Anda di halaman 1dari 96

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

NILAI-NILAI DASAR APARATUR SIPIL NEGARA

KURANG OPTIMALNYA PELAYANAN IMUNISASI


DI KLINIK ANAK TERPADU DAN TUMBUH KEMBANG
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GADJAH MADA

Disusun oleh :
Nama : Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ners.
NIP : 198707142015042005
No. Absen : 13
Jabatan : Perawat Rumah Sakit UGM
Unit Kerja : Universitas Gadjah Mada
Coach : Sudirman Mustafa, SH., M.Hum
Mentor : dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc.

LATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN V


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH
2017

i
HALAMAN PERSETUJUAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI


NILAI-NILAI DASAR APARATUR SIPIL NEGARA

KURANG OPTIMALNYA PELAYANAN IMUNISASI


DI KLINIK ANAK TERPADU DAN TUMBUH KEMBANG
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GADJAH MADA

Nama Peserta : Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep.,Ners.


NIP : 198707142015042005
No. Absen : 13
Jabatan : Perawat Rumah Sakit UGM

Semarang, 14 September 2017


Peserta Pelatihan Dasar CPNS

Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ners.


NIP 198707142015042005

Mengetahui:

Coach Mentor

Sudirman Mustafa, SH., M.Hum dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc.


Widyaiswara Ahli Madya Kepala Instalasi Rawat Inap
NIP.196209161995011001 NIP 198202252009122004

ii
HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI


NILAI-NILAI DASAR APARATUR SIPIL NEGARA

KURANG OPTIMALNYA PELAYANAN IMUNISASI


DI KLINIK ANAK TERPADU DAN TUMBUH KEMBANG
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GADJAH MADA

TELAH DISEMINARKAN

DI : Semarang
Pada tanggal : 14 September 2017

PESERTA PELATIHAN DASAR

Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ners.


NIP. 198707142015042005

MENGESAHKAN:
Coach Mentor

Sudirman Mustafa, SH., M.Hum dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc.


Widyaiswara Ahli Madya Kepala Instalasi Rawat Inap
NIP.196209161995011001 NIP 198202252009122004
Narasumber

Drs. Sigit Sumarhaen Y, SH, MM


Widyaiswara Utama
NIP.195604011980031015

iii
PRAKATA

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan berkah dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan aktualisasi dengan judul “Kurang Optimalnya Pelayanan
ImunisasiDi Klinik Anak Terpadu Dan Tumbuh Kembang Rumah Sakit
Universitas Gadjah Mada”.
Penulis menyadari bahwa dalam penyelesaian aktualisasi ini tidak
terlepas dari bantuan dan bimbingan berbagai pihak. Melalui kesempatan
ini penulits ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada:
1. Prof. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D sebagai Rektor Universitas
Gadjah Mada yang telah menugaskan saya untuk mengikuti pelatihan
dasar CPNS golongan III ini.
2. Prof. dr. Arif Faisal, Sp.Rad(K)., DHSM., sebagai Direktur Utama
Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada yang telah memberikan
kesempatan pada penulis untuk mengikuti pelatihan dasar CPNS
golongan III ini.
3. Bapak Sudirman Mustafa, SH., M.Hum., selaku coach yang telah
memberikan bimbingan dan kesabaran yang luar biasa selama
pembuatan rancangan aktualisasi di BPSDMD Jawa Tengah.
4. Drs. Sigit Sumarhaen Y, SH., M.M., selaku narasumber yang telah
memberikan saran, masukan sehingga rancangan aktualisasi ini
menjadi lebih baik.
5. dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc. sebagai Kepala Instalasi Rawat Inap RS
UGM, sekaligus mentor yang telah membimbing dan memfasilitasi
penulis dalam membuat laporan pelaksanaan aktualisai nilai-nilai
ANEKA.
6. Ibu Pariyani, S.Kep., Ns. sebagai Kepala Bidang Keperawatan RS
UGM, sekaligus perwakilan mentor yang telah membimbing dan
memberikan arahan kepada penulis.

iv
7. Bapak dan Ibu Widyaiswara yang telah memberikan ilmu tentang
implementasi dan internalisasi nilai-nilai ANEKA dan peran dan
kedudukan ASN.
8. Seluruh Binsuh, Bapak/Ibu Widyaiswara, Penyelenggara Latihan
Dasar CPNS Golongan III,rekan kerja di Jurusan Psikologi yang telah
memberikan dukungan yang penuh.
9. Teman-teman peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan V yang
sangat kompak dan luar biasa.
10. Semua pihak yang terlibat mulai dari penyusunan rancangan
aktualisasi ini sampai dengan pelaksanaan aktualisasi nanti.
Dan tentunya untuk keluarga tercinta yang selalu memberikan
dukungan semangat dan doa yang tiada hentinya demi kelancaran penulis
dalam melaksanakan kegiatan Pelatihan Dasar CPNS golongan III.

Semarang, 14 September 2017


Penulis

Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ns

v
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .......................................................................... i
HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN ............................................................. iii
PRAKATA ....................................................................................... iv
DAFTAR ISI .................................................................................... vi
DAFTAR TABEL ............................................................................. vii
DAFTAR GAMBAR ......................................................................... viii
BAB I. PENDAHULUAN ................................................................ 1
A. Latar Belakang ..................................................................... 2
B. Identifikasi Isu dan Rumusan Masalah ................................. 6
C. Tujuan .................................................................................. 8
D. Manfaat ................................................................................ 8
BAB II. DESKRIPSI UNIT ORGANISASI ........................................ 10
A. Dasar hukum pembentukan organisasi ................................ 10
B. Visi, Misi, Nilai dan Tujuan Organisasi ................................. 12
C. Struktur organisasi dan Job diskripsinya .............................. 15
D. Deskripsi SDM, Sarpras dan Sumber Daya lainnya ............. 20
BAB III. RENCANA KEGIATAN AKTUALISASI-HABITUASI ........... 22
A. Daftar Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan
dengan Nilai ANEKA ............................................................ 22
B. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi .......................................... 35
BAB IV. HASIL KEGIATAN AKTUALISASI-HABITUASI .................. 38
A. Kegiatan-kegiatan dan Tahapan yang telah dilaksanakan
didukung Nilai-nilai Dasar (ANEKA) ..................................... 39
B. Kontribusi/manfaat kegiatan tersebut bagi pihak lain dan
terhadap pencapaian Visi-Misi Organisasi ........................... 43
C. Penguatan Nilai-nilai Organisasi .......................................... 43
D. Uraian kendala yang timbul dan strategi mengatasi kendala
E. Dukungan bukti-bukti capaian aktualisasi (lampiran) ........... 82
BAB V. PENUTUP .......................................................................... 75
A. Simpulan .............................................................................. 75
B. Rekomendasi ....................................................................... 77
C. Rencana Aksi ....................................................................... 77
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................ 79
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ............................................................ 81

vi
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Analisis APKL dan USG ................................................ 7
Tabel 2. Data Ketenagaan Parikesit 2 Instalasi Rawat ............... 21
Tabel 3. Rancangan Aktualisasi Nilai – Nilai Dasar PNS ............ 23
Tabel 4. Timeline Aktualisasi NIlai – Nilai Dasar PNS ................ 35

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Keterkaitan Habituasi dan Aktualisasi ....................... 2


Gambar 2. Struktur Organisasi RS UGM .................................... 15
Gambar 3. Peta Lokasi RS UGM ................................................ 17
Gambar 4. Struktur Organisasi Instalasi Rawat Jalan ................. 18

viii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
(ASN) Pasal 11 dijelaskan bahwa tugas ASN adalah melaksanakan
kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai
dengan ketentuan peraturan perundangan; memberikan pelayanan publik
yang profesional dan berkualitas; serta mempererat persatuan dan
kesatuan Negara Republik Indonesia.
Aparatur ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah sebagai pelaksana
kebijakan publik, pelaksana kebijakan publik, serta perekat dan pemersatu
bangsa dalam menjalankan tugas dan kewajibannya semestinya
berpegang teguh pada seluruh nilai-nilai dasar ANEKA yang terkandung
dalam nilai akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan
antikorupsi.
Namun pada kenyataannya masih banyak ASN yang belum
menginternalisasi dan mengaplikasikan nilai ANEKA dalam manajemen
ASN, Whole of Government, dan pelayanan publik. Stigma negatif
sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah melekat pada sebagian besar
masyarakat Indonesia. Selama ini, PNS identik dengan pegawai yang
asal-asalan, tidak bekerja keras, suka melakukan penyimpangan,
pelayanan yang buruk, tidak menyukai transparansi, dan sebagainya.
PNS juga dianggap sebagai pelayan penguasa dan bukan pelayan
masyarakat. Perbaikan sistem birokrasi PNS sudah mulai dilakukan untuk
membenahi sistem dan stigma masyarakat tentang PNS.
Dosen merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara di lingkungan
PerguruanTinggimemilikikewajibanuntukmemberikanlayananpendidika
n yang profesional melalui program Tridharma Perguruan Tinggi yaitu
pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta
pengabdian masyarakat. Peraturan baru tentang ASN yaitu UU No.5

1
tahun 2014 sudah secara implisit menghendaki bahwa ASN yang
umum disebut sebagai birokrat bukan sekadar merujuk kepada jenis
pekerjaan tetapi merujuk kepada sebuah profesi pelayanan publik.
Salah satu agenda penting dalam struktur kurikulum pelatihan yang
harus dilaksanakan oleh peserta latsar adalah agenda habituasi.Agenda
habituasi memfasilitasi peserta untuk melakukan proses aktualisasi
melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah diperolehnya
melalui berbagai mata Pelatihan yang telah dipelajari. Selain itu, dalam
proses habituasi peserta dibekali dengan konsepsi dan tahap aktualisasi,
penyusunan dan penyajian rancangan aktualisasi, pelaksanaan
aktualisasi di tempat kerja dan penyajian hasil aktualisasi di tempat kerja
dengan menyajikan berbagai bukti belajar yang relevan. Keterkaitan
habituasi dengan aktualisasi dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini:

Gambar 1. Keterkaitan Habituasi dan Aktualisasi


Salah satu fungsi rumah sakit menurut UU No. 44 th 2009 adalah untuk

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia


dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan
kesehatan. Rumah Sakit. Universitas Gadjah Mada (RS UGM) dibangun

2
dengan misi memberikan pelayanan kesehatan komprehensif kepada
masyarakat dan mengutamakan mutu pelayanan. Untuk melaksanakan
misi ini, kegiatan pendidikan dan penelitian yang merupakan bagian dari
proses pendidikan di Fakultas Kedokteran (dan fakultas-fakultas lainnya)
di UGM dilaksanakan dengan tujuan untuk mendukung terciptanya mutu
pelayanan yang baik. Dengan misi ini, jelas bahwa RS UGM adalah
lembaga non for profit yaitu lembaga usaha yang dalam menyedikan jasa
tidak mengutamakan mencari keuntungan finansial. RS UGM ini
diarahkan untuk memberikan pelayanan terpadu, multiprofesional, dan
komprehensif sehingga dapat menjadi rumah sakit yang unggul di bidang
pelayanan, pendidikan, maupun riset sesuai visi dan misi yang diemban.
RS UGM pada tanggal 11 Agustus 2014 telah mendapatkan Surat
Keputusan Menteri Kesehatan RI No.HK.02.03/i/1969/2014 Tentang
Penetapan Kelas RS UGM sebagai rumah sakit kelas B. Sebagai
konsekuensinya, layanan kesehatan berkualitas terus dikembangkan
dengan mencakup layanan spesialis yang lengkap, layanan laboratorium,
layanan klaster bedah terpadu, rehabilitas medis, fasilitas radiologi dan
imaging, layanan kesehatan umum, layanan diagnostik dan layanan
darurat.
Sebagai seorang ASN di lingkungan rumah sakit sangat dituntut
untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ASN dalam melakukan tugasnya.
Seorang perawat dituntut melakukan asuhan keperawatan terhadap setiap
pasien yang membutuhkan asuhan keperawatan, dimana proses atau
rangkaian kegiatan yang diberikan kepada pasien disarana pelayanan
kesehatan dan tatanan lainnya menggunkan pendekatan ilmiah
keperawatan berdasarkan kode etik dan standar praktik keperawatan.
Asuhan keperawatan dilakukan sesuai dengan tugas pokok perawat yaitu
melaksanakan pengkajian keperawatan, mengidentifikasi masalah
keperawatan pasien, menyusun perencanaan asuhan keperawatan
pasien, melaksanakan tindakan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan
pasien, melaksanakan evaluasi asuhan keperawatan, melakukan

