Anda di halaman 1dari 20

CRITICAL JOURNAL REVIEW

“System Respiratory”
“Sistem Pernafasan”

OLEH

NAMA : DESY PASARIBU


NIM : 5183540001
DOSEN PENGAMPU : dr. Jekson Martiar Siahaan, M. Biomed.
Dr. Esi Emilia, M.Si.

MATA KULIAH : DASAR – DASAR ILMU GIZI

PROGRAM STUDI S1 ILMU GIZI


FAKULTAS TEKNIK – UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Bulan Desember 2018
KATA PEGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena dengan rahmat-
Nya, saya sebagai penulis dapat menyelesaikan tugas Critical Journal Review ini dengan tepat
pada waktu yang di tentukan dan dengan sebaik – baiknya.

Maksud dari saya melakukan tugas ini yaitu untuk memenuhi penyelesaian tugas pada
mata kuliah ANATOMI, saya harap agar Critical Journal Review ini dapat memberikan ilmu
tambahan bagi para pembaca.

Saya sangat menyadari bahwa, tanpa bantuan dari berbagai pihak, Critical Journal
Review ini tidak akan selesai sesuai dengan baik dan lancar. Oleh karena itu, saya mengucapkan
terima kasih kepada:

1. Kedua Orang Tua saya yang selalu mendoakan keberhasilan saya


2. Kepada dosen pengampu, bapak dr. Jekson Martiar Siahaan, M. Biomed.

Dan tentunya saya sangat menyadari bahwa Critical Journal Review ini masih sangat
jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun demi perbaikan yang akan datang. saya berharap semoga makalah ini bermanfaat
dan yang pastinya dapat memenuhi harapan dari berbagai pihak.

Medan, 04 Desember 2018

Desy Pasaribu
DAFTAR ISI

Kata Pengantar..............................................................................................i
Daftar Isi........................................................................................................ii
Kelengkapan Jurnal ...................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Tujuan Penelitian................................................................................1
B. Subjek Penelitian................................................................................1
C. Assesment Data..................................................................................1

BAB II METODE
A. Metode Penelitian...............................................................................2
B. Langkah Penelitian.............................................................................2
C. Teknik Pengumpulan Data..................................................................2

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN


A. Analisa Pembahasan / Penyelesaian masalah.....................................3
B. Kekuatan Penelitian............................................................................4
C. Kelemahan Penelitian.........................................................................4

BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan.........................................................................................5
B. Rekomendasi yang Diusulkan............................................................5

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................8
RUBRIK PENILAIAN JURNAL REVIEW..............................................9
LAMPIRAN...................................................................................................11
JURNAL.........................................................................................................12

KELENGKAPAN JURNAL
 Jurnal 1
Judul : “HUBUNGAN USIA, LAMA PAPARAN DEBU,
PENGGUNAAN APD, KEBIASAAN MEROKOK DENGAN
GANGGUAN FUNGSI PARU TENAGA KERJA MEBEL DI
KEC. KALIJAMBE SRAGEN”
Nama Jurnal : JURNAL KESEHATAN
Download :
Volume dan Halaman : Vol. 10 No. 2, hlm. 37-46
Tahun : 2017
Penulis : - Bintang Setyo Pinugroho
- Yuli Kusumawati
ISSN : 1979-7621
Reviewer : Desy Pasaribu
Tanggal di review : 04 Desember 2018

 Jurnal 2
Judul : “ FORCED EXPIRATORY VOLUME IN ONE SECOND
(FEV-1) PADA PENDUDUK YANG TINGGAL DI
DATARAN TINGGI”
Nama Jurnal : Jurnal e-Biomedik (eBM)
Download :
Volume dan Halaman : Vol. 2 No. 3
Tahun : 2014
Penulis : -Ray E. Molenaar
- J.J.V. Rampengan
- S.R. Marunduh
ISSN :-
Reviewer : Desy Pasaribu
Tanggal di review : 04 Desember 2018
 Jurnal 3
Judul : “SURVEY KAPASITAS PARU-PARU MANUSIA
ACUAN INDONESIA PADA SUKU JAWA”
Nama Jurnal : Prosiding Presentasi Ilmia Keselamatan Radiasi dan Lingkungan
Download :
Volume dan Halaman : Vol. - , hlm. 254-261
Tahun : 1996
Penulis : - Iin Kurnia
- Sugiyana
- Pudjadi
- Syahman Thalib
ISSN : 0854-4085
Reviewer : Desy Pasaribu
Tanggal di review : 04 Desember 2018

