (15-
19 thn) thn)
• Undang-Undang Dasar Tahun 1945 pasal 28H
• Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang-undang
Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak
• Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
• Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
• Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa
• Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan
B. Landasan Hukum
• Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan
Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
• Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota
• Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas
• Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pedoman
Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu
• Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman
Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu
• Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan
Anak
• Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015 tentang
Rencana Strategis Kementrian Kesehatan Tahun 2015-2019.
• Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota
• Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
A. Pengertian

B. Tujuan
BAB II
KONSEP DASAR C. Sasaran
POSYANDU

D. Fungsi

E. Manfaat

F. Lokasi
A. Pengertian B. Tujuan

Posyandu 1. Tujuan Umum


• Mendekatkan akses dan meningkatkan cakupan layanan
remaja : kesehatan bagi remaja.

2. Tujuan Khusus
- UKBM
• Meningkatkan peran remaja dalam perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja
- Memberikan kemudahan
• Meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS)
dalam memperoleh • Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja
pelayanan kesehatan bagi tentang Kesehatan Reproduksi bagi remaja
• Meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dan
remaja pencegahan penyalahgunaan Napza
• Mempercepat upaya perbaikan gizi remaja
- untuk meningkatkan
• Mendorong remaja untuk melakukan aktifitas fisik
derajat kesehatan dan • Melakukan deteksi dini dan pencegahan Penyakit Tidak
keterampilan hidup Menular (PTM)
• Meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan
sehat remaja kekerasan

7
C. Sasaran

Sasaran Kegiatan Sasaran Petunjuk


Posyandu Remaja: Pelaksanaan:
• Remaja usia 10-18 • Petugas kesehatan
tahun • Pemerintah desa
• Keluarga dan
masyarakat
• Stake holder
• Kader Kesehatan
Remaja
D. Fungsi

• Sebagai wadah pemberdayaan masyarakat (non instruktif, self


identification, potensi yang dimiliki)  meningkatkan derajat
kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja, pemecahan
masalah
• Sebagai wadah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan mencakup
fs promotif dan preventif
• Sebagai surveilans dan awareness
E. Manfaat

Bagi remaja Petugas Kesehatan


1. Aktualisasi diri 1. Mendekatkan akses pelayanan kesehatan
2. Memperoleh pengetahuan dan dasar
keterampilan hidup 2. Membantu remaja dalam memecahkan
3. Partisipasi masalah yang spesifik

Dapat membantu keluarga untuk:


Stakeholder Pemerintah Desa 1. membentuk anak yang mampu
Meningkatkan koordinasi dalam pemberian berperilaku hidup bersih dan sehat
pelayanan secara terpadu 2. membentuk anak yang memiliki
keterampilan sosial yang baik
Panti/ lembaga kesejateraan sosial
Lembaga pembinaan khusus anak/ lapas
F. Lokasi Karang Taruna
Remaja Mesjid, sekolah keagamaan

• Posyandu remaja berada di setiap


desa/kelurahan
• Tempat kegiatan disesuaikan dengan
kondisi di daerah
• Jika dalam satu wilayah terdaftar lebih
dari 50 remaja, maka wilayah tersebut
dapat mendirikan Posyandu Remaja
lainnya
BAB III
KEGIATAN POSYANDU
REMAJA
A. PEMBENTUKAN
B. PENGORGANISASIAN
C. KEDUDUKAN POSYANDU REMAJA
D. KADER POSYANDU REMAJA
E. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PARA
PELAKSANA
F. INTEGRASI KEGIATAN
G. PEMBIAYAAN POSYANDU REMAJA
A. PEMBENTUKAN