3
discharge planning dan melaksanakan pendokumentasian seluruh asuhan
keperawatan.
Dalam melakukan asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Jalan
nilai – nilai ANEKA harus di junjung tinggi dalam melakukan pelayanan
terhadap pasien yang sangat membutuhkan. Tanggung jawab,
keramahan, kecepatan, sigap, tanggap, ketepatan, jujur, menghormati,
tidak membeda-bedakan pasien, dan lain-lain haruslah tetap di pegang
teguh oleh seorang ASN di unit ini. Keselamatan menjadi hal utama bagi
perawat untuk mencegah kecacatan dan kematian, Sehingga terciptanya
kepuasan bagi pasien, pelanggan dan meningkatkan mutu pelayanan.
Rancangan kegiatan aktualisasi berpedoman terhadap isu yang
ada di dalam organisasi. Isu berkembang dari permasalahan yang muncul
akibat ketidak sesuaian yang diharapkan. Isu yang diangkat adalah isu
mengenai manajemen aparatus sipil negara (ASN), whole of government
(WoG) dan pelayanan publik. Semua isu yang berkembang di organisasi
tidak semua diangkat sebagai dasar kegiatan aktualisasi di organsasi,
namun tetap menggunakan konsep penyaringan isu, agar mendapatkan
isu yang aktual, rasional dan urgent untuk diselesaikan. Penyaringan isu
menggunakan konsep APKL dan konsep USG.
Beberapa isu yang muncul dalam organisasi bersumber dari
manajemen aparatus sipil negara (ASN), whole of government (WoG) dan
pelayanan publik. Isu-isu ini tidak bisa diselesaikan sendiri, namun perlu
kerjasama dan koordinasi lintas sektor, serta membutuhkan waktu yang
tidak cepat. Proses aktualisasi diharapkan mampu membantu dalam
penyelesaian isu yang muncul.Adapun isu yang muncul adalah Kurang
optimalnya pelayanan imunisasi di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh
Kembang RS UGM, Optimalisasi dalam pemberian pelayanan imunisasi di
Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang RS UGM masih perlu
peningkatan. Kualitas pelayanan dapat diketahui dari penampilan
profesionalisme personil rumah sakit, efisiensi dan efektivitas pelayanan
serta kepuasan pasien. Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditelaah dari

4
tiga hal yaitu: 1) struktur (sarana fisik, peralatan, dana, tenaga kesehatan
dan non kesehatan, serta pasien), 2) proses (manajemen rumah sakit), 3)
outcome. Namun, isu ini merupakan isu lintas sektoral yang tidak bisa
diselesaikan dengan tenaga keperawatan saja, membutuhkan koordinasi
dari pihak terkait seperti atasan dan instalasi farmasi untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan lebih efektif.
Isu kedua adalah Kurangnya kesadaran atau pemahaman pasien
terhadap kebutuhan dasar anak. Proses tumbuh kembang tiap anak harus
berjalan optimal dan tidak lepas dari tiga kebutuhan dasar yaitu Asuh,
Asih dan Asah. Dimana Asuh adalah kebutuhan biomedis, salah satunya
perawatan kesehatan dini berupa imunisasi; Asih adalah kebutuhan
emosional dengan kontak fisik dan psikis sedini mungkin dengan ibu
(pemberian asi exklusif); Asah adalah kebutuhan akan stimulasi mental
dini. Pelayanan publik yang baik adalah salah satu indikator sebuah
organsasi itu baik.
Isu ketiga, Perlunya upaya peningkatan kapasitas SDM dalam
mendukung program kerja lembaga. SDM merupakan bagian terpenting
dari seluruh kegiatan di RS. Kinerja perawat yang baik terlihat dari
bagaimana seorang perawat mampu memberikan pelayanan kesehatan
yang mengarah pada tercapainya visi misi RS dalam menangani pasien.
Isu terakhir yang muncul adalah Kurangnya kejelasan informasi
mengenai jaminan kesehatan kepada pasien/keluarga pasien. Kebutuhan
masyarakat terhadap jaminan kesehatan sangat diperlukan karena
menjadi dasar kehidupan, namun karena sering terjadinya kesalah
pahaman dan kurang nya informasi yang didapatkan oleh masyarakat
menjadikan jaminan kesehatan menjadi kurang baik dan berkesan tidak
baik dimata masyarakat. Terlalu banyak syarat dan birokrasi yang harus
disiapkan serta dilalui sehingga masyarakat menjadi kesulitan menerima
informasi yang benar, ditambah dengan ketidak pahaman petugas
jaminan kesehatan akan syarat dan alur yang dilalui oleh masyarakat
dikarenakan peraturan yang sangat sering berubah- ubah.

5
B. Identifikasi Isu Dan Rumusan Masalah
Berdasarkan paparan latar belakang permasalahan selanjut dilakukan
analisis APKL dan USG. Rancangan aktualisasi ini disusun berdasarkan
identifikasi beberapa isu atau problematika yang ditemukan penulis di
lapangan, baik di instansi tempat penulis bekerja maupun di masyarakat.
Sumber Isu yang diangkat berasal dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi),
Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), inisiatif kegiatan peserta yang disetujui
mentor dan coach, dan penugasan dari atasan. Penulis menemukan
beberapa isu atau problematika yang menyangkut Manajemen ASN,
Pelayanan Publik, dan Whole of Government (WoG). Proses identifikasi
isu menggunakan metode analisis Aktual, Probematik, Kekhalayakan, dan
Layak / kelayakan (APKL). Aktual artinya benar-benar terjadi dan sedang
hangat dibicarakan dalam masyarakat. Kekhalayakan artinya isu yang
menyangkut hajat hidup orang banyak. Problematik artinya isu yang
memiliki masalah yang kompleks, sehingga perlu dicarikan segera
solusinya. Kelayakan / Layak artinya isu yang masuk akal dan realistis
serta relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalah.
Langkah selanjutnya adalah melakukan penilaian kualitas lima isu
dengan menggunakan kriteria matriks USG (Urgency, Seriousness, dan
Growth). Urgency artinya seberapa mendesak suatu isu harus dibahas,
dianalisis, dan ditindaklanjuti. Seriousness merujuk pada seberapa serius
suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan.
Growth menekankan pada seberapa besar kemungkinan memburuknya
isu tersebut jika tidak ditangani segera. Rentang penilaian yang digunakan
pada matriks USG adalah dengan memberikan skor 1 – 5, dimana
semakin tinggi skor menunjukkan bahwa isu tersebut sangat urgen dan
sangat serius untuk segera ditangani, serta kemungkinan memburuknya
isu tersebut semakin besar. Hasil analisis APKL dan USG dapat dilihat
pada tabel1. Analisis APKL dan USG berikut ini:

6
Tabel 1. Analisis APKL dan USG
Kriteria A Kriteria B
No Identifikasi Isu
A P K L Keterangan U S G Skor Ranking
Kurang
optimalnya
pelayanan
imunisasi di
Memenuhi
1 Klinik Anak + + + + 3 3 4 10 1
syarat
Terpadu dan
Tumbuh
Kembang RS
UGM
Kurangnya
kesadaran atau
pemahaman Memenuhi
2 + + + + 3 3 3 9 2
pasien terhadap syarat
kebutuhan
dasar anak
Perlunya upaya
peningkatan
kapasitas SDM Tidak
3 dalam - + + + memenuhi - - - - -
mendukung syarat
program kerja
lembaga
Kurangnya
kejelasan
informasi
mengenai Tidak
4 jaminan + + + - memenuhi - - - - -
kesehatan syarat
kepada
pasien/keluarga
pasien

Berdasarkan hasil analisis pada tabel 1. Analisis APKL dan USG di atas,
penulis membuat rumusan permasalahan dengan merangkum dua isu
pertingkat teratas dan merumuskan menjadi core issue ”Kurang
optimalnya pelayanan imunisasi di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh
Kembang RS UGM karena belum adanya SOP yang jelas tentang alur
Pencatatan dan Pelaporan vaksin program pemerintah, serta Kurangnya
kesadaran atau pemahaman pasien terhadap kebutuhan dasar anak”.
Gagasan pemecahan isu yang dirancang oelh penulis untuk mengatasi
core issue tersebut adalah “Penyusunan Standard Operating

7
Procedure(SOP) Pencatatan dan Pelaporan vaksin program pemerintah,
serta Peningkatan pengetahuan pasien terhadap imunisasi”. Berdasarkan
gagasan pemecahan masalah tersebut, penulis merancang delapan
kegiatan, yaitu: Pembentukan tim penyusun SOP Pencatatan dan
Pelaporan vaksin program pemerintah; FGD dengan stakeholder;
Penyusunan SOP Pencatatan dan Pelaporan vaksin program pemerintah;
Pencetakan dan pemasangan SOP; melakukan pelaporan vaksinasi;
Melakukan pengelolaan vaksinasi; Asistensi tindakan imunisasi;
Peningkatan pengetahuan pasien terhadap pentingnya imunisasi pada
anak.

C. Tujuan
Berangkat dari permasalahan yang telah dijelaskan di atas serta
gagasan penyelesaian permasalahannya, maka tujuan dari kegiatan ini
adalah:
1. Memberikan kejelasan alur Pencatatan dan Pelaporan vaksin
program pemerintah
2. Meningkatnyapengetahuan pasien terhadap imunisasi

D. Manfaat
Manfaat kegiatan aktualisasi dan habituasi bagi peserta Latsar
CPNS Golongan III yang merupakan perawat di Klinik Anak Terpadu dan
Tumbuh Kembang RS UGM diuraikan sebagai berikut:
1. Pimpinan sehingga mampu menjalankan Perintah sesuai dengan
kaidah yang berlaku dan berdaya guna.
2. Rekan-rekan kerja sehingga mampu menciptakan lingkungan
kerja yang harmonis.
3. Masyarakat sehingga pelayanan yang di peroleh memuaskan dan
bermutu
4. Lingkungan masyarakat sehingga mampu menciptakan pelayanan
yang prima dan berdaya guna bagi masyarakat sekitar.

8
5. Negara sehingga mampu menjadi abdi Negara yang bekerja
dengan sepenuh hati demi terciptanya NKRI yang berdaulat, adil
dan makmur.
`

9
BAB II
DESKRIPSI UNIT ORGANISASI DAN
TUGAS PESERTA LATSAR

A. Dasar Hukum Pembentukan Organisasi


Landasan operasional Rumah Sakit Akademik Universitas
Gadjah Mada adalah peraturan Rektor No. 69/P/SK/HT/2010
tanggal 4 Januari 2010 dengan nama HOSPITAL AKADEMIK
kemudian diperbarui dengan Peraturan Rektor No.
245/P/SK/HT/2011 tanggal 1 Maret 2011 dengan nama RS
Akademik UGM. RS Akademik UGM ini diarahkan untuk
memberikan pelayanan terpadu, multiprofesional, dan
komprehensif sehingga dapat menjadi rumah sakit yang unggul di
bidang layanan, pendidikan, maupun riset sesuai visi dan misi yang
diemban.
RSA UGM mendapat ijin pendirian dari Dinas Kesehatan
Propinsi DI Yogyakarta berdasarkan Surat Ijin Pendirian Rumah
Sakit Umum Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta No. 445/8285/V.2 Tanggal 30 September
2011.
Pada tanggal 2 Maret 2012, RSA UGM dengan dasar hukum
berupa izin operasional sebagai Rumah Sakit Umum dari Kepala
Dinas Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tanggal 4
Januari 2012 melalui Surat Keputusan No: 445/0078/V.2.
Pelayanan yang telah diberikan selama 1 tahun ini meliputi layanan
kesehatan primer dan spesialistik rawat jalan, gawat darurat,
laboratorium, radiologi, farmasi dan penunjang medik lainnya, serta
rawat inap. Tahun kedua operasional, dikarenakan RS Akademik
belum dapat memenuhi persyaratan sebagai rumah sakit kelas B,
selanjutnya proses izin operasional didisposisi dari Dinas
Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ke Dinas
Kesehatan Kabupaten Sleman.