 Jurnal 4
Judul : “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
TIMBULNYA KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN
PADA PEKERJA MEBEL JATI BERKAH KOTA JAMBI”
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Download :
Volume dan Halaman : Vol. 6 No. 3, hlm. 186-194
Tahun : 2015
Penulis : - Poppy Fujianti
- Hamzah Hasyim
- Elvi Sunarsih
ISSN : 2086-6380
Reviewer : Desy Pasaribu
Tanggal di review : 04 Desember 2018

 Jurnal 5
Judul : “APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT
PERNAPASAN MENGGUNAKAN METODE CASE-BASED
REASONING”
Nama Jurnal : JURNAL IPTEK TERAPAN
Download :
Volume dan Halaman : Vol. 7 No. i3, hlm. 272-282
Tahun : 2017
Penulis : - Samsudin
- Usman
- Selviana
ISSN : 1979-9292
Reviewer : Desy Pasaribu
Tanggal di review : 04 Desember 2018

BAB I
PENDAHULUAN

A. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang ingin dicapai penyusun dalam penulisan Critical Jurnal Review
ini adalah untuk :
 Mengetahui lebih lenjut mengenai sistem pernafasan atau respiratorio
 Menegtahui penyebab terjadinya gangguan dalam sistem pernafasan atau respiratorio
 Mengetahui diagnose menggunakan alat canggih seperti computer dengan program
tertentu
B. Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah
1. Jurnal 1 : Tenaga kerja mebel di Kecamatan Kalijambe Sragen
2. Jurnal 2 : Masyarakat usia 20-70 tahun dan tinggal di dataran tinggi
3. Jurnal 3 : Masyarakat Jawa dengan usia 6-41 tahun ke atas
4. Jurnal 4 : Tenaga kerja mebel di Jati Berkah
5. Jurnal 5 : Pasien yang berkonsultasi di praktek Penyakit Dalam Dokter Irianto
Gemilang Farma Dijalan Ponogoro kabupaten Tembilahan Hulu
C. Assesment Data
Pengumpulan data menggunakan cara observasi, Tanya jawab dan menggunakan
pengukuran tertentu.

BAB II
METODE

A. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah:
1. Jurnal 1 : dengan metode observasi melalui pendekatan cross sectional.
2. Jurnal 2 : Masyarakat usia 20-70 tahun dan tinggal di dataran tinggi
3. Jurnal 3 : Masyarakat Jawa dengan usia 6-41 tahun ke atas
4. Jurnal 4 : Tenaga kerja mebel di Jati Berkah
5. Jurnal 5 : Pasien yang berkonsultasi di praktek Penyakit Dalam Dokter Irianto

B. Langkah Penelitian
Pada tahap pertama peniliti membagi daerah asal subjek. Kriteria adalah remaja yang berasal
dari kota Denpasar, maka peneliti mengambil subjek yang berasal dari kecamatan di
Denpasar dengan teknik cluster sampling dan purposive sampling. Setelah itu peneliti
memilih beberapa remaja disetiap kecamatan dengan pendekatan setiap sekolah negri
maupun swasta dengan teknik purposive sampling.
1. Jurnal 1 : dengan pengambilan data secara langsung kepada seluruh pekerja
industri mebel lalu menganalisa data yang didapat menggunakan teknik
analisis data.
2. Jurnal 2 : dengan pengambilan data melalui table deskriptif serta ditribusi melalui
table frekuensi lalu mengnalisis data.
3. Jurnal 3 : dengan mengukur setiap masyarakat yang menjadi subjek penelitian
terhadap ukuran dan kapasitas paru – paru dan menganalisis data.
4. Jurnal 4 : dengan pengambilan data secara langsung lalu menganalisis data
5. Jurnal 5 : dengan pengembangan software lalu memebrikan diagnose