Pelaksanaan dan
pengawasan
Posyandu Remaja
MMD

SMD

Pendekatan
Eksternal

Pendekatan
Internal dan
A. Pembentukan 1. Pendekatan Internal
mempersiapkan para petugas kesehatan
Lokmin Bulanan
2. Pendekatan Eksternal
Tujuan pendekatan eksternal adalah
mempersiapkan masyarakat dan stakeholder.
3. Survey Mawas Diri
untuk menemuan sendiri masalah yang
dihadapi serta potensi yang dimiliki.
4. Musyawarah Masyarakat Desa
Hasil yang diharapkan dari MMD adalah
ditetapkannya daftar urutan masalah dan
upaya kesehatan yang akan dilakukan
5. Pelaksanaan dan Pengawasan Posyandu
setelah dilaksanakan MMD harapannya
menghasilkan kesepakatan untuk pelaksanaan
Posyandu remaja
Lampiran 4 5 Apakah kamu puas dengan
CONTOH PERTANYAAN UNTUK SURVEY MAWAS pelayanan konseling di
DIRI (SMD) dalam Puskesmas?
6 Apakah kamu merasa
nyaman jika melakukan
Contoh Pertanyaan Untuk Remaja konseling kesehatan
Nama : remaja di Puskesmas?
7 Menurutmu, apakah
Jenis Kelamin : selama ini kamu cukup
Usia : mudah untuk mendapatkan
pelayanan konseling?
Sekolah :
8 Apakah kamu pernah
No Pertanyaan Ya Tidak Tidak mendapatkan pelayanan
Tahu kesehatan di luar
1 Apakah selama ini
Puskesmas memberikan
Puskesmas?
pelayanan kesehatan 9 Menurutmu, apakah perlu
khusus untuk remaja? ada pelayanan atau
2 Apakah jam operasional kegiatan kesehatan remaja
Puskesmas sesuai dengan di luar gedung
waktu luang remaja? Puskesmas?
3 Apakah Puskesmas
memberikan pelayanan
10 Menurutmu, apakah remaja
kesehatan remaja di luar memiliki cukup waktu luang
jam operasionalnya atau di di luar jam sekolah?
luar gedung puskesmas? 11 Menurutmu, jika diadakah
4 Apakah remaja bisa kegiatan berkaitan dengan
mengakses seluruh kesehatan remaja di luar
pelayanan kesehatan yang
disediakan Puskesmas
gedung puskesmas dan di
saat jam operasional luar jam sekolah, apakah
puskesmas? kamu mau ikut
berpartisipasi di dalamnya?
Contoh Pertanyaan Untuk Masyarakat
Nama : 6 Apakah selama ini sudah ada
Jenis Kelamin : petugas kesehatan/kader
yang memberikan informasi
Usia :
kepada remaja tentang
Pekerjaan : kesehatan remaja di luar
No Pertanyaan Ya Tidak Tidak gedung Puskesmas?
Tahu
1 Apakah
7 Menurut Anda, apakah remaja
Bapak/Ibu/Saudara perlu mendapatkan informasi
pernah mengikuti tentang kesehatan remaja?
sosialisasi tentang
kesehatan remaja? 8 Menurut Anda, apakah remaja
2 Apakah ada tempat perlu mendapatkan pelayanan
pelayanan kesehatan di
masyarakat yang khusus
kesehatan rutin?
bagi remaja saja? 9 Menurut Anda, apakah remaja
3 Menurut Anda, apakah perlu mendapatkan akses
selama ini remaja bisa
mengakses Puskesmas pelayanan kesehatan yang
untuk mendapatkan lebih dekat dengan tempat
pelayanan kesehatan
remaja?
tinggalnya?
4 Apakah selama ini sudah 10 Menurut Anda, apakah selama
ada kegiatan yang ini remaja cukup aktif terlibat
berkaitan dengan
kesehatan remaja di luar untuk mengikuti kegiatan di
jam operasioanal masyarakat?
Puskesmas?
5 Menurut anda, apakah
remaja perlu
mendapatkan pelayanan
Contoh Pertanyaan Untuk Tokoh Masyarakat
Nama :
Jenis Kelamin :
Usia :
Pekerjaan :