10
Tahun 2013 RS Akademik UGM mendapatkan izin
operasional sementara sebagai Rumah Sakit Umum dari Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman berlaku tanggal 5 Januari
2013 s.d 5 Januari 2014 melalui Sertifikat No. 503/2816/DKS/2013.
Tahun 2014 mendapatkan izin operasional sementara (kedua)
sebagai Rumah Sakit Umum dari Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Sleman berlaku tanggal 31 Desember 2013 s.d 31
Desember 2014 melalui Sertifikat No. 503/6403/DKS/2013.
Pada tanggal 11 Agustus 2014 mendapatkan Penetapan
Rumah Sakit Kelas B sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan
Nomor: HK.02.03/1/1969/2014 tentang Penetapan Kelas Rumah
Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada dan pada tanggal 7
Januari 2015 Mendapatkan Izin operasional tetap oleh
PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, No.
445/19/GR.1/2015.
Nama RS Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM)
secara resmi telah berganti menjadi Rumah Sakit Universitas
Gadjah Mada (RS UGM) berdasarkan Surat Keputusan Rektor
No.749/P/SK/HT/2014 tertanggal 20 Oktober 2014. Perubahan
terkait dengan organisasi lainnya adalah perubahan Struktur
Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) melalui Surat Keputusan
Rektor No. 625/P/SK/HT/2014 tertanggal 1 Oktober 2014.
Tahun 2014 mendapatkan izin operasional sementara
(kedua) sebagai Rumah Sakit Umum dari Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Sleman berlaku tanggal 31 Desember 2013 s.d 31
Desember 2014 melalui Sertifikat No. 503/6403/DKS/2013, dan
pada tanggal 11 Agustus 2014 RS Akademik UGM telah
mendapatkan Surat Keputusan Menteri Kesehatn RI
No.HK.02.03/i/1969/2014 Tentang Penetapan Kelas RS Akademik
UGM sebagai rumah sakit kelas B. Sebagai konsekuensinya,
layanan kesehatan berkualitas terus dikembangkan dengan

11
mencakup layanan spesialis yang lengkap, layanan laboratorium,
layanan klaster bedah terpadu, rehabilitas medis, fasilitas radiologi
dan imaging, layanan kesehatan umum, layanan diagnostik dan
layanan darurat.

B. Visi, Misi, Nilai, Budaya, Motto, Komitmen dan Tujuan


Organisasi
1. VISI :
Visi Rumah Sakit UGM adalah menjadi Rumah Sakit yang
melaksanakan pelayanan, pendidikan dan riset yang unggul,
berkelas dunia, mandiri, bermartabat dan mengabdi kepada
kepentingan masyarakat.

2. MISI:
1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu yang bermutu
dengan mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset dan
multidisiplin;
2. Melaksanakan pelayanan kesehatan paripurna berdasarkan
bukti dan riset ilmu pengetahuan, teknologi kedokteran, dan
kesehatan lainnya;
3. Melaksanakan fungsi pendidikan untuk dokter dan tenaga
kesehatan;
4. Menyelenggarakan riset klinik dan non klinik yang berwawasan
global;
5. Melaksanakan pengabdian kepada kepentingan kesehatan
masyarakat;
6. Meningkatkan kemandirian Rumah Sakit UGM dan
kesejahteraan karyawan.

3. Nilai dan Filosofi


Nilai-nilai yang dianut oleh Rumah Sakit UGM adalah

12
profesionalisme, kedisiplinan, kerja sama multiprofesi, keterbukaan,
kejujuran, rasa memiliki, kasih sayang, tulus ikhlas, dan
bertanggung jawab. Filosofi Rumah Sakit UGM adalah dengan
landasan rasa kemanusiaan, integritas yang tinggi, menumbuhkan
kepercayaan, pengabdian untuk mencapai tujuan mulia Rumah
Sakit.

4. Budaya kerja
a. Mengutamakan kerja sama dan saling menghormati dalam
bekerja;
b. Menghargai berbagai profesi kesehatan dalam team work;
c. Mengutamakan kedisiplinan, kejujuran, keterbukaan,
kebersamaan dan rasa memiliki dalam menjalankan tugas dan
kewajiban masing-masing; dan
d. Peningkatan kesejahteraan karyawan berawal dari etos kerja
yang baik dan tanggung jawab secara penuh kesadaran dan
dirasakan bersama secara merata dan berkeadilan.

5. Motto
Motto RS UGM adalah “friendly and caring hospital”, merupakan
komitmen mewujudkan rumah sakit yang benar-benar nyaman,
sejuk, penuh keramahan dalam pelayanan, dan menghadirkan
nuansa yang menunjang kesembuhan pasien.

6. Komitmen Mutu
RS UGM mencanangkan komitmen mutu “RS UGM PRIMA”.
PRIMA adalah singkatan dari
a. Presisi (P): mencerminkan semangat rumah sakit dalam
memberikan pelayanan dengan tepat sesuai kebutuhan
pelanggan/ indikasi pasien berdasarkan bukti ilmiah terkini.

13
b. Rensponsif (R): mencerminkan semangat bahwa petugas RS
UGM haruslah memberikan respon pertolongan dengan cepat,
dan tanggap terhadap setiap kebutuhan pelanggan/ pasien.
c. Integrasi (I): dimaksudkan bahwa pelayanan yang diberikan
adalah pelayanan yang terintegrasi, merupakan kolaborasi
petugas dari berbagai disiplin ilmu (interprofessional
collaboration teamwork) yang berfokus pada kebutuhan
pasien (patient centered care).
d. Mutu (M): mencerminkan komitmen RS UGM untuk memberikan
pelayanan yang bermutu dan terus berupaya meningkatkan
mutu pelayanan RS UGM.
e. Aman (A): merupakan janji RS UGM untuk memberikan
keamanan baik dalam hal keamanan pengobatan/ pelayanan
(patient safety), keamanan lingkungan, maupun keamanan dari
bahaya lainnya.

7. Tujuan Organisasi
a. Memberikan pelayanan kesehatan komprehensif kepada
masyarakat dan mengutamakan mutu pelayanan dan patient
safety;
b. Sebagai tempat kegiatan pendidikan dan penelitian yang
merupakan bagian dari proses pendidikan di Fakultas
Kedokteran (dan fakultas-fakultas lainnya) di UGM; dan
c. Menghasilkan dokter dan tenaga kesehatan lain yang bermutu
tinggi.

14
C. Struktur Organisasi dan Job Diskripsi

Gambar 2. Struktur Organisasi Rumah Sakit UGM

15
Dalam struktur organisasi RS UGM dijelaskan bahwa RS ini
memiliki seorang direktur yang dalam kerjanya dibantu oleh 3 direktur
lainya yaitu Direktur Sumber Daya Manusia dan Akademik, Direktur
Keuangan dan Administrasi Umum dan Direktur Pelayanan Medis dan
Keperawatan. Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan membawahi
Bidang Pelayanan Medis, Bidang Pelayanan Keperawatan, Bidang
Penunjang Medik dan Akreditasi serta membawahi beberapa Instalasi
yang salah satunya adalah Instalasi Rawat Inap.

Tugas dan Fungsi RS Universitas Gadjah Mada


Berdasarkan Peraturan Rektor No 625/P/SK/HT/2014, RS
Universitas Gadjah Mada bertugas:
a) Memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna,
b) Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat yang terkait dengan bidang kesehatan secara terpadu
(multi dan/atau interdisiplin),
c) Melaksanakan pengamatan dan analisis data pelayanan medik
yang strategis, serta,
d) Menghasilkan rekomendasi dari hasil analisis data pelayanan
medik yang
strategis.

Dalam melaksanakan tugasnya, RS UGM berfungsi sebagai :


a) Penyelenggara pelayanan pengobalan dan pemulihan kesehatan
sesuai dengan slandar pelayanan rumah sakit;
b) Pelaksana pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan
melalui pelayanan/ kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan
ketiga sesuai kebutuhan medik; pelaksana pemeliharaan dan
peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan
yang pari puma tingkal kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medik;

16
c) Pelaksana dan pengembang pendidikan dan pelatihan sumber
daya manusia di bidang kesehatan dalam rangka peningkalan
kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan;
d) Pelaksana dan pengembang kegiatan penelitian dan penapisan
teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan
kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang
kesehatan; dan
e) Pelaksana penerapan sistem tata kelola yang sehat, transparan,
dan akuntabel.

Lokasi Rumah Sakit

Gambar 3. Peta Lokasi RS UGM


RS UGM beralamat Jalan Ring Road Utara No. 1, Trihanggo,
Gamping, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa
Yogyakarta 55291, Indonesia.
RS UGM terletak di Jl. Kabupaten Lingkar Utara, Kronggahan,
Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Telp. 0274-4530303, 0274-
4530404, dan Fax. 0274-4530606 Website: www.rsa.ugm.ac.id. Luas
lahan yang dimiliki RSA UGM 44.637 m2 dan luas total kapling bangunan
9.282,5 m2 (sekitar 20,8 % dari luas tanah). Bangunan RS UGM berlantai
lima seluas 41.866,96 m2 dan memiliki fasilitas area parkir 11.728 m2
(26,27 %), area jalan masuk 6.182,36 m2 (13,85 %) dan area taman hijau
17.444,14 m2 (39,08 %).

17
Gambar 4. Struktur Organisasi Instalasi Rawat Jalan

18
Uraian Tugas Jabatan
Uraian tugasberdasarkanSasaranKinerjaPegawai (SKP) tahun2017, antara lain:
1. Tugas Pokok
1) Melaksanakan Pengkajian Keperawatan
2) Mengidentifikasi masalah keperawatan pasien
3) Menyusun perencanaan asuhan keperawatan pasien
4) Melaksanakan tindakan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan
pasien
5) Melaksanakan evaluasi asuhan keperawatan
6) Melakukan discharge planning
7) Melaksanakan pendokumentasian seluruh asuhan keperawatan

2. Uraian Tugas
Poliklinik Anak
1) Melakukan pemasangan OGT/NGT pada bayi /anak
2) Kolaborasi dengan gizi
3) Melakukan tindakan Nebulizer
4) Memasang infus
5) Melakukan perekaman jantung (EKG)
6) Melakukan tindakan perawatan luka
7) Asisten tindakan tindik telinga
8) Asisten tindakan imunisasi
9) Monitoring pemberian obat TB anak (DOTS)
10) Pengelolaan vaksinasi
11) Pelaporan vaksinasi

3. Melakukan Tugas Tambahan


1) Pengelolaan alat
2) Pengelolaan linen
3) Pengelolaan keamanan dan kebersihan lingkungan
4) Melaksanakan prosedur pencegahan infeksi rumah sakit

19
5) Melakukan bantuan hidup dasar
6) Menciptakan dan mempertahankan lingkungan yang aman
7) Melakukan verifikasi kunjungan pasien poliklinik setiap hari untuk
keperluan rekam medis
8) Mencuci medikasi set
9) Mengantar medikasi set ke CSSD
10) Mengambil medikasi set steril di CSSD
11) Menyalakan komputer dan AC di semua ruangan dokter danners
station
12) Mematikan komputer dan AC di semua ruangan dokter dan ners
station
13) Menyiapkan ruangan dokter
14) Mengantar SPU ke bagian umum dan gudang farmasi
15) Mengambil SPU di bagian umum dan gudang farmasi
16) Membuat/ melengkapi surat keterangan sehat/sakit pasien
17) Membuat/melengkapi pengantar rujukan internal
18) Membuat/melengkapi rujukan external
19) Membuat/ melengkapi surat keterangan diagnosa pasien
20) Melipat kasa untuk keperluan medikasi
21) Melakukan pencetakan resume pasien asuransi setiap hari untuk
keperluan klaim asuransi

D. DESKRIPSI SDM, SARANA PRASARANA, DAN SUMBER DAYA


LAINNYA
1) Deskripsi SDM
Pada tahun 2017, jumlah SDM di Instalasi Rawat Jalan khususnya di
Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Parikesit lantai 2sejumlah 9
orang.

