Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH ASKEB KEHAMILAN

KEBUTUHAN FISIK mobilisasi dan body mekanik PADA IBU HAMIL

Daftar isi
Kata Pengantar................................................................................................................... i
Daftar Isi............................................................................................................................ ii
Bab I Pendahuluan
Latar Belakang Masalah...................................................................................................... 1
Rumusan Masalah................................................................................................................ 1
Tujuan Penulisan.................................................................................................................. 1
Manfaat Penulisan............................................................................................................... 2
Bab II Isi
Pengertian Mobilisasi........................................................................................................... 3
Rentang Gerak Mobilisasi................................................................................................... 3
Pengertian Body Mekanik................................................................................................... 4
Faktor – Faktor yang mempengaruhi mekanik tubuh.......................................................... 4
Mobilisasi dan Body Mekanik pada Ibu Hamil Trimester I,II,III....................................... 4
Bab III Penutup
Kesimpulan.......................................................................................................................... 7
Saran.................................................................................................................................... 7
Daftar Pustaka.................................................................................................................... 8

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH


Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Setiap orang pada
dasarnya memiliki kebutuhan dasar yang sama, akan tetapi karena terdapat perbedaan
budaya, maka kebutuhan pun ikut berbeda. Dalam memenuhi kebutuhannya manusia
menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal dalam memenuhi
kebutuhannya, manusia akan berpikir lebih keras dan bergerak untuk berusaha
mendapatkannya. Kebutuhan dasar manusia yang paling mendasar adalah kebutuhan
fisiologis. Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang paling dasar. Salah satu
kebutuhan dasar fisik pada manusia adalah mobilisasi dan body mechanic. Pada wanita
hamilpun juga memiliki mobilisasi, body mechanic. Namun berbeda dengan wanita yang
tidak hamil.
Ibu hamil hendaknya mengetahui bagaimana caranya memperlakukan diri dengan
baik dan body mekanik ( sikap tubuh yang baik ) diinstruksikan kepada wanita hamil karena
diperlukan untuk membentuk aktivitas sehari-hari yang aman dan nyaman selama kehamilan.
Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan, kini kaum perempuan mulai mau
berolahraga selama hamil. Ini buka berarti hamil merupakan saat untuk memulai latihan
kebugaran yang berat, apalagi jika sebelumnya anda tidak aktif secara fisik.

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Apa pengertian mobilisasi dan body mechanic ?
2. Bagaimana mobilisasi pada ibu hamil?
3. Bagaimana body mechanic yang baik pada ibu hamil?

1.3 Tujuan penulisan


1. Untuk mengetahui pengertian mobilisasi dan body mechanic
2. Untuk mengetahui bagaimana mobilisasi pada ibu hamil
3. Untuk mengetahui bagaimana body mechanic yang baik pada ibu hamil
1.4 Manfaat penulisan
Dengan adanya makalah ini diharapkan mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan
wawasan mengenai kebutuhan fisik pada ibu hamil trimester I, II dan III, khususnya tentang
mobilisasi dan body mekanik.
BAB II

isi
A. Mobilisasi dan body mekanik
1. Pengertian mobilisasi
Mobilisasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing penderita
keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan (Soelaiman,
1993).
Menurut Carpenito (2000), mobilisasi dini merupakan suatu aspek yang terpenting
pada fungsi fisiologis karena hal itu esensial untuk mempertahankan kemandirian.
Dari kedua definisi tersebut dpaat disimpulkan bahwa mobilisasi dini adalah suatu
upaya mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan cara membimbing penderita
untuk mempertahankan fungsi fisiologis.Konsep mobilisasi dini mula-mula berasal dari
ambulasi dini yang merupakan pengembalian secara berangsur-angsur ke tahap mobiliasi
sebelumnya untuk mencegah komplikasi (Roper, 1996).
2. Rentang gerak dalam mobilisasi
Menurut Carpenito (2000), dalam mobilisasi terdapat tiga rentang gerak :
a. Rentang gerak pasif
Rentang gerak pasif ini berguna untuk menjaga kelenturan otot-otot dan persendian
dengan menggerakkan otot orang lain secara pasif misalnya perawat mengangkat dan
menggerakkan kaki pasien.
b. Rentang gerak aktif
Hal ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot serta sendi dengan cara
menggerakkan otot-otonya secara aktif misalnya berbaring pasien dengan menggerakkan
kakinya.
c. Rentang gerak fungsional
Berguna untuk memperkuat otot-otot dan sendi dengan melakukan aktifitas yang diperlukan

3. Pengertian Body Mechanic


Mekanik tubuh (body mechanic) adalah usaha koordinasi diri muskuloskeletal dan
sistem saraf untuk mempertahankan keseimbangan yang tepat. Mekanika tubuh merupakan
bagian dari aktifitas manusia.
4. Faktor-faktor yang mempengaruhi mekanika tubuh
Ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi mekanika tubuh:
a. Status kesehatan
Perubahan status kesehatan dapat mempengaruhi system musculoskeletal dan system
saraf berupa penurunan koordinasi, sehingga dapat mempengaruhi mekanika tubuh.
b. Pengetahuan
Pengetahuan yang baik terhadap mekanika tubuh akan mendorong seseorang untuk
mempergunakannya secara benar, sehingga akan mengurangi energy yang akan dikeluarkan.
c. Situasi dan kebiasaan
Misalnya mengangkat benda-benda berat.
d. Gaya hidup
Perubahan pola hidup seseorang akan menyebabkan stress, sehingga akan
menimbulkan kecerobohan dalam beraktifitas, sehingga dapat mengganggu koordinasi antara
system musculoskeletal dan neurologi, yang akhirnya akan mengakibatkan perubahan
mekanika tubuh.
e. Emosi
Seseorang yang mengalami perasaan tidak aman, tidak bersemangat, dan harga diri
yang rendah, akan mengalami perubahan dalam mekanika tubuh.
f. Nutrisi
Kekurangan nutrisi bagi tubuh dapat menyebabkan kelemahan otot dan memudahkan
terjadinya penyakit.