C. Teknik Pengumpulan Data


Data dianalisis dengan 2 kali teknik pengambilan sampel yaitu deskriptif dan cross selection
serta metode waterfall.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Analisa Pembahasan
 Jurnal 1
Hasil dari analisis univariat menunjukkan bahwa gangguan fungsi paru –
paru umunya dikelompokkan menjadi gangguan paru obstruktif yaitu dimana
terjadinya penyempitan diameter jalan napas sehingga menyebabkan udara lebih
sulit untuk dikeluarkan dan gangguan restriktif yaitu terjadinya penurunan
kemampuan untuk memasukkan udara ke dalam paru – paru dan penurunan dari
volume normal paru. Dalam analisis ini faktor utama penyebabnya ialah usia
terutama yang berumur diatas 40 tahun. Dimana para responden terpapar debu
selama ≤ 8 jam.
Hasil dari analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan
antara variable usia, lama paparan, penggunaan APD dan kebiasaan merokok.
Namun, setelah ditabelkan ternyata memang benar bahwa penyakit tersebut
dipengaruhi oleh usia seseorang. Kemudian dalam hal lama paparan terkena debu
tidak ada hubungannya kemampuan paru. Untuk gangguan penggunaan APD
seperti masker memanglah penting namun tetap saja hal ini juga tidak memiliki
hubungan dengan kemampuan paru.Dan yang terakhir kebiasaan merokok
ditemukan bahwa memiliki hubungan degan penyebab penurunan fungsi paru pada
pekerja tersebut.
 Jurnal 2
Usia berhubungan dengan proses penuaan atau bertambahnya umur.
Seiring bertambahnya umur, secara fisiologis, fungsi paru menurun baik
kemunduran struktur maupun kemunduran fungsi.Penurunan tersebut dikarenakan
menurunnya elastisitas paru dan meningkatnya kekakuan dinding dada. Kebutuhan
zat tenaga terus meningkat sampai akhirnya menurun setelah usia 40 tahun
dikarenakan telah menurunnya kekuatan fisik. Dalam keadaan normal, usia juga
mempengaruhi frekuensi pernapasan dan kapasitas paru. Frekuensi pernapasan
pada orang dewasa antara 12-20 kali permenit, pada anak-anak sekitar 24 kali
permenit sedangkan pada bayi sekitar 30-40 kali permenit. Mulai dari fase anak-
anak sampai dewasa terjadi pertumbuhan paru sehingga pada waktu itu nilai fungsi
paru semakin besar bersamaan dengan pertambahan usia. Beberapa waktu nilai
fungsi paru menetap kemudian menurun secara perlahan-lahan, biasanya umur 30
tahun sudah mulai mengalami penurunan. Seseorang yang mempunyai aktivitas
tubuh cukup tinggi, seperti petani atau atlet, frekuensi pernapasannya akan lebih
tinggi daripada seorang sekretaris yang cenderung melakukan aktivitas
pekerjaannya dengan duduk. Hal ini disebabkan energi yang diperlukan oleh
seorang petani atau atlet lebih banyak dibandingkan oleh seseorang yang
beraktivitas dengan cara duduk. Riwayat pekerjaan yang berhubungan dengan
debu berbahaya dapat menyebabkan gangguan paru. Meningkatnya jumlah lemak
di dinding dada dan abdomen, kemungkinan mempunyai efek pada sifat mekanik
dada dan diafragma serta menunjukkan adanya perubahan fungsi pernafasan. Hal
ini menurunkan dan perubahan gambaran ventilasi pada setiap respirasi.
 Jurnal 3
Dalam hal kapasitas vital paru – paru atau VC terlihat bahwa pada
kelompok umur 16 - 20 tahun jauh lebih besar dibanding dengan kelompok umur
6-15 tahun. Perbedaan antara VC paru-paru 16-20 tahun dengan VC paru-paru
kelompok umur 6 - 1 5 tahun pada laki-laki lebih besar disbanding perbedaan VC
pada kelompok usia yang sama pada perempuan. Sedagkan kapasitas vital dengan
tenaga atau PVC dimana usia produktif punya angka yang tinggi diabandingkan
usia tua dan usia anak – anak dan kelompok pria lebih tingga PVC nya dari dirimu.
FVC pada kelompok umur 21 sampai 30 tahun laki-laki pada ke tiga opulasi lebih
besar dibandingkan dengan kelompok umur 6 - 15, 16 - 20, 31 - 40 dan 41 ke atas.
Sedangkan pada kelompok umur 6 - 15 tahun paling kecil dan kelompok umur 41
tahun ke atas lebih kecil dibanding 16 - 20, 21 - 30 dan 3 1 - 40 tahun.
 Jurnal 4
Hasil uji statistik dengan uji Fisher’s Exact menunjukkan nilai p=0,016,
sehingga disimpulkan bahwa faktor umur memiliki hubungan yang signifikan
dengan timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja mebel Jati Berkah
Kota Jambi. Hubungan dalam penelitian ini dapat dijelaskan, salah satunya dengan
50% pekerja berusia ≥40 tahun ternyata bekerja di bagian yang memiliki kadar
debu di atas NAB. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara
usia dengan gangguan pernafasan. Dengan kata lain semakin bertambah usia maka
semakin rentan terkena gangguan pernafasan.
Untuk uji statistic mngenai masa kerja menunjukkan ada hubungan antara masa
kerja dengan gangguan pernafasan karena beberapa penilitian menyebutkan
semakin lama seseorang berda di tempat yang berdebu semakin rentan terkena
penyakit paru. Sementara untuk status gizi sendiri juga memiliki pengaruh yang
besar dalam hal timbulnya gangguan pernafasan. Untuk hal kebiasaan merokok
memang jelas diketahui bahwa rook dapat menyebabkan terjadinya ganggang
pernafasan.
 Jurnal 5
Dalam hal aplikasi atau software yang dibuat untuk menganalisis dan
mendiagnosa atau membantu tenaga medis perlu adanya pengembangan yang
sangat rinci. Dalam hal ini yang pertama sekali dilakukan adalah memasukkan data
mengenai daftar nama penyakit yang terjadi pada paru – paru. Lalu memasukkan
ciri – ciri dari penyakit – penyakit tersebut. Setelah itu, maka dimasukkanlah
metode analisisnya yaitu Metode Case-Based Reasoning merupakan merupakan
metode yang menerapkan 4 tahapan proses, yaitu retrieve, reuse, revise, dan retain.
Cara kerja sistem secara umum berpedoman pada basis pengetahuan yang dimiliki
oleh sistem yang bersumber dari kasus-kasus yang pernah ditangani oleh seorang
pakar yang kemudian dihitung tingkat kemiripannya dengan kasus baru yang
dimasukkan pengguna. Berdasarkan tingkat kemiripan kasus inilah sistem akan
mengeluarkan diagnosis penyakit pernapasan.