20
Tabel2. Data Ketenagaan Parikesit 2 Instalasi Rawat Jalan
No Profesi PNS NON PNS Jumlah

Dokter Spesialis
1. 1 orang - 1 orang
Anak ( Konsulen)
Dokter Spesialis
2. 4 orang 1 orang 5 orang
Anak
3 Perawat 1 orang 2 orang 3 orang

2) SARANADAN PRASARANA
a. Sarana Fisik
Ruang Poliklinik Parikesit 2 terdiri dari
- Ruang Periksa Dokter : 7 ruang
- Ruang Laktasi : 1 ruang
- Ruang Perawat : 1 ruang
- Ruang Tindakan : 1 ruang
- Ruang Spoel hook : 1 ruang
- Ruang Linen : 1 ruang
- Nurse station : 1 ruang
- Kursi tunggu : 10 buah
- Ruang Diskusi : 1 ruang
b. SaranaTransportasi
- Kursi Roda : 1 buah
c. Sarana Komunikasi
- Telepon : 8 unit
d. Sarana Elektronik
- Televisi : 2 unit
- Dispenser : 1 unit
- Lemari Es : 2 unit
- Komputer : 9 unit
- Mesin USG : 1 unit

21
BAB III
RENCANA KEGIATAN AKTUALISASI – HABITUASI

A. Daftar Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai ANEKA

Nama Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ners.


NIP 198707142015042005
Unit Kerja Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada
Identifikasi Isu 1. Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program Pemerintah di Klinik Anak Terpadu
dan Tumbuh Kembang RS UGM
2. Kesadaran atau pemahaman pasien terhadap kebutuhan dasar anak masih perlu
ditingkatkan
3. Perlunya upaya peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung program kerja lembaga
4. Kurangnya kejelasan informasi mengenai jaminan kesehatan kepada pasien/keluarga
pasien
Isu yang Diangkat Kurang optimalnya Pelayanan Imunisasi di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh
Kembang RS UGM serta Kesadaran atau pemahaman pasien terhadap kebutuhan
dasar anak masih perlu ditingkatkan.

22
Tabel 3. Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Pembentuka a. Pembuatan draft Terbentuknya 1. Akuntabilitas Terbentuknya tim Adanya
n tim SOP daftar sumber daya tim penyusun Ikut bertanggung penyusun SOP inisiatifpembuata
dan manuasia yang SOP (dr.Sp.A jawab dalam yang kompeten dan n tim penyusun
penyusunan berkompten dalam dan bidan merumuskan tugas tersusunnya SOP Pencatatan
SOP penyusunan SOP kamar tim penyusun SOP pedoman SOP, dan Pelaporan
Pencatatan Pencatatan dan bersalin) dan sesuai kepakaran mendukung visi misi vaksin program
dan Pelaporan vaksin SOP dan 2. Nasionalisme Rumah Sakit UGM pemerintah. Hal
Pelaporan program pemerintah tersusunnya Mengedepankan sebagaimana yang ini memperkuat
vaksin bersama Kepala SOP Musyawarah tersebut dalam Visi nilai-nilai RS
program Instalasi Pencatatan Mufakat dalam Rumah Sakit UGM UGM yaitu
pemerintah b. Pengusulan daftar tim dan merumuskan menjadi Rumah profesionalisme,
(Penugasan penyusun SOP ke Pelaporan tujuan, sasaran, Sakit Pendidikan kerjasama,
Atasan) bidang keperawatan vaksin dan target bersama yang melaksanakan multiprofesi,
dan pelayanan medis program tim penyusunan pelayanan, kepercayaan,
c. Rapat penyusunan pemerintah. (Sila ke IV) pendidikan dan riset tulus iklas dan
SOP bersama tim 3. Etika Publik yang unggul, tanggung jawab.
d. Brainstorming Menghargai berkelas dunia,
gagasan mengenai komunikasi, mandiri,
bentuk pencatatan konsultasi, dan bermartabat dan
dan pelaporan vaksin kerjasama dengan mengabdi kepada
program pemerintah tim penyusun SOP kepentingan
e. Menentukan tujuan, 4. Komitmen mutu masyarakat.
sasaran, dan target Merumuskan Kegiatan ini juga
bersama tim perumus tujuan, sasaran, berkontribusi sesuai
f. Menyusun SOP yang dan target bersama Misi Rumah Sakit

23
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
telah disetujui tim penyusunan UGM yaitu
serta bekerja menyelenggarakan
dengan efektif dan pelayanan
efisien kesehatan terpadu
5. Anti korupsi yang bermutu dan
Menyeleksi dan mengutamakan
membagi tugas tim aspek pendidikan
penyusun SOP berbasis riset.
secara adil sesuai
kepakatan.
2. FGD dengan a. Meminta pendapat Terkumpulny 1. Akuntabilitas Terciptanya Kegiatan FGD
stakeholder; dari masing-masing a data hasil Ikut bertanggung rumusan sebagai salah
stakeholder terkait asesmen jawab dalam penyusunan SOP satu cara
dengan tujuan FGD kebutuhan merumuskankegiata Pencatatan dan melakukan
b. Menggali pendapat dengan n FGD bersama tim Pelaporan vaksin asesmen
dari masing-masing stakeholder dan konsistensi program pemerintah kebutuhan
stakeholder. (Dokter melaksanakan mendukung Rumah dengan
c. Merumuskan hasil spesialis kegiatan FGD. Sakit UGM stakeholder
FGD dengan anak, 2. Nasionalisme sebagaimana yang merupakan
stakeholder. perawat klinik Terciptanya tersebut dalam Visi pencerminan
anak dan suasana FGD yang Rumah Sakit UGM nilai karakter Hal
bidan obstetri penuh menjadi Rumah ini memperkuat
ginekologi) kekeluargaan, Sakit Pendidikan nilai-nilai RS
untuk dasar saling menghargai yang melaksanakan UGM yaitu
perumusan pendapat dan pelayanan,pendidika profesionalisme,
SOP bijaksana n dan riset yang kerjasama,
Pencatatan menyikapi unggul, berkelas multiprofesi,

24
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
dan perbedaan dunia, mandiri, kepercayaan,
Pelaporan pendapat bermartabat dan tulus iklas dan
vaksin Mengedepankan mengabdi kepada tanggung jawab.
program musyawarah kepentingan
pemerintah. mufakat dalam masyarakat.
merumuskan Kegiatan ini juga
kegiatan. (Sila ke berkontribusi sesuai
IV) Misi Rumah Sakit
3. Etika Publik UGM yaitu
Menghargai menyelenggarakan
komunikasi, pelayanan
konsultasi, dan kesehatan terpadu
kerjasama dengan yang bermutu dan
tim penyusun SOP, mengutamakan
fasilitator dan aspek pendidikan
peserta berbasis riset.
4. Komitmen mutu
Melaksanakan
asesmen kebutuhan
inovatif melalui
FGD dengan
kejasama tim
yangefektif dan
efisien.
5. Anti korupsi
Berani melakukan
analisis data dan

25
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
penyusunan
laporan hasil
kegiatan FGD
dengan jujur dan
tanggungjawab
6. WoG
Terciptanya
kerjasama antara
tim penyusun SOP,
fasilitator, dan
peserta dalam
pelaksanaan
kegiatan FGD
7. Pelayanan Publik
Menyampaikan
kesimpulan hasil
FGD kepada
peserta dengan
prinsip
transparansi.
Memberi
kesempatan kepada
peserta FGD untuk
berpartisipasi aktif
dalam proses FGD.
3 Pencetakan 1. Mengajukan draf Tercetaknya 1. Komitmen mutu: Pencetakan dan Percetakan dan
dan desain/visualisasi SOP sesuai Desain SOP yang pemasangan SOP di pemasangan

26
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pemasangan SOP yang mudah standar menarik akan tempat-tempat SOP pada
SOP dipahami. Bagian Tata memudahkan strategis sebagai tempat-tempat
2. Finalisasi draf SOP Naskah RS petugas dalam media dalam strategis
3. Mencetak/memproduk yang menarik pemberian layanan Pencatatan dan menguatkan
si SOP dan vaksinasi. Hal ini Pelaporan vaksin nilai-nilai
4. Memasang SOP di terpasang di akan menunjukkan program pemerintah organisasi yaitu
tempat strategis tempat orientasi mutu berkontribusi pada Kebijakan
strategis layanan untuk terhadap mutu “RS UGM
(ruang pasien. tercapainya Visi RS PRIMA”
vaksin) 2. Akuntabilitas: UGM yaitu menjadi Mutu (M):
Pemberian layanan RS yang Mencerminkan
informasi tentang melaksanakan komitmen RS
pencatatan dan pelayanan, UGM untuk
pelaporan vaksin pendidikan dan riset memberikan
yang terbuka bagi yang unggul, pelayanan yang
publik merupakan berkelas dunia, bermutu dan
implementasi nilai- mandiri, bermartabat terus berupaya
nilai transparansi, dan mengabdi meningkatkan
kejelasan kepada kepentingan mutu pelayanan
informasi dan masyarakat. RS UGM.
tanggung jawab. Dan berkontribusi
3. Nasionalisme: pada pencapaian
Pemasangan SOP Misi (ke 1) RS UGM
di tempat-tempat yaitu
strategis menyelenggarakan
merupakan pelayanan kesehata
perwujudan nilai terpadu yang

27
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
mengutamakan bermutu dengan
kepentingan publik. mengutamakan
4. Etika publik: aspek pendidikan
Keterbukaan berbasis riset dan
informasi pada multidisiplin.
pasien merupakan
nilai
mempertanggung
jawabkan tindakan
dan kinerjanya
kepada publik.
5. Anti korupsi:
Penyampaian
informasi kepada
pasien merupakan
perwujudan nilai
tanggung jawab.
4. Melakukan 1. Mengumpulkan data Data vaksin 1. Akuntabilitas: Pelaporan kegiatan Kegiatan
pelaporan pemaikaian vaksin Pelaporan data vaksinasi program pelaporan vaksin
vaksinasi 2. Menginput data secara rutin dan pemerintah menguatkan
kedalam aplikasi konsisten berkontribusi nilai-nilai
microsoft excel merupakan terhadap organisasi yaitu
3. Menginput data ke perwujudan nilai tercapainya visi dan pada Kebijakan
software sistem integritas, misi (ke 1) RS UGM mutu “RS UGM
informasi imunisasi akuntabel, yaitu PRIMA” Mutu
(SIMUNDU) tanggung jawab. menyelenggarakan (M):
4. Mengirimkan data 2. Nasionalisme : pelayanan kesehata Mencerminkan

28
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
vaksin yang sudah Pelaporan data terpadu yang komitmen RS
direkap ke Dinas vaksin bermutu dengan UGM untuk
Kesehatan melalui menggunakan mengutamakan memberikan
email sisem software aspek pendidikan pelayanan yang
informasi imunisasi berbasis riset dan bermutu dan
(SIMUNDU) sesuai multidisiplin. terus berupaya
dengan prosedur, meningkatkan
mengimplementasi mutu pelayanan
nilai-nilai tanggung RS UGM.
jawab, amanah
dan transparan.
3. Etika publik:
Menjalankan tugas
pelaporan data
vaksin secara rutin
dan terus-menerus
merupakan
perwujudan nilai
profesional dan
melaksanakan
kebijakan/program
pemerintah.
4. Komitmen mutu:
Penggunaan
teknologi sistem
informasi
merupakan

29
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
implementasi
konsep efektivitas
dan efisiensi
dalam pelaksanaan
tugas.
5. Anti korupsi
Pelaporan secara
rutin sebelum
tanggal lima setiap
bulannya adalah
pemenuhan nilai-
nilai disiplin dan
tanggung jawab.
5 Melakukan 1. Menyimpan vaksin Meningkatka 1. Akuntabilitas: Kegiatan Kegiatan
pengelolaan sesuai dengan n Kegiatan pengelolaan vaksin pengelolaan
vaksinasi jenisnya pengelolaan pengelolaan vaksin dalam pemberian vaksin
2. Mengecek tanggal vaksin yang meliputi layanan menguatkan
kadaluarsa vaksin dengan baik penyimpanan berkontribusi nilai-nilai
dengan indikator VVM vaksin sesuai terhadap organisasi yaitu
3. Memonitor suhu dengan jenisnya, tercapainya visi dan pada Kebijakan
kulkas dengan pengecekan tanggal misi (ke 1) RS UGM mutu “RS UGM
batasan suhu 2-8▫C kadaluarsa serta yaitu PRIMA”
4. Menyiapkan alat penyiapan alat menyelenggarakan Mutu (M):
penunjang medis penunjang medis pelayanan kesehata Mencerminkan
5. Menyiapkan vaksin yang diperlukan terpadu yang komitmen RS
sesuai advise dokter merupakan bermutu dengan UGM untuk
cerminan dari nilai mengutamakan memberikan

