Anda di halaman 1dari 2

DEFINISI MEDIA

Media adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran zat


 zat hara (nutrient)
yang berguna untuk membiakkan mikroba. Dengan mempergunakan bermacam-
macam media dapat dilakukan isolasi, perbanyakan, pengujian sifat -sifat fisiologis dan
perhitungan jumlah mikroba (Sutedjo,1996).
 Medium adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran nutrisi atau zat-zat hara
(nutrien) yang digunakan untuk menumbuhkan mikroba (Susanti,2012)
 Media pertumbuhan mikroorganisme adalah suatu bahan yang terdiri dari
campuran zat -zat makanan (nutrisi) yang diperlukan mikroorganisme
untuk pertumbuhannya. Mikroorganisme memanfaatkan nutrisi media berupa
molekul - molekul kecil yang dirakit untuk menyusun komponen sel.
Dengan media pertumbuhan dapat dilakukan isolasi mikroorganisme menjadi
kultur murni dan juga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya sesuai
kebutuhan bakteri. Oleh karena bakteri yang berbeda memerlukan kebutuhan
akan nutrisi yang berbeda pula , sehingga dikembangkan berbagai macam media
pertumbuhan untuk digunakan dalam diagnosa mikrobiologi.
 Media pertumbuhan bakteri atau media kultur bakteri adalah cairan atau gel
yang di design untuk mendukung pertumbuhan mikroorganisme dan sel. Terdapat dua
jenis utama media pertumbuhan yaitu media yang digunakan untuk kultur
pertumbuhan sel tumbuhan atau binatang dan jenis yang kedua yaitu
kultur mikrobiologi yang digunakan untuk menumbuhkan mikroorganisme seperti
bakteri dan jamur (Madigan, 2005).
 Dapat disimpulkan media adalah suatu bahan yang terdiri atas campuran nutrisi
(nutrient) yang dipakai untuk menumbuhkan mikroba (Sutedjo, 1996).

Supaya mikroba dapat tumbuh baik dalam suatu media, maka medium tersebut harus
memenuhi syarat - syarat antara lain:
 Harus mengandung semua zat hara yang mudah digunakan oleh mikroba
 Harus mempunyai tekanan osmosa, tegangan permukaan dan pH yang sesuai
dengan kebutuhan mikroba yang ditumbuhkan
 Harus mengandung zat -zat yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba
 Harus berada dalam keadaan steril sebelum digunakan, agar mikroba yang
diinginkan dapat tumbuh baik (Sutedjo,1996).
Faktor –faktor yang menyebabkan berhentinya pertumbuhan mikroba antara lain:
 Penyusutan konsentrasi nutrisi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan mikroba
karena habis terkonsumsi.
 Produk akhir metabolisme yang menghambat pertumbuhan mikroba karena
terjadinya inhibisi dan represi.Medium dapat dibuat beracam-macam bergantung
kepada keperluannya. Bahan yang paling umum digunakan untuk membuat
medium menjadi padat dapat dipakai agar. Praktisnya semua media yang
digunakan untuk penyediaan medium mikrobia sudah secara komersial dalam
bentuk bubuk dan juga dalam bentuk siap pakai. Dalam penyediaan media,
kebanyakan bersifat alamiah sudah mengandung semua nutrien yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, dalam pembuatan medium mikroba dalam lingkup mikrobiologi
sangat berkaitan dengan sterilisasi. Hal ini agar medium yang dibuat dapat
berhasil. Jadi, proses sterilisasi pun perlu dipelajari lebih dalam (Pleczar,1986).
Zat-zat hara yang ditambahkan kedalam media tumbuh suatu mikroba adalah :
1. Nitrogen, pada umumnya bakteri tidak dapat langsung menggunakan N2bebas dari
udara sehingga keperluannya diberikan.
2. Karbon, sebagai sumber karbon digunakan berbagai gula, pati, glikogen.
3. Vitamin, berbagai vitamin yang diperlukan bakteri adalah Thiamine, riboflavin,
asam nikotinat, asam pantotenat, biotin.
4. Garam –garam kimia yang diperlukan adalah K, Na, Fe dan Mg
5. Air sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pembiakan mikrobia. Air yang
digunakan dalam pembuatan media adalah aquadest (Lay. 1992).
Uji kualitas media
 Media anorganik, yaitu media yang tersusun dari bahan-bahan anorganik
 Media organik, yaituamedia yang tersusun dari bahan-bahan organik
 Media sintetik (media buatan), yaitu media yang susunan kimianya diketahuidengan
pasti. Media ini umumnya digunakan untuk mempelajari kebutuhan makanan
suatu mikroba.
 Media non sintetik, yaitu media yang susunan kimianya tidak dapat
ditentukan dengan pasti. Media ini umumnya digunakan untuk menumbuhkan dan
mempelajari taksonomi mikroba (Sutedjo,1996)
 Berdasarkan bentuk dan wadahnya, medium agar dapat dibagi menjadi :
- Medium agar miring, menggunakan tabung reaksi yang dimiringkan sekitar
300º
- Medium tegak, menggunakan tabung reaksi yang ditegakkan.
- Medium petri dish(Abedon, 2006)