B. Kekuatan Penelitian
1. Jurnal 1 :
 Jurnal memaparkan tabel dan data dengan jelas
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami reviewer
 Diteliti dari berbagai sumber
 Pembahasan di jelaskan mudah dipahami dan lengkap
 Penyertaan data yang cukup spesifik

2. Jurnal 2 :
 Jurnal memaparkan tabel dalam menyampaikan data dengan jelas
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami reviewer
 Berasal dari sumber yang rinci dan terpercaya
 Pembahasan di jelaskan mudah dipahami dan lengkap
 Disertai gambar terkhusus sistem pernafasan atau respiration dalam jurnal

3. Jurnal 3 :
 Jurnal memaparkan tabel dan grafik dalam menyampaikan data dengan jelas
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami reviewer
 Berasal dari sumber yang rinci dan terpercaya
 Pembahasan di jelaskan mudah dipahami dan lengkap

4. Jurnal 4 :
 Jurnal memaparkan tabel dalam menyampaikan data
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami reviewer
 Berasal dari sumber yang bagus
 Pembahasan di jelaskan mudah dipahami dan lengkap

5. Jurnal 5 :
 Jurnal memaparkan tabel dalam menyampaian informasi dengan jelas
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami reviewer
 Berasal dari sumber yang terpercayadan bagus
 Pembahasan di jelaskan mudah dipahami dan lengkap
 Terdapat beberapa gambar yang menerangkan informasi dalam jurnal