30
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
integritas. aspek pendidikan pelayanan yang
2. Nasionalisme berbasis riset dan bermutu dan
Dalam melakukan multidisiplin. terus berupaya
pengelolaan vaksin meningkatkan
sesuai prosedur mutu pelayanan
merupakan RS UGM.
cerminan dari nilai
mengutamakan
kepentingan
publik.
3. Etika publik
Pelaksanaan
pengelolaan vaksin
secara rutin
merupakan wujud
menjalankan tugas
secara profesional
dan prinsip
keahlian.
4. Komitmen mutu
Pengelolaan vaksin
sesuai prosedur
dan advise dokter
bertujuan untuk
menjaga mutu dari
vaksin itu sendiri
5. Anti korupsi

31
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Pengelolaan vaksin
harus dilakukan
sesuai prosedur
dilandasi dengan
nilai disiplin dan
tanggung jawab
6 Asistensi 1. Mencuci tangan Terlaksanany 1. komitmen mutu Kegiatan asistensi Pelayanan
tindakan dengan handrub a asistensi Mencuci tangan tindakan imunisasi pasien dengan
imunisasi 2. Melakukan verifikasi tindakan menggunakan prinsi berkontribusi pada melakukan
order terkait imunisasi 6 langkah dan 5 pencapaian Visi RS asistensi
kebutuhan vaksin dengan saat sesuai aturan UGM yaitu menjadi tindakan
3. Membantu efektif dan sebagai upaya RS yang imunisasi
memposisikan pasien efisien meningkatkan mutu melaksanakan memperkuat
4. Merapikan alat klinis. pelayanan, nilai-nilai RS
2. Akuntabilitas pendidikan dan riset UGM yaitu:
Pelaksanaan yang unggul, Profesionalisme,
asistensi tinadakan berkelas dunia, kerjasama, kasih
imunisasi harus mandiri, bermartabat sayang, tulus,
dilakukan dengan dan mengabdi iklas dan
dilandasi nilai kepada kepentingan bertanggung
integritas dan masyarakat. jawab.
tanggung jawab. Dan berkontribusi
3. Nasionalisme pada pencapaian
Dalam memberikan Misi RS yaitu:
pelayanan asistensi menyelenggarakan
tidak diskriminatif pelayanan
denggan kondisi kesehatan terpadu

32
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pasien yang bermutu
4. Etika publik dengan
Menjalankan tugas mengutamakan
asistensi imunisasi aspek pendidikan
secara profesional berbasis riset dan
berdasarkan prinsip multidisiplin;
keahlian dan non melaksanakan
diskriminatif. pelayanan
5. Anti korupsi kesehatan paripurna
Dalam memberikan berdasarkan bukti
layanan asistensi dan riset ilmu
harus dilandasi pengetahuan,
dengan nilai peduli, teknologi kedokteran
berani dan adil. dan kesehatan
lainnya, serta
melaksanakan
pengabdian kepada
kepentingan
kesehatan
masyarakat.
7 Peningkatan 1. mencari referensi dari Meningkatnya 1. Nasionalisme : Upaya peningkatan Dalam
pengetahuan berbagai sumber pengetahuan Dalam penentuan pengetahuan pasien melaksanakan
pasien berkaitan dengan pasien materi dilakukan yang dilakukan kegiatan
terhadap materi yang akan terhadap dengan kolaborasi berkontribusi pada peningkatan
pentingnya disampaikan pentingnya dan musyawarah pencapaian visi misi pengetahuan
imunisasi 2. menyusun materi/isi imunisasi dengan teman Rumah Sakit pasien telah
MR pada penyuluhan pada anak. sejahwat. UGMsebagaimana menguatkan

33
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
No Output/Hasil
Kegiatan Tahapan Kegiatan Mata Pelatihan (Nilai- Terhadap Visi Misi Nilai-Nilai
. Kegiatan
nilai Dasar) Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
anak. 3. memilih metode yang 2. Etika publik : yang tersebut dalam nilai-nilai RS
tepat Mendapatkan Visi Rumah Sakit UGM yaitu
4. menentukan jenis alat literatur sesuai UGM menjadi pencanangan
peraga yang akan dengan materi yang Rumah Sakit kebijakan mutu
digunakan akan disampaikan Pendidikan yang “RS UGM
5. pelaksanaan secara cermat. melaksanakan P.R.I.M.A”
penyuluhan 3. Komitmen mutu : pelayanan, Presisi (P):
6. evaluasi hasil Dalam penentuan pendidikan dan riset mencerminkan
penyuluhan dan pembuatan yang unggul, semangat rumah
jenis alat peraga berkelas dunia, sakit dalam
yang akan mandiri, bermartabat memberikan
digunakan dengan dan mengabdi pelayanan
inovasi yang ada kepada kepentingan dengan tepat
supaya menarik dan masyarakat. sesuai
mudah dipahami Kegiatan ini juga kebutuhan
pasien. berkontribusi sesuai pelanggan/
Misi Rumah Sakit indikasi pasien
UGM yaitu berdasarkan
menyelenggarakan bukti ilmiah
pelayanan terkini.
kesehatan terpadu
yang bermutu dan
mengutamakan
aspek pendidikan
berbasisis riset.

34
B. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi
Tabel 4. Time Line Aktualisasi Nilai – Nilai Dasar
WAKTU PELAKSANAAN

JUNI JULI AGUSTUS SEPT PORTFOLIO/B


NO KEGIATAN EMBE PIC DAN TIM* UKTI
R KEGIATAN
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2

1. Pembentukan tim SOP 1. Shinta 1. Surat tugas


dan penyusunan SOP Kusumalarn tim penyusun
Pencatatan dan Pelaporan a Sari SOP
vaksin Program 2. Tim 2. SOP
Pemerintah Penyusun 3. Kebijakan
(Penugasan Atasan) SOP 4. Undangan
3. Kepala rapat
Instalasi 5. Daftar hadir
Rawat 6. Foto/video
Jalan kegiatan
2 FGD dengan stakeholder 1. Shinta 1. undangan
(Dokter spesialis anak, Kusumalarn rapat
perawat klinik anak dan a Sari 2. Notulensi
bidan obstetri ginekologi) 2. Tim kegiatan
Penyusun 3. Daftar hadir
SOP 4. Foto kegiatan
3. Kepala
Instalasi
Rawat
Jalan
4. Teman

35
WAKTU PELAKSANAAN

JUNI JULI AGUSTUS SEPT PORTFOLIO/B


NO KEGIATAN EMBE PIC DAN TIM* UKTI
R KEGIATAN
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2

sejahwat

3 Pencetakan dan 1. Shinta 1. SOP yang


Pemasangan SOP Kusumalarn telah disetujui
a Sari dan dicetak
2. Bagian Tata 2. Foto kegiatan
Naskah
4 Melakukan pelaporan Shinta 1. Catatan
vaksinasi Kusumalarna register
Sari vaksin
2. Rekap
laporan
dalam
Microsoft
excel
3. Tampilan
SIMUNDU
4. Tampilan
pengiriman
email
5. Fotokegiatan
5 Melakukan pengelolaan Shinta 1. Tampilan
vaksinasi Kusumalarna rak kulkas
Sari penyimpana

36
WAKTU PELAKSANAAN

JUNI JULI AGUSTUS SEPT PORTFOLIO/B


NO KEGIATAN EMBE PIC DAN TIM* UKTI
R KEGIATAN
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2

n vaksin
2. Tampilan
lembar
catatan suhu
lemari es
3. Foto kegiatan
6 Asistensi tindakan 1. Dokter 1. Input HER
imunisasi Spesialis kunjungan
Anak pasien
2. Shinta imunisasi
Kusumalarn 2. Foto kegiatan
a Sari
3. Pasien
7 Peningkatan pengetahuan 1. Shinta 1.SAP
pasien terhadap Kusumalarn penyuluhan
pentingnya imunisasi MR a Sari 2.Leaflet
pada anak 2. Pasien edukasi
3.Materi
penyuluhan
4.Daftar hadir
5.Foto/video
kegiatan

37
BAB IV
HASIL KEGIATAN AKTUALISASI-HABITUASI

Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi perawat Klinik Anak Terpadu dan


Tumbuh Kembang di Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada telah
dilaksanakan oleh penulis selama off kampus yakni pada tanggal 10 Juni
sampai dengan 11 September 2017. Berikut ini adalah tabel-tabel yang
berisi tentang uraian kegiatan yang memuat nilai-nilai dasar dengan teknik
aktualisasi yang dipergunakan, manfaat dari aktualisasi nilai dasar serta
dampak yang terjadi jika nilai-nilai tersebut tidak teraktualisasi.

38
Kegiatan 1
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program
Pemerintah di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang
RS UGM
Kegiatan Pembentukan tim SOP dan penyusunan SOP Pencatatan
dan Pelaporan vaksin program pemerintah
Tanggal 8 Agustus 2017
Tempat Ruang Diskusi Parikesit 2 Klinik Anak Terpadu dan
Pelaksanaan Tumbuh Kembang
Daftar Lampiran 1. Surat tugas Tim penyusun SOP;
2. SOP;
3. Undangan rapat;
4. Daftar hadir;
5. Foto dan video kegiatan
(lampiran 1)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan ini dilakukan untuk membentuk Tim penyusun SOP dan
terbentuknya SOP baru terkait pencatatan dan pelaporan vaksin program
pemerintah (kejelasan target). Tujuan dari kegiatan ini adalah
menetapkan orang dari unit kerja yang bertanggung jawab dan
mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan dalam penyusunan SOP.
Harapannya dengan terbentuknya Tim SOP, SOP dapat segera tersusun
sesuai target yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diawali dengan
brainstorming, kerjasama dan menghormati setiap pendapat yang
disampaikan peserta dengan penuh rasa integritas tinggi dan cermat.
Dalam pembentukan tim, menetapkan orang dari unit kerja yang
bertanggung jawab melaksanakan tindakan yang telah ditentukan.
Setelah Tim terbentuk dan kebutuhan dalam penyusunan SOP direview
maka dilakukan revisi jika diperlukan. Pada tahap perencanaan dengan

39
meningkatkan mutu yaitu penetapan strategi, rencana, metodologi dan
program kerja yang akan digunakan tim pelaksana. Tahap terakhir adalah
penyusunan SOP dengan penuh tanggung jawab, berorientasi mutu
dan tidak diskriminatif dalaam pengambilan keputusan rumusan sesuai
dengan perencanaan yang telah ditetapkan. dengan menetapkan metode
dan teknik penulisan SOP, menulis SOP, dan membuat pedoman SOP.
2. Tahapan Kegiatan:
a. Tahap persiapan dengan metode brainstorming untuk memahami
kebutuhan penyusuhan SOP yang diperlukan dengan mengidentifikasi
kebutuhan dan menentukan tindakan.
b. Tahap pembentukan Tim dengan menetapkan orang dari unit kerja
yang bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan yang telah
ditentukan dalam tahap persiapan.
c. Tahap perencanaan yaitu menetapkan strategi rencana, metodologi
dan program kerja yang akan digunakan oleh tim pelaksana.
d. Tahap penyusunan, menyusun SOP sesuai dengan perencanaan
yang telah ditetapkan. dengan menetapkan metoka dan teknik
penulisan SOP, menulis SOP, dan membuat draf pedoman SOP.
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Kegiatan ini menghasilkan surat tugas Tim penyusun SOP dan
terbentuknya SOP itu sendiri. Kegiatan ini berkontribusi sesuai Misi
Rumah Sakit UGM yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehatan
terpadu yang bermutu dan mengutamakan aspek pendidikan berbasis
riset.
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
Nilai dasar yang dihabituasikan:
a) Akuntabilitas : Kejelasan target
Etika Publik : Integritas tinggi

40
Menjelaskan tujuan kegiatan
b) Etika Publik : Cermat

Menerima berbagai masukan dari peserta


c) Nasionalisme : saling menghormati, kerjasama.

