Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL BOOK REPORT

“EKOLOGI DAN LINGKUNGAN”

Dosen Pengampu Dra. Rosni, M.Pd

Disusun Oleh:

Nama : Laura Anggi Noari Simanjuntak

NIM : 3173331027

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI


FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018

EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan tugas Critical Book Report ini tepat pada
waktunya. Adapun tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekologi dan
Lingkungan. Selama penyusunan makalah CBR ini, saya banyak mengalami berbagai
hambatan dan kesulitan. Namun berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, makalah
CBR ini dapat terselesaikan. Saya juga menyadari bahwa dalam pembuatan CBR ini masih
jauh dari kata sempurna, maka dari itu saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun
agar berguna untuk kedepannya. Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada para
pembaca semoga tugas ini bermanfaat bagi yang membacanya.

Medan, September 2018

Penyusun

(LauraAnggiNoariSimanjuntak)

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................................... 2

DAFTAR ISI ..................................................................................................................... 3

BAB 1 PENDAHULUAN ................................................................................................ 4

a. Informasi Bibliogarfi ............................................................................................ 4

BAB 2 PEMBAHASAN BUKU ...................................................................................... 5

1. Buku I : ................................................................................................................. 5
2. Buku II .................................................................................................................. 7

BAB 3 KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU ..................................................... 11

a. Kelebihan buku ...................................................................................................... 11


b. Kelemahan buku .................................................................................................... 11

BAB 4 PENUTUP ............................................................................................................ 13

a. Kesimpulan ............................................................................................................ 13
b. Saran ...................................................................................................................... 13

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 14

DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................... 14

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN 3


BAB I

PENDAHULUAN

a. Informasi Bibliografi
 IDENTITAS BUKU I

1. Judul Buku : Manusia, Alam dan Lingkungan

2. Pengarang : Drs.M. Suprihadi Sastrosupeno

3. Penerbit : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

4. Tahun Terbit : 2003

5. Kota Terbit : Yogyakarta

6. Tebal Buku : xiii +95 halaman

7. Bahasa Teks : Bahasa indonesia

 IDENTITAS BUKU II

1. Judul Buku : Dasar-dasar Ekologi Bagi Populasi dan Komunitas

2. Pengarang : Sambas Wirakusumah

3. Penerbit : Universitas Indonesia

4. Tahun Terbit : 2003

5. Kota Terbit : Jakarta

6. Tebal Buku : 149 halaman

7. Bahasa Teks : Bahasa indonesia

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


4
BAB II

PEMBAHASAN (SECARA UMUM)

BUKU I :

BAB 1 MANDAT ILAHI BAGI MANUSIA

Manusia tak mungkin dipisahlkan dengan alam dan lingkungannya. Seseorang memang

bisa hidup hanya dengan bernafas dan makan serta minuman seadaanya saja, meskipun tokoh

manusia menggunakan juga unsur alam dan alat-alat tertentu. Katakanlah, manusia tak

pernah dipisahkan dengan tanah, air, udara, dan api, demikian juga tumbuh-tumbuhan.

Bahkan sejak zaman manusia pertam pun hubungan itu tak terbantahkan. Manusia memakan

bij-bijian, ia bernafas dengan udara, ia minum air, ia juga menggunakan kulit kayu untuk

pakaian dan masih banyak lagi. Denmikian hubungan manusia dengan alam dan lingkungan

juga tidak mungkin terceraikan. Justru disini tampaklah keangungan Tuhan yang

emnciptakan semua itu ternyata bukannya tampak makna begitu pun sebaliknya. Jadi tak

satupun unsur alam dan lingkungan serta mahluk hidup lainnya didunia ini yang tanpa arti

bagi kehidupan manusia.

BAB II MANDAT KULTURAL BAGI MANUSIA

Mandat kultural adalah pengerjaan potensial-potensial, dan pengerjaan kemungkinan-

kemungkinan dari alam kejadian ini. Dengan demikian manadat tersebut menyangkut

bagaimana manusia mengusahakan agar apa-apa yang dihadapinya dan ditemuinya didunia

ini dapat menjadi bermanfaat dan berdayaguna. Berhubungan dengan manusia yaitu bidang

manusia, maka kita menyentuh kehidupan manusia sebagai individu dan manusia sebagai

kelompok dalam masyarakat. Mandat yang diberikana Tuhan sebenarnya bersifat dinamis

dan kreatif. Manusia diberi kemungkinan dan kebebasan di dalam membentuk, menentukan,

dan menjalankan kehidupannya pribadi dan kehidupannya bersama.