C. Kelemahan Penelitian
Untuk kelemahannya sendiri semua jurnal sama yaitu kurang berwarna atau tidak
berwarna. Hanya jurnal ke 5 yang isis gambarnya sedikit berwana. Sehingga pembacaa akan
bosan dengan hal tersebut.
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Jurnal 1 : Keadaan dan kemampuan paru dalam bernafas berkaitan dengan usia
subjek tersebut. Untuk lama paparan sekitar 8 sampaai 12 jam sehari.
Pekerja yang tidak menggunakan APD sebanyak 30 orang dengan
kapasitas fungsi paru normal dan tidak normal sama 15 orang (50%).
Pekerja yang mempunyai kebiasaan merokok 37 orang dengan sebagian
besar memiliki kapasitas fungsi paru tidak normal sebanyak 26 orang
(70,3%).
2. Jurnal 2 : Dari penelitian didapatkan paling banyak nilai FEV-1 normal (>75 %)
yaitu 29 orang (80%), dikuti dengan obstruktif ringan (60-80) yaitu
sebanyak 1 orang (1%). Tidak ada subjek penelitian yang memiliki nilai
obstruktif sedang (40–59) dan obstruktif berat (<40).
3. Jurnal 3 : Dari penelitian didapati kapasitas vital paru-para laki-laki terbesar
didapatkan pada kelompok umur 21-30tahun, sedangkan pada pupasi
nelayankapasitas vital paru-paru terbesar pada kelompok umur 16-20
tahun. Selanjutnya pada perempuan kapasitas terbesar terdapat pada
kelompok umur yang berbeda untuk masing-masing populasi.
Kapasitas
vital paru-paru dengan tenaga maksimal laki-laki terbesar pada ke tiga
populasi terdapat pada kelompok umur 21 – 30 tahun. Sedangkan pada
perempuan populasi pertanian dan urban terdapat pada kelompok umur 1
6 - 2 0 tahun dan pada populasi nelayan pada kelompok umur 31 - 40
tahun. Kapasitas vital paru-paru rata-rata laki-laki dan perempuan
manusia Jawa adalah 3,4 dan 2,2 llebih kecil dari kapasitas vital
paru-paru
yang direkomendasikan oleh ICRP masing masing adalah 5,2 dan 3,6
4. Jurnal 4 : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 variabel yang diteliti terdapat
5 faktor risiko yang memiliki hubungan dengan timbulnya gejala
gangguan pernapasan pada pekerja mebel Jati Berkah Kota Jambi, yaitu
kadar debu, umur pekerja, masa kerja, lama paparan, dan penggunaan
APD. Status gizi dan Status merokok tidak berhubungan dengan gejala
gangguan pernapasan pada pekerja. Berdasarkan temuan ini diharapkan
agar pemilik usaha membuat sistem local exhaust pada ruang kerja
dengan kadar debu tinggi untuk meminimalisir debu tersuspensi
di
udara ruang kerja.
5. Jurnal 5 : Sistem pakar diagnosa penyakit dalam, khususnya pernapasan menjadi
solusi bagi dokter di praktek Gemilang Farma yang dapat menyelesaikan
beberapa masalah yang ada dipraktek tersebut. sehingga
keterbatasan pasilitas, waktu dan tenaga ahli dapat digantikan dengan
suatu sistem yang berkerja sama dalam menagani masyarakat dibidang
kesehatan
tanpa ada hambatan dari seorang dokter. Sistem Pakar memberikan
solusi dan alternative dengan membangun suatu sistem pakar
diagnosa
penyakit pernapasan yang akurat dan cepat yang bertujuan untuk

B. Rekomendasi
Semoga jurnal – jur ini semakin dikembangkan lagi sesuai dengan kemajuan zaman
sekrang ini dimana permasalahan kesehatan disegala bidang semakin berubah termasuk pada
sistem pernafasan. Jika bisa menggunakan warna pada jurnal tersebut sebingga pembaca lebih
tertarik dalam membaca jurnal.
Dalam hal diagnose dengan computer menggunakan aplikasi biarlah semakin
dikembangkan sesuai dengan perkembangan IPTEK terutama di masa milenial sekarang ini
yang terlalu berkembang pesat dalam hal kecanggihan teknologi.