41
Menetapkan program kerja yang akan digunakan
d) Komitmen Mutu: Inovatif, Berorientasi pada Mutu

Terbentuknya SOP baru


D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini Nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah indikator
nilai tanggung jawab, kerja sama, saling menghormati dan
menghargai pendapat tersebut brainstorming yang terjadi di dalam
ruang diskusi akan lebih aktif, karena setiap teman sejahwat, baik dokter
spesialis, perawat dan bidan dibebaskan untuk mengemukakan
pendapatnya tanpa unsur diskriminatif, dan akan timbul saling

42
menghormati karena adanya indikator-indikator tersebut (sopan dan
menghargai pendapat) suasana diskusi akan menjadi lebih kondusif.
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Terbentuknya tim penyusun SOP yang kompeten dan pedoman SOP,
mendukung visi misi Rumah Sakit UGM sebagaimana yang tersebut
dalam Visi Rumah Sakit UGM menjadi Rumah Sakit Pendidikan yang
melaksanakan pelayanan, pendidikan dan riset yang unggul, berkelas
dunia, mandiri, bermartabat dan mengabdi kepada kepentingan
masyarakat. Kegiatan ini juga berkontribusi sesuai Misi Rumah Sakit
UGM yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu yang
bermutu dan mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset.
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dengan pelaksanaan Pembentukan tim SOP dan penyusunan SOP
Pencatatan dan Pelaporan vaksin program pemerintah ini yang sesuai
dengan nilai-nilai ANEKA, diharapkan mampu memberikan kontribusi
dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan sesuai misi Rumah Sakit
yang bermutu dan mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
a) Sulit menemukan waktu yang tepat untuk berkoordinasi dengan unit
terkait dikarenakan kesibukan tupoksi masing-masing individu.
2. Strategi Mengatasi Kendala
a) Menyusun evaluasi jadwal rapat/diskusi dengan unit terkait.
b) Melakukan kontrak waktu dengan peningkatan komunikasi untuk
mencapai tujuan bersama, memahami kepentingan bersama dan
menyatukan agenda bersama.
3. Analisis Dampak
a) Bagi Rumah Sakit, target terbentuknya SOP terkendala.
b) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, kesulitan dalam
pemberian pelayanan imunisasi sesuai standar operasional prosedur.

43
c) Bagi Individu, tidak memiliki pengalaman dalam pengembangan
kompetensi. Khususnya pengalaman dalam penyusunan SOP.

Kegiatan 2
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program Pemerintah
di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang RS UGM
Kegiatan FGD dengan stakeholder (Dokter spesialis anak, perawat
klinik anak dan bidan obstetri ginekologi)
Tanggal 27 Juli 2017
Tempat Ruang Diskusi Parikesit 2 Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh
Pelaksanaan Kembang
Daftar 1. Notulensi kegiatan FGD;
Lampiran 2. Undangan rapat;
3. Daftar hadir peserta;
4. Foto kegiatan
(lampiran 2)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan ke 2 yang saya lakukan yaitu melaksanakan FGD dengan
stakeholder (Dokter spesialis anak, perawat klinik anak dan bidan obstetri
ginekologi). Menyiapkan ruangan yang akan digunakan kegiatan diskusi 5
menit sebelum acara dimulai (disiplin). Moderator dilakukan langsung
oleh saya sendiri sebagai penanggung jawab program imunisasi. Setelah
peserta hadir dan siap, saya membuka dengan berdoa terlebih dahulu
(religius). Kemudian acara dimulai dengan menjelaskan tujuan dari FGD
(kejelasan target). Saling menghormati dan menghargai pendapat
saat meminta pendapat dari masing-masing stakeholder terkait dengan
tujuan FGD. Kemudian menggali pendapat dari masing-masing
stakeholder (berorientasi mutu). Selanjutnya melakukan kerjasama
dengan integritas tinggi saat merumuskan hasil FGD dengan

44
stakeholder.
2. Tahapan Kegiatan
a) Membuka acara dan menjelaskan tujuan dari FGD.
b) Meminta pendapat dari masing-masing stakeholder terkait dengan
tujuan FGD.
c) Menggali pendapat dari masing-masing stakeholder.
d) Merumuskan hasil FGD dengan stakeholder.
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Terlaksananya kegiatan FGD dengan stakeholder mendapatkan rumusan
yang dapat digunakan sebagai dasar pembentukan Tim dan penyusunan
SOP baru.
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
Nilai Dasar yang Terkandung Dalam Kegiatan:
a) Akuntabilitas: Kejelasan target
b) Nasionalisme : Saling menghormati, Menghargai pendapat, Kerjasama

Meminta pendapat dari stakeholder terkait materi FGD


c) Etika publik : Integritas Tinggi

45
Menggali pendapat masing-masing stakeholder
d) Komitmen Mutu : Berorientasi pada Mutu

Merumuskan hasil FGD


D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini Nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah indikator
nilai kejelasan target, kerjasama, saling menghomati dan menghargai
pendapat membuat peserta FGD lebih puas dengan proses diskusi yang

46
dilakukan karena stakeholder percaya bahwa mendapat perlakuan yang
sama dengan peserta lain sehingga proses kegiatan dapat berjalan
secara optimal.
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Terciptanya rumusan penyusunan SOP Pencatatan dan Pelaporan vaksin
program pemerintah mendukung Rumah Sakit UGM sebagaimana yang
tersebut dalam Visi Rumah Sakit UGM menjadi Rumah Sakit Pendidikan
yang melaksanakan pelayanan, pendidikan dan riset yang unggul,
berkelas dunia, mandiri, bermartabat dan mengabdi kepada kepentingan
masyarakat. Kegiatan ini juga berkontribusi sesuai Misi Rumah Sakit
UGM yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu yang
bermutu dan mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset.
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Kegiatan FGD sebagai salah satu cara melakukan asesmen kebutuhan
dengan stakeholder merupakan pencerminan nilai karakter. Hal ini
memperkuat nilai-nilai RS UGM yaitu profesionalisme, kerjasama,
multiprofesi, kepercayaan, tulus iklas dan tanggung jawab.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
Sulit menemukan waktu yang tepat untuk berkoordinasi dengan unit
terkait dikarenakan kesibukan tupoksi masing-masing individu.
2. Strategi Mengatasi Kendala
a) Menyusun evaluasi jadwal rapat/diskusi dengan unit terkait.
b) Melakukan kontrak waktu dengan peningkatan komunikasi untuk
mencapai tujuan bersama, memahami kepentingan bersama dan
menyatukan agenda bersama.
3. Analisis Dampak
a) Bagi Rumah Sakit, target terlaksananya FGD terkendala.
b) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, kesulitan dalam
pemberian pelayanan imunisasi sesuai standar operasional

47
prosedur.
c) Bagi Individu, tidak memiliki pengalaman dalam pengembangan
kompetensi. Khususnya pengalaman dalam kegiatan FGD dengan
unit terkait.

Kegiatan 3
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program Pemerintah di
Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang RS UGM
Kegiatan Pencetakan dan Pemasangan SOP
Tanggal 15 Agustus 2017
Tempat Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada
Daftar 1. Tercetaknya SOP sesuai standar Bagian Tata Naskah
Lampiran 2. Foto Kegiatan
(lampiran 3)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan pencetakan SOP dengan desain yang menarik dan sesuai
dengan standar format Tata Naskah Rumah Sakit akan memberikan
kemudahan petugas dalam pemberian layanan vaksinasi, hal ini
menunjukkan orientasi mutu layanan kepada pasien (Komitmen Mutu).
Pemasangan SOP di tempat strategis (Nasionalisme) merupakan salah
satu cara penyampaian informasi kepada pasien dengan keterbukaan
informasi, hal ini menunjukkan nilai mempertanggung jawabkan kinerja
dan tanggung jawab kepada pasien (Etika Publik).
2. Tahapan Kegiatan:
a) Membuat draff SOP
b) Pengajuan draff ke Bagian Keperawatan
c) Pengajuan review SOP ke Bagian Tata Naskah RS
d) Pemasangan SOP di tempat strategis (Ruang Vaksin)
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan

48
Dengan tercetaknya SOP dan terpasangnya SOP ditempat strategis maka
diharapkan dalam pemberian layanan informasi tentang pencatatan dan
pelaporan vaksin yang terbuka bagi public. Pemasangan SOP di tempat
strategis merupakan salah satu cara penyampaian informasi kepada
pasien dengan keterbukaan informasi
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
Nilai Dasar yang Terkandung Dalam Kegiatan:
a) Akuntabilitas: Kejelasan informasi

49
Finalisasi hasil SOP dengan bagian Tata Naskah
b) Etika Publik : Mempertanggung jawabkan tindakan dan kinerja
c) Anti Korupsi : Tanggung jawab

Pencetakan SOP dengan bagian Tata Naskah

50
Penggandaan SOP dengan bagian Tata Naskah RS UGM
d) Nasionalisme: Strategis
e) Komitmen Mutu: Orientasi mutu layanan

Pemasangan SOP di tempat strategis (Ruang vaksin)


D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah
indikator orientasi mutu layanan ini adalah mengutamakan kepentingan
masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan terpadu yang

51
bermutu. Pemberian layanan informasi tentang pencatatan dan
pelaporan vaksin yang terbuka bagi publik merupakan implementasi nilai-
nilai transparansi, kejelasan informasi dan tanggung jawab
(Akuntabilitas).
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Pencetakan dan pemasangan SOP di tempat-tempat strategis sebagai
media dalam Pencatatan dan Pelaporan vaksin program pemerintah
berkontribusi terhadap tercapainya Visi RS UGM yaitu menjadi RS yang
melaksanakan pelayanan, pendidikan dan riset yang unggul, berkelas
dunia, mandiri, bermartabat dan mengabdi kepada kepentingan
masyarakat. Dan berkontribusi pada pencapaian Misi (ke 1) RS UGM
yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehata terpadu yang bermutu
dengan mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset dan multidisiplin.
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Percetakan dan pemasangan SOP pada tempat-tempat strategis
menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu pada Kebijakan mutu “RS UGM
PRIMA”. Mutu (M): Mencerminkan komitmen RS UGM untuk memberikan
pelayanan yang bermutu dan terus berupaya meningkatkan mutu
pelayanan RS UGM.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
a) Kurangnya referensi dari bagian Tata Naskah Rumah Sakit terkait
SOP baru yang diajukan
2. Stratengi Mengatasi Kendala
Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan bagian Tata Naskah
Rumah Sakit
3. Analisis Dampak
a) Bagi Rumah Sakit, target terlaksananya SOP baru terkendala.
b) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, belum adanya
kejelasan standar operasional prosedur terkait pencatatan dan

52
pelaporan vaksin program pemerintah
c) Bagi Individu, tidak memiliki pengalaman dalam pengembangan
kompetensi. Khususnya pengalaman dalam kegiatan penyusunan
SOP baru.

Kegiatan 4
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program Pemerintah di
Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang RS UGM
Kegiatan Melakukan pelaporan vaksinasi
Tanggal 1 Agustus 2017
Tempat Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Parikesit lantai 2
Daftar 1. Data imunisasi bulan Juli 2017
Lampiran 2. Foto kegiatan
(lampiran 4)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan
Pelaporan data secara rutin dan konsisten merupakan perwujudan nilai
integritas dan tanggung jawab (Akuntabilitas). Pelaporan data vaksin
menggunakan sistem software informasi imunisasi (SIMUNDU) sesuai
dengan prosedur, mengimplementasi nilai-nilai tanggung jawab dan
amanah (Nasionalisme). Menjalankan tugas pelaporan data vaksin
secara rutin dan terus-menerus merupakan perwujudan nilai profesional
dan melaksanakan kebijakan/program pemerintah (Etika Publik).
Penggunaan teknologi sistem informasi merupakan implementasi konsep
efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas. (Komitmen Mutu).
Pelaporan secara rutin sebelum tanggal lima setiap bulannya adalah
pemenuhan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab (Anti Korupsi).
2. Tahapan Kegiatan
a) Mengumpulkan data pemaikaian vaksin
b) Menginput data kedalam aplikasi microsoft excel

53
c) Menginput data ke software sistem informasi imunisasi (SIMUNDU)
d) Mengirimkan data vaksin yang sudah direkap ke Dinas Kesehatan
melalui email
A. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Dengan terlaksananya kegiatan pelaporan vaksinasi dengan baik sesuai
standar yang telah ditetapkan sangat mempengaruhi optimalisasi proses
berjalannya kegiatan.
B. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
a) Akuntabilitas: Integritas, Tanggung jawab
b) Nasionalisme: Amanah dan transparan

Mengumpulkan data kegiatan imunisasi


c) Etika Publik: Profesional dan Melaksanakan kebijakan/program
pemerintah.

54
Menginput data kedalam aplikasi microsoft excel.
d) Komitmen Mutu: Efektivitas dan Efisiensi

Menginput data ke software sistem informasi imunisasi (SIMUNDU).