5. Mobilisasi dan Body Mechanic pada Ibu Hamil Trimester I, II dan III
Ibu hamil boleh melakukan kegiatan/aktivitas fisik biasa selama tidak terlalu
melelahkan. Ibu hamil dapat melakukan pekerjaan seperti menyapu, mengepel, memasak dan
mengajar. Semua pekerjaan tersebut harus sesuai dengan kemampuan wanita tersebut dan
mempunyai cukup waktu untuk istirahat.
Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, tubuh akan mengadakan penyesuaian
fisik dengan pertambahan ukuran janin. Perubahan tubuh yang paling jelas adalah tulang
punggung bertambah lordosis karena tumpuan tubuh bergeser lebih ke belakang
dibandingkan sikap tubuh ketika tidak hamil. Secara anatomi, ligamen sendi putar dapat
meningkatkan pelebaran/ pembesaran rahim pada ruang abdomen. Nyeri pada ligamen ini
terjadi karena pelebaran dan tekanan pada ligamen karena adanya pembesaran rahim. Nyeri
pada ligamen ini merupakan suatu ketidaknyaman pada ibu hamil. Sikap tubuh yang perlu
diperhatikan oleh ibu hamil :
a. Duduk
Duduk dengang posisi punggung tegak. Atur dagu ibu dan tarik bagian atas kepala
seperti ketika ibu berdiri
b. Berdiri
Sikap berdiri yang benar sangat membantu sewaktu hamil di saat berat janin semakin
bertambah, jangan berdiri untuk jangka waktu yang lama. Beerdiri dengan menegakkan bahu
dan mengangkat pantat. Tegak lurus dari telinga sampai ke tumit kaki.
c. Berjalan
Ibu hamil penting untuk tidak memakai sepatu ber-hak tinggi atau tanpa hak. Hindari
juga sepatu bertumit runcing karena mudah menghilangkan keseimbangan. Bila memiliki
anak balita, usahakan supaya tinggi pegangan keretanya sesuai untuk ibu.
d. Tidur
Ibu boleh tidur tengkurap, kalau sudah terbiasa, namun tekuklah sebelah kaki dan
pakailah guling, supaya ada ruangan bagi bayi anda. Posisi miring juga menyenangkan,
namun jangan lupa memakai guling untuk menopang berat rahim anda. Sebaiknya setelah
usia kehamilan 6 bulan, hindari tidur telentang, karena tekanan rahim pada pembuluh darah
utama dapat menyebabkan pingsan. Tidur dengan kedua kaki lebih tinggi dari badan dapat
mengurangi rasa lelah.
e. Bangun dari berbaring
Untuk bangun dari tempat tidur, geser dulu tubuh ibu ke tepi tempat tidur, kemudian
tekuk lutut. Angkat tubuh ibu perlahan dengan kedua tangan, putar tubuh lalu perlahan
turunkan kaki ibu. Diamlah dulu dalam posisi duduk beberapa saat sebelum berdiri. Lakukan
setiap kali ibu bangun dari berbaring.
f. Membungkuk dan mengangkat
Terlebih dahulu menekuk lutut dan gunakan otot kaki untuk tegak kembali. Hindari
membungkuk yang dapat membuat punggung tegang, termasuk untuk mengambil sesuatu
yang ringan sekalipun.

Bab iii
penutup
a. Kesimpulan
Mobilisasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing penderita
keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan.
Mekanik tubuh (body mechanic) adalah usaha koordinasi diri muskuloskeletal dan
sistem saraf untuk mempertahankan keseimbangan yang tepat. Mekanika tubuh merupakan
bagian dari aktifitas manusia.
Ibu hamil boleh melakukan kegiatan/aktivitas fisik biasa selama tidak terlalu
melelahkan. Ibu hamil dapat melakukan pekerjaan seperti menyapu, mengepel, memasak dan
mengajar. Semua pekerjaan tersebut harus sesuai dengan kemampuan wanita tersebut dan
mempunyai cukup waktu untuk istirahat.
Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, tubuh akan mengadakan penyesuaian
fisik dengan pertambahan ukuran janin. Perubahan tubuh yang paling jelas adalah tulang
punggung bertambah lordosis karena tumpuan tubuh bergeser lebih ke belakang
dibandingkan sikap tubuh ketika tidak hamil.
Sikap tubuh yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil :
1. Duduk
2. Berdiri
3. Berjalan
4. Tidur
5. Bangun dari berbaring
6. Membungkuk dan mengangkat

b. saran
Semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi pembaca dan apabila ada kekurangan, kami
mohon saran dan kritik membangun sehingga dapat kami tingkatkan dikemudian hari.

Daftar pustaka
Rukiyah, Ai Yeyeh, dkk. 2010. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta : Trans Info Media
(TIM).
Salmah, dkk. 2006. Asuhan Kebidan Antenatal. Jakarta : EGC.
Uliyah, Musrifatul, dan A. Azis Alimul Hidayat.2006.Keterampilan Dasar Praktik
Kebidanan.Jakarta: Salemba Medika
Ambarwati, Eny Retna dan Tri Sunarsih.2009.KDPK Kebidanan Teori dan
Aplikasi.Yogyakarta: Nuha Medika
Kusmiyati, Yuni, dkk. 2009. Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil). Yogyakarta :
Fitramaya