No Pertanyaan Ya Tidak Tidak 6 Menurut Anda, apakah di


Tahu lingkungan Anda perlu
1 Apakah dibentuk kegiatan khusus
Bapak/Ibu/Saudara remaja yang berkaitan
pernah melakukan dengan kesehatan remaja?
kegiatan sosialisasi
tentang kesehatan
remaja kepada
masyarakat?
2 Menurut pengamatan
Anda, apakah ada
masalah di lingkungan
Anda yang berkaitan
dengan remaja?
Keterangan; Contoh pertanyaan tersebut dapat diubah
3 Apakah selama ini sudah sesuai dengan kepentingan wilayah masing-masing
ada kebijakan tentang
kegiatan pemberdayaan
remaja?
4 Apakah selama ini sudah
ada kegiatan yang
dikhususkan untuk
meningkatkan kesehatan
remaja di lingkungan
Anda?
5 Menurut Anda, apakah
Puskesmas saja cukup
Lampiran 8
CONTOH FORM DATA DASAR POSYANDU REMAJA
1. Jumlah Remaja Menurut Jenis Kelamin 9. Jumlah pernikahan berdasarkan usia
a. Laki-laki
b. Perempuan
selama setahun terakhir
2. Jumlah Remaja Menurut Usia a. <20 Tahun
a. 10-12 Tahun b. 20-30 Tahun
b. 13-15 Tahun
c. >30 Tahun
c. 15-18 Tahun
3. Tingkat Pendidikan Remaja 10. Perilaku berisiko remaja
a. SD/Sederajat a. Rokok
b. SMP/Sederajat b. Tidak olah raga
c. SMA/Sederajat
d. Perguruan Tinggi c. Diet tidak seimbang
4. Aktivitas Remaja Sehari-hari d. Aktif seksual
a. Pelajar e. NAPZA
b. Bekerja
c. Lainnya
f. Bullying
5. Mata Pencarian Keluarga Remaja g. Lainnya
a. Tani 11. Jumlah fasilitas kesehatan yang tersedia
b. PNS
c. Swasta
12. Jumlah tenaga kesehatan yang terlatih untuk
d. Dagang kesehatan remaja
e. Buruh
f. Lainnya
6. Tingkat Perekonomian Keluarga
a. Menengah ke bawah Keterangan; untuk data dasar remaja dapat
b. Rata-rata dimodifikasi dan dibuat selengkap mungkin sesuai
c. Menengah ke atas dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
7. Jumlah kader kesehatan remaja yang terlatih
8. Jumlah organisasi remaja yang aktif
B. Pengorganisasian Ketua Pembina:
Kepala
Desa/
Wakil Sekretaris
Lurah

1. Struktur Organisasi PJ
Pendaftaran
PJ
Pengukuran
PJ
Pencatatan
PJ Pelay Kes PJ KIE

Ditetapkan oleh musyawarah masyarakat pada saat pembentukan


Posyandu Remaja.
Setiap satu kecamatan memiliki wadah untuk kader Posyandu Remaja
dari setiap kelurahan

2. Pengelola Posyandu
Pengelola Posyandu Remaja adalah unsur masyarakat, dan seluruh
lembaga kemasyarakatan, termasuk lembaga profesi, perguruan
tinggi, LSM dll
C. Kedudukan

1. Terhadap pemerintah desa


• Wadah pemberdayaan masyarakat yang secara kelembagaannya dibina oleh
pemerintah desa/kelurahan
2. Terhadap Pokja Posyandu
• sebagai satuan organisasi yang mendapat binaan
3. Terhadap UKBM
• Bagian dari UKBM
4. Terhadap Forum peduli kesehatan kecamatan
• sebagai satuan organisasi yang mendapat arahan dan dukungan
5. Terhadap Puskesmas
• sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang secara
tekhnis medis dibina oleh Puskesmas.
D. KADER POSYANDU REMAJA

Syarat Kader Posyandu Remaja

a. Remaja usia 10-18 tahun

b. Berjiwa kreatif, inovatif dan komitmen

c. Mau secara sukarela menjadi kader

d. Berada atau berdomisili diwilayah


Posyandu Remaja
E. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PARA PELAKSANA
Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Posyandu Remaja;
a. Kader Remaja: sebelum pelaksanaan, Hari H, di luar hari pelaksanaan
b. Puskesmas: membimbing pelaksanaan, pelayanan, melaporkan hasil, melaksanakan
deteksi(HEEADSSS)
c. Pemangku kepentingan seperti
- Kecamatan:
- Kelurahan :
- Instansi terkait
d. Kelompok Kerja (Pokja)
e. Tim Penggerak PKK
f. Tokoh Masyarakat atau Forum Peduli Kesehatan Kecamata
g. Organisasi Kemasyarakatan
h. Swasta/ Dunia
F. INTEGRASI KEGIATAN