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN 5


BAB III SIKAP MANUSIA TERHADAP ALAM DAN LINGKUNGAN

Pada masyarakat sederhana, hubungan anatara manusia dengan alam dan

lingkungan memang dekat dan erta. Hal ini terlihat dari tumbuhnya keprcayaan totenisme

ialah suatu kepercayaan tentang asal-usul keturunan masyarakat atau sekolmpok suku. Di

dalam kepercayaan ini, maka seseorang dapat merupakan keturunan dari seekor binatang atas

dari daun dan pohon tertentu. Disinilah hubungan antara manusia dengan alam dan

lingkungannya.

BAB IV MANUSIA, ALAM, DAN LINGKUNGAN

Dengan mengakui bahwa lingkungan dan alam adalah bagian tak terpisahkan dengan

kita, jadi manusia juga mesti harus berhubungan dengan mereka, maka pemahaman kita

tentang alam dan lingkungan menjadi lurus dan tepat.

Pendekatan yang bersahabat, adalah pendektan yang seharusnya kita lakukan.

Pendekatn itu menempatkan kita semua didalam satu kedudukan yang sama-sama penting

dan punya nilai untuk berhubungan satu sama lain. Dengan sikap seperti itu maka terbukalah

suatu pengakuan yang lebih mendalam lagi, yaitu tentang pertanggung jawabna lingkungna.

Kita bersahabat dengan lingkungan dan alam, itu pun tidak tanpa tanggungjawab.

BUKU II :

BAB I PENGERTIAN DAN SIFAT-SIFAT POPULASI

Pengertian populasi

Pengertian dirumuskan sebagai kumpulan individu organisme di suatu tempat yang

memilki sifat serupa, mempunyai ala-usul yang sama, dan tidak ada yang menghalangi

individu anggotanya untuk berhubungan satu sama lain dan mengembangkan keturunannya

secara bebas karena individu itu merupakan kumpulan heteroseksua.

Secara ilmiah populasi yang sudah dikenal itu dapat dikelompokkan menurut

sifat-sifat pokoknya dalam dua golongan. Pertama adalah organisme yang sama-sama

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


6
memilki organisme biologik pada jenjang yang lebih bawah dan kedua yang memilki sifat

unik yang hanya dapat dikenali pada populasi tertentu. Populasi dengan sifat unik itu dikenal

juga pada jenjang organisasi biologik diatas populasi yaitu komunitas yang akan dibahas

kembali bagaimana kelompok-kelompok unik itu terjadi.

BAB II HUBUNGAN POPULASI DENGAN LINGKUNGANNYA

Fokus Ekologi populasi adalah ialah mengkaji interaksi populasi dengan

lingkungannya, baik lingkungan abiotik dan lingkungan biotik. Suatu populasi tidak mungkin

ada dalam sistem kehidupan tanpa keterlibatan dan interaksi dari lingkungan fisik dan

kimiannya. Hubungan interaksi anatara sistem kehidupan dengan lingkungan fisik dan

kimiannyamerupakan topik utama yang menjadi perhatian ekologi-populasi yang sampai

sekarang merupakan perhatian utama dari ekologi-fisiologi.

Pada semua interaksi populasi dengan lingkungannya terjadi pertukaran energi. Pada

peristiwa interaksi itu, berhasil mengisolasikan salah satu bentuk pertukaran energi, mungkin

disebakan nilainya lebih tinggi dari bentuk lain yang telah dihitung. Inilah energi yang terjadi

dengan kadar yang tinggi bagi populasi agar mampu mendorong proses kehidupan, baik

dalam bentuk energi inteaksi bagi otrotop atau energi kimia bagi heterotrop.

BAB III FAKTOR-FAKTOR BIOTIK DALAM INTERAKSI POPULASI

Pada dasarnya faktor biotik lingkungan dibedakan menjadi faktor-faktor interspesifik dan

faktor-faktor intraspesifik. Berikut beberapa faktor biotik interspesifik :

- Netralisme : merupaka tipe interaksi interspesifik yang dikenal sehari-hari diman

populasi yang bekerja sama seolah-olah tidak terpengaruh, walaupun sesungguhhnya

terselenggara sangat halus.

- Kompotensi : merupakan interaksi interspesifik dimana dua individu artau spesies

berubut sumber daya terbatas seperti pakan, air, ruang, untuk sarang dll.

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN 7


- Mutualisme : simbiosis interaksi obligator (wajib) yang diperlukan oleh kedua belah

pihak yang berintekasi karena keduanya saling memerlukan.

- Komnesialisme : merupakan simbiosis keterkaitan nyata netralisme, dimana hanya

salah satu spesies yang terpengaruh.

- Parasitisme : merupakan peristiwa predator ukurannya lebih besar dari mangsannya

dan proses yang terjadi di luar (eksternal).

BAB IV ENERGI DAN MATERI, VITAL BAGI ORGANISME

Jaringan pakan merupakan suatu dasar ekosistem oleh karena energi dan nutri beredar

ke dalamnya dan disekitanya, termasuk pertukaran energi dan materi terjadi juga pada

lingkungan abiotiknnya. Herbivora dan karnivora bersama-sama merupakan konsumen-

konsumen (biophage) yang mangsanya organisme-organisme hidup berbeda dengan

dekomposen yang memakan bahan-bahan organik mati. Pola-pola peredaran energi dan

materi sangat berbeda dalam kaittannyadengan lingkungan abiotik serta pada batas-batas

ekosistem. Energi mengalir mengalir melalui ekosistem yang dipasok dari luar seperti energi

surya yang akhirnya hilang kembali lepas sebagai panas dalam proses respirasi semua

anggota-anggota komunitas. Nutrisi sebagian besar berputar (siklus) dalam ekosistem.

Tumbuh-tumbuhan memperoleh nutrisi dari simpanan (pools) organik lingkungan di dalam

ekosistem di atmosfer, air, tanah, atau sedimen. Nutrisi ini mengalir melalui jaingan pangan

dalam bentuk molekul-molekul organik tetapi sebagian besar kembali ke simpanan inorganik

melalui penguraian bahan-bahan organik yang mati.

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


8
BAB III

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU

KELEBIHAN BUKU UTAMA

1. Terdapat pendapat-pendapat para ahli untuk melengkapi pengertian-pengertian dari


masing-masing Bab
2. Di dalam menulis penjelasannya buku ini menjelaskan dengan teratur, dengan
melakukan pembagian pada setiap materinya
3. Terdapat beberapa tabel untuk lebih mempersingkat penjelasan pada materi yang
dijelaskan
4. Disamping gambar terdapat sumber dari materi gambar tersebut di dapat kan
KELEMAHAN BUKU UTAMA

1. Penulian pada tanda baca kurang teratur misalnya dalam penggunaan”:”


2. Penggunaan bahasa asing pada setiap penjelasan sehingga membuat pembaca kurang
memahami arti kata tersebut
3. Dalam penggunaan gambar,gambar yang ada didalam buku ini tidak terlalu jelas
4. Terdapat penulisan kata yang salah
5. Di dalam buku terdapat diagram namun tidak terdapat penjelasan

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN 9


BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Manusia, alam dan lingkungan memang merupakan satu kesatuan yang tak
boleh kita pisahkan. Begitupula, manusia, alam dan lingkungan juga tak boleh
dibedakan keberadaanya di dunia ini. Bukti tentang tak terpisahkan manusia dari
alam sangat diperluka kebijaksanaan dalam pengelolaannya. Sebagai masyarakat
yang memilki tanggung jawab harus memanfaatkan alam secara baik dan benar
yaitu dengan menggalakkan upaya pemeliharaan dan pelestarian lingkungan demi
mempersiapkan masa depan yang cerah bagi anak cucu kita. Untuk itulah maka
sebaikknya kita bekerja dengan rajin dan kerja keras untuk mendaptkan
penemuan-penemuan yang selalu ramah lingkungan.

B. SARAN

Saran yang akan saya sampaikan yaitu buatlah penilaian yang baik pada setiap

buku yang anda akan baca. Selain itu juga kepada penulis juga harus

memperhatikan bagaimana dan apa kelebihan dan kelemahan yang akan

diterapkan jika buku tersebut sudah disebarkan. Dari situ lah kita juga perlu

melakukan yang namanya pembanding buku, dengan arti kita dapat memilih dua

buku untuk dibandingkan antara satu dengan yang lainnya.

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN


10
DAFTAR PUSTAKA

Suprihadi Sastrosupeno.2003.Manusia, Alam, dan


Lingkungan.Yogyakarta:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Wirakusumah Sambas.2003.Dasar-dasar Ekologi Bagi Populasi dan


Komunitas.Jakarta: Universitas Indonesia

Daftar Gambar

Buku Utama Buku Pembanding

CBR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN 11