55
Menginput data imunisasi bayi pada software SIMUNDU.

Tampilan software SIMUNDU


e) Anti Korupsi: Disiplin dan Tanggung jawab

56
Mengirimkan data vaksin yang sudah direkap ke Dinas Kesehatan
melalui email.
C. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah
Komitmen Mutu, menjadikan kegiatan pelaporan vaksinasi tersebut
berorientasi mutu sehingga sesuai dengan standart yang ditetapkan.
D. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Pelaporan kegiatan vaksinasi program pemerintah berkontribusi terhadap
tercapainya visi dan misi (ke 1) RS UGM yaitu menyelenggarakan
pelayanan kesehata terpadu yang bermutu dengan mengutamakan aspek
pendidikan berbasis riset dan multidisiplin.
E. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Kegiatan pelaporan vaksin menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu pada
Kebijakan mutu “RS UGM PRIMA” Mutu (M): Mencerminkan komitmen
RS UGM untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan terus berupaya
meningkatkan mutu pelayanan RS UGM.

57
F. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
a) Petugas kesehatan (bidan/perawat) belum mengirimkan laporan
kegiatan imunisasi sesuai tanggal yang telah ditentukan
b) Adanya selisih jumlah vaksin yang dikeluarkan dengan jumlah pasien
yang dilakukan imunisasi dalam pelaporan.
2. Strategi Mengatasi Kendala
Mengoptimalkan koordinasi dengan unit terkait dengan cara:
a) Memberi himbauan kepada ptugas kesehatan (bidan/perawat)
untuk mengirimkan laporan tepat waktu sesuai jadwal yang telah
ditentukan dan disepakati
b) Mengkroscek ulang laporan kegiatan imunisasi
3. Analisis Dampak
a) Bagi Rumah Sakit, target pengiriman laporan ke Dinas Kesehatan
terlambat.
b) Bagi Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, PJ imunisasi
harus melakukan kroscek ulang kepada setiap unit terkait.
c) Bagi Individu, pelaporan kegiatan imunisasi merupakan anjuran yang
diamanatkan oleh Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan, apabila saya
tidak melaksanakan kegiatan ini maka berarti saya tidak bekerja
dengan professional.

Kegiatan 5
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program Pemerintah di
Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang RS UGM
Kegiatan Melakukan pengelolaan vaksinasi
Tanggal 15 Juni 2017
Tempat Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang
Lampiran Foto Kegiatan
(lampiran 5)

58
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan/ Tahapan:
Kegiatan pengelolaan vaksin yang meliputi penyimpanan vaksin sesuai
dengan jenisnya, pengecekan tanggal kadaluarsa serta penyiapan alat
penunjang medis yang diperlukan merupakan cerminan dari nilai
integritas (Akuntabilitas).
Dalam melakukan pengelolaan vaksin sesuai prosedur merupakan
cerminan dari nilai mengutamakan kepentingan publik. (Nasionalisme
Pelaksanaan pengelolaan vaksin secara rutin merupakan wujud
menjalankan tugas secara profesional dan prinsip keahlian (Etika
Publik).
Pengelolaan vaksin sesuai prosedur dan advise dokter bertujuan untuk
menjaga mutu dari vaksin itu sendiri (Komitmen Mutu).
Pengelolaan vaksin harus dilakukan sesuai prosedur dilandasi dengan
nilai disiplin dan tanggung jawab (Anti korupsi).
2. Tahapan Kegiatan
a) Menyimpan vaksin sesuai dengan jenisnya
b) Mengecek tanggal kadaluarsa vaksin dengan indikator VVM
c) Memonitor suhu kulkas dengan batasan suhu 2-8▫C
d) Menyiapkan alat penunjang medis
e) Menyiapkan vaksin sesuai advise dokter
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Terlaksananya kegiatan vaksinasi dengan baik yang sesuai dengan
standar operasional prosedur sehingga pengelolaan vaksinasi berjalan
optimal.
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
Nilai Dasar yang Terkandung dalam Kegiatan ini adalah:
a) Akuntabilitas: Integritas

59
Menyimpan vaksin sesuai dengan jenisnya

Mengecek tanggal kadaluarsa vaksin dengan indikator VVM

60
Memonitor suhu kulkas 4▫C

Tampilan lembar catatan suhu lemari es


b) Nasionalisme: Mengutamakan kepentingan publik

61
c) Etika Publik: Profesionalisme dan prinsip keahlian
d) Komitmen Mutu: Berorientasi pada Mutu

Menyiapkan vaksin sesuai advice dokter


e) Anti Korupsi: Disiplin dan Tanggung jawab

62
Vaksin siap beserta alat penunjang medisnya
D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah
Komitmen Mutu. Dengan meningkatkan sistem pengelolaan vaksin
dengan baik sesuai dengan standar operasional prosedur sehingga
pengelolaan vaksin berjalan dengan optimal dan mutu dari vaksin itu
sendiri tetap terpantau dengan baik.
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan pengelolaan vaksin dalam pemberian layanan berkontribusi
terhadap tercapainya visi dan misi (ke 1) RS UGM yaitu
menyelenggarakan pelayanan kesehata terpadu yang bermutu dengan
mengutamakan aspek pendidikan berbasis riset dan multidisiplin.
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Kegiatan pengelolaan vaksin menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu pada
Kebijakan mutu “RS UGM PRIMA”Mutu (M): Mencerminkan komitmen RS
UGM untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan terus berupaya
meningkatkan mutu pelayanan RS UGM.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
Tidak ada hambatan yang memadai dalam melakukan kegiatan ini.
2. Strategi Mengatasi Kendala
Dengan tidak adanya hambatan maka tidak perlu ada strategi
menghadapi kendala.
3. Analisis Dampak
a) Bagi Rumah Sakit, pihak dari Dinas Kesehatan akan memutus
pemberian stok imunisasi apabila kegiatan pengelolaan vaksinasi tidak
dilakukan.
b) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, dikarenakan tidak
mendapat stok vaksin maka tidak bisa melakukan pelayanan imunisasi
program pemerintah kepada pasien.

63
c) Bagi Individu, tidak melakukan kegiatan pengelolaan vaksinasi yang
diamanatkan sehingga tidak dapat meningkatkan profesionalisme
bekerja dengan optimal.

Kegiatan 6
Isu Kurang optimalnya pelayanan imunisasi Program
Pemerintah di Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh
Kembang RS UGM
Kegiatan Asistensi Tindakan Imunisasi
Tanggal 22 Juni 2017
Tempat Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Parikesit
lantai 2
Lampiran Foto Kegiatan
(lampiran 6)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Asistensi tindakan imunisasi merupakan salah satu tupoksi
perawat poliklinik anak. Dengan diawali mencuci tangan menggunakan
prinsip 6 langkah dan 5 saat sesuai aturan sebagai upaya meningkatkan
mutu klinis (Komitmen Mutu).
Pelaksanaan asistensi imunisasi dilandasi nilai integritas dan tanggung
jawab yang merupakan cerminan dari sikap perawat.
Adapun dalam memberikan pelayanan asistensi tidak diskriminatif
dengan kondisi pasien (Nasionalisme)
Dalam memberikan layanan asistensi harus dilandasi dengan nilai peduli
dan adil (Anti Korupsi).
2. Tahapan Kegiatan
a) Mencuci tangan dengan handrub
b) Melakukan verifikasi order terkait kebutuhan vaksin
c) Membantu memposisikan pasien

64
d) Merapikan alat
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Kegiatan asistensi kegiatan imunisasi adalah salah satu tupoksi perawat
poliklinik anak, dengan melaksanakan kegiatan sesuai standar
operasional prosedur merupakan cerminan dari sikap perawat.
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
Nilai Dasar yang Terkandung dalam Kegiatan pengembangan bahan ajar
ini adalah:
a) Komitmen Mutu: Sesuai aturan, Berorientasi Mutu

Mencuci tangan dengan handrub


b) Akuntabilitas: Integritas dan Tanggung jawab
c) Nasionalisme: Tidak diskriminatif
d) Anti Korupsi: Peduli, Adil

65
Asistensi pasien sesuai dengan urutan pendaftaran
e) Etika Publik: Profesional

Membantu memposisikan pasien

66
Merapikan alat (membuang bahan medis habis pakai sesuai jenisnya)
D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah Etika
Publik. Karena kegiatan ini berkaitan dengan pelayanan terhadap pasien
maka nilai ANEKA yang dihabituasikan adalah bekerja dengan efektif dan
efisien, serta tetap berorientasi pada profesionalisme dan prinsip
keahlian.
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan asistensi tindakan imunisasi berkontribusi pada pencapaian Visi
RS UGM yaitu menjadi RS yang melaksanakan pelayanan, pendidikan
dan riset yang unggul, berkelas dunia, mandiri, bermartabat dan
mengabdi kepada kepentingan masyarakat.
Dan berkontribusi pada pencapaian Misi RS yaitu: menyelenggarakan
pelayanan kesehatan terpadu yang bermutu dengan mengutamakan
aspek pendidikan berbasis riset dan multidisiplin; melaksanakan
pelayanan kesehatan paripurna berdasarkan bukti dan riset ilmu
pengetahuan, teknologi kedokteran dan kesehatan lainnya, serta

67
melaksanakan pengabdian kepada kepentingan kesehatan masyarakat.
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Pelayanan pasien dengan melakukan asistensi tindakan imunisasi
memperkuat nilai-nilai RS UGM yaitu: Profesionalisme, kerjasama, kasih
sayang, tulus, iklas dan bertanggung jawab.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
Orang tua pasien tidak mau terlibat dalam pelaksanaan imunisasi,
terutama bila anak sudah berusia leih dari 2th.
2. Strategi Mengatasi Kendala
Edukasi kepada orang tua pasien terkait tahapan kegiatan imunisasi pada
anak.
3. Analisis Dampak
a) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, pelayanan imunisasi
berjalan lama dikarenakan tidak ada kerjasama yang baik antar dokter,
perawat dan orang tua pasien.
b) Bagi Individu, harus bisa meposisikan diri dengan situasi yang terjadi
secara profesional.

Kegiatan 7
Isu Kesadaran atan pemahaman pasien terhadap kebutuhan dasar
anak masih perlu ditingkatkan
Kegiatan Peningkatan pengetahuan pasien terhadap pentingnya imunisasi
MR pada anak
Tanggal 5 September 2017
Tempat Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Parikesit lantai 2
Daftar 1. SAP Penyuluhan
Lampiran 2. Daftar Hadir Peserta
3. Materi penyuluhan
4. Leaflet

68
5. Foto dan video Kegiatan
(Lampiran 7)
A. Kegiatan dan Tahapan yang Telah Dilaksanakan
1. DeskripsiKegiatan:
dalam kegiatan peningkatan pengetahuan pasien degan memberikan
penyuluhan terkait imunisasi MR (Measles-Rubella) diawali dengan
pencarian referensi materi dengan cermat (Etika Publik) dari berbagai
sumber sebagai dasar penyusunan materi penyuluhan yang dilakukan
dengan kolaborasi dan musyawarah bersama teman sejahwat (dokter
spesialis anak) (Nasionalisme).
Pembuatan jenis alat peraga yang akan digunakan dengan inovasi yang
ada supaya menarik dan mudah dipahami pasien (Komitmen Mutu).
2. Tahapan Kegiatan
a) Mencari referensi dari berbagai sumber berkaitan dengan materi yang
akan disampaikan
b) Menyusun materi/isi penyuluhan
c) Memilih metode yang tepat
d) Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan
e) Pelaksanaan penyuluhan
f) Evaluasi hasil penyuluhan
B. Uraian Kualitas Hasil Kegiatan
Terlaksananya kegiatan peningkatan pengetahuan pasien dengan
memberikan penyuluhan tentang imunisasi MR (Measles-Rubella) ini
teraktualisasi secara optimal sehingga materi tersampaikan kepada
pasien/sasaran penyuuhan.
C. Pemaknaan Nilai-Nilai Dasar yang Dipergunakan dan Melandasi
Pelaksanaan Kegiatan
a) Nasionalisme: Kolaborasi,Musyawarah

69
Berkoordinasi dengan dr.Sp.A terkait pembuatan materi penyuluhan
b) Komitmen Mutu: Inovasi

Tampilan leaflet penyuluhan


c) Etika Publik: Cermat, memberikan layanan kepada publik

70
Pembagian leaflet materi penyuluhan

Penjelasan materi penyuluhan

71
Evaluasi kegiatan dengan meminta testimoni kepada salah satu
sasaran penyuluhan yaitu orang tua pasien.
D. Deskripsi Habituasi dalam Melaksanakan Kegiatan
Pada kegiatan ini Nilai dasar ANEKA yang dihabituasikan adalah
Nasionalisme dan Etika Publik. Karena kegiatan ini merupakan kegiatan
hubungan Interprofesional Education dengan melibatkan profesi lain
dalam menentukan materi penyuluhan serta pemberian pelayanan
kepada pasien/orang tua pasien maka kegiatan ditujukan sepenuhnya
untuk mengetahui apa yang dibutuhkan public dan berusaha untuk
memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi public.
E. Kontribusi/Manfaat Kegiatan Bagi Visi dan Misi Organisasi
Upaya peningkatan pengetahuan pasien yang dilakukan berkontribusi
pada pencapaian visi misi Rumah Sakit UGM sebagaimana yang tersebut
dalam Visi Rumah Sakit UGM menjadi Rumah Sakit Pendidikan yang
melaksanakan pelayanan, pendidikan dan riset yang unggul, berkelas
dunia, mandiri, bermartabat dan mengabdi kepada kepentingan

72
masyarakat. Kegiatan ini juga berkontribusi sesuai Misi Rumah Sakit
UGM yaitu menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu yang
bermutu dan mengutamakan aspek pendidikan berbasisis riset
F. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Dalam melaksanakan kegiatan peningkatan pengetahuan pasien telah
menguatkan nilai-nilai RS UGM yaitu pencanangan kebijakan mutu “RS
UGM P.R.I.M.A” Presisi (P): mencerminkan semangat rumah sakit dalam
memberikan pelayanan dengan tepat sesuai kebutuhan pelanggan/
indikasi pasien berdasarkan bukti ilmiah terkini.
G. Kendala/Hambatan yang Muncul dan Strategi Mengatasi Kendala
1. Kendala/Hambatan:
Kesulitan dalam pengumpulan sasaran penyuluhan dikarenakan
pasien datang tidak bebarengan dan pelayanan dokter terproses
secara cepat.
2. Strategi Mengatasi Kendala
Melakukan kontrak waktu dengan peningkatan komunikasi baik
kepada dr.Sp.A maupun dengan pasien agar kegiatan penyuluhan
terlaksana secara optimal.
3. Analisis Dampak
a) Bagi Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang, tidak mampu
memberikan edukasi kepada pasien di saat jam pelayanan.
b) Bagi Individu, belum bisa mengakomodasi kegiatan penyuluhan
dengan baik.

Aktualisasi nilai-nilai dasar ASN yang telah diaplikasikan pada


institusi tempat kerja banyak memberikan kontribusi baik demi perubahan
kearah yang lebih baik. Penyusun akan terus berusaha untuk tetap
mengaplikasikan nilai-nilai dasar ASN sebagai dasar dari segala kegiatan
belajar mengajar maupun berorganisasi, meskipun dalam pelaksanaanya
mungkin akan menghadapi beberapa kendala. Untuk jangka panjang,
perlahan-lahan penyusun akan mengajak rekan-rekan kerja untuk lebih

73
peduli terhadap institusi dengan teknik peneladan.
Untuk mendukung terlaksananya rancangan aktualisasi di Klinik
Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang Rumah Sakit Universitas Gadjah
Mada perlu di perhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Meningkatkan kerjasama, koordinasi dengan pimpinan dan unit
terkait dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
2. Pimpinan/Kepala Instalasi melakukan pengarahan, pembinaan dan
koreksi terhadap kegiatan aktualisasi
3. Pimpinan/Kepala Instalasi memberikan kewenangan berupa Surat
Perintah Tugas (Surat Tugas) untuk kegiatan aktualisasi
4. Kegiatan aktualisasi dilakukan sesuai dengan rancangan
rekomendasi dari coach dan di dukung dengan mentor.

74
BAB V
PENUTUP

A. SIMPULAN
Pelaksanaan habituasi di Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada
yang dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Sebelum Setelah
Aktualisasi Aktualisasi
1. Pembentukan tim SOP dan Belum ada Tim Terbentuk Tim
penyusunan SOP Pencatatan SOP dan SOP dan
dan Pelaporan vaksin program penyusunan tersusun SOP
pemerintah. SOP tentang baru.
Pencatatan dan
Pelaporan
vaksin program
pemerintah.
2. FGD dengan stakeholder Belum ada Tersusunnya
(Dokter spesialis anak, kegiatan FGD rumusan kegiata
perawat klinik anak dan bidan dengan FGD sebagai
obstetri ginekologi). stakeholder panduan dalam
membahas pembentukan
rencana Tim SOP dan
pembentukan penyusunan
Tim SOP dan SOP.
SOP Pencatatan
dan Pelaporan
vaksin program
pemerintah.
3. Pencetakan dan Pemasangan Belum ada SOP tercetak
SOP. kegiatan dan terpasang di

75
pencetakan dan ruang vaksin.
pemasangan
SOP diruang
vaksin
4. Melakukan pelaporan Pelaporan Pelaporan
vaksinasi. kegiatan kegiatan
vaksinasi sudah vaksinasi
terlaksana.. terlaksana
secara optimal
sesuai SOP.
5. Melakukan pengelolaan Kegiatan Kegiatan
vaksinasi. pengelolaan pengelolaan
vaksin sudah vaksin
terlaksana. terlaksana
secara optimal
sesuai SOP.
6. Asistensi tindakan imunisasi. Kegiatan Kegiatan
asistensi asistensi
tindakan tindakan
imunisasi sudah imunisasi
terlaksana. terlaksana
semakin optimal.
7. Peningkatan pengetahuan Belum adanya Pasien
pasien terhadap pentingnya kegiatan mendapat
imunisasi MR pada anak. penyuluhan wawasan baru
kepada pasien terkait
terkait pentingnya
pentingnya imunisasi MR
imunisasi MR pada anak.
pada anak.

76
B. REKOMENDASI
Berdasarkan kesimpulan diatas, dapat diajukan beberapa
rekomendasi sebagai berikut :
1. Bagi pihak Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada dan seluruh
civitas academia Universitas Gadjah Mada diharapkan
mendukung untuk implementasi kegiatan aktualisasi selama masa
habituasi di unit kerja maupun di luar lingkungan unit kerja.
2. Bagi pihak pasien/keluarga pasien agar dapat bekerjasama untuk
mendukung usaha peningkatan pengetahuan terhadap pentingnya
imunisasi MR pada anak dan proses pelayanan kesehatan.
3. Bagi pihak pemerintah yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
dan Puskesmas Gamping II agar memaksimalkan kolaborasi
dengan fasilitas kesehatan karena pelaksanaan atau implementasi
kegiatan berkaitan dengan permintaan stok vaksinserta laporan
bulanan kegiatan imunisasi.

C. RENCANA AKSI
Berdasarkan rekomendasi yang diajukan, kemudian disusun suatu
rencana aksi sebagai bentuk tindak lanjut kegiatan aktualisasi yang
telah dilakukan. Rencana aksi yang diusulkan tetap berkaitan dengan
nilai-nilai dasar ANEKA. Berikut tabel mengenai rencana aksi kegiatan
aktualisasi yang penulis lakukan.
Tabel 4. Rencana Aksi
No Kegiatan Rencana Aksi Waktu
1 2 3 4
1. Pembentukan tim Sosialisai SOP Minggu
SOP dan penyusunan Pencatatan dan pertama bulan
SOP Pencatatan dan Pelaporan vaksin Oktober 2017
Pelaporan vaksin program pemerintah
program pemerintah. kepada Unit terkait,

77
Bagian Pelayanan
Medis dan Bagian
Keperawatan.
2. FGD dengan Diskusi berkala Diagendakan
stakeholder (Dokter terkait update minggu
spesialis anak, kebijakan tentang pertama setiap
perawat klinik anak imunisasi. 3 bulan.
dan bidan obstetri
ginekologi).
3. Peningkatan Penyuluhan berkala Diagendakan
pengetahuan pasien terkait update ilmu minggu ke 4
terhadap pentingnya tentang imunisasi. setiap
imunisasi MR pada bulannya atau
anak. setiap ada
update ilmu
tentang
imunisasi.

78
DAFTAR PUSTAKA

Fatimah, E., & Irawati, E. (2016). Manajemen Aparatur Sipil Negara :


Modul Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kader Pns. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.

Juniarso, R., Sudrajat, S., & Achmad. (2009). Hukum Administrasi


Negara dan Kebijakan Pelayanan Publik. Bandung: Nuansa.

Karsidi, R., & Tim. (2015). Rencana Strategis Bisnis Universitas


Sebelas Maret. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Kumorotomo, W., Wirapradja, N. R., & Imbaruddin, A. (2015). Etika


Publik: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan
III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

LAN. (2014). Manajemen Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Lembaga


Administrasi Negara.

LAN. (2016). Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon


Pegawai Negeri Sipil Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.

Moenir, H. (2010). Manajemen Pela yanan Umum Di Indonesia.


Jakarta: Bumi Aksara.

Permana, D. (2015). Disiplin Peserta Diklat Melalui Kegiatan Tata


Upacara Sipil. Bandung: Badan Diklat Kota Bandung.

Porter, R., Raempel, M., & Mansky, A. (2010). Performance Indicator


for Problem Solving.

Sujarwo. (2011). Modul Kesemaptaan. Yogyakarta: Universitas Negeri


Yogyakarta.

Suwarno, Y., & Sejati, T. A. (2016). Whole of Goverment : Modul


Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kader PNS. Jakarta: Lembaga

79
Administrasi Negara.

Utomo, T. W., Basseng, & Purwana, B. H. (2016). Aktualisasi Pelatihan


Dasar Kader PNS : Modul Pendidikan dan Pelatihan Dasar
Kader PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.

Yuniarsih, T., & Taufiq, M. (2015). Komitmen Mutu: Modul Pendidikan


dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.

80
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi
Nama : Shinta Kusumalarna Sari, S.Kep., Ns
Jenis Kelamin : Perempuan
NIP : 198707142015042005
TTL : Yogyakarta, 14 Juli 1987
Agama : Islam
Status : Menikah
Pekerjaan : Perawat
Unit Kerja : Klinik Anak Terpadu dan Tumbuh Kembang
Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada
Alamat : Jl.Kemuning no.171 Sanggrahan Condong Catur
Depok Sleman Yogyakarta 55283
No. Handphone : 085713080826
Email : shinta.kusumalarna@ugm.ac.id

Pendidikan
No Strata Institusi Tahun Lulus
1 SD SD NEGERI PERUMNAS I 1999
2 SMP SMP DEPOK I 2002
3 SMA SMA NEGERI 2 NGAGLIK 2005
4 S1 UMY 2010
5 NERS UMY 2011

81
LAMPIRAN 1

Pembentukan Tim SOP dan


Penyusunan SOP Pencatatan dan
Pelaporan vaksin Program Pemerintah.

1. Surat Tugas
2. SOP
3. Kebijakan SOP
4. Undangan rapat
5. Daftar hadir
6. Foto kegiatan

82
LAMPIRAN 2

FGD dengan stakeholder (Dokter


spesialis anak, perawat klinik anak dan
bidan obstetri ginekologi)

1. Undangan FGD
2. Daftar hadir
3. Notulensi
4. Foto kegiatan

83
LAMPIRAN 3

Pencetakan dan Pemasangan SOP.

1. SOP
2. Foto kegiatan

84
LAMPIRAN 4

Melakukan pelaporan vaksinasi.

1. Gambar data imunisasi


2. Laporan Vaksin bulan Juli 2017
dalam format Microsoft excel
3. Tampilan software SIMUNDU
4. Tampilan pelaporan melalui email
5. Foto kegiatan

85
LAMPIRAN 5

Melakukan pengelolaan vaksinasi.

1. Gambar susunan vaksin


2. Gambar lembar catatan suhu
kulkas
3. Dokumentasi foto kegiatan

86
LAMPIRAN 6

Asistensi tindakan imunisasi.

1. Input EHR (Electronic Health


Record) kunjungan pasien
imunisasi
2. Dokumentasi foto kegiatan

87
LAMPIRAN 7

Peningkatan pengetahuan pasien


terhadap pentingnya imunisasi MR pada
anak.

1. SAP penyuluhan
2. Materi penyuluhan
3. Leaflet
4. Foto poster dan banner
5. Daftar hadir
6. Foto kegiatan

88

Anda mungkin juga menyukai