Kelompok Kader
Posbindu PTM Kesehatan Remaja Kelompok Keagamaan
(KRR)
• Dalam • Kader Posyandu • Posyandu Remaja
pelaksanaannya remaja merupakan dapat dikelola oleh
kegiatan Posbindu bagian dari KKR Karang Taruna,
PTM untuk remaja kelompok
usia 15-18 thn Keagamaan/
diberikan juga organisasi pemuda
kegiatan pelayanan yang ada di daerah
posyandu remaja
G. PEMBIAYAAN POSYANDU REMAJA

Adapun sumber-sumber pembiayaan tersebut dapat berasal dari


APBN, APBD Propinsi dan APBD Kab/Kota, dan sumber-sumber dana
lainnya yang sah dan tidak mengikat. Dana tersebut digunakan untuk:
• Pembinaan peningkatan kapasitas petugas kesehatan dan Kader
Posyandu Remaja
• Biaya operasional kesekretariatan pokja Posyandu Remaja
• Biaya operasional pembinaan, supervisi, bimbingan teknis
• Dukungan biaya operasional Kader Posyandu Remaja, dsb
A. KEGIATAN UTAMA
BAB IV
JENIS KEGIATAN
POSYANDU REMAJA B. KEGIATAN PENGEMBANGAN ATAU
TAMBAHAN
PKHS
A. KEGIATAN UTAMA
Kespro Remaja

Jiwa dan NAPZA

GIZI

Aktifitas Fisik

PTM

Pencegahan Kekerasan pada Remaja

Penyuluhan terkait Isu Kesehatan Terkini

Ada 8 kegiatan utama yaitu


B. KEGIATAN PENGEMBANGAN ATAU TAMBAHAN

Contoh Kegiatan Pengembangan;

• Bina Keluarga Remaja


• Pemilihan duta kesehatan remaja
• Kampanye Kesehatan diluar kegiatan rutin Posyandu
• Pelatihan kewirausahaan Remaja
• Perayaan hari besar Nasional
• Peningkatan kerjasama dengan dunia usaha
A. LANGKAH-LANGKAH PADA PELAKSANAAN POSYANDU
REMAJA

B. WAKTU PENYELENGGARAAN
BAB V
PENYELENGGARAAN C. TEMPAT PENYELENGGARAAN
POSYANDU REMAJA
D. SARANA DAN PRASARANA

E. PENCATATAN DAN PELAPORAN


A. Langkah-Langkah Pelaksanaan Posyandu Remaja
Buku Pemantauan
Tumbuh kembang

1. Pendaftaran 3. Pencatatan 4. Pelayanan 5. KIE


2. Pengukuran
- Daftar hadir, - Buku register, Kesehatan - penyuluhan,
- BB, TB, TD, buku pemantauan
form data diri, - Konseling, pemutaran film,
form / kuesioner LILA, anemia kesehatan remaja HEEADSSS, tablet bedah buku,
kecerdasan untuk remaja tambah darah /
- Kurva tumbuh ketrampilan soft
majemuk putri kembang WHO vitamin, rujukan skill, senam
Lampiran 6
CONTOH REGISTER POSYANDU REMAJA

N NIK Nama Tgl Lahir J Bulan:


o K

B T TTD LIL L Anemia


B B A P
TB, BB, LILA

Tensi, Pemantauan
IMT digital, pem Hb
Pendaftaran,
penimbangan
rekapitulasi,
rencana
kegiatan

30
Soft skill,
Penyuluhan,
Senam

Kader,
Kader Kes
Remaja/
Konselor,
Remaja

31
B. WAKTU PENYELENGGARAAN

Posyandu Remaja Mudah dijangkau


dilaksanakan satu
kali sebulan oleh remaja
D. SARANA DAN PRASARANA

• Sarana yang diperlukan untuk kegiatan


Posyandu adalah Gedung sebagai tempat
pelaksanaan kegiatan
• Prasarana yang diperlukan antara lain
adalah;
• Timbangan BB
• Microtoice
• Alat ukur LILA / pita LILA
• Alat ukur Lingkar perut / meteran
• Alat ukur tekanan darah/ sfigmomanometer
• Buku register Posyandu Remaja
• Buku Rapor Kesehatanku / Buku Pemantauan
Kesehatan Remaja
• Media KIE (cetak dan elektronik)
• Set PKPR
E. PENCATATAN DAN PELAPORAN

Pencatatan Pelaporan
Pencatatan dapat dilakukan • Pelaporan kegiatan Posyandu
dengan menggunakan format Remaja dilaporkan ke Desa dan
baku sesuai dengan program Pengelola Program Kesehatan
kesehatan, Sistim Informasi Usia Sekolah dan Remaja
Posyandu (SIP) atau Sistim Puskesmas, (Terintegrasi dengan
Informasi Manajemen (SIM) catatan pelaporan kesehatan
remaja).
A. KEPENGURUSAN POKJA POSYANDU REMAJA

B. KEDUDUKAN POSYANDU REMAJA TERHADAP


BAB VI POKJANAL POSYANDU
KELOMPOK KERJA
(POKJA) POSYANDU C. PRINSIP-PRINSING PENGORGANISASIAN POKJA
POSYANDU REMAJA
REMAJA
D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI POKJA POSYANDU
REMAJA

E. PENCATATAN DAN PELAPORAN


A. KEPENGURUSAN POKJA POSYANDU REMAJA

• Unsur-unsur yang duduk dalam pengorganisasian Pokja Posyandu


Remaja tidak terbatas pada komponen instansi pemerintah saja,
tetapi juga dapat melibatkan unsur-unsur lain seperti : Lembaga
profesi, Perguruan Tinggi, LSM, Swasta/Dunia Usaha, ormas dan
sebagainya.
B. KEDUDUKAN POSYANDU REMAJA TERHADAP POKJANAL POSYANDU

• Secara organisasi, Pokjanal Posyandu Pusat bertanggung jawab


kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina
Pemerintahan Desa selaku Penanggung Jawab Harian Pokjanal
Posyandu Pusat.
• Sedangkan di daerah, kedudukan organisasi Pokja Posyandu secara
fungsional bertanggung jawab kepada Gubernur di Propinsi, kepada
Bupati/Walikota di Kabupaten/Kota, dan kepada Camat di Kecamatan.
Sedangkan Pokja Posyandu di Desa/Kelurahan bertanggung jawab
kepada Kepala Desa/Lurah.
• Kedudukan Pokja Posyandu Remaja, ada di tingkat desa/kelurahan.
C. PRINSIP-PRINSING PENGORGANISASIAN POKJA POSYANDU REMAJA

• Musyawarah mufakat
• Struktur organisasi sederhana, dan kaya fungsi
• Kedudukan pokja posyandu remaja setara dengan pokja lainnya
• Fungsi dan peran masing-masing unsur dalam kepengurusan
disesuaikan dengan kompetensi
• Mengutamakan prinsip koordinasi dan konsultasi
• Memanfaatkan sumberdaya dan potensi yang ada di masyarakat.
D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI POKJA POSYANDU REMAJA

• Menyiapkan data dan informasi Kegiatan


• Menganalisis masalah dan kebutuhan intervensi program
• Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan dan melakukan koordinasi
• Menyusun rencana kegiatan tahunan
• Mengupayakan sumber-sumber
• Melakukan bimbingan, pembinaan, fasilitasi, advokasi, pemantauan dan
evaluasi
• Memfasilitasi penggerakan dan pengembangan partisipasi
• Mengembangkan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan
A. BENTUK PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
BAB VII
PEMBINAAN B. MONITORING DAN EVALUASI
POSYANDU C. TINGKAT PERKEMBANGAN POSYANDU REMAJA
REMAJA
D. INDIKATOR TINGKAT PERKEMBANGAN POSYANDU
REMAJA
A. BENTUK PEMBINAAN DAN PENGAWASAN

Bentuk pembinaan dan pengawasan Pembinaan dan pengawasan sebagaimana


dilakukan melalui: tersebut di atas dilakukan melalui:

• Pembinaan dilakukan • Sosialisasi


dengan sistim • Rapat koordinasi
berjenjang • Konsultasi
• Workshop
• Lomba
• Penghargaan
• Orientasi dan Pelatihan
B. MONITORING DAN EVALUASI

Monitoring Evaluasi
Pembinaan melalui
Untuk melakukan
proses pengukuran hasil
pengawasan
yang dicapai

Dilakukan oleh petugas Fungsinya untuk


PKPR/Nakes dan Pokja melakukan
Posyandu perbaikan/peningkatan
D. INDIKATOR TINGKAT PERKEMBANGAN
POSYANDU REMAJA

No Indikator Pratama Madya Purnama Mandiri


1 Frekwensi pelaksanaan Kurang dari 8-9 kali dalam 10-11 kali 12 kali dalam
Mandiri kegiatan Posyandu delapan kali setahun dalam setahun
dalam setahun
setahun
Purna
2 Jumlah kader Kurang dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari
Posyandu Remaja lima, atau sama atau sama atau sama
Madya dengan lima dengan lima dengan lima

3 Pencapaian Kurang dari Kurang dari Lebih dari Lebih dari


Pratama pelaksanaan 50% 50% atau sama atau sama
pemberian KIE dalam dengan 50% dengan 50%
setahun sesuai jadwal

4 Program tambahan Tidak ada Tidak ada Ada ada


5 Cakupan dana Tidak ada Tidak ada Tidak ada Ada
swadaya
DAFTAR PUSTAKA

• Kementrian Kesehatan RI. 2017. Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Jiwa Di Sekolah Terintegrasi Program
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Jakarta: Kementrian Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2016. Pedoman Umum Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Jakarta:
Kementrian Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2015. Pedoman Optimalisasi Potensi Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) pada
Remaja. Jakarta: Kementrian Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2015. Petunjuk Teknis Penjaringan Kesehatan dan Pemeriksaan Berkala di Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementrian Kesehatan
• Kementrian kesehatan RI. 2015. Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Jakarta: Kementriana Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2014. Pedoman Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Jakarta:
Kementrian Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 65 Tahun 2013 tentang
Pedoman Pelaksanaan dan Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. Jakarta: Kementrian
Kesehatan.
• Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. 2012. Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling
Remaja dan Mahasiswa (PIK R/M). Jakarta: BKKBN
• Kementrian Kesehatan RI. 2011. Strategi Nasional Penerapan Pola Konsumsi Makanan dan Aktivitas Fisik untuk
Mencegah Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementrian Kesehatan
• Kementrian Kesehatan RI. 2011. Pedoman Pelatihan Dokter Kecil. Jakarta: Kementrian Kesehatan
Contoh Form Register Posyandu Remaja

No NIK Nama Tgl Lahir JK Bulan: Bulan :

BB TB TTD LILA LP Anemia BB TB TTD LILA LP Anemia


Hastag ??
Ayo kita viralkan posrem..
#1000PosremUntukIndonesia Lambang dan yel PKPR nasional
#PosyanduRemajaIndonesia ???
#PosyanduRemaja….(nama
daerah)
??? Ide lain ??? Mohon masukan
Draft Buku Pemantauan Tumbuh Kembang Usia Sekolah dan Remaja (1)
1. Identitas Diri 2. Catatan Hasil Skrining Kesehatan (diisi saat pertama kali bertemu petugas kesehatan)
Draft Buku Pemantauan Tumbuh Kembang Usia Sekolah dan Remaja (2)
3. Catatan Pemantauan Kesehatan Remaja 4. Grafik IMT dan Tinggi Badan menurut Umur
Draft Buku Pemantauan Tumbuh Kembang Usia Sekolah dan Remaja (3)
5. Catatan Harianku 6. Informasi Kesehatan

Berisi materi informasi kesehatan :


1. Kesehatan reproduksi
2. HIV dan AIDS
3. NAPZA
4. Gizi
5. Kekerasan dan Kecelakaan
6. Kesehatan Jiwa
7. Kebersihan Pribadi
8. Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Tes Mini EBA dan Mini MI
(untuk posrem langkah 1)
• Tes Mini MI (halaman 1) :
o Pertanyaan no 1 – 10 : pilih salah pernyataan a, b, c, sampai i yang
paling mendekati gambaran diri Anda !
• Tes Mini EBA / Brain of Preference Test (halaman 2) :
o No 1-10 : pilih salah satu a, b, c, d yang mendekati keunggulan Anda !
o No 11-20 : pilih salah satu a, b, c yang mendekati keunggulan Anda !
o No 21-30 : pilih satu a, b yang mendekati keunggulan Anda !
• Hasil = penjumlahan masing-masing poin pilihan (lihat halaman 3)