REVIEW JURNAL 1
Judul HUBUNGAN USIA, LAMA PAPARAN DEBU, PENGGUNAAN APD,
KEBIASAAN MEROKOK DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU
TENAGA KERJA MEBEL DI KEC. KALIJAMBE SRAGEN
Jurnal JURNAL KESEHATAN
Download https://media.neliti.com/media/publications/68662-ID-none.pdf
Volume dan Halaman Vol. 10 No. 2, hlm. 37-46
Tahun 2017
Penulis - Bintang Setyo Pinugroho
- Yuli Kusumawati
Reviewer Desy Pasaribu
Tanggal 04 Desember 2018
Tujuan Penelitian menganalisis hubungan antara usia, lama paparan, penggunaan APD dan
kebiasaan merokok dengan gangguan fungsi paru

Subjek Penelitian seluruh pekerja yang bekerja di UD. Indri Jati dan UD. Wanna Jati kecamatan
Kalijambe Sragen berjumlah 53 Orang
Assesment Data Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan pengukuran kapasitas
fungsi paru dengan spirometri

Metode Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.

Langkah Penelitian Pengambilan daa secara langsung ke seluruh pekerja industri mebel dan
menganalisis data tersebut
Hasil Penelitian ada hubungan antara usia (p=0,021) dan kebiasaan merokok (p=0,019) dengan
gangguan fungsi paru, sedangkan variabel lama paparan (p=0,740) dan
penggunaan APD (p=0,250) tidak ada hubungan dengan gangguan fungsi paru
Kekuatan Penelitian  Jurnal memaparkan tabel dan data dengan jelas
Kelemahan Penelitian  Ada beberapa kata yang salah penulisan dan tidak berwarna
Kesimpulan Pekerja yang tidak menggunakan APD sebanyak 30 orang dengan kapasitas
fungsi paru normal dan tidak normal sama 15 orang (50%). Pekerja yang
mempunyai kebiasaan merokok 37 orang dengan sebagian besar memiliki
kapasitas fungsi paru tidak normal sebanyak 26 orang (70,3%)
REVIEW JURNAL 2
Judul FORCED EXPIRATORY VOLUME IN ONE SECOND (FEV-1) PADA
PENDUDUK YANG TINGGAL DI DATARAN TINGGI
Jurnal Jurnal e-Biomedik (eBM)
Download http://jikm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/viewFile/479/pdf
Volume dan Halaman Vol. 2 No. 3
Tahun 2014
Penulis - Ray E. Molenaar
- J.J.V. Rampengan
- S.R. Marunduh
Reviewer Desy Pasaribu
Tanggal 04 Desember 2018
Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran hasil pengukuran FEV-1 pada penduduk yang tinggal di
dataran tinggi.

Subjek Penelitian
berusia 20-70 tahun terdiri dari 30 orang perempuan yang tinggal di dataran tinggi

Assesment Data
melalui pengukuran FEV-1 menggunakan spirometer SIBEL TS8248/1

Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah observatif

Langkah Penelitian Mengambil data lalu memasukkan kedalam tabel dan menganalisis data
tersebut
Hasil Penelitian Bahwa rata-rata remaja mempunyai status gizi yang normal
Kekuatan Penelitian  Jurnal memaparkan tabel dan gambar dengan jelas
Kelemahan Penelitian  tidak begitu menarik warna hanya hitam putih
Kesimpulan
rata-rata subyek yang diteliti memiliki nilai FEV-1 normal.
REVIEW JURNAL 3
Judul SURVEY KAPASITAS PARU-PARU MANUSIA ACUAN INDONESIA
PADA SUKU JAWA
Jurnal Prosiding Presentasi Ilmia Keselamatan Radiasi dan Lingkungan
Download
Volume dan Halaman Vol. - , hlm. 254-261
Tahun 1996
Penulis - Iin Kurnia
- Sugiyana
- Pudjadi
- Syahman Thalib

Reviewer Desy Pasaribu


Tanggal 04 Desember 2018
Tujuan Penelitian
untuk mengetahui gambaran kapasitas paru – paru di Indonesia

Subjek Penelitian
Berusia 6-40 tahun ke atas pada suku jawa

Assesment Data Parameter-parameter kapasitas vital paruparu (VC) dan kapasitas paru-paru
dengan tenaga maksimal (FVC).

Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah observatif

Langkah Penelitian Pengukuran VC dan FVC dilakukan dengan menggunakan alat Mikrospiro HI-
501 Spirometric Diagnostic System produksi Chest M.I Inc, Tokyo, Japan.
Peralatan ini didisain untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan cepat
Hasil Penelitian bahwa terdapat perbedaan kapasitas vital paru-paru untuk masing-masing
populasi yang berbeda.
Kekuatan Penelitian  Jurnal memaparkan tabel dengan jelas
Kelemahan Penelitian  tidak begitu menarik warna hanya hitam putih
kesimpulan perbedaan aktivitas yang menunjang perkembangan otot yang menunjang
pernafasan dan kemungkinan terjadinya gangguan sistem pernafasan sehingga
mempengaruhi nilai kapasitas paru-paru.

REVIEW JURNAL 4
Judul FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIMBULNYA KELUHAN
GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEKERJA MEBEL JATI BERKAH
KOTA JAMBI
Jurnal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Download https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/viewFile/19209/18238
Volume dan Halaman Vol. 6 No. 3, hlm. 186-194
Tahun 2015
Penulis - Poppy Fujianti
- Hamzah Hasyim
- Elvi Sunarsih

Reviewer Desy Pasaribu


Tanggal 04 Desember 2018
Tujuan Penelitian untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keluhan gangguan pernafasan
pada pekerja mebel Jati Berkah
Subjek Penelitian
dilakukan pada 33 orang pekerja mebel Jati Berkah
Assesment Data program SPSS serta dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi
Square dan Fisher’s Exact.
Metode Penelitian
metode analitik dengan pendekatan desain cross sectional
Langkah Penelitian Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah total sampling dengan
ketentuan dipenuhinya syarat inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh dalam
penelitian diolah dengan menggunakan program SPSS
Hasil Penelitian Hasil analisis bivariat penelitian, menyatakan bahwa: ada hubungan antara
kadar debu (p=0,016, OR=14,29), umur (p=0,016, OR= 8,4) masa kerja
(p=0,003, OR=17,875), lama paparan (p=0,009, OR=14,667) dan penggunaan
alat pelindung diri (APD) (p=0,027, OR=6,4) dengan timbulnya gejala
gangguan pernapasan pada pekerja.
Kekuatan Penelitian  Jurnal memaparkan tabel dengan jelas
Kelemahan Penelitian  tidak begitu menarik warna hanya hitam putih
kesimpulan Timbulnya gejala gangguan pernapasan pada pekerja mebel Jati Berkah
dipengaruhi oleh faktor-faktor kadar debu, umur, masa kerja, lama paparan dan
penggunaan APD.
REVIEW JURNAL 5
Judul APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PERNAPASAN
MENGGUNAKAN METODE CASE-BASED REASONING
Jurnal JURNAL IPTEK TERAPAN
Download
Volume dan Halaman Vol. 7 No. i3, hlm. 272-282
Tahun 2017
Penulis - Samsudin
- Usman
- Selviana
Reviewer Desy Pasaribu
Tanggal 04 Desember 2018
Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi 8 Jenis Penyakit Pernapasan pada Manusia dengan 34
gejala

Subjek Penelitian Pasien dengan gangguan pernafasan di praktek penyakit dalam Dokter Irianto
Gemilang Farma
Assesment Data Menggunakan observasi dan analisis menggunakan software atau aplikasi

Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah waterfall

Langkah Penelitian Planing, Analisis, Desain dan Implementasi, dimana pengetahuan berbasis
Pakar dan Pengetahuan Berbasis Kasus, mencocokan kasus yang baru dengan
kasus yang lama menggunakan teknik similarity.
Hasil Penelitian Sudah sesuai dengan identifikasi
Kekuatan Penelitian  Jurnal memaparkan tabel dan gambar dengan jelas
Kelemahan Penelitian  tidak begitu menarik warna hanya hitam putih
kesimpulan Aplikasi sistem pakar ini sudah sesui dengan pakar Penyakit pernapasan karena
sudah diuji oleh pakar dan Pengguna.

DAFTAR PUSTAKA

https://media.neliti.com/media/publications/68662-ID-none.pdf
http://jikm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/viewFile/479/pdf
https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/viewFile/